Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: micro teaching
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Emerging Trend of Micro Teaching Research ( Based on Published Articles from 2011 to 2020)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RIKI JUNI SAPUTRA, NIM 13 104 075, judul skripsi: “THE EMERGING TREND OF MICRO TEACHING RESEARCH based on published articles from 2011 to 2020” Permasalahan dalam penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui kecendrungan yang muncul dalam penelitian micro teaching dalam sepuluh tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripkan kecendrungan yang timbul dalam penelitian micro teaching dalam sepuluh tahun terakhir. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode yang digunakan adalah penelitian pustaka. Data analisis penelitian ini adalah 20 artikel yang di ambil dari sumber internet. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci dan 20 artikel sebagai instrumen pendukung. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik penelitian pustaka. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan Triangulation. Selanjutnya untuk menganalisis data, peneliti menggunakan analisis dengan cara mereduksi data, menampilkan data, menyimpulkan dan memverifikasi data. Berdasarkan analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 11 temuan dari 3 indikator yaitu, 1) quantitative research, the percentages 45%. 2) qualitative research, the percentages 40%. 3) mix both beetwen quantitative and qualitative, the percentages 15%. 4) Simple random sampling, the percentages 50%. 5) Total sampling technique, the percentages 35%. 6) volunteer sampling tehnique, the percentages 10%. 7) purposive sampling tehnique, the percentages 5%. 8) questionare, the percentages 40%. 9) Documents, the percentages 15%. 10) pre-test and post- test, the percentages 10%. 11) interview, the percentages 10%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDENT TEACHERS’ REASONS FOR NOT TEACHING SONG IN MICRO TEACHING CLASS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IVANA MANJULA SWEETLY, NIM 1630104029, Judul Skripsi: “STUDENT TEACHERS’ REASONS FOR NOT TEACHING SONG IN MICRO TEACHING CLASS”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah banyaknya mahasiswa yang tidak mengajarkan kompetensi dasar tentang Song di kelas micro teaching. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan alasan mahasiswa untuk tidak mengajarkan kompetensi dasar tentang Song ketika mengajar di kelas micro teacing. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan penelitian ini adalah 20 orang mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang telah mengambil mata kuliah Micro Teaching tahun akademik 2018/2019. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan alat pendukung lainnya seperti; questionnaire, interview guideline, tape recorder dan documentation. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan waktu untuk menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunujukan bahwa alasan mahasiswa untuk tidak mengajarkan Song ketika mengajar di kelas micro teacing adalah sebagai berikut: 1) Sulit dipahami dan tidak mengerti cara menyajikan materi tentang lagu. 2) Mahasiswa menganggap materi lagu tidak penting. 3) Beranggapan bahwa materi tentang lagu membutuhkan banyak waktu. 4) Tidak mengetahui bahwa materi tentang song terdapat di setiap tingkat SMP/SMA. 5) Tidak tertarik dengan materi lagu. 6) Sulit untuk menemukan lagu yang sesuai dengan kondisi siswa. 7) Tidak menjadikan materi lagu sebagai materi, tetapi sebagai media pembelajaran. 8) Tidak mendapat kesempatan untuk menyajikan materi tentang lagu. 9) Karena media yang rumit. 10) Tidak percaya diri untuk menyajikan materi tentang lagu.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Difficulties in Using English Only in Micro Teaching Class

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASRIL, NIM. 15300400015, Judul Skripsi : “STUDENTS’ DIFFICULTIES IN USING ENGLISH ONLY IN MICRO TEACHING CLASS” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Masalah dari penelitian ini adalah masih adanya mahasiswa yang menggabungkan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia ketika melakukan praktek mengajar di kelas micro teaching, padahal dosen menyuruh mereka untuk menggunakan bahasa Inggris saja ketika tampil praktek mengajar. Sebagian dari mereka juga tampak ragu ragu dan bingung ketika menyampaikan materi hanya menggunakan bahasa Inggris saja di kelas micro teaching.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kesulitan kesulitan yang di alami mahasiswa ketika menggunakan bahasa Inggris saja ketika mengajar di kelas micro teacing. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa Bahasa Inggris yang mengalami kesulitan dalam menggunakan bahasa Inggris saja ketika melakukan praktek mengajar di kelas micro teaching dan di kelas itu dosen menginstruksikan untuk menggunakan bahasa Inggris saja untuk tampil mengajar. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan alat pendukung lainnya seperti interview guideline, tape recorder dan documentation. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan waktu untuk menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunujukan bahwa kesulitan yang dialami mahasiswa ketika tampil praktek mengajar dalam menggunakan bahasa Inggris saja di kelas micro teachnig ada 8, yaitu : 1) kesulitan dalam memilih kosa kata yang akan digunakan, 2) ragu dan tidak mengerti dalam penggunaan grammar, 3) merasa tidak percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris saja ketika tampil, 4) kesulitan dalam menyampaikan ide dalam bahasa Inggris, 5) keterbatasam kosa kata dalam berbicara bahasa Inggris, 6) merasa cemas berlebihan ketika menggunakan bahasa Inggris secara penuh, 7) ketika mengucapakan kata per kata nya mahasiswa mendapat kesulitan bagaimana cara mengucapkan kata dalam bahasa Inggris secara benar dan 8) mereka takut melakukan kesalahan ketika menggunkan bahasa Inggris saja ketika mengajar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Perception on Feedback Given by Lecturer in Micro Teaching Class (A Study of the Seventh Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar registered in 2017/2018 Academic Year)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RATIF NUR AZIZAH, NIM. 14 104 061, judul skripsi: “Students Perception on Feedback Given by Lecturer in Micro Teaching Class (A Study of the Seventh Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar Registered in 2017/2018 Academic Year)”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Latar belakang penelitian ini adalah adanya pemberian feedback oleh dosen dikelas micro teaching yang bertujuan untuk mengevaluasi penampilan mahasiswa dalam mengajar. Berkaitan dengan ini munculah beberapa persepsi mahasiswa semester ke tujuh Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar tahun akademik 2017/2018 terhadap feedback yang diberikan oleh dosen di kelas Micro Teaching. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana persepsi mahasiswa terhadap feedback yang diberikan oleh dosen di kelas Micro Teaching. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan respondents sebanyak 47 orang dengan menggunakan teknik simple random sampling. Dari teknik tersebut diperoleh 38 orang sebagai sampel dan 9 orang sebagai sampel untuk try out. Instrumen penelitian ini adalah angket tertutup yang berjumlah 48 pernyataan. Hasil uji coba lalu dianalisis. Untuk melihat reliabilitas dari angket tersebut digunakan split half formula. Setelah dilakukan try out, terdapat 32 pernyataan yang valid dan 16 pernyataan yang direvisi. Kemudian untuk menganalisis data akhir, peneliti menginterpretasikan data yang digunakan oleh Djemari. Hasil penelitian secara general menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap feedback yang diberikan oleh dosen di kelas Micro Teaching adalah strongly positive (71.05%) dan positive (28.94%). Ini menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap feedback yang diberikan oleh dosen dikelas micro teaching sangat baik sekali.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Problem in Performing Whilst-Teaching Activity in Micro Teaching Class (A Study of English Teaching Department in IAIN Batusangkar Registered in 2017/2018 Academic Year

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MELIA OKTAVINA, 13 104 409, judul skripsi “STUDENTS’ PROBLEM IN PERFORMING WHILST-TEACHING ACTIVITIES IN MICRO TEACHING CLASS (A Study of English Teaching Department Students in IAIN Batusangkar Registered in 2017/2018 Academic Year)”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya masalah mahasiswa jurusan Tadri Bahasa Inggris, IAIN Batusangkar tahun akademik 2017/2018 dalam menampilkan akitifitas pada kegiatan inti di kelas Micro Teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan masalah yang dihadapi mahasiswa dalam menampilkan akitifitas pada kegiatan inti di kelas Micro Teaching. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informant dalam penelitian ini adalah mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang memiliki masalah dalam menampilkan aktifitas pada kegiatan ini di kelas Micro Teaching yang berjumlah 8 orang, dan di pilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Dalam menganalisis data, peneliti melakukan teknik data analisis kualitatif yang disarankan Miles dan Huberman dalam Sugiyono (2010:246) yaitu data reduction, data display dan conclusion. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada delapan masalah siswa dalam menampilkan akitifitas pada kegiatan inti di kelas Micro Teaching. Masalah yang dihadapi adalah (1) Mengelola kelas (Managing the classroom), (2) Persiapan mengarajr (Preparing the lesson) (3) Tata bahasa (Grammatical), (4) Memberi penjelasan (Giving explanation), (5)Kurangnya kosakata (Lack of the vocabulary), (6) Menggunakan variasi suara (Using voice variations), (7) Memberi pertanyaan (Asking questions), (8) kurangnya pemahaman materi (Lack of material undrerstanding).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Strategies in Overcoming Their Classroom Difficulties in Micro Teaching

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT MUHAMMAD ARIF, Student ID 1930104038, Thesis Title: “STUDENTS’ STRATEGIES IN OVERCOMING THEIR CLASSROOM MANAGEMENT DIFFICULTIES IN MICRO TEACHING.” English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Classroom management is one of the essential competencies that student teachers should develop during the Micro Teaching course. However, students may experience various difficulties in managing the classroom during teaching practice. Therefore, this study aimed to identify and describe the strategies used by students to overcome classroom management difficulties during Micro Teaching. This study employed qualitative research and was conducted in the English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. The participants were seven sixth-semester students who had completed the Micro Teaching course and were selected using purposive sampling. The data were collected through an open-ended Google Form and follow-up telephone interviews. The collected data were analyzed using the interactive model proposed by Miles and Huberman, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings revealed that the participants experienced several classroom management difficulties during the Micro Teaching course, including nervous, lack of preparation, time management, and classroom control. To overcome these difficulties, the participants employed various strategies that were categorized into three main groups: preparation strategies, classroom engagement strategies, and classroom control strategies. Preparation strategies included preparing lesson plans, mastering teaching materials, and practicing before teaching. Classroom engagement strategies involved using question-and-answer sessions, ice-breaking activities, educational games, and asking for students’ feedback. Meanwhile, classroom control strategies included maintaining eye contact, moving around the classroom, giving clear instructions, and monitoring students’ participation during the lesson. In conclusion, the findings indicate that effective classroom management during the Micro Teaching course can be achieved through careful preparation, active student engagement, effective classroom control, and continuous teaching practice. The combination of these strategies helped the participants improve their confidence, maintain students’ attention, and create a more organized and conducive learning environment. The findings also demonstrate that continuous teaching practice contributes to the development of student teachers’ classroom management competence. Keywords: classroom management, classroom management difficulties, classroom management strategies, micro teaching, qualitative research.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan E-Modul Micro Teaching Dengan Pemanfaatan Flip Builder Bagi Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan.

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hudepri, NIM 232031012 judul Tesis ”Pengembangan E-modul Micro teaching dengan Pemanfaatan Flip Builder Bagi Mahasiswa Fakultas Dan Ilmu Keguruan”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Latar belakang penelitian ini yaitu modul pembelajaran yang dibuat oleh dosen dalam perkuliahan micro teaching belum tersedianya e-modul pembelajaran pada mata kuliah micro teaching yang bisa menjadi pedoman atau buku pedoman micro teaching yang ada tapi tidak memuat modul ajar micro teaching kebutuhan pada semua komponen keterampilan mengajar. Mahasiswa membutuhkan model panduan micro teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas e-modul micro teaching dengan pemanfaatan flip builder bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan atau (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4D. Model pengembangan 4D yang dimulai dari tahap 1) Difine, 2) Design, 3) Development, 4) Disseminate. Subjek uji coba ialah mahasiswa FTIK UIN MY Batusangkar. Teknik pengumpulan data adalah dengan angket wawancara validitas dan praktikalitas. Emodul micro teaching yang dikembangkan, divalidasi oleh dosen micro teaching, kepala labor tarbiyah dan ahli media, kemudian dianalisis menggunakan validitas butir Aiken’s V dan derajat pencapaian. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa hasil total validasi emodul micro teaching dengan pemanfaatan flip builder bagi mahasiswa FTIK adalah 84% dan termasuk dalam kategori sangat valid dan dapat digunakan. Pratikalitas dapat diketahui bahwa persentase hasil angket respon dosen dan mahasiswa terhadap e-modul micro teaching dengan pemanfaatan flip builder bagi mahasiswa FTIK adalah 84% dengan kategori praktis dan dapat digunakan. Berdasarkan kategori maka e-modul micro teaching dengan pemanfaatan flip builder pada perkuliahan micro teaching dapat dinyatakan sangat valid dan sangat praktis digunakan bagi mahasiswa FTIK.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students’ Perception on Using ChatGPT to Make Lesson Plan in Micro Teaching Course

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DASRIL ROMADHANI, No. Reg 2030104013, title of thesis STUDENTS’ PERCEPTION ON USING CHATGPT TO MAKE LESSON PLAN IN MICRO TEACHING COURSE. English Teaching Deparment, Faculty Of Tarbiyah And Teacher Training Stage Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. This research originated from the phenomenon of diverse perceptions of students majoring English Teaching Department on the use of ChatGPT which was used to assist in making lesson plans or teaching modules in micro teaching classes. Seeing this phenomenon, a problem was found in this study, namely that the various perceptions of students who have used ChatGPT to make lesson plan in micro teaching classes of English Teaching Deparment semester VI UIN Mahmud Yunus Batusangkar Academic Year 2022/2023 have not been revealed. The purpose of this study is to describe the perceptions of students who have used ChatGPT in helping to make lesson plans. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study type of research. The informants of this research are students majoring in English Teaching Deparment who have completed the micro teaching course in the 2022/2023 academic year, totaling 6 people who have been determined by the research serves as the main instrument in data collection and is assisted by supporting instruments in the form of interview guidlines. Meanwhile, to test the validity of the data, researcher conducted time triangulation of data by comparing the first interview with the second interview. Futhermore, to analyze the data, researcher used Sugiyono (2013) theory by reducing data, presenting data, and verifying data and making conclusion. The result of this research showed that there are several students perception on using ChatGPT to make lesson plan in micro teaching course. These perceptions are: Positive Perceptions, namely: a) Very helpful in creating lesson plans. b) Easy to use. c) More efective than Google. d) Saving time. e) Creative and innovative. Negative Perception, namely: a) Addiction to using ChatGPT. b) No existance of sources. c) The answers are not always correct. d) ChatGPT cannot generate images, audio, and video. e) If there are network contraints, the answers provided by ChatGPT may not be appropriate. f) ChatGPT does not fully understand the national curriculum.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Difficulties in Teaching English in Micro Teaching Class

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

M.Tegar Pratama, Reg No. 2030104053, berjudul: “Students’ Difficulties in Teaching English in Micro teaching Class” (A Case Study of the Sixth Semester English Students of UIN Mahmud Yunus Batusangkar Registered in 2023/2024 Academic Year). Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah dalam penelitian ini adalah mahasiswa Bahasa Inggris semester enam UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang terdaftar pada tahun akademik 2023/2024 yang menghadapi beberapa kesulitan dalam mengajar di kelas pengajaran mikro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesulitan mahasiswa dalam mengajar di kelas pengajaran mikro. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik yang digunakan dalam pengambilan informan adalah purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah micro teaching pada tahun ajaran 2023/2024. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen kunci dan panduan wawancara digunakan sebagai instrumen utama. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan perpanjangan keikutsertaan, yaitu dengan melakukan wawancara tambahan jika terdapat data atau informasi yang kurang atau meragukan terkait persetujuan yang diminta oleh informan pada wawancara pertama. Untuk melakukan analisis data, peneliti mengacu pada teori Miles dan Huberman dalam Sari (2022), yaitu: reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Kemudian ia melakukan wawancara berdasarkan panduan wawancara. Dia menganalisis hasil wawancara, dan menarik kesimpulan serta memverifikasi temuan penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada lima kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam mengajar di kelas micro teaching. Kesulitan-kesulitan tersebut adalah: 1) Kesulitan dalam membuka pembelajaran, 2) Kesulitan dalam menutup pembelajaran, 3) Kesulitan dalam menggunakan media 4) Kesulitan dalam mengelola kelas dan 5) Kesulitan dalam memberikan pertanyaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDENTS' PERCEPTION TOWARD THE EFFECTIVENESS OF MICRO TEACHING SUBJECT ON THE IMPLEMENTATION OF PRE-SERVICE TEACHING

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RIFA WAHYUNI, NIM 1830104067, Thesis, entitled: "Students’ Perception toward the Effectiveness of Microteaching Subject on the Implementation of Pre-service Teaching", English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. The problem of this research is ineffectiveness of Micro Teaching subject on the implementation of Pre-Service Teaching. The purpose of this reseach is to find out students’ perception toward the effectiveness of microteaching subject on the implementation of pre-service teaching of seventh semester students of English Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar in 2022/2023 Academic Year. The method of this research is qualitative research with case study design.There were 6 informants in this research who already took micro teaching lectures at 2022/2023 academic year using purposive sampling technique. In this research there were two instruments, the researcher as the main instrument and the interview guide as a supporting instrument. The techniques of data collection in this study were in-depth interview and used other supporting tools such as interview guides and smarthphone to record conversations during interviews. To test the validity of the data, the researcher used time triangulation to confirm and explore the data in more detail. Furthermore, to analyze the data, the researcher uses data reduction, data display, drawing conclusion and verification. The results showed that there were several Students’ Perception toward the Effectiveness of Micro Teaching Subject on the Implementation of Pre-service Teaching, The perception were: 1 ) Positive Perception , they were: a)Microteaching is good for students’ self provision before doing pre-service teaching. b) Microteaching helps student to prepare themselves before doing preservice teaching. c) Microteaching is effective for opening student insight, d) Micro Teaching help student in how to explain, open and close lesson correctly ; 2) Negative Perception , they were: a) Microteaching is less effective for pre-service teaching, b) Class management when microteaching is different with pre-service teaching, c) The lesson plan format of microteaching is different with pre-service teaching.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDENTS' OPINION TOWARD THE USE OF BLENDED LEARNING IN MICRO TEACHING CLASS

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SILVIA FITRI, NIM 1830104071, Judul Skripsi:“STUDENTS’ OPINION TOWARD THE USE OF BLENDED LEARNING IN MICRO TEACHING CLASS”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalah dalam penelitian ini adalah belum diketahuinya opini mahasiswa tentang perkuliahan micro teaching yang dilaksanakan secara blended learning. Perkuliahan Micro teaching yang dilaksanakan secara blended learning memunculkan opini yang berbeda dari mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara blended learning tersebut. Blended learning pada perkuliahan micro teaching yaitu adanya kombinasi antara pembelajaran secara daring dan luring. Ketika perkuliahan dilakukan secara daring dosen meminta mahasiswa untuk membuat video praktek mengajar, sedangkan ketika perkuliahan luring mahasiswa melakukan praktek mengajar di kampus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui opini mahasiswa tentang perkuliahan micro teaching yang dilaksanakan secara blended learning pada semester 6 tahun akademik 2021/2022 di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis case study. Informan penelitian ini berjumlah 6 orang yaitunya mahasiswa yang mengikuti perkuliahan micro teaching dengan blended learning pada semester enam tahun akademik 2021/2022 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini ada dua instrumen, peneliti sebagai instrumen utama dan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah in-depth interview dan studi dokumentasi, serta menggunakan alat pendukung lainnya seperti pedoman wawancara dan smartphone untuk merekam percakapan selama wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi waktu untuk mengonfirmasi dan menggali data lebih rinci. Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Huberman (1994), yang meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa opini mahasiswa tentang blended learning pada perkuliahan micro teaching. Opini mahasiswa tersebut yaitu: 1) positif, yaitu: (a) blended learning membuat mahasiswa mengetahui cara mengajar secara online dan offline, (b) blended learning membuat mahasiswa mempunyai banyak waktu untuk persiapan pembelajaran, (c) blended learning membuat tahapan feedback lebih bermanfaat dan membantu mahasiswa; 2) netral yaitu blended learning tidak membuat mahasiswa merasa kesulitan; 3) negatif yaitu: (a) blended learning tidak efektif, (b) blended learning membuat mahasiswa mengalami kerepotan untuk mempersiapkan pembelajaran, (c) blended learning membuat mahasiswa kesulitan ketika mengajar online.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Problems Faced by Students in Implementing Lesson Plan in Micro Teaching Subject

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RANTI AFRIANI, NIM. 1730104057, Judul Skripsi:" PROBLEMS FACED BY STUDENTS IN IMPLEMENTING LESSON PLAN IN MICRO TEACHING SUBJECT" Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih adanya masalah yang ditemui mahasiswa pada implementasi lesson plan di mata kuliah Micro Teaching oleh mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris semester VI Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun akademik 2021/2022. Ada yang tidak mengimplementasikan aktivitas yang telah ditulis di lesson plan, dan ada juga yang menampilkan berbeda dengan yang ditulis, dan ada yang mengimplementasikan tetapi tidak secara maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan masalah yang dihadapi mahasiswa pada implementasi lesson plan di mata kuliah Micro Teaching oleh mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris semester VI Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun akademik 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah qualitative, dengan menggunakan case study design. Informan penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Tadris Bahasa Inggris tahun akademik 2021/2022. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan teknik snowball sampling. Pada penelitian ini peneliti berfungsi sebagai instrumen kunci. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah panduan wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan time triangulation. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles, Huberman, and Saldana (2014) yaitu dengan cara mereduksi data, menyajikan data, serta memverivikasi data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 5 masalah yang ada pada mahasiswa dalam mengimplementasikan lesson plan pada mata kuliah micro teaching. Masalah yang dihadapi oleh mahasiswa adalah : 1) Lupa Urutan Aktivitas di Lesson Plan, 2) Keterbatasan waktu, 3) Masalah dalam memberikan motivasi, 4) Masalah dalam penguasaan materi, 5) Masalah dalam mengelola kelas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail