Abstrak
NURFAIZA. NIM. 2030101027 Judul Skripsi: “Implementasi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menyusun Modul Ajar pada Kurikulum Merdeka di MTsN 6 Tanah Datar”, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah implementasi guru pendidikan agama Islam dalam menyusun modul ajar pada kurikulum merdeka di MTsN 6 Tanah Datar. Peran guru dalam penyusunan modul ajar sangat krusial. Namun masih banyak guru yang kurang memahami teknik menyusun dan mengembangkan modul ajar secara optimal. Ketidakpahaman ini dapat mempengaruhi sistematisitas penyampaian konten kepada peserta didik, menciptakan ketidakseimbangan dalam pembelajaran antara guru dan peserta didik. Pembelajaran yang kurang terencana akibat ketidaksiapan modul ajar dapat menghalangi tujuan dari pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah guru pendidikan agama Islam di MTsN 6 tanah datar yang terdiri dari guru mata pelajaran Akidah Akhlak, guru mata pelajaran Qur’an Hadits, guru mata pelajaran Fiqh, guru mata pelajaran Sejarah kebudayaan Islam. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, pemaparan data (display data) dan penarikan kesimpulan. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah tentang implementasi guru pendidikan agama Islam dalam menyusun modul ajar pada kurikulum merdeka, guru memahami tentang modul ajar kurikulum merdeka. Namun, guru mengalami beberapa kendala dalam memahami modul ajar kurikulum merdeka yaitu: guru kurang memahami komponen modul ajar pada kurikulum merdeka dan guru kurang memahami karakteristik, gaya dan kebutuhan belajar peserta didik. Guru mengimplementasikan modul ajar dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di MTsN 6 Tanah Datar yaitu menyusun modul ajar pada kurikulum merdeka pada kegiatan MGMP bersama dengan guru-guru dari MTs lainnya. Kendala guru dalam menyusun modul ajar yaitu: kurangnya kemampuan guru dalam informasi teknologi (IT), belum adanya pelatihan yang disediakan madrasah, sarana yang terbatas dan guru tidak melaksanakan asesmen diagnostik kognitif. Solusi yang dapat dilakukan ialah: banyak bertanya kepada guru-guru yang sudah paham terkait modul ajar, mengikuti pelatihan modul ajar secara online maupun offline, dan guru dapat mengikuti kegiatan seminar,workshop atau sosialisasi yang diadakan di MGMP.