Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

31 hasil
Subjek: CTL
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Terintegrasi Al-Qur'an Dengan Model CTL Pada Materi Alat Optik Kelas XI SMA/MA/SMK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Chintia Septri Ningsih, NIM. 16 30 107 006, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA TERINTEGRASI AL-QUR’AN DENGAN MODEL CTL PADA MATERI ALAT OPTIK KELAS XI SMA/MA/SMK”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Salah satu yang menjadi faktor keberhasilan dalam pembelajaran dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional adalah tercukupinya bahan pendukung pembelajaran yaitu berupa bahan ajar. Berdasarkan hasil wawancara dari kegiatan observasi yang dilakukan di SMAN 2 Batusangkar diperoleh informasi bahwa bahan ajar yang digunakan guru berupa buku paket dan LKS yang hanya terfokus pada materi pembelajaran dan rumus saja. Kedua bahan ajar tersebut cenderung monoton untuk dijadikan sumber belajar. Di samping itu proses pembelajaran yang dilaksanakan masih berpusat pada guru sehingga menyebabkan peserta didik tidak terbiasa menemukan konsep sendiri dalam memahami materi. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini hadir dalam bentuk pengembangan modul pembelajaran sebagai bagian dari bahan ajar agar peserta didik lebih tertarik mengikuti proses pembelajaran. Ditambah lagi hal ini dilakukan dalam upaya menyahuti peraturan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tentang pendidikan karakter sehingga dituntut bahan ajar yang digunakan oleh guru-guru di sekolah sudah terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul pembelajaran fisika terintegrasi Al-Qur’an dengan model CTL yang valid dan praktis sehingga dapat membantu peserta didik dalam memahami materi pembelajaran sekaligus keterkaitannya dengan nilai-nilai Al-Qur’an khususnya pada materi alat optik. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model penelitian 4-D yang meliputi empat tahap yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Akan tetapi pada penelitian ini tidak dilakukan tahap penyebaran karena keterbatasan waktu dan biaya. Modul ini selain terintegrasi sepenuhnya dengan Al-Qur’an juga dilengkapi dengan tujuh komponen CTL. Berdasarkan hasil pengolahan data hasil validasi modul pembelajaran fisika terintegrasi Al-Qur’an dengan model CTL pada materi alat optik sudah memenuhi kriteria sangat valid dengan persentase 97,5% sedangkan persentase pada tahap praktikalitas hasil angket respon guru dan siswa berturut-turut 96,87% dan 93,1% dengan kriteria sangat praktis.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Melalui Learning Cycle Berbantuan Videoscribe pada Pembelajaran IPA di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Padang Panjang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NURHAYATI,NIM 15300600047, Judul Skripsi “Penerapan Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Melalui Learning Cycle Berbantuan Videoscribe pada Pembelajaran IPA Di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Padang Panjang ”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu hasil belajar peserta didik yang tergolong masih rendah yang dilihat dari hasil ulangan harian yang masih ada dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM), peserta didik dalam diskusi umumnya tidak aktif sama sekali, interaksi hanya 1 arah saja yaitu guru dan peserta didik, serta media yang digunakan guru masih belum bervariasi sehingga peserta didik tampak bosan selama proses pembelajaran, tampak tidak tertarik, tidak senang, dan tidak termotivasi untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas belajar dan hasil belajar IPA dengan menerapkan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) melalui learning cycle berbantuan videoscribe pada pembelajaran IPA di sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 3 Padang Panjang. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis true experimental dengan rancangan penelitian the posttest-only control group design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas belajar peserta didik dan tes bentuk objektif pada ranah kognitif. Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif, kemudian dianalisis untuk merumuskan hipotesis penelitian yang diajukan. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan dengan uji-t didapatkan bahwa nilai t hitung yaitu 4,48> dari 1,67 pada t tabel yaitu, sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil penelitian menunjukan rata-rata penilaian aktivitas belajar peserta didik dengan nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 93,8 dan rata-rata kelas kontrol adalah 82,4. Hasil penilaian rata-rata hasil belajar peserta didik pada penilaian kognitif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 76,93 dan rata-rata kelas kontrol adalah 62,21. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik dengan penerapan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) melalui learning cycle berbantuan videoscribe lebih baik dari pada hasil belajar kognitif peserta didik dengan model pembelajaran konvensional pada materi Sistim Gerak pada Manusia di kelasVIII IPA SMP N 3 Padang Panjang.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

"Pengembangan Modul Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Materi Penyelenggaraan Jenazah di SMK Negeri 1 Batipuh"

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NICHA ANDRI YANI, NIM. 1602032012 Judul "Pengembangan Modul Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Materi Penyelenggaraan Jenazah di SMK Negeri 1 Batipuh" Program Studi Pendidikan Agama Islam program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan keterbatasan sumber belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Dalam proses pembelajaran guru hanya memiliki buku paket Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti tanpa adanya bahan ajar lain berupa modul, handout, LKS dan lainnya. Materi yang tersaji dalam buku tersebut sangat sangat sulit siswa untuk memahaminya, dan guru juga sulit mengembangkan bahan ajar berupa modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Sedangkan tujuan khususnya adalah untuk menghasilkan modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) yang valid dan praktis sehingga dapat digunakan oleh guru dan siswa di sekolah, sebagai pedoman dalam proses pembelajaran. Jenis Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model yang digunakan adalah model 4-D yaitu tahap define, design, develop dan disseminate. Teknik analisis data dengan menggunakan rumus yang dimodifikasi dari Riduwan untuk validitas dan praktikalitas. Data validitas diperoleh melalui lembar validasi modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning. Sedangkan data praktikalitas diperoleh melalui lembar angket respon siswa untuk melihat keterlaksanaan modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah. Hasil penelitian menunjukkan validitas modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah diperoleh rata-rata 86 % dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas dari keterlaksanaan modul modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah diperoleh rata-rata 90 % dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan jabaran di atas dapat disimpulkan modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah yang dikembangkan dapat dinyatakan sangat valid dan sangat praktis sehingga layak untuk digunakan oleh semua guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di sekolah.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN KOMBINASI STRATEGI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI EKOSISTEM KELAS VII SMP N 2 RAMBATAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

WINDA PERMATA SARI, NIM 13 106 088, Judul Skripsi: “Penerapan Kombinasi Strategi Contextual Teaching and Learning dan Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Materi Ekosistem Kelas VII SMPN 2 Rambatan”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Tinggi Agama Islam Negeri Batusangkar 2018. Dalam proses pembelajaran guru belum menggunakan strategi maupun metode pembelajaran yang variatif. Biasanya guru hanya menggunakan metode ceramah pada saat pembelajaran. Metode ceramah membuat siswa menjadi pasif dan bosan saat pembelajaran berlangsung. Hal ini dapat mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa dan mempengaruhi prestasi belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan penerapan kombinasi strategi contextual teaching and learning dengan pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada metode pembelajaran konvensional pada materi ekosistem SMPN 2 Rambatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 2 Rambatan tahun pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.2 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen adalah 82,83 dengan persentase ketuntasan 73,91% dan rata-rata hasil belajar pada kelas kontrol adalah 77,71 dengan persentase ketuntasan 62,5%. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t. Dari perhitungan diperoleh t hitung = 1,94 dan t tabel = 1,64. (thitung > ttabel) maka hipotesis penelitian diterima (Tolak Ho) sehingga hasil belajar siswa dengan menerapkan kombinasi strategi contextual teaching and learning dengan pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada dari hasil belajar IPA yang menggunakan metode pembelajaran konvensional materi ekosistem di SMPN 2 Rambatan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan Model Pembelajaran Jigsaw pada Matapelajaran IPA Kelas VIII MTsM “Disamakan” Sulit Air

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK EVA FAJRI, NIM 13 106 020, Judul Skripsi: “Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan Model Pembelajaran Jigsaw pada Matapelajaran IPA Kelas VIII MTsM “Disamakan” Sulit Air”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2017. Model pembelajaran yang bervariasi dapat membuat siswa tertarik dengan pembelajaran yang dilakukan, dengan tujuan akhir untuk meningkatkan hasil belajar siswa itu sendiri. CTL dan Jigsaw merupakan dua model pembelajaran dari sekian banyak model yang ada. Kedua model tersebut memiliki langkah-langkah pembelajaran yang berbeda, yang memiliki karakteristik tersendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran CTL dan model pembelajaran Jigsaw. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian True eksperimental dengan rancangan penelitian Posttest-only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsM “Disamakan” Sulit Air tahun pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari tiga kelas dengan jumlah siswa 68 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simpel Random Sampling. Sebelum menentukan sampel, nilai UH1 populasi dikumpulkan untuk dilakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata. Setelah dilakukan uji tersebut sampel yang terpilih untuk penelitian ini adalah kelas VIII.2 yang terdiri atas 22 orang siswa sebagai kelas eksperimen CTL dan kelas VIII.3 yang terdiri atas 22 orang siswa sebagai kelas eksperimen Jigsaw. Data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil tes akhir pada kedua kelas sampel, dan tes akhirnya berupa tes essay sebanyak 10 soal. Hasil penelitian menunjukan rata-rata kedua kelas berbeda, kelas eksperimen CTL dengan rata-rata 59,545 dan kelas Jigsaw dengan rata-rata 62,091. Uji hipotesis dilakukan dengan uji t, pada taraf nyata α = 0,05 yaitu thitung > ttabel dimana -0,60332 > -1,68 yang berarti H0 ditolak. Setelah uji hipotesis dilakukan, dilanjutkan dengan uji lanjut menggunakan rumus BNT atau LSD. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji-LSD didapat harga LSD = 8,27 sedangkan selisih rata-rata kedua kelas = 2,546 pada taraf nyata α = 0,05. hasil uji LSD > selisih rata-rata, dari hasil tersebut maka H0 diterima dan dinyatakan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran CTL berbeda dengan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Jigsaw, namun tidak memiliki perbedaan yang nyata atau tidak terdapat perbedaan yang signifikan

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V SDIT Qurrata A'yun Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yuni Ependi, NIM 2230111170. Judul Skripsi: "Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V SDIT Qurrata A'yun Batusangkar." Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada mata pelajaran matematika. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang mampu mengaitkan konsep matematika dengan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL), karena mampu menghubungkan materi pembelajaran dengan konteks nyata sehingga mendorong siswa berpikir kritis dan aktif dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain Pretest-Posttest Kontrol Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar, Untuk menentukan kelas kontrol dan kelas eksperimennya, digunakan teknik simple random sampling, di dapatkan bahwa kelas V quba sebagai kelas eksperimen dan kelas V Muzdalifah sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian secara deskriptif menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) lebih baik dibandingkan dengan kelas control yang mengunakan pebelajaran konvensional. Hal tersebut terlihat dari rata-rata nilai N-Gain kelas eksperimen yang lebih tinggi daripada rata-rata N-Gain kelas control. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis yang signifikan antara kelaseksperimen dan kelas kontrol. Berdasar uji independent sample t-test ,diperoleh nilai signifikansi yang lebih kecil dari taraf 0,05 sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar mengunakan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) lebih baik dibandingkan peningkatan kemapuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Ekosistem Kelas X SMA N 3 Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi aktif peserta didik akibat pembelajaran yang berpusat pada guru serta belum optimalnya pendekatan pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar kognitif dan keterkaitan materi dengan lingkungan. Hal ini dapat terlihat pada rendahnya nilai kognitif peserta didik pada Penilaian Akhir Semester (PAS) 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan LKS pada materi ekosistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif peserta didik meningkat di kelas eksperimen, dimana terjadi peningkatan N-Gain sebesar 31,05% dengan kategori cukup efektif yang artinya dengan menerapkan pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik, sedangkan pada kelas kontrol didapatkan nilai N-Gain 14,01% dengan kategori tidak efektif. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan CTL mampu meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi ekosistem.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Terintegrasi Ayat Al-Qur’an Berbasis Contextual Teaching And Learning (CTL) Materi Sistem Respirasi Manusia Kelas XI SMAN 2 Sungai Tarab

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Intan Kurnia Putri, NIM 2230106023 (2026). Judul skripsi: “Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Terintegrasi Ayat Al-Qur’an Berbasis Contextual Teaching And Learning (CTL) Materi Sitem Respirasi Manusia Kelas XI SMAN 2 Sugai Tarab”. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan ( FTIK), Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pengembangan modul pembelajaran biologi terintegrasi ayat Al-Qur’an berbasis CTL materi sistem respirasi kelas XI SMAN 2 Sungai Tarab. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas modul pembelajaran biologi terintegrasi aayat Al-Qur’an berbasis CTL materi sistem respirasi kelas XI SMAN 2 Sungai Tarab. Jenis penelitian yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah penelitian pengembangan (research & development), mengunakan adalah model pengembangan 4-D yaitu define, design, develop, and disseminate. Pada penelitian ini tahap disseminate tidak dilakukan. Pada tahap define dilakukan analisis awal, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep, dan perumusan tujuan pembelajaran untuk mengidentifikasi kebutuhan modul. Pada tahap design dilakukan perancangan garis besar program modul, flowchart, dan storyboard modul, pengumpulan bahan, hingga proses editing modul. Pada tahap develop dilakukan validasi modul oleh ahli, revisi modul berdasarkan saran validator, serta uji praktikalitas modul kepada guru dan peserta didik. Produk modul pembelajaran biologi divalidasi oleh 3 orang ahli atau validator yang terdiri dari 2 orang dosen dan 1 guru mata pelajaran biologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar praktikalitas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rumus persentase validitas dan praktikalitas, kemudian hasil persentase tersebut dikonversi ke dalam kategori kualitatif berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan untuk menentukan tingkat kevalidan dan kepraktisan modul yang dikembangkan. Pada penelitian yang penulis lakukan dilapangan, hasil yang peneliti dapatkan adalah modul pembelajaran biologi terintegrasi ayat Al-Qur’an berbasis CTL materi sistem respirasi manusia yang dikembangkan dikategori yang sangat valid dengan rata-rata validasi penilaian modul persentase 88%. Dan rata-rata hasil praktikalitas angket respon peserta didik 87% dan rata-rata angket respon guru 93% dikategorikan sangat praktis dan dapat disimpulkan bahwa Modul Pembelajran Biologi yang dikembangankan bersifat valid dan praktis.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan LKPD Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Materi Ekosistem di Kelas X MA Darul Funun El-Abbasiyah Padang Japang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikhlasil Amal, NIM. 1930106020 (2026). Judul skripsi: “Pengembangan LKPD Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Pada Materi Ekosistem Di Kelas X MA Darul Funun El-Abbasiyah Padang Japang” Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya bahan ajar yang mengaitkan konsep ekosistem dengan konteks lingkungan nyata peserta didik, sehingga literasi lingkungan belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan LKPD yang bersifat kontekstual dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan LKPD berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi ekosistem di kelas X MA Darul Funun El-Abbasiyah Padang Japang, sehingga LKPD tersebut valid. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development), yang dibatasi sampai pada tahap validasi ahli. Prosedur pengembangan meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, dan pengembangan produk. Produk yang dihasilkan berupa LKPD berbasis CTL pada materi ekosistem yang disussun berdasarkan tujuh komponen CTL, yaitu konstruktivisme, inquiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik. Validasi dilakukan oleh dosen bidang biologi, ahli media pembelajaran, dan ahli bahasa untuk menilai kelayakan LKPD dari aspek kontruksi, bahasa yang digunakan, kesesuaian isi, karakteristik CTL, literasi lingkungan, keterbacaan & kepraktisan, dan kegrafikan. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD berbasis CTL yang dikembangkan berada pada kategori valid dengan persentase 78%, sehingga layak digunakan secara teoritis sebagai bahan ajar pada materi ekosistem. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis CTL pada materi ekosistem telah memenuhi kriteria kelayakan dan dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar di sekolah.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Berbasis CTL Menggunakan Aplikasi Capcut Pada Materi Bangun Ruang Kelas V DDN 05 Rambatan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rahma Tuvira , NIM 223011129, 2026, Judul skripsi “Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Berbasis CTL Menggunakan APlikasi Capcut Pada Materi Bangun Ruang Kelas V SDN 05 Rambatan”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya penggunaan video pembelajaran pada pelajaran matematika khususnya materi bangun ruang di kelas V. Guru hanya menggunakan media konktret dan menuliskan nya dipapan tulis, yang menyebabkan pembelajaran hanya bersifat satu arah. Sedangkan video pembelajaran berbasis CTL menggunakan aplikasi capcut bersifat timbal balik. Video pembelajaran berbasis CTL menggunakan aplikasi capcut ini bertujuan membantu siswa dalam pembelajaran matematika khususnya materi bangun ruang. Dengan penggunaaan video pembelajaran berbasis CTL ini dapat membantu siswa dalam memahami materi bangun ruang dengan mengaitkan materi bangun ruang dengan kehidupan sehari-hari. Video pembelajaran matematikaberbasis CTL ini juga membantu guru dalam menyampaikan materi. Pengembangan video pembelajaran berbasis CTL menggunakan aplikasi capcut pada materi bangun ruang ini menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap yang digunakan yaitu tahap pendefenisian (define) tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), tahap penyebaran (disseminate). Instrumen penelitian ini menggunakan lembar validasi dan praktikalitas. Vidio pembelajaran ini divalidasi oleh 3 orang validator yaitu 2 orang dosen dan 1 orang guru kelas. Pada saat praktikalitas video pembelajaran diuji cobakan pada 28 orang siswa kelas V SDN 05 Rambatan. Hasil penelitian menyatakan bahwa video pembelajaran matematika berbasis CTL menggunakan aplikasi capcut pada materi bangun ruang kelas V SDN 05 Rambatan dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan. Hasil ini bisa dilihat dari hasil validasi instrumen diperoleh valid untuk hasil video dikategorikan sangat valid, hasil praktikalitas diperoleh respon guru 96% kategori sangat praktis sedangkan hasil praktikalitas diperoleh respon siswa 94 % sangat praktis.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Terhadap Math Anxiety dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII MTsN 6 Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fitrina Dewilia, NIM 2230105015 Judul Skripsi “Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Terhadap Math Anxiety dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII MTsN 6 Tanah Datar”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM) siswa kelas VII MTsN 6 Tanah Datar dalam pembelajaran matematika. Hal ini terlihat dari kesulitan siswa terutama dalam memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan melihat kembali atau menyimpulkan. Kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh kecemasan matematika (math anxiety) yang dialami oleh sebagian besar siswa. Siswa yang kecemasannya tinggi terhadap pembelajaran matematika, maka kemampuan pemecahan masalah matematisnya akan rendah dan begitu sebaliknya. Salah satu faktor yang mempengaruhi hal ini adalah pelaksanaan pembelajaran yang kurang efektif dan masih berpusat kepada guru. Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan KPMM dan mengurangi math anxiety siswa. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui pengaruh pendekatan CTL terhadap KPMM, 2) untuk mengetahui pengaruh pendekatan CTL terhadap math anxiety, dan 3) untuk mengetahui interaksi antara pendekatan dan math anxiety dalam menentukan KPMM siswa kelas VII MTsN 6 Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah quasi eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII MTsN 6 Tanah Datar tahun ajaran 2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling teknik lotting dan terpilih dua kelas yaitu kelas VII.11 sebagai kelas eksperimen dan VII.8 sebagai kelas kontrol. Sedangkan instrumen penelitian ini yaitu instrumen tes KPMM dan angket math anxiety, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dan uji two way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) KPMM siswa yang menerapkan pendekatan CTL lebih baik daripada KPMM siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional. Sehingga dapat diartikan bahwa pendekatan CTL berpengaruh terhadap KPMM. 2) Math anxiety siswa yang menerapkan pendekatan CTL lebih rendah daripada math anxiety siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh antara pendekatan CTL terhadap math anxiety. 3) Tidak terdapat interaksi antara pendekatan CTL dan KPMM terhadap math anxiety.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Model Contextual Teaching & Learning (CTL) dengan Kemampuan Berfikir Kritis pada Pembelajaran PAI-BP di SMP Negeri 3 Batusangkar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yolanda, NIM 2130101154, Judul Skripsi: “Hubungan Model Pembelajaran Contextual Teaching & Learning (CTL) dengan Kemampuan Berpikir Kritis siswa pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII di SMPN 3 Batusangkar”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Kemampuan Berpikir Kritis merupakan salah satu kompetensi yang penting dimiliki dalam menghadapi tantangan pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis penting dalam pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran PAI, karena dapat membantu siswa memahami, menilai, dan menerapkan nilai-nilai ajaran Islam. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian siswa kelas VII di SMPN 3 Batusangkar masih kurang fokus, pasif dalam menyampaikan pendapat, serta lemah dalam menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan materi. Hal ini menunjukkan perlunya penguatan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran PAI. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan Model Pembelajaran CTL dengan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Batusangkar. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) (variabel X) dengan kemampuan berpikir kritis siswa (variabel Y) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 3 Batusangkar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket untuk memperoleh data mengenai model pembelajaran CTL dan kemampuan berpikir kritis siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan bantuan program SPSS versi 22 untuk Windows, kemudian disajikan dan diuraikan secara sistematis dengan menggunakan bahasa yang efektif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu model pembelajaran CTL berada pada kategori rendah dan kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori sangat tinggi. Selanjutnya, didapatkan rxy > rtabel pada taraf signifikan 5% yaitu 0,720>0,189 yang terletak antara 0,70-0,90 yang berarti korelasi yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa Ha diterima (disetujui) dan H0 ditolak. Jadi terdapat hubungan yang signifikan antara model pembelajaran CTL dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran PAI-BP kelas VII SMP Negeri 3 Batusangkar.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Asam Basa di SMAN 1 Sungai Tarab.

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Vebiola Febriani, NIM. 2130110021, Judul Skripsi “Penerapan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Asam Basa Di SMAN 1 Sungai Tarab” Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar kelas XI pada mata pelajaran kimia di SMAN 1 Sungai Tarab. Hal ini disebabkan oleh kurangnya minat belajar siswa pada mata pelajaran kimia dikarenakan siswa tidak mampu menghubungkan konsep kimia dengan kehidupan sehari-hari. Menyikapi masalah tersebut, maka perlu diterapkan suatu pendekatan pembelajaran yang didalam penerapan nya mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik yaitu pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Penelitian bertujuan untuk melihat penerapan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI Moving Kima di SMAN 1 Sungai Tarab, dengan sampel diambil menggunakan Teknik random sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan CTL dan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan Teknik analisis statistik deskriptif. Sesuai dengan uji hipotesis yang mendapatkan hasil bahwa nilai sig.(2- tailed) 0,000 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya hasil belajar menggunakan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) lebih baik dari pada hasil belajar menggunakan pendekatan konvesional.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Materi Statistika Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Pariangan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yessi Wulandari. NIM 2130105055. Judul Skripsi “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Materi Statistika Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 2 Pariangan”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan komunikasi matematis peserta didik di SMPN 2 Pariangan, sumber belajar yang digunakan saat pembelajaran belum terdapat soal yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya ketersediaan sumber belajar yang dapat menunjang dan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa LKPD berbasis CTL untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang valid, praktis dan efektif. Tujuan penelitian ini secara khusus adalah untuk memperoleh sebuah data, apakah LKPD yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam bentuk observasi dan juga wawancara dengan guru, analisis karakteristik peserta didik, analisis sumber belajar, analisis modul ajar, analisis literatur tentang LKPD berbasis CTL, (2) tahap design, digunakan untuk merancang LKPD. Hasil dari tahap design dilanjutkan dengan (3) tahap development, digunakan untuk melihat validitas, praktikalitas dan efektivitas dari LKPD berbasis CTL. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon peserta didik, dan tes kemampuan komunikasi matematis. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah rumus persentase untuk analisis validitas dan analisis praktikalitas, sedangkan untuk analisis efektivitas menggunakan rumus N-Gain. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis CTL dirancang valid, praktis dan efektif. LKPD yang dirancang terdiri dari cover,petunjuk penggunaaa, CP dan materi pokok, informasi pendukung, langkah kerja dan latihan (langkah kerja pada LKPD menggunakan komponen CTL), Penilaian. Hasil validitas LKPD adalah 81,6% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas LKPD yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 82,18% dengan kategori sangat praktis. Kemudian hasil efektivitas LKPD berbasis CTL terlihat pada persentase N-gain yang diperoleh. Berdasarkan hasil persentase N-gain yang diperoleh yaitu 80,85% yang dinyatakan efektif dengan kategori tinggi karena hasil kemampuan komunikasi matematis peserta didik meningkat.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan E-LKPD Fikih Berbasis Contextual Teaching Learning (CTL) Pada Materi Wudhu Menggunakan Platform Wizer.me Di Madrasah Tsanawiyah

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran fikih adalah salah satu mata pelajran yang diajarkan di madrasah tsanawiyah. Ini adalah bagian dari pembelajaran Agama Islam yang bertujuan untuk mengarahkan dan mengantarkan siswa ke jalan yang benar dan sesuai dengan ajaran agama islam.Dalam pembelajaran kurangnya variasi Bahan ajar dan sumber belajar bagi madrasah tsanawiyah. Dalam proses pembelajaran Fikih siswa mendengarkan penyampaian dari guru saja. Hasil wawancara dengan guru fikih, bahwa guru menggunakan buku siswa kelas VII yang disesuaikan dengan CP dan ATP. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D). Sedangkan model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE. Prosedur pelaksanaan model ADIIE dilaksanakan dalam lima tahap yaitu: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, dan 5) Evaluation. Uji coba bersifat terbatas dilakukan kepada siswa dalam satu kelas yaitu kelas VII.A MTs Thawalib Gunung Padang Panjang dengan pembelajaran menggunakan E-LKPD Fikih berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning). Selama pembelajaran berlansung, peneliti mengamati proses pembelajaran yang sedang berlansung, peneliti mengamati proses pembelajaran yang sedang berlansung dengan menggunakan bahan ajar melalui pengamatan lansung (observasi) serta menggunakan angket respon siswa dan angket respon guru. Hasil rata-rata persentase validasi E-LKPD fikih berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning) adalah 85.83% dengan kategori sangat valid. Sedangkan persentase penilaian kelas VII.A di isi oleh 6 orang siswa terhadap E-LKPD berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning) memperoleh nilai 89,33% dengan kategori sangat praktis, ditambah dengan hasil angket respon guru memperoleh 85% dengan kategori sangat praktis. Dengan kata lain, E-LKPD fikih berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning) yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran Fikih kelas VII di MTs Thawalib Gunung Padang Panjang.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

‘‘PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK PEMBELAJARAN FISIKA BERINTEGRASI AL-QUR’AN BERBASIS CTL PADA MATERI GEJALA PEMANASAN GLOBAL KELAS XI SMA/MA’’.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AYU SUNDARI, NIM 1930107004, Judul Skripsi: ‘‘PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK PEMBELAJARAN FISIKA BERINTEGRASI AL-QUR’AN BERBASIS CTL PADA MATERI GEJALA PEMANASAN GLOBAL KELAS XI SMA/MA’’. Program Studi Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2023. Modul cetak merupakan sebuah panduan yang dipakai dalam proses pembelajaran. Namun, sebagai panduan belajar, modul cetak dalam penyajiannya kurang dapat memotivasi peserta didik karena tidak dapat menampilkan audio maupun video. Kelemahan ini dapat dilengkapi oleh modul elektronik. Permasalahan disekolah yaitu pendidik yang menggunakan buku cetak dan LKPD yang hanya tersedia di perpustakaan serta penggunaan metode pembelajaran yang konvensional, membuat peserta didik kurang tertarik dalam pembelajaran. Ini yang mendorong peneliti untuk mengembangkan modul elektronik terintegrasi al-qur’an berbasis CTL pada materi gejala pemanasan global kelas XI SMA/MA. Pengembangan ini menggunakan aplikasi flip pdf professional. Pengelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, praktikalitas dan efektivitas modul elektronik yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementatation and Evaluation). Pada penelitian ini peneliti menggunakan instrumen validasi berupa validasi modul elektronik melalui ahli materi, ahli media, dan ahli tafsir oleh 2 orang dosen dan 1 orang guru. Instrumen praktikalitas berupa angket respon pendidik dan peserta didik yang diujicobakan kepada 32 orang peserta didik dan 2 orang pendidik. Instrumen efektifitas berupa soal tes pada pretest dan posttest. Dari analisis data penelitian yang telah dilakukan, hasil yang diperoleh untuk validasi modul elektronik berdasarkan ahli materi adalah 80% (kategori valid), ahli media diperoleh nilai 88,4% (kategori sangat valid), dan ahli tafsir diperoleh nilai 94,7% (kategori sangat valid). Untuk praktikalitas modul elektronik berdasarkan angket respon pendidik diperoleh nilai 87,5% (kategori sangat praktis), dan peserta didik diperoleh nilai 88,08% (kategori sangat praktis). Untuk efektivitas modul elektronik didapatkan nilai N-gain sebesar 0,72 dengan kategori tinggi (sangat efektif). Hal ini berarti bahwa Pengembangan Modul Elektronik Pembelajaran Fisika Terintegrasi Al-Qur’an Berbasis CTL Pada Materi Gejala Pemanasan Global Kelas XI SMA/MA telah sangat valid, sangat praktis dan sangat efektif.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas E-modul Gelombang Bunyi dan Cahaya Berbasis Contextual Teaching Learning Terhadap Miskonsepsi Siswa SMA/MA Kelas XI

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rendahnya pemahaman peserta didik, banyaknya peserta didik yang mengalami miskonsepsi merupakan permasalahan yang ditemukan di SMA N 1 Lintau Buo khususnya pada materi gelombang bunyi dan cahaya. Hal ini disebabkan karena tampilan buku/modul yang digunakan kurang menarik dan kurang kesesuaiannya dengan teknologi. Tetapi telah ada e-modul yang valid dan praktis namun belum diuji keefektivannya, sehingga dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menguji efektivitas e-modul gelombang bunyi dan cahaya berbasis CTL terhadap miskonsepsi siswa. Penelitian ini menggunakan metode desain pre-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest yang menggunakan skala Certainty of Response Index (CRI) untuk melihat tentang pemahaman konsep peserta didik. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif atau kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil analisa data diperoleh rata-rata pretest dan posttest mata pelajaran fisika materi Gelombang Bunyi dan Cahaya masing-masing 34,5 dan 91 dan N-gain yang diperoleh 0,862 berdasarkan tabel tafsiran efektif N-gain >0,7 berarti data berdistribusi normal. Analisis penguasaan konsep peserta didik diperoleh kenaikan persentase setelah penggunaan e-modul gelombang bunyi dan cahaya, peserta didik paham konsep dari 14,50% meningkat menjadi 72,99%. Peserta didik tidak paham konsep mengalami penurunan dari 61,83% menjadi 21,33%, dan miskonsepsi dari 23,67% menjadi 5,66%. Kriteria konsepsi peserta didik berdasarkan skala CRI, apabila jawaban salah dan CRI tinggi berarti peserta didik mengalami miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul gelombang bunyi dan cahaya berbasis Contextual Teaching Learning efektif digunakan untuk mengatasi miskonsepsi siswa SMA/MA kelas XI SMAN 1 Lintau Buo.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Kontekstual Pada Mata Pelajaran Pai Dan Budi Pekerti Materi Aku Anak Sholeh Pada Kelas IV SDN 05 Padang Panjang Timur.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam sebuah proses pembelajaran terdapat beberapa komponen yang mempengaruhi proses pembelajaran salah satunya ialah bahan ajar. Bahan ajar pada saat sekarang ini bukan hanya sebatas buku cetak saja tetapi dapat juga dikembangkan salah satunya dengan pengembangan Lembar kerja Peserta Didik sebagai penunjang buku pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar kerja Peserta Didik Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada materi Aku Anak Shaleh yang valid dan praktis. Metode pengembangan yang dipakai adalah R&D (Research and Development). Sedangkan model pengembangan yang digunakan adalah mode ADDIE, salah satu model pengembangan yang sering digunakan dalam penelitian pengembangan. Prosedur pelaksanaan model ADDIE dilaksanakan dalam lima tahapan, yaitu : 1) Analyze 2) Design 3) Develop 4) Implement 5) Evaluate. dengan lembar validasi dan kuisioner sebagai alat pengumpulan data tiga orang Validator dan sepuluh orang peserta didik kelas IV SDN 05 Padang Panjang Timur. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis kontekstual pada materi aku anak shaleh, hasil validitas diperoleh nilai 0,873 dengan kategori “sangat valid” sehingga lembar kerja peserta didik (LKPD) yang dikembangkan dapat digunakan dengan sedikit revisi. Setelah melalui tahapan revisi dan perbaikan penelitian dilanjutkan pada tahap implementasi. LKPD diuji cobakan kepada sepuluh orang perwakilan peserta didik di kelas IV SDN 05 Padang Panjang Timur untuk uji coba Praktikalitas. Uji praktikalitas yang dilakukan memperoleh nilai 0,888 dengan kategori “sangat praktis”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lembar kerja peserta didik(LKPD) berbasis kontekstual Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam materi aku anak sholeh ini layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan E-Modul Pembelajaran Fisika Terintegrasi Al-Qur'an Berbasis CTL Menggunakan Software FLIP-PDF Pada Materi Kalor dan Perpindahannya Kelas VII SMP/MTS

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DESPIRA HANDAYANI, NIM 1830107004, Judul Skripsi: “Pengembangan E-Modul Pembelajaran Fisika Terintegrasi Al-Qur’an Berbasis CTL Menggunakan Software Flip-Pdf Pada Materi Kalor Dan Perpindahannya Kelas VII SMP/MTS”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Penelitian ini didasari oleh keterbatasan bahan ajar yang digunakan di sekolah. Hal ini menyebabkan menurunya minat belajar peserta didik yang cenderung tidak bersemangat serta tidak serius dalam belajar. Selain itu, proses pembelajaran yang masih berpusat pada pendidik dan peserta didik belum terbiasa menemukan konsep sendiri, mengakibatkan mereka kesulitan untuk mempelajari dan memahami materi pembelajaran yang diberikan oleh pendidik. Berdasarkan hal tersebut, peneliti merancang bahan ajar berupa pengembangan e-modul pembelajaran fisika terintegrasi Al-Qur’an berbasis CTL yang diyakini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik. E-modul ini berisi langkah-langkah yang dapat mengarahkan peserta didik untuk belajar mandiri dalam memahami dan mempelajari materi pelajaran. Hal ini didasari oleh pentingnya pengembangan e-modul Pembelajaran Fisika terintegrasi Al-Qur’an berbasis CTL untuk meningkatkan minat dan keinginan siswa selama pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti adalah 4-D yaitu define, design, develop dan disseminate. Pada penelitian ini, peneliti hanya menyelesaikan 3 tahap, yaitu define, design, dan develop pada tahap disseminate tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan dana. Pada penelitian ini peneliti menggunakan alat validasi berupa validasi e-modul yaitu validasi materi dan media yang terdiri dari 2 orang dosen dan 1 orang guru. Sedangkan untuk ahli tafsirnya terdiri dari 1 orang dosen. Instrumen praktikalitas berupa angket respon pendidik dan peserta didik yang diuji cobakan kepada 29 orang peserta didik dan 2 orang pendidik. Dari analisa data penelitian yang telah dilaksanakan, hasil yang diperoleh untuk validasi e-modul berdasarkan ahli materi adalah 85.4 % (kategori Sangat Valid), berdasarkan ahli media diperoleh nilai 86.74 % (kategori Sangat Valid). Hasil yang sama untuk ahli tafsirnya diperoleh nilai 84 % (kategori sangat valid). Untuk praktikalitas e-modul berdasarkan angket respon pendidik dan peserta didik diperoleh nilai berturut-turut yaitu 87.5 % (kategori Sangat Praktis) dan 93.5 % (kategori Praktis). Untuk efektifitas pengembangan e-modul pembelajaran fisika terintegrasi Al-Qur’an berbasis CTL diperoleh nilai 0,87. Hal ini berarti bahwa Pengembangan E-modul pembelajaran fisika terintegrasi Al-Qur’an berbasis CTL menggunakan Software Flip Pdf telah Valid Praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Media Video Dokumenter Terintegrasi Al-Qur'an Berbasis Contextual Teaching Learning (CTL) PADA Materi Gerak Lurus Kelas X SMA/MA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bahan ajar yang biasa digunakan di sekolah terbatas pada buku paket dan LKS, dimana bahan ajar ini belum mampu membantu peserta didik memahami materi. Bahan ajar ini juga belum terintegrasi Al-Qur’an, dimana peraturan daerah propinsi Sumatera Barat Nomor 3 Tahun 2007 mengenai penyelenggaraan pendidikan Al-Qur’an. Hal ini yang mendorong dikembangkan media video dokumenter terintegrasi Al-Qur’an berbasis CTL yang tidak hanya menambah ilmu pengetahuan tetapi juga keimanan peserta didik. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian Research and Development (R&D). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode 4D yaitu define, design, develop, and desiminate. Namun, pada penelitian ini hanya terbatas pada define, design, and develop karena keterbatasan waktu dan biaya. Tahap pendefinisian ini dilakukan wawancara, analisis silabus, dan analisis bahan ajar. Tahap perancangan dilakukan dengan memilih media, merancang produk, dan menyusun instrumen. Tahap pengembangan yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu validasi dan praktikalitas. Validasi video dokumenter dilakukan oleh tiga orang ahli yaitu dua dosen dan satu orang pendidik. Uji praktikalitas diberikan kepada satu orang pendidik dan peserta didik kelas X MIPA 2 SMA N 1 Kamang Magek sebanyak dua puluh dua orang. Validasi video dokumenter diperoleh persentase rata-rata validasi sebesar 85,3% dengan kategori sangat valid oleh validator. Sementara, persentase nilai praktikalitas oleh pendidik dan peserta didik adalah masing-masing sebesar 99,47% dan 82% dengan kategori sangat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan media video dokumenter terintegrasi Al-Qur’an berbasis CTL pada materi gerak lurus yang dirancang dapat dikatakan sudah valid dan praktis. Ini Berarti media video dokumenter terintegrasi Al-Qur’an berbasis CTL dapat digunakan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail