Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

335 hasil
Subjek: Modul
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN E-MODUL TEOREMA BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN FLIPBOOK MAKER PADA SISWA KELAS VIII MTS MUHAMMADIYAH BATUSANGKAR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Elsa Ramyani, NIM: 1630105014, Judul Skripsi “PENGEMBANGAN E-MODUL TEOREMA PYTHAGORAS BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN FLIPBOOK MAKER PADA SISWA KELAS VIII MTS MUHAMMADIYAH BATUSANGKAR”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan pada penelitian ini adalah sumber belajar yang ada di sekolah hanya sumber belajar cetak dan tidak ada sumber penunjang. Sumber cetak yang digunakan terlalu monoton dan biasa sehingga siswa kesulitan dalam memahami materi serta membuat siswa bosan dan jenuh dalam belajar. Sumber belajar yang ada masih dominan menggunakan buku paket dan jarang menggunakan sumber belajar penunjang lainnya, seperti LKS, Modul dan lain-lainnya. Pembelajaran yang di lakukanpun masih konvensional dan mengandalkan guru serta hanya menerima apa yang disampaikan oleh guru. Ini akan menyebabkan menurunnya hasil belajar. Dan untuk mengatasi permasalahan yang ada di sekolah dan agar siswa tidak jenuh serta menarik minat siswa dalam belajar maka peneliti mengembangan modul elektronik berbasis android. Berbasis android ini bisa membantu siswa dalam belajar mandiri dengan berbantuan video (dalam bentuk link). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul elektronik teorema Pythagoras berbasis android yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau Research and Development. Pengembangan ini terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap pendefenisian (define), dalam tahapan ini dilakukan wawancara dengan guru, analisis silabus, analisis karakter peserta didik, dan analisis sumber belajar (2) tahap perancangan (design), tahapan ini adalah hasil dari tahap define digunakan untuk mendisain e-modul berbasis android dan hasil dari tahapan design dilanjutkan dengan (3) tahap pengembangan (develop). Instrument yang peneliti gunakan adalah lembar validasi dan praktikalitas. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan persentase uji validitas dan uji kepraktisan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa e-modul teorema Pythagoras berbasis android yang dirancang telah valid dan praktis. Hasil uji validitas e-modul teorema Pythagoras berbasis android adalah 70,61% dengan kategori valid. Hasil uji praktikalitas e-modul teorema Pythagoras berbasis android adalah 77.81% dengan kategori praktis. Kata kunci: E-Modul, Berbasis Android

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNIK SCAFFOLDING PADA MATERI HIMPUNAN KELAS VII SMP NEGERI 1 BATUSANGKAR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DELTA FEBRIANY NUR FADILAH 1630105010. “PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNIK SCAFFOLDING PADA MATERI HIMPUNAN KELAS VII SMP NEGERI 1 BATUSANGKAR”. Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2021. Penelitian ini bertolak dari permasalahan, yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik dikarenakan peran aktif dan motivasi peserta didik dalam belajar kurang. Penyebabnya bersumber dari buku yang digunakan sekolah adalah buku paket yang belum maksimal dalam membuat peserta didik tertarik dan senang mempelajari matematika. Buku sumber yang digunakan belum sesuai dengan karakteristik peserta didik. Tingkat kesukaran soal pada sumber terlalu tinggi. Sehingga peserta didik agak sulit dalam memahami kebutuhan pengetahuannya dan juga dalam mencari tugas ketika diberikan guru. Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut dengan adanya suatu inovasi dalam pembelajaran matematika, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik seperti penggunaan modul pembelajaran berbasis teknik scaffolding. Dengan diberikannya modul kepada peserta didik akan membuat pembelajaran yang dilakukan peserta didik lebih menyenangkan dan tidak membosankan, peserta didik memahami pesan yang disampaikan dan akan berusaha belajar dengan menggunakan modul baik ada guru ataupun tidak ada guru. Adapun tujuan penelitian untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis teknik scaffolding dalam pembelajaran matematika yang valid dan praktis. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang terdiri dari 3 tahap yaitu : tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan) dan tahap develop (pengembangan). Instrument penelitian pengembangan ini menggunakan lembar validasi dan angket. Modul divalidasi oleh 3 orang validator yaitu 2 orang dosen matematika dan 1 orang guru bidang studi matematika. Pada proses praktikalitas modul matematika diuji cobakan pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Batusangkar, untuk melihat praktikalitas dengan uji keterbacaan modul yang dikembangkan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran berbasis teknik scaffolding yang dirancang sudah valid dengan hasil validitas yang diperoleh adalah 86.13% dengan kriteria sangat valid. Kemudian modul pembelajaran berbasis teknik scaffolding telah praktis digunakan setelah diuji coba kepraktisannya pada siswa kelas VII.8 SMP Negeri 1 Batusangkar dengan hasil praktikalitas 81.112% dengan kriteria sangat praktis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA MTsN 8 TANAH DATAR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rohatul Hayani, NIM: 15300500064, Judul Skripsi “ Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Meaningful Instructional Design (MID) Untuk Meningkat Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa MTsN 8 Tanah Datar ”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa belum teroptimalkan melalui proses pembelajaran yang sudah dilakukan. Hal ini disebabkan karena penggunaan sumber belajar yang belum mampu untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Terutama dalam pembelajaran daring, sumber belajar memiliki peranan penting sebagai wadah pengganti guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Karena pada pembelajaran daring menuntut siswa untuk belajar mandiri. Dari permasalahan yang ada tersebut peneliti memberikan solusi dengan membuat kan Modul berbasis meaningful instructional design untuk membantu siswa memahami konsep, karena dalam meaningful instructional design ini memuat langkah langkah membuat yang menjadikan siswa mudah untuk belajar memahami konsep Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. penelitian ini hanya mengembangkan 3-D, karena keterbatasan waktu dan biaya serta penelitian dilakukan di tengah pandemi Covid 19, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (development). Sampel dari penelitian ini adalah kelas VII di MTsN 8 Tanah Datar. Instrument penelitian ini terdiri dari: lembar validasi Modul Berbasis meaningful instructional design, Lembar Angket Respon siswa. Berdasarkan analisis hasil penelitian dihasilkan bahwa Modul Berbasis meaningful instructional design pada siswa kelas VII MTsN 8 Tanah Datar telah valid dan praktis. Hasil Validitas Modul adalah 83% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas Modul yang diperoleh dari hasil angket respon siswa yaitu 77,90% dengan kategori praktis. Keyword : Modul Berbasis meaningful instructional design, Validasi, Praktikalitas

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Validitas Modul Berbasis Problem Based Learning di SMP Negeri 1 Pariangan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FITRI YENI, NIM: 1630105018. Judul Skripsi “VALIDITAS MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DI SMP NEGERI 1 PARIANGAN”.Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2021. Penelitian ini bertolak dari permasalahan masih kurangnya bahan ajar yang digunakan siswa di sekolah. Metode pembelajaran yang digunakan juga masih bersifat teacher center walaupun sekolah tersebut sudah menggunakan kurikulum 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk memvalidasi modul berbasis Problem Based Learning yang valid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pariangan. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, yang divalidasi oleh 3 orang validator. Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE. Rancangan penelitian ini terdiri dari 5 tahan yaitu, tahap analysis merupakan suatu proses yang akan mendefenisikan apa yang akan dipelajari oleh siswa. Tahap designbertujuan untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam pengembangan modul. Tahap development bertujuan untuk mengembangkan modul guna mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Setelah itu, hasil pengembangan yang telah dibuat diterapkan di sekolah yang disebut tahap implementation. Terakhir tahap evaluation bertujuan untuk melihat apakah modul yang dikembangkan sesuai dengan harapan awal atau tidak. Hasil validasi modul dinilai berdasarkan 4 aspek yaitu: aspek kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan bahasa dan kelayakan kegrafikan. Berdasarkan hasil validasi di dapat rata-rata dari kelayakan isi adalah 75,8%, kelayakan penyajian 76,4%, kelayakan bahasa 75% dan kelayakan kegrafikan 71,2%. Dan rata-rata hasil validasi modul keseluruhan adalah 79% dengan kriteria valid.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA MATERI HIMPUNAN DI SMP N 1 TANJUNG EMAS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Afnida Yanti, NIM: 1630105001, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Matematika Berbasis Creative Problem Solving (CPS) pada Materi Himpunan di SMP N 1 Tanjung Emas”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bahwa hasil belajar siawa belum maksimal atau masih rendah, yaitu belum mencapai ketuntasan belajar,hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh siswa dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan. Faktor penyebabnya yaitu kurangnya sumber belajar dalam pembelajaran, dan ditambah lagi dengan kondisi pada saat sekarang ini yaitu adanya wabah covid-19 yang menyebabkan proses pembelajaran tidak dapat secara langsung dan diganti dengan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) atau secara online. Dalam pembelajarang daring ini guru melakukan proses pembelajaran dengan cara mengirim vidio atau foto tentang materi yang sedang berlangsung melalui grup whatssap, dan setelah itu guru langsung memberikan soal-soal latihan kepada siswa tersebut. Dengan permasalahan tersebut peneliti disini mengembangkan sebuah modul untuk membantu proses pembelajaran, dengan adanya modul bisa membantu guru dalam proses pembelajaran. Adapun Tujuan penelitian ini secara umum adalah menghasilkan produk berupa modul himpunan berbasis Creative Problem Solving yang valid dan praktis serta dapat membantu siswa dalam memahami materi himpunan. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan ini terdiri dua tahap yaitu: (1)analisis mukabelakang, tahap ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan melalui wawancara dengan guru, analisis dan silabus, sumber belajar, karakteristik siswa,dan mereview literatur tentang modul, (2) tahap prototipe, hasil dari analisis mukabelakang digunakan untuk merancang prototipe modul. Adapun teknik pengumpulan data adalah validasi dan angket respon siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dan angket. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa modul matematika berbasis Creative Problem Solving valid dan praktis. Berdasarkan penilaian validator, modul pembelajaran matematika berbasis Creative Problem Solving dikategorikan valid, dengan rata-rata kevalidannya 76,14%. Berdasarkan penilaian siswa modul pembelajaran matematika berbasis Creative Problem Solving dikategorikan sangat praktis dengan memproleh rata-rata nila 80.9%. Modul pembelajaran matematika berbasis Creative Problem Solving yang peneliti kembangkan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS ANDROID PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) KELAS VIII SMP N 1 TANJUNG EMAS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Maryuni, NIM: 1630105029, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Matematika Berbasis AndroidPada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Kelas VIII Siswa SMP N 1 Tanjung Emas”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2021. Permasalahan