Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Penerapan Blended Learning Menggunakan WhatsApp Terhadap Kemampuan Kognitif Peserta Didik Di MtsS Al-Manaar Batuhampar

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

SITI ANNISA SHOLEH, NIM 1730101128. Judul skripsi: “Pengaruh Blended Learning Menggunakan WhatsApp Terhadap Kemampuan Kognitif Peserta Didik Di MTsS Al-Manaar Batuhampar” Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah penggunaan Blended Learning menggunakan WhatsApp terhadap kemampuan kognitif peserta didik. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran tatap muka pada saat pandemi, peserta didik masuk selama tiga hari dalam seminggu dan waktu PBM dikurangi menjadi 30 menit, menyebabkan rendahnya kemampuan kognitif peserta didik padahal kemampuan kognitif adalah salah satu indikator utama keberhasilan dalam suatu pembelajaran. Perkembangan teknologi pada saat sekarang kurang dimanfaatkan oleh guru salah satunya adalah WhatsApp. WhatsApp tidak hanya digunakan sebagai media komunikasi tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Salah satu kebijakan pembelajaran yang dapat dilakukan ketika pandemi adalah Blended Learning yaitu pembelajaran menggabungkan antara belajar tatap muka dengan belajar online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Blended Learning menggunakan WhatsApp terhadap kemampuan kognitif peserta didik di MTsS Al-Manaar Batuhampar. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis eksperimen metode penelitian yaitu eksperimen semu dengan desain penelitian randomized control group only design. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta didik kelas IX 1 dan IX 2 di MTsS Al-Manaar Batuhampar yang berjumlah 56 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata kemampuan kognitif peserta didik dilihat dari hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam pada kelas eksperimen adalah 79,11 dengan persentase ketuntasan 86% sedangkan, rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 72,68 dengan persentase ketuntasan 68%. Dari perhitungan diperoleh = 2,29 dan = 1,68. Oleh karena itu > maka diterima. Jadi dapat dikemukakan bahwa kemampuan kognitif peserta didik dengan penerapan Blended Learning menggunakan WhatsApp lebih baik dari pada menggunakan pembelajaran tatap muka di MTsS Al-Manaar Batuhampar.

Kata kunci

Blended Learning, WhatsApp, Kemampuan Kognitif

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Penerapan Blended Learning Menggunakan WhatsApp Terhadap Kemampuan Kognitif Peserta Didik Di MtsS Al-Manaar Batuhampar2022 · oai:ais:skripsi:4683

Publikasi terkait