Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

71 hasil
Subjek: Discovery Learning
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Developing Student's Worksheet on Interpersonal Text Materials for the Seventh Grade Students of Junior High School

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan dalam penelitian ini adalah lembar kerja siswa (LKS) yang digunakan disekolah tidak mendorong siswa untuk berfikir kritis. Terkait dengan hal tersebut, model pembelajaran discovery learning bisa digunakan dalam proses belajar mengajar dengan mengaplikasikan tingkatan berfikir dari taksonomi Bloom. Oleh karena itu peneliti mengembangkan materi dalam bentuk Student’s Worksheet (LKS) sebagai bahan ajar yang bisa meningkatkan berfikir kritis siswa dalam belajar Bahasa Inggris tentang Interpersonal Text khususnya materi KD 3.1 & 4.1 (greeting, thanking, leave taking dan apologizing) Jenis penelitian ini adalah EDR (Educational Design Research) dengan tiga tahapan penelitian: preliminary research, prototyping phase dan assessment phase. Pada tahapan preliminary research, peneliti melakukan analisis tingkatan berfikir kritis terhadap LKS Creative Competence Students merujuk pada teori Bloom’s revised taxonomy (2001) yang terdiri dari enam tingkatan yaitu remembering, understanding, applying, analyzing, evaluating dan creating. Pada tahap prototyping stage, peneliti mulai merumuskan desain produk berdasarkan tingkatan berfikir kritis taksonomi Bloom dan pembelajaran Discovery Learning. Pada tahap assessment phase, peneliti menggunakan angket validasi untuk menguji validiasi dari student’s workbook. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa LKS “Creative Competent Student” yang telah dianalisis tingkat berfikir kritis yang dominan adalah lower order thinking skill. Dengan hasil analisis 42, 86% berada pada tingkat Remembering, 8,57% berada pada tingkat Understanding dan Analyzing, 34,29% berada pada tingkat Applying, dan 5,71% pada tingkat Creating. Dalam penelitian ini peneliti mendesain student’s worksheet yang berisi materi Interpersonal Text khususnya KD. 3.1 & 4.1 (greeting, thanking, leave taking dan apologizing) sesuai dengan kurikulum 2013 dengan model pembelajaran Discovery Learning yang menyajikan materi sesuai dengan tingkatan berfikir kritis dari taksonomi Bloom. Kemudian hasil pengolahan data terhadap angket validasi produk didapatkan nilai Kappa 0,703 sehingga students worksheet yang dikembangkan valid. Sehingga student’s worksheet dapat digunakan dalam proses pembelajaran.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Handout pada Materi Pengukuran Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK GUSRI YUFRI YANIS, NIM. 15300700009, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Handout pada Materi Pengukuran terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Fisika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. 2019. Hasil belajar fisika peserta didik kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung masih tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata dan persentase ketuntasan dari ulangan harian materi Pengukuran peserta didik kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung tahun pelajaran 2017/2018 dan 2018/2019. Rendahnya hasil belajar fisika dikarenakan kurangnya minat belajar peserta didik, peserta didik tidak aktif dalam proses PBM, tidak memahami konsep fisika dengan baik, serta kurangnya bahan ajar pegangan berupa handout. Oleh kerena itu peneliti melalukan penelitian mengenai penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan handout. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar fisika peserta didik dengan penerapan model pembelajaran discovery learning berbantukan handout lebih baik dari pada hasil belajar fisika dengan penerapan pembelajaran konvensional di kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan posttest only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung berjumlah 57 orang peserta didik. Pengambilan sampel menggunakan total sampling yang menghasilkan dua kelas sampel yaitu kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Data yang diambil berupa tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes pilihan ganda sebanyak 25 butir soal dan dianalisis secara statistik dengan uji-t. Data ranah afektif peserta didik menggunakan lembar observasi aktivitas peserta didik yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata ranah kognitif kelas eksperimen 72,00 sedangkan pada kelas kontrol 62,22. Hasil rata-rata untuk ranah afektif pada kelas eksperimen 76,33 sedangkan untuk kelas kontrol 69,33. Hal ini diperkuat dengan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t, didapatkan thitung = 2,15 untuk ranah kognitif, thitung = 2,32 untuk ranah afektif, nilai ttabel= 1.673 pada taraf 0,05, kerena nilai rata-rata t hitung > t tabel. Model pembelajaran discovery learning dengan Ho ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpukan bahwa hasil belajar fisika peserta didik dengan penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan handout pada materi pengkuran kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung lebih baik dari pada pembelajaran konvensional.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Handout Berbasis Nilai-nilai Keislaman dengan Pendekatan Discovery Learning untuk Peserta Didik Kelas VIII MTsS Al-Harbi Pabalutan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RISKA. NIM 15300500062. Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN HANDOUT MATEMATIKA BERBASIS NILAI-NILAI KEISLAMAN DENGAN PENDEKATAN DISCOVERY LEARNING UNTUK PESERTA DIDIK KELAS VIII MTsS AL-HARBI PABALUTAN”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2019. Permasalahan dalam penelitian ini adalah sumber belajar yang digunakan di MTsS AL-Harbi Pabalutan belum menunjang untuk terwujudnya visi madrasah. MTsS Al-Harbi Pabalutan memiliki visi “membentuk pribadi muslim dan muslimah yang berkarakter mulia, beriman, berilmu, beramal, bertaqwa, berkualitas dan professional menuju ridha Ilahi, berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah”. Untuk mencapai visi tersebut maka dibutuhkan sebuah bahan ajar yang mengaitkan materi pembelajaran dengan nilai-nilai keislaman. Jadi salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan merancang handout matematika berbasis nilai-nilai keislaman dengan pendekatan discovery learning. Adapun tujuan penelitian ini secara umum adalah menghasilkan produk berupa handout matematika berbasis nilai-nilai keislaman dengan pendekatan discovery learning yang dapat membantu peserta didik MTsS Al-Harbi Pabalutan dalam memahami materi koordinat kartesius. Tujuan penelitian secara khusus adalah untuk mendapatkan data apakah handout matematika berbasis nilai-nilai keislaman dengan pendekatan discovery learning yang dihasilkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran dan kondisi awal yang ada di lapangan, dalam tahap ini dilakukan observasi dan wawancara dengan guru matematika, analisis silabus, RPP dan analisis karakteristik peserta didik, serta review literatur tentang handout, (2) tahap design, hasil dari tahap ini adalah rancangan awal handout yang akan dikembangkan. (3) tahap develop, pada tahap ini dilakukan validitas, praktikalitas, serta efektifitas terhadap handout yang telah dirancang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Handout Matematika berbasis nilai-nilai keislaman dengan pendekatan discovery learning yang dirancang telah valid dengan hasil validitas yang diperoleh adalah 78,8%. Kemudian Handout telah praktis digunakan setelah diuji coba kepraktisannya pada 13 orang peserta didik kelas VIII MTsS Al-Harbi Pabalutan, dengan hasil praktikalitas sebesar 87% dan selanjutnya untuk menguji efektivitas Handout dilakukan tes dengan ketuntasan yang diperoleh peserta didik sebesar 92% dan angket respon peserta didik menunjukkan kesan positif peserta didik terhadap keberadaan dan penggunaan Handout pada saat proses pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV di SDN 26 Limo Kaum

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sandrizal NIM 2230111147 (2026) judul Skripsi “Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV di SDN 26 Limo Kaum”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa kelas IV di SDN 26 Limo Kaum. Kondisi tersebut terlihat dari rendahnya keterlibatan siswa dalam mengerjakan tugas, mengajukan pertanyaan, berdiskusi, memecahkan masalah, mencari informasi, dan mengevaluasi diri terhadap hasil belajar. Selain itu, guru masih menggunakan model pembelajaran ekspositori, di mana guru lebih dominan menjelaskan materi, sedangkan siswa cenderung hanya mendengarkan, sehingga belum mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SDN 26 Limo Kaum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan metode pre-eksperimental. Adapun desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 21 orang siswa kelas IV SDN 26 Limo Kaum. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian yang berjumlah 21 siswa kelas IV SDN 26 Limo Kaum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar observasi keaktifan belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan model Discovery Learning. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi yang disusun berdasarkan indikator keaktifan belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji prasyarat berupa uji normalitas, uji hipotesis menggunakan paired sample t-test, serta uji N-Gain. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning, dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan melalui hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Selain itu, hasil analisis N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,3549 yang berada pada kategori sedang, yang berarti bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SDN 26 Limo Kaum.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Menggunakan Model Discovery Learning Dengan LKPD Konteks Rumah Gadang Pada Kelas VIII SMPN 1 Tanjung Emas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nur Hasanah. NIM 2230105026. Judul Skripsi: “Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Menggunakan Model Discovery Learning Dengan LKPD Konteks Rumah Gadang Pada Kelas VIII SMPN 1 Tanjung Emas”. Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Masalah utama dalam penelitian ini adalah masih rendahnya pemahaman konsep matematika peserta didik serta kurang optimalnya penerapan model pembelajaran yang dapat melibatkan peserta didik secara aktif dalam menemukan konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan penerapan model Discovery Learning menggunakan LKPD konteks Rumah Gadang lebih baik daripada pembelajaran konvensional pada kelas VIII di SMPN 1 Tanjung Emas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan penelitian Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 1 Tanjung Emas Tahun Pelajaran 2025/2026 terdiri dari tiga kelas. Sampel ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan dianalisis menggunakan SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik melalui penerapan model Discovery Learning menggunakan LKPD konteks Rumah Gadang lebih baik daripada peserta didik dengan pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMPN 1 Tanjung Emas. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,006 0,05, sehingga ditolak. Dengan demikian, model pembelajaran Discovery Learning menggunakan LKPD konteks Rumah Gadang lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Blooket untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran PAI dan BP di Kelas VIII SMPN 2 Sungai Tarab

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Intan Nirwana Putri. NIM 2230101054. Judul Skripsi: “Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Blooket Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran PAI dan BP di Kelas VIII SMPN 2 Sungai Tarab”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan BP, khususnya pada materi ayat dan hadis tentang toleransi serta hukum tajwid lam dan ra di kelas VIII SMPN 2 Sungai Tarab. Kondisi ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru melalui model ekspository, sehingga siswa kurang aktif dan kurang terlibat dalam menemukan konsep pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan Blooket terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan BP di kelas VIII SMPN 2 Sungai Tarab. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, menggunakan Pre-Experimental Design dengan desain One Group Pretest Posttest. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Sungai Tarab yang berjumlah 25 orang, dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berbentuk soal pilihan ganda yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) penerapan model pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji Paired Sample T-Test, dan uji N-Gain dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran discovery learning secara rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 74 (sebelum intervensi) menjadi 87,6 (setelah intervensi). Sehingga Kesimpulan temuan ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran discovery learning berbantuan blooket dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Discovery Learning pada Materi Hidrolisis Garam di SMA/MA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fitri Yanti, NIM. 2030110006, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Discovery Learning pada Materi Hidrolisis Garam di SMA/MA”. Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bahan ajar keterbatasan bahan ajar yang di gunakan dalam pembelajaran kimia di MAS Nurul Maulid Muara Panas, khususnya pada materi hidrolisis garam. Bahan ajar yang di gunakan secara optimal oleh peserta didik untuk belajar secara mandiri diluar kelas. Kondisi tersebut mendorong perlunya pengembangan bahan ajar berupa modul pembelajaran berbasis Discovery Learning yang dapat membantu peserta didik memahami materi secara lebih sistematis dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran berbasis Discovery Learning pada materi hidrolisis garam di SMA/MA yang valid dan praktis. Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang terdiri tahap define, design, develop, dan disseminate. Tahap disseminate dilakukan secara terbatas di MAS Nurul Maulid Panas. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi, ahli konstruk, ahli bahasa, sedangkan uji praktikalitas melibatkan satu orang guru kimia dan 23 peserta didik kelas F.1. instrument pengumpulan data berupa lembar validasi modul, lembar validasi instrument, dan angket respon peserta didik serta pedoman wawancara guru. Data validitas di peroleh dari penilaian validator terhadap aspek materi, konstruk, dan bahasa, sedangkan data praktikalitas di peroleh melalui angket respon peserta didik dan wawancara guru. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menghitung persentase skor yang diperoleh dibandingkan dengan skor maksimal, kemudian di kategorikan berdasarkan kriteria validitas dan praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran berbasis Discovery Learning pada materi hidrolisis garam memperoleh persentase validitas ahli materi sebesar 71% dengan kategori valid, ahli konstruk 84% dengan kategori sangat valid, dan ahli bahasa sebesar 75% dengan kategori valid. Setelah dinyatakan valid dan dilakukan revisi berdasarkan saran validator, nodul di uji praktikalitas kepada 1 orang guru kimia dan 23 orang peserta didik kelas XI memperoleh persentase sebesar 87% dengan kategori sangat praktis. Pada aspek praktikalis kemudahan penggunaan memperoleh 87, efisiensi waktu 86%, dan manfaat 88. Berdasarkan hasil tersebut, modul pembelajaran berbasis Discovery Learning pada materi hidrolisis garam yang dikembangkan dinyatakan valid sangat praktis sehingga dapat digunakan sebagai salah satu bahan ajar untuk mendukung proses pembelajaran dan belajar mandiri bagi peserta didik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Kombinasi Model Discovery Learning dengan Metode Demonstrasi dan Drill pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas VIII di UPT SMPN 2 Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Heni Setiawati, NIM 2130101046 judul skripsi “Penerapan Kombinasi Model Discovery Learning Dengan Metode Demonstrasi dan Drill Pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas VIII Di UPT SMPN 2 Batusangkar”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar murid pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti elemen Al-Qur’an dan Hadis kelas VIII di UPT SMPN 2 Batusangkar. Penggunaan model pembelajaran yang belum optimal menyebabkan murid kurang aktif dan mengalami kejenuhan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar murid (aspek kognitif dan psikomotorik) dengan penerapan kombinasi model discovery learning dengan metode demonstrasi dan drill lebih baik daripada hasil belajar murid (aspek kognitif dan psikomotorik) dengan penerapan metode pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti elemen Al-Qur’an dan Hadis kelas VIII di UPT SMPN 2 Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan randomized control group only design. Populasi penelitian adalah murid kelas VIII UPT SMPN 2 Batusangkar tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengambilan sampel adalah menggunakan simple random sampling dengan total sampel 64 orang (32 orang kelas eksperimen dan 32 orang kelas kontrol). Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan tes lisan, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar (aspek kognitif dan psikomotorik) kelas eksperimen sebesar 78,9 (ketuntasan 62,50%) lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar (aspek kognitif dan psikomotorik) kelas kontrol sebesar 72,68 (ketuntasan 28,10%). Uji hipotesis menunjukkan thitung (3,60) > ttabel (1,99) dengan signifikansi 0,001 0,05 yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, hasil belajar murid (aspek kognitif dan psikomotorik) dengan penerapan kombinasi model discovery learning dengan metode demonstrasi dan drill lebih baik daripada hasil belajar murid (aspek kognitif dan psikomotorik) denganpenerapan metode pembelajaran konvensional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Keanekaragaman Hayati Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN 02 Tanjung Barulak

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nailatul Fadhilah, NIM. 2230111101 (2026) , judul skripsi: “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Keanekaragaman Hayati Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN 02 Tanjung Barulak”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam menemukan dan memahami konsep pembelajaran secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 02 Tanjung Barulak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 02 Tanjung Barulak yang berjumlah 13 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu dengan memberikan pretest, kemudian memberikan perlakuan berupa penerapan model pembelajaran discovery learning, dan selanjutnya memberikan posttest. Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 02 Tanjung Barulak. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil uji paired sample t-test yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,05, sehingga sesuai dengan dasar pengambilan keputusan pada pengujian hipotesis, H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 02 Tanjung Barulak.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Pembelajaran Kimia Berbasis Discovery Learning Berbantuan Multipel Representasi Kimia pada Materi Larutan Asam Basa Kelas XI/Fase F di SMAN 1 Padang Ganting

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desri Wulandari , NIM 2230110008, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Pembelajaran Kimia Berbasis Discovery Learning Berbantuan Multipel Representasi Kimia Pada Materi Larutan Asam Basa Kelas XI/Fase F di SMAN 1 Padang Ganting”. Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan pembelajaran kimia di SMAN 1 Padang Ganting yang masih menggunakan bahan ajar dengan berbagai keterbatasan. Bahan ajar yang digunakan berupa buku teks Kurikulum Merdeka 2022 dengan ketersediaan yang belum memadai, karena satu buku digunakan oleh dua orang peserta didik secara bersamaan sehingga akses belajar mandiri menjadi terbatas. Proses pembelajaran juga masih berpusat pada guru melalui model direct instruction, sementara bahan ajar yang tersedia cenderung menyajikan materi secara monoton dengan sedikit ilustrasi, sehingga menimbulkan kebosanan dan kesulitan dalam memahami konsep kimia yang bersifat abstrak. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya hasil belajar, terlihat dari perolehan penilaian harian (PH) pada materi larutan asam basa di kelas XI F.2 yang hanya mencapai ketuntasan sebesar 26,47%. Konsep kimia yang abstrak, khusufnya pada materi larutan asam basa, akan lebih mudah dipahami apabila disajikan melalui tiga level representasi, yaitu makroskopik, submakroskopik, dan simbolik. Dengan demikian, diperlukan pengembangan bahan ajar berupa modul pembelajaran yang mampu mengatasi keterbatasan tersebut dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Modul yang dikembangkan berbasis Discovery Learning dan didukung multipel representasi kimia. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul pembelajaran berbasis Discovery Learning berbantuan Multipel Representasi Kimia pada materi larutan asam basa kelas XI/Fase F di SMAN 1 Padang Ganting yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4-D (define, design, development, dan disseminate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) modul memenuhi kriteria sangat valid, dengan persentase validitas isi materi 82%, konstruk 75%, dan bahasa 88%; 2) modul memenuhi kriteria sangat praktis, dengan respons pendidik 82,8% dan peserta didik 81%. Modul yang dikembangkan dapat dijadikan salah satu sumber belajar pada materi larutan asam basa.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Discovery Learning dengan Pendekatan Deep Learning pada Materi Sistem Reproduksi Kelas XI di SMAN 1 Rambatan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Khastia Anidea, NIM 2230106024 (2026). Judul skripsi: “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Discovery Learning dengan Pendekatan Deep Learning pada Materi Sistem Reproduksi Kelas XI di SMAN 1 Rambatan”. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran disekolah. Tantangan yang dihadapi oleh guru dan peserta didik yaitu proses pembelajaran masih didominasi dengan metode konvensional, keterbatasan dalam pelaksanaan diskusi kelompok, serta kesulitan peserta didik dalam memahami materi yang padat dan menyelesaikan soal berbasis pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis discovery learning dengan pendekatan deep learning pada materi sistem reproduksi kelas XI di SMAN 1 Rambatan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Instrumen penelitian yang digunakan mencakup lembar validitas, praktikalitas dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis discovery learning dengan pendekatan deep learning dinilai sangat valid oleh tiga validator dengan persentase 95%. Uji praktikalitas oleh guru memperoleh persentase 98% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan uji praktikalitas oleh peserta didik memperoleh persentase 91% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning dengan pendekatan deep learning pada materi sistem reproduksi kelas XI ini terbukti sangat valid dan sangat praktis untuk mendukung proses pembelajaran biologi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Model Discovery Learning Berbantuan Media Konkret Terhadap Peningkatan Pemahaman konsep IPA Siswa Kelas IV di SDN 19 Sijantang Koto

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Miske Afia Linda, NIM. 2230111090 (2026), judul skripsi: “Pengaruh Penggunaan Model Discovery Learning Berbantuan Media Konkret Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep IPA Siswa Kelas IV di SDN 19 Sijantang Koto”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep IPA kelas IV di SDN 19 Sijantang Koto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penggunaan Model Discovery Learning Berbantuan Media Konkret Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep IPA Siswa Kelas IV di SDN 19 Sijantang Koto. Penelitian ini menggunakan jenis quasi eksperimental, dengan desain penelitian Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV A tahun pelajaran 2026/2027 di SDN 19 Sijantang Koto yang berjumlah 18 orang siswa, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel Purposive Sampling. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan berupa pemberian pretest dan postest dan dokumentasi penelitian. Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar tes soal, dimana lembar tes soal ini telah dilakukan proses uji validasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk pengembangan instrument adalah uji validitas, realibilitas, sedangkan untuk uji prasyarat menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji paired, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil tes kemampuan pemahamn konsep siswa dilihat dari nilai pretest dan postest. Nilai rata rata pretest yang diperoleh sebesar 34,17 nilai rata-rata tersebut termasuk dalam kategori rendah. Sedangkan nilai rata-rata postest yang diperoleh yaitu 74,72 yang berarti berada pada ketegori tinggi. Berdasarkan pengujian hipotesis dengan uji- paired diperoleh nilai sig 0,000 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Selanjutnya uji N-Gain nilai 0,616 termasuk kedalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model discovery learning berbantuan media konkret berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV di SDN 19 Sijantang Koto.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Asam Basa di SMAN 1 Sungai Tarab