dalam penelitian ini adalah permasalahan yang ditemukan di SMP N 1 Tanjung Emas, yaitu minimnya sumber belajar yangdigunakan dalam proses pembelajaran. Kondisi pada saat sekarang ini yaitu adanya wabah covid-19 yang menyebabkan proses pembelajaran tidak dapat secara langsung dan diganti dengan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) atau secara online.Dalam proses pembelajaran daring yang terjadi pada saat ini, guru hanya memberikan materi pembelajaran yang sedang berlangsung dan dikirim ke grup WhatsApp, dan setelah itu guru langsung memberikan latihan kepada siswa. Kemudian guru juga menjelaskan bahwa sumber belajar yang ada di sekolah tersebut masih belum mampu mengayomi bagaimana karakteristik siswa yang sesungguhnya, akibatnya belum menjangkau pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan oleh guru tersebut. Dengan permasalahan tersebut peneliti disini mengembangkan sebuah moduluntuk membantu proses pembelajaran, dengan adanya modul bisa membantu guru dalam proses pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah modul berbasis androidpada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) untuk siswa SMP/MTs yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define (pendefenisian), dalam tahap ini dilakukan wawancara dengan guru dan peserta didik, analisis silabus, analisis sumber belajar, mereview literatur tentang modul, (2) tahap design (perancangan), hasil dari tahap define digunakan untuk merancang design modul matematika berbasis android. Hasil dari tahap design dilanjutkan dengan (3) tahap develop (pengembangan). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi dan lembar praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa modul matematika berbasis android valid dan praktis. Berdasarkan penilaian validator, modul pembelajaran matematika berbasis android dikategorikanvalid, dengan rata-rata kevalidannya 72,77%. Berdasarkan penilaian siswa modul pembelajaran matematika berbasis androiddikategorikan sangat praktis dengan memproleh rata-rata nila 80.8%. Modul pembelajaran matematika berbasis androidyang peneliti kembangkan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan E-Modul Praktikum Berbasis Adobe Flash CS6 Pada Pembelajaran Fisika SMA Kelas X Semester II

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RESTYANA SYOFYAN, NIM. 1630107029, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN E-MODUL PRAKTIKUM BERBASIS ADOBE FLASH CS6 PADA PEMBELAJARAN FISIKA SMA KELAS X SEMESTER II”. Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Pembelajaran fisika tidak lepas dari kegiatan ilmiah yaitu praktikum. Salah satu hambatan pelaksanaan praktikum di sekolah dapat disebabkan karena tidak adanya peralatan praktikum, tidak adanya modul penuntun praktikum, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran terkait praktikum. Hal ini menyebabkan kurangnya pemahaman peserta didik terhadap konsep yang dipelajari. Akibatnya mendorong peneliti untuk mengembangkan modul praktikum elektronik berbasis aplikasi Adobe Flash CS6 pada materi Fisika SMA kelas X semester II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari e-modul praktikum yang telah dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D ( define, design, develop and disseminate). Pada penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap develop yang terbatas sampai pada praktikalitas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi e-modul praktikum, validasi angket respon praktikalitas pendidik/guru dan peserta didik serta lembar angket respon praktikalitas pendidik/guru dan peserta didik. E-modul praktikum divalidasi oleh 3 orang validator yaitu 2 orang dosen dan 1 orang guru bidang studi fisika. Sedangkan pada proses praktikalitas e-modul praktikum di uji cobakan secara terbatas pada 26 orang peserta didik kelas XI MIPA I dan 1 orang guru fisika SMA N 2 Payakumbuh. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif. Hasil dari analisis menggambarkan kualitas produk yang peneliti kembangkan. Berdasarkan hasil penelitian e-modul praktikum fisika berbasis adobe flash cs6 dapat dikemukakan sebagai berikut : (1) Hasil validasi e-modul praktikum fisika pada kategori sangat valid dengan persentase 85,18%. (2) Hasil angket respon pendidik/guru terhadap praktikalitas e-modul praktikum fisika pada kategori sangat praktis dengan persentase 83,00%. (3) Hasil uji coba terbatas di uji cobakan pada 26 orang peserta didik kelas XI MIPA I SMA 2 Payakumbuh dengan hasil angket respon praktikalitas pada kategori sangat praktis dengan persentase 88,53%. ABSTRAK RESTYANA SYOFYAN, NIM. 1630107029, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN E-MODUL PRAKTIKUM BERBASIS ADOBE FLASH CS6 PADA PEMBELAJARAN FISIKA SMA KELAS X SEMESTER II”. Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Pembelajaran fisika tidak lepas dari kegiatan ilmiah yaitu praktikum. Salah satu hambatan pelaksanaan praktikum di sekolah dapat disebabkan karena tidak adanya peralatan praktikum, tidak adanya modul penuntun praktikum, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran terkait praktikum. Hal ini menyebabkan kurangnya pemahaman peserta didik terhadap konsep yang dipelajari. Akibatnya mendorong peneliti untuk mengembangkan modul praktikum elektronik berbasis aplikasi Adobe Flash CS6 pada materi Fisika SMA kelas X semester II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari e-modul praktikum yang telah dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D ( define, design, develop and disseminate). Pada penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap develop yang terbatas sampai pada praktikalitas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi e-modul praktikum, validasi angket respon praktikalitas pendidik/guru dan peserta didik serta lembar angket respon praktikalitas pendidik/guru dan peserta didik. E-modul praktikum divalidasi oleh 3 orang validator yaitu 2 orang dosen dan 1 orang guru bidang studi fisika. Sedangkan pada proses praktikalitas e-modul praktikum di uji cobakan secara terbatas pada 26 orang peserta didik kelas XI MIPA I dan 1 orang guru fisika SMA N 2 Payakumbuh. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif. Hasil dari analisis menggambarkan kualitas produk yang peneliti kembangkan. Berdasarkan hasil penelitian e-modul praktikum fisika berbasis adobe flash cs6 dapat dikemukakan sebagai berikut : (1) Hasil validasi e-modul praktikum fisika pada kategori sangat valid dengan persentase 85,18%. (2) Hasil angket respon pendidik/guru terhadap praktikalitas e-modul praktikum fisika pada kategori sangat praktis dengan persentase 83,00%. (3) Hasil uji coba terbatas di uji cobakan pada 26 orang peserta didik kelas XI MIPA I SMA 2 Payakumbuh dengan hasil angket respon praktikalitas pada kategori sangat praktis dengan persentase 88,53%. Kata kunci: pengembangan, e-modul, praktikum, adobe flash cs6

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Electronic Biologi Berbasis Saince Technology, Engineering, Art and Mathematic (STEAM) pada Materi Sistem Sirkulasi Kelas XI SMA/MA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NICKY HIDAYATI, NIM 1630106033. Judul Skripsi:” Pengembangan Modul Elektronik Biologi Berbasis Science, Technology, Engineering, Art, And Mathematic (STEAM) Pada Materi Biologi Kelas XI SMA/MA”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Dalam pembelajaran, berbagai masalah yang sering ditemukan yaitu siswa kurang mampu untuk memahami pembelajan. Berdasarkan latar belakang dapat di simpulkan bahawa, siswa pada kelas XI SMAN 1 Rambatan kurang mampu memahami pembelajaran. Hal ini dapat diliahat pada media pembelajarn yang kurang bervariasi, karena media pembelajaran hanya menggunakan media papan tulis dan media pembelajaran powerpoint serta kurangnya variasi media pembelajaran yang berbasis tekanologi. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran berupa modul elektronik biologi berbasis Science, Technology, Engineering, Art, And Mathematic (STEAM) yang valid. Penelitian ini merupakan penelitian pengambangan menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan menggunakan model 4-D memiliki empat tahap yaitu, tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Namun pada model ini peneliti melakukan penelitian sampai tahap pengambangan (develop). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar uji validitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Suatu media pembelajaran dikatakan apabila memperoleh hasil 81%-100%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dihasilkan produk berupa modul elektronik berbasis Science, Technology, Engineering, Art, And Mathematic (STEAM). dari hasil validasi oleh validator diperoleh nilai rata-rata 95,6% dikategorikan sangat valid.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMPN 3 BATUSANGKAR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Astri, NIM : 15300500007, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Berbasis Problem Posing Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMPN 3 Batusangkar”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Permasalahan dalam penelitian ini adalah sumber belajar yang digunakan terbatas dan tidak menunjang proses belajar menggajar antara guru dan siswa sehingga tidak teciptanya umpan timbal balik antar guru dan siswa yang berkaitan dengan materi yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran di SMPN 3 Batusangkar. Adapun upaya untuk mengatasi hal yakni dengan menyediakan sumber belajar pendamping dalam pembelajaran matematika sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Salah satu sumber belajar yang dapat digunakan oleh siswa adalah modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Modul memiliki beberapa kelebihan diantarannya; adanya umpan balik, penguasaan tuntas, tujuan belajar jelas, menimbulkan motivasi belajar, fleksibelitas belajar serta memungkinkan kerjasama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa pada materi garis dan sudut yang valid dan praktis untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu(1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam tahap ini dilakukan wawancara dengan guru, analisis sumber, analisis kebutuhan siswa,analisis silabus dan RPP, serta meriview literatur tentang modul,(2) tahap design, hasil dari tahap define digunakan untuk merancang design modul matematika berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika. Hasil dari tahap design yang dirancang dilanjutkan dengan (3) tahap develop, tahap ini adalah lanjutan dari tahap design untuk melihat validitas, praktikalitas dari modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa yang dirancang telah valid dan praktis. Hasil validitas modul yang diperoleh adalah 78,16 % kategori valid. Sementara hasil praktikalitas modul yang diperoleh dari hasil angket respon siswa yaitu 80,24 % kategori praktis. Keyword: Modul berbasis problem posing, aktivitas siswa, dan hasil belajar matematika

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS SCAFFOLDING DENGAN MODULAR OBJECT ORIENTED DYNAMIC LEARNING ENVIRONMENT (MOODLE) PADA MATERI MOMENTUM IMPULS DAN GETARAN HARMONIS KELAS X SMA/MA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Monika Nesti Arvinda, NIM :1630107018, Judul Skripsi “Pengembangan E-Modul Berbasis Scaffolding dengan Modular Object Oriented Dynamic Learning Environment (MOODLE) pada Materi Momentum Impuls dan Getaran Harmonis Kelas X SMA/MA”, Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya minat belajar siswa terhadap materi fisika dan juga bahan yang kuarang bervariasi sehingga pada saat pembelajaran berlangsung peserta didik merasa bosan dan mereka kurang memperhatikan guru. Disamping itu, mereka sulit memahami materi fisika terutama pada materi momentum impuls dan getaran harmonis. Bahan ajar yang tersedia juga kurang membantu siswa untuk belajar secara mandiri dikarenakan guru hanya bersumber kepada buku paket tanpa ada bahan penunjang lainnya seperti modul. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti melakukan penelitian E-modul berbasis scaffolding dengan moodle pada materi momentum impuls dan getaran harmonis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, dan desseminate). Namun pada penelitian ini hanya dilakukan 3 tahap saja yaitu pendefinisian (define), design dan develop. Pada tahap define didapatkan gambaran umum sekolah, seperti proses pembelajaran, kendala yang dihadapi di dalam kelas dan karakteristik peserta didik. Pada tahap design, hasil dari tahap define digunakan untuk merancang bahan ajar berupa E-modul berbasis scaffolding dengan moodle dalam pembelajaran fisika. Adapun tahapnya yakni pemilihan media, pemilihan format, rancangan awal E-modul berbasisis scaffolding, pemograman dan finishing. Pada tahap ketiga yaitu develop, untuk melihat validitas dan praktikalitas dari bahan ajar E-modul berbasis scaffolding dengan moodle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas bahan ajar E-modul berbasis scaffolding dengan moodle pada materi momentum impuls dan getaran harmonis yang diperoleh adalah 93,91% dengan ketegori sangat valid. Hasil praktikalitas bahan E-modul berbasis scaffolding dengan moodle yang diperoleh dari hasil angket respon siswa 85,21% dengan kategori sangat praktis. Hasil angket guru terhadap praktikalitas E-modul berbasis scaffolding dengan moodle diperoleh hasil 96,42% dengan kategori sangat praktis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan E-Modul Berbasis Pendekatan Saintifik dengan Analisis Tracker pada Materi Fluida Dinamis Kelas XI SMA/MA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NURKASIANI, NIM. 1630107026, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN ANALISIS TRACKER”. Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Penelitian ini bertolak dari Kurikulum 2013 yang lebih menitik beratkan tentang penggunaan media pembelajaran dengan pemanfaatan IT disemua bidang studi. Media pembelajaran dengan pemanfaatan IT seperti E-modul ini diharapkan mampu meningkatkan minat dan motivasi peserta didik dalam pembelajaran, karena dirancang lebih menarik dalam menjabarkan materi sehingga mudah dipahami. Berdasarkan masalah di atas maka dikembangkan e-modul fisika berbasis pendekatan saintifik dengan analisis tracker yang valid dan praktis. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan 4D, dimana pada penelitian ini hanya terlaksana 3 tahapan saja yaitu define, desing dan develop. Tahap define dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum di sekolah, seperti analisa kurikulum, merumuskan tujuan pembelajaran, menganalisis karakteristik peserta didik, hingga menganalisis materi pembelajaran. Tahap design, diawali dari pembuatan garis besar program media (GBPM), Pembuatan flowchart (bagan alur), Penyusunan desain produk secara keseluruhan (story board), Pengumpulan objek rancangan berupa teks materi, soal dan jawaban sesuai dengan rancangan produk, gambar, efek suara, musik dan vidio. Setelah semua bahan terkumpul, dilakukan editing, dan terakhir finishing akhir dari kegiatan finishing adalah packageeing, yaitu program dikemas dalam bentuk html. Setelah selesai dilakukan pembuatan RPP sesuai dengan produk yang dihasilkan. Tahap develop, untuk melihat validitas, praktikalitas media pembelajaran berbasis saintifik dengan analisis tracker. Instrumen yang digunakan dalam tahap develop ini (validasi dan praktikalitas) adalah pertama, lembaran validasi e-Modul, validasi angket respon guru dan peserta didik. Kedua lembaran angket respon guru dan peserta didik untuk mengetahui kepraktisan dari E-modul yang dikembangkan. E-modul divalidasi oleh 3 orang validator yaitu 2 orang dosen fisika dan 1 orang guru bidang studi fisika. Pada proses praktikalitas e-modul fisika di uji cobakan pada 18 orang siswa kelas XI dan 1 orang guru fisika PP Muallimin Muhammadiyah Sawah Dangka. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan disimpulkan bahwa: hasil validasi terhadap e-modul valid dengan persentase sebesar 84.72%. Hasil uji coba praktikalitas e-modul menunjukkan kriteria sangat praktis dengan persentase 94.70% hasil angket respon peserta didik dan 90.62% hasil angket respon pendidik. Hal ini berarti bahwa pengembangan E-Modul Berbasis Pendekatan Saintifik Dengan Analisis Tracker pada materi Fluida Dinamis Kelas XI SMA/MA telah valid dan sangat praktis

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E BERBASIS ANDROID PADA MATERI USAHA DAN ENERGI KELAS X SMA/MA/SMK

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ERINDRA VERLINGGA, NIM. 1630107009. Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E BERBASIS ANDROID PADA MATERI USAHA DAN ENERGI KELAS X SMA/MA/SMK”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya minat peserta didik dalam mengikuti pelajaran. Hal ini dikarenakan kurangnya sumber belajar yang dapat memotivasi peserta didik serta sulitnya dalam memahami fenomena fisika secara nyata. Untuk itu diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat membuat peserta didik aktif dalam pembelajaran. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi terkini yang akrab gengan dunia mereka seperti Android. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari modul interaktif yang dikembangkan menggunakan model Learning Cycle 7E berbasis android pada materi Usaha dan Energi kelas X SMA/MA/SMK. Penelitian ini menggunakan model pengembangan menurut Thiagarajan, dkk yang terdiri dari 4 tahapan yaitu Pendefinisian (Define), Perancangan (Design), Pengembangan (Develop), penyebaran (Disseminate). Pada pengembangan modul interaktif ini hanya menggunakan tiga tahapan pengembangan saja yaitu pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Pengembangan modul interaktif menggunakan model Learning Cycle 7E berbasis Android pada materi Usaha dan Energi kelas X SMA/MA/SMK. Modul ini diujicobakan secara terbatas di kelas X MIPA 4 SMA 2 Solok untuk mendapatkan respon kepraktisan dari modul yang dikembangkan. Hasil penelitian validasi pengembangan modul yang diberikan oleh 2 orang dosen dan 1 orang guru fisika menunjukan nilai sebesar 85,6 % dengan kriteria sangat valid, kemudian dilakukan penelitian kepada peserta didik kelas X MIPA 4 di SMA 2 Solok untuk mengetahui kepraktisan modul tersebut. Nilai praktikalitas yang diperoleh adalah sebesar 91% yang menunjukan arti bahwa modul interaktif tersebut sangat praktis digunakan oleh peserta didik. Nilai praktikalitas guru memiliki nilai sebesar 97,7 % yang menunjukkan arti bahwa modul ini sangat praktis digunakan oleh guru saat pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Berbasis Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assited Individualization (TAI) Untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Siswa Pada Materi Sistem Sirkulasi Di SMA N 1 Lintau Buo Utara

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RANI SYAFITRI 15300600056, “PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSITED INDUVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINGKING SKILLS (HOTS) SISWA PADA MATERI SISTEM SIRKULASI DI SMAN 1 LINTAU BUO UTARA”. Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2019 Permasalahan yang ditemui di SMAN 1 Lintau Buo Utara adalah guru tersebut membuat bahan ajar berupa modul, namun didalam modul tersebut siswa tidak pernah dilatih untuk mengerjakan soal-soal HOTS. Soal-soal latihan yang ada dalam modul tersebut belum bisa meningkatkan kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa karena tingkatan soal yang ada dalam modul tersebut hanya mencapai tingkatan C3. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan modul berbasis team assited individualization (TAI) untuk meningkatkan higher order thinking skills (HOTS) siswa pada materi sistem sirkulasi kelas XI SMA yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate). Tetapi rancangan penelitian pengembangan pada penelitian ini hanya terdiri dari 3 tahap yaitu : (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan. (2) tahap design, dilakukan untuk menyiapkan modul berbasis team assited individualization (TAI), dan (3) tahap develop, hasil dari modul yang dirancang dilanjutkan pada uji validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Modul berbasis team assited individualization sudah memenuhi kriteria valid dengan hasil validasi yang diperoleh 83%, (2) Modul team assited individualization sudah memenuhi kriteria praktis yang telah diuji cobakan kepada 30 orang siswa kelas XI IPA 3 dengan hasil angket respon siswa 82% dan angket respon guru 79%, (3) Modul team assited individualization sudah memenuhi kriteria efektif dengan perolehan nilai N-gain sebesar 0,76%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Berbasis SETS (Science, Environment, Technology and Society) Terintegrasi Al-Quran pada Materi Virus di SMAN 1 Pariangan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nindya Mareta Nim. 15 300 600 040, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Berbasis SETS (Science, Environment, Technology and Society) Terintegrasi Al-Quran pada Materi Virus di SMAN 1 Pariangan”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan Jurusan Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Masalah yang ditemui di SMAN 1 Pariangan adalah SMAN 1 Pariangan sudah menggunakan kurikulum 2013 dan visi misi yang berkaitan dengan Al- Quran tapi belum terlaksana dengan semestinya. dalam proses pembelajaran peserta didik hanya memiliki satu buku pegangan tanpa adanya tambahan bahan ajar, hal ini menyebabkan pembelajaran Biologi menjadi sulit dipahami dan membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh suatu produk berupa modul berbasis SETS terintegrasi Al-Quran pada materi virus di SMAN 1 Pariangan untuk kelas X yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Prosedur yang digunakan adalah model 4-D yaitu define, design, develop dan disseminate. Penelitian ini tidak melakukan tahap disseminate. Teknik penggumpulan data dilakukan memalui lembar observasi, lembar angket, dan lembar wawancara. Untuk instrumen penelitian digunakan lembar angket validasi, pedoman wawancara. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa modul berbasis SETS terintegrasi Al-Quran didapatkan hasil validitas 84% untuk modul, 89% untuk RPP, 78% untuk angket respon peserta didik, 78% untuk angket respon pendidik, dan 75% untuk angket lembar wawancara. Hasil praktikalitas yang diperoleh hasil respon pendidik sebesar 75%, hasil respon peserta didik sebesar 78%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis POE (Predict Observe Explain) Pada Materi Hukum Newton Di Kelas X IPA/ MIPA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DAHNIRA KHAIRAT 15 300 700 003. “Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis POE (Predic Observe Explain) Pada Materi Hukum Newton di Kelas X IPA/MIPA” Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2019. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran fisika berbasis POE (Predict Obseve Explain) pada materi Hukum Newton. selain itu juga untuk melihat respon peserta didik dan peserta didik terhadap modul pembelajran fisika berbasis POE pada materi Hukum Newton. Metode penelitian ini menggunakan research & development (R&D) dengan model pengembangan 4-D (define, design, develop, and development). Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap develop terbatas sampai pada praktikalitas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi modul pembelajaran fisika berbasis POE pada materi hukum newton,validasi angket praktikalitas guru dan peserta didik dan lembar angket respon praktikalitas guru dan peserta didik. Teknis analisa data dilakukan secara kuantitatif. Hasil dari analisis menggambarkan kualitas produk yang telah peneliti kembangkan. Hasil validitas produk oleh pakar fisika menunjukkan bahwa: (1) Modul pembelajaran fisika berbasis POE dengan validasi 83,82%, (2) Modul pembelajaran fisika berbasis POE sudah memenuhi kriteria praktis yang telah diuji cobakan kepada 27 orang siswa kelas X MIPA 2 SMA N 5 Pariaman dan kepada satu orang guru fisika SMA N 5 Pariaman dengan nilai praktikalitas secara berturut-turut adalah 82,58% dan 83,33%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Terintegrasi Al-Qur'an Dengan Model CTL Pada Materi Alat Optik Kelas XI SMA/MA/SMK

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Chintia Septri Ningsih, NIM. 16 30 107 006, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA TERINTEGRASI AL-QUR’AN DENGAN MODEL CTL PADA MATERI ALAT OPTIK KELAS XI SMA/MA/SMK”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Salah satu yang menjadi faktor keberhasilan dalam pembelajaran dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional adalah tercukupinya bahan pendukung pembelajaran yaitu berupa bahan ajar. Berdasarkan hasil wawancara dari kegiatan observasi yang dilakukan di SMAN 2 Batusangkar diperoleh informasi bahwa bahan ajar yang digunakan guru berupa buku paket dan LKS yang hanya terfokus pada materi pembelajaran dan rumus saja. Kedua bahan ajar tersebut cenderung monoton untuk dijadikan sumber belajar. Di samping itu proses pembelajaran yang dilaksanakan masih berpusat pada guru sehingga menyebabkan peserta didik tidak terbiasa menemukan konsep sendiri dalam memahami materi. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini hadir dalam bentuk pengembangan modul pembelajaran sebagai bagian dari bahan ajar agar peserta didik lebih tertarik mengikuti proses pembelajaran. Ditambah lagi hal ini dilakukan dalam upaya menyahuti peraturan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tentang pendidikan karakter sehingga dituntut bahan ajar yang digunakan oleh guru-guru di sekolah sudah terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul pembelajaran fisika terintegrasi Al-Qur’an dengan model CTL yang valid dan praktis sehingga dapat membantu peserta didik dalam memahami materi pembelajaran sekaligus keterkaitannya dengan nilai-nilai Al-Qur’an khususnya pada materi alat optik. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model penelitian 4-D yang meliputi empat tahap yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Akan tetapi pada penelitian ini tidak dilakukan tahap penyebaran karena keterbatasan waktu dan biaya. Modul ini selain terintegrasi sepenuhnya dengan Al-Qur’an juga dilengkapi dengan tujuh komponen CTL. Berdasarkan hasil pengolahan data hasil validasi modul pembelajaran fisika terintegrasi Al-Qur’an dengan model CTL pada materi alat optik sudah memenuhi kriteria sangat valid dengan persentase 97,5% sedangkan persentase pada tahap praktikalitas hasil angket respon guru dan siswa berturut-turut 96,87% dan 93,1% dengan kriteria sangat praktis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPA BERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL MATA AIR PANAS PARIANGAN DENGAN MODEL GUIDED INQUIRY PADA MATERI SUHU DAN KALOR UNTUK KELAS VII SMP N 1 BATIPUH

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NILAM PERDANA SARI NIM. 12107026, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Bertintegrasi Kearifan Lokal Mata Air Panas Pariangan dengan Model Guided Inquiry pada Materi Suhu dan Kalor untuk Kelas VII SMP N 1 Batipuh” Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Instititut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Kurangnya pengintegrasian materi pembelajaran dengan lingkungan alam sekitar merupakan salah satu penyebab peserta didik kesulitan memahami konsep-konsep ilmu pengetahuan alam. Sementara disekitar peserta didik banyak ditemukan gejala-gejala alam yang berhubungan dengan konsep ilmu pengetahuan alam, hal ini dapat dilihat dari hasil analisis pengetahuan peserta didik terkait konsep-konsep IPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul IPA terintegrasi kearifan lokal mata air panas Pariangan dengan model guided inquiry dengan kriteria valid. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah 4-D, terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu : Define (Pendefinisian), Design (Perancanaan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Penelitian yang dilakukan hanya sampai tahap develop, yaitu memvalidasi modul. Prosedur pengembangan dimulai dari tahap define (pendefenisian) dengan melakukan analisis peserta didik, analisis silabus pembelajaran IPA kelas VII SMP semester 1, analisis sumber belajar, analisis potensi lokal daerah dan analisis materi. Tahap design (perancangan) merliputi perancangan modul pembelajaran yang akan dikembangkan. Tahap develop (pengembangan) meliputi uji validitas oleh satu orang tenaga ahli dan satu orang praktisi. Instrument pengumpulan data berupa wawancara dengan guru IPA dan validitas. Hasil penelitian pada tahap pendefenisian yang diperoleh dari analisis peserta didik, analisis silabus pembelajaran IPA kelas VII SMP semester 1, analisis sumber belajar, analisis potensi lokal daerah dan analisis materi digunakan sebagai acuan pengembangan modul pembelajaran IPA berintegrasi kearifan lokal. Hasil tahap perancangan diperoleh modul pembelajaran IPA berintegrasi kearifan lokal dengan model guided inquiry. Hasil tahap pengembangan diperoleh modul pembelajaran IPA berintegrasi kearifan lokal dengan model guided inquiry memenuhi kriteria valid dengan persentase 78,66% menurut pakar. Berdasarkan hasil penelitian dapa disimpulkan modul pembelajaran IPA berintegrasi kearifan lokal dengan model guided inquiry dikategorikan valid dengan persentase 78,66% menurut pakar pada materi suhu dan kalor. Kata kunci: Modul pembelajaran IPA, Kearifan Lokal, Mata Air Panas Pariangan, Guided Inquiry, Suhu, Kalor

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Praktikum Embriologi Berbasis Keterampilan Abad 21 Terintegrasi Ayat Alquran Pada Mahasiswa Tadris Biologi Iain Batusangkar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Atikah, NIM. 15300600007, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM EMBRIOLOGI BERBASIS KETERAMPILAN ABAD 21 TERINTEGRASI AYAT ALQURAN PADA MAHASISWA TADRIS BIOLOGI IAIN BATUSANGKAR”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah dalam modul praktikum Embriologi yang ada belum mampu memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan abad 21, khususnya keterampilan problem solving dan critical thinking dan belum terintegrasi ayat Alquran. Tujuan dari adanya penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan suatu produk berupa modul praktikum Embriologi berbasis keterampilan abad 21 terintegrasi ayat alquran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and development). Model penelitian pengembangan yang dilakukan mengacu pada model pengembangan Plomp. Penelitian ini hanya dilakukan dua tahap dari empat tahap yang ada yaitu penelitian pendahuluan (preliminary research) dan tahapan prototipe (prototyping stage) yang terbatas pada kegiatan validasi dari produk hasil pengembangan. Teknik pengumpulan data melalui validasi dengan menggunakan lembar validasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis lembar validasi secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah modul praktikum embriologi berbasis keterampilan abad 21 terintegrasi ayat alquran dinilai valid oleh 3 validator, dengan kategori valid yang memiliki persentase 80,61 %.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) Pada Materi Fluida Statik di Kelas XI IPA SMAN 1 Sungayang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Riri Andespa, NIM. 15 300 700 020, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELLECTUAL (SAVI) PADA MATERI FLUIDA STATIK DI KELAS XI IPA SMAN 1 SUNGAYANG”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Keterbatasan pada modul cetak serta kurangnya ketersediaan media pembelajaran yang berbasis teknologi menyebabkan kurangnya motivasi siswa dalam mempelajari fisika. Untuk itu perlu dikembangkan sebuah Modul Elektronik Berbasis Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Modul Elektronik yang valid dan praktis untuk siswa kelas XI IPA Semester I SMA/MA. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research development), yang terdiri atas tiga tahap yaitu: (1) tahap pendefinisian (define) atau tahap analisis kebutuhan yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran di lapangan. Penelitian diawali dengan wawancara dengan guru fisika kelas XI SMA SMAN 1 Sungayang, menganalisis bahan ajar dan buku teks yang dipakai guru fisika di kelas XI SMAN 1 Sungayang sebagai sumber belajar siswa dan mereview literatur tentang modul. (2) Tahap perancangan (design), modul elektronik mulai dirancang berdasarkan hasil (define). (3) Tahap pengembangan (develop) dilakukan dengan cara pengembangan Modul Elektronik dan validasi dengan cara menyebar instrumen validasi kepada tiga orang validator untuk mencari tahu validitas Modul Elektronik. Aspek pada Modul Elektronik yang divalidasi antara lain: Tujuan pembelajaran, Kesesuaian Format Modul Elektronik, Karakteristik Modul Elektronik, Kesesuaian, Bahasa dan Bentuk Fisik Modul Elektronik. Hasil pengembangan yang telah dilakukan berupa Modul Elektronik Berbasis Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) pada Materi Fluida Statik di Kelas XI IPA SMAN 1 Sungayang. Produk tersebut juga telah divalidasi tiga orang validator dengan kriteria sangat valid (90,74%). Pada tahap praktikalitas dari hasil angket respon guru memperoleh persentase 88,75% dengan kriteria sangat praktis dan dari hasil angket respon peserta didik memperoleh persentase 87,04% dengan kriteri sangat praktis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan E-Modul Fisika Berintegrasi Al-Qur'an Berkearifan Lokal pada Kelas XI Materi Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar di SMA N 1 Rambatan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Muhammad Gifron, NIM :15300700015, Judul Skripsi “Pengembangan E-Modul fisika Berintegrasi Al-Quran Berkearifan Lokal Pada Kelas XI Materi Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar di SMA N 1 Rambatan”, Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2019. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya minat belajar siswa sehingga pada saat pembelajaran berlangsung siswa kurang memperhatikan guru dan konsep fisika sulit untuk dipahami siswa terutama materi dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegar. Bahan ajar yang digunakan siswa juga terbatas, dan kurang membantu siswa untuk belajar secara mandiri. Bahan yang digunakan masih jauh dari harapan Pemerintah Kab, Tanah Datar dimana penyelenggaraan pendidikan berdasarkan adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah, syara; mangato adat mamakai, alam takambang jadi guru. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti melakukan penelitian pengembangan e-modul fisika berintegrasi Al-Quran berkearifan lokal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, dan desseminate). Rancangan pada penelitian ini terdiri dari 3 tahap saja yaitu (1) tahap pendefinisian (define) dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum di sekolah, contohnya gambaran mengenai bagaimana proses pembelajaran, kendala yang dihadapi di dalam kelas dan karakteristik peserta didik. Kegiatan ini dimulai dengan wawancara dengan guru fisika SMA N 1 Rambatan, menganalisis silabus pembelajaran fisika Kelas XI SMA Semester 1, menganalisis media pembelajaran yang dipakai guru fisika di kelas XI SMA N 1 Rambatan sebagai sumber belajar peserta didik dan mereview literatur tentang media pembelajaran yang digunakan di sekolah tersebut, (2) tahap design, hasil dari tahap define digunakan untuk merancang design e-modul fisika berintegrasi Al-Quran berkearifan lokal (3) tahap develop, tahap ini adalah lanjutan dari tahap design untuk melihat validitas, praktikalitas dan efektivitas dari e-modul fisika berintegrasi al-quran berkearifan lokal. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu (1) lembar validasi, ada lima lembar validasi yaitu e-modul, RPP, soal, angket respon siswa (praktikalitas), dan angket respon positif siswa (efektivitas). (2) angket respon siswa, (3) tes. Teknik analisis data penelitian yang digunakan yaitu (1) analisis validitas, (2) analisis praktikalitas,dan (3) analisis efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil validitas e-modul fisika berintegrasi Al-Quran berkearifan lokal yang diperoleh adalah 91,83% dengan ketegori sangat valid, 2) hasil praktikalitas e-modul fisika yang diperoleh dari hasil angket respon siswa yaitu 81 % kategori sangat praktis, dan 3) hasil efektivitas e-modul diperoleh dari respon siswa positif lebih dari 80% dan peningkatan dalam nilai pretest dan posttest dianalisis menggunakan uji N-gain yaitu 0,72 dengan kategori tinggi. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa e-modul fisika berintegrasi Al-Quran berkearifan lokal yang dirancang telah valid, praktis, dan efektif. Keyword: E-Modul fisika, Berintegrasi Al-Quran, Berkearifan Lokal

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail