ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Dafrizal. 2026. NIM, 232031005, Judul Tesis “Pengembangan E-Modul Ajar Berbasis Masalah Menggunakan Filip Builder Pada Materi Pernikahan Mata Pelajaran Fiqih Kelas XI Madrasah Aliyah”, Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran Fiqih di MAN 1 Sijunjung yang masih cenderung teacher-centered, sehingga peserta didik kurang terlatih berpikir kritis dan memecahkan masalah kontekstual. Selain itu, guru belum menggunakan modul ajar dan pembelajaran masih bertumpu pada buku paket yang belum menyediakan evaluasi pembelajaran secara detail. Kondisi tersebut mendorong perlunya bahan ajar digital yang interaktif, kontekstual, dan memfasilitasi pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan menghasilkan e-modul ajar Fiqih berbasis masalah menggunakan Flip Builder pada materi pernikahan untuk siswa Madrasah Aliyah, mengetahui tingkat validitas e-modul, dan mengetahui tingkat praktikalitas e-modul bagi guru dan siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, validasi ahli, serta angket praktikalitas kepada guru dan siswa. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan perhitungan persentase/rekapitulasi skor. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan mencapai kategori sangat valid berdasarkan penilaian validator (V = 87,24 %), serta memiliki tingkat praktikalitas sangat praktis berdasarkan respon guru sebesar 94,17% dan respon siswa sebesar 88%. Dengan demikian, e-modul ajar Fiqih berbasis masalah menggunakan Flip Builder pada materi pernikahan dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai bahan ajar pendamping dalam pembelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ahmad Reval. NIM 2130105003. Judul Skripsi “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Memfasilitasi Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Batusangkar” Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Modul ajar matematika adalah salah satu perangkat ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran matematika. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan dari hasil observasi di sekolah bahwa belum tersedia modul ajar matematika untuk memfasilitasi kemampuan representasi matematis peserta didik. Oleh sebab itu peneliti ingin memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada dengan melakukan pengembangan modul ajar yang mampu menunjang proses pembelajaran dan mampu menfasilitasi kemapuan representasi matematis peserta didik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa modul ajar berbasis PBL untuk memfasilitasi kemampuan representasi matematis peserta didik yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam bentuk observasi dan juga wawancara dengan guru, analisis awal, analisi karakteristik, analisis kebutuhan peserta didik dan pendidik, analisis kurikulum dan analis materi. (2) tahap design, yaitu merancang modul ajar. Hasil dari tahap design dilanjutkan dengan (3) tahap development, digunakan untuk melihat validitas, praktikalitas dan efektivitas dari modul ajar berbasis PBL. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon praktikalitas, dan tes kemampuan representasi matematis. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah rumus persentase untuk analisis validitas dan analisis praktikalitas, sedangkan untuk analisis efektivitas menggunakan rumus ketuntasan klasikal. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berbasis PBL dirancang valid, praktis dan efektif. Modul ajar yang dirancang terdiri dari cover, informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Hasil validitas modul ajar yaitu 80% dengan kategori valid. Sementara hasil praktikalitas modul ajar yang diperoleh dari hasil angket respon praktikalitas yaitu 91% dengan kategori sangat praktis. Kemudian hasil efektivitas modul ajar berbasis PBL terlihat pada ketuntasan klasikal yang diperoleh yaitu 85,15% yang dinyatakan efektif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Zaharatul Jannah, NIM 2130101161. Judul skripsi: “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Contextual Teaching and Learning Menggunakan Aplikasi Canva pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di Kelas VII MTsS Syech Adimin Ar-Radji Taram”. Program studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian yaitu dalam hal ini perangkat ajar yang digunakan guru dalam mengajar masih terfokus dengan kurikulum 2013 yang demikian membuat peserta didik menjadi sulit untuk memahami pembelajaran pada pelaksanaan kurikulum sekarang. Oleh sebab itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibutuhkan pengembangan modul ajar sebagai perangkat ajar guru dalam mengajar pada kurikulum merdeka sekarang. Tujuan dikembangkan modul ajar CTL adalah untuk meningkatkan pemahaman belajar siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak kelas VII di MTsS Syech Adimin Ar-Radji Taram. Jenis penelitian ini adalah R&D (reserch and development) dengan model pengembangan 4D. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang telah naik kelas ke kelas VIII di MTsS Syech Adimin Ar-Radji Taram. Berdasarkan analisis materi yang akan di gunakan saat peneliti melakukan observasi awal adalah materi semester 2 dan penelitian dilakukan pada tahun ajaran baru, oleh karena itu peneliti mengambil subjek uji coba pada penelitian ini siswa kelas VIII. Tahapan-tahapan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan Modul Ajar CTL adalah define, design, development, dan disseminate dengan menggunakan aplikasi canva. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu produk modul ajar CTL yang dikembangkan sangat valid untuk digunakan di sekolah tersebut. Dari data yang dikumpulkan yaitu 0,878 dengan terdapat validasi produk modul ajar CTL dan pada penilaian umum ada pada kategori “B” sehingga modul ajar CTL yang dikembangkan dapat digunakan. Uji coba penggunaan modul ajar CTL dilakukan kepada lima orang peserta didik perwakilan dari kelas VIII MTsS syech Adimin Ar-Radji Taram untuk uji praktikalitas. Uji coba praktikalitas yang dilakukan memperoleh hasil 0,9111 terkategori “sangat praktis”. Dengan kata lain modul ajar CTL dengan aplikasi canva yang dikembangkan sangat praktis digunakan dalam mata pelajaran aqidah akhlak di kelas VII MTs. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul ajar CTL menggunakan aplikasi canva layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rini Sri Muliani, REG. No. 21 301 040 60 dengan judul skripsi: “English Teachers’ Difficulties in Designing Teaching Modul at SMAN 1 Sungayang”, Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah dalam penelitian ini adalah kesulitan guru bahasa Inggris dalam merancang modul ajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan yang dihadapi guru bahasa Inggris dalam merancang modul ajar di SMAN 1 Sungayang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik yang digunakan dalam pengambilan informan adalah purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah tiga orang guru bahasa Inggris yang mengajar di SMAN 1 Sungayang. Untuk menguji validitas data, peneliti menggunakan wawancara mendalam (In-Depth Interviews), yaitu dengan melakukan wawancara ini, peneliti dapat mengeksplorasi informasi secara mendalam dan memahami perspektif informan. Untuk melakukan analisis data, peneliti mengacu pada teori Miles and Huberman (2014) yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Peneliti melakukan wawancara berdasarkan panduan wawancara, kemudian menganalisis hasil wawancara, dan menarik kesimpulan serta memverifikasi temuan penelitian. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga belas kesulitan yang dihadapi oleh guru bahasa Inggris dalam merancang modul narrative text di SMAN 1 Sungayang. Kesulitan kesulitan tersebut adalah: 1) mengalami kesulitan dalam menyesuaikan materi dengan tingkatan siswa, 2) mengalami kesulitan dalam membuat teks yang lebih menarik, 3) mengalami kesulitan dalam membuat modul yang aplikatif, 4) mengalami kesulitan dalam membuat variasi kegiatan pembelajaran, 5) mengalami kesulitan dalam mengajukan pertanyaan pancingan kepada siswa, 6) mengalami kesulitan dalam menentukan pengayaan atau remedi yang akan diberikan kepada siswa dengan tingkat pertanyaan yang lebih rendah, 7) mengalami kesulitan dalam menyesuaikan jenis penugasan yang diberikan kepada siswa dengan keadaan di dalam kelas, 8) mengalami kesulitan dalam mengembangkan bahan bacaan siswa, 9) mengalami kesulitan dalam perbedaan modul kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka, 10) mengalami kesulitan dalam menentukan kompetensi awal siswa, 11) mengalami kesulitan dalam menentukan profil siswa pancasila yang sesuai dengan kemampuan siswa pada materi narrative text, 12) mengalami kesulitan dalam menentukan tujuan pembelajaran, 13) mengalami kesulitan dalam menyesuaikan waktu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Lailatul Hasanah, NIM: 2030110008, judul skripsi “Analisis Pengembangan Dan Penggunaan Modul Ajar Pada Materi Kimia Hijau Kurikulum Merdeka di SMAN Tanah Datar” program studi tadris kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian langkah-langkah pengembangan modul ajar yang dilakukan oleh guru dengan langkah-.langkah pengembangan menurut Kemendikbud, seperti tidak melakukan analisis pada siswa sesuai kondisi dan kebutuhannya, modul ajar belum disusun berdasarkan komponen-komponenya, belum menentukan komponen esensial yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran, komponen belum dielaborasikan dalam modul ajar dalam proses pembelajaran, serta tidak melakukan evaluasi terhadap modul ajar yang dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan dan penggunaan modul ajar oleh guru kimia pada materi kimia hijau kurikulum merdeka di SMAN Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Guru mata pelajaran Kimia di SMAN 1 Sungayang dan SMAN 1 Pariangan. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen utama (kunci). Sedangkan, instrumen pendukungnya adalah lembar angket, pedoman wawancara, dan lembar studi dokumentasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analitik. Untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan modul ajar pada materi kimia hijau Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Sungayang dan SMAN 1 Pariangan belum sepenuhnya memenuhi Langkah-langkah pengembangan modul ajar versi Kemendikbud, dan Penggunaan modul ajar oleh guru kimia pada materi kimia hijau kurikulum merdeka di SMA N 1 Sungayang dan SMA N 1 Pariangan juga belum sepenuhnya optimal. Hal ini dilihat dari proses perencanaan guru dalam kegitan pembelajaran tidak sesuai dengan pelaksanaan didalam kelas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Zahara Rahma, NIM: 2030110019, judul skripsi “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Team Games Tournament (TGT) pada Materi Struktur Atom dan Keunggulan Nanomaterial di SMAN 2 Lintau Buo” program studi tadris kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kendala yang dihadapi pendidik dalam memodifikasi modul ajar agar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Meskipun modul ajar telah disusun, modul ajar tersebut belum memfasilitasi gaya belajar kinestetik yang dominan pada siswa di SMAN 2 Lintau Buo. Modul ajar yang ada lebih cocok untuk siswa dengan gaya belajar visual dan auditori, sementara gaya belajar kinestetik menjadi kebutuhan utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar berbasis Team Games Tournament (TGT) pada materi Struktur Atom dan Keunggulan Nanomaterial yang valid dan praktis, serta sesuai dengan gaya belajar kinestetik siswa. Validitas mengacu pada sejauh mana suatu alat atau metode (seperti modul ajar) mengukur apa yang seharusnya diukur. Dalam konteks modul ajar, validitas mengukur seberapa tepat konten, desain, dan metode pembelajaran sesuai dengan tujuan kurikulum dan kebutuhan peserta didik. Sedangkan praktikalitas berhubungan dengan sejauh mana suatu alat atau metode dapat digunakan secara efektif dalam situasi nyata. Dalam hal modul ajar, praktikalitas menilai kemudahan penggunaan oleh pendidik dan sejauh mana modul ajar tersebut dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Namun, penelitian ini hanya mencakup tiga tahapan dari model 4-D tersebut: 1) Tahap Define, untuk menganalisis kondisi di lapangan; 2) Tahap Design, untuk merancang modul ajar berbasis TGT; dan 3) Tahap Develop, untuk menguji validitas dan praktikalitas modul ajar yang telah dirancang. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi dan angket respon praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Modul Ajar Berbasis TGT pada materi Struktur Atom dan Keunggulan Nanomaterial memenuhi kriteria valid dengan persentase 77% menurut lembar validasi; 2) Modul Ajar tersebut juga memenuhi kriteria sangat praktis dengan persentase 94% berdasarkan angket respon praktikalitas. Dengan demikian, modul ajar ini dapat dijadikan perangkat ajar yang efektif bagi pendidik dalam proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RENI SUSANTI, NIM. 222032021. Judul Tesis “Pengembangan Modul Ajar Tahfidz Al Qur’an Berbasis Metode Utrujah Pada Yayasan Khairu Ummah Kota Sawahlunto”. Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bahan ajar yang digunakan berupa alat peraga dan belum tersedianya modul yang menggabungkan antara materi ajar pada poster dan latihan pada pembelajaran Al Qur’an berbasis metode Utrujah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas modul ajar tahfidz Al Qur’an berbasis metode Utrujah pada Yayasan Khairu Ummah Kota Sawahlunto. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development, prosedur pengembangan dilakukan dengan model ADDIE yaitu meliputi tahapan 1) Analyze ( Analisis ) 2) Design (Perancangan ), 3) Development ( Pengembangan ), 4)Implementation ( Implementasi ) 5) Evaluation ( Evaluasi ). Subjek uji coba peserta didik kelas takhassus dan reguler di SDIT Cahaya Pelangi Desa Talawi Hilir. Teknik pengumpulan data lembar validasi dan angket praktikalitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data validitas dan analisis data praktikalitas. Modul ajar tahfdiz Al Qur’an berbasis metode Utrujah yang telah dikembangkan divalidasi oleh pakar PAI dan guru dan dianalisis dengan validitas materi dan validasi media indeks Aiken’s V, serta praktikalitas oleh guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas nilai Modul ajar tahfdiz Al Qur’an berbasis metode Utrujah adalah 0,89 kategori sangat valid. Praktikalitas modul dari angket praktikalitas 0,90 kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut Modul ajar tahfdiz Al Qur’an berbasis metode Utrujah pada Yayasan Khairu Ummah Kota Sawahlunto terkategori sangat valid dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran Al Qur’an di SDIT Cahaya Pelangi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Lathifah Husni. NIM 2030111066, Judul Skripsi: “Pengembangan Modul P5 Berbasis Budaya Lokal Mianangkabau Tema Kearifan Lokal Di Kelas IV SDN 02 Pariangan” Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses implementasi kurikulum merdeka terkhusus pada kegiatan P5 yang belum terlaksana dengan maksimal di SDN 02 Pariangan. Hal ini terjadi karena SDN 02 Pariangan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka baru masuk kategori mandiri belajar, sehingga modul yang digunakan untuk kegiatan P5 masih menggunakan modul dari pemerintah dan belum bisa mengembangkannya sesuai dengan karakteristik siswa di SDN 02 Pariangan. Selain itu terdapat beberapa karakter profil pelajar pancasila yang perlu dikembangkan dalam diri siswa seperti pada aspek kemandirian dan bekerja sama. Oleh karena itu, yang akan diteliti pada penelitian ini mengenai pengembangan modul P5 berbasis budaya lokal Minangkabau dengan tema yang dipilih yaitu tema kearifan lokal di kelas IV SDN 02 Pariangan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap yang digunakan yaitu tahap pendefenisian (define) dengan melakukan analisis kebutuhan guru, analisis karakteristik siswa, analisis bersama komponen sekolah dan analisis kurikulum, tahap perancangan (design) dengan merancang modul P5 untuk tema kearifan lokal, tahap pengembangan (development) dengan memvalidasi instrument dan memvalidasi produk/ modul, namun untuk tahap penyebaran (disseminate) pada penelitian ini tidak dilakukan, dikarenakan oleh adanya keterbatasan waktu dan biaya. Subyek dalam penelitian ini siswa kelas IV SDN 02 Pariangan dengan jumlah 16 orang siswa. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu teknik analisis desksriptif kuantitatif yang mendeskripsikan kevalidan. Hasil penelitian menyatakan bahwa modul P5 berbasis budaya lokal Minangkabau dengan tema kearifan lokal dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan. Hasil ini bisa dilihat dari hasil validasi instrument diperoleh 92,7, validasi produk 88,3 dengan kategori sangat valid. Hasil praktikalitas diperoleh 83,4 dengan kategori praktis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
KURNIA FITRI ANDANI, NIM. 212032007, judul tesis “PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI BERBASIS APLIKASI CANVA PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI DI SMAN 1 SUNGAYANG” Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya permasalahan terkait perancangan perangkat ajar kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan budi pekerti. Perangkat ajar yang dimaksud adalah modul ajar sebagai pengembangan RPP pada kurikulum 2013. Modul ajar yang dirancang guru PAI dan budi pekerti sebelumnya belum memfasilitasi keberagaman kebutuhan belajar peserta didik. Belum ada analisis khusus terkait kebutuhan belajar peserta didik sebagai landasan menyusun modul ajar. Akibatnya tujuan pembelajaran tidak tercapai secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebutuhan guru dan peserta didik, validitas dan praktikalitas dari pengembangan modul ajar berdiferensiasi berbasis aplikasi canva terkhusus pada materi menganalisis manfaat menghindari akhlak madzmumah berfoya-foya, riya’, sum’ah, takabur dan hasad. Penelitian ini dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Model ini terdiri dari 4 tahap yaitu define, design, develop, dan disseminate. Instrumen penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data ialah angket, pedoman observasi dan pedoman wawancara. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Sungayang dengan responden terdiri dari guru dan peserta didik. Analisis data untuk hasil uji validitas menggunakan indeks Aiken’s V dan uji praktikalitas menggunakan rumus derajat pencapaian. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase validasi modul ajar berdiferensiasi berbasis aplikasi canva adalah 0,90 dengan kategori valid. Hasil uji praktikalitas angket respon guru adalah 90,5% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji praktialitas untuk angket respon siswa adalah 91% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul ajar berdiferensiasi berbasis aplikasi canva layak dan sangat praktis dijadikan panduan bagi guru dan peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran PAI dan budi pekerti di SMAN 1 Sungayang
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NURFAIZA. NIM. 2030101027 Judul Skripsi: “Implementasi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menyusun Modul Ajar pada Kurikulum Merdeka di MTsN 6 Tanah Datar”, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah implementasi guru pendidikan agama Islam dalam menyusun modul ajar pada kurikulum merdeka di MTsN 6 Tanah Datar. Peran guru dalam penyusunan modul ajar sangat krusial. Namun masih banyak guru yang kurang memahami teknik menyusun dan mengembangkan modul ajar secara optimal. Ketidakpahaman ini dapat mempengaruhi sistematisitas penyampaian konten kepada peserta didik, menciptakan ketidakseimbangan dalam pembelajaran antara guru dan peserta didik. Pembelajaran yang kurang terencana akibat ketidaksiapan modul ajar dapat menghalangi tujuan dari pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah guru pendidikan agama Islam di MTsN 6 tanah datar yang terdiri dari guru mata pelajaran Akidah Akhlak, guru mata pelajaran Qur’an Hadits, guru mata pelajaran Fiqh, guru mata pelajaran Sejarah kebudayaan Islam. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, pemaparan data (display data) dan penarikan kesimpulan. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah tentang implementasi guru pendidikan agama Islam dalam menyusun modul ajar pada kurikulum merdeka, guru memahami tentang modul ajar kurikulum merdeka. Namun, guru mengalami beberapa kendala dalam memahami modul ajar kurikulum merdeka yaitu: guru kurang memahami komponen modul ajar pada kurikulum merdeka dan guru kurang memahami karakteristik, gaya dan kebutuhan belajar peserta didik. Guru mengimplementasikan modul ajar dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di MTsN 6 Tanah Datar yaitu menyusun modul ajar pada kurikulum merdeka pada kegiatan MGMP bersama dengan guru-guru dari MTs lainnya. Kendala guru dalam menyusun modul ajar yaitu: kurangnya kemampuan guru dalam informasi teknologi (IT), belum adanya pelatihan yang disediakan madrasah, sarana yang terbatas dan guru tidak melaksanakan asesmen diagnostik kognitif. Solusi yang dapat dilakukan ialah: banyak bertanya kepada guru-guru yang sudah paham terkait modul ajar, mengikuti pelatihan modul ajar secara online maupun offline, dan guru dapat mengikuti kegiatan seminar,workshop atau sosialisasi yang diadakan di MGMP.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yenni Fitria, NIM 212032013, judul tesis “PENGEMBANGAN MODUL AJAR FIKIH MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS KOMPETENSI ABAD 21”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang tesis ini adalah belum adanya bahan ajar fikih berupa modul ajar di MTsN Padang Panjang selain buku terbitan kemenag. Selain itu pembelajaran yang masih terpusat pada guru serta kurangnya variasi model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran. Akibatnya bahan ajar kurang mampu meningkatkan keterampilan belajar 4C siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan suatu modul ajatr fikih yang di dalamnya mengunakan model Discovery Learning berbasis keterampilan belajar 4C pada abad 21 yang valid dan praktis. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Research and Development (R&D). Penelitian dilakukan dengan menggunakan langkah pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman observasi, lembar validasi dan angket respon siswa. Data dikumpulkan dengan cara melakukan observasi, melakukan validasi dan penyebaran angket. Data yang bersifat kualitatif dari hasil observasi dianalisis dengan cara mereduksi hasil temuan dan menganalisis hasil temuan tersebut secara deduktif dan kemudian disajikan dalam bentuk naratif. Sedangkan data kuantitatif yang diperoleh dari lembar validitas diolah dengan menggunakan rumus Aiken’s V, dan data hasil angket respon siswa diolah dengan rumus Derajat Pencapaian (DP). Penelitian ini menghasilkan modul ajar fikih menggunakan model discovery learning berbasis kompetensi abad 21 yang validitas tinggi dengan nilai 0,89 dalam skala tertinggi 1,00 dari hasil validasi pakar sebanyak 3 orang. Sedangkan tingkat kepraktisan modul ajar ini adalah sangat praktis dengan perolehan nilai 90,6 dalam skala tertinggi 100 dari hasil isian angket respon siswa sebanyak 31 orang. Nilai hasil validasi dan praktikalitas tersebut menyatakan bahwa modul ajar fikih menggunakan model discovery learning berbasis kompetensi abad 21 sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran pada kelas fikih VIII di MTsN Padang Panjang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tazkiyatul Marjan, NIM : 1930110010 (2024), judul skripsi “PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, MATHEMATIC) PADA MATERI TERMOKIMIA KELAS XI DI MAN 2 PAYAKUMBUH”. Jurusan Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini didasarkan pada proses pembelajaran yang diterapkan oleh guru di dalam kelas belum disesuikan dengan karakteristik dan kemampuan awal siswa, hal ini membuat proses pembelajaran tidak sesuai dengan karakteristik dan kemampuan awal siswa dan mengakibatkan rendahnya hasil belajar. Guru belum menggunakan modul ajar sesuai kurikulum merdeka sebagai pedoman dalam melaksanakan proses pembelajaran. Sehingga diperlukan pengembangan modul ajar yang disesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan awal siswa. Modul ajar yang dikembangkan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematic). Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan modul ajar berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematic) pada materi termokimia kelas XI di MAN 2 Payakumbuh yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D dengan tahap (define, design, develop, dan desseminate). Tetapi tahapan pada penelitian dengan model 4D ini hanya dilakukan dari tahap pertama hingga ketiga, yaitu 1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi lapangan, 2) tahap design, dilakukan untuk menyiapkan modul ajar berbasis STEM pada materi termokimia, 3) tahap develop, hasil dari modul ajar berbasis STEM yang telah dirancang dilanjutkan pada uji validitas dan praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Modul ajar berbasis STEM pada materi termokimia memperoleh hasil validasi dengan persentase nilai 87% kategori sangat valid. 2) Modul ajar berbasis STEM pada materi termokimia memperoleh hasil praktikalitas dengan persentase nilai 86% kategori sangat praktis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Detia Rizki Ramadhani NIM 2030111031 (2024) judul skripsi : “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Budaya Lokal Minangkabau Pada Aspek P5 Tema Gaya Hidup Berkelanjutan di Kelas IV SDN 02 Pariangan”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka dan mengembangkan konsep kurikulum merdeka dalam pembelajaran, ditambah dengan kurangnya informasi dan pelatihan yang didapatkan guru. Selain itu terdapat karakteristik peserta didik yang bermasalah tentang kurang mandiri peserta didik, kurang bekerja sama peserta didik, dan kurang disiplinnya peserta didik. Tujuan dari penelitian ini mengetahui validitas dari modul ajar berbasis budaya lokal Minangkabau pada aspek P5 tema gaya hidup berkelanjutan di kelas IV SDN 02 Pariangan. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian Reseach and Development (R and D) yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefenisian (defiine), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), dan tahap desiminasi (deciminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar validasi instrumen dan lembar validasi produk. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dihasilkan produk berupa modul ajar berbasis budaya lokal Minangkabau pada aspek P5 tema gaya hidup berkelanjutan di kelas IV SDN 02 Pariangan. Hasil validasi instrumen diperoleh dengan rata-rata 91,7% dikategorikan sangat valid dari aspek format angket, bahasa, dan pernyataan dalam angket. Sedangkan hasil validasi produk diperoleh dengan rata-rata 90% dikategorikan sangat valid dari aspek kesesuaian isi, bahasa yang digunakan, kelayakan penyajian, kelayakan kegrafikan. Dapat disimpulkan bahwa modul ajar berbasis budaya lokal Minangkabau pada aspek P5 tema gaya hidup berkelanjutan dangat valid dan dapat digunakan di kelas IV SDN 02 Pariangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Syafnida Wati, NIM: 2030110014, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Student Teams Achievment Division (STAD) pada Materi Hukum Dasar Kimia di SMAN 2 Lintau Buo” Program studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan , Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini didasarkan pada kendala pendidik dalam memodifikasi modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik sehingga berdampak pada motivasi belajar peserta didik yang mengakibatkan hasil belajar peserta didik menjadi rendah. Berdasarkan hal tersebut, perlu dikembangkan modul ajar untuk memandu pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan memenuhi kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Modul ajar yang dikembangkan yaitu Modul Ajar berbasis Student Teams Achievment Division (STAD). Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan Modul Ajar berbasis Student Teams Achievment Division (STAD) pada Materi Hukum Dasar Kimia Kelas X di SMAN 2 Lintau Buo yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Reserch and Development dengan model pengembangan 4-D (define, design, develop, dan disseminate). Tahapan penelitian dengan model 4-D ini hanya dilakukan dari tahap pertama hingga tahap ketiga, yaitu: 1) tahap define, dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan, 2) tahap design, dilakukan untuk merancang modul ajar berbasis Student Teams Achievement Division (STAD) pada Materi Hukum Dasar Kimia, dan 3) tahap develop, dilakukan untuk menguji validitas dan praktikalitas modul ajar yang telah dirancang. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi dan angket respon praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa 1) modul ajar berbasis Student Teams Achievement Division (STAD) pada Materi Hukum Dasar Kimia memenuhi kriteria valid dengan persentase aspek kelayakan isi memperoleh persentase 79%, aspek kelayakan bahasa memperoleh persentase 78%, dan aspek kelayakan kegrafikan memperoleh persentase 79%, 2) modul ajar berbasis Student Teams Achievement Division (STAD) pada Materi Hukum Dasar Kimia memenuhi kriteria sangat praktis dengan angket respon praktikalitas yang diisi oleh pendidik memperoleh persentase 93%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar berbasis Student Teams Achievement Division (STAD) pada Materi Hukum Dasar Kimia yang dikembangkan dapat dijadikan salah satu perangkat ajar bagi pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kendala yang dialami Guru Penggerak Kimia pada saat mengembangkan dan memodifikasi modul ajar Kimia Hijau, dimana masih terdapat kesulitan dalam mencari atau membuat bahan ajar yang cocok terutama ketika melaksanakan pembelajaran yang berdiferensiasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Modul Ajar Topik Kimia Hijau Oleh Guru Penggerak di SMAN 2 Lintau Buo. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen utama (kunci). Sedangkan, Instrumen Pendukungnya adalah lembar observasi, pedoman wawancara, dan lembar studi dokumentasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analitik. Untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Guru Penggerak telah mengembangkan modul ajar Kimia Hijau yang mencakup 5 komponen minimum, terdiri dari: 1) Rumusan Tujuan Pembelajaran dari Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), 2) Langkah-langkah atau kegiatan pembelajaran, 3) Rencana asesmen untuk di awal pembelajaran (asesmen formatif), 4) Rencana asesmen diakhir pembelajaran (asesmen sumatif), serta 5) Media pembelajaran yang digunakan. Sehingga dapat disimpulkan Guru Penggerak telah mengembangkan semua komponen minimum modul ajar tetapi masih perlu perbaikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini didasarkan pada keterbatasan perangkat ajar yang digunakan pendidik dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik sehingga berdampak terhadap kualitas pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan modul ajar berbasis Creative Problem Solving (CPS) pada materi ikatan kimia kelas XI di SMAN 1 Padang Ganting yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development dengan model pengembangan 4-D (define, design, develop, dan disseminate). Tetapi tahapan penelitian dengan model 4-D ini hanya dilakukan dari tahap pertama hingga ketiga. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa 1) modul ajar berbasis creative problem solving (CPS) pada materi ikatan kimia memenuhi kriteria sangat valid dengan persentase 89%, 2) modul ajar berbasis creative problem solving (CPS) pada materi ikatan kimia sudah memenuhi kriteria sangat praktis dengan hasil angket respon pendidik memperoleh persentase 93%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar berbasis creative problem solving (CPS) pada materi ikatan kimia yang dikembangkan dapat dijadikan salah satu perangkat ajar bagi pendidik dalam pelaksanaan proses pembelajaran