ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yofa Suyanti 13 132 112: Pengaruh Penerapan Media Video Terhadap Keterampilan Berwudhu’ Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Aster Nagari Taluk Kecamatan Lintau Buo, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan berwudhu’ anak. Ketika anak akan melaksanakan praktik shalat dhuha, anak melakukan kegiatan berwudhu’. Dari 16 orang siswa 11 siswa belum dapat melafalkan niat sebelum berwudhu’ dan do’a sesudah berwudhu’. Rata-rata anak melakukan praktik wudhu’ dengan urutan yang terbolak balik, karena ada anak yang mencuci kaki terlebih dahulu kemudian baru mencuci tangan, atau ada anak yang mencuci muka, setelah itu menyapu kepalanya. Mereka melakukan praktik berwudhu’ dengan asal-asalan saja, mereka lebih mengutamakan kesenangan bermain daripada mengikuti apa yang diajarkan guru. Hal tersebut disebabkan karena guru tidak menggunakan media saat melakukan praktik berwudhu’, dan guru mengenalkan tata cara berwudhu’ kepada anak dengan metode yang kurang menarik bagi anak. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan tipe one group pretest-postest design. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh anak di TK Aster Nagari Taluk yang terdiri dari 3 lokal dengan jumlah anak 48 orang, sedangkan sampelnya rombel 5-6tahun yang berjumlah 16 orang anak. Hasil rata-rata pre-test adalah 15,62. Setelah pretest dilakukan kemudian diberikan perlakuan berupa penerapan media video. Setelah melaksanakan treatment terjadi suatu peningkatan yang terlihat dari hasil post-test yang mana rata-ratanya yaitu 32,37. Hal ini dapat diketahui bahwa N-Gain sebesar 0,68 berada pada kategori sedang. Berdasarkan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) di terima dengan membandingkan t0 dengan tt. Pada taraf signifikansi 5% diperoleh tt (“t” awal) sebesar 2,13, sedangkan to (“t” hitung) sebesar 3,96, maka dapat diketahui bahwa t0 lebih besar dari tt, gambarannya sebagai berikut: 3,96>2,13. Dengan demikian berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes dan posttest pada kelompok sampel. Maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya penerapan media video berpengaruh terhadap keterampilan berwudhu’ anak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sri Rahmadani. 2026. Pengaruh Penggunaan Media Video Animasi Terhadap Pemahaman Konsep IPAS Siswa Kelas IV SDN 05 Sumanik. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), yang ditunjukkan oleh kesulitan siswa dalam memahami dan menghubungkan konsep-konsep IPAS dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran yang konkret, menarik, dan interaktif, salah satunya melalui penggunaan media video animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap pemahaman konsep IPAS siswa kelas IV SDN 05 Sumanik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre experimental design tipe One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SDN 05 Sumanik. Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel penelitian berjumlah19 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis menggunakan paired Sample t-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya nilai rata-rata siswa dari 48,95 pada pre-test menjadi 80,53 pada post-test. Hasil uji hipotesis juga menunjukkan nilai signifikansi 0,000 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil N-Gain sebesar 0,6599 yang berada pada kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video animasi berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPAS siswa kelas IV SDN 05 Sumanik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nora Elfita Sari, NIM 2130101093, judul skripsi “Pengembangan Media Video Animasi Menggunakan Aplikasi Doratoon Pada Materi Kalimat Tayyibah Mata Pelajaran PAI&BP Kelas III SDN 01 Sawahlunto”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Permasalahan pokok di skripsi ini adalah pemanfaatan media pembelajaran. Pendidik masih menghadapi keterbatasan penggunaan media, sehingga peserta didik kesulitan memahami materi, terutama materi Kalimat Tayyibah. Kondisi ini menyebabkan kurangnya keaktifan siswa serta kurangnya pemahaman siswa dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media video animasi menggunakan aplikasi Doratoon untuk membantu pemahaman siswa terhadap materi Kalimat Tayyibah. Fokus penelitian ini adalah untuk menilai kevalidan dan praktikalitas produk yang dihasilkan, yakni video animasi PAI&BP menggunakan aplikasi Doratoon. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D), dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Prosedur penelitian dan pengembangan terdiri dari 5 tahap yaitu: (1) tahap analysis, dilakukan untuk mengetahui gambaran analisis kebutuhan di lapangan, (2) tahap design, merancang produk serta instrumen penelitian, (3) tahap development, melihat validitas media video animasi serta validitas instrumen penelitian, (4) tahap implementation, melihat praktikalitas media video animasi yang telah dibuat, dan (5) tahap evaluation. Melakukan uji coba serta mengetahui praktikalitas video animasi pada materi Kalimat Tayyibah mata pelajaran PAI&BP. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah angket berupa lembar validasi, angket respon pendidik dan peserta didik. Teknik analisis data menggunakan rumus indeks validitas Aiken’s untuk mengetahui hasil penelitian yaitu analisis validitas dan analisis praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa validitas media video animasi menggunakan aplikasi Doratoon pada materi Kalimat Tayyibah mata pelajaran PAI&BP sebesar 93,8%, dengan kategori sangat valid. Hasil praktikalitas media video animasi menggunakan aplikasi Doratoon pada materi Kalimat Tayyibah mata pelajaran PAI&BP yang diperoleh dari angket respon pendidik sebesar 87,3% dan angket respon peserta didik sebesar 95,2% dengan kategori sangat praktis. Dengan kesimpulan media video animasi menggunakan aplikasi Doratoon pada materi Kalimat Tayyibah mata pelajaran PAI&BP sangat valid dan sangat praktis serta dapat digunakan dalam pembelajaran dikelas III SDN 01 Sawahlunto.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fauzana, NIM 2130106019 (2025). Judul Skripsi: “Efektivitas Media Video Berbasis Powtoon dan Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Peserta Didik pada Materi Virus Kelas X di Sman 1 Sungai Tarab”. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Rendahnya hasil belajar kognitif peserta didik dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya media pembelajaran dan model pembelajaran yang digunakan belum mengoptimalkan hasil belajar dan motivasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas penggunaan media video berbasis powtoon dan discovery learning terhadap hasil belajar dan motivasi peserta didik pada materi virus kelas X di SMAN 1 Sungai Tarab. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimemntal design dalam bentiuk nonequivalent pretest-posttest control design. Populasi dalam penelitian ini peserta didik kelas X.E di SMAN 1 Sungai Tarab yang berjumlah 222 orang yang terdiri dari 8 kelas. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Instrument penelitian yang digunakan dalam tes berbentuk essai dan angket motivasi untuk melihat hasil belajar (kognitif) dan motivasi belajar setelah menggunakan media pembelajaran yang dikembangkan. Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif, kemudian dianalisis untuk merumuskan hipotesis penelitian yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik meningkat, dimana terjadi peningkatan hasil belajar N-Gain skor sebesar 44,23%. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t dengan bantuan program SPSS 25. Berdasarkan uji-t yang dilakukan dengan bantuan SPSS 25 didapatkan Sig. (2-tailed) 0.050 yaitu 0.000 pada hasil belajar peserta didik, sehingga hipotesis diterima. Motivasi kelas eksperimen meningkat 82,11% setelah menggunakan media video. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video berbasis powtoon dan discovery learning pada materi virus efektif meningkatkan hasil belajar dan motivasi peserta didik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Marta Apriliya, NIM. 2130106029 (2025) dengan Judul Skripsi: “Pengembangan Media Video Berbasis Powtoon dan Discovery learning pada Materi Virus Kelas X Di SMAN 1 Sungai Tarab”. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Batusangkar, tahun 2025. Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterbatasannya media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran, dimana guru belum memaksimalkan penggunaan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi, guru belum mampu merancang media pembelajaran secara mandiri, serta dalam proses pembelajaran siswa belum terlibat aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media video berbasis powtoon dan discovery learning pada materi virus di SMAN 1 Sungai Tarab yang valid dan praktis. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) menggunakan model 4-D yang terdiri dari empat tahapan yaitu define (pendefinisian), design (perencanaan), develop (pengembangan) dan deseminate (penyebaran). Berdasarkan rancangan 4-D maka prosedur penelitian yang peneliti lakukan hanya sampai pada tahap ketiga yaitu define (pendefinisian), design (perencanaan) dan develop (Pengembangan). Instrumen yang peneliti gunakan berupa lembar wawancara untuk guru dan peserta didik, angket validitas dan praktikalitas. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis stastistik deskriptif dan data ditampilkan dalam bentuk presentase. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi semua aspek sebuah Penelitian pengembangan sesuai dengan karakteristik sebuah media pembelajaran, media ini divalidasi oleh 4 orang validator dengan rata-rata persentase 87.84% dengan kategori sangat valid, dan hasil praktikalitas dengan rata-rata persentase kepraktisan 92.95% dari angket guru dan 93.94% angket peserta didik, dengan demikian media yang dikembangkan tersebut layak dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MAYSAH PUTRI, NIM. 2030111076 (2024) Judul Skripsi : “Pengaruh Penggunaan Model Role Playing Berbantuan Media Video Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD IT Mesjid Raya Lantai Batu Batusangkar”. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan Ilmu keguaruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah hasil belajar peserta didik masih rendah, dimana pembelajaran berpusat pada pendidik dan pembelajaran belum membuat siswa sebagai pemeran utama dalam penyampaian materi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Role Playing terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD IT Mesjid Raya Lantai Batu Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode penelitian menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan model Quasi Exsperimental dengan rancangan penelitian Posttest only group design. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah wawancara dan dokumentasi. populasil penelitian ini kelas IV SD IT Mesjid Raya Lantai Batu Batusangkar dengan pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling (secara acak). Instrument penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa menggunakan soal objektif 25 butir. Sedangkan analisis data hasil belajar siswa di analisis dengan uji T menggunakan SPSS versi 23. Pengelolahan data dilakukan denggan metode kuantitatif kemudian diuraikan berdasarkan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan penggunaan model Role Playing berbantuan media video lebih baik dari pembelajaran konvensional. Selain untuk meningkatkan hasil belajar siswa kepercayaan serta pemahaman siswa dalam materi juga semakin melekat Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 78,95 sedangkan keelas kontrol 70,16. Dengan hal tersebut, penggunaan model Role Playing berbantuan media video mempengaruhi hasil belajar siswa. Berdasarkan perhitungan uji t di dapatkan nilai sig. 0,036 0,05. Terlihat bahwa nilai sig. 0,05 maka di dapatkan hasil bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan kesimpulan pengaruh penggunaan model Role Playing berbantuan media video terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV pada materi gaya SD IT Mesjid Raya Lantai Batu Batusangkar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Zul Hanif Naufal, NIM 1930101155, Judul Skripsi : “Pengembangan Media Video Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Menggunakan Aplikasi Powtoon di SMAN 1 Tilatang Kamang Agam”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Penelitian ini dilatar belakangi oleh media pembelajaran yang digunakan oleh guru berupa media konvensional, powerpoint, video yang mana pembelajaran berlangsung kurang aktif dan terkesan monoton sehingga membuat siswa bosan dalam kegiatan pembelajaran. Media pembelajaran yang dirancang oleh guru kurang menarik bagi siswa karena tidak terdapat media video pembelajaran yang menarik. Hasil wawancara dengan guru PAI dan siswa, bahwa guru hanya menggunakan powerpoint dan video kelas X didalam proses pembelajaran, dengan analisis kebutuhan siswa dengan angket yang telah diberikan mendapatkan persentase 92,3% kebutuhan media video pembelajaran. Dengan demikian dibutuhkan pengembangan terhadap media pembelajaran dalam rangka meningkatkan kualitas dalam pembelajaran. Maka diperlukan media pembelajaran yang menarik agar proses kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik dan meningkatkan aktifitas belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas produk yang dikembangkan yaitu pengembangan media video pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti menggunakan aplikasi powtoon di SMAN 1 Tilatang Kamang Agam. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Perencanaan pelaksanaan model ADDIE dilaksanakan dalam lima tahap yaitu: 1) Analyze, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluation. Uji coba dilakukan kepada siswa kelas XE2 dan XE4 SMAN 1 Tilatang Kamang Agam dengan jumlah 62 siswa dengan media video pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti menggunakan aplikasi powtoon. Selama pembelajaran berlangsung, peneliti mengamati keterlaksanaan penggunaan media video pembelajaran serta menggunakan angket respon siswa. Haasil rata-rata persentase validasi media video pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti menggunakan aplikasi powtoon adalah 90,6%sangat valid. Hal tersebut menunjukkan media video pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti menggunakan aplikasi powtoon tersebut sangat valid. Sedangkan persentase praktikalitas angket respon siswa memperoleh 87,9% (sangat praktis). hal tersebut menunjukkan media video pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti menggunakan aplikasi powtoon yang dikembangkan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas X SMA.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Yofa Suyanti 13 132 112: Pengaruh Penerapan Media Video Terhadap Keterampilan Berwudhu’ Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Aster Nagari Taluk Kecamatan Lintau Buo, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berwudhu‟ anak. Ketika anak akan melaksanakan praktik shalat dhuha, anak melakukan kegiatan berwudhu‟. Dari 16 orang siswa 11 siswa belum dapat melafalkan niat sebelum berwudhu‟ dan do‟a sesudah berwudhu‟. Rata-rata anak melakukan praktik wudhu‟ dengan urutan yang terbolak balik, karena ada anak yang mencuci kaki terlebih dahulu kemudian baru mencuci tangan, atau ada anak yang mencuci muka, setelah itu menyapu kepalanya. Mereka melakukan praktik berwudhu‟ dengan asal-asalan saja, mereka lebih mengutamakan kesenangan bermain daripada mengikuti apa yang diajarkan guru. Hal tersebut disebabkan karena guru tidak menggunakan media saat melakukan praktik berwudhu‟, dan guru mengenalkan tata cara berwudhu‟ kepadaanak dengan metode yang kurang menarik bagi anak.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan tipe one group pretest-postest design. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh anak di TK Aster Nagari Taluk yang terdiridari 3 lokal dengan jumlah anak 48 orang, sedangkan sampelnya rombel 5-6 tahun yang berjumlah 16 orang anak. Hasil rata-rata pre-test adalah 15,62. Setelah pretest dilakukan kemudian diberikan perlakuan berupa penerapan media video. Setelah melaksanakan treatment terjadi suatu peningkatan yang terlihat dari hasil post-test yang mana rata-ratanya yaitu 32,37. Hal ini dapat diketahui bahwa N-Gain sebesar 0,68 berada pada kategori sedang.
Berdasarkan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) di terima dengan membandingkan t0 dengan tt. Pada taraf signifikansi 5% diperoleh tt(“t” awal) sebesar 2,13, sedangkan to (“t” hitung) sebesar 3,96, makadapat diketahui bahwa t0 lebih besar dari tt, gambarannya sebagai berikut: 3,96
2,13. Dengan demikian berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes dan posttest pada kelompok sampel. Maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya penerapan media video berpengaruh terhadap keterampilan berwudhu‟ anak.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Nurul Pratiwi Rahmadani, NIM. 15 300 100 072, Judul Skripsi: Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Guided Note Taking Berbantuan Media Video Pada Materi Taharah Kelas VII SMPN 1 Sungayang, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ada di sekolah SMPN 1 Sungayang bahwa nilai rata-rata ulangan harian siswa masih banyak yang di bawah KKM. Hal ini dikarenakan kurang aktifnya siswa dalam proses pembelajaran dan strategi yang digunakan guru belum bervariasi guru hanya menggunakan metode diskusi dan tanya jawab saja. Salah satu usaha yang dapat dilakukan guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu dengan penerapan strategi pembelajaran aktif guided note taking berbantuan media video. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang diajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif guided note taking berbantuan media video. Hipotesis penelitian ini adalah hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti siswa yang menerapkan strategi pembelajaran guided note taking berbantuan media video lebih baik dari pada hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII di SMPN 1 Sungayang.
Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian berupa Disain Acak Sempurna. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII di SMPN 1 Sungayang. Dari hasil perhitungan statistik didapatkan populasi berdistribusi normal dan mempunyai varians yang homogen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling dengan mengacak lokalnya dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 62 orang siswa yakni 30 orang siswa kelas eksperimen dan 32 orang siswa kelas kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa ranah kognitif dengan perhitungan statistik hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dengan rata-rata 79,23, dan kelas kontrol rata-rata 65,81. Dari uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel dimana 4,23 > 1,670 sehingga hipotesis peneliti diterima, sedangkan pada ranah psikomotor hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan rata-rata 82,44, dan kelas kontrol 77,15. Dapat disimpulkan bahwa: ”Hasil belajar kognitif dan psikomotor Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dengan penerapan strategi pembelajaran aktif guided note taking berbantuan media video lebih baik dari hasil belajar dengan penerapan pembelajaran konvensional dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VII di SMPN 1 Sungayang Tahun ajaran 2019/2020”.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Ulva Weri Oktari, NIM 1530060076, Judul Skripsi “Penerapan Model Logan Avenue Problem Solving (LAPS) Heuristik Berbantuan Media Video Pada Pembelajaran Biologi Kelas X MIA MAN 2 Tanah Datar”. Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik siswa kelas X MIA MAN 2 Tanah Datar masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata penilaian harian yang masih banyak di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Pada ranah afektif siswa seperti kerjasama, tanggung jawab, toleransi, percaya diri dan disiplin masih sangat rendah serta keterampilan berpikir siswa dalam memecahkan masalah masih belum maksimal. Rendahnya hasil belajar biologi dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya dalam proses pembelajaran lebih sering menggunakan model pembelajaran yang berpusat kepada guru dan monoton menyebabkan siswa menjadi bosan, siswa kurang memperhatikan pelajaran, dan siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik siswa dengan penerapan model Logan Avenue Problem Solving (LAPS) Heuristic berbantuan media video lebih baik daripada model pembelajaran konvensional.
Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi eksperiment). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA MAN 2 Tanah Datar tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari dua kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, sampel yang terpilih adalah kelas X MIA 1 sebagai kelas kontrol dan kelas X MIA 2 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif dengan tes objektif sebanyak 26 soal. Sementara data ranah afektif dan psikomotor siswa didapat menggunakan lembar observasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif.
Berdasarkan hasil penelitian pada ranah kognitif menunjukkan rata-rata kelas eksperimen yaitu 78,73 dan rata-rata kelas kontrol adalah 67,18. Sedangkan pada uji t didapatkan bahwa nilai thitung yaitu 4,565 > dari pada ttabel yaitu 1,645, sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil analisis pada lembar penilaian afektif siswa menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 78,83 dan rata-rata kelas kontrol adalah 65,87. Hasil analisis pada lembar penilaian psikomotor siswa menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 100 dan rata-rata kelas kontrol adalah 98,30. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik siswa dengan penerapan model Logan Avenue Problem Solving (LAPS) Heuristik berbantuan media video lebih baik daripada hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik siswa dengan model pembelajaran konvensional di kelas X MIA MAN 2 Tanah Datar.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
MEGA PUTRI, NIM: 15 300 1000 52, Judul skripsi “Penerapan Metode Peer Tutoring Berbantuan Media Video Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII Di MTsN 10 Tanah Datar”. Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).
Penelitian ini di latar belakangi oleh pembelajaran yang masih terpusat pada guru (teacher centered learning), kurang maksimalnya pemamfaatan media dalam pembelajaran, masih kurangnya partisipasi siswa dalam pembelajaran, kurangnya kerjasama siswa dan interaksi antara siswa dalam proses pembelajaran, masih ada siswa yang tidak berani atau malu bertanya kepada guru, kurangnya kesadaran siswa untuk belajar mandiri, hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak masih ada yang dibawah KKM.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar kognitif siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak menggunakan metode peer tutoring berbantuan media video lebih baik daripada hasil belajar kognitif siswa yang menggunakan metode ceramah dan tanya jawab di kelas VIII di MTsN 10 Tanah Datar.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian randomized control group only design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di MTsN 10 Tanah Datar tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 5 kelas. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan Simplerandom sampling dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 52 orang, 27 orang kelas eksperimen dan 25 orang kelas kontrol.
Hasil penelitian, diperoleh rata-rata hasil belajar kognitif siswa pada kelas eksperimen adalah 85,41 dengan persentase ketuntasan 74,07% sedangkan, rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 79,00 dengan persentase ketuntasan 64,00%. Dengan menggunakan α=0,05 diperoleh thitung (1,73) > ttabel(1,67), sehingga H0 ditolak. Jadi, dapat dikemukakan bahwa hasil belajar kognitif siswa dengan penerapan metode peer tutoring berbantuan media video lebih baik dari pada hasil belajar kognitif siswa yang menggunakan metode ceramah dan tanya jawab pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII di MTsN 10 Tanah Datar.
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan
Lidia Angreni Putri, 14 109 046: Penggunaan Media Video Dalam Meningkatkan Kemampuan Praktik Ibadah Shalat Anak Di TK Islam Al-Amin Piliang Batusangkar , Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan praktik ibadah shalat anak. Hal ini terlihat ketika anak belum mampu melakukan beberapa gerakan ibadah shalat serta anak belum mampu dalam melafazkan bacaan shalat. Ini dikarenakan media yang digunakan kurang menstimulasi anak sehingga proses pembelajaran kurang efektif dan monoton. Salah satu media yang dapat meningkatkan kemampuan praktik ibadah shalat anak adalah media video. Penelitian bertujuan untuk penggunaan media video dalam meningkatkan kemampuan praktik ibadah shalat anak di TK Islam Al-Amin Piliang Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, desain penelitian pre-eksperimental dengan tipe one group pretest-postest design. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh anak kelompok B di TK Islam Al- Amin Piliang Batusangkar. Yang mana sampelnya adalah terdiri dari 10 anak. Perlakuan yang diberikan adalah dengan menggunakan media video dalam meningkatkan kemampuan praktik ibadah shalat anak. Sebelum perlakuan/treatment diberikan kepada anak terlebih dahulu diberikan pretest kemampuan praktik ibadah shalat anak. Adapun rata-rata hasil pretest adalah 32,1. Setelah pretest dilakukan kemudian diberikan perlakuan berupa penggunaan media video, selama melaksanakan treatment terjadi suatu peningkatan yang terlihat dari hasil posttest yang mana rata-ratanya yaitu 45,4. Untuk menguji t0 dengan cara membandikan t0 („‟t‟‟hitung) dengan tt („‟t‟‟ tabel), apabila dilihat pada tabel nilai tt taraf 5% maka diperoleh harga kritik nilai sebesar 2,26, Maka hasil dari nilai t hitung yaitu 7.15>2,26. Dengan demikian, berarti terdapat perbedaan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Maka hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nihil (H0) ditolak, artinya penggunaan media video dapat meningkatkan kemampuan praktik ibadah shalat anak di TK Islam Al-Amin Piliang Batusangkar.