Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Memfasilitasi Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Batusangkar
Ahmad Reval. NIM 2130105003. Judul Skripsi “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Memfasilitasi Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Batusangkar” Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Modul ajar matematika adalah salah satu perangkat ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran matematika. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan dari hasil observasi di sekolah bahwa belum tersedia modul ajar matematika untuk memfasilitasi kemampuan representasi matematis peserta didik. Oleh sebab itu peneliti ingin memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada dengan melakukan pengembangan modul ajar yang mampu menunjang proses pembelajaran dan mampu menfasilitasi kemapuan representasi matematis peserta didik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa modul ajar berbasis PBL untuk memfasilitasi kemampuan representasi matematis peserta didik yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam bentuk observasi dan juga wawancara dengan guru, analisis awal, analisi karakteristik, analisis kebutuhan peserta didik dan pendidik, analisis kurikulum dan analis materi. (2) tahap design, yaitu merancang modul ajar. Hasil dari tahap design dilanjutkan dengan (3) tahap development, digunakan untuk melihat validitas, praktikalitas dan efektivitas dari modul ajar berbasis PBL. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon praktikalitas, dan tes kemampuan representasi matematis. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah rumus persentase untuk analisis validitas dan analisis praktikalitas, sedangkan untuk analisis efektivitas menggunakan rumus ketuntasan klasikal. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berbasis PBL dirancang valid, praktis dan efektif. Modul ajar yang dirancang terdiri dari cover, informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Hasil validitas modul ajar yaitu 80% dengan kategori valid. Sementara hasil praktikalitas modul ajar yang diperoleh dari hasil angket respon praktikalitas yaitu 91% dengan kategori sangat praktis. Kemudian hasil efektivitas modul ajar berbasis PBL terlihat pada ketuntasan klasikal yang diperoleh yaitu 85,15% yang dinyatakan efektif.