Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Google Classroom
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI BERBASIS VALUE CLARIFICATION TECHIQUE (VCT) BERBANTUAN GOOGLE CLASSROOM DI SMA NEGERI 1 PAYAKUMBUH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini mengkaji tentang pengembangan modul pembelajaran PAI dan Bud Pekerti berbasis Value Clarification Techniqe (VCT) berbantuan Google Classroom di SMA Negeri 1 Payakumbuh. Adapun permasalahan dalam artikel ini adalah sumber belajar yang digunakan oleh guru belum membuat siswa termotivasi dan semangat dalam belajar. sumber belajar yang digunakan guru hanya sumber belajar dari pemerintah saja yang tidak semua siswa dapat memilikinya sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran PAI dan Budi Pekerti pada materi Syaja’ah. Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk yang valid dan praktis untuk siswa agar dengan mudah dapat memahami materi pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D) yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya produk yang dihasilkan sangat valid. Dinyatakan sangat Valid dengan persentase rata-rata 84,63%, dengan rincian 83,33% pada aspek kelayakan materi, 84,44% pada aspek kelayakan penyajian, 85% pada aspek kelayakan bahasa. 87,33% pada aspek kelayakan kegrafikan, 85,33% pada aspek kelayakan gambar. Modul pembelajaran PAI dan Budi Pekerti berbasis value clarification tecniue (VCT) berbantuan Google Classrom yang dikembangkan sudah sangat valid dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Adapun secara keseluruhan modul pembelajaran PAI dan Budi Pekerti berbasis value clarification technique (VCT) berbantuan Google Classroom tergolong sangat praktis dengan persentase 95,7.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) BERBANTUAN GOOGLE CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS (CRITICAL THINKING SKILLS) SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI DI SMA NEGERI 1 PAYAKUMBUH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ZULHIKMAH, NIM. 1802032025, Judul Tesis : “Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Value Clarification Technique (VCT) Berbantuan Google Classroom untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis (Critical Thinking Skills) Siswa pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMA Negeri 1 Payakumbuh”. Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Tesis ini adalah belum diketahui mana yang lebih efektif pembelajaran PAI dan Budi Pekerti dengan menggunakan model pembelajaran berbasis Value Clarification Technique (VCT) berbantuan google classroom dibandingkan pembelajaran PAI dan Budi Pekerti dengan menggunakan metode diskusi dan tanya jawab dengan Whatsapp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran berbasis Value Clarification Technique (VCT) berbantuan google classroom dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis (Critical Thinking Skills) siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMA Negeri 1 Payakumbuh. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Quasi Experimental dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Payakumbuh yang terdiri dari 384 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu 70 orang siswa yang terdiri dari 2 kelas, instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal test Critical Thinking. Adapun hasil validitas soal dalam penelitian ini adalah validitas sedang, dan hasil reliabilitas soal adalah reliabilitas tinggi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan test Critical Thinking Skills. Teknik analisis data yang digunakan adalah statatistik deskriptif untuk data awal dan statistik inferensial untuk melihat efektif atau tidaknya model pembelajaran berbasis Value Clarification Technique (VCT) berbantuan google classroom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan test Critical Thinking Skills dengan uji-t maka pretest dan posttest critical thinking skills kelas eksperimen terdapat perubahan yang signifikan yang mana diperoleh sig.0,000 0,05 dan hasil perhitungan dengan uji-t pretest dan posttest critical thinking skills kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu dengan menggunakan metode diskusi dan tanya jawab dengan Whatsapp terdapat perubahan yang tidak signifikan yang mana diperoleh sig.0,057 >0,05. Maka dapat dikemukakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis Value Clarification Technique (VCT) berbantuan Google Classroom efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis (Critical Thinking Skills) siswa pada mata pelaiajaran PAI dan Budi Pekerti di SMAN 1 Payakumbuh

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENERAPAN BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GELOMBANG MEKANIK KELAS XI MIPA SMAN 2 PAYAKUMBUH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HALIMA TUSA’DIYAH NIM. 1630107012, Judul skripsi “Penerapan Blended Learning Menggunakan Aplikasi Google Classroom Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Gelombang Mekanik Kelas XI MIPA IPA SMAN 2 Payakumbuh”, Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Hasil belajar fisika siswa khususnya kelas XI SMAN 2 Payakumbuh masih tergolong rendah. Tidak semua siswa aktif ketika proses pembelajaran. Siswa tanpa terlibat aktif dalam pembelajaran dan kebanyakan hanya menerima materi yang disampaikan oleh guru di depan kelas. Inilah yang menyebabkan siswa kurang paham dengan materi yang diajarkan oleh guru. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran blended learning menggunakan aplikasi google classroom terhadap hasil belajar siswa pada materi gelombang mekanik kelas XI MIPA SMAN 2 Payakumbuh. Pada penelitian ini eksperimen semu adalah jenis penelitian yang peneliti gunakan, sedangkan rancangan penelitian yang peneliti gunakan yaituPostest Only Control Group Design. Kelas XI MIPA SMAN 2 Payakumbuh merupakan populasi yang peneliti ambil untuk penelitian ini yang terdiri atas 8 kelas dan banyak seluruh siswa dari 8 kelas tersebut sebanyak 287 orang. Simple random samplingmerupakan teknik pengambilan sampel yang dilakukan, yang terpilih sebagai kelas eksperimen yaitu kelas XI MIPA 3 dan kelas kontrolnya yaitu kelas XI MIPA 2. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes akhir (post test) untuk ranah kognitif yang terdiri dari 15 soal objektif, sementara data ranah afektif dan psikomotor didapatkan menggunakan lembar observasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Pada penelitian ini dilakukan uji hipotesis dengan uji-t untuk ketiga ranah, pada ranah kognitif diperoleh harga thitung = 5,02, afektif didapatkan thitung = 2,56, dan psikomotor didapatkan thitung = 2,65, sedangkan ttabel= 1,67 untuk ketiga ranah dengan taraf nyata yang digunakan α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa untuk ranah kognitif, afektif dan psikomotor didapatkan thitung > ttabel sehingga H0 di tolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa hasil belajar fisika siswa dengan menerapkan model pembelajaran blended learning menggunakan aplikasi google classroom lebih baik dibandingkan hasil belajar fisika siswa dengan menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi gelombang mekanik kelas XI MIPA SMAN 2 Payakumbuh.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL BERBANTUAN SOFTWARE WONDERSHARE FILMORA DAN GOOGLE CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN IPA DI MTsN 2 SAWAHLUNTO

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research is motivated by the lack of variations in learning media used by teachers during the semi-pandemic period, the media used is also less interesting, causing a lack of interest in learning from students. Based on the above background, the author conducted research on the Development of Local Wisdom-Based Learning Videos with the help of Wondershare Filmora Software and Google Classroom. The purpose of this study was to produce valid and practical Local Wisdom-Based Learning Video media. This type of research is research and development using the 4-D model which consists of define, design, develop, and desseminate stages. In this study, the desseminate stage was not carried out due to the limited time the researchers had. Local Wisdom-Based Learning Video media products were validated by 2 lecturers of the Biology Department, and 1 science teacher at MTsN 2 Sawahlunto. Data analysis using descriptive analysis. Based on the results of data analysis conducted that the Learning Video Based on Local Wisdom with the help of Wondershare Filmora Software and Google Classroom is declared very valid with a validity value of 84.80%. Meanwhile, the results of practicality by teachers with an average of 85.29% with a very practical category and by students with an average of 82.54% with a very practical category and suitable for use.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Persepsi siswa terhadap Aktivitas dan efektifitas belajar menggunakan Google Classrom dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA N 1 Kecamatan Payakumbuh

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PETRI WINA SARI, NIM. 1730101102. Judul Skripsi : PERSEPSI SISWA TERHADAP AKTIVITAS DAN EFEKTIVITAS BELAJAR MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM DALAM PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA N 1 KECAMATAN PAYAKUMBUH. Jurusan Pendidika Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA N 1 Kecamatan Payakumbuh yang dilaksanakan via Google Classroom selama pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui persepsi siswa terhadap aktivitas dan efektivitas belajar menggunakan Google Classroom dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA N 1 Kecamatan Payakumbuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini adalah 5 orang siswa, 3 orang orangtua dan 1 orang guru PAI. Tektik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analasis data yang penulis gunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi serta untuk teknik penjamin keabsahan data penulis menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menyimpulan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam menggunakan Google Classroom di SMA N 1 Kecamatan Payakumbuh dipandang kurang bisa meningkatkan Aktifitas siswa dalam proses pembelajaran, akan tetapi siswa tetap berpatisipasi aktif dan berusaha untuk aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. Untuk keefektifan belajar dipandang kurang Efektif. Karena siswa memiliki beberapa kendala dalam penggunaan Google Classroom seperti keterbatasan pengetahuan terhadap penggunaan media Google Classroom, keterbatasan media handphone yang memadai, jaringan internet dan kouta internet yang kurang mendukung. Selain itu, kesulitan siswa memahami materi pembelajaran, karena tidak ada penjelasan secara jelas yang dimuat guru dalam media Google Classroom. Namun, penggunaan Google Classroom juga sangat membantu sebagai media pembelajaran via online selama di rumah dengan kondisi pandemi Covid -19.

8 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Persepsi Mahasiswa Terhadap Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Aplikasi Google Classroom dal Perkuliahan Microteaching di Masa Pandemi Covid-19

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FEBRI AFOSMA, NIM 1730104022, entitled “Advantages and Disadvantages of using Google Classroom in Microteaching Class during Covid-19 Pandemics: Students’ Perspective” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya suasana baru yang dihadapi oleh mahasiswa semester ke-6 jurusan Tadris Bahasa Inggris di IAIN Batusangkar dalam mata kuliah Microteaching yang biasanya dilakukan secara tatap muka kemudian dialihkan dengan menggunakan media google classroom karena dampak dari Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pendapat mahasiswa menggunakan google classroom di kelas Microteaching di masa pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif research, dengan desain studi kasus. Informan penelitian ini adalah mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang telah mengambil mata kuliah Microteaching tahun akademik 2019/2020 yang berjumlah 8 orang. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan alat pendukung seperti: tape recorder dan camera. Selanjutnya untuk menganalisis data peneliti menggunakan teori Miles, Hubberman, and Saldana (2014) yang meliputi data condensation, data display, conclusion drawing and verifying. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara umum informan menyukai penggunaan aplikasi google classroom pada perkuliahan Microteaching di masa Covid-19. Terdapat lima fitur yang sering digunakan; forum, tugas kelas turn-in, anggota, dan kolom komentar. Dan adapun dua temuan utama dari skripsi ini yaitu kelebihan dan kelemahan penggunaan google classroom dalam perkuliahan Microteaching dimasa pandemi Covid-19.Terdapat enam kelebihan penggunaan google classroom yaitu: 1) mobile friendly; 2) hemat biaya; 3) hemat waktu, efektif dan efisien; 4) kemudian dari segi keamanan, data aman bisa diakses kapanpun dan penyimpannanya juga besar; 5) mudah digunakan dimasa pandemi dan 6) dari segi manajemen kelas ada batas waktu pengumpulan tugas serta ada forum untuk diskusi. Adapun kelemahan dari google classroom yaitu: 1) google classroom harus diakses dengan kecepatan internet yang bagus agar kita mendapatkan notifikasi; 2) fiturnya tidak lengkap; 3) kendala jaringan dan 4) Notifikasi tidak akan muncul jika surel yang digunakan untuk login google classroom berbeda dengan surel yang ada di smartphone yang digunakan.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail