ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Zulrahmi, NIM 1630203076. Judul Skripsi: “Partisipasi Masyarakat Dalam Pembentukan Peraturan Daerah Menurut Hukum Tata Negara Dan Siyasah Dusturiyah”. Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah Partisipasi masyarakat dalam pembentukan peraturan daerah menurut Hukum Tata Negara dan Siyasah Dusturiyah. Tujuan Pembahasan ini untuk mengetahui konsep partisipasi masyarakat dalam pembentukan Peraturan Daerah menurut sistem Hukum Tata Negara dan bagaimana prinsip partisipasi masyarakat dalam pembentukan kebijakan/ peraturan daerah menurut Kajian Siyasah Dusturiyah. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif/kepustakaan (Library research) dengan pendekatan yuridis normatif untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui pengumpulan dokumen dan catatan-catatan saat penelitian. Pengolaan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian dianalisis dengan cara menghimpun dan menklasifikasikan masalah dan menguraikan atau memaparkan melalui kaliamat yang efektif. Dari penelitian skripsi ini dapat disimpulkan bahwa (1) Bahwa menurut sistem hukum tata negara partisipasi masyarakat dalam pembentukan perda merupakan suatu perwujudan dari konsep negara demokrasi. Dimana masyarakat memiliki peran penting dalam penyelenggaraan negara. Pemerintah daerah sebagai daerah otonom diberi hak untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat. Melalui Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 TENTANG Pemerintahan Derah masyarakat diberkan jaminan hak untuk ikut berperan serta dalam pembentukan kebijakan daerah (Perda). Dimana dalam Undang-Undang tersebut dijelaskan bahwa masyarakat berhak memberikan masukan baik secara lisan atau tertulis. Masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembentukan peraturan Daerah pada dua tahapan, yaitu pada tahap penyusunan dan pembahasan Ranperda. Peran serta masyarakat akan lebih meningkatkan kualitas keputusan yang dihasilkan dan mendorong para pembentuk hukum untuk membuat peraturan daerah yang implementatif sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat dan menciptakan good governace (pemerintahan yang baik). (2) Bahwa dalam analisis Fiqih Siyasah Dusturiyah partisipasi masyarakat dalam pembentukan Perda di Indonesia sudah memenuhi nilai-nilai Islam, dimana seorang pemimpin dalam pembentukan suatu kebijakan hukum harus memperhatikan aspirasi masyarakat. Indonesia merupakan negara dengan mayoritas muslim dapat memungkinkan untuk membentuk Perda syariah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anggun Salsya, NIM 2230111018 (2026), Judul Skripsi Pengaruh Metode Pembelajaran Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (PQ4R) terhadap Pemahaman Konsep IPAS Peserta Didik Kelas V SDN 22 Baringin. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep IPAS peserta didik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan metode pembelajaran Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (PQ4R) yang melibatkan peserta didik secara aktif dalam memahami dan mengolah informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode PQ4R terhadap pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas V SDN 22 Baringin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 18 peserta didik kelas V SDN 22 Baringin. Instrumen penelitian berupa tes esai yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, sedangkan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep IPAS setelah diterapkan metode PQ4R. Nilai rata-rata pretest sebesar 48,71 meningkat menjadi 74,03 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -3,725 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 0,05. Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari metode PQ4R terhadap pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas V SDN 22 Baringin.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Aldina Ayu Zirlin, NIM 22301110110 (2026). Judul Skripsi “PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI GAMIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS SISWA KELAS 5 SD NEGERI 03 PANINJAUAN” Program Studi Pendidikan Guru madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keilmuan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 03 Paninjauan, yang terlihat dari kurangnya antusiasme, partisipasi aktif, dan semangat belajar siswa. Selain itu, pembelajaran masih didominasi oleh strategi konvensional sehingga kurang menarik dan belum mampu mendorong keterlibatan siswa secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 03 Paninjauan yang berjumlah 19 orang, dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik sampel jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi belajar yang terdiri atas 25 pernyataan dan diberikan sebelum serta sesudah perlakuan strategi gamifikasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, yaitu uji normalitas, uji paired sample t-test, dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sebelum perlakuan berada pada kategori rendah dengan rata-rata pretest sebesar 40,94. Setelah diterapkan strategi gamifikasi, motivasi belajar siswa mengalami peningkatan pada hasil posttest. Hal ini menunjukkan bahwa strategi gamifikasi berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS. Penerapan gamifikasi mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna sehingga siswa menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Zakia Oktarias, NIM. 2130111148, Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Index Card Match Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V Pada Pembelajaran IPAS di MIN 2 Tanah Datar” program studi pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan rendahnya motivasi belajar siswa kelas V pada pembelajaran IPAS di MIN 2 Tanah Datar, yang berada di bawah 51%. Permasalahan ini disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang diterapkan oleh guru di kelas masih bersifat konvensional, sehingga menciptakan suasana belajar yang monoton serta membuat siswa kurang terlibat aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu perlu adanya inovasi dalam proses pembelajaran, dan salah satu alternatifnya yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Index Card Match. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Index Card Match terhadap motivasi belajar siswa kelas V pada pembelajaran IPAS di MIN 2 Tanah Datar. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode penelitian menggunakan jenis penelitian eksperimen. Pendekatan dalam penelitian ini pre-eksperimental Design tipe One Group Pre-Test dan Post-Test desain. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah tes. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa kelas V Di MIN 2 Tanah Datar yang berjumlah 24 orang dengan jumlah sampel seluruh siswa kelas V. Instrumen penelitian ini adalah tes motivasi belajar siswa menggunakan angket. Sedangkan analisis data kemampuan siswa dengan uji T menggunakan SPSS versi 26. Pengeolaan data dilakukan dengan metode kuantitatif kemudian di uraikan berdasarkan hipotesis. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Index Card Match terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas V Di MIN 2 Tanah Datar, dengan rata-rata hasil tes motivasi belajar siswa kelas V setelah pestest adalah sebesar 63,1. Dengah hal tersebut, penggunaan model pembelajaran Index Card Match mempengaruhi motivasi belajar siswa. Berdasarkan perhitungan uji T didapatkan nilai sig. 0,000 0,05 terlihat bahwa nilai sig. 0,05 maka di dapatkan hasil bahwa H0 ditolak dan Ha di terima. Dengan demikian maka terlihat adanya pengaruh penerapan model pembelajaran Index Card Match terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas V Di MIN 2 Tanah Datar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sandrizal NIM 2230111147 (2026) judul Skripsi “Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV di SDN 26 Limo Kaum”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa kelas IV di SDN 26 Limo Kaum. Kondisi tersebut terlihat dari rendahnya keterlibatan siswa dalam mengerjakan tugas, mengajukan pertanyaan, berdiskusi, memecahkan masalah, mencari informasi, dan mengevaluasi diri terhadap hasil belajar. Selain itu, guru masih menggunakan model pembelajaran ekspositori, di mana guru lebih dominan menjelaskan materi, sedangkan siswa cenderung hanya mendengarkan, sehingga belum mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SDN 26 Limo Kaum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan metode pre-eksperimental. Adapun desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 21 orang siswa kelas IV SDN 26 Limo Kaum. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian yang berjumlah 21 siswa kelas IV SDN 26 Limo Kaum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar observasi keaktifan belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan model Discovery Learning. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi yang disusun berdasarkan indikator keaktifan belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji prasyarat berupa uji normalitas, uji hipotesis menggunakan paired sample t-test, serta uji N-Gain. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning, dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan melalui hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Selain itu, hasil analisis N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,3549 yang berada pada kategori sedang, yang berarti bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SDN 26 Limo Kaum.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RIRI APRILIA PUTRI, NIM 2230111141, Judul Skripsi: "Pengembangan Modul Outdoor Learning Menggunakan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa". Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh pendekatan Deep Learning, yang menekankan bahwa ekosistem belajar yang ideal bukan ditentukan oleh fasilitas fisik, melainkan oleh suasana belajar yang aman, kurikulum yang fleksibel, dan peran guru sebagai mitra diskusi. Namun, lingkungan sekitar siswa belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai sumber belajar, sehingga kesempatan siswa untuk bereksplorasi, berdiskusi, dan memecahkan masalah bersama masih terbatas. Akibatnya, kemampuan kolaborasi siswa, seperti bekerja sama, berkomunikasi, dan berpartisipasi aktif dalam kelompok belum berkembang optimal. Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan modul Outdoor Learning berbasis pendekatan Deep Learning. Penulisan ini bertujuan menghasilkan modul Outdoor Learning berbasis Deep Learning yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada materi Keanekaragaman Hayati. Penulisan menggunakan metode Research and Development dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate), dengan subjek siswa kelas IV UPT SDN 26 Lima Kaum. Data efektivitas dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Samples T-Test, dan uji N-Gain. Hasil penulisan menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memperoleh nilai validitas sebesar 89,93% dengan kategori sangat valid dan nilai praktikalitas sebesar 90,66% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kolaborasi siswa setelah menggunakan modul. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi p 0,001 (t = -15,377; df = 19), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan kolaborasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul. Selanjutnya, hasil uji N-Gain memperoleh nilai 0,6509 atau 65,09% dengan kategori cukup efektif. Dengan demikian, modul Outdoor Learning menggunakan pendekatan Deep Learning dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS. RIRI APRILIA PUTRI, NIM 2230111141, Judul Skripsi: "Pengembangan Modul Outdoor Learning Menggunakan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa". Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh pendekatan Deep Learning, yang menekankan bahwa ekosistem belajar yang ideal bukan ditentukan oleh fasilitas fisik, melainkan oleh suasana belajar yang aman, kurikulum yang fleksibel, dan peran guru sebagai mitra diskusi. Namun, lingkungan sekitar siswa belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai sumber belajar, sehingga kesempatan siswa untuk bereksplorasi, berdiskusi, dan memecahkan masalah bersama masih terbatas. Akibatnya, kemampuan kolaborasi siswa, seperti bekerja sama, berkomunikasi, dan berpartisipasi aktif dalam kelompok belum berkembang optimal. Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan modul Outdoor Learning berbasis pendekatan Deep Learning. Penulisan ini bertujuan menghasilkan modul Outdoor Learning berbasis Deep Learning yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada materi Keanekaragaman Hayati. Penulisan menggunakan metode Research and Development dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate), dengan subjek siswa kelas IV UPT SDN 26 Lima Kaum. Data efektivitas dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Samples T-Test, dan uji N-Gain. Hasil penulisan menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memperoleh nilai validitas sebesar 89,93% dengan kategori sangat valid dan nilai praktikalitas sebesar 90,66% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kolaborasi siswa setelah menggunakan modul. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi p 0,001 (t = -15,377; df = 19), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan kolaborasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul. Selanjutnya, hasil uji N-Gain memperoleh nilai 0,6509 atau 65,09% dengan kategori cukup efektif. Dengan demikian, modul Outdoor Learning menggunakan pendekatan Deep Learning dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salma Yulistia, NIM 2230111143. Judul Skripsi: “Pengaruh Model Pembelajaran Auditory Intellectual Repetition (AIR) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS Kelas VI UPT SDN 26 Limo Kaum”. Skripsi ini dibimbing oleh ibu Sunarti, M.Pd pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang aktif sehingga hasil belajar belum optimal. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran Auditory Intellectual Repetition (AIR), yang menekankan kegiatan mendengar (auditory), berpikir (intellectual), dan pengulangan (repetition) sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Auditory Intellectual Repetition (AIR) terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas VI UPT SDN 26 Limo Kaum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-experimental design menggunakan desain One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI UPT SDN 26 Limo Kaum Tahun Ajaran 2026/2027 yang berjumlah 21 orang dan seluruhnya dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test, dan uji N-Gain dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 65,23 pada pretest menjadi 86,66 pada posttest dengan persentase N-Gain sebesar 59,69%. Hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Auditory Intellectual Repetition (AIR) berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas VI UPT SDN 26 Limo Kaum dan efektif meningkatkan hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sri Rahmadani. 2026. Pengaruh Penggunaan Media Video Animasi Terhadap Pemahaman Konsep IPAS Siswa Kelas IV SDN 05 Sumanik. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), yang ditunjukkan oleh kesulitan siswa dalam memahami dan menghubungkan konsep-konsep IPAS dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran yang konkret, menarik, dan interaktif, salah satunya melalui penggunaan media video animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap pemahaman konsep IPAS siswa kelas IV SDN 05 Sumanik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre experimental design tipe One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SDN 05 Sumanik. Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel penelitian berjumlah19 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis menggunakan paired Sample t-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya nilai rata-rata siswa dari 48,95 pada pre-test menjadi 80,53 pada post-test. Hasil uji hipotesis juga menunjukkan nilai signifikansi 0,000 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil N-Gain sebesar 0,6599 yang berada pada kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video animasi berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPAS siswa kelas IV SDN 05 Sumanik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nova Dwi Rhamadani, NIM. 2230111111, Judul Skripsi “ Pengaruh Model Pembelajaran Example Non Example Berbantuan Media Gambar Kontekstual dalam Pembelajaran IPAS Siswa Kelas IV UPT SDN 10 Baringin”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemahaman konsep IPAS siswa kelas IV UPT SDN 10 Baringin akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan belum memanfaatkan media sesuai gaya belajar visual siswa yang dominan (61,3%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Example Non Example berbantuan media gambar kontekstual terhadap pemahaman konsep IPAS siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 31 orang, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen berupa tes pemahaman konsep berbentuk soal esai yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Teknik analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Persentase penguasaan indikator pemahaman konsep meningkat dari 54,3% (kategori sedang) pada pretest menjadi 82,3% (kategori tinggi) pada posttest. Dapat disimpulkan bahwa, penelitian ini adalah model pembelajaran Example Non Example berbantuan media gambar kontekstual berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep IPAS siswa kelas IV UPT SDN 10 Baringin. Penelitian ini berimplikasi bahwa guru dapat menjadikan model ini sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa, khususnya pada pembelajaran IPAS.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wini Indriani NIM 2230111166, judul skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative script terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDIT Insan Madani Batusangkar”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS. Pembelajaran yang masih didominasi oleh metode konvensional menyebabkan siswa kurang aktif dalam mengemukakan pendapat, menganalisis permasalahan, serta menarik kesimpulan. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran Cooperative script, yang menekankan kerja sama antar pasangan siswa melalui kegiatan menjelaskan, menyimak, memberikan umpan balik, dan menyimpulkan materi secara bergantian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative script terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SDIT Insan Madani Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDIT Insan Madani Batusangkar yang berjumlah 50 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk soal esai yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui perhitungan N-Gain uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Man Whitney U dengan bantuan SPSS versi 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,004, yang berarti 0,004 0,05. Dengan demikian H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Cooperative script terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SDIT Insan Madani Batusangkar. Meskipun hasil perhitungan N-Gain berada pada kategori sedang, model Cooperative script tetap memberikan peningkatan kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Alfani Rahmi, NIM 2230111011, dengan judul “Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V di SDN 01 Malalo”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), pembelajaran masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru, serta kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut diduga dapat diatasi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) yang mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 01 Malalo yang berjumlah 26 orang sekaligus dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Sample t-test, uji Effect Size, dan uji N-Gain dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) efektif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 59,62 pada pretest menjadi 85,77 pada posttest. Hasil uji Effect Size memperoleh nilai Cohen’s d sebesar 1,20 yang termasuk kategori besar (high effect), sedangkan hasil uji N-Gain sebesar 0,65 yang berada pada kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) memberikan pengaruh yang kuat dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi dengan judul “Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III MIN 1 Solok Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning”, ini ditulis oleh Muhammad Alfajri, NIM: 2130111081 dibimbing oleh Safrizal, M.Pd. Penelitian ini dilatar belakangi oleh persentase ketuntasan hasil belajar kelas III B masih rendah yaitu dengan rata – rata nilai siswa diangka 71,47, ini membuktikan bahwa kemampuan dan keaktifan siswa masih jauh dari indikator keberhasilan belajar minimal yaitu 75 , hal ini diduga karena model yang digunakan guru adalah model konvensional. Oleh karena itu diperlukan model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan hasil belajar siswa, yaitunya model Problem Based Learning. Metode pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatf dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan populasi dan sampel pada penelitian ini menggunkan teknik total sampling yaitunya dengan mengambil semua populasi menjadi sampel penelitian. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah Murid kelas III MIN 1 Solok sebanyak 20 orang.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar IPAS siswa kelas III MIN 1 Solok dengan model Problem Based Learning. Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan post test dengan bentuk soal pilihan ganda yang berfungsi untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa, hal ini berpedoman pada uji statistik deskriptif yang menunjukkan rata – rata 79,5 atau bisa dikatakan 80, yang mana ini tergolong tinggi dari hasil belajar sebelumnya dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dipaparkan, dapat dismpulkan bahwa gambaran hasil belajar IPAS siswa kelas III B secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan nilai rata – rata 79,5
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fachriana Azmi, NIM 2230402020, Judul Skripsi " Pengaruh Investasi Asing Langsung, Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Penduduk dan TPAK Terhadap Tingkat Pengangguran di Indonesia". Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pengangguran merupakan salah satu permasalahan ketenagakerjaan yang masih dihadapi Indonesia. Permasalahan tersebut berkaitan dengan belum seimbangnya pertumbuhan kesempatan kerja dengan jumlah penduduk yang membutuhkan pekerjaan. Peningkatan investasi dan aktivitas ekonomi belum sepenuhnya mampu menciptakan lapangan kerja yang dapat menyerap seluruh tenaga kerja. Selain itu, pertambahan jumlah penduduk usia kerja dan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pasar kerja dapat menambah tekanan terhadap ketersediaan lapangan pekerjaan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tingkat pengangguran tidak hanya berkaitan dengan kondisi perekonomian, tetapi juga dipengaruhi oleh perkembangan demografi dan kondisi pasar tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi asing langsung, pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap tingkat pengangguran di Indonesia periode 1995–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari World Bank dan Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Distributed Lag Model (DLM) sebagai perbaikan model karena ditemukan gejala autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi asing langsung tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran, dengan t hitung 1,34 lebih kecil dari t tabel 2,06. Pertumbuhan ekonomi juga tidak berpengaruh signifikan, dengan t hitung 0,50 lebih kecil dari t tabel 2,06. Jumlah penduduk berpengaruh negatif dan signifikan dengan t hitung 2,35 lebih besar dari t tabel 2,06, sedangkan TPAK berpengaruh negatif dan signifikan dengan t hitung 3,43 lebih besar dari t tabel 2,06. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran dengan F-statistik 13,91 dan probabilitas 0,000005. Nilai R-squared sebesar 0,70 menunjukkan bahwa 70% variasi tingkat pengangguran dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian, sedangkan 30% lainnya dijelaskan oleh faktor di luar model. Kata kunci: Investasi Asing Langsung, Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Penduduk, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Tingkat Pengangguran, Distributed Lag Model.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dini Agustriyani, NIM. 2230111045 (2026), Judul Skripsi: “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPAS di Gugus 03 Limo Kaum”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN 21 Limo Kaum. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap aktivitas belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di Gugus 03 Limo Kaum. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 93 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi aktivitas motorik siswa. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (Independent Sample t- Test), dan uji effect size dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa. Rata-rata skor kelas eksperimen sebesar 75.79 dan kelas kontrol sebesar 62.67. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan nilai Sig. (2- tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hasil perhitungan effect size menggunakan Cohen’s d sebesar 2.319 termasuk kategori sangat besar. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray berpengaruh signifikan terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di SDN 21 Limo Kaum.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Marini Salwa, NIM.2230111083 (2026), Judul Skripsi: “ Penerapan Metode Drill And Practice Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas III di SDN 21 Limo Kaum”, Program Studi Penddikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya konsentrasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS di SDN 21 Limo Kaum. Hal ini ditunjukkan oleh kurangnya perhatian siswa terhadap penjelasan guru, rendahnya keterlibatan dalam merespon atau menjawab pertanyaan, minimnya inisiatif untuk bertanya, serta kurang aktif dalam mencatat dan menyelesaikan tugas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tingkat perhatian dan kesiapan kognitif siswa dalam mengikuti pembelajaran masih rendah. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah metode drill and practice, yaitu metode pembelajaran yang menekankan pada pemberian latihan secara berulang. Melalui metode ini, siswa diharapkan menjadi lebih fokus, aktif, serta terbiasa dalam memperhatikan, merespon, mencatat, dan menyelesaikan tugas selama proses pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui “Penerapan Metode Drill And Practice Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS kelas III SDN 21 Limo Kaum”. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen menggunakan desain One Group Pretest–Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SDN 21 Limo Kaum yang berjumlah 25 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen skala Likert. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji hipotesis menggunakan paired sample t-test, dan uji N-gain dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan setelah diterapkannya penerapan metode drill and practice terhadap konsentrasi belajar siswa kelas III pada pembelajaran IPAS SDN 21 Limo Kaum. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukkan perbedaan antara sebelum dan sesudah dilakukannya perlakuan pada pembelajarannya, terdapat peningkatan nilai rata-rata siswa dari 6,16 pada pretest menjadi 9,80 pada posttest. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-Test dengan bantuan SPSS Versi 27 yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, maka sesuai dasar pengambilan keputusan dalam uji paired sample t-Test jika nilai Sig (2-tailed) 0,05, (0,000 0,05) maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima, dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode drill and practice efektif dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas III SDN 21 Limo Kaum.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nailatul Fadhilah, NIM. 2230111101 (2026) , judul skripsi: “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Keanekaragaman Hayati Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN 02 Tanjung Barulak”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam menemukan dan memahami konsep pembelajaran secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 02 Tanjung Barulak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 02 Tanjung Barulak yang berjumlah 13 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu dengan memberikan pretest, kemudian memberikan perlakuan berupa penerapan model pembelajaran discovery learning, dan selanjutnya memberikan posttest. Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 02 Tanjung Barulak. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil uji paired sample t-test yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,05, sehingga sesuai dengan dasar pengambilan keputusan pada pengujian hipotesis, H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 02 Tanjung Barulak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Elyu Rivandi, NIM 2230111051 (2026), Judul: Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas 4 UPT SDN 01 Tabek Patah. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya motivasi belajar sebagian siswa kelas 4 UPT SDN 01 Tabek Patah pada mata pelajaran IPAS. Hal ini terlihat dari kurangnya perhatian, keaktifan, ketekunan, dan dorongan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, sehingga berdampak terhadap hasil belajar yang belum sepenuhnya mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas 4 UPT SDN 01 Tabek Patah Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk mengukur motivasi belajar dan tes untuk mengukur hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Analisis data dilakukan dengan uji prasyarat analisis yang meliputi uji normalitas, homogenitas, dan linearitas, serta uji hipotesis menggunakan korelasi Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif, sangat kuat, dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,985 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Selain itu, nilai koefisien determinasi sebesar 0,970 menunjukkan bahwa motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 97% terhadap hasil belajar IPAS, sedangkan 3% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa, maka semakin baik pula hasil belajar yang diperoleh.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Annisa Alfaridzi, NIM. 2230111020 (2026), Judul Skripsi : “Hasil Belajar IPAS dengan Pendekatan Socio-Scientific Issue pada Siswa Kelas V SDN 14 Selayo”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini di latarbelakangi oleh temuan tentang hasil belajar siswa yang belum optimal karena pembelajaran yang dilaksanakan kurang mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah Socio-Scientific Issue (SSI), yaitu pendekatan yang mengaitkan konsep sains dengan isu-isu sosial yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas V pada pembelajaran IPAS melalui penerapan pendekatan Socio-Scientific Issue (SSI) di SDN 14 Selayo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 17 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa soal pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan persentase untuk mengetahui tingkat ketuntasan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mencapai ketuntasan belajar dengan nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Dari 17 siswa, sebanyak 14 siswa (82,35%) dinyatakan tuntas dan 3 siswa (17,65%) belum tuntas. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan SocioScientific Issue (SSI) memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Pendekatan ini membantu siswa memahami materi dengan lebih baik melalui keterlibatan aktif dalam pembelajaran yang mengaitkan konsep dengan permasalahan nyata.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Riskhan Fernando, NIM 2230305013. Judul Skripsi “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Rumah Tahfizh Darul Hikmah Cenang dalam Mendukung Program Satu Rumah Satu Hafizh di Jorong Tabek, Nagari Tabek, Kabupaten Tanah Datar (Studi tentang Dukungan Pemerintah dan Partisipasi Masyarakat)”. Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pemberdayaan masyarakat melalui Rumah Tahfizh Darul Hikmah Cenang dalam mendukung program satu rumah satu hafizh serta bagaimana bentuk dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program tersebut di Jorong Tabek, Nagari Tabek, Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui Rumah Tahfizh Darul Hikmah Cenang, bentuk dukungan pemerintah, serta partisipasi masyarakat dalam mendukung program satu rumah satu hafizh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui Rumah Tahfizh Darul Hikmah Cenang dalam mendukung program satu rumah satu hafizh telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pengetahuan keagamaan, pembentukan karakter, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan Al-Qur’an. Bentuk kegiatan pemberdayaan yang dilakukan meliputi pembelajaran tahfizh Al-Qur’an, pembinaan akhlak, kegiatan keagamaan, serta pelibatan masyarakat dalam berbagai aktivitas sosial keagamaan. Namun, dukungan pemerintah nagari masih belum optimal, baik dari segi kebijakan, pendanaan, maupun fasilitasi program, sehingga pelaksanaan program masih banyak bergantung pada inisiatif lembaga dan masyarakat. Partisipasi masyarakat tergolong cukup baik, ditandai dengan keterlibatan aktif orang tua, santri, dan tokoh masyarakat, meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam meningkatkan partisipasi secara menyeluruh.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indah Destria, Nim 2130111057 , judul skripsi “ Minat belajar IPAS Kelas V SDN 08 Tigo Jangko Lintau Buo” Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah , Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan , Universitas Islam Negeri ( UIN ) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran IPAS di SDN 08 Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo. Minat belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran, karena minat yang tinggi akan mendorong peserta didik untuk lebih aktif, fokus, dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Adapun jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 21 orang Di SDN 08 Tigo Jangko. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner) minat belajar, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif untuk mengetahui tingkat minat belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran IPAS berada pada kategori baik. Hal ini ditunjukkan oleh ketertarikan peserta didik terhadap materi IPAS, keaktifan dalam proses pembelajaran, serta perhatian dan keterlibatan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa minat belajar peserta didik kelas V SDN 08 Tigo Jangko terhadap mata pelajaran IPAS sudah cukup baik, namun tetap perlu ditingkatkan melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi dan media pembelajaran yang menarik agar hasil belajar peserta didik semakin optimal.