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Naya Elia Putri, NIM. 2130110012, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Asam Basa Di SMAN 1 Sungai Tarab” Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi asam basa di SMAN 1 Sungai Tarab. Rendahnya hasil belajar tersebut disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang masih berpusat pada guru (teacher centered) sehingga peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran dan mengalami kesulitan memahami konsep asam basa yang bersifat abstrak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan penerapan model pembelajaran Discovery Learning yang mendorong peserta didik menemukan konsep secara mandiri melalui kegiatan penyelidikan dan penemuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada materi asam basa di SMAN 1 Sungai Tarab. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) menggunakan desain posttest only nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMAN 1 Sungai Tarab Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik total sampling, yang terdiri dari kelas XI Moving Class Kimia 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI Moving Class Kimia 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes objektif yang telah memenuhi kriteria validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis (independent sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning lebih baik dibandingkan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada materi asam basa di SMAN 1 Sungai Tarab. Hal ini dibuktikan oleh hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning lebih baik dibandingkan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada materi asam basa di SMAN 1 Sungai Tarab.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Hukum – Hukum Dasar Kimia di SMAN 1 Sungayang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Widia Rahmanda, NIM. 2130110022, Judul Skripsi "Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Hukum – Hukum Dasar Kimia di SMAN 1 Sungayang". Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini membahas permasalahan terkait penggunaan model pembelajaran yang masih kurang beragam serta rendahnya keaktifan dan hasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran kimia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model discovery learning lebih baik dibanding hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional pada materi hukum dasar kimia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi- eksperimental dalam bentuk non-equivalen control group design. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas 10, dengan sampel dua kelas yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan. Analisis data meliputi uji normalitas dan homogenitas, diikuti dengan pengujian hipotesis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Discovery Learning lebih baik dibanding yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji-t yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,048. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh yang nyata setelah diterapkannya model pembelajaran Discovery Learning. Perbedaan signifikan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terlihat dari rata-rata n-gain pada kelas eksperimen = 0,47 (sedang) dan kelas kontrol = 0,30 (rendah). Perbedaan rata-rata N-Gain menunjukkan bahwa model Discovery Learning memberikan peningkatan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Hal ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dibandingkan pembelajaran yang berpusat pada pendidik.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Video Animasi Berbasis Discovery Learning Berbantuan Adobe Animate pada Materi Sistem Ekskresi Siswa Kelas XI di SMAN 1 Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran. Selain itu, proses pembelajaran masih dominan satu arah (teacher center), kegiatan pembelajaran yang merangsang keaktifan dan pemecahan masalah oleh peserta didik juga jarang digunakan. Tujuan dari penelitian adalah menghasilkan video animasi berbasis discovery learning berbantuan adobe animate pada materi sistem ekskresi siswa kelas XI di SMAN 1 Batusangkar yang valid dan praktis. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Diseminate). Instrumen yang digunakan adalah lembar wawancara, angket valididitas dan angket praktikalitas. Hasil validitas dan praktikalitas dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Data ditampilkan dalam bentuk presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi semua aspek sebuah penelitian pengembangan sudah sesuai dengan karakteristik sebuah media pembelajaran. Video animasi berbasis discovery learning berbantuan adobe animate pada materi sistem ekskresi siswa kelas XI di SMAN 1 Batusangkar telah divalidasi dan memiliki nilai presentase 82% dengan kriteria sangat valid. Video animasi berbasis discovery learning berbantuan adobe animate dikategorikan sangat praktis dengan nilai rata-rata angket praktikalitas oleh guru 92% dan angket praktikalitas siswa 89% dengan kriteria sangat praktis. Video animasi berbasis discovery learning berbantuan adobe animate pada materi sistem ekskresi bisa digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPAS Kelas IV UPT SDN 13 Salimpaung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pani Ayu Rahmi, dengan NIM 2230111120 menyusun skripsi berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Keaktifan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPAS Kelas IV UPT SDN 13 Salimpaung” Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang penelitian didasari oleh observasi awal yang menunjukkan rendahnya keaktifan siswa, khususnya dalam mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan guru, dan berpartisIPASi aktif dalam diskusi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap peningkatan keaktifan belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV UPT SDN 13 Salimpaung. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis pre-eksperimental  dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 22 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu Observasi keaktifan belajar. Analisis data dilakukan dengan uji statistik parametrik, mencakup uji normalitas, homogenitas, uji-T, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keaktifan belajar siswa. Nilai rata-rata pretest sebesar 49,68 menjadi meningkat 92,41 pada posttest. Hasil uji statistik paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 ( 0,05), yang menolak hipotesis nol (H0) dan menerima hipotesis alternatif (Ha). Temuan ini membuktikan bahwa model pembelajaran Discovery Learning memberikan pengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan partisipatif bagi siswa sekolah dasar kelas IV UPT SDN 13 Salimpaung

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI FOTOSINTESIS PESERTA DIDIK KELAS IV SDIT INSAN MADANI BATUSANGKAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Zahara Ratul Aizyi NIM. 2230111172, Judul Skripsi “Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Video terhadap Hasil Belajar IPA pada Materi Fotosintesis Peserta Didik Kelas IV SDIT Insan Madani Batusangkar”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar kognitif peserta didik pada pembelajaran IPA. Guru lebih sering menggunakan metode ceramah dan metode diskusi dimana peserta didik akan mendengarkan penjelasan dari guru kemudian peserta didik diajak untuk berdiskusi dengan kelompoknya. Guru belum menggunakan model pembelajaran IPA yang seharusnya memungkinkan peserta didik mengembangkan konsep atau pemahaman mereka sendiri melalui pengamatan atau metode lainnya. Pembelajaran IPA harus menyentuh pada aspek proses dimana peserta didik harus terlibat dalam pembelajaran. Oleh karena itu, disajikan tentang permasalahan yang harus peserta didik selesaikan melalui observasi atau penelitian sendiri dan atau mencari jawaban sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbantuan media video terhadap hasil belajar IPA pada materi fotosintesis peserta didik kelas IV SDIT Insan Madani Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dengan bentuk penelitian quasi experimental dengan rancangan menggunakan posttest-only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SDIT Insan Madani Batusangkar, dengan jumlah sampel 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes sebanyak 10 butir soal yang berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent sample T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model discovery learning berbantuan media video terhadap hasil belajar IPA pada materi fotosintesis peserta didik kelas IV, dimana rata-rata nilai posttest kelas eksperimen yaitu 81,53 dan rata-rata nilai posttest kelas kontrol yaitu 67,06. Berdasarkan perhitungan uji independent sample t test bahwa nilai sig. (2-tailed) bernilai 0,003. Sehingga sig. (2-tailed) 0,0030,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa model discovery learning berbantuan media video terhadap hasil belajar IPA pada materi fotosintesis peserta didik kelas IV SDIT Insan Madani Batusangkar.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan BLOFI (Blogspot Fisika) Berbasis Discovery Learning Untuk Siswa Kelas XI SMA/MA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MESTA FEBIOLA AMANDA, NIM 2230107014, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN BLOFI (BLOGSPOT FISIKA) BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK SISWA KELAS XI SMA/MA”. Program Studi Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Pembelajaran fisika di SMA masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain keterbatasan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan mudah diakses oleh peserta didik. Kondisi tersebut menyebabkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran belum optimal serta berdampak pada rendahnya pemahaman konsep fisika. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi yang mampu mendukung pembelajaran aktif dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran BLOFI (Blogspot Fisika) berbasis Discovery Learning yang valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran fisika di SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4D, yang meliputi tahap Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebarluasan). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli materi dan ahli media, serta angket respon pendidik dan peserta didik untuk menilai kepraktisan media. BLOFI divalidasi oleh 2 orang dosen dan 2 tenaga kependidikan. Sedangkan pada proses praktikalitas BLOFI diuji cobakan secara terbatas pada 2 orang guru fisika dan 49 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran BLOFI (Blogspot Fisika) berbasis Discovery Learning memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Hasil validasi oleh ahli materi menunjukkan persentase sebesar 91,5% dengan kategori sangat valid, sedangkan hasil validasi oleh ahli media memperoleh persentase sebesar 91,6% dengan kategori sangat valid. Selain itu, hasil uji praktikalitas menunjukkan bahwa media BLOFI tergolong sangat praktis, dengan persentase 91,3% berdasarkan penilaian pendidik dan 90% berdasarkan penilaian peserta didik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media BLOFI mudah digunakan, bermanfaat, serta efisien dari segi waktu. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran BLOFI (Blogspot Fisika) berbasis Discovery Learning layak dan sangat praktis digunakan sebagai media pembelajaran fisika di SMA untuk mendukung pembelajaran yang aktif dan mandiri.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan LKPD Berbasis Discovery Learning Untuk Melatih Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Pada Materi PLSV dan PtLSV di SMPN 3 Pariangan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PUTRI WULANDARI. NIM:2130105038, Judul Skripsi: “Pengembangan LKPD Berbasis Discovery Learning Untuk Melatih Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Di SMPN 3 Pariangan” Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik di SMPN 3 Pariangan. sumber belajar yang digunakan saat pembelajaran belum terdapat contoh soal yang dapat meningkatkan kamampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya ketersediaan sumber belajar yang dapat menunjang dan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Adapun model pembelajaran yang termuat dalam LKPD adalah model Discovery Learning, karena model ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar secara aktif serta mampu menemukan rumus-rumus ataupun konsep dari materi yang dipelajari. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa LKPD berbasis Discovery Learning untuk melatih kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang valid dan praktis. Tujuan penelitian secara khusus adalah untuk memperoleh sebuah data, apakah LKPD yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam tahap ini dilakukan observasi dan wawancara dengan guru, analisis tujuan pembelajaran, analisis sumber belajar, analisis karakteristik peserta didik, serta analisis literatur tentang LKPD berbasis Discovery Learning, (2) tahap design, digunakan untuk merancang LKPD. Hasil dari tahap design dilanjutkan dengan (3) tahap develop, digunakan untuk melihat validitas dan praktikalitas dari LKPD berbasis Discovery Learning. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi dan angket respon peserta didik. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan untuk mengemukakan hasil penelitian diantaranya analisis validitas dan analisis praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa LKPD berbasis Discovery Learning dirancang telah valid, praktis dan efektif. Hasil validitas LKPD adalah 83,22% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas LKPD yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 83,32% dengan kategori sangat praktis. Sehingga LKPD Berbasis Discovery Learning sudah layak digunakan dalam proses pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Discovery Learning untuk Materi Polinomial pada SMAN 1 Sungai Tarab

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fadila Rahmayanti. NIM 2130105016. Judul Skripsi: “Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Discovery Learning Untuk Materi Polinomial Pada SMAN 1 Sungai Tarab”. Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar dan minat belajar peserta didik kelas XI Moving SMAN 1 Sungai Tarab. Permasalahan ini dipicu oleh keterbatasan sumber belajar yang belum mampu mengarahkan peserta didik untuk membangun pemahaman melalui pengalaman belajar langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan video pembelajaran berbasis Discovery Learning yang valid, praktis, dan efektif pada materi Polinomial. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate – tanpa tahap disseminate). Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar validasi, angket praktikalitas, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus persentase untuk analisis validitas dan analisis praktikalitas, sedangkan untuk analisis efektivitas menggunakan rumus N-gain. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran berbasis Discovery Learning dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Video Pembelajaran yang dirancang terdiri dari kegiatan pembuka, kegiatan inti, kegiatan penutup dan latihan. Rata-rata skor validasi 87,065%, rata-rata angket peserta didik dengan skor 83,28% dan video pembelajaransangat efektif, ditunjukkan oleh nilai N-gain sebesar 88,861% (kategori tinggi) yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep matematis peserta didik. Dengan demikian, video pembelajaran berbasis Discovery Learning ini layak digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI pada materi Polinomial.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail