2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Hayatul Husna, NIM 1630201021. Judul Skripsi: “Problematika Sistem Adat Salingka Nagari Guguak Malalo (Larangan Perkawinan Antar Suku Yang Berbeda) Ditinjau Dari Perspektif Hukum”. Jurusan Ahwal al-Syakhsiyyah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar.
Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah Bagaimana praktek larangan perkawinan beda suku di Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuah Selatan Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat, bagaimana sanksi yang diterapkan kepada masyarakat bagi yang melanggar larangan tersebut dan bagaimanakah pandangan hukum Islam terhadap praktek larangan perkawinan beda suku di nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuah Selatan Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui observasi dan wawancara dengan ketua KAN, Niniak mamak suku, dan orang-orang yang melanggar aturan adat tersebut. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif.
Berdasarkan hasil penelitian ini adalah di Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar terkait larangan perkawinan nikah antar suku yang berbeda, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa ada dua bentuk larangan nikah antar suku yang berbeda di Nagari Guguak Malalo yaitu Larangan Nikah antar suku yang berbeda dalam satu Koto dan Larangan nikah antar suku yang berbeda antar Koto.
Apabila seseorang melanggar larangan tersebut maka akan diberikan sanksi berupa pengusiran sepanjang adat dari kampung asalnya, yaitu tidak dibenarkan lagi tinggal di Nagari Guguak Malalo , namun jika mereka bersikeras untuk tinggal di kampung, maka mereka akan dikucilkan secara adat sampai mereka bersedia membayar denda satu ekor kerbau besar. Denda tersebut dibayarkan kepada Niniak Mamak pemangku adat dan akan dimanfaatkan untuk kepentingan umum dalam koto asal dari pelaku pelanggaran larangan tersebut.
Dalam Islam sudah dijelaskan secara rinci siapa-siapa saja yang dilarang untuk dinikahi. Sedangkan pelarangan nikah antar suku yang berbeda ini bukanlah merupakan bagian dari ketentuan tersebut. Walaupun demikan bukan berarti aturan larangan nikah beda suku ini bertentangan dengan aturan syara’. Sebab larangan adat tidak membatalkan eksistensi nikah tersebut dan konsekwensi hukum dari nikah. Malahan larangan adat itu bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dalam kaum mereka agar berat sepikul dan ringan sejinjing. Oleh karena itu, adat tersebut dapat dikatakan sebagai adat yang baik yang perlu dilestarikan. Secara syara’ dapat dikategorikan kepada ‘Urf Shahih atau adat yang sah dan boleh diamalkan. Terlebih lagi aturan tersebut dibuat dengan memiliki tujuan untuk mementingkan ke-maslahatan masyarakat Nagari Guguak Malalo itu sendiri.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hanina Hayatul Husna, NIM. 2230304017 judul skripsi “PENGARUH KETERSEDIAAN KOLEKSI FIKSI TERHADAP KEPUASAN PEMUSTAKA DI PERPUSTAKAAN UMUM KOTA SOLOK”. Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Belum Belum diketahui secara pasti bagaimana ketersediaan koleksi fiksi dan tingkat kepuasan pemustaka di Perpustakaan Umum Kota Solok. Ketersediaan koleksi diduga belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pemustaka ditinjau dari aspek kerelevanan koleksi, berorientasi kepada pengguna perpustakaan, kelengkapan koleksi, dan kemutakhiran koleksi, sehingga berpotensi memengaruhi kepuasan pemustaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketersediaan koleksi fiksi dan kepuasan pemustaka, serta menganalisis pengaruh ketersediaan koleksi fiksi terhadap kepuasan pemustaka di Perpustakaan Umum Kota Solok. Kepuasan pemustaka diukur berdasarkan indikator kesesuaian kebutuhan informasi, kemudahan menemukan koleksi, kondisi fisik bahan pustaka, dan ketersediaan judul yang diminati. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengetahui pengaruh antara dua variabel yang menjadi sebab dan akibat. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah melalui penyebaran kuesioner kepada pemustaka di Perpustakaan Umum Kota Solok dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden, teknik penganbilan sampel adalah teknik Simpel Random Sampling. Pengolahan data dilakukan secara analisis deskriptif menggunakan bantuan aplikasi SPSS Versi 26. Berdasarkan hasil pengujian analisis deskriptif menggunakan rumus Grand Mean menunjukkan bahwa variabel Ketersediaan koleksi memiliki nilai rata-rata sebesar 3,23 dengan kategori baik. Sedangkan variabel Kepuasan pemustaka di Perpustakaan Umum Kota Solok memiliki nilai rata-rata 3,34 dengan kategori sangat baik. Hasil uji korelasi product moment menunjukkan bahwa, besarnya korelasi antara variabel ketersediaan koleksi (X) dan kepuasan pemustaka (Y) sehingga memperoleh hasil sebesar 0,737 berada pada interval 0,60-0,799 yang menunjukkan pengaruh kuat dengan arah positif karena nilai menunjukkan angka positif. Hasil regresi linear sederhana untuk variabel ketersediaan koleksi pustakawan dan kepuasan pemustaka Y 13,153 + 0,789 X dan R Square sebesar 0,543 yang menunjukkan bahwa pengaruh variabel gaya komunikasi pustakawan ketersediaan koleksi terhadap kepuasan pemustaka adalah sebesar 54,3% sedangkan 45,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini. jadi dapat disimpulkan bahwa ketersediaan koleksi berpengaruh positif terhadap kepuasan pemustaka di Perpustakaan Umum Kota Solok.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hayatul Husna, NIM: 2130111053 dengan judul Skripsi "Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V Di Sdn 09 Gando Kabupaten Solok”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaivah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan rendahnya hasil belajar siswa kelas V berada pada tahap masih rendah, hal ini dikarenakan guru cenderung menggunakan pembelajaran konvensional, menjadikan pembelajaran hanya berpusat pada siswa dan pembelajaran belum membuat siswa sebagai pemeran utama dalam penyampaian materi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Discovery Learning terhadap hasil belajar Siswa pada mata pelajaran matematika Kelas V SDN 09 Gando. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode penelitian menggunakan jenis penelitian eksperimen, sedangkan pendekatan dalam penelitian ini Pre-eksperimental Design tipe One Group Pre-test Posttest design. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah tes dan dokumentasi. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa kelas V SDN 09 Gando yang berjumlah 17 orang dengan jumlah sampel seluruh siswa kelas V. Instrument penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa menggunakan soal pilihan ganda. Sedangkan analisis data kemampuan siswa di analisis dengan uji T dan uji N-Gain menggunakan SPSS versi 26. Pengelolahan data dilakukan denggan metode kuantitatif kemudian diuraikan berdasarkan hipotesis. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika Kelas V SDN 09 Gando. Selain untuk meningkatkan hasil belajar siswa, kejelian serta pemahaman siswa dalam materi juga semakin melekat, rata-rata tes hasil belajar siswa kelas V setelah postest adalah 76,47. Dengan hal tersebut, penggunaan model Discovery Learning mempengaruhi hasil belajar siswa. Berdasarkan perhitungan uji N-Gain didapatkan > 0,7 dengan kriteria tinggi dan ujı t di dapatkan nilai sig. 0,000 0,05. Terlihat bahwa nilai sig. 0,05 maka di dapatkan hasıl bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan kesimpulan adanya pengaruh penggunaan model Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika Kelas V SDN 09 Gando.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hayatul Husna, NIM 1630201021. Judul Skripsi: “Problematika Sistem Adat Salingka Nagari Guguak Malalo (Larangan Perkawinan Antar Suku Yang Berbeda) Ditinjau Dari Perspektif Hukum”. Jurusan Ahwal alSyakhsiyyah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah Bagaimana praktek larangan perkawinan beda suku di Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuah Selatan Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat, bagaimana sanksi yang diterapkan kepada masyarakat bagi yang melanggar larangan tersebut dan bagaimanakah pandangan hukum Islam terhadap praktek larangan perkawinan beda suku di nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuah Selatan Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui observasi dan wawancara dengan ketua KAN, Niniak mamak suku, dan orang-orang yang melanggar aturan adat tersebut.Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Berdasarkan hasil penelitian ini adalah di Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar terkait larangan perkawinan nikah antar suku yang berbeda, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa ada dua bentuk larangan nikah antar suku yang berbeda di Nagari Guguak Malalo yaitu Larangan Nikah antar suku yang berbeda dalam satu Koto dan Larangan nikah antar suku yang berbeda antar Koto. Apabila seseorang melanggar larangan tersebut maka akan diberikan sanksi berupa pengusiran sepanjang adat dari kampung asalnya, yaitu tidak dibenarkan lagi tinggal di Nagari Guguak Malalo , namun jika mereka bersikeras untuk tinggal di kampung, maka mereka akan dikucilkan secara adat sampai mereka bersedia membayar denda satu ekor kerbau besar. Denda tersebut dibayarkan kepada Niniak Mamak pemangku adat dan akan dimanfaatkan untuk kepentingan umum dalam koto asal dari pelaku pelanggaran larangan tersebut. Dalam Islam sudah dijelaskan secara rinci siapa-siapa saja yang dilarang untuk dinikahi. Sedangkan pelarangan nikah antar suku yang berbeda ini bukanlah merupakan bagian dari ketentuan tersebut. Walaupun demikan bukan berarti aturan larangan nikah beda suku ini bertentangan dengan aturan syara‟. Sebab larangan adat tidak membatalkan eksistensi nikah tersebut dan konsekwensi hukum dari nikah. Malahan larangan adat itu bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dalam kaum mereka agar berat sepikul dan ringan sejinjing. Oleh karena itu, adat tersebut dapat dikatakan sebagai adat yang baik yang perlu dilestarikan. Secara syara‟ dapat dikategorikan kepada „Urf Shahih atau adat yang sah dan boleh diamalkan. Terlebih lagi atur anter sebut dibuat dengan memiliki tujuan untuk mementingkan ke-maslahatan masyarakat Nagari Guguak Malalo itu sendiri.