Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: IPAS.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Metode Pembelajaran Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Riview ( PQ4R) terhadap Pemahaman Konsep IPAS Peserta Didik Kelas V SDN 22 Baringin

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anggun Salsya, NIM 2230111018 (2026), Judul Skripsi Pengaruh Metode Pembelajaran Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (PQ4R) terhadap Pemahaman Konsep IPAS Peserta Didik Kelas V SDN 22 Baringin. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep IPAS peserta didik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan metode pembelajaran Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (PQ4R) yang melibatkan peserta didik secara aktif dalam memahami dan mengolah informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode PQ4R terhadap pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas V SDN 22 Baringin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 18 peserta didik kelas V SDN 22 Baringin. Instrumen penelitian berupa tes esai yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, sedangkan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep IPAS setelah diterapkan metode PQ4R. Nilai rata-rata pretest sebesar 48,71 meningkat menjadi 74,03 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -3,725 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 0,05. Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari metode PQ4R terhadap pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas V SDN 22 Baringin.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Outdoor Learning Menggunakan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RIRI APRILIA PUTRI, NIM 2230111141, Judul Skripsi: "Pengembangan Modul Outdoor Learning Menggunakan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa". Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh pendekatan Deep Learning, yang menekankan bahwa ekosistem belajar yang ideal bukan ditentukan oleh fasilitas fisik, melainkan oleh suasana belajar yang aman, kurikulum yang fleksibel, dan peran guru sebagai mitra diskusi. Namun, lingkungan sekitar siswa belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai sumber belajar, sehingga kesempatan siswa untuk bereksplorasi, berdiskusi, dan memecahkan masalah bersama masih terbatas. Akibatnya, kemampuan kolaborasi siswa, seperti bekerja sama, berkomunikasi, dan berpartisipasi aktif dalam kelompok belum berkembang optimal. Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan modul Outdoor Learning berbasis pendekatan Deep Learning. Penulisan ini bertujuan menghasilkan modul Outdoor Learning berbasis Deep Learning yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada materi Keanekaragaman Hayati. Penulisan menggunakan metode Research and Development dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate), dengan subjek siswa kelas IV UPT SDN 26 Lima Kaum. Data efektivitas dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Samples T-Test, dan uji N-Gain. Hasil penulisan menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memperoleh nilai validitas sebesar 89,93% dengan kategori sangat valid dan nilai praktikalitas sebesar 90,66% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kolaborasi siswa setelah menggunakan modul. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi p 0,001 (t = -15,377; df = 19), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan kolaborasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul. Selanjutnya, hasil uji N-Gain memperoleh nilai 0,6509 atau 65,09% dengan kategori cukup efektif. Dengan demikian, modul Outdoor Learning menggunakan pendekatan Deep Learning dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS. RIRI APRILIA PUTRI, NIM 2230111141, Judul Skripsi: "Pengembangan Modul Outdoor Learning Menggunakan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa". Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh pendekatan Deep Learning, yang menekankan bahwa ekosistem belajar yang ideal bukan ditentukan oleh fasilitas fisik, melainkan oleh suasana belajar yang aman, kurikulum yang fleksibel, dan peran guru sebagai mitra diskusi. Namun, lingkungan sekitar siswa belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai sumber belajar, sehingga kesempatan siswa untuk bereksplorasi, berdiskusi, dan memecahkan masalah bersama masih terbatas. Akibatnya, kemampuan kolaborasi siswa, seperti bekerja sama, berkomunikasi, dan berpartisipasi aktif dalam kelompok belum berkembang optimal. Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan modul Outdoor Learning berbasis pendekatan Deep Learning. Penulisan ini bertujuan menghasilkan modul Outdoor Learning berbasis Deep Learning yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada materi Keanekaragaman Hayati. Penulisan menggunakan metode Research and Development dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate), dengan subjek siswa kelas IV UPT SDN 26 Lima Kaum. Data efektivitas dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Samples T-Test, dan uji N-Gain. Hasil penulisan menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memperoleh nilai validitas sebesar 89,93% dengan kategori sangat valid dan nilai praktikalitas sebesar 90,66% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kolaborasi siswa setelah menggunakan modul. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi p 0,001 (t = -15,377; df = 19), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan kolaborasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul. Selanjutnya, hasil uji N-Gain memperoleh nilai 0,6509 atau 65,09% dengan kategori cukup efektif. Dengan demikian, modul Outdoor Learning menggunakan pendekatan Deep Learning dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament(TGT) terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa KELAS V di SDN 01 MALALO

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Alfani Rahmi, NIM 2230111011, dengan judul “Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V di SDN 01 Malalo”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), pembelajaran masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru, serta kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut diduga dapat diatasi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) yang mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 01 Malalo yang berjumlah 26 orang sekaligus dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Sample t-test, uji Effect Size, dan uji N-Gain dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) efektif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 59,62 pada pretest menjadi 85,77 pada posttest. Hasil uji Effect Size memperoleh nilai Cohen’s d sebesar 1,20 yang termasuk kategori besar (high effect), sedangkan hasil uji N-Gain sebesar 0,65 yang berada pada kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) memberikan pengaruh yang kuat dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray terhadap Aktivitas Belajar Siswa pada Kelas V di Gugus 03 Limo Kaum

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dini Agustriyani, NIM. 2230111045 (2026), Judul Skripsi: “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPAS di Gugus 03 Limo Kaum”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN 21 Limo Kaum. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap aktivitas belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di Gugus 03 Limo Kaum. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 93 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi aktivitas motorik siswa. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (Independent Sample t- Test), dan uji effect size dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa. Rata-rata skor kelas eksperimen sebesar 75.79 dan kelas kontrol sebesar 62.67. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan nilai Sig. (2- tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hasil perhitungan effect size menggunakan Cohen’s d sebesar 2.319 termasuk kategori sangat besar. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray berpengaruh signifikan terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di SDN 21 Limo Kaum.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS DI Kelas 4 UPT SDN 01 Tabek Patah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Elyu Rivandi, NIM 2230111051 (2026), Judul: Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas 4 UPT SDN 01 Tabek Patah. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya motivasi belajar sebagian siswa kelas 4 UPT SDN 01 Tabek Patah pada mata pelajaran IPAS. Hal ini terlihat dari kurangnya perhatian, keaktifan, ketekunan, dan dorongan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, sehingga berdampak terhadap hasil belajar yang belum sepenuhnya mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas 4 UPT SDN 01 Tabek Patah Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk mengukur motivasi belajar dan tes untuk mengukur hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Analisis data dilakukan dengan uji prasyarat analisis yang meliputi uji normalitas, homogenitas, dan linearitas, serta uji hipotesis menggunakan korelasi Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif, sangat kuat, dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,985 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Selain itu, nilai koefisien determinasi sebesar 0,970 menunjukkan bahwa motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 97% terhadap hasil belajar IPAS, sedangkan 3% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa, maka semakin baik pula hasil belajar yang diperoleh.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hasil Belajar IPAS dengan Pendekatan Socio-Scientific Issue pada Siswa Kelas V SDN 14 Selayo

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Annisa Alfaridzi, NIM. 2230111020 (2026), Judul Skripsi : “Hasil Belajar IPAS dengan Pendekatan Socio-Scientific Issue pada Siswa Kelas V SDN 14 Selayo”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini di latarbelakangi oleh temuan tentang hasil belajar siswa yang belum optimal karena pembelajaran yang dilaksanakan kurang mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah Socio-Scientific Issue (SSI), yaitu pendekatan yang mengaitkan konsep sains dengan isu-isu sosial yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas V pada pembelajaran IPAS melalui penerapan pendekatan Socio-Scientific Issue (SSI) di SDN 14 Selayo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 17 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa soal pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan persentase untuk mengetahui tingkat ketuntasan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mencapai ketuntasan belajar dengan nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Dari 17 siswa, sebanyak 14 siswa (82,35%) dinyatakan tuntas dan 3 siswa (17,65%) belum tuntas. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan SocioScientific Issue (SSI) memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Pendekatan ini membantu siswa memahami materi dengan lebih baik melalui keterlibatan aktif dalam pembelajaran yang mengaitkan konsep dengan permasalahan nyata.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV pada Pembelajaran IPAS di MIN 2 Tanah Datar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desra Yunita, NIM. 2130111028, Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran IPAS Di MIN 2 Tanah Datar” Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS, kurangnya ketertarikan siswa dalam belajar contohnya tidak menanggapi yang ditanyakan guru dan siswa sering merasa bosan saat belajar sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa dikarenakan tidak adanya kegiatan belajar yang menarik. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS di MIN 2 Tanah Datar setelah diberikannya perlakuan. Jenis Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain non equivalent control group. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV di MIN 2 Tanah Datar, dengan sampel diambil menggunakan teknik total sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model kooperatif tipe snowball throwing dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa butir angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Sesuai dengan uji hipotesis yang mendapatkan hasil bahwa nilai sig.(2- tailed) 0,000 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap motivasi belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS di MIN 2 Tanah Datar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Metode Jigsaw Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran IPAS di SDIT Qurrata A'yun

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Zakia, NIM. 2030111164, Judul Skripsi “Pengaruh Metode Jigsaw Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran IPAS Di SDIT Qurrata A’ Yun Batusangkar” program studi pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan , Universitas islam negeri (UIN) Mahmud yunus batusangkar tahun 2024. Masalah penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa yang diajar menggunakan metode Jigsaw dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, metode Jigsaw efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di SDIT Qurrata A’yun Batusangkar. Jenis Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V di SDIT Qurrata A’yun Batusangkar, dengan sampel diambil menggunakan teknik sampling jenuh yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan metode Jigsaw dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Sesuai dengan uji hipotesis yang mendapatkan hasil bahwa lai sig.(2-tailed) 0,000 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh metode jigsaw terhadap hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di SDIT Qurrata A’yun Batusangkar. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh metode jigsaw terhadap hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di SDIT Qurrata A’yun Batusangkar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Cousre Review Hooray (CRH) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS Siswa Kelas IV SDN 03 Rambatan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan hasil belajar siswa yang masih rendah pada mata pelajaran IPA. Hal ini dikarenakan pembelajaran lebih terpaku kepada guru atau teacher centered yang mengakibatkan siswa menjadi pasif dan kurang memperoleh pemahaman selama proses belajar mengakibatkan siswa tidak terlatih dalam berfikir kritis. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV di SDN 03 Rambatan dengan menerapkan model pembelajaran Course Review Hooray (CRH). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif eksperimen dengan metode one group pretest posttest design. Penelitian ini memiliki sampel sebanyak 26 orang siswa yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 11 orang laki-laki. Penelitian ini menggunakan dua kali pengukuran pada orang yang sama. Peneliti melakukan pretest kepada siswa dan dihasilkan rata-rata sebesar 69,6. Pretest sudah diberikan selanjutnya peneliti memberikan perlakuan berupa penerapan model pembelajaran Course Review Hooray (CRH) untuk meningkatan hasil belajar siswa, kemudian peneliti memberikan posttest pada nilai rata-rata yaitu 81,9. Hal ini menunjukkan subuah peningkatan setelah diberikan perlakuan dengan klasifikasi efektifitas sebesar 53%. Hasil uji hipotesis dengan paired sample t-test dengan bnatuan SPSS versi 20 memberikan hasil signifikansi (2-tailed) 0.000 0.05. yang berarti H0 ditolak Ha diterima karena adanya peningkatan hasil dan nilai signifikan 0,05 yaitu sig 0,000 yang artinya terdapat pengaruh model pembelajaran Course Review Hooray (CRH) terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa di SDN 03 Rambatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail