Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Problem-Based Learning
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Deep Learning pada Materi Ekosistem Kelas X SMAN 1 Rambatan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbasan bahan ajar yang mampu meningkatkan keaktifan, keterlibatan, dan kemampuan beragumentasi peserta didik, serta belum banyak penggunaan deep learning pada materi ekosistem. Penelitian ini mengembangkan LKPD berbasis problem-based learning dengan pendekatan deep learning pada materi ekosistem, menggunakan metode research and development dengan model 4D (define, design, develop, disseminate). Lembar instrumen penelitian yang digunakan mencakup lembar validitas, lembar praktikalitas, serta pada lembar wawancara. Subjek penelitian adalah 34 peserta didik kelas X SMA. Hasilnya menunjukkan bahwa LKPD berbasis problem-based learning dengan pendekatan deep learning pada materi ekosistem ini sangat valid dengan persentase 94%. Persentase uji praktikalitas peserta didik 80%, dengan kriteria praktis. Dengan demikian, LKPD berbasis problem-based learning dengan pendekatan deep learning pada materi ekosistem ini terbukti efektif dan layak digunakan untuk mendukung pembelajaran biologi, khususnya pada materi ekosistem.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Self-Efficacy Matematis Peserta Didik dalam Problem-Based Learning di SMPN 3 Sungai Tarab

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya self-efficacy matematis dalam pembelajaran matematika, dimana keyakinan peserta didik terhadap kemampuan matematika mereka sangat mempengaruhi proses dan hasil belajar. Observasi awal di SMPN 3 Sungai Tarab menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran Problem-based learning (PBL) telah diterapkan dan dituangkan dalam modul ajar, namun belum ada kajian mendalam tentang bagaimana self- efficacy matematis peserta didik termanifestasi dalam konteks pembelajaran berbasis masalah tersebut. Peserta didik sering kali kurang percaya diri dalam menyelesaikan masalah matematika yang kompleks dan cenderung bergantung pada bantuan guru atau teman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis self-efficacy matematis peserta didik dalam pembelajaran Problem-based learning di SMPN 3 Sungai Tarab, yang mencakup identifikasi tingkat self-efficacy matematis berdasarkan empat dimensi (sikap positif dan konstruktif, stabilitas emosional, kemampuan aplikatif, dan motivasi intrinsik). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMPN 3 Sungai Tarab yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi metode dan sumber yang meliputi angket self-efficacy matematis, observasi partisipatif terhadap proses pembelajaran, dan wawancara mendalam dengan peserta didik. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif untuk data angket, data observasi dan data wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy matematis peserta didik dalam pembelajaran PBL di SMPN 3 Sungai Tarab berada dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata 68,5% dari hasil angket dan 66,3% dari hasil observasi. Analisis per dimensi menunjukkan dimensi sikap positif dan konstruktif memiliki skor tertinggi (69,4%), diikuti dimensi stabilitas emosional (67,4%), kemampuan aplikatif (67,4%), dan motivasi intrinsik (66,9%). Hasil wawancara mengungkap pengalaman positif peserta didik yang merasa lebih percaya diri, mampu mengelola emosi ketika menghadapi masalah sulit, dan termotivasi untuk belajar matematika melalui pembelajaran PBL. Faktor-faktor yang mendukung tingginya self-efficacy meliputi: pemilihan masalah yang kontekstual dan sesuai dengan kemampuan peserta didik, kemampuan guru dalam memotivasi terutama di awal pembelajaran, pembelajaran kolaboratif yang memberikan pengalaman, serta pemberian bimbingan yang tepat ketika peserta didik mengalami kesulitan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan LKPD Materi Barisan dan Deret Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematis Peserta Didik di MAN 1 Padang Pariaman

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nidhana Padya Fahli. NIM 2130105032. Judul Skripsi: “Pengembangan LKPD Barisan dan Deret Berbasis Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematis Peserta Didik di MAN 1 Padang Pariaman”, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Mahmud Yunus Batusangkar,2026 Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi matematis peserta didik di MAN 1 Padang Pariaman, sumber belajar yang digunakan saat pembelajaran belum dapat untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis peserta didik. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya ketersediaan sumber belajar yang dapat menunjang dan dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis peserta didik. Salah satu sumber belajar yang dapat digunakan peserta didik untuk menunjang kemampuan literasi matematis adalah LKPD berbasis Problem-Based Learning. Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 3D yaitu (1) tahap define (pendefinisian), tahap ini dilakukan analisis muka belakang, analisis capaian pembelajaran dan tujuan pembelajaran, analisis karakteristik peserta didik, dan analisis literatur. (2) tahap design (perancangan), digunakan untuk merancang LKPD berbasis Problem Based Learning dan merancang instrumen penelitian. (3) tahap development (pengembangan), tahap ini dilakukan uji validitas, uji praktikalitas dan efektifitas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon peserta didik, dan soal tes kemampuan literasi matematis. Selanjutnya teknis analisis data yang digunakan adalah analisis persentase dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD materi Barisan dan Deret berbasis Problem-Based Learning ini berisi tugas dan langkah kerja yang dikombinasikan dengan langkah pembelajaran model Problem-Based Learning yaitu mengorientasikan peserta didik terhadap masalah, mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, membimbing penyelidikan individu dan kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Hasil produk dari LKPD materi Barisan dan Deret berbasis Problem-Based Learning berupa LKPD dalam bentuk cetak. Hasil persentase uji validitas LKPD materi Barisan dan Deret berbasis Problem-Based Learning adalah 82% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil persentase uji praktikalitas LKPD materi Barisan dan Deret berbasis Problem-Based Learning yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 81% dengan kategori sangat praktis. Kemudian hasil uji efektifitas LKPD materi Barisan dan Deret berbasis Problem-Based Learning diperoleh N-Gain sebesar 0,778 dan kemudian dikonversi ke persentase sehingga didapatkan 77% yang menunjukkan tingkat keefektifan berada di kategori efektif. Dengan demikian, LKPD berbasis Problem-Based Learning yang dirancang sudah valid, praktis, dan efektif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penerapan Problem-Based Learning Berbasis Etnomatematika terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas VIII di SMPN 1 Rambatan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ivani Latifah Efendi, NIM. 2130105022 Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Problem-Based Learning Berbasis Etnomatematika Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas VIII di SMPN 1 Rambatan”, Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik di SMPN 1 Rambatan. Model pembelajaran Problem-Based Learning berbasis Etnomatematika dapat diterapkan dengan memberikan permasalahan yang melibatkan kehidupan kebudayaan sehari-hari peserta didik. Materi pembelajaran yang dihubungkan dengan budaya yang dekat dengan peserta didik diharapkan membuat peserta didik akan merasa tertarik dan mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu peningkatan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah matematis yang diajarkan menggunakan metode Problem-Based Learning berbasis Etnomatematika di kelas VIII SMPN 1 Rambatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen menggunakan desain pretest-posttest control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII, dan pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang dippakai menggunakan tes (pretest dan posttest). Teknik analisis data dilakukan dengan pengujian instrument penelitian, pengujian prasyarata analisis serta uji hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai signifikan α sebesar 0,00 0,025 yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah amatematis menggunakan Problem-Based Learning berbasis etnomatematika lebih baik secara signifikan dari pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan Problem-Based Learning tanpa etnomatematika di kelas VIII SMPN 1 Rambatan atau dengan kata lain peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik di kelas eksperimen lebih baik dari pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik di kelas kontrol. Jadi kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning berbasis Etnomatematika lebih baik dari pada Problem-Based Learning tanpa etnomatematika.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan LKPD Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Berbasis Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasi Matematis Peserta Didik di SMAN 1 Padang Ganting

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Prifia Anggraeni Shania Putri, NIM: 2130105035, Judul Skripsi “Pengembangan LKPD Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Berbasis Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasi Matematis Peserta Didik di SMAN 1 Padang Ganting”, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Permasalahan dalam penelitian ini adalah peserta didik masih kesulitan ketika diberikan soal-soal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari akibat rendahnya kemampuan berpikir komputasi matematis peserta didik. Salah satu faktor yang mempengaruhi hal ini adalah kualitas sumber belajar yang digunakan. Salah satu sumber belajar yang dapat digunakan peserta didik untuk menunjang kemampuan berpikir komputasi matematis adalah LKPD berbasis Problem-Based Learning. Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 3D yaitu (1) tahap define (pendefinisian), tahap ini dilakukan analisis muka belakang, analisis capaian pembelajaran dan tujuan pembelajaran, analisis karakteristik peserta didik, dan analisis literatur. (2) tahap design (perancangan), digunakan untuk merancang LKPD berbasis Problem Based Learning dan merancang instrumen penelitian. Hasil dari tahap design dilanjutkan, (3) tahap development (pengembangan), tahap ini dilakukan uji validitas, uji praktikalitas dan efektifitas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon peserta didik, dan soal tes kemampuan berpikir komputasi matematis. Selanjutnya teknis analisis data yang digunakan adalah analisis persentase dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis Problem-Based Learning ini berisi tugas dan langkah kerja yang dikombinasikan dengan langkah pembelajaran model Problem-Based Learning yaitu mengorientasikan peserta didik terhadap masalah, mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, membimbing penyelidikan individu dan kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Hasil produk dari LKPD berbasis Problem-Based Learning berupa LKPD dalam bentuk cetak. Hasil persentase uji validitas LKPD berbasis Problem-Based Learning adalah 82,48% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil persentase uji praktikalitas LKPD berbasis Problem-Based Learning yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 82,02% dengan kategori sangat praktis. Kemudian hasil uji efektifitas LKPD berbasis Problem-Based Learning diperoleh N-Gain sebesar 0,7735 dan kemudian dikonversi ke persentase sehingga didapatkan 77,35% yang menunjukkan tingkat keefektifan berada di kategori efektif. Dengan demikian, LKPD berbasis Problem-Based Learning yang dirancang sudah valid, praktis, dan efektif.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS IV SDN 17 SUNGAI TARAB

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK CYNTIA WULANDARI, NIM 1730111012, judul SKRIPSI “PENERAPAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS IV SDN 17 SUNGAI TARAB” jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Institut Agama Islam (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya keaktifan siswa di kelas IV SDN 17 Sungai Tarab, siswa hanya mendengarkan dan sibuk dengan kegiatan masing-masing, tidak ada yang bertanya dan mengemukakan pendapat kepada guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dengan menerapkan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SDN 17 Sungai Tarab yang berjumlah 8 orang siswa yang terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Cara pengumpulan data diperoleh dengan melakukan observasi dan studi dokumentasi. Analisis data keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran tematik menggunakan format observasi, data yang diperoleh dari observasi merupakan data kualitatif dan observasi ke dalam bentuk penskoran kuantitatif berdasarkan jumlah siswa yang memunculkan tiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dengan menggunakan model Problem-Based Learning (PBL) melalui 5 fase: fase 1 orientasi siswa pada masalah, fase 2 mengorganisasi siswa untuk belajar, fase 3 membimbing penyelidikan individu maupun kelompok, fase 4 mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan fase 5 menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Hal ini tampak pada siklus I dengan rata-rata 67,5 (Kriteria Sedang), dimana terdapat 3 siswa menunjukkan kategori keaktifan tinggi dan 5 siswa menunjukkan kategori keaktifan sedang, pada siklus II dengan rata-rata 85,6 (Kriteria Tinggi) dimana terdapat 8 siswa kategori keaktifan tinggi. Artinya adanya peningkatan rata-rata 18,1. Hasil ini menunjukkan bahwa keaktifan siswa meningkat dari siklus I ke Siklus II.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail