Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Implementasi Kurikulum Merdeka
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SWOT TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 GUNUNG TALANG KABUPATEN SOLOK

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini dilator belakangi adanya kebijakan Kemendikbdristek tentang penggunaan kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka. Implementasi Kurikulum Merdeka ada kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, yaitu (1) Analisis kekuatan (strength) terhadap implementasi kurikulum merdeka pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Gunung Talang Kabupaten Solok. (2) Analisis kelemahan (weakness) terhadap implementasi kurikulum merdeka pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Gunung Talang Kabupaten Solok. (3) Analisis peluang (opportunity) terhadap implementasi kurikulum merdeka pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Gunung Talang Kabupaten Solok. (4) Analisis tantangan (threaths) terhadap implementasi kurikulum merdeka pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Gunung Talang Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif di SMP Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok. Informan penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kurikulum, dan tiga orang pendidik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Adapun teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Analisis kekuatan implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok, yaitu menciptakan kegiatan belajar mengajar yang efektif dapat dilakukan dengan cara mempersiapkan materi dan mengetahui kebutuhan siswa, menggunakan metode pembelajaran berdiferensiasi, mengkolaborasikan metode pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa, dan kurikulum merdeka lebih sederhana dari kurikulum 2013. (2) Analisis kelemahan implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok, yaitu jumlah buku pedoman atau buku referensi yang bisa menunjang pembelajaran sangat terbatas dan harus ditambah supaya bisa memenuhi kebutuhan siswa, kurangnya kesiapan siswa dalam pemeblajaran dan guru kurang memahami kegiatan intrakurikuler, projek P5, dan ekstrakurikuler, sehingga masih membutuhkan pelatihan. (3) Analisis peluang implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok, yaitu dengan adanya kurikulum merdeka pendidik menjadi mudah memberikan penjelasan kepada siswa, sehingga siswa menjadi aktif, pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa, diterapkannya pembelajaran berdiferensiasi, dan pendidik bebas merancang modul ajar. (4) Analisis tantangan implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok, yaitu hanya ada 4 infokus yang bagus di sekolah untuk menunjang proses pembelajaran, adanya kendala dari segi waktu dan fasilitas pada saat pelaksanaan pembelajaran berdasarkan kurikulum merdeka, dan keterbatasan speaker.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Supervisi Pembelajaran pada Implementasi Kurikulum Merdeka di UPT SMPN 2 Batusangkar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ARLEN, 2022. NIM, MPI 222011007, judul Tesis “Supervisi Pembelajaran pada Implementasi Kurikulum Merdeka di UPT SMPN 2 Batusangkar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2024. Supervisi pembelajaran merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilakukan oleh seorang kepala sekolah sebagai seorang supervisor. Hal ini juga dilakukan oleh kepala sekolah UPT SMPN 2 Batusangkar. Sekolah ini merupakan sekolah yang sudah menggunakan kurikulum merdeka. Penelitian ini berfokus kepada pelaksanaan supervisi pembelajaran di UPT SMPN 2 yang terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap tindak lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan supervisi pembelajaran di UPT SMPN 2 Batusangkar pada tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap tindak lanjut. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi peneliti, pihak sekolah, perpustakaan UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan juga bisa digunakan untuk publikasi ilmiah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan menggunakan metode fenomenologi yaitu metode penelitian yang berusaha mengungkapkan fenomena yang terjadi di lapangan dan dinarasikan dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru. Tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Untuk menentukan keabsahan data kualitatif, maka penulis menggunakan teknik triangulasi. Triangulasi yang dilakukan adalah triangulasi sumber. Triangulasi dengan sumber lainnya berarti membandingkan, mengecek kembali derajat kepercayaan suatu informan yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tahap perencanaan dalam kegiatan supervisi pembelajaran pada implementasi kurikulum merdeka di UPT SMPN 2 Batusangkar dilakukan dengan tiga indikator utama yaitu menganalisis kebutuhan guru, menjadwalkan supervisi dan menyediakan instrumen supervisi pembelajaran. Perencanaan kegiatan supervisi dilakukan oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, asesor dan juga guru. 2) Tahap pelaksanaan diukur melalui tiga indikator yaitu memeriksa perencanaan pembelajaran, mengobservasi kegiatan pembelajaran, dan memberikan umpan balik terkait rencana dan praktik pembelajaran guru. Praktek pelaksanaan supervisi dilaksanakan untuk dua hal yaitu supervisi perangkat pembelajaran dan proses kegiatan pembelajaran. 3) Tahap tindak lanjut. Dalam tahap ini supervisor mencatat kelebihan yang dimiliki guru. Namun kekurangan guru didiskusikan secara personal. Hasilnya dicatat ke dalam PMM. Kegiatan tindak lanjut dilakukan dengan melakukan bimtek secara berkala dan juga dengan pendampingan secara personal dengan teknik coaching.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pendampingan Kepala Madrasah terhadap Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di MTsN 10 Tanah Datar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RESTU FADHILA. NIM. 2030103076 Judul Skripsi: “Pendampingn Kepala Madrasah terhadap Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di MTsN 10 Tanah Datar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pendampingan kepala madrasah terhadap guru merupakan tugas dan kompetensi kepala madrasah yaitu melakukan supervisi akademik. Salah satu teknik supervisi akademik secara berkelompok yaitu dengan teknik lokakarya. Adapun fokus dalam penelitian ini adalah pendampingan kepala madrasah terhadap guru melalui kegiatan lokakarya dalam implementasi kurikulum merdeka di MTsN 10 Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan tindak lanjut pendampingan kepala madrasah terhadap guru melalui kegiatan lokakarya pada implementasi kurikulum merdeka di MTsN 10 Tanah Datar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini berlokasi di MTsN 10 Tanah Datar. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu kepala madrasah, guru, tata usaha dan siswa di MTsN 10 Tanah Datar. Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini adalah melalui penelusuran berupa profil dan unsur penunjang lainnya yang bersumber dari MTsN 10 Tanah Datar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data ini menggunakan triangulasi dan bahan referensi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kepala Madrasah telah melakukan pendampingan terhadap guru melalui kegiatan lokakarya dalam implementasi kurikulum merdeka di MTsN 10 Tanah Datar. Perencanaan kegiatan lokakarya yang dilakukan dalam kegiatan lokakarya di MTsN 10 Tanah Datar adalah menganalisis kebutuhan yang dibutuhkan oleh guru, menetapkan tujuan dan sasaran, menetapkan jadwal pelaksanaan dan teknik pelaksanaan, mempersiapkan narasumber yang kompeten terkait topik yang akan dibahas, persiapan logistik, merumuskan kesulitan-kesulitan yang dihadapi dan merumuskan kesimpulan dan saran. Prosedur pemecahan masalah yang digunakan dalam kegiatan lokakarya di MTsN 10 Tanah Datar yaitu dengan metode interaktif dengan cara diskusi kelompok. Menggunakan metode interaktif dalam pelaksanaan lokakarya implementasi Kurikulum Merdeka dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta.Tindak lanjut kegiatan lokakarya di MTsN 10 Tanah Datar yaitu melakukan pendampingan terus menerus terhadap guru untuk memastikan agar implementasi kurikulum merdeka di madrasah dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan kurikulum merdeka.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BP BERDASARKAN PERMENDIKBUD RISTEK NOMOR 262 TAHUN 2022 DI SDN KECAMATAN TALAWI GUGUS 3 KOTA SAWAHLUNTO

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Darmalinda. NIM 222032005. Tesis “Evaluasi Impelemtasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI dan BP Berdasarkan Permendikbud Ristek Nomor 262 Tahun 2022 di SDN kecamatan Talawi Gugus 3 Kota Sawahlunto”. Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh cara penerapan Kurikulum Merdeka yang terdiri dari persiapan guru, cara pelaksanaan dan cara penilaian, kemudian permasalahan yang terjadi serta upaya-upaya yang dilakukan pendidik dalam menerapkan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Adanya penerapan terlebih dahulu bagi para guru sebelum diajarkan kepada siswa sehingga mampu membangun karakter siswa yang berkualitas baik di bidang akademik maupun dalam bidang lainnya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengambil objek SDN Kecamatan Talawi Gugus 3 Kota Sawahlunto (SDN 15 Kumanis, SDN 14 Kumbayau, SDN 08 Kumbayau dan SDN 03 Tumpuk Tangah sebagai Sekolah Penggerak). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti serta siswa yang paham terkait penelitian ini. Analisis data ada tiga cara teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verivikasi. Perencanaan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SDN Kecamatan Talawi Gugus 3 Kota Sawahlunto (SDN 15 Kumanis, SDN 14 Kumbayau, SDN 08 Kumbayau dan SDN 03 Tumpuk Tangah sebagai Sekolah Penggerak) telah terlaksana dengan baik, dimulai dari persiapan guru PAI dan Budi Pekerti dalam menerapkan pembelajaran yaitu mengikuti bimbingan dari sekolah dan menyusun perangkat pembelajaran. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel, baik muatan maupun waktu pelaksanaan. Secara muatan, projek harus mengacu pada capaian profil pelajar Pancasila sesuai dengan fase peserta didik, dan tidak harus dikaitkan dengan capaian pembelajaran pada mata pelajaran. Secara pengelolaan waktu pelaksanaan, projek dapat dilaksanakan dengan menjumlah alokasi jam pelajaran projek penguatan profil pelajar Pancasila dari semua mata pelajaran dan jumlah total waktu pelaksanaan masing- masing projek tidak harus sama. Kata Kunci: Implementasi Kurikulum Merdeka, Mata Pelajaran PAI, Permendikbud Ristek Nomor 262 Tahun 2022

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERANAN KOMITE SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMAN 1 RAMBATAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Renata Agustina, NIM 2030103075. Judul skripsi “Peranan Komite Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Rambatan”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2024.Perubahan kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka membuat sekolah harus mempunyai kurikulum operasional sekolah yang mana dalam mengembangkan dan mengelolanya sekolah melibatkan komite sekolah. Pertanyaan penelitian Bagaimana Peranan Komite Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Rambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peranan Komite Sekolah sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol dan mediator dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Rambatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi secara induktif. Instrumen utama penelitian ini adalah adalah peneliti sendiri dan pedoman wawancara dengan instrument pendukungnya adalah memanfaatkan perekan suara, kamera, ATK. Sumber data di dalam penelitian ini berjumlah lima orang yang terdiri dari Ketua Komite, Wakil Kurikulum, Kepala sekolah, Anggota Komite Sekolah dan Guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik serta menggunakan bahan referensi dalam penjaminan keabsahan data.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peranan komite sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka di SMAN 1 Rambatan diwujudkan dalam bentuk memberikan pertimbangan terhadap pengelolaan kurikulum, anggaran yang dimanfaatkan oleh sekolah serta sarana dan prasarana, memberikan dukungan terhadap kurikulum merdeka di sekolah, memantau kondisi tenaga pendidik di sekolah, mengkoordinasi dukungan terhadap anggaran pendidikan di sekolah, mengevaluasi implementasi kurikulum merdeka, mengawasi pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila, menghubungkan sekolah dengan masyrakat serta mensosialisasikan kebijakan sekolah kepada masyarakat dan mengkomunikasikan hasil projek penguatan profil pelajar pancasila di SMAN 1 Rambatan

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Persepsi Guru PAI Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Di MAN 2 Tanah Datar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anisha, NIM 1730101009, judul skripsi: “Persepsi Guru PAI Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Di MAN 2 Tanah Datar”. Program studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah persepsi guru PAI terhadap implementasi kurikulum merdeka di MAN 2 tanah Datar. Sub fokus penelitian (1) Persepsi guru PAI terhadap persiapan pembelajaran kurikulum merdeka di MAN 2 Tanah Datar. (2) Persepsi guru PAI terhadap pelaksanaan kurikulum merdeka di MAN 2 Tanah Datar. (3) Persepsi guru PAI terhadap evaluasi kurikulum merdeka di MAN 2 Tanah Datar. (4) Persepsi guru PAI terhadap hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka di MAN 2 Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Untuk penjamin keabsahan data penulis menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Guru Pendidikan Agama Islam memiliki persepsi yang baik terhadap persiapan pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka di MAN 2 Tanah Datar. (2) Guru Pendidikan Agama Islam memiliki persepsi yang positif dan mengapresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran kurikulum merdeka di MAN 2 Tanah Datar, meskipun masih diperlukan pembenahan dan penyempurnaan di berbagai aspek. (3) Guru Pendidikan Agama Islam memiliki persepsi yang baik terhadap evaluasi kurikulum merdeka di MAN 2 Tanah Datar, meskipun masih adanya beberapa kendalan yang ditemui. (4) Guru Pendidikan Agama Islam memiliki persepsi yang sama terhadap beberapa kendala yang dialami dalam implementasi kurikulum merdeka di MAN 2 Tanah Datar.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail