Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

69 hasil
Subjek: Kurikulum Merdeka
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK DAN PELATIHAN MANDIRI PADA PLATFORM RUANG GTK DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SMA NEGERI SE-KABUPATEN TANAH DATAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RESI WIDYA HANDAYANI. NIM. 242012065. Judul tesis “Pengaruh Supervisi Akademik dan Pelatihan Mandiri pada Platform Ruang GTK dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka terhadap Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru di SMA Negeri se-Kabupaten Tanah Datar.”.Manajemen Pendidikan Islam, Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan implementasi Kurikulum Merdeka yang mengharuskan guru memiliki kompetensi pedagogik yang mampu mendukung pembelajaran berpusat pada murid, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan sesuai dengan tuntutan abad ke-21. Namun, berdasarkan capaian Rapor Pendidikan, hasil observasi, dan wawancara di beberapa SMA Negeri se-Kabupaten Tanah Datar, kompetensi pedagogik guru masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supervisi akademik dan pelatihan mandiri pada Platform Ruang GTK dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan desain explanatory sequential. Populasi penelitian berjumlah 497 guru SMA Negeri yang memiliki akun belajar.id, dengan sampel kuantitatif sebanyak 205 guru yang dipilih menggunakan simple random sampling, sedangkan informan kualitatif ditentukan melalui purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 45 orang yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala kurikulum dan guru untuk 15 SMA Negeri se-Kabupaten Tanah Datar. Data dikumpulkan menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta wawancara. Analisis data kuantitatif menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dan pelatihan mandiri pada Platform Ruang GTK, baik secara parsial maupun simultan, berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru. Temuan wawancara memperkuat bahwa supervisi akademik yang berkelanjutan dan pemanfaatan pelatihan mandiri secara optimal mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas IV UPT SDN 03 Pitalah

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya perbaikan hasil belajar Matematika peserta didik yang disebabkan oleh pembelajaran yang memperhatikan perbedaan karakteristik siswa seperti minat, gaya belajar, dan tingkat kesiapan. Padahal dalam Kurikulum Merdeka, guru dituntut untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi sebagai strategi untuk memenuhi kebutuhan belajar individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar Matematika peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan sampel penelitian terdiri dari 1 kelas, dengan sampel berjumlah 18 siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh atau hubungan antara dua variabel atau lebih. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument berbentuk skala likert, yaitu skala penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana, dengan bantuan perangkat lunak SPSS windows 22, dan hasil analisis digunakan secara sistematis dan efektif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran berdiferensiasi dan siswa yang tidak. Hal ini dibuktikan melalui analisis uji-t independen yang menghasilkan nilai signifikansi 0,002 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar Matematika siswa kelas IV di UPT SDN 03 Pitalah. Kata kunci: Pembelajaran Berdiferensiasi, Hasil Belajar, Matematika, Kurikulum Merdeka, Sekolah Dasar

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Manajemen pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran IPA SMP di Sekolah Penggeak Kabupaten Sijunjung

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PUTRI EKA GUMSI. NIM. 232012040. judul Tesis “Manajemen Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran IPA SMP Di Sekolah Penggerak Kabupaten Sijunjung”. Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Muhamad Yunus Batusangkar Pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu pendekatan dalam pendidikan yang bertujuan untuk memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik, kebutuhan dan kemampuan dari peserta didik. Hal ini menimbulkan tantangan bagi sebagian besar guru yang masih belum memahami tentang prinsip pendekatan ini secara utuh dan menyeluruh, bagaimana akan menyajikan pembelajaran yang dapat melayani banyak peserta didik dengan keberagamannya dalam satu kelas. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPA SMP di Sekolah Penggerak Kabupaten Sijunjung yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif , Jenis penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fenomena yang terjadi di lapangan. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah empat orang guru IPA yang dipilih secara bertujuan (purposive sampling) dari empat SMP pelaksana Program Sekolah Penggerak di Kabupaten Sijunjung dengan latar belakang yang beragam. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang terkumpul diuji keabsahan dengan teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber. Kemudian data dianalisis melalui tahap reduksi, representasi, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran berdiferensiasi di sekolah penggerak berjalan sebagai suatu sistem yang terintegrasi, adaptif, dan reflektif. Perencanaan yang berbasis data asesmen diagnostik secara proaktif digunakan untuk merancang diferensiasi pada konten, proses, dan produk yang responsif terhadap keragaman kesiapan dan minat siswa. Pelaksanaan yang efektif terwujud melalui peran guru sebagai fasilitator yang secara fleksibel mengelola ragam aktivitas belajar (diferensiasi proses) dan memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan pemahaman melalui berbagai bentuk karya (diferensiasi produk). Evaluasi tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme reflektif di mana datanya digunakan untuk menyempurnakan strategi diferensiasi pada siklus pembelajaran berikutnya. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas guru dalam mengelola ketiga elemen diferensiasi tersebut secara sistemik untuk menciptakan pembelajaran yang inklusif dan efektif.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Adaptasi Guru Terhadap Penggunaan Media Digital Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 3 Di SDN 04 Lawang Mandahiling

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurul Anjani, NIM 2130111093 (2025), Judul Skripsi “Adaptasi Guru Terhadap Penggunaan Media Digital Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 3 Di Sdn 04 Lawang Mandahiling”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Latar belakang dari penelitian ini yaitu kurangnya adaptasi guru dalam penggunaan media digital dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran pendidikan pancasila, sehingga menyebabkan kurangnya kesiapan guru dalam penggunaan media digital pada proses pembelajaran. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk melihat kesiapan guru dalam menerapkan media digital, mengetahui apa saja kendala guru dalam menggunakan media digital dan mengetahui strategi apa yang dilakukan guru untuk meningkatkan adaptasi terhadap media digital. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah guru kelas 3, kepala sekolah, peserta didik dan sumber lainnya. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tahap reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Penjamin keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Namun, Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran masih belum optimal. Guru kelas 3 memiliki pemahaman terbatas dan hanya menggunakan media sederhana seperti video YouTube dan gambar dari internet. Rendahnya kesiapan guru dipengaruhi oleh minimnya pengalaman, belum pernah mengikuti pelatihan, serta kendala teknis seperti jaringan internet tidak stabil, keterbatasan alat, dan kesulitan mengoperasikan aplikasi.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 06 Padang Sago Kabupaten Padang Pariaman

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rani Mardela Putri, Nim 1830111052, Judul Skripsi “Implementasi kurikulum merdeka belajar di SDN 06 Padang Sago Kabupaten Padang Pariaman”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidayah (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2025 dengan jumlah halaman Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 06 Padang Sago, khususnya dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena rendahnya pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka, minimnya pelatihan teknis, serta terbatasnya referensi yang relevan. Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang dirancang untuk memberikan keleluasaan bagi guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran yang berpusat pada siswa, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pada aspek perencanaan, guru menyusun perangkat ajar berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), namun masih bergantung pada modul pemerintah; (2) pada aspek pelaksanaan, pembelajaran menerapkan model student centered learning dengan metode diskusi, Project Based Learning (PBL), Guru menghindari penggunaan metode ceramah yang terlalu dominan karena dianggap kurang efektif untuk siswa kelas IV, V dan VI yang aktif dan senang belajar melalui praktik langsung. Akan tetapi pada praktiknya pelaksanaan kurikulum merdeka disekolah tersebut belum berjalan secara optimal; (3) pada aspek evaluasi, guru menggunakan asesmen formatif dan sumatif, tetapi asesmen auntentik belum sepenuhnya optimal. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep kurikulum merdeka serta minimnya pelatihan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 06 Padang Sago telah berjalan sesuai prinsip dasarnya, namun belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan serta referensi yang memadai dalam mendukung proses pembelajaran agar pelaksanaan Kurikulum Merdeka lebih efektif.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Transformasi Manajemen Pembelajaran Matematika SMP Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Tanah Datar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK WALIDATIL HASNI. NIM. 232012055, judul tesis “Transformasi Manajemen Pembelajaran Matematika SMP Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi manajemen pembelajaran matematika di SMP Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Tanah Datar. Fokus utama penelitian meliputi transformasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran matematika dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru matematika, dan murid. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan metode, yang melibatkan perbandingan informasi dari berbagai narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi perencanaan pembelajaran matematika mencakup penyusunan perangkat ajar berbasis asesmen diagnostik dan diferensiasi. Pelaksanaan pembelajaran memanfaatkan metode pembelajaran abad ke-21, pembelajaran berdiferensiasi, dan integrasi teknologi informasi. Asesmen formatif dan sumatif dikelola secara komprehensif untuk evaluasi proses dan hasil belajar.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak UPT SDN 20 Baringin,

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tetri, NIM: 212012045, Judul Tesis “Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar Pada Sekolah Penggerak Di SDN 20 Baringin”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Penelitian ini membahas manajemen Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak UPT SDN 20 Baringin, Kabupaten Tanah Datar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebijakan pendidikan terkait deep learning, Kurikulum 2013 (K-13), dan Kurikulum Merdeka, yang dirancang untuk mengatasi tantangan dalam dunia pendidikan, seperti rendahnya tingkat literasi, numerasi, dan karakter siswa. Fokus penelitian ini mencakup aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi implementasi Kurikulum Merdeka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, dan komite sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum dilakukan melalui beberapa tahapan utama, yaitu memahami karakteristik siswa, menyatukan visi, misi, dan tujuan, perencanaan yang mencakup Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), asesmen, pengembangan modul ajar dan media ajar, program prioritas, serta pemetaan. Dalam pelaksanaannya, sekolah memanfaatkan teknologi digital, seperti Chromebook, serta menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek yang berpusat pada siswa. Evaluasi implementasi menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar, keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, serta penguatan karakter siswa. Meskipun Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap pengembangan akademik dan karakter siswa, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti adaptasi terhadap kurikulum baru, keterbatasan fasilitas, serta pemahaman teknologi oleh siswa dan guru. Secara keseluruhan, penerapan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi menjadi

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMPN 3 Batusangkar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bening Azzahra Ardi, NIM 2030101096. “Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Kurikulum Merdeka Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Di SMPN 3 Batusangkar”. Prodi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan guru dalam pembelajaran kurikulum merdeka dengan pendekatan berdiferensiasi, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VIII SMPN 3 Batusangkar. Penelitian ini berfokus pada ketiga aspek tersebut dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik analisis, teknik keabsahan data atau trianggulasi, dan dideskripsikan, sumber data primer adalah Guru PAI di SMPN 3 Batusangkar. Sedangkan sumber data sekunder adalah siswa di SMPN 3 Batusangkar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran berdiferensiasi di SMPN 3 Batusangkar menggunakan modul dari Platform Merdeka Mengajar (PMM) sebagai acuan utama. Dalam tahap pelaksanaan, guru menerapkan strategi pengelompokan siswa berdasarkan kesiapan belajar dan gaya belajar mereka. Metode Project-Based Learning (PBL) dan diskusi kelompok menjadi strategi yang dominan digunakan. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara formatif dan sumatif melalui tes, proyek, dan refleksi individu. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi terbukti meningkatkan keterlibatan aktif, motivasi, serta pemahaman siswa terhadap materi PAI, terutama dalam aspek membaca Al- Qur’an dan memahami konsep sejarah Islam. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di SMPN 3 Batusangkar telah berjalan secara optimal

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pelaksanaan Metode Problem Based Learning Dalam Mata Pelajaran Fiqih Pada Kurikulum Merdeka Di MTsM Saniang Bakar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Adrian, NIM 2030101128, Judul Skripsi “Pelaksanaan Metode Problem Based Learning Dalam Mata Pelajaran Fiqih Pada Kurikulum Merdeka Di MTsM Saniang Bakar”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode Problem Based Learning, Pokok permasalahan terdapat dalam mata pelajaran fiqih yang menerapkan kurikulum merdeka di MTsM Saniang Bakar. Adapun permasalahan pada tahapan perencanaan adalah kesulitan untuk merumuskan Problem yang relevan, permasalahan pada tahapan pelaksanaan adalah kesulitan siswa berkolaborasi dan memecahkan problem, sedangkan pada tahapan evaluasi terdapat pada penilaian presentasi pemecahan problem. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik analisis, teknik keabsahan data atau trianggulasi, dan dideskripsikan, sumber data primer adalah Guru Fiqih di MTsM Saniang Bakar. Sedangkan sumber data sekunder adalah siswa di MTsM Saniang Bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan metode problem based learning dalam mata pelajaran fiqih pada kurikulum merdeka dimulai dengan perencanaan guru telah membuat modul pembelajaran sesuai dengan aspek kurikulum merdeka, dengan menentukan merumuskan problem yang relevan dengan materi sujud syukur tentang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dengan tujuan agar siswa dapat bekerja sama dalam kelompok untuk mencari solusi berdasarkan analisis informasi yang mereka temukan, pada tahap pelaksanaan guru mengawali dengan pembagian kelompok siswa, proses pembelajaran berlangsung melalui diskusi, pencarian informasi, dan presentasi hasil temuan yang dilakukan oleh setiap kelompok, guru berperan sebagai fasilitator, memberikan bimbingan dan arahan, dan guru pada tahap evaluasi menilai dari evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran dan sumatif di akhir pembelajaran.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Persepsi Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Fisika Pada Kurikulum Merdeka Belajar di SMAN 2 Sawahlunto

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Selvi Dwi Arnis, NIM. 2030107016, Judul Skripsi: “Analisis Persepsi Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Fisika Pada Kurikulum Merdeka Di SMA Negeri Sawahlunto”. Program Studi Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi peserta didik selama pembelajaran seperti kemampuan peserta didik, lingkungan peserta didik, fasilitas sapras, kurang pembinaan serta perhatian kepada peserta didik yang belum paham. Kemudian dilihat dari jumlah peserta didik yang mengambil fisika lebih sedikit dibanding mata pelajaran lain pada IPA seperti biologi dan kimia. Pembelajaran fisika dalam kurikulum merdeka belajar dirancang untuk memberikan kebebasan belajar yang lebih luas bagi peserta didik dengan menyesuaikan kebutuhan, minat, dan potensi masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peserta didik terhadap pembelajaran fisika pada kurikulum merdeka. Dalam penelitian ini terdapat faktor – faktor yang mempengaruhi persepsi peserta didik terhadap pembelajaran fisika pada kurikulum merdeka belajar seperti faktor internal (motif, minat, harapan, pengetahuan, sikap, dan pengalaman) maupun faktor eksternal (objek dan situasi/kondisi). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berupa observasi pelaksanaan pembelajaran fisika, wawancara serta dokumentasi dan penyebaran angket. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Teknik yang digunakan dalam mengambil sampel penelitian yaitu menggunakan teknik total sampling. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII SMA Negeri 2 Sawahlunto yang mengikuti pelajaran fisika. Berdasarkan hasil analisis angket kepada peserta didik berupa pertanyaan sebanyak 41 butir dengan responden 224 orang. Diperoleh bahwa persepsi peserta didik terhadap pembelajaran fisika pada kurikulum merdeka secara keseluruhan indikator terdapat persentase sebesar 77%. Hasil persentase keseluruhan tersebut terdiri dari beberapa indikator yaitu pada indikator motif memiliki persentase sebesar 78%, indikator minat memiliki persentase sebesar 73%, indikator harapan memiliki persentase sebesar 83%, indikator pengetahuan memiliki persentase sebesar 77%, indikator sikap memiliki persentase sebesar 77%, indikator pengalaman memiliki persentase sebesar 75%, indikator objek memiliki persentase sebesar 77% dan indikator situasi/kondisi memiliki persentase sebesar 73%. Hal ini juga diperkuat dengan hasil wawancara serta hasil observasi bahwa pendidik telah melakukan pembelajaran fisika dengan kurikulum merdeka. Sehingga dapat disimpulkan bahwa persepsi peserta didik terhadap pembelajaran fisika menggunakan kurikulum merdeka di SMAN 2 Sawahlunto termasuk kedalam kategori yang baik.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Supervisi Akademik pada Kurikulum Merdeka : Studi Kasus pada UPTD SD Negeri 04 Sarilamak Lima Puluh Kota

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FITRI YULIANI Z. 2024. NIM: 222012018, judul Tesis Implementasi Supervisi Akademik Pada Kurikulum Merdeka : Studi Kasus Pada UPTD SD Negeri 04 Sarilamak Lima Puluh Kota. Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk : 1) mengetahui bentuk perencanaan Implementasi Supervisi Akademik pada Kurikulum Merdeka; 2) mengetahui bentuk Implementasi Supervisi pada Kurikulum Merdeka 3) dan mengetahui bentuk evaluasi Implementasi Supervisi Akademik pada Kurikulum Merdeka di UPTD SD Negeri 04 Sarilamak. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan cenderung membutuhkan analisis dalam memperoleh data. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi baik saat proses supervisi maupun saat bimbingan oleh supervisor. Keabsahan data diperoleh melalui proses triangulasi baik triangulasi data, sumber, teknik, maupun waktu. Teknik analisis data melalui proses pengumpulan data, reduksi data, display data, kemudian penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa : 1) proses implementasi supervisi akademik pada Kurikulum Merdeka dilakukan melalui perencanaan yang matang dan maksimal agar tercapai tujuan untuk memperoleh pembelajaran yang berkualitas sesuai dengan indikator capaian pembelajaran, memiliki daya tarik, efektifitas, efisiensi, dan produktifitas pembelajaran; 2) bentuk implementasi supervisi akademik pada Kurikulum Merdeka dilakukan dengan beberapa tahapan melalui diskusi dan saling berbagi pengalaman antara kepala sekolah dan guru yang dilaksanakan dengan cara yang menyenangkan ; 3) bentuk evaluasi supervisi akademik pada Kurikulum Merdeka adalah dengan dua cara yaitu langsung setelah kepala sekolah melakukan supervisi dan dengan melakukan refleksi pembelajaran.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SWOT TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 GUNUNG TALANG KABUPATEN SOLOK

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini dilator belakangi adanya kebijakan Kemendikbdristek tentang penggunaan kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka. Implementasi Kurikulum Merdeka ada kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, yaitu (1) Analisis kekuatan (strength) terhadap implementasi kurikulum merdeka pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Gunung Talang Kabupaten Solok. (2) Analisis kelemahan (weakness) terhadap implementasi kurikulum merdeka pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Gunung Talang Kabupaten Solok. (3) Analisis peluang (opportunity) terhadap implementasi kurikulum merdeka pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Gunung Talang Kabupaten Solok. (4) Analisis tantangan (threaths) terhadap implementasi kurikulum merdeka pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Gunung Talang Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif di SMP Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok. Informan penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kurikulum, dan tiga orang pendidik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Adapun teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Analisis kekuatan implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok, yaitu menciptakan kegiatan belajar mengajar yang efektif dapat dilakukan dengan cara mempersiapkan materi dan mengetahui kebutuhan siswa, menggunakan metode pembelajaran berdiferensiasi, mengkolaborasikan metode pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa, dan kurikulum merdeka lebih sederhana dari kurikulum 2013. (2) Analisis kelemahan implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok, yaitu jumlah buku pedoman atau buku referensi yang bisa menunjang pembelajaran sangat terbatas dan harus ditambah supaya bisa memenuhi kebutuhan siswa, kurangnya kesiapan siswa dalam pemeblajaran dan guru kurang memahami kegiatan intrakurikuler, projek P5, dan ekstrakurikuler, sehingga masih membutuhkan pelatihan. (3) Analisis peluang implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok, yaitu dengan adanya kurikulum merdeka pendidik menjadi mudah memberikan penjelasan kepada siswa, sehingga siswa menjadi aktif, pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa, diterapkannya pembelajaran berdiferensiasi, dan pendidik bebas merancang modul ajar. (4) Analisis tantangan implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok, yaitu hanya ada 4 infokus yang bagus di sekolah untuk menunjang proses pembelajaran, adanya kendala dari segi waktu dan fasilitas pada saat pelaksanaan pembelajaran berdasarkan kurikulum merdeka, dan keterbatasan speaker.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat kesulitan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka di SD Qur'an Alfityan Batusangkar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Andes Pilben, NIM ‘1730111004 judul skirpsi: Analisis Tingkat Kesulitan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Di SD Qur’an Alfityan Batusangkar Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Penelitian ini dilatar belakangi oleh seiring pergantian kurikulum merdeka di Indonesia membuat guru kesulitan dalam menerapkan kurikulum baru tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Tingkat kesulitan yang dihadapi oleh guru dalam penerapan kurikulum merdeka di SD Qur’an Alfityan Batusangkar. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif jenis penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis, faktual dan menggambarkan fenomena fenomena secara detail. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket/kuisioner yang terdiri 7 indikator soal dan 44 item yang sudah divalidasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dihasilkan bahwa terdapat kesulitan yang dihadapi oleh guru dalam penerapan kurikulum merdeka di SD Qur’an Alfityan Batusangkar. Penerapan kurikulum merdeka tahap Analisis capaian pembelajaran berada pada kategori cukup sulit dengan presentase 59,75%. Tahap perencanaan asesmen diagnostik berada pada kategori sulit dengan presentase 64,06%.Tahap pengembangan modul ajar berada pada kategori sulit dengan presentase 70,31% Tahap penyesuaian pembelajaran dengan tahap capaian karakteristik peserta didik berada pada kategori sulit atau berada pada presentase 70,31%. Tahap pengelolaan asesmen formatif dan sumatif berada pada kategori sulit dengan presentase 70,31%. Tahap pelaporan kemajuan siswa berada pada kategori sulit dengan presentase 72,5%. Tahap evaluasi pembelajaran dan asesmen berada pada kategori sulit dengan presentase 64.84%

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

“Analisis Kesesuaian Penggunaan Media Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 1 Batusangkar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

CITRA YUNTASARI, NIM 2030101097 Judul skripsi “ANALISIS KESESUAIAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMPN 1 BATUSANGKAR”, Program Studi Pendidikan Agama Islam Falkutas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2024 Pokok Permasalahan penelitian ini ialah bahwa media yang digunakan di SMPN 1 Batusangkar ada beberapa ketidaksesuian. Hal ini dilihat dari analisis peneliti terhadap modul dan PPT kelas VII pada satu semester. Dilihat dengan indikator: kesesuaian Dengan Tujuan Pembelajaran (Instrucional Goals), Kesesuaian Dengan Materi Pembelajaran (Instrucional Content), Kesesuaian Dengan Teori, Kesesuaian Dengan Karakteristik Siswa, Kesesuaian Dengan Gaya Belajar Siswa, Kesesuaian Dengan Kondisi Lingkungan, Fasilitas Pendukung, Dan Waktu Yang Tersedia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field risearch), dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang diguankn observasi, wawancara, dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah Guru pendidikan agama islam dan siswa kelas VII SMPN 1 Batusangkar. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, pemaparan data (display data) dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah pengamatan yang tekun dan triangulasi teknik dan sumber. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa dari Analisis Kesesuaian Penggunaan Media Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Di Smpn 1 Batusangkar beberapa modul dan PPT yang dilaksanakan dalam satu semester terdapat ketidaksesuian pada materi sejarah Daulah Umayyah di Andalusia, tidak sesuai dengan modul ajar yang menitikberatkan pada sejarah Bani Umayyah di Damaskus. Ketidaksesuaian utama terdapat pada aspek tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, dan keselarasan dengan teori. Kata kunci: analisis, Media Pembelajaran, Kurikulum Merdeka

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Klinik Kurikulum Merdeka pada Satuan Pendidikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ELIATUL ZIKRA: NIM 1930103023. Judul Skripsi: Implementasi Klinik Kurikulum Merdeka pada Satuan Pendidikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar. Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2024. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah belum diketahui bagaimana pengimplementasian Klinik Kurikulum Merdeka pada Satuan Pendidikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar. Adapun Sub Fokus dalam penelitian ini yaitu: bagaimana tahapan perencanaan kegiatan klinik kurikulum merdeka pada satuan pendidikan di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar, bagaimana tahapan pelaksanaan kegiatan klinik kurikulum merdeka pada satuan pendidikan di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar, bagaimana tahapan evaluasi kegiatan klinik kurikulum merdeka pada satuan pendidikan di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan klinik kurikulum merdeka pada Satuan Pendidikan Di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalm penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi yang di lakukan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, dengan menggunakan alat bantu berupa pedoman wawancara, handphone, dan ATK. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Tim klinik kurikulum merdeka dan tim pelaksana Klinik kurikulum merdeka. Sedangkan yang menjadi sumber data sekunder adalah guru, dan dokumen tentang klinik kurikulum merdeka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data, maka dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengimplementasian klinik kurikulum merdeka pada satuan pendidikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar memiliki tiga tahapan yaitu tahapan perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegitaan dan evaluasi terhadap kegiatan klinik kurikulum merdeka pada satuan pendidikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Kurikulum Merdeka di UPT SMPN 1 Batusangkar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adli Al Fajri, NIM 1830103001 judul skripsi “Implementasi Kurikulum Merdeka di UPT SMPN 1 Batusangkar” Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Kurikulum Merdeka merupakan gagasan dalam transformasi pendidikan Indonesia untuk mencetak generasi masa depan yang unggul. Kurikulum ini lahir dan digagas oleh pemerintahan baru dengan Mendikbudristek sekarang. adapun fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi kurikulum Merdeka di UPT SMPN 1 Batusangkar dengan rumusan pertanyaan penelitian(1) Bagaimana Perencanaan kurikulum merdeka di UPT SMPN 1 Batusangkar (2) Bagaiamana pelaksanaan kurikulum merdeka di UPT SMPN 1 Batusangkar (3) Bagaiamana evaluasi kurikulum merdeka di UPT SMPN 1 Batusangkar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) Untuk Mengetahui Bagaimana Perencanaan kurikulum merdeka di UPT SMPN 1 Batusangkar (2) Untuk Mengtahui bagaimana pelaksanaan kurikulum merdeka di UPT SMPN 1 Batusangkar (3) Untuk Mengetahui bagaiamana evaluasi kurikulum merdeka di UPT SMPN 1 Batusangkar. Penelitian ini dilakukan di UPT SMPN 1 Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan dengan menggunakan metode deskripsi kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di UPT SMPN 1 Batusangkar. Metode pengumpulan data yang di gunakan ialah melalui observasi, dokumentasi dan wawancara peneliti dengan wakil kepala sekolah, wakil kurikulum dan kepala ketatausahaan. Teknik analisis data penulis yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa implementasi kurikulum Merdeka di UPT SMPN 1 Batusangkar sudah berjalan dengan baik. Dalam perencanaan kurikulum Merdeka yang dilakukan secara bertahap yaitu dimulai dari kelas tujuh pada tahun pertama, pada tahun kedua mulai di lakukan pada kelas delapan, pada tahun ketiga dilakukan juga untuk kelas Sembilan, dan pada tahun sekararang sudah di implemantasikan secara keselurahan dan optimal. Untuk proses pelaksanaan kurikulum Merdeka di UPT SMPN 1 Batusangkar ini di mulai dari proses belajar mengajar yang mana melibatkan guru,siswa dan seluruh komponen Pendidikan dalam menjalankan materi pembelajaran, metode penajaran dan penilian sesuai dengan pedoman yang ditetapkan, dan bentuk dari pelaksanaan dalam kurikulum Merdeka adalah peserta didik yang lebih aktif, kreatif, bernalar kritis, dan inovatif dalam setiap proses pembelajaran. Dengan begitu evalusi pembelajaran kurikulum Merdeka adalah proses pengumpulan dan analisis informasi untuk menilai pencapaian belajar peserta didik. Tujuannya adalah untuk mengukur kemajuan belajar peserta , mengidentifikasi kekuatan dan kelamahan peserta didik.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pola Pelaksanaan Pembelajaran Matematika pada Kurikulum Merdeka di Kelas IV SDN 09 Andaleh

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

VERSI INSANI FITRI. NIM. 2030111149 (2024). Judul Skripsi: Pola Pelaksanaan Pembelajaran Matematika pada Kurikulum Merdeka di Kelas IV SDN 09 Andaleh. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah dalam penelitian ini yaitu berdasarkan observasi yang peneliti lakukan di SDN 09 Andaleh tepatnya di kelas IV peneliti melihat bagaimana pelaksanaan pembelajaran matematika dikelas IV yang disajikan oleh guru dengan memperhatikan tuntunan dalam kurikulum merdeka seperti pembelajran matematika dilaksanakan sesuai dengan model pembelajaran kontekstual yang membuat pembelajaran lebih menjadi hangat, pembelajaran dilaksanakan dengan adanya feedback baik dari guru maupun siswa serta penekanan akan literasi dan numerasi yang semakin hari semakin baik, sehingga dengan melihat hal tersebut peneliti tertarik mengkaji lebih dalam mngenai pola pelaksanaan pembelajaran matematika padakurikulum merdeka dikelas IV SDN 09 Anda . Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pola pelaksanaan pembelajaran matematika di kelas IV SDN 09 Andaleh Jenis Penelitian yang peneliti gunakan adalah Kualitatif deskriptif, yang mana disini peneliti melakukan wawancara mendalam kepada informan dengan tujuan untuk memproleh data dan informasi yang diperlukan dalam penelitian ini, sedangkan teknik penelitian yang digunakan yaitu observasi, teknik observasi sendiri peneliti gunakan untuk melihat dan mengamati bagaimana pola pelaksanaan pembelajaran matematika di SDN 09 Andaleh dengan menggunakan catatan lapangan, kemudian menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan menurut model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pola pelaksanaan pembelajaran matematika pada kurikulum merdeka di SDN 09 Andaleh sudah berpedoman pada kuriklum merdeka dimana terdapatnya pelaksanaan kegiatan literasi dan numerasi, pelaksanaan apersepsi, penerapan feedback pada pelaksanaan pembelajaran, perangkat ajar yang digunakan dalam proses pelaksanaan belajar, serta penggunaan media pembelajaran sebagai penunjang proses pembelajaran yang mana hal-hal tersebut secara tidak langsung berdampak pada hasil belajar yang diperoleh siswa. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Matematika

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Penerapan Pembelajaran Diferensiasi pada Mata Pelajaran Fisika di SMA N 1 Sungayang

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dikarenakan metode pembelajaran berdiferensiasi ini baru di terapkan pasti memiliki kendala dan masalah. SMA N 1 Sungayang kenjadi salah satu sekolah menengah atas yang telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran berdifernsiasi di sekolah Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan pembelajaran berdiferensiasi telah dilaksanakan dengan baik

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Manajemen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 03 Pitalah

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MUSNIDA. NIM 212012039. Judul Tesis: " Manajemen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 03 Pitalah ". Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universtisas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Manajemen P5 yang diterapkan di SDN 03 Pitalah dipandang berhasil dalam penyelenggaraan program P5 mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 03 Pitalah. Pokok permasalahan dalam tesis ini belum diketahuinya bagaimana pelaksanaan manajemen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 03 Pitalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan atau mendeskripsikan bagaimana Manajemen P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 03 Pitalah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain study kasus. Penelitian dilaksanakan di UPT SDN 03 Pitalah Kecamatan Batipuh. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan dimulai dari tanggal 10 Juni 2024 sampai tanggal 10 Juli 2024. Sumber data pada penelitian ini terdiri dari kepala sekolah dan guru. Instrument utama adalah peneliti sendiri, sedangkan instrument pendukung adalah panduan wawancara, alat perekam, dan catatan lapangan terdiri dari lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik purposive sampling, dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan ialah teknik trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Pengelolaan data dilakukan secara kualitatif, kemudian diuraikan berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan dengan menggunakan kalimat yang efektif. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 03 Pitalah terdiri dari: 1)Perencanaan P5 (proyek penguatan profil pelajar Pancasila) di SDN 03 Pitalah untuk tahun ajaran 2022/2023, adalah rincian dari perencanaan tersebut: membentuk tim fasilitator, tingkat kesiapan satuan pendidikan, menentukan tema, membuat modul; 2) Pelaksanaan P5 (projek penguatan profil pelajar pancasila) di SDN 03 Pitalah 2022/2023 menggunakan sintaks yaitu mempersipakan sumber belajar dalam hal ini adalah alat dan bahan, membentuk kelompok, mengerjakan projek yang meliputi pengenalan, pengerjaan projek dan refleksi. 3) Evaluasi P5 (projek penguatan profil pelajar pancasila) menggunakan evaluasi proses, hal ini berkaitan dengan kehadiran siswa, keaktifan siswa, sikap dan perilaku siswa ketika pembelajaran. Evaluasi juga dilakukan saat rapat guru dan hasil perkembangan siswa disampaikan melalui rapor projek.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Program Kurikulum Merdeka Dalam Pengembangan Soft Skills Siswa di SMA Negeri I Sungai Rumbai

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SRI NANTI. (212012043). Judul Tesis “Evaluasi Program Kurikulum Merdeka Dalam Pengembangan Soft Skills Siswa di SMA Negeri I Sungai Rumbai”. Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya bagaimana evaluasi program kurikulum merdeka dalam pengembangan soft skills siswa di SMA Negeri I Sungai Rumbai. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengungkapkan konteks program kurikulum merdeka dalam pengembangan soft skills di SMA Negeri I Sungai Rumbai. (2) Mengungkapkan input program kurikulum merdeka dalam pengembangan soft skills siswa di SMA Negeri I Sungai Rumbai. (3) Menungukapkan proses program kurikulum merdeka dalam pengembangan soft skills siswa di SMA Negeri I Sungai Rumbai. (4) Mengungkapkan produk program kurikulum merdeka di SMA Negeri I Sungai Rumbai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kurikulum, wakil kesiswaan, koordinator projek P5 dan satu orang guru fase E dengan Teknik pengambilan data berupa wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Evaluasi konteks di SMA Negeri I Sungai Rumbai berupa identifikasi terhadap lingkungan dan kondisi aktual sekolah dapat membantu sekolah merencanakan keputusan serta menetapkan program kurikulum merdeka dalam pengembangan soft skill yang akan dilaksanakan. (2) Evaluasi input di SMA Negeri I Sungai Rumbai mencakup potensi dan sumberdaya yang dimiliki dapat membantu sekolah dalam mengkaji kelayakan program yang akan dilaksanakan dan lebih menggali lagi potensi sumber daya yang dimiliki untuk kelancaran pelaksanaan program kurikulum merdeka dalam pengembangan soft skill siswa. (3) Evaluasi proses di SMA Negeri I Sungai Rumbai dapat membantu memberikan gambaran dan informasi kesesuaian pelaksanaan program kurikulum merdeka dalam pengembangan soft skill siswa dengan perencanaan yang telah dibuat serta mencarikan solusi bagi perbaikan pelaksanaan program dimasa mendatang. (4) Evaluasi produk di SMA Negeri I Sungai Rumbai dapat memberikan gambaran pencapaian program kurikulum merdeka dalam pengembangan soft skill siswa di SMA Negeri I Sungai Rumbai dalam hal ini adalah kemampuan berkomunikasi, kemampuan kerja sama dan kemampuan kepemimpinan siswa, terlihat sangat baik pada pelaksanaan program projek P5 dan ekstrakurikuler dan perlu peningkatan untuk program intrakurikuler (pembelajaran)

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail