ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK TisaAngelina. NIM 16 3010 4069. Judul skripsi: “STUDENT TEACHERS’ DIFFICULTIES IN TEACHING LISTENING”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya kesulitan saat mengajar listening yang dialamioleh mahasiswa PPL (Program Praktek Lapangan) Tadris Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor kesulitan saat mengajar listening yang dialami oleh mahasiswa PPL yang berperan sebagai responden.Peneliti menggunakan teori tentang teachers difficulties in teaching listening dari Aldama, Yuliana & Apsari dan Ur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti praktek lapangan yang berjumlah 72 orang. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik total sampling. Dalam tahap pengumpulan data, instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalahangket. Hasil validitas instrumen ini secara umum dari tiga validator adalah 0,91 (valid) untuk aspek keterkaitan indikator dan tujuan, 0,90 (valid) untuk aspek kesesuaian pernyataan/pertanyaan dengan indikator yang di ukur, 0,89 (valid) untuk aspek kesesuaian antara pernyataan/ pertanyaan dengan tujuan, dan 0,89 (valid) untuk aspekbahasa yang digunakan baik dan benar. Hasil reliability instrument adalah 0,66. Setelah itu peneliti menyebar angket via Goggle form. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 12 faktor kesulitan saat mengajarkan listening yang dialami oleh mahasiswa Program Praktek Lapangan (PPL). Adapun kedelapan factor tersebut adalah sebagai berikut:kesulitah saat mengajar diruangan kelas yang besar yaitu sebesar 74,26%, kurangnya kosa-kata bahasa Inggris yang dimiliki oleh siswa yaitu sebesar 79,39%, kurangnya minat siswa dalam belajar listening yaitu sebesar 75,22%, kesulitan saat memilih (startegi, teknik dan metode) pengajaran yaitu sebesar 67,55%, kesulitan saat mengajar listening yaitu sebanyak 66,45%, kesulitan saat menyiapkan materi pembelajaran yaitu sebanyak 67,77%, adanya gangguan suara dari lingkungan sekitar yaitu sebesar 72,37%, modul pembelajaran yang tidak memadai yaitu sebesar 76,32%, adanya masalah pada peralatan listening yaitu sebanyak 72,37%, kendala dengan listrik yang mati yaitu sebesar 61,84%, adanya perbedaan materi yang ada pada silabus kurikulum 2013 dengan materi ujian nasional yaitu sebanyak 62,28%, permasalahan yang berhubungan dengan teks listening yaitu sebesar 73,69%, permasalahan mengenai tugas-tugas yang diberikan yaitu sebesar 67,11% dan permasalahan ketika listening audio diputar yaitu sebesar 71,27%.Dari 57 mahasiswa yang mengisi kuisioner diketahui bahwakurangnya kosa-kata (vocabulary) siswa dalam bahasa inggris(student lack of vocabulary)merupakan faktor kesulitan saat mengajarkan listeningyang paling tinggi yaitu sebanyak 79,39% dari keseluruhan faktor kesulitan saat mengajarkan listening.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASRIL, NIM. 15300400015, Judul Skripsi : “STUDENTS’ DIFFICULTIES IN USING ENGLISH ONLY IN MICRO TEACHING CLASS” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Masalah dari penelitian ini adalah masih adanya mahasiswa yang menggabungkan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia ketika melakukan praktek mengajar di kelas micro teaching, padahal dosen menyuruh mereka untuk menggunakan bahasa Inggris saja ketika tampil praktek mengajar. Sebagian dari mereka juga tampak ragu ragu dan bingung ketika menyampaikan materi hanya menggunakan bahasa Inggris saja di kelas micro teaching.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kesulitan kesulitan yang di alami mahasiswa ketika menggunakan bahasa Inggris saja ketika mengajar di kelas micro teacing. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa Bahasa Inggris yang mengalami kesulitan dalam menggunakan bahasa Inggris saja ketika melakukan praktek mengajar di kelas micro teaching dan di kelas itu dosen menginstruksikan untuk menggunakan bahasa Inggris saja untuk tampil mengajar. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan alat pendukung lainnya seperti interview guideline, tape recorder dan documentation. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan waktu untuk menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunujukan bahwa kesulitan yang dialami mahasiswa ketika tampil praktek mengajar dalam menggunakan bahasa Inggris saja di kelas micro teachnig ada 8, yaitu : 1) kesulitan dalam memilih kosa kata yang akan digunakan, 2) ragu dan tidak mengerti dalam penggunaan grammar, 3) merasa tidak percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris saja ketika tampil, 4) kesulitan dalam menyampaikan ide dalam bahasa Inggris, 5) keterbatasam kosa kata dalam berbicara bahasa Inggris, 6) merasa cemas berlebihan ketika menggunakan bahasa Inggris secara penuh, 7) ketika mengucapakan kata per kata nya mahasiswa mendapat kesulitan bagaimana cara mengucapkan kata dalam bahasa Inggris secara benar dan 8) mereka takut melakukan kesalahan ketika menggunkan bahasa Inggris saja ketika mengajar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT MUHAMMAD ARIF, Student ID 1930104038, Thesis Title: “STUDENTS’ STRATEGIES IN OVERCOMING THEIR CLASSROOM MANAGEMENT DIFFICULTIES IN MICRO TEACHING.” English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Classroom management is one of the essential competencies that student teachers should develop during the Micro Teaching course. However, students may experience various difficulties in managing the classroom during teaching practice. Therefore, this study aimed to identify and describe the strategies used by students to overcome classroom management difficulties during Micro Teaching. This study employed qualitative research and was conducted in the English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. The participants were seven sixth-semester students who had completed the Micro Teaching course and were selected using purposive sampling. The data were collected through an open-ended Google Form and follow-up telephone interviews. The collected data were analyzed using the interactive model proposed by Miles and Huberman, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings revealed that the participants experienced several classroom management difficulties during the Micro Teaching course, including nervous, lack of preparation, time management, and classroom control. To overcome these difficulties, the participants employed various strategies that were categorized into three main groups: preparation strategies, classroom engagement strategies, and classroom control strategies. Preparation strategies included preparing lesson plans, mastering teaching materials, and practicing before teaching. Classroom engagement strategies involved using question-and-answer sessions, ice-breaking activities, educational games, and asking for students’ feedback. Meanwhile, classroom control strategies included maintaining eye contact, moving around the classroom, giving clear instructions, and monitoring students’ participation during the lesson. In conclusion, the findings indicate that effective classroom management during the Micro Teaching course can be achieved through careful preparation, active student engagement, effective classroom control, and continuous teaching practice. The combination of these strategies helped the participants improve their confidence, maintain students’ attention, and create a more organized and conducive learning environment. The findings also demonstrate that continuous teaching practice contributes to the development of student teachers’ classroom management competence. Keywords: classroom management, classroom management difficulties, classroom management strategies, micro teaching, qualitative research.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SINTIA PRATIWI, Reg No. 2130104067, entitled: “An Analysis of Students’ Difficulties in Translation English Text to Indonesian Using Applications on Translation Course” (A Study of the Fifth Semester Students of English Teaching Department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar Registered in 2024/2025 Academic Year). English Teaching Department Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Islamic State University of Mahmud Yunus Batusangkar.
The problem of this research is that Students’ face difficulties in translating English text to Indonesian using applications on Translation Course. This research was aimed to know and describe students’ difficulties translating English text to Indonesian Indonesian Using on Translation Course of the Fifth Semester Students of English Teaching Department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar Registered in 2024/2025 Academic Year.
This type of research is a qualitative research with descriptive design. The technique used in collecting informants is purposive sampling. The informants in this research were five students who had taken the Translation Course and stated that they experienced difficulties in translating from English to Indonesian. In this research, the researcher acted as the key instrument and the interview guide as a supporting instrument. To test the validity of the data, the researcher used a prolong engagement, namely by conducting additional interviews if there was insufficient or doubtful data or information regarding the consent requested by the informant during the first interview. To carry out data analysis, the researcher referred to the theory (Miles and Huberman in Sari, 2022), namely data reduction, data display and conclusion drawing and data verification. The researcher conducted interviews based on the interview guide, then analyzed the results of the interviews, and drew conclusions and verified the research findings.
The results of this research indicate that there are six difficulties faced by students’ in translating English text to Indonesian Indonesian using applications on Translation Course. The difficulties are: 1) Having difficulties in translating according to the given context, 2) Having limitations in the number of characters, 3) Having less accurate translation results, 4) Having inability to translate files containing images and 5) Having the application require payment for use.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT Rizki Handayani, Reg. No 2130104061, entitled: “Contributing Factors on Students’ Difficulties in Comprehending Analytical Exposition Text” (A Study of the Eleventh Grade Students of SMAN 1 Sungai Tarab Registered in 2024/2025 academic Year). English Teaching Department Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Islamic State University of Mahmud Yunus Batusangkar. The problem of this research is the contributing factors on students’ difficulties in comprehending analytical exposition text that have not yet been revealed. The purpose of this research was to know and describe the contributing factors on students’ difficulties in comprehending analytical exposition text. This research was a qualitative research, using descriptive design. The technique used in choosing informants use purposive random sampling. The informants in this research were the eleventh grade students of SMAN 1 Sungai Tarab who were registered in the 2024/2025 academic year and had learned the analytical exposition text. In this research, the researcher was the key instrument and the interview guide as a supporting instrument. To test the validity of the data, she used a prolong engagement, namely by conducting additional interviews if there was insufficient or doubtful data or information regarding the consent requested by the informant during the first interview. To carry out data analysis, she referred to the theory (Miles and Huberman, 1994), namely data reduction, data display and conclusion drawing and data verification. She conducted interviews based on the interview guide, then analyzed the results of the interviews, and drew conclusions and verified the research findings. The results of this research showed that there were six contributing factors on students' difficulties in comprehending analytical exposition text. They are as follows: 1) Having limited vocabulary, 2) Having lack of concentration, 3) Having difficulty in processing information in the text, 4) Being unfamiliar with the given topic, 5) Having lack of interest in learning English, 6) Having lack of motivation in learning English.This findings different from the preliminary research, in the preliminary research the researcher found four contributing factors on students’ difficulties in comprehending analytical exposition text. They are as follows: 1) Having limited vocabulary, 2) Having lack of concentration, 3) Being unfamiliar with the given topic, 4) Having feeling discouraged in learning English. ABSTRAK Rizki Handayani, Reg. No 2130104061, berjudul: “Contributing Factors on Students’ Difficulties in Comprehending Analytical Exposition Text” (A Study of the Eleventh Grade Students of SMAN 1 Sungai Tarab Registered in 2024/2025 academic Year). Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam memahami teks eksposisi analitis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesulitan siswa dalam memahami teks analytical exposition. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan dengan desain deskriptif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan informan adalah purposive random sampling. Informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang terdaftar pada tahun ajaran 2024/2025 dan telah belajar teks analytical exposition. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen kunci dan panduan wawancara sebagai instrumen pendukung. Untuk menguji keabsahan data, dia menggunakan perpanjangan keikutsertaan, yaitu dengan melakukan wawancara tambahan jika terdapat data atau informasi yang kurang atau meragukan terkait persetujuan yang diminta oleh informan pada wawancara pertama. Untuk melakukan analisis data, dia mengacu pada teori (Miles dan Huberman, 1994) yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Dia melakukan wawancara berdasarkan panduan wawancara, kemudian menganalisis hasil wawancara, dan menarik kesimpulan serta memverifikasi temuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam faktor yang berkontribusi terhadap kesulitan siswa dalam memahami teks eksposisi analitis. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: 1) Memiliki kosakata yang terbatas, 2) Kurangnya konsentrasi, 3) Kesulitan dalam memproses informasi dalam teks, 4) Ketidakakrabannya dengan topik yang diberikan, 5) Kurangnya minat dalam belajar bahasa Inggris, 6) Kurangnya motivasi dalam belajar bahasa Inggris. Temuan ini berbeda dari penelitian pendahuluan, di mana peneliti menemukan empat faktor yang menyebabkan kesulitan siswa dalam memahami teks eksposisi analitis, yaitu: 1) Kosa kata yang terbatas, 2) Kurang konsentrasi, 3) Tidak familiar dengan topik yang diberikan, 4) Merasa minder dalam belajar bahasa Inggris.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FAUZIYAH, Reg No. 2130104024, berjudul: “Exploring Student Teachers’ Difficulties in Teaching English for Junior High Schools in Thailand”. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bahwa calon guru menghadapi kesulitan dalam mengajar Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan calon guru dalam mengajar Bahasa Inggris untuk sekolah menengah pertama di Thailand. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan informan adalah purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah empat calon guru yang mengajar di sekolah menengah pertama di Thailand. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen kunci dan panduan wawancara sebagai instrumen pendukung. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik member check. Untuk melakukan analisis data, peneliti mengacu pada teori (Miles dan Huberman dalam Sari, 2022), yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi data. Peneliti melakukan wawancara berdasarkan panduan wawancara, kemudian menganalisis hasil wawancara, dan menarik kesimpulan serta memverifikasi temuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima kesulitan yang dihadapi oleh calon guru yang mengajar bahasa Inggris di sekolah menengah pertama di Thailand. Kesulitan-kesulitan tersebut adalah: 1) Kesulitan dalam perencanaan pembelajaran, 2) Hambatan dalam komunikasi, 3) Tantangan dalam pengelolaan kelas, 4) Kesulitan dalam keterbatasan fasilitas, dan 5) Hambatan dalam respons siswa terhadap guru asing.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The problem of this study is the unrevealed difficulties faced by English Pre-service teacher in designing descriptive text module. The purpose of this study is to find out the difficulties faced by English pre-service teachers in designing core components of descriptive text module. This research uses a qualitative approach. The informants of this research were students of English Department who’s done pre-service teaching program at 2024/2025 academic year and designing descriptive text module at senior high schools. The informants were 5 people. In this study, the researcher acted as a key instrument and the interview guide as a supporting instrument. In collecting data, the researcher conducted interviews with the informants. Furthermore, in analysing the data, data reduction, data display, and data verification were used. To test the trustworthiness of the data, triangulation was used to confirm unclear information in previous interviews. The results showed that there are few difficulties that faced by English pre-service teacher in designing descriptive text module namely 1) Difficulty in Setting Learning Objectives, 2) Difficulty Choosing an Appropriate Level of Material Difficulty, 3) Difficulty in Determining the Right Assessment Format, 4) Difficulties in Designing Authentic and Varied Assessments, 5) Lack of Understanding of the Concept of Meaningful Understanding, 6) Difficulty in Designing Effective Triggering Questions, 7) Difficulty in Implementing the GBA (Genre-Based Approach) Learning Model for Active Student Participation, 8) Difficulty Adjusting Learning Activities to the Right Materials, 9) Difficulty Designing Engaging Learning Activities, 10) Difficulty in Designing Learning Activities that Accommodate Various Student Learning Styles, 11) Difficulty Assessing Learning Effectiveness, 12) Difficulty Determining the Right Form of Reflection, 13) Difficulty Designing Reflections that Help Learners Reflect on Learning.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
M.Tegar Pratama, Reg No. 2030104053, berjudul: “Students’ Difficulties in Teaching English in Micro teaching Class” (A Case Study of the Sixth Semester English Students of UIN Mahmud Yunus Batusangkar Registered in 2023/2024 Academic Year). Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah dalam penelitian ini adalah mahasiswa Bahasa Inggris semester enam UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang terdaftar pada tahun akademik 2023/2024 yang menghadapi beberapa kesulitan dalam mengajar di kelas pengajaran mikro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesulitan mahasiswa dalam mengajar di kelas pengajaran mikro. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik yang digunakan dalam pengambilan informan adalah purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah micro teaching pada tahun ajaran 2023/2024. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen kunci dan panduan wawancara digunakan sebagai instrumen utama. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan perpanjangan keikutsertaan, yaitu dengan melakukan wawancara tambahan jika terdapat data atau informasi yang kurang atau meragukan terkait persetujuan yang diminta oleh informan pada wawancara pertama. Untuk melakukan analisis data, peneliti mengacu pada teori Miles dan Huberman dalam Sari (2022), yaitu: reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Kemudian ia melakukan wawancara berdasarkan panduan wawancara. Dia menganalisis hasil wawancara, dan menarik kesimpulan serta memverifikasi temuan penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada lima kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam mengajar di kelas micro teaching. Kesulitan-kesulitan tersebut adalah: 1) Kesulitan dalam membuka pembelajaran, 2) Kesulitan dalam menutup pembelajaran, 3) Kesulitan dalam menggunakan media 4) Kesulitan dalam mengelola kelas dan 5) Kesulitan dalam memberikan pertanyaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Helen Kartika Yuli, Reg. No. 2030104024, thesis title: “STUDENTS' DIFFICULTIES IN UNDERSTANDING DESCRIPTIVE TEXTS (A STUDY OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMP N 3 BATUSANGKAR ACADEMIC YEAR 2022/2023” Department of English Tadris, Faculty of Tarbiyah, Mahmud Yunus State Islamic University (UIN) Batusangkar. The problem in this study is that the difficulties of SMP N 3 Batusangkar students in understanding descriptive text have not been revealed. This research aims to identify the difficulties experienced by students in understanding descriptive text. This type of research is qualitative descriptive research. The population in this study consists of seventh-grade students of SMP N 3 Batusangkar for the 2022/2023 academic year. The sample was taken using purposive sampling technique, and data were collected through interviews with students who had difficulty understanding descriptive text, as indicated by their scores below the KKM in English subjects. The researcher interviewed 10 students with scores below the KKM. The results showed five types of difficulties students experience in understanding descriptive text: 1) difficulties in understanding the meaning of words, 2) difficulty in making inferences, 3) difficulty in determining the main idea, 4) difficulty in identifying references, and 5) difficulty in recalling information.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PUTRI NOVITA, No Reg. 2030104050, entitled: “Contributive Reason For Facing Difficulties in Reading Narrative Text”(A Case Study of the Eleventh Grade Students of SMA Negeri 2 Sungai Tarab Registered in 2023/2024 Academic Year). English Teaching Department Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Islamic State University of Mahmud Yunus Batusangkar.The problem of this research was unrevealed students’ difficulties in understanding narrative text. The purpose of this research was to describe the reasons students’ difficulties in understanding narrative text of eleventh grade at SMA Negeri 2 Sungai Tarab.This type of research was a qualitative research, a case study design. Thetechnique used in choosing informants was purposive random sampling. The informants in this research was eleventh grade students at SMA Negeri 2 Sungai Tarab who had difficulty in understanding narrative text. In this research, the researcher acted as the key instrument and the interview guide as a supporting instrument. In collecting the data, she interviewed the research informants. To test the validity of the data, the researcher used a prolong engagement, namely by conducting additional interviews if there was insufficient or doubtful data or information regarding the consent requested by the informant during the first interview. To carry out data analysis, she referred to the theory (Miles and Huberman in Sari, 2022), namely: data reduction, data display, and conclusion drawing and data verification. She conducted interviews based on the interview guide, then analyzed the results of the interviews, and drew conclusions and verified the research findings.The results of this research indicate that there were four students’ difficulties in understanding narrative text. The difficulties are: 1) Difficulty in understanding narrative text because unfamiliar word, 2) Difficulty in understanding narrative text because lack of motivation, 3) Difficulty in understanding narrative text because lack of plot elements, 4) Difficulty in understanding narrative text because lack of guess.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
LANI SEPTIA SRI PUTRI, No Reg. 2030104033, entitled: “Students’ Difficulties in Speaking English”. English Teaching Department Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Islamic State University of Mahmud Yunus Batusangkar. The problem of this research was unrevealed students’ difficulties in speaking English. This research purpose was to find out and describe the students’ difficulties in speaking English of tenth grade at SMA Negeri 1 Rambatan This type of research was a qualitative research, a phenomenology design. The technique used in choosing informants was purposive random sampling. The informants in this research was tenth grade students at SMA Negeri 1 Rambatan who had difficulty in speaking English. In this research, the researcher acted as the key instrument and the interview guide as a supporting instrument. In collecting the data, she interviewed the research informants. To test the validity of the data, she used a prolong engagement, by conducting additional interviews if there was insufficient or doubtful data or information regarding the consent requested by the informant during the first interview. To carry out data analysis, she referred to the theory of Miles and Huberman in Sari, (2022), namely: data reduction, data display, and conclusion drawing and data verification. She conducted interviews based on the interview guide, then analyzed the results of the interviews, and drew conclusions and verified the research findings. The results of this research indicate that there were five students’ difficulties in speaking English. The difficulties where: : 1) difficulty in speaking because having lack of vocabulary, 2) difficulty in speaking English because being afraid to making mistake, 3) difficulty in speaking because being lack of time to practice, 4) difficulty in speaking English because heaving lack of motivation, 5) difficulty in speaking English because having difficulty to relate the conversation.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Teaching English is not easy. Teaching English is not just transferring knowledge to students. Instead, it is to make them able to listen, speak and write fluently. The problem of this research is that English teachers face difficulties in teaching English. This research was aimed to describe the teachers’ difficulties in teaching English at SMAN 1 Batusangkar. This type of research is a qualitative research, using a case study design. The technique used in collecting informants is purposive sampling. The informants in this research were two English teachers who taught eleventh grade at SMAN 1 Batusangkar. The results of this research indicate that there are six difficulties faced by teachers who teach English in the eleventh grade of SMAN 1 Batusangkar. The difficulties are: 1) Having difficulties in teaching English to the students because of their lack of English skills, 2) Having difficulties in motivating students to engage in learning, 3)Having difficulties in handling the class because of students’ behavior, 4) Having lack of knowledge about the independent curriculum, 5) Having lack of students' ability to master vocabulary for interaction and 6) Having lack of utilization of facilities.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Syafiq Yastasir, Reg. Number. 2030104061. Thesis title " Level of Difficulties and Problems Encountered by Senior High School Students on TOEFL Listening Section: A Mixed-Methods Study" English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The problem in this study is that the difficulties in completing the TOEFL listening section held by the school have not been revealed. This study aims to find out the level of difficulty of students in solving problems, find out the problems experienced by students in carrying out the TOEFL listening section, and find out the most difficult part in the TOEFL listening section and how students solve the TOEFL listening section. This study used a mixed method with a sequential-explanatory design. Data were collected through a questionnaire consisting of 44 closed-ended questions distributed through Google Form and interviews with several students. The population of this study is all students of SMAN 3 Batusangkar, with a total questionnaire sample of 110 participants from grade 10 and seven interview informants selected from a variety of their toefl test results. This study shows that students who have a high level of difficulty while taking the TOEFL listening section are the majority with 87 respondents with 79.09%. Followed by a moderate level with 15 respondents with 13.64%. Very high level with 6 people or 5.45%. And those who have a low level of difficulty with 2 respondents or 1.82%. In general, the problems faced by students in completing the TOEFL listening test consist of four aspects. The first aspect comes from the audio material that is too fast. In terms of vocabulary, there is a lot of unfamiliar vocabulary for students. In terms of understanding audio content, students have difficulty because of these two things. The last problem is the lack of listening practice which makes it difficult to answer questions, especially questions that require answers with high analysis. The problems found in the short dialogue section were difficulty in recognizing unfamiliar sounds and lack of practice. in the long conversation section was difficulty in understanding vocabulary, difficulty in grasping the meaning of long conversations, speed in conversation, and difficulty in recognizing unfamiliar topics. In the mini talks section, the problems encountered by students were speed of message delivery, unfamiliar vocabulary, overly academic conversations, and question types that required analysis. The most difficult part in TOEFL listening section is mini talks. The strategy that student used for answering TOEFL listening section is repeating the audio and guessing the answer.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Navrilianti, Reg. No. 1830104047. Berjudul "Students' Difficulties in Listening to Narrative Texts at Second Semester English Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar", Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negri Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang penelitian ini, dilatar belakangi oleh banyaknya mahasiswa yang mendapatkan nilai yang rendah dibawah rata-rata indikator pencapaian dalam proses menyimak (Listening to Narrative Text) semester dua tahun ajaran 2022/2023 Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan penelitian ini berjumlah 8 orang mahasiswa Bahasa Inggris semester dua jurusan bahasa Inggris tahun ajaran 20222/2023. Informan dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen kunci adalah peneliti sendiri ditambah dengan pedoman wawancara, perekam suara, dan kamera hp. Dalam pengumpulan data, peneliti melakukan wawancara. Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi yang dalam mengenai kesulitan mahasiswa dalam pembelajaran Listening to Narrative Text. Untuk memeriksa keandalan data menggunakan triangulasi. Dalam menganalisis data sesuai dengan teori Milles dan Huberman (1994) yaitu, melalui e tahap reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada tujuh faktor penyebab masalah yamg dihadapi mahasiswa dari hasil wawancara, antara lain : a) kualitas dari audio rekording materi b) aksen c) kata-kata yang tidak familir d) kecepatan pembicara dalam mendengarkan e) pemutaran ulang rekaman f) kesulitan dalam generik struktur
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The problem of this study is not revealed yet the problem faced by the final year students english department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar in writing thesis proposal. This study aims to find out students difficulties in writing a Thesis Proposal. The type of this research is qualitative research with a phenomenological approach. The informants of this research are students in the final semester of the 2022/2023 academic year who have taken thesis courses and in the process of guiding thesis proposal, seven people were selected using purposive sampling techniques. This research use interview techniques to collect the data. To check trustworthiness the data the researcher used triangulation by conducting re-interviews. Furthermore, researcher analyzed the data using the Miles & Huberman theory which included data reduction, data display, conclusions and verification. The result of this study show that the difficulties faced by the final year students English department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar are difficulties in finding the appropriate the title, writing background of the problem, writing review of related the theories, writing in chapter 3 methodology, lack of motivation and laziness, lack of comprehension in writing thesis proposal, difficulties in expressing idea in written form, lack of time management, difficulties in consultation with advisors, difficulties in communication with supervisors, difficulties in finding references and supporting books.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
dengan menggunakan purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. pedoman wawancara sebagi instrument pendukung. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara dan dibantu dengan tape recorder. Pada proses pengumpulan data peneliti terjun ke lapangan untuk mendapatkan data, peneliti melakukan wawancara, setelah itu peneliti menginterpretasikan sendiri data tersebut. Untuk menguji keabsahan data, peneliti malakukan tringulasi dengan cara wawancara. Selanjutnya, untuk menganalisis Data peneliti menggunakan teori Miles and Huberman yaitu dengan cara mereduksi data, menyajikan data, serta memverifikasi data dan menarik kesampulan. Berdasarkan analisis data temuan dalam penelitian mengalami berbagai kendala bahwa ada 8 kesulitan yang di hadapi oleh Mahasiswa Jurusan Bahasa Arab. kesulitan tersebut yaitu: 1) kurang kosakata, 2) masalah pengucapan, 3) kurang percaya diri, 4) gugup, 5) kurang tata bahasa, 6) takut berbicara, 7) gelisah, 8) kurangnya motivasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa Tadris Bahasa Inggris semester 5 di UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mengikuti mata kuliah English for Specifc Purposes. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan-kesulitan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan English for Specific Purposes di UIN Mahmud Yunus Batusangkar Tahun akademik 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu angket terbuka dan awancara. Instrument pendukung pada penelitian ini adalah angket, pedoman wawancara, rekaman audio, dan dokumentasi. Teknik pengambilan data informan dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Informan penelitian ini adalah semua mahasiswa Jurusan Tadriss Bahasa Inggris angkatan 2020 yang telah mengambil mata jumlah seluruh informan yang mengisi adalah sebanyak 27 mahasiswa, dan setelah dianalisis hanya 11 orang yang memenuhi syarat untuk menjadi informan pada penelitian ini. Peneliti berperan sebagai instrument kunci. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan wawancara mendalam dengan menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. selanjutnya, dalam menganilisis data peneliti menggunakan teori Miles dan Huberman (2010) yaitu dengan cara mereduksi menyajikan data, memverivikasi data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 4 kesulitan yang ada pada mahasiswa dalam mengikuti mata kuliah English for Specific Purposes Subject. kesulitan yang dihadapi siswa yaitu: 1) Siswa kesulitan dalam menentukan topik yang akan di desain di matakuliah ESP; 2) Kurangnya pengetahuan Kosa Kata; 3) Terkadang kelas ESP ditunda atau dibatalkan; 4) Siswa menemukan ESP terlalu berbeda dengan bahasa Inggris pada umumnya 5) Kurangnya interaksi antar sesama anggota group.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Putri Chania Nando, Reg.No 1730104053. Judul skripsi “STUDENTS’ DIFFICULTIES IN PARTICIPATING ONLINE CLASSROOM DISCUSSION IN CURRICULUM MATERIAL DEVELOPMENT SUBJECT”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum terungkapnya kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa semester 5 jurusan Tadris Bahasa Inggris di UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mengikuti diskusi kelas online pada mata kuliah Curriculum Material Development. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan-kesulitan mahasiswa dalam mengikuti diskusi kelas online pada mata kuliah Curriculum Material Development selama pandemi COVID-19 di UIN Mahmud Yunus Batusangkar Tahun Akademik 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu angket terbuka dan wawancara. Instrument pendukung pada penelitian ini adalah angket, pedoman wawancara, rekaman audio, dan dokumentasi. Teknik pengambilan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Informan penelitian ini adalah semua mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris angkatan 2019 yang telah mengambil mata kuliah Curriculum Material Development. Jumlah seluruh informan yang mengisi angket adalah sebanyak 38 orang, dan setelah dianalisis hanya 12 orang yang memenuhi syarat untuk menjadi informan pada penelitian ini. Peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan wawancara yang mendalam dengan menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya, dalam menganalisis data peneliti menggunakan teori Miles dan Huberman (2010) yaitu dengan cara mereduksi data menyajikan data, memverivikasi data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 6 kesulitan yang ada pada mahasiswa dalam mengikuti diskusi kelas online pada mata kuliah Curriculum Material Development. Masalah yang dihadapi oleh mahasiswa adalah: 1) Kesulitan memberikan argumentasi dan pertanyaan karna takut dan cemas melakukan kesalahan; 2) Jaringan internet tidak stabil; 3) Kesulitan memahami materi; 4) Kesulitan dalam mencari materi; 5) Kesulitan dalam kendala waktu; 6) Kesulitan berkomunikasi dan berbagi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bunga Refira 1830104008. Judul Skripsi: “ENGLISH TEACHERS’ DIFFICULTIES IN TECHNOLOGY INTEGRATION IN TEACHING ENGLISH”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian adalah adanya kesulitan yang dialami guru bahasa Inggris dalam mengintegrasikan teknologi dalam mengajar bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab paling dominan kesulitan yang dialami guru bahasa Inggris dalam mengintegrasikan teknologi dalam mengajar bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode descriptive quantitative dengan survey design. Populasi adalah 85 orang guru bahasa Inggris yang tergabung dalam MGMP Tanah Datar. Pada penelitian ini, peneliti mengambil menggunakan teknik uji coba terpakai. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket yang berisi tentang pernyataan kesulitan guru bahasa Inggris dalam mengintegrasikan teknologi dalam mengajar bahasa Inggris. Peneliti menggunakan keseluruhan sampling, karena responden kurang dari 100 orang, sehingga 85 orang populasi langsung dipilih sebagai sampel. Total angket dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 butir. Angket disebarkan melalui google form dan sebagian hardcopy. Angket sebelumnya di validasi terlebih dahulu menggunakan SPSS. Hasil validitas dihitung dengan membanding r-hitung dan r-tabel. Hasil validitas menunjukkan bahwa 40 butir angket dalam penelitian dinyatakan valid dikarenakan masing-masing r-hitung lebih besar daripada r-tabel yaitu sebesar 0,220. Reliabilitas dihitung menggunakan software SPSS 28.0 dengan metode Alpha Cronbach. Hasil reliabilitas yaitu sebesar 0,944 dengan kategori sangat reliabel. Hasil penelitian dari data yang telah dianalisis menunjukan bahwa dari 20 faktor dominant yang menyebabkan kesulitan guru bahasa Inggris dalam mengintegrasikan teknologi dalam mengajar bahasa Inggris hanya satu faktor yang tinggi tingkat setuju atau yang paling dominan menjadi penyebab kesulitan dari guru bahasa Inggris dalam mengintegrasikan teknologi dalam mengajar bahasa Inggris yaitu “Not getting enough training opportunities” dengan persentase 6.10%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed at finding out the psychological factors affecting students’ difficulties in writing thesis. This study used a quantitative descriptive method involving 58 tenth semester, twelvft semester and fourteenth semester students of the English Education Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar for the 2021/2022 academic year, as the population of this study. The researcher using a questionnaire as an instrument and a one-shot try out technique at the time of data collection which was analyzed using Sugiyono's theory. Based on the results of the study, there were 8 psyhological factors found when doing the thesis. The psychological factors are: high self-esteem factor, low self-esteem factor, somatic factor, cognitive factor, avoidance behavioral factor, persistance factor, direction factor, and intensity factor. The highest factor is low self-esteem in positive category with percentage 74,14%. Then it may be concluded that there is a psychological factors affecting students’in writing thesis.