Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Modul Biologi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Biologi Terintegrasi Sains Islam Berbasis Science Environment Thecnology Society pada Materi Ekosistem di Kelas X SMAN 3 Batusangkar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Wanda Rizky Annisa, NIM. 2030106041 (2025). Judul Skripsi: "Pengembangan modul biologi terintegrasi Sains Islam berbasis Science, Enviroment, Thecnology, Society pada materi ekosistem di kelas X SMAN 3 Batusangkar". Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penggunaan media pembelajaran pada materi ekosistem di kelas X SMAN 3 Batusangkar. Media yang ada masih berupa media cetak dan belum terintegrasi dengan Sains Islam dan berbasis SETS, sehingga siswa kurang termotivasi dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas modul biologi terintegrasi Sains Islam berbasis Science, Enviroment, Thecnology, Society pada materi ekosistem di kelas X SMAN 3 Batusangkar. Jenis penelitian yang diterapkan adalah penelitian pengembangan (Research & Development) dengan model pengembangan 4-D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Namun, pada penelitian ini tahap disseminate tidak dilakukan. Produk modul divalidasi oleh 2 dosen ahli dan 1 guru mata pelajaran biologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket, sedangkan instrumennya adalah lembar validasi dan lembar praktikalitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Modul Biologi yang dikembangkan dikategorikan sangat valid dengan rata-rata hasil validasi 93%. Selain itu, rata-rata hasil praktikalitas angket respon siswa adalah 86%, yang dikategorikan sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan bersifat valid dan praktis. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Modul Biologi, Terintegrasi Sains Islam, Berbasis SETS, Ekosistem.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal Minangkabau Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X SMA N 2 Lintau Buo

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RIMA DWI SURYANI, NIM 2030106036 (2024). Judul Skripsi: “Efektivitas Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal Minangkabau Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X SMA N 2 Lintau Buo”. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah guru sudah menggunakan model Problem Based Learning (PBL), namun kurang efektif karena kurangnya kemampuan pemecahan masalah pada siswa. Bahan ajar yang digunakan oleh guru biologi juga belum efektif sehingga dengan mengintegrasikan kearifan lokal Minangkabau diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa serta hasil belajar siswa. Siswa belum sepenuhnya mengetahui tentang kearifan lokal Minangkabau dan proses pembelajaran yang kurang inovatif. Sehingga Rendahnya hasil belajar biologi pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan modul biologi terintegrasi kearifan lokal Minangkabau menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada materi keanekaragaman hayati yang dikembangkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA N 2 Lintau Buo. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif, dengan desain penelitian yang dipakai yaitu true experimental design dalam bentuk pretest-posttest control group design. Adapun populasi dalam penelitian kali ini sebanyak 176 siswa yang mana terdiri atas 5 lokal. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Instrumen penelitian yang dibuat adalah soal essai yang divalidasi oleh 3 validator yang terdiri dari 2 dosen dan 1 guru mata pelajaran biologi di SMAN 2 Lintau Buo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar meningkat di kelompok treatment 1. Dimana terjadi peningkatan hasil belajar N-Gain skor sebesar 41, 22%. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t dengan bantuan program SPSS 25. Berdasarkan uji-t yang dilakukan dengan bantuan program SPSS 25 didapatkan Sig. (2-tailed) 0.050 yaitu 0.000 pada hasil belajar siswa, sehingga hipotesis penelitian diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul biologi terintegrasi kearifan lokal Minangkabau menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada materi keanekaragaman hayati efektif meningkatkan hasil belajar siswa.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal Minangkabau pada Materi Keanekaragaman Hayati di Kelas X SMA N 2 Lintau Buo

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latifah Zahra Ai’ni, NIM 2030106015 (2024), Judul Skripsi: “Pengembangan Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal Minangkabau pada Materi Keanekaragaman Hayati di Kelas X SMA N 2 Lintau Buo”. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian dari skripsi ini adalah Pengembangan Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal Minangkabau Pada Materi Keanekaragaman Hayati di Kelas X SMA N 2 Lintau Buo. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal Minangkabau Pada Materi Keanekaragaman Hayati di Kelas X SMA N 2 Lintau Buo. Jenis Penelitian yang dilakukan pada panelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research & Development), model pengembangan yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari 4 (empat) tahap yaitu define, design, develop and dissaminate. Penelitian ini dilakukan sampai tahap develop. Modul Biologi yang dikembangkan kemudian di validasi oleh 3 orang validator, yang terdiri dari 2 orang dosen dan 1 orang guru mata pelajaran biologi. Pengumpulan data diperoleh dari hasil angket validator dan peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi dan lembar Praktikalitas. Lembar validasi dan lembar praktikalitas yang sudah diisi selanjutnya dianalisis menggunakan rumus persentase validitas dan praktikalitas. Dari penelitian yang sudah dilakukan, hasil yang penulis dapatkan adalah Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal Minangkabau Pada Materi Keanekaragaman Hayati yang dikembangkan dikategorikan sangat valid dengan rata-rata hasil validasi 85% dan rata-rata hasil angket respon peserta didik dikategorikan sangat praktis yaitu 83% . Berdasarkan hasil yang sudah diperoleh, dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangan bersifat valid dan praktis.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas Penggunaan Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal Minangkabau Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Ekosistem Kelas X SMAN 1 Lintau Buo Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rahmadini, Nim. 2030106033 (2024). Judul Skripsi: “Efektivitas Penggunaan Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal Minangkabau Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Ekosistem Kelas X SMAN 1 Lintau Buo Utara” Program Studi Tadris Biologi Fakultas, Tarbiyah dan ILmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu bahan ajar berupa buku paket yang dipakai oleh pendidik biologi pada pembelajaran belum efektif sehingga dengan menggunakan modul biologi terintegrasi kearifan lokal Minangkabau diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik serta hasil belajar peserta didik, sebelumnya pendidik sudah menggunakan model Problem Based Learning (PBL), namun belum begitu efektif karena kurangnya kemampuan pemecahan masalah pada peserta didik. Kurangnya pengetahuan peserta didik terkait kearifan lokal Minangkabau serta proses pembelajarannya kurang inovatif sehingga rendahnya hasil belajar biologi pada peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan modul biologi terintegrasi kearifan lokal Minangkabau pada penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi ekosistem kelas X di SMAN 1 Lintau Buo Utara. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif, dengan desain penelitian yang dipakai yaitu true experimental design dalam bentuk pretest-posttest control group design . Adapun populasi dalam penelitian kali ini sebanyak 354 yang mana terdiri atas 10 lokal. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Instrumen penelitian yang dibuat adalah soal yang divalidasi oleh 3 validator yang terdiri dari 2 dosen dan 1 pendidik mata pelajaran biologi di SMAN 1 Lintau Buo Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar meningkat di kelompok treatment 1. Dimana terjadi peningkatan hasil belajar N-Gain skor sebesar 29,54%. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t dengan bantuan program SPSS 25. Berdasarkan uji-t yang dilakukan dengan bantuan program SPSS 25 didapatkan Sig. (2-tailed) 0.050 yaitu 0.000 pada hasil belajar peserta didik, sehingga hipotesis penelitian diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul biologi terintegrasi kearifan lokal Minangkabau menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada materi Eekosistem efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal Minangkabau pada Materi Ekosistem di Kelas X SMA N 1 Lintau Buo Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mardian Syafitri, NIM 2030106017 (2024). Judul Skripsi: “Pengembangan Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal Minangkabau Pada Materi Ekosistem Di Kelas X SMAN 01 Lintau Buo Utara”. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pengembangan Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal pada kelas X SMAN 1 Lintau Buo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal pada kelas X SMAN 1 Lintau Buo. Jenis penelitian yang diterapkan melalui kegiatan ini adalah penelitian pengembangan (Research & Development), mengunakan adalah model pengembangan 4-D yaitu define, design, develop, and disseminate. Pada penelitian ini tahap disseminate tidak dilakukan. Produk Modul Biologi divalidasi oleh 2 orang dosen ahli dan 1 guru mata pelajaran biologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar praktikalitas. Lembar validasi dan lembar praktikalitas dianalisis dengan menggunakan rumus persentase validasi dan praktikalitas. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan, hasil yang peneliti dapatkan adalah Modul Biologi Terintegrasi Kearifan Lokal yang dikembangkan dikategorikan sangat valid dengan rata-rata hasil validasi 92 %. Dan rata-rata hasil praktikalitas angket respon siswa 91 % dan rata-rata angket respon guru yaitu 98 % dikategorikan sangat praktis. Dan dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan bersifat valid dan praktis

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI BERBASIS BOUNDED INQUIRY LABORATORY (BIL) PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI DI KELAS XI MIPA SMAN 1 2 X11 KAYUTANAM

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

M Akmal Maulana NIM. 1930106024 (2023). Judul Skripsi: "Pengembangan Modul Biologi Berbasis Bounded Inquiry Laboratory (BIL) Pada Materi Sistem Reproduksi di Kelas XI MIPA SMAN 1 2X11 Kayutanam". Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber belajar yang digunakan oleh peserta didik dan kurangnya kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar berupa modul dan bahan ajar lainya. Selain itu proses pembelajaran masih dominan satu arah, disamping itu materi lebih banyak berkaitan dengan proses-proses yang membutuhkan gambar dan melakukan eksperimen, yang membuat peserta didik belum sepenuhnya memiliki sikap mandiri dan ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk Modul Biologi Berbasis Bounded Inquiry Laboratory (BIL) Pada Materi Sistem Reproduksi di Kelas XI MIPA SMAN 1 2X11 Kayutanam yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model 4-D (Difine, Design, Develop, dan Disseminate). Instrumen yang digunakan adalah angket validitas dan angket praktikalitas. Data validasi dan praktikalitas yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan skala likert 1-4. Hasil validasi ditampilkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menujukan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi semua aspek sebuah penelitian dan pengembangan sudah sesuai dengan karakteristik sebuah bahan ajar. Bahan ajar yang dikembangkan berbasis BIL. Bahan ajar yang dihasilkan memiliki persentase validitas sebesar 81% dengan kategori sangat valid dan rata-rata kepraktisan respon angket peserta didik dan guru dengan hasil 93,87% dan 97% dengan kategori sangat praktis, sehingga Modul Biologi Berbasis BIL ini sudah bisa digunakan dalam pembelajaran.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Biologi Terintegrasi Islam Sains Dengan Bantuan Media Augmented Reality (AR) Pada Materi Sistem Pencernaan Di Kelas XI MAN 1 Kota Padang Panjang

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pengembangan Modul Biologi Terintegrasi Islam Sains dengan Bantuan Media Augmented Reality (AR) Pada Kelas XI IPA MAN 1 Kota Padang Panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas Modul Biologi Terintegrasi Islam Sains dengan Bantuan Media Augmented Reality (AR) Pada Kelas XI IPA MAN 1 Kota Padang Panjang. Jenis penelitian yang diterapkan melalui kegiatan ini adalah penelitian pengembangan (Research & Development), mengunakan adalah model pengembangan 4-D yaitu define, design, develop, and disseminate. Pada penelitian ini tahap disseminate tidak dilakukan. Produk Modul Biologi divalidasi oleh 2 orang dosen ahli dan 1 guru mata pelajaran biologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar praktikalitas. Lembar validasi dan lembar praktikalitas dianalisis dengan menggunakan rumus persentase validasi dan praktikalitas.. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan, hasil yang peneliti dapatkan adalah Modul Biologi Terintegrasi Islam Sains Dengan Bantuan Augmented Reality (AR) yang dikembangkan dikategorikan sangat valid dengan rata-rata hasil validasi 90 %. Dan rata-rata hasil praktikalitas angket respon siswa 94 % dan rata-rata angket respon guru yaitu 100 % dikategorikan sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan bersifat valid dan praktis.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas Modul Biologi Terintegrasi Islam Sains dengan Bantuan Media Augmented Reality (AR) Menggunakan Model Student Teams Achievment Division (STAD) Materi Sistem Peredaran Darah Manusia di Kelas XI MAN 2 Kota Payakumbuh

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AFDHAL AMRI, NIM 1930106002 (2023). Judul Skripsi: “Efektivitas Modul Biologi Terintegrasi Islam Sains dengan Bantuan Media Augmented Reality (AR) Menggunakan Model Student Teams Achievment Division (STAD) Materi Sistem Peredaran Darah Manusia di Kelas XI MAN 2 Kota Payakumbuh”. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah melihat Efektivitas Modul Biologi Terintegrasi Islam Sains dengan Bantuan Media Augmented Reality (AR) Menggunakan Model Student Teams Achievment Division (STAD) Materi Sistem Peredaran Darah Manusia di Kelas XI MAN 2 Kota Payakumbuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik setelah menggunakan modul ini. Jenis penelitian yang diterapkan melalui kegiatan ini adalah penelitian Kuantitatif Eksperimen. Metode penelitian kuantitatif dapat memberikan gambaran umum tentang populasi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dalam bentuk nonequivalent Pretest- Posttest control group design. Instumen penelitian yang dibuat adalah RPP, Soal, dan Angket, yang divalidator oleh 1 dosen dan 2 guru. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan, didapatkan hasil bahwa. Dari uji N-Gain kelas kontrol yaitu 64,29 sedangkan kelas eksperimen 78,44. Hasil N-Gain kelas eksperimen terjadi 14, 15 % peningkatan dibandingkan kelas kontrol. Hasil belajar biologi peserta didik berdasarkan uji hipotesis memiliki Sig. (2-tailed) 0.002 0.050 artinya modul biologi tertintegrasi islam sains berbantuan media AR menggunakan model STAD efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan nilai Rata- rata akhir yaitu kelas eksperimen 88, 17 dan kelas kontrol 78,71. Motivasi belajar peserta didik menggunakan modul biologi tertintegrasi islam sains berbantuan media AR menggunakan model STAD dilihat dari persentase motivasi belajar peserta didik setiap indikatornya memiliki kategori yang tinggi dengan rata- rata yaitu 85,4%

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI BERBASIS GUIDED INQUIRY LABORATORY (GIL) PADA MATERI SISTEM EKSKRESI DI SMAN 1 X KOTO DIATAS KELAS XI MIPA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterbatasan sumber belajar yang digunakan oleh peserta didik dan kurangnya kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar berupa modul dan bahan ajar lainya. Selain itu proses pembelajaran masih dominan satu arah, disamping itu materi lebih banyak berkaitan dengan proses-proses yang membutuhkan gambar dan melakukan eksperimen, yang membuat peserta didik belum sepenuhnya memiliki sikap mandiri dan ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk Modul Berbasis Guided Inquiry Laboratory (GIL) Pada Materi Sistem Ekskresi di SMAN 1 X Koto Diatas yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model 4-D (Difine, Design, Develop, dan Disseminate). Instrument yang digunakan adalah angket validitas dan angket praktikalitas. Data validasi dan praktikalitas yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan skala likert 1-4. Hasil validasi ditampilkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menujukan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi semua aspek sebuah penelitian dan pengembangan sudah sesuai dengan karakteristik sebuah bahan ajar. Bahan ajar yang dikembangkan berbasis GIL. Bahan ajar yang dihasilkan memiliki persentase validitas sebesar 95,95% dengan kategori sangat valid dan rata-rata kepraktisan respon angket peserta didik dan guru dengan hasil 88,16% dan 96,87% dengan kategori sangat praktis, sehingga Modul Biologi Berbasis GIL ini sudah bisa digunakan dalam pembelajaran

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail