ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HALIMA TUSA’DIYAH NIM. 1630107012, Judul skripsi “Penerapan Blended Learning Menggunakan Aplikasi Google Classroom Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Gelombang Mekanik Kelas XI MIPA IPA SMAN 2 Payakumbuh”, Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Hasil belajar fisika siswa khususnya kelas XI SMAN 2 Payakumbuh masih tergolong rendah. Tidak semua siswa aktif ketika proses pembelajaran. Siswa tanpa terlibat aktif dalam pembelajaran dan kebanyakan hanya menerima materi yang disampaikan oleh guru di depan kelas. Inilah yang menyebabkan siswa kurang paham dengan materi yang diajarkan oleh guru. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran blended learning menggunakan aplikasi google classroom terhadap hasil belajar siswa pada materi gelombang mekanik kelas XI MIPA SMAN 2 Payakumbuh. Pada penelitian ini eksperimen semu adalah jenis penelitian yang peneliti gunakan, sedangkan rancangan penelitian yang peneliti gunakan yaituPostest Only Control Group Design. Kelas XI MIPA SMAN 2 Payakumbuh merupakan populasi yang peneliti ambil untuk penelitian ini yang terdiri atas 8 kelas dan banyak seluruh siswa dari 8 kelas tersebut sebanyak 287 orang. Simple random samplingmerupakan teknik pengambilan sampel yang dilakukan, yang terpilih sebagai kelas eksperimen yaitu kelas XI MIPA 3 dan kelas kontrolnya yaitu kelas XI MIPA 2. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes akhir (post test) untuk ranah kognitif yang terdiri dari 15 soal objektif, sementara data ranah afektif dan psikomotor didapatkan menggunakan lembar observasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Pada penelitian ini dilakukan uji hipotesis dengan uji-t untuk ketiga ranah, pada ranah kognitif diperoleh harga thitung = 5,02, afektif didapatkan thitung = 2,56, dan psikomotor didapatkan thitung = 2,65, sedangkan ttabel= 1,67 untuk ketiga ranah dengan taraf nyata yang digunakan α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa untuk ranah kognitif, afektif dan psikomotor didapatkan thitung > ttabel sehingga H0 di tolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa hasil belajar fisika siswa dengan menerapkan model pembelajaran blended learning menggunakan aplikasi google classroom lebih baik dibandingkan hasil belajar fisika siswa dengan menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi gelombang mekanik kelas XI MIPA SMAN 2 Payakumbuh.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASNI MAYULITA (NIM: 1830105005), Judul Skripsi “Pengaruh Blended Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Kelas VII Di SMPN 2 Kota Solok” Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2023. Pokok permasalahan pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMPN 2 Kota Solok memiliki kemampuan berpikir kritis yang rendah. Rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik disebabkan karena selama proses guru menjadi pusat pembelajaran sedangkan peserta didik hanya menjadi penerima informasi dan masih rendahnya keinginan peserta didik untuk belajar sendiri. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik dengan pengaruh model pembelajaran blended learning lebih baik dari pada kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik dengan metode konvensional pada kelas VII SMPN 2 Kota Solok tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 2 Kota Solok tahun pelajaran 2022/2023. Pelaksanaan penelitian ini yaitu pemberian perlakuan (treatmen) dengan menggunakan model pembelajaran blended learning pada kelas eksperimen dan pembelajaran secara konvensional terhadap kelas kontrol. Pengembilan sampel dilakukan pada penelitan ini adalah dengan melakukan teknik simple random sampling, dengan melakukan uji normalitas, uji homogenitas dan kesamaan rata-rata pada kelima kelas populasi, diperoleh dua kelas sampel yaitu kelas VII 3 sebagai kelas kontrol dan VII 4 sebagai kelas eksperimen. Setelah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas kelas sampel, diketahui kedua kelas berditribusi normal dan memiliki variansi yang homogen, selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji t. kemudian dicari harga t_tabel dengan taraf nyata α = 0,05 dan derajat kebebasan 31 menggunakan tabel ditribusi t dan diperoleh t_((0,95 ;62)) = 1,66. Berdasarkan uji t yang telah dilakukan diperoleh t_hitung= 2,290 dan t_tabel= 1,66 maka terlihat bahwa t_hitung 〖 ˃ t〗_tabel artinya H_0 ditolak dan H_1 diterima. jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik dengan pengaruh blended learning lebih baik dari pada kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas VII SMPN 2 Kota Solok kecamatan Tanjung Harapan Tahun Pelajaran 2022/2023.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK EMA LESTARI. NIM 1830104012. Judul skripsi: "STUDENTS’ PERCEPTION ON THE USE OF BLENDED LEARNING IN ENGLISH FOR TOURISM SUBJECT". Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Prmasalahan pada penelitian ini adalah mengingat perlunya mengetahui persepsi dari mahasiswa terhadap suatu metode yang digunakan oleh dosen, karena mahasiswa merupakan salah satu komponen penting dalam proses belajar-mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripisikan persepsi mahasiswa tentang belajar mata kuliah English for Tourism dengan metode blended learning. Penelitian ini adalah penelitian descriptive quantitative, dengan menggunakan cross-sectional design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang telah mengikuti mata kuliah English for Tourism pada Tahun Akademik 2022/2023 yang berjumlah 75 orang. Penelitian ini menggunakan rumus Slovin dalam menentukan jumlah Sample dan menggunakan teknik simple random sampling dalam pengambilan sampel. Instrumen yang digunakan adalah angket tentang persepsi masiswa terhadap penerapan blended learning pada mata kuliah speaking. Hasil validitas instrumen menggunakan rumus Aikens’ ( V= s /[n (C-1)]) S=R-Lo. Dari rumus yang di gunakan menghasilkan validitas secara umum adalah 0,7 (tinggi). Sedangkan hasil yang akan di cari dari persepsi mahasiswa yaitu berupa aspek kognitif, affektif dan konatif yang akan menjadi landasan hasil penelitian dari skripsi ini. Responden penelitian ini memberikan persepsi positif terhadap penerapan metode BL di ELT. Penilaian positif responden berasal dari pengalaman mereka belajar dengan metode BL terima. Selain itu, manfaat metode BL bagi siswa membuat mereka lebih tertarik untuk belajar. Hal ini juga dapat dilihat dari angket siswa bahwa mereka mendapatkan beberapa manfaat dari metode tersebut, salah satunya adalah siswa menjadi lebih aktif dan bertanggung jawab dalam belajar. Penerapan metode ini dapat diterima oleh siswa dan mereka mendapatkan beberapa manfaat dari metode BL. Sehingga dosen dapat melihat bahwa mahasiswa membutuhkan lebih banyak variasi dalam pembelajaran, seperti penggunaan metode BL.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DIAN ANGGRAINI. NIM 1830104009. Judul skripsi: “PROBLEMS FACED BY ENGLISH TEACHERS DURING BLENDED LEARNING”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan penelitian ini adalah belum terungkapnya permasalahan yang dialami oleh guru selama blended learning di SMA Lintau, maka tujuan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah masalah yang di alami oleh guru-guru yang mengajar bahasa Inggris pada saat blended learning di SMA Lintau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini terdapat 6 orang informan guru bahasa Inggris yang mengajar di SMA Lintau pada saat blended learning. Teknik pengambilan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive samping. Pada penelitian ini ada tiga kriteria penetapan informant yaitu: 1) guru yang mengajar bahasa Inggris di SMA Lintau, 2) guru yang mengajar bahasa Inggris pada saat blended learning, 3) guru yang mengalami masalah pada saat blended learning. Pada penelitian ini, penliti berperan sebagai instrument kunci dan pedoman wawancara sebagai instrument pendukung. Teknik pengumplan data adalah dengan wawancara. Untuk menguji keabsahan data, dilakukan trigulasi waktu. Dalam penelitian ini dilakukan wawancara ulang untuk mengkonfirmasi jawaban sebelumnya pada waktu dan tempat yang berbeda. Analisis data dilakukan dengan cara menampilkan data, menganalisis data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada delapan masalah dari guru bahasa Inggris saat blended learning di SMA Lintau yaitu 1) Penggunaan waktu, 2) Masalah internet, 3) Motivasi dan minat siswa kurang, 4) Mengatur ulang bahan ajar, 5) Guru kurang percaya terhadap tugas yang di buat siswa, 6) Guru tidak sepenuhnya paham menggunakan teknologi, 7) Guru sulit menilai sikap siswa, 8) Guru sulit mengetahui siswa paham atau tidak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MAULIDA FITRIA, NIM 1830104034 judul skripsi: “PROBLEMS FACED BY ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS IN IMPLEMENTING BLENDED LEARNING DURING THEIR PRE-SERVICE TEACHING PROGRAM”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh beragamnya masalah yang dihadapi oleh mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI) dalam pelaksanaan program praktek pengalaman lapangan (PPL) dalam mengimplementasikan blended learning. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permasalahan yang dihadapi mahasiswa bahasa inggris dalam mengimplementasikan blended learning selama program PPL. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Responden penelitian ini berjumlah 13 orang mahasiswa TBI yang telah melaksanakan program PPL Tahun Akademik 2021/2022 yang mengalami permasalahan dalam mengimplementasikan blended learning. Untuk mendapatkan data responden penulis mendistribusikan angket terbuka secara daring kepada mahasiswa TBI yang telah melaksanakan PPL yang berjumlah 53 orang. Untuk penetapan responden peneliti menggunakan purposive sampling. Untuk menetapkan responden peneliti menggunakan kriteria sebagai berikut; 1) mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang melaksanakan PPL pada tahun akademik 2021/2022, 2) mereka mengimplementasikan blended learning, 3) mereka menghadapi masalah dalam mengimplementasikan blended learning selama PPL. Dari 37 yang mengisi angket, hanya 13 orang yang memenuhi kriteria sebagai responden. Untuk mendapatkan data peneliti menggunakan angket dan wawancara. Untuk menganalisis data angket, peneliti menggunakan analisis deskriptif. Untuk menguji keabsahan data peneliti melakukan triangulasi data dengan mewawancarai 13 responden yang terpilih. Namun, hanya 10 responden yang bisa diwawancarai. Selanjutnya, peneliti membuat transkrip hasil wawancara dan menganalisis data menggunakan teori Miles dan Hubberman (1994) Berdasarkan analisis data, ditemukan tiga masalah utama yang masing-masingnya juga memiliki sub-masalah. Adapun masalah itu adalah; 1) masalah dalam mengajar secara daringi; mempersiapkan materi ajar, mempersiapkan media belajar, memilih metode belajar, manajemen waktu, kurangnya keterlibatan siswa, melakukan penilaian, koneksi internet yang buruk, kurangnya alat untuk pembelajaran, dan membuat siswa mampu mengikuti pembelajaran daring. 2) masalah dalam mengajar secara luring: mempersiapkan materi ajar, memilih metode belajar, manajemen waktu, kurangnya partisipasi siswa, menyampaikan materi bahasa Inggris, menghadapi siswa yang tidak sopan, kurangnya sumber belajar, dan kurangnya fasilitas belajar. 3) masalah dalam membimbing siswa untuk melakukan pembelajaran mandiri di rumah: siswa tidak mengerjakan pekerjaan rumah, dan siswa tidak mengulang kembali materi yang telah dipelajari di rumah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Syarah Yuliani, NIM 1930111084 (2022). Judul Skripsi: “Pengaruh Penggunaan Blended Learning Terhadap Learning Loss Pada Siswa Sekolah Dasar Di Masa Pandemi Covid-19”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Pokok permasalahan dalam penelitian ini terjadinya Learning Loss pada siswa yang disebabkan oleh kurangnya interaksi antara siswa dan guru karena pembelajaran jarak jauh, pembelajaran yang kurang efektif, siswa merasa bosan dalam pembelajaran, siswa sulit memahami materi yang diajarkan guru, media pembelajaran yang kurang menarik dan bervariasi, munculnya pandemi Covid-19, dan penerapan model pembelajaran Blended Learning yang kurang efektif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh penggunaan Blended Learning terhadap Learning Loss pada siswa Sekolah Dasar di masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian kuantitatif yang digunakan adalah penelitian korelasional. jumlah populasi dalam penelitan ini sebanyak 74 orang guru. Sampel dalam penelitian ini adalah 54 orang Guru Sekolah Dasar di Nagari Lima Kaum, yang dipilih dengan teknik pengambilan berupa propotional stratified random sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan strata secara proposional berdasarkan persentase. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui angket yaitu dengan menyebarkan angket dalam bentuk link google form kepada guru Sekolah Dasar se-Nagari Lima Kaum melalui WhatsApp group. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22 dalam mengelola data penelitian. Dari penelitian yang peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunan Blended Learning terhadap Learning Loss pada siswa Sekolah Dasar di masa pandemi Covid-19. Artinya H1 diterima dan H0 ditolak. Penggunaan Blended Learning berkontribusi sebesar 9,3% terhadap Learning Loss. Artinya 9,3% penggunaan Blended Learning berpengaruh terhadap Learning Loss pada siswa di masa pandemi Covid-19.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Saat pembelajaran online banyak permasalahan yang dihadapi oleh guru seperti kurangnya kesiapan guru dalam pelaksanaan pembelajaran online dan kurangnya antusias siswa dalam proses pembelajaran IPA dan kurang nya semangat belajar serta menurun n.ya nila pelajaran IPA siswa saat belajar online, namun pada pertengahan bulan Agustus 2021 pemerintahan Kota Solok telah membolehkan sekolah untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka dengan maksimal siswa yang mengikuti sebanyak 50%. Dengan kebijakan tersebut pihak sekolah SDN 09 PPA membuat kebijak tentang pembelajara tatap muka yang menggunakan system blended learning. Proses Blended learning ini merupakal hal yang baru bagi guru maupun siswa. Permasalahan penelitian ini yaitu bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan eveluasi pembelajaran IPA secara blneded learning di terapkan di SDN 09 PPA Kota SolokPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran IPA secara blended learning di SDN 09 PPA Kota Solok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Tempat penelitian SD 09 PPA Kota Solok. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi subjek penelitian ini yaitu wali kelas 3 dan kelas 5 di SDN 09 PPA Kota Solok. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan serta teknik penjamin keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini Perencanaan proses pengambilan keputusan hasil berpikir secara rasional tentang sasaran dan tujuan pembelajaran tertentu, yaitu perubahan tingkah laku serta rangkaian kegiatan. Pelaksanaan pembelajaran pada dasarnya dilaksanakan untuk mendorong siswa aktif memenuhi kebutuhan alam mewujudkan kompetensi yang meliputi sikat, pengetahuan, dan keterampilan. Evaluasi pembelajaran harus dilakukan oleh seorang guru untuk mengetahui sampai sejauh mana pemahaman siswa. Kesimpulan dari penelitian ini Pada pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan secara blended learning Pada tahan perencanaan pembelajaran IPA guru sudah mempersiapkan seluruh perangkat pembelajaran sebelum kegiatan pembelajaran dimulai serta sesuai dengan kurikulum. Pelaksanaan blended learning yang digunakan model blended lerning yang di gunakan yaitu mastery- based blended learning dan project based blended Pada tahap evaluasi guru melakukan dalam dua cara yaitu dengan secara luring dan daring baik tes dan non tes
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANDRIA YUNOVITA, NIM. 1830108008, Judul Skirpsi “Pengaruh Bimbingan Klasikal Model Blended learning terhadap Kesadaran Karir Siswa pada kelas XI di SMA Negeri 2 Sungai Tarab” Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus ( UIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang memiliki masalah kesadaran karir yang kurang baik, cukup baik, dan baik, karena kurangnya pengetahuan tentang potensi yang dimiliki siswa, kesadaran karir akan diperoleh melalui proses belajar di sekolah dan di lingkungan sekitar, saat peneliti melakukan pengamatan di kelas, peneliti menemukan gejala-gejala seperti ada siswa yang masih belum bisa memikirkan apa yang siswa tersebut lakukan setelah tamat sekolah, ada siswa yang belum mengetahui apa-apa saja pekerjaan yang cocok untuknya, siswa yang belum mengetahui informasi tentang karir atau studi lanjut, dan ada juga siswa yang dalam menentukan karirnya dari ajakan temannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Bimbingan Klasikal Model Blended Leraning terhadap kesadaran Karir peserta didik. Jenis penelitian yang digunakandalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Jenis desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperiment design dengan desain penelitian yang digunakan yaitu one group pre-test-posttest design, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 20 siswa dari kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Sungai Tarab yang memiliki kesadaran karir pada kriteria kurang baik, kriteria cukup baik, dan kriteria baik. Hasil penelitian menyatakan bahwa bimbingan klasikal dengan menggunakan model Blended learning berpengaruh terhadap peningkatan kesadaran karir siswa yang rendah. Hasil dari pengolahan data nilai standar deviation yang diperoleh sebelum mengikuti bimbingan klasikal dengan model Blended learning yaitu sebesar 1.652 dan setelah mengikuti bimbingan klasikal dengan model Blended learning meningkat menjadi sebesar 2.135. Berdasarkan hasil output “Test Statistic” di atas, diketahui nilaiAsymp.sig. yaitu 0,000. Karena nilai 0,000 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya terdapat peningkatan kesadaran karir peserta didik setelah mendapatkan treatment dengan kata lain yaitu bimbingan klasikal dengan model blended learning berpengaruh terhadap kesadaran karir siswa pada kelas XI di SMA Negeri Sungai Tarab.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YOSI SUSANTI, NIM 1830104083, judul skripsi: “STUDENTS’ OPINIONS TOWARD THE USE OF BLENDED LEARNING IN TEACHING VOCABULARY SUBJECT”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Negeri Islam (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum terungkapnya pendapat mahasiswa mengenai penerapan Blended Learning pada pembelajaran vocabulary. Namun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pendapat mahasiswa tentang penerapan Blended Learning dalam pembelajaran vocabulary. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan pendapat mahasiswa mengenai penerapan Blended Learning dalam pembelajaran vocabulary. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Informant penelitian ini adalah mahasiswa Tadris Bahasa Inggris semester 2 .Peneliti mendistribusikan angket terbuka pada mahasiswa jurusan tadris bahasa inggris semester 2 untuk memilih informan. Informant dipilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan pertimbangan tertentu. Melalui angket terbuka peneliti menemukan informan yang sesuai dengan kriteria. Angket tersebut diisi oleh 17 siswa. Ada 15 siswa memenuhi kriteria informan dan 3 orang tidak mau diwawancarai karena alasan pribadi. Peneliti mewawancarai 9 orang karena data sudah jenuh. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci dan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan waktu untuk mengkonfirmasi dan menggali data lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles dan Hubberman (1994) yang meliputi: reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan opini mahasiswa penerapan Blended Learning pada pembelajaran vocabulary yaitu opini positif dan opini negatif. Opini positif terdiri dari ; 1) Blended learning membuat kelas lebih menyenangkan, 2) Blended learning menambah skill atau kemampuan mahasiswa, 3) Blended learning lebih efektif, 4) Blended learning mahasiswa lebih mandiri, 5) Blended learning meningkatkan motivasi mahasiswa. Opini negatif yaitu blended learning membuat mahasiswa bingung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SILVIA FITRI, NIM 1830104071, Judul Skripsi:“STUDENTS’ OPINION TOWARD THE USE OF BLENDED LEARNING IN MICRO TEACHING CLASS”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalah dalam penelitian ini adalah belum diketahuinya opini mahasiswa tentang perkuliahan micro teaching yang dilaksanakan secara blended learning. Perkuliahan Micro teaching yang dilaksanakan secara blended learning memunculkan opini yang berbeda dari mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara blended learning tersebut. Blended learning pada perkuliahan micro teaching yaitu adanya kombinasi antara pembelajaran secara daring dan luring. Ketika perkuliahan dilakukan secara daring dosen meminta mahasiswa untuk membuat video praktek mengajar, sedangkan ketika perkuliahan luring mahasiswa melakukan praktek mengajar di kampus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui opini mahasiswa tentang perkuliahan micro teaching yang dilaksanakan secara blended learning pada semester 6 tahun akademik 2021/2022 di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis case study. Informan penelitian ini berjumlah 6 orang yaitunya mahasiswa yang mengikuti perkuliahan micro teaching dengan blended learning pada semester enam tahun akademik 2021/2022 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini ada dua instrumen, peneliti sebagai instrumen utama dan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah in-depth interview dan studi dokumentasi, serta menggunakan alat pendukung lainnya seperti pedoman wawancara dan smartphone untuk merekam percakapan selama wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi waktu untuk mengonfirmasi dan menggali data lebih rinci. Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Huberman (1994), yang meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa opini mahasiswa tentang blended learning pada perkuliahan micro teaching. Opini mahasiswa tersebut yaitu: 1) positif, yaitu: (a) blended learning membuat mahasiswa mengetahui cara mengajar secara online dan offline, (b) blended learning membuat mahasiswa mempunyai banyak waktu untuk persiapan pembelajaran, (c) blended learning membuat tahapan feedback lebih bermanfaat dan membantu mahasiswa; 2) netral yaitu blended learning tidak membuat mahasiswa merasa kesulitan; 3) negatif yaitu: (a) blended learning tidak efektif, (b) blended learning membuat mahasiswa mengalami kerepotan untuk mempersiapkan pembelajaran, (c) blended learning membuat mahasiswa kesulitan ketika mengajar online.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang peneliti temukan di kelas VIII MTsN 4 Tanah Datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan penerapan model pembelajaran blended learning lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada Kelas VIII MTsN 4 Tanah Datar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, rancangan penelitian Posttest-Only Control Group Desaign. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling, dengan melakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan kesamaan rata-rata pada keempat kelas populasi, diperoleh dua kelas sampel dengan teknik lotting yaitu kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji-t. Diperoleh thitung = 3,262 maka terlihat bahwa thitung > ttabel artinya tolak H0 dan terima H1. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan penerapan blended learning pada kelas eksperimen lebih baik dari pada pembelajaran konvensional pada kelas kontrol kelas VIII MTsN 4 Tanah Datar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ita Nurhanifah, NIM 1730106023, Judul Skripsi: “Pengembangan E- Modul Berbasis Blended Learning Pada Materi Keanekaragaman Hayati dan Virus Kelas X IPA SMA Negeri 1 Kinali”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandemi Covid-29 yang melanda, metode pembelajaran secara online, penetapan peraturan sistem shift pershift, keterbatasan koneksi internet, bahan ajar yang digunakan cenderung monoton, pembelajaran kenekaragaman hayati dianggap sebagai materi yang cukup susah dipahami, dan peserta didik belum mandiri, aktif serta termotivasi dalam belajar. Berdasarkan latar belakang di atas penulis melakukan suatu penelitian untuk mencari solusi dari masalah tersebut, yaitu dengan mengembangkan E-Modul Berbasis Blended Learning Pada Materi Keanekaragaman Hayati dan Virus Kelas X IPA SMA Negeri 1 Kinali. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Metode penelitian dan pengembangan atau dalam bahasa Inggrisnya Research and Development adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tertentu. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4D yaitu tahap pendefinisian (Define), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Develop) dan tahap penyebaran (Desseminate). Namun pada model ini penulis dilakukan sampai tahap pengembangan (Develop). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar angket uji validitas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa E- Modul Berbasis Blended Learning Pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X Ipa Sma Negeri 1 Kinali. Hasil validasi e-modul berbasis Blended Learning diperoleh nilai rata-rata 84,32% dikategorikan sangat valid dari aspek syarat didaktik, syarat konstruk, syarat teknis, dan syarat kebahasaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Irmala Sari Yossi, NIM 1830101019 (2018). Judul Skripsi: “Pelaksanaan Metode Blended Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SDN 07 Teladan Bukittinggi”. Program Sarjana Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan model Blended Learning yang diterapkan dengan sistem sif dan bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam pelaksanaan metode Blended Learning ini di SDN 07 Teladan Bukittinggi. Penelitian ini bertujaun untuk mengetahui pelaksanaan metode Blended Learning yang diterapkan dengan sistem sif dan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam pelaksanaan metode Blended Learning ini di SDN 07 Teladan Bukittinggi. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Fokusnya adalah penggambaran secara menyeluruh tentang bentuk, fungsi, dan makna ungkapan laranganyang dilakuakn di SDN 07 Teladan Bulittinggi. Analisis dan hasil penelitian diperoleh dari proses mencari dan menyusun secara sistematis, data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Metode Blended Learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti ada tiga tahapan proses yaitu: (1) Pada tahap perencanaan pada pelaksanaan metode blended learning berupa : Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti menggunakan aplikasi whatsapp grup , google form, youtube, Serta guru memberikan modul pembelajaran (2) Pada tahap pelaksanaan metode blended learning pada mata pelajaran pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SDN 07 Teladan Bukittinggi yaitu guru yang menerapkan pembelajaran daring dengan tahapan yang runtut sesuai dengan RPP dan wali siswa yang selalu mendampingi anaknya dalam pembelajaran daring maupun pembelajaran luring. (3) Pada tahap evaluasi pelaksanaan metode blended learning yaitu : a. berisikan penilaian yang digunakan, penilaian pengetahuan dan keterampilan. Penilaian pengetahuan dilihat dari hasil tes yang diberikan berupa soal objektif, isian dan uraian, penilaian keterampilan dilihat dari video praktek yang dikirim pada pendidik. b. damapk positif dan dampak negatif pembelajaran, dampak positif seperti guru belajar lebih mendalam mengenai teknologi informatika. Dampak negatif seperti kurangnya pemahaman siswa mengenai materi pembelajaran yang diberikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Zuryati, NIM 1830105070 Judul Skripsi “ PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED BLENDED LEARNING DENGAN APLIKASI MOODLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 1 SUNGAI TARAB “ Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2022. Pokok permasalahan penelitian ini dilatar belakangi rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas VIII. Hal ini disebabkan karena model pembelajaran offline dan pembelajaran online yang masih belum maksimal, situasi pembelajaran seperti itu diakibatkan salah satunya pembelajaran online selama covid-19 tidak berjalan dengan baik peserta didik tidak mampu lagi menyelesaikan permasalahan yang diberikan oleh guru. Saat ini guru bisa menggunakan model pembelajaran yang menarik sekaligus memanfaatkan teknologi yang canggih untuk proses pembelajaran saat ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik dengan menggunakan model pembeajaran project based blended learning dengan aplikasi moodle lebih baik dari pada pembelajaran konvensional kelas VIIII SMP N 1 Sugai Tarab. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan Randomized Control Group Only Design. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini semua peserta didik kelas VIII SMP N 1 Sungai Tarab tahun ajaran 2021/2022. Pengambilan sampel kelas dilakukan dengan teknik simple random sampling, yang terambil sebagai kelas eksperimen adalah kelas VIII.A dan kelas VIII.B sebagai kelas kontrol, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes kemampuan berpikir kritis matematis. Data diperoleh dari hasil pemberian soal tes kemampuan berpikir kritis matematis, analisis data yang peneliti gunakan adalah menggunakan uji-t Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang menerapkan model pembelajaran project based blended learning dengan aplikasi Moodle lebih baik baik dari pada kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SITI ANNISA SHOLEH, NIM 1730101128. Judul skripsi: “Pengaruh Blended Learning Menggunakan WhatsApp Terhadap Kemampuan Kognitif Peserta Didik Di MTsS Al-Manaar Batuhampar” Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah penggunaan Blended Learning menggunakan WhatsApp terhadap kemampuan kognitif peserta didik. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran tatap muka pada saat pandemi, peserta didik masuk selama tiga hari dalam seminggu dan waktu PBM dikurangi menjadi 30 menit, menyebabkan rendahnya kemampuan kognitif peserta didik padahal kemampuan kognitif adalah salah satu indikator utama keberhasilan dalam suatu pembelajaran. Perkembangan teknologi pada saat sekarang kurang dimanfaatkan oleh guru salah satunya adalah WhatsApp. WhatsApp tidak hanya digunakan sebagai media komunikasi tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Salah satu kebijakan pembelajaran yang dapat dilakukan ketika pandemi adalah Blended Learning yaitu pembelajaran menggabungkan antara belajar tatap muka dengan belajar online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Blended Learning menggunakan WhatsApp terhadap kemampuan kognitif peserta didik di MTsS Al-Manaar Batuhampar. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis eksperimen metode penelitian yaitu eksperimen semu dengan desain penelitian randomized control group only design. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta didik kelas IX 1 dan IX 2 di MTsS Al-Manaar Batuhampar yang berjumlah 56 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata kemampuan kognitif peserta didik dilihat dari hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam pada kelas eksperimen adalah 79,11 dengan persentase ketuntasan 86% sedangkan, rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 72,68 dengan persentase ketuntasan 68%. Dari perhitungan diperoleh = 2,29 dan = 1,68. Oleh karena itu > maka diterima. Jadi dapat dikemukakan bahwa kemampuan kognitif peserta didik dengan penerapan Blended Learning menggunakan WhatsApp lebih baik dari pada menggunakan pembelajaran tatap muka di MTsS Al-Manaar Batuhampar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANNISA OKTAFITRION, NIM 1730104007 Judul Skripsi: “STUDENTS’ PROBLEM IN LEARNING ENGLISH THROUGH BLENDED LEARNING ENVIRONMENT”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi dengan munculnya berbagai permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa semester ke satu Jurusan Tadris Bahasa Inggris dalam pembelajaran campuran atau blended learning. Dimana adanya perkuliahan dengan sistem online dan tatap muka yang diterapkan di Jurusan Tadris Bahasa Inggris. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan yang dialami mahasiswa dalam belajar menjalankan pembelajaran campuran atau blended learning ini. Jenis penelitian ini adalah descriptive qualitative, pendekatan phenomenology. Informan untuk penelitian ini berjumlah delapan orang, yaitu mahasiswa semester ke satu Jurusan Tadris Bahasa Inggris TA. 2021/2022 yang mengalami permasalahan dalam belajar blended learning. Yang mana mereka terpilih disaat melakukan wawancara dengan cara menggunakan purposive sampling. Untuk intrumen penelitiannya, penelitian ini menggunakan triagulasi waktu. Dimana wawancara dilakukan dua kali untuk mendapatkan informasi yang akurat. Setelah mereka diwawancarai, data dianalisa dengan menggunakan teori Miles and Huberman (1994:10) yaitu dengan cara: mereduksi data, menyajikan data, serta memverifikasi data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat tujuh masalah yang dihadapi oleh mahasiswa dalam proses pembelajaran campuran yaitu : 1) Mahasiswa memiliki waktu istirahat yang sangat singkat dari satu mata pelajaran ke mata pelajaran lainnya, 2) Mahasiswa memiliki pemahaman materi yang buruk 3) Mahasiswa memiliki masalah jaringan internet, 4) Mahasiswa terlambat masuk kelas, 5) Mahasiswa terkendala Biaya (kuota internet), 6) Mahasiswa memiliki kesulitan berinteraksi dengan teman sekelas dan, 7) Mahasiswa menghadapi perubahan jadwal yang cepat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Fhadylla, NIM 1730101042. Judul skripsi: “Problematika Pelaksanaan Pembelajaran Blended Learning Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Lintau Buo Utara” Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri ( IAIN) Batusangkar 2022. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah problematika pelaksanaan pembelajaran daring pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Lintau Buo Utara. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui problematika yang dialami guru dan siswa saat pelaksanaan pembelajaran daring pada mata Pelajaran Pedidikan Agama Islam di SMAN 1 Lintau Buo Utara. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, kemudian penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa, wawancara dan dokumetasi. Pada teknik analisis data, peneliti menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data digunakan perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan dan triangulasi. Penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa Problematika yang dialami oleh pendidik saat pelaksanaan pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam berupa media pembelajaran seperti keterbatasan akses jaringan dan kuota internet, keterbatasan sarana dan prasarana terutama handphone, sehingga sulit dalam menggunakan media atau aplikasi yang digunakan sehingga media yang digunakan untuk komunikasi adalah WhastApp, strategi pembelajaran seperti: respon dan keaktifan, kehadiran dan respon siswa yang kurang sehingga strategi yang dirancang tidak berjalan maksimal dan waktu pembelajaran yang dibatasi, metode seperti kurangnya respon dan keaktifan siswa ketika belajar serta kondisi serta akses jaringan yang terbatas sehingga metode yang digunakan sulit dilakukan dan eveluasi pembelajaran seperti: sulitnya mengontrol dan mengawasi siswa, kurangnya pemahaman dan pengamalan siswa terkait dengan materi yang disampaikan, sulit dalam melakukan penilaian kepada siswa karena banyak siswa yang tidak dan terlambat membuat tugas, dan kurangnya komunikasi atau interaksi dengan siswa dan hasil pembelajaran yang menurun. Sedangkan problematika yang rasakan siswa seperti, keterbatasan sarana dan prasarana, penggunaan teknologi terutama media pembelajaran, keterbatasan akses jaringan internet, sulitnya memahami materi, kurangnya motivasi belajar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RIVO TRI ARGA, NIM. 15300700021, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK FISIKA SECARA BLENDED LEARNING PADA MATERI GERAK LURUS KELAS X IPA SMA/MA TERINTEGRASI AL-QURAN”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2022. Pembelajaran fisika pada era new normal dilakukan secara blended learning yang dilaksanakan secara tatap muka (luring) dan online (daring). Permasalahan dilapangan adalah belum tersedianya media dan bahan ajar yang mendukung pembelajaran blended learning. Pendidik masih menggunakan buku cetak dan LKPD yang tidak mendukung peserta didik belajar mandiri secara daring. Akibatnya adalah peserta didik kurang termotivasi saat pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul elektronik untuk mendukung pembelajaran secara blended learning terintegrasi Al-Qur’an pada materi gerak lurus. Dengan pengembangan modul elektronik ini diharapkan dapat menjadi solusi dari kurangnya sumber belajar yang menunjang pembelajaran fisika secara blended learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan merujuk pada model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Tahap Define dilakukan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul elektronik. Tahap Design dilakukan perancangan modul elektronik. Tahap Develop dilakukan validasi ahli dan uji coba modul elektronik secara terbatas. Hasil penelitian menunjukkan modul elektronik secara blended learning terintegrasi Al-Qur’an pada materi gerak lurus dinyatakan sangat valid dengan persentase 87,19%. Kepraktisan modul elektronik menunjukkan kategori sangat praktis, dengan nilai persentase 85,15% oleh peserta didik dan 87,5% oleh pendidik. Kata Kunci: Modul Elektronik, Blended Learning, Integrasi Al-Qur’an, Gerak Lurus
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
HALIMA TUSA’DIYAH NIM. 1630107012, Judul skripsi “Penerapan Blended Learning Menggunakan Aplikasi Google Classroom Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Gelombang Mekanik Kelas XI MIPA IPA SMAN 2 Payakumbuh”, Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Hasil belajar fisika siswa khususnya kelas XI SMAN 2 Payakumbuh masih tergolong rendah. Tidak semua siswa aktif ketika proses pembelajaran. Siswa tanpa terlibat aktif dalam pembelajaran dan kebanyakan hanya menerima materi yang disampaikan oleh guru di depan kelas. Inilah yang menyebabkan siswa kurang paham dengan materi yang diajarkan oleh guru. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran blended learning menggunakan aplikasi google classroom terhadap hasil belajar siswa pada materi gelombang mekanik kelas XI MIPA SMAN 2 Payakumbuh. Pada penelitian ini eksperimen semu adalah jenis penelitian yang peneliti gunakan, sedangkan rancangan penelitian yang peneliti gunakan yaitu Postest Only Control Group Design. Kelas XI MIPA SMAN 2 Payakumbuh merupakan populasi yang peneliti ambil untuk penelitian ini yang terdiri atas 8 kelas dan banyak seluruh siswa dari 8 kelas tersebut sebanyak 287 orang. Simple random sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang dilakukan, yang terpilih sebagai kelas eksperimen yaitu kelas XI MIPA 3 dan kelas kontrolnya yaitu kelas XI MIPA 2. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes akhir (post test) untuk ranah kognitif yang terdiri dari 15 soal objektif, sementara data ranah afektif dan psikomotor didapatkan menggunakan lembar observasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Pada penelitian ini dilakukan uji hipotesis dengan uji-t untuk ketiga ranah, pada ranah kognitif diperoleh harga thitung = 5,02, afektif didapatkan thitung = 2,56, dan psikomotor didapatkan thitung = 2,65, sedangkan ttabel = 1,67 untuk ketiga ranah dengan taraf nyata yang digunakan α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa untuk ranah kognitif, afektif dan psikomotor didapatkan thitung > ttabel sehingga H0 di tolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa hasil belajar fisika siswa dengan menerapkan model pembelajaran blended learning menggunakan aplikasi google classroom lebih baik dibandingkan hasil belajar fisika siswa dengan menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi gelombang mekanik kelas XI MIPA SMAN 2 Payakumbuh.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
belajaran Blended Learning Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X
SMAN 1 Sungai Tarab”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2018.
Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan rendahnya hasil belajar
siswa pada pelajaran Biologi. Hal ini disebabkan beberapa faktor diantaranya belum
adanya startegi dan metode lain yang mengoptimalkan kemandirian, aktivitas dan
motivasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar
peserta didik dengan menerapkan modelblended learningpada materi vertebrata kelas
X MIPA di SMAN 1 Sungai Tarab lebih baik dari pada hasil belajar siswa dengan
menggunakan metode konvensional.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen betul betul (true eksperimen
design).Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA di SMAN 1Sungai
Tarab yang terdiri dari 3 kelas. Pengambilan sampel yang dilakukan dengan teknik
total sampling, sampel yang terpilih adalah kelas X MIPA 1 sebagai kelas
eksperimen dan kelas X MIPA 2 sebagai kelas kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas
eksperimen adalah 75,46dengan persentase ketuntasan 77,14% dan rata-rata hasil
belajar peserta didik pada kelas kontrol adalah 63,19 dengan persentase ketuntasan
30,33%. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t dari perhitungan diperoleh thitung=5,33
sedangkan ttabel=1,645 pada taraf nyatanya . Karena thitung>ttabel
sehinggaH1diterima dan H0 ditolak, dengan demikian hasil belajar biologi peserta
didik dengan menerapkan model blended learninglebih baik dari hasil belajar biologi
peserta didik dengan menerapkan pembelajaran konvensional