ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sandrizal NIM 2230111147 (2026) judul Skripsi “Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV di SDN 26 Limo Kaum”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa kelas IV di SDN 26 Limo Kaum. Kondisi tersebut terlihat dari rendahnya keterlibatan siswa dalam mengerjakan tugas, mengajukan pertanyaan, berdiskusi, memecahkan masalah, mencari informasi, dan mengevaluasi diri terhadap hasil belajar. Selain itu, guru masih menggunakan model pembelajaran ekspositori, di mana guru lebih dominan menjelaskan materi, sedangkan siswa cenderung hanya mendengarkan, sehingga belum mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SDN 26 Limo Kaum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan metode pre-eksperimental. Adapun desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 21 orang siswa kelas IV SDN 26 Limo Kaum. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian yang berjumlah 21 siswa kelas IV SDN 26 Limo Kaum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar observasi keaktifan belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan model Discovery Learning. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi yang disusun berdasarkan indikator keaktifan belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji prasyarat berupa uji normalitas, uji hipotesis menggunakan paired sample t-test, serta uji N-Gain. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning, dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan melalui hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Selain itu, hasil analisis N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,3549 yang berada pada kategori sedang, yang berarti bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SDN 26 Limo Kaum.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Miske Afia Linda, NIM. 2230111090 (2026), judul skripsi: “Pengaruh Penggunaan Model Discovery Learning Berbantuan Media Konkret Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep IPA Siswa Kelas IV di SDN 19 Sijantang Koto”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep IPA kelas IV di SDN 19 Sijantang Koto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penggunaan Model Discovery Learning Berbantuan Media Konkret Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep IPA Siswa Kelas IV di SDN 19 Sijantang Koto. Penelitian ini menggunakan jenis quasi eksperimental, dengan desain penelitian Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV A tahun pelajaran 2026/2027 di SDN 19 Sijantang Koto yang berjumlah 18 orang siswa, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel Purposive Sampling. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan berupa pemberian pretest dan postest dan dokumentasi penelitian. Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar tes soal, dimana lembar tes soal ini telah dilakukan proses uji validasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk pengembangan instrument adalah uji validitas, realibilitas, sedangkan untuk uji prasyarat menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji paired, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil tes kemampuan pemahamn konsep siswa dilihat dari nilai pretest dan postest. Nilai rata rata pretest yang diperoleh sebesar 34,17 nilai rata-rata tersebut termasuk dalam kategori rendah. Sedangkan nilai rata-rata postest yang diperoleh yaitu 74,72 yang berarti berada pada ketegori tinggi. Berdasarkan pengujian hipotesis dengan uji- paired diperoleh nilai sig 0,000 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Selanjutnya uji N-Gain nilai 0,616 termasuk kedalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model discovery learning berbantuan media konkret berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV di SDN 19 Sijantang Koto.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Widia Rahmanda, NIM. 2130110022, Judul Skripsi "Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Hukum – Hukum Dasar Kimia di SMAN 1 Sungayang". Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini membahas permasalahan terkait penggunaan model pembelajaran yang masih kurang beragam serta rendahnya keaktifan dan hasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran kimia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model discovery learning lebih baik dibanding hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional pada materi hukum dasar kimia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi- eksperimental dalam bentuk non-equivalen control group design. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas 10, dengan sampel dua kelas yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan. Analisis data meliputi uji normalitas dan homogenitas, diikuti dengan pengujian hipotesis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Discovery Learning lebih baik dibanding yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji-t yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,048. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh yang nyata setelah diterapkannya model pembelajaran Discovery Learning. Perbedaan signifikan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terlihat dari rata-rata n-gain pada kelas eksperimen = 0,47 (sedang) dan kelas kontrol = 0,30 (rendah). Perbedaan rata-rata N-Gain menunjukkan bahwa model Discovery Learning memberikan peningkatan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Hal ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dibandingkan pembelajaran yang berpusat pada pendidik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Raysa Salsabilla, NIM: 2230111134 dengan Judul “ Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa kelas V SDN 10 Baringin”. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan ( FTIK ) Universitas Islam Negeri ( UIN ) Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman kosnep IPA Siswa yang dilihat dari hasil penialain harian siswa dan hal ini juga sejalan dengan hasil wawancara dengan guru kelas V SDN 10 Baringin. Pemahaman konsep IPA yang dimiliki oleh siswa di SDN 10 Baringin masih tergolong rendah sehingga membuat siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal yang diberikan baik itu dalam bentuk soal latihan atau soal penilaian harian. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep IPA Siswa yang menggunakan model Discovery Learning. Jenis penelelitian ini adalah Penelitian eksperimen. Dengan rancangan design one group pretest-posttest. Populasi dalam Penelitian ini melibatkan 26 orang siswa kelas V SDN 10 Baringin. Berdasarkan Penelitian tersebut peneliti menggunakan Teknik total sampling yaitu pengambilam sampel berdasarkan dengan semua jumlah populasi. Instrumen yang digunakan dalam Penelitian ini adalah tes, data pre-test dan data post-test yang diperoleh dari hasil pemberian soal tes kemampuan pemahaman konsep IPA siswa. Hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengaruh penggunaan model Dicsovery Learning terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas V SDN 10 Baringin. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis diperoleh nilai sig.(2-tailed) 0,000,05 maka dapat disimpulkan bahwa HO di tolak dan Ha diterima. Dengan ini dapat diketahui bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep IPA siswa. Hal ini juga diperkuat dengan hasil uji N-Gain, berdasarkan uji N-Gain dengan nilai 0.8710 dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa dalam penggunaan Model Discovery Learning cukup efektif dalam peningkatan kemampuan pemahaman konsep IPA siswa kelas V SDN 10 Baringin. Kata Kunci: Kemampuan Pemahaman Konsep IPA, Model Discovery Learning.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hayatul Husna, NIM: 2130111053 dengan judul Skripsi "Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V Di Sdn 09 Gando Kabupaten Solok”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaivah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan rendahnya hasil belajar siswa kelas V berada pada tahap masih rendah, hal ini dikarenakan guru cenderung menggunakan pembelajaran konvensional, menjadikan pembelajaran hanya berpusat pada siswa dan pembelajaran belum membuat siswa sebagai pemeran utama dalam penyampaian materi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Discovery Learning terhadap hasil belajar Siswa pada mata pelajaran matematika Kelas V SDN 09 Gando. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode penelitian menggunakan jenis penelitian eksperimen, sedangkan pendekatan dalam penelitian ini Pre-eksperimental Design tipe One Group Pre-test Posttest design. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah tes dan dokumentasi. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa kelas V SDN 09 Gando yang berjumlah 17 orang dengan jumlah sampel seluruh siswa kelas V. Instrument penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa menggunakan soal pilihan ganda. Sedangkan analisis data kemampuan siswa di analisis dengan uji T dan uji N-Gain menggunakan SPSS versi 26. Pengelolahan data dilakukan denggan metode kuantitatif kemudian diuraikan berdasarkan hipotesis. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika Kelas V SDN 09 Gando. Selain untuk meningkatkan hasil belajar siswa, kejelian serta pemahaman siswa dalam materi juga semakin melekat, rata-rata tes hasil belajar siswa kelas V setelah postest adalah 76,47. Dengan hal tersebut, penggunaan model Discovery Learning mempengaruhi hasil belajar siswa. Berdasarkan perhitungan uji N-Gain didapatkan > 0,7 dengan kriteria tinggi dan ujı t di dapatkan nilai sig. 0,000 0,05. Terlihat bahwa nilai sig. 0,05 maka di dapatkan hasıl bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan kesimpulan adanya pengaruh penggunaan model Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika Kelas V SDN 09 Gando.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Nuria Arisma, NIM 2030111105. Judul Skripsi: “Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III UPT SDN 05 Baringin”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah pada mata pelajaran matematika dan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi Sifat-sifat Bangun Datar. Hal ini disebabkan karena pembelajaran lebih terpusat kepada guru (teacher centered) yang mengakibatkan siswa menjadi tidak aktif dan kurang memperoleh pemahaman bermakna. Guru lebih sering menggunakan metode ceramah, dimana siswa akan mendengarkan penjelasan dari guru kemudian siswa diajak untuk berdiskusi dengan kelompoknya. Guru belum menggunakan model pembelajaran matematika yang seharusnya memungkinkan siswa mengembangkan konsep atau pemahaman mereka sendiri melalui pengamatan atau metode lainnya. Oleh karena itu, disajikan tentang permasalahan yang harus siswa selesaikan melalui observasi atau penelitian sendiri dan atau mencari jawaban sendiri. Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan model discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi Sifat Bangun Datar di kelas III UPT SDN 05 Baringin. Dengan penggunaan model Discovery Learning, diharapkan siswa kelas III UPT SDN 05 Baringin tidak hanya memahami sifat-sifat bangun datar dengan lebih baik, tetapi juga mengembangkan berbagai keterampilan penting yang bermanfaat untuk pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain one group pre-test, post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III UPT SDN 05 Baringin, dengan jumlah sampel 24 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes sebanyak 10 butir soal yang berupa pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model discovery learning pada materi sifat Bangun Datar, peneliti melakukan pre-test kepada siswa dan dihasilkan rata-rata sebesar 57,9, kemudian peneliti memberikan perlakuan berupa pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa kemudian peneliti memberikan post-test dan dihasilkan nilai rata-rata post-test sebesar 79,5. Untuk menguji signifikansi dengan cara melakukan uji Hipotesis (Independent Sample Test) dengan taraf sig 0,05 diperoleh signifikansi (2-tailed) sebesar 0.00 lebih kecil dari 0,05, maka dapat diketahui karena sig (2-tailed) 0,00 lebih kecil dari 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh model discovery learning terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III di UPT SDN 05 Baringin. Kata Kunci: Model Discovery Learning, Hasil Belajar, mata pelajaran Matematika
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
VISKA KURNIA PUTRI, NIM 1830111081, judul SKRIPSI “PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING DI KELAS V SD NEGERI 5 PADANG PANJANG TIMUR” Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Univeritas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran tematik terpadu yang belum berjalan dengan semestinya, baik dari segi guru maupun peserta didik. Hal ini berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik kelas V SD Negeri 5 Padang Panjang Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model discovery learning. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan inovasi dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan peserta didik di kelas V SD Negeri 5 Padang Panjang Timur yang berjumlah 21 orang, 10 peserta didik laki- laki, dan 11 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, non tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan model discovery learning dapat dilihat dari aspek rencana pelaksanaan pembelajaran siklus I diperoleh rata-rata 83,75% dengan kualifikasi B (Baik), meningkat pada siklus II menjadi 92,5% dengan kualifikasi SB (Sangat Baik). Pelaksanaan pembelajaran aktivitas guru siklus I rata-rata 79,68 dengan kualifikasi C (Cukup), meningkat pada siklus II menjadi 93,75% dengan kualifikasi SB (Sangat Baik). Pada aktivitas peserta didik siklus I rata-rata 79,68%, dengan kualifikasi C (Cukup), meningkat pada siklus II menjadi 93,75 dengan kualifikasi SB (Sangat Baik). Hasil belajar peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 73,01% dengan kualifikasi C (Cukup), dan meningkat pada siklus II menjadi 88,05% dengan kualifikasi B (Baik). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rifa Desrina NIM. 1830106047 (2022). Judul Skripsi: “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Discovery learning Terintegrasi Nilai-nilai Islam Pada Materi Sistem Pernapasan Kelas VIII SMPN 4 Lintau Buo Utara”. Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan ILmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber belajar yang digunakan oleh peserta didik dan kurangnya kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar berupa LKPD dan bahan ajar lainnya. Selain itu proses pembelajaran masih lebih dominan satu arah, model pembelajaran yang melatih keterampilan peserta didik untuk menemukan konsep, mengidentifikasi masalah, memecahkan masalah, yang membuat peserta didik aktif dalam proses pembelajaran juga jarang digunakan, kemudian bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran belum terintegrasi nilai-nilai islam sehingga menyebabkan kurangnya keaktifan dan minat belajar peserta didik. Adapun tujuan penelitian ini untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk LKPD Berbasis discovey learning terintegrasi nilai-nilai islam pada materi sistem pernapasan Kelas VIII SMPN 4 Lintau Buo Utara yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Diseminate), namun pada penelitian ini peneliti hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan adalah lembar validitas dan lembar kepraktisan. Data validitas dan praktikalitas yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan skala likert 1- 4. Hasil validitas ditampilkan dalam bentuk persentase. Dari hasil penelitian bahan ajar yang dihasilkan memiliki persentase validitas sebesar 84% dengan kategori sangat valid dan rata-rata kepraktisan dengan hasil 91% berdasarkan angket respon peserta didik pada kategori sangat praktis. Hal ini menunjukan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi semua aspek sebuah penelitian pengembangan sudah sesuai dengan karakteristik sebuah bahan ajar. Bahan ajar yang dikembangkan berbasis pendekatan discovery learning terintegrasi nilai-nilai islam. Dengan penelitian LKPD berbasis discovery learning terintegrasi nilai-nilai islam yang dikembangkan sangat valid dan sangat praktis dapat digunakan dalam pembelajaran Biologi kelas VIII tingkat SMP.