ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ovalia, 1730104051, judul skripsi “Students’ Problems In Doing Micro Teaching During Covid-19 Pandemic”. Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya mahasiswa yang mengalami masalah dalam pembelajaran Micro Teaching secara online pada masa Covid-19. Pembelajaran Micro Teaching online menggunakan media WhatsApp group, E-mail dan google classroom untuk menggantikan pembelajaran tatap muka dikelas. Dalam pembelajaran Micro Teaching mahasiswa membuat vidio pembelajaran dan mengirimkan vidio tersebut ke dosen. Namun banyak permasalahan yang dirasakan oleh mahasiswa saat pembelajaran Micro Teaching online. Penelitian ini bertujuan untuk melihat permasalahan apa saja yang dialami oleh mahasiswa semester enam selama belajar Micro Teaching online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian case study dan yang menjadi main instrument dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Informan dalam penelitian ini adalah 21 mahasiswa semester enam Tadris Bahasa Inggris yang mengalami masalah pada mata kuliah Micro Teaching online. Informan di pilih menggunakan teknik purposive sampling. Dalam pengumpulan data, penulis menyebarkan angket dengan menggunakan google form. Teknik yang digunakan dalam mengolah data adalah transcribing the data, checking the data, coding the data, tabling and summarizing. Dari hasil penelitian, ada enam jenis permasalahan dalam Micro Teaching pada masa Covid-19. Enam permasalahan itu adalah: 1) kegagalan siswa pada pembelajaran jarak jauh 2) masalah atmosfer belajar dalam sistem pembelajaran online 3) masalah kesiapan dosen untuk pembelajaran online 4) terbatasnya paket internet 5) tidak merasakan bagaimana mengajar 6) gerak yang terbatas ketika mengaja
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK AFDAL GUSRIL, NIM. 1630108001, JUDUL SKRIPSI “PROBLEM REMAJA PUTUS SEKOLAH DI JORONG KUBANG LANDAI NAGARI SARUASO KABUPATEN TANAH DATAR”. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2021. Pada skripsi ini yang menjadi pokok permasalahan yaitu masalah yang dialami remaja putus sekolah.Tujuan dari pembahasan ini yaitu menjelaskan problem apa saja yang dialami remaja putus sekolah di Jotong Kubang Landai Nagari Saruaso Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitin kualitatif yang bersifat descriptif kualitatif, teknik pengumpulan datanya yaitu wawancara dan dokumentasi.Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data dalam pebelitian ini adalah teknik analisi model Milles dan Huberman, dan keabsahan data yaitu peneliti menggunakan teknik trianggulasi. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan maka dapat di hasilkan sebagai berikut: pertama: dalam problem internal remaja putus sekolah ditemukan bahwa keterampilan yang tidak memadai, pengetahuan yang tidak memadai, serta remaja merasa sulit mencari pekerjaan, kedua: dalam problem eksternal remaja putus sekolah ditemukan remaja dijauhi oleh teman- temannya, sering diejek temannya dan banyak masyarakat yang meremehkannya, ketiga : terkait dampak problem remaja putus sekolah terhadap pihak sekitarnya di temukan bahwa remaja putus sekolah membuat resah dengan kegiatan yang di lakukannya seeperti berjudi, munum-minum miras, membuat bising tengah malam, menjadi beban orang tua karena belum punya pendapatan sendiri, bahkan ada yang maling.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Resi Maimufi. NIM 1630106051. Judul Skripsi : “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model PBL (Problem Based Learning) pada Materi Sistem Peredaran Darah Kelas XI di SMAN 2 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya”, Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan masih kurangnya bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran, pada proses pembelajaran hanya menggunakan buku paket sebagai sumber belajar serta masih belum adanya sumber belajar yang dapat memecahkan masalah peserta didik. Berdasarkan latar belakang di atas penulis melakukan suatu penelitian untuk mencari penyelesaian masalah tersebut, yaitu dengan melakukan Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis model PBL (Problem Based Learning) pada materi sistem peredaran darah kelas XI di SMAN 2 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan menggunakan model 4-D memiliki empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap peny ebaran (disseminate). Namun pada model ini penulisan dilakukan sampai tahap pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar uji validitas dan lembar wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa LKPD berbasis model PBL (Problem Based Learning). Hasil dari lembar validasi LKPD menunjukkan kriteria sangat valid dengan presentase 91,90%. Hasil ini diperoleh dengan menganalisis lembar validasi yang telah di isi oleh validator yang mencakup aspek syarat didaktik, syarat kontruksi, syarat kebahasaan dan syarat teknis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK SEPTIA HARDIMAN FAUZIAH, 14 104 071, judul skripsi: “TEACHERS’ PROBLEMS IN CONDUCTING ONLINE TEACHING (A Study of English Teachers at SMPN 1 Batipuh, Tanah Datar Regency)”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah terdapatnya berbagai persoalan dalam pelaksanaan pembelajaran online sebagai dampak dari pandemic Covid 19 yang dirasakan oleh guru bahasa Inggris di SMPN 1 Batipuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan yang dialami oleh guru dalam pembelajaran online di SMPN 1 Batipuh Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini intrumen kunci adalah peneliti sendiri. Data dalam penelitian ini adalah permasalahan guru dan sumber data wawancara dari guru bahasa Inggris SMPN 1 Batipuh yang berjumlah 2 orang. Mereka terpilih sebagai informan berdasarkan permasalahan yang dialami oleh guru saat pelaksanaan pembelajaran online. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara serta dibantu pedoman wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi waktu dengan membandingkan hasil wawancara pertama dengan hasil wawancara kedua. Berdasarkan analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 6 permasalahan guru dalam pembelajaran online di SMPN 1 Batipuh. Masalah tersebut adalah (a) Masalah pada jaringan internet, (b) Persepsi guru terhadap siswa yang bolos dalam pembelajaran, (c) Keterbatasan guru dalam menyiapkan materi pembelajaran, (d) Kurangnya minat belajar siswa, (e) Guru kurang percaya dengan hasil belajar siswa, (f) Kurangnya interaksi antara guru dan siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FITRI YENI, NIM: 1630105018. Judul Skripsi “VALIDITAS MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DI SMP NEGERI 1 PARIANGAN”.Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2021. Penelitian ini bertolak dari permasalahan masih kurangnya bahan ajar yang digunakan siswa di sekolah. Metode pembelajaran yang digunakan juga masih bersifat teacher center walaupun sekolah tersebut sudah menggunakan kurikulum 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk memvalidasi modul berbasis Problem Based Learning yang valid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pariangan. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, yang divalidasi oleh 3 orang validator. Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE. Rancangan penelitian ini terdiri dari 5 tahan yaitu, tahap analysis merupakan suatu proses yang akan mendefenisikan apa yang akan dipelajari oleh siswa. Tahap designbertujuan untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam pengembangan modul. Tahap development bertujuan untuk mengembangkan modul guna mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Setelah itu, hasil pengembangan yang telah dibuat diterapkan di sekolah yang disebut tahap implementation. Terakhir tahap evaluation bertujuan untuk melihat apakah modul yang dikembangkan sesuai dengan harapan awal atau tidak. Hasil validasi modul dinilai berdasarkan 4 aspek yaitu: aspek kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan bahasa dan kelayakan kegrafikan. Berdasarkan hasil validasi di dapat rata-rata dari kelayakan isi adalah 75,8%, kelayakan penyajian 76,4%, kelayakan bahasa 75% dan kelayakan kegrafikan 71,2%. Dan rata-rata hasil validasi modul keseluruhan adalah 79% dengan kriteria valid.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Afnida Yanti, NIM: 1630105001, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Matematika Berbasis Creative Problem Solving (CPS) pada Materi Himpunan di SMP N 1 Tanjung Emas”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bahwa hasil belajar siawa belum maksimal atau masih rendah, yaitu belum mencapai ketuntasan belajar,hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh siswa dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan. Faktor penyebabnya yaitu kurangnya sumber belajar dalam pembelajaran, dan ditambah lagi dengan kondisi pada saat sekarang ini yaitu adanya wabah covid-19 yang menyebabkan proses pembelajaran tidak dapat secara langsung dan diganti dengan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) atau secara online. Dalam pembelajarang daring ini guru melakukan proses pembelajaran dengan cara mengirim vidio atau foto tentang materi yang sedang berlangsung melalui grup whatssap, dan setelah itu guru langsung memberikan soal-soal latihan kepada siswa tersebut. Dengan permasalahan tersebut peneliti disini mengembangkan sebuah modul untuk membantu proses pembelajaran, dengan adanya modul bisa membantu guru dalam proses pembelajaran. Adapun Tujuan penelitian ini secara umum adalah menghasilkan produk berupa modul himpunan berbasis Creative Problem Solving yang valid dan praktis serta dapat membantu siswa dalam memahami materi himpunan. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan ini terdiri dua tahap yaitu: (1)analisis mukabelakang, tahap ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan melalui wawancara dengan guru, analisis dan silabus, sumber belajar, karakteristik siswa,dan mereview literatur tentang modul, (2) tahap prototipe, hasil dari analisis mukabelakang digunakan untuk merancang prototipe modul. Adapun teknik pengumpulan data adalah validasi dan angket respon siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dan angket. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa modul matematika berbasis Creative Problem Solving valid dan praktis. Berdasarkan penilaian validator, modul pembelajaran matematika berbasis Creative Problem Solving dikategorikan valid, dengan rata-rata kevalidannya 76,14%. Berdasarkan penilaian siswa modul pembelajaran matematika berbasis Creative Problem Solving dikategorikan sangat praktis dengan memproleh rata-rata nila 80.9%. Modul pembelajaran matematika berbasis Creative Problem Solving yang peneliti kembangkan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK GUSNIWATI, NIM 15300600024, Judul Skripsi: “Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Dengan Metode Student Facilitator And Explaining (SFE) terhadap Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA DI SMPN 3 Pariangan”. Skripsi, Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Penggunaan model pembelajaran oleh guru yang kurang bervariasi menyebabkan proses pembelajaran di kelas menjadi kurang menarik, siswa juga kurang berani mengeluarkan ide atau pendapatnya sehingga mengakibatkan suasana kelas cenderung pasif. Hal tersebut akan berdampak pada aktivitas dan hasil belajar siswa yang masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran dengan model problem based learning (PBL) dengan metode student facilitator and explaining (SFE) . Jenis penelitian ini adalah jenis quasi experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 3 Pariangan tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 2 lokal. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.1 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dengan model problem based learning (PBL) dengan metode student facilitator and explaining (SFE) pada setiap kali pertemuan meningkat. Hal ini terlihat dari hasil observasi, dimana adanya peningkatan persentase aktivitas yang diperoleh siswa selama dua kali pertemuan. Rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada pertemuan I adalah 83,70% dengan kriteria banyak sekali dan pertemuan II dengan rata-rata persentase 92,39% dengan kriteria banyak sekali. Model problem based learning (PBL) dengan metode student facilitator and explaining (SFE) berpengaruh terhadap hasil belajar biologi siswa pada kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar dari kelas eksperimen 83,57 dan kelas kontrol 76,86.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fitri Marsuri, NIM. 13 105 037 Judul Skripsi “Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Open-Ended Problem pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII SMPN 3 Pariangan”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Penelitian ini didasari observasi dan hasil wawancara peneliti dengan guru Matematika kelas VIII SMPN 3 Pariangan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih rendah. Rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa disebabkan karena siswa tidak ingin membiasakan dirinya untuk berpikir lebih dalam menyelesaikan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII SMP N 3 Pariangan dalam menyelesaikan open-ended problem. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan open-ended problem pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII SMPN 3 Pariangan. Subjek penelitian ini adalah 6 orang siswa kelas VIII.2 SMPN 3 Pariangan yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Subjek penelitian ini diambil dengan mengunakan teknik analisis data berupa tes dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) nilai rata-rata pada indicator kemampuan berpikir luwes 2,92 dari skor ideal serta hasil rata-rata persentasenya 73% berada pada kategori tinggi; 2) nilai rata-rata pada indicator kemampuan berpikir lancar 2,16 dari skor ideal serta hasil rata-rata persentasenya 54% dan indicator kemampuan berpikir elaborasi dengan rata-rata 2,08 dari skor ideal serta hasil rata-rata persentasenya 52% berada pada kategori sedang; 3) nilai rata-rata pada indicator kemampuan berpikir orisinal 1,44 dari skor ideal serta hasil rata-rata persentasenya 36% berada pada kategori rendah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dina Putri Lestari. NIM 1630106005 (2020). Judul Skripsi: “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pembelajaran Biologi Berbasis Model Problem Posing pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Kelas X SMA”, Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya variasi penggunaan media pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk meningkatkan keaktifan peserta didik, meningkatkan berfikir kritis peserta didik, dan peserta didik kurang tertarik atau kurang termotivasi dalam belajar serta kurang memahami materi yang diajarkan oleh guru. Berdasarkan latar belakang diatas penulis melakukan suatu penelitian untuk mencari penyelesaian masalah tersebut, yaitu dengan melakukan Pengembangan LKPD Biologi Berbasis Model Pembelajaran Problem Posing pada materi biologi kelas X SMA yaitu materi perubahan lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan menggunakan model 4-D memiliki empat tahapyaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Namun pada model ini penulisan dilakukan sampai tahap pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar uji validitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa LKPD Biologi Berbasis Model Pembelajaran Problem Posing. Hasil validasi LKPD diperoleh nilai rata-rata 87,64% yang dikategorikan sangat valid dari aspek syarat didaktik, syarat kontruksi, syarat teknis dan model Problem Posing.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Astri, NIM : 15300500007, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Berbasis Problem Posing Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMPN 3 Batusangkar”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Permasalahan dalam penelitian ini adalah sumber belajar yang digunakan terbatas dan tidak menunjang proses belajar menggajar antara guru dan siswa sehingga tidak teciptanya umpan timbal balik antar guru dan siswa yang berkaitan dengan materi yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran di SMPN 3 Batusangkar. Adapun upaya untuk mengatasi hal yakni dengan menyediakan sumber belajar pendamping dalam pembelajaran matematika sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Salah satu sumber belajar yang dapat digunakan oleh siswa adalah modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Modul memiliki beberapa kelebihan diantarannya; adanya umpan balik, penguasaan tuntas, tujuan belajar jelas, menimbulkan motivasi belajar, fleksibelitas belajar serta memungkinkan kerjasama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa pada materi garis dan sudut yang valid dan praktis untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu(1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam tahap ini dilakukan wawancara dengan guru, analisis sumber, analisis kebutuhan siswa,analisis silabus dan RPP, serta meriview literatur tentang modul,(2) tahap design, hasil dari tahap define digunakan untuk merancang design modul matematika berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika. Hasil dari tahap design yang dirancang dilanjutkan dengan (3) tahap develop, tahap ini adalah lanjutan dari tahap design untuk melihat validitas, praktikalitas dari modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa yang dirancang telah valid dan praktis. Hasil validitas modul yang diperoleh adalah 78,16 % kategori valid. Sementara hasil praktikalitas modul yang diperoleh dari hasil angket respon siswa yaitu 80,24 % kategori praktis. Keyword: Modul berbasis problem posing, aktivitas siswa, dan hasil belajar matematika
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Putri Hilma Rafika. NIM 1630106039 (2020). Judul Skripsi: “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Double Loop Problem Solving (DLPS) pada pembelajaran Biologi di SMAN 2 Batusangkar” Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya variasi media pembelajaran yang di gunakan guru sehingga peserta didik kurang memiliki keterampilan pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berupa lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasisi model Duble Loop Problem Solvingyang valid. Penelitian ini merupakan penelitian pengembanngan mengunakan model pengembangan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan menggunakan model 4-D memiliki empattahapyaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahappengembangan (develop) dan tahap penyebaran(disseminate).Namunpada model ini penelitik melakukan penelitian sampai tahap pengembangan (develop) instumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar uji validitas untuk lembar uji validitas dan lembar validitas untuk uji validitas LKPD.Analisis data menggunakan analisis deskriptif.Berdasarkan penelitian yang dilakukan di hasilkan produk berupa LKPD berbasis Double Loop Problem Solving (DLPS). Dari hasil validitas oleh validator di peroleh nilai rat-rata 95,37% di kategorikan sangan valid dari aspek syarat didaktik,syarat kontruk,syarat teknis dan model DLPS.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Doni Restu Meidy, NIM 15301500014, Judul Skripsi: “Problematika Pemerintahan Kabupaten/Kota Menghadapi Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2018 tentang Nagari (Studi Kasus Kabupaten Tanah Datar)”. Jurusan Hukum Tata Nagari, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pemberlakukan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa yang membawa sejumlah perbaikan terhadap pengaturan desa, direspon oleh pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan mengeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Nagari, yang tujuannya agar penyelenggaraan pemerintahan berdasarkan hak asal usul dan hukum adat. Hal tersebut memberikan perubahan yang signifikan terhadap penyelenggaraan pemerintahan nagari sehingga yang mengalami pergeseran, antara lain: Pergeseran Pemilihan Wali Nagari oleh KAN, Fungsi BPRN kepada KAN, dan Peradilan Adat Nagari. Fokus penelitian ini adalah Problematika Pemerintahan Kabupaten/ Kota Menghadapi pergeseran pemilihan wali nagariyang termuat dalam Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2018 tentang Nagari (Studi Kasus di Kabupaten Tanah Datar). Pembahasan problematika dijadikan lebih spesifik dengan menghubungkan agenda Pilwana Serentak 2020 di Kabupaten Tanah Datar, dimana aturan pelaksanaan pemilihan sudah diatur dalam Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2018, namun belum diterbitkan dalam perda Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) yakni pendekatan dengan melihat dan mengkaji bagaimana suatu aturan diimplementasikan dilapangan. Melalui penelitian kualitatif ini peneliti akan mengkaji Problematika Pemerintahan Daerah Kabupaten Tanah Datar menghadapi pergeseran pemilihan wali nagari dalam Peraturan Daerah Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2018 tentang Nagari. Dari hasil penelitian ditemukan problem yang dialami pemerintah Kabupaten Tanah Datar adalah belum dapat melaksanakan Isi Perda Provinsi Sumatera Barat No. 7 Tahun 2018 tentang Nagari dalam Pilwana Serentak 2020 disebabkan belum terbitnya Perda Kabupaten Tanah Datar karena adanya desakan waktu pelaksanaan Pilwana yang semakin mendesak, Kondisi Kabupaten Tanah Datar yang dalam kondisi Pandemi Covid 19, dan pembahasan Ranperda Kabupaten Tanah Datar tentang nagari yang baru dapat dilaksanakan setelah menuntaskan Pilwana Serentak 2020. Menyikapi situasi yang ada pemerintah mengupayakan Pilwana Serentak tetap dilaksanakan dengan merujuk pada Perda Kabupaten Tanah Datar No. 1 Tahun 2017. Perbedaan metode pemilihan langsung dan tidak langsung sama sama memiliki kelebihan dan kelebihan masing-masing, pemilihan motode terbaik dapat diupayakan dengan memperimbangkan azas manfaat dan mudharatnya. Motode terbaik yang dipilih adalah yang paling banyak manfaatnya dan paling sedikitnya mudharatnya, serta memungkinkan untuk dilaksanakan di lingkungan Nagari yang akan melaksanakan isi perda Kabupaten Tanah Datar yang akan diterbitkan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK HANIFAH WULNDARI, NIM. 14 106 023, judul skripsi “PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROLEM SOLVING BERBASIS LITERASI SAINS TERHADAP PEMBELAJARAN IPA SMP NEGERI 1 PARIANGAN ” Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2020. Skripsi ini berjumlah 68 halaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar biologi siswa khususnya kelas VIII di SMP N 1 Pariangan masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata Ujian Tengah Semester I. Rendahnya hasil belajar IPA dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya dalam proses soal yang diberikan guru tidak sepenuhnya terselesaikan oleh siswa. Siswa juga terlihat kurang terlatih dalam mengkontruksi atau menyusun suatu permasalahan yang diberikan oleh guru, sehingga belum sepenuhnya mampu menemukan suatu konsep dalam memecahkan soal yang diberikan guru. Selain itu buku yang dipakai dalam proses pembelajaran kurang mendukung siswa dalam meningkatkan literasi sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar IPA siswa dengan penerapan model pembelajaran problem solving berbasis literasi sains lebih baik daripada model pembelajaran konvensional SMP N 1 Pariangan pada materi sistem pencernaan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian randomized control-group posttest only design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Pariangan yang berjumlah 68 orang siswa. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan simple random sampling. Sampel penelitian adalah 2 kelas yaitu kelas VIII. 1 yang terdiri dari 23 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII. 3 berjumlah 22 orang siswa sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil tes akhir pada kedua kelas sampel, dan tes akhirnya berupa tes objektif. Dari penelitian didapatkan bahwa “ hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA dengan menggunakan penerapan model problem solving berbasis literasi sains berpengaruh terhadap kognitif siswa hasil belajar. Hal ini dilihat berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji t, didapatkan nilai ttabel2,47 dan thitung 2,02 . Sehingga thitung > ttabel yaitu (2,47 > 2,02). Apabila ditinjau dari nilai rata-rata, kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata lebih tinggi yaitu 80,09 dibandingkan rata-rata kelas kontrol yaitu 71,18.Jadi, penerapan model pembelajaran problem solving berbasis literasi sains siswa dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Audia Perdana, NIM: 1630107003, Judul Skripsi “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Menggunakan Aplikasi Powtoon Pada Materi Momentum dan Impuls Kelas X di SMA/MA”, Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Batusangkar, 2020. Salah satu usaha yang dapat dilakukan guru untuk menunjang tercapainya tujuan pembelajaran adalah dengan merancang media pembelajaran, untuk itu diperlukan sebuah media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan motivasi peserta didik untuk lebih aktif dan giat dalam belajar melalui materi yang diberikan. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan di kelas X MIPA 5 SMAN 1 Gunung Talang ditemukan bahwa masih kurangnya minat belajar peserta didik terhadap materi fisika sehingga pada saat pembelajaran berlangsung peserta didik kurang memperhatikan guru. Bahan ajar yang digunakan guru berupa buku paket dan LKS yang sulit dipahami. Disamping itu, pembelajaran fisika masih berpusat pada guru, serta kurang kreatifnya guru dalam merancang media pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti merancang sebuah media pembelajaran berbasis problem based learning menggunakan aplikasi powtoon pada materi momentum dan impuls. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, dan desseminate). Pada penelitian ini dilaporkan 3 dari 4 tahapan diatas, disebabkan keterbatasan waktu penelitian yaitu sampai tahapan develop saja. Tahap define dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum di sekolah, seperti proses pembelajaran, kendala yang dihadapi didalam kelas dan karakteristik peserta didik. Kegiatan dimulai dari wawancara, menganalisis silabus pembelajaran fisika kelas X SMA semester 2, menganalisis bahan ajar yang dipakai guru fisika di kelas X SMAN 1 Gunung Talang dan analisis karakteristik peserta didik. Tahap design, diawali dari pembuatan garis besar program media (GBPM), Pembuatan flowchart, Penyusunan desain produk secara keseluruhan (story board), Pengumpulan objek rancangan berupa teks materi, soal dan jawaban sesuai dengan rancangan produk, dan pengumpulan background, gambar, efek suara, musik. Setelah semua bahan terkumpul, dilakukan programming, dan terakhir finishing akhir dari kegiatan finishing adalah packageeing, yaitu program dikemas dalam bentuk video (MP4). Tahap develop, untuk melihat validitas, praktikalitas media pembelajaran berbasis problem based learning menggunakan aplikasi powtoon. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil validasi media pembelajaran berbasis problem based learning menggunakan aplikasi powtoon yang diperoleh adalah 84,92% dengan ketegori sangat valid, 2) hasil praktikalitas media pembelajaran dari hasil angket respon peserta didik yaitu 80,37% sedangkan hasil angket respon guru yaitu 88,63% dengan kategori sangat praktis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SRIWAHYUNI ATI, NIM 1630105050, Judul Skripsi : “Analisis Kesalahan Translasi Matematis Siswa SMP N 2 Pariangan dalam Menyelesaikan Word Problem pada Pembelajaran Aljabar”. Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Word problem merupakan salah satu masalah matematika dalam materi aljabar. Dalam menyelesaikan word problem terdapat tiga tahapan yang harus di lakukan oleh siswa. Tahapan tersebut yaitu translasi, integrasi, dan solusi. Tahap translasi merupakan sesuatu yang penting bagi siswa. Jika siswa mengalami kesalahan dalam tahap translasi, maka tahap selanjutnya dalam menyelesaikan word problem yaitu tahap integrasi dan solusi juga berpotensi mengalami kesalahan. Masih banyak siswa yang belum benar dalam melakukan translasi matematis. Hal ini di sebabkan, karena siswa kurang mendapatkan perhatian mengenai permasalahan translasi matematis. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah kesalahan translasi matematis yang di lakukan siswa dalam menyelesaikan word problem. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan yang di lakukan oleh siswa dalam menyelesaikan word problem pada tahap translasi. Dari hasil temuan penelitian ini dapat di simpulkan bahwa kesalahan translasi matematis yang di lakukan siswa dalam menyelesaikan word problem terdapat tiga jenis kesalahan, yaitu (1) kesalahan operasi merupakan kesalahan siswa dalam penggunaan operasi dasar matematika yang kurang tepat seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, (2) kesalahan translasi word problem merupakan kesalahan yang di lakukan pada saat proses translasi dari representasi sumber ke representasi target mengalami kesalahan. (3) kesalahan simbol aljabar merupakan kesalahan dalam menuliskan simbol dan memahami makna variabel dalam pembelajaran aljabar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Audina Savitri, NIM. 15300600008, Judul Skripsi : “Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Berbasis Science Technology Engineering And Mathematics (STEM) Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI IPA SMA N 1 Sungayang”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurang aktifnya siswa karena model yang digunakan guru masih konvensional, siswa tidak mampu menyampaikan pendapat dan bertanya, kurangnya rasa kerjasama dan tanggungjawab siswa di dalam kelompok pada saat diskusi dalam memecahkan suatu permasalahan, kemudian kurang seriusnya siswa dalam pelaksanaan praktikum sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar siswa kelas XI IPA di SMA N 1 Sungayang dengan menerapkan model pembelajaran Problem Posing Berbasis Science Technology Engineering and Mathematics (STEM). Jenis penelitian ini adalah jenis true experimental dengan rancangan penelitian randomized control group posttest only design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Instrument penelitian ini dengan menggunakan soal essay berjumlah 10 butir soal, dengan materi sistem respirasi manusia. Soal terlebih dahulu divalidasi ke validator, kemudian dilakukan uji coba soal ke kelas XII IPA 3, uji indeks kesukaran soal, uji daya pembeda, reliabilitas dan klasifikasi soal dan didapatkan soal yang valid sebanyak 10 soal. Uji yang peneliti gunakan adalah uji normalitas dengan uji liliefors, uji homogenitas dengan uji f dan uji hipotesis. Hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen 83.31 dengan persentase ketuntasan 78.13%, sedangkan hasil belajar siswa pada kelas kontrol adalah 76.97 dengan persentase ketuntasan 56.3%. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh thitung= 2.85 sedangkan ttabel= 1.645 pada taraf nyatanya α=0,05. Karena thitung > ttabel sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Hasil belajar afektif siswa kelas eksperimen didapat rata-rata 92.5% dengan kriteria baik sekali, sedangkan kelas kontrol didapat rata-rata 84.42% dengan kriteria baik sekali. Hasil belajar psikomotorik siswa kelas eksperimen didapat rata-rata 100% dengan kategori baik, sedangkan kelas kontrol didapat rata-rata 91.15% dengan kategori baik. Hasil penilaian proyek siswa kelas eksperimen dengan rata-rata 82.7 dan kelas kontrol 78.6 dengan kriteria baik. Dengan demikian hasil belajar biologi siswa dengan menerapkan model Problem Posing berbasis Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) lebih baik daripada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Bisma Hanafi. NIM 1630201010, Judul Skripsi: “ Problematika Perkawinan Saparuik Di Nagari Lawang Mandahiling Kecamatan Salimpaung dalam Bingkai Fikih Munakahat”. Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan Skripsi ini adalah Pelaksanaan Perkawinan Saparuik di Nagari Lawang Mandahiling Kecamatan Salimpaung dan bentuk hukum Perkawinan Saparuik di dalam Fikih Munakahat dan tujuannya untuk mengetahui dan menjelaskan Pelaksanaan Perkawinan Saparuik di Nagari Lawang Mandahiling dan untuk mengetahui dan menganalisa bentuk hukum Perkawinan Saparuik di dalam Fikih Munakahat.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). yaitu suatu penelitian yang mengungkapkan dan menggambarkan kejadian-kejadian Perkawinan Saparuik di Nagari Lawang Mandahiling Sumber data berasal dari sumber data Primer yaitu, niniak mamak, ibu kandung, keluarga dari pihak mamak dan masyarakat yang mengetahui perkawinan saparuik. sumber data Skunder yaitu, penulis sendiri dan buku-buku islam yang mengkaji tentang perkawinan, UU yang berkaitan dengan perkawinan dan juga buku-buku adat. Tekhnik Analisis Data melalui Metode Deskriptif Kualitatif dan Tekhnik Keabsahan Data melalui tekhnik Triangulasi.
Hasil penelitian Pelaksanaan Perkawinan Saparuik ini adalah suatu pelaksanaan perkawinan yang dilarang di dalam adat Minangkabau karena hubungan sedarah di antara mamak dengan kemanakan yang melakukan perkawinan tersebut di perantauan, tanpa sepengetahuan pihak keluarga, tanpa diketahui saksi yang dari pihak keluarga dan tidak adanya izin dari wali yang sah. Perkawinan saparuik merupakan pelanggaran yang sangat keras terhadap ( adaik yang sabana adaik) adat yang sebenarnya adat, karena adat yang berbuhul mati ( adat yang sebenar adat) adalah ketentuan mutlak adat yang tidak boleh dirobah-robah lagi dan tidak dapat diganggu gugat. Maka perkawinan saparuik antara mamak dengan kemanakan tersebut tidak dibolehkan.
Pelaksanaan perkawinan saparuik di Nagari Lawang Mandahiling merupakan perkawinan yang masuk kedalam mahram muabbad sehingga di dalam fikih munakahat perkawinan tersebut haruslah di fasakh karena rusaknya perkawinan tersebut. Dan sanksi yang diberlakukan baik denda atau dibuang dari kampung halaman oleh niniak mamak secara fikih munakahat sudah sesuai, karena tujuan ditetapkan sanksi tersebut adalah untuk keadilan, kemaslahatan dan menghindari kerusakan (mafsadad) di Nagari Lawang Mandahiling.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
DEVI YUDIA PUTRI, NIM 14 107 008, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristik terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik pada Materi Kinematika Gerak Lurus Kelas X MIPA di SMAN 1 X Koto Singkarak”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020.
Salah satu faktor penyebab rendahnya hasil belajar peserta didik adalah saat proses pembelajaran masih banyak peserta didik yang kurang serius dalam belajar. Ketika diberikan soal yang berbeda dengan contoh yang disajikan oleh guru kebanyakan mereka bingung dalam menyelesaikannya Salah satu model pembelajaran yang dipandang dapat mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS-Heuristik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristik terhadap hasil belajar fisika peserta didik pada materi kinematika gerak lurus kelas X SMAN 1 X Koto Singkarak.
Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment yang menggunakan rancangan penelitian only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 Singkarak yaitu terdiri dari 3 kelas (96 orang peserta didik). Pengambilan Sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, dimana kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristik, sedangkan kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional..
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen yaitu 74,375 dengan presentase ketuntasan 50 %, sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 67,258 dengan presentase ketuntasan 22 %. Rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah afektif pada kelas eksperimen 79,406 dan kelas kontrol 70,895 dan rata-rata nilai akhir peserta didik pada ranah psikomotor untuk kelas eksperimen 75,781 dan kelas kontrol 72,379. Uji hipotesis dengan uji-t untuk ketiga ranah menunjukkan harga thitung = 2,74 (kognitif), thitung = 4,078 (afektif) dan thitung= 2,278 (psikomotor) dengan ttabel untuk ketiga ranah = 1. 645 dengan taraf nyata α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa untuk semua ranah baik kognitif, afektif dan psikomotor didapatkan thitung>ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristik lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi Kinematika Gerak Lurus di kelas X SMAN 1 X Koto Singkarak.
Kata kunci : Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristik, Kinematika Gerak Lurus, Hasil Belajar Peserta Didik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
VIDHELIN WERY NABILLA, NIM. 15 300 7000 32, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving terhadap HOTS Peserta Didik pada Materi Gerak Lurus Kelas X MIPA SMAN 1 X Koto Diatas” Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Fisika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Rendahnya HOTS peserta didik pada pembelajaran fisika disebabkan karena proses pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher centered) yang diyakini menjadi penyebab masalah tersebut. Peserta didik hanya menerima materi yang disampaikan oleh pendidik, mencatat, dan tidak ada yang mengajukan pendapat atau beragumen terkait dengan materi. Hal ini menyebabkan peserta didik menjadi pasif sehingga hasil belajar menjadi rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan model pembelajaran problem solving mampu mencapai HOTS peserta didik pada materi Gerak Lurus Kelas X MIPA SMAN 1 X Koto Diatas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group yang dilaksanakan di SMAN 1 X Koto Diatas pada materi Gerak Lurus. Populasi dalam penelitian ini adalah 49 orang peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 X Koto Diatas yang terdiri dari dua kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Total Sampling dimana kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes berupa tes essay sebanyak 7 butir soal kemudian data di analisis secara statistik menggunakan Uji-t. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata HOTS peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata HOTS peserta didik pada kelas eksperimen adalah 81,8 sedangkan pada kelas kontrol yaitu 77,21. Setelah dilakukan uji hipotesis secara statistik dengan menggunakan uji-t didapatkan harga thitung yaitu 1,82, sedangkan ttabel yaitu 1,67 (pada taraf nyata α = 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa thitung > ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa HOTS peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran problem solving lebih baik dari pada HOTS peserta didik yang menggunakan model pembelajaran ekspositori (langsung) pada materi Gerak Lurus Kelas X MIPA SMAN 1 X Koto Diatas dengan tingkatan kognitif C4 sebesar 93,50%, C5 sebesar 79,78%, dan C6 sebesar 64,50% untuk kelas eksperimen.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SRI RAMADANI, NIM 15 300 4000 88, Judul skripsi: “SPEAKING PROBLEMS FACED BY STUDENTS IN ENGLISH FOR TOURISM SUBJECT (A Study of the Third Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar Registered in 2018/2019 Acadenic Year)”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya mahasiswa yang mengalami masalah dalam speaking pada saat mereka tampil memerankan dialog didepan kelas. Padahal sebelum memasuki kelas dosen telah menyuruh mahasiswa untuk membuat persiapan terkait pembelajaran yang akan dipelajari sebelum memasuki kelas, dan di kelaspun sebelum mereka melakukan praktek mahasiswa diberikan contoh dialog seputar materi pembelajaran di hari tersebut. Jadi, permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya masalah speaking yang dihadapi mahasiswa saat melakukan role play performance pada mata kuliah English for Tourism. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan masalah speaking yang dialami mahasiswa pada mata kuliah English for Tourism. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah delapan orang mahasiswa Bahasa Inggris yang mengalami masalah speaking dalam mata kuliah English for Tourism. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan alat pendukung lainnya seperti interview guideline, tape recorder dan documentation. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan interview ulang untuk menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada enam masalah speaking yang dihadapi mahasiswa pada mata kuliah English for Tourism, yaitu : 1) Cemas ketika tampil, 2) keterbatasan kosakata, 3) kesulitan bagaimana cara mengucapkan kata bahasa Inggris secara baik dan benar, 4) tata bahasa, 5) kekurangan ide mengenai tempat wisata, 6) kurang percaya diri ketika tampil.