ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MUHAMMAD KHAIRUL HAZLI, NIM 242031009 Judul Tesis “Pengembangan Instrumen Penilaian Menggunakan Aplikasi Spreadsheet Berbasis Deep Learning Pada Mata Kuliah Microteaching”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Masalah pada penelitian ini adalam instrumen penilaian microteaching yang dibuat oleh dosen dalam perkuliahan microteaching masih terbatas. Belum tersedianya instrumen penilaian microteaching pada mata kuliah microteaching yang mengukur secara keseluruhan komponen-komponen keterampilan dasar mengajar mahasiswa dan instrumen penilaian belum bisa diubah rubrik penilaian dan format penilaian sesuai dengan kebutuhan dosen serta disesuaikan dengan kurikulum dengan pendekatan Deep Learning. Dosen membutuhkan instrumen penilaian microteaching yang menyediakan semua itu tujuan utama penelitian ini adalah untuk menghasilkan instrumen penilaian microteaching yang mampu mengukur seluruh komponen keterampilan dasar mengajar dan bisa menyesuaikan dengan rubrik serta format penilaian dosen. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas instrumen penilaian microteaching menggunakan aplikasi Spreadsheet bagi mahasiswa FTIK. Metode pengembangan yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Borg & Gall. Model Borg & Gall terdiri dari 10 tahapan, yaitu: Research & Information, Planning, Develop Preminary Form Of, Preminary Field Testing, Main Product Revision, Main Field Testing, Operation al Product Revision, Operational Field Testing, Final Product Revision, and Dissemination and Implementation. Subjek uji coba adalah dosen dan mahasiswa FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Teknik pengumpulan data adalah dengan angket validitas dan praktikalitas. Instrumen penilaian microteaching yang dikembangkan divalidasi oleh dosen microteaching dan dianalisis menggunakan rumus Persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rata-rata instrumen penilaian microteaching menggunaka aplikasi Spreadsheet bagi dosen dan mahasiswa keguruan pada aspek kelayakan isi 89%, aspek kelayakan penyajian 80%, aspek kelayakan kegrafikan 82%, dan aspek kelayakan bahasa 91%. Secara umum rata-rata instrumen penilaian mendapatkan nilai 84% termasuk dalam kategori sangat valid. Hasil praktikalitas dapat diketahui bahwa persentase penilaian mahasiswa terhadap instrumen penilaian menggunakan aplikasi spreadsheet berbasis deep learning pada mata kuliah microteaching adalah 92% dengan kategori sangat praktis. berdasarkan kategori diatas maka instrumen penilaian menggunakan aplikasi spreadsheet berbasis deep learning pada mata kuliah microteaching sangat valid dan sangat praktis dan telah dapat digunakan sebagai instrumen penilaian oleh dosen terhadap mahasiswa keguruan pada perkuliahan microteaching.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MUHAMMAD ARIFA, Reg. No. 2030104041, entitled "Using Video as an Instructional Media for Microteaching Class" (A Study of the Sixth Semester Students of the English Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar). English Teaching Department Faculty of Tarbiyah and Teacher Training State Islamic University of Mahmud Yunus Batusangkar.
The problem in this study is that the use of video as a learning medium in microteaching practice by students has not been utilized optimally and systematically, especially in the implementation of the Genre Based Approach (GBA) stages. Therefore, this study aims to determine students' considerations in choosing video as a learning medium and how the video is integrated at each stage of the Genre Based Approach in the microteaching practice of sixth-semester students of the English Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar registered in 2025/2026 Academic Year.
This research is a qualitative research with a case study design. The research informants were sixth-semester students of the English Department who had taken the Microteaching course and used video as an instructional medium. Informants were selected using a purposive sampling technique. The researcher acted as the primary instrument with an interview guide as a supporting instrument. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews and documentation. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was tested using data triangulation techniques.
The results of the study showed that there were two findings regarding the use of video as a learning medium for microteaching classes. These findings were that students considered several aspects in using video as a learning medium, namely the suitability of the video to the material, short video duration, clear audio quality, and ease of use. In addition, the findings of video integration in the Genre Based Approach stage were most dominantly used in the Building Knowledge of the Field (BKOF) and Modeling of the Text (MOT) stages to build initial knowledge and provide text examples. Meanwhile, in the Joint Construction of the Text (JCOT) and Independent Construction of the Text (ICOT) stages, video was not used because the focus of learning was directed at group discussions and independent student practice.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mila Darti, NIM 2230101072 (2026), Judul Skripsi: “Pengembangan Video Pembelajaran Animasi Berbasis Experiential Learning Menggunakan AI Animaker pada Mata Kuliah Microteaching”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkuliahan microteaching mengalami keterbatasan waktu, jumlah mahasiswa yang banyak, keterbatasan dosen, sehingga kesempatan mahasiswa untuk mempraktikkan keterampilan mengajar menjadi kurang maksimal dan penjelasan dosen tidak dapat disampaikan secara mendalam. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu disediakan video pembelajaran sebagai bahan referensi tambahan yang dapat dipelajari mahasiswa secara mandiri sebelum masuk kelas, sehingga mahasiswa dapat mengulang materi dan mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam mengembangkan keterampilan mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana validitas dan praktikalitas media video pembelajaran animasi berbasis experiential learning dengan memanfaatkan AI animaker pada mata kuliah Microteaching. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D), dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Prosedur penelitian dan pengembangan terdiri dari 5 tahap yaitu: (1) tahap analysis, dilakukan untuk mengetahui gambaran analisis kebutuhan di lapangan, (2) tahap design, merancang produk serta instrumen penelitian, (3) tahap development, melihat validitas video pembelajaran serta validitas instrumen penelitian, (4) tahap implementation, dan (5) tahap evaluate. Uji coba dilakukan untuk mengetahui praktikalitas video pembelajaran pada mata kuliah Microteaching. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah angket berupa lembar validasi, angket respon dosen dan mahasiswa. Teknik analisis data untuk mengetahui hasil penelitian yaitu analisis validitas dan analisis praktikalitas dengan aiken V menggunakan rumus 𝑣=Σ𝑠/⌊(𝑐−1)⌋. Berdasarkan data kualitatif hasil wawancara dengan dosen dan mahasiswa perkuliahan microteaching menghadapi keterbatasan waktu, jumlah mahasiswa yang banyak dan keterbatasan dosen, sehingga dibutuhkan video pembelajaran untuk mendukung perkuliahan microteaching. Hasil praktikalitas video pembelajaran animasi berbasis experiential learning menggunakan AI animaker pada mata kuliah Microteaching yang diperoleh dari angket respon dosen sebesar 0,9167, dan angket respon mahasiswa sebesar 0,9841, dengan kategori sangat praktis. Hasil validitas video pembelajaran animasi berbasis experiential learning menggunakan AI animaker pada mata kuliah Microteaching sebesar 0,9339, dengan kategori sangat valid. Dengan demikian video pembelajaran animasi berbasis experiential learning menggunakan AI animaker pada mata kuliah Microteaching dinyatakan valid dan praktis digunakan setelah uji validitas dan praktikalitas di Kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Misa Dasmi, NIM 2230101075 (2026), Judul Skripsi: “Pengembangan E-Book Interaktif Berbasis Experiential Learning pada Mata Kuliah Microteaching Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Mahmud Yunus Batusangkar”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tidak adanya e-book yang mencakup delapan keterampilan mengajar, contoh modul deep learning dan kurikulum berbasis cinta (KBC). Keterbatasan waktu perkuliahan membuat mahasiswa tidak memperoleh kesempatan yang cukup untuk berlatih mengajar secara maksimal. Jumlah mahasiswa yang banyak dengan dosen yang terbatas juga menyebabkan pembagian kelompok menjadi besar, sehingga perhatian dan bimbingan yang diberikan kepada setiap mahasiswa kurang merata. Dengan demikian, perlunya dukungan media pembelajaran tambahan salah satunya e-book interaktif berbasis experiential learning yang dapat diakses secara mandiri untuk memperkuat pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari produk yang dikembangkan yaitu e-book interaktif berbasis experiential learning dikembangkan sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Microteaching. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode penelitian research & development (R&D) dan model 4D. Prosedur pelaksanaan model 4D dilaksanakan dalam 4 tahap yaitu : 1) define, 2) design, 3) development dan 4) disseminate. Uji coba bersifat terbatas dilakukan kepada mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam dengan pembelajaran menggunakan e-book interaktif berbasis experiential learning pada mata kuliah Microteaching. Selama pembelajaran berlangsung, peneliti mengamati keterlaksanaan penggunaan e-book interaktif melalui pengamatan langsung (observasi) serta menggunakan angket respon mahasiswa dan angket respon dosen. Teknik analisis data untuk mengetahui hasil penelitian yaitu analisis validitas dan analisis praktikalitas dengan Aiken V menggunakan rumus 𝑣=Σ𝑠/⌊(𝑐−1)⌋. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara dengan dosen pengampu mata kuliah Microteaching dan mahasiswa. Hasil wawancara menunjukkan bahwa e-book interaktif membantu mahasiswa memahami tahapan microteaching secara lebih konkret dan memudahkan dosen dalam menyampaikan materi. E-book diuji cobakan kepada lima orang perwakilan mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam pada mata kuliah Microteaching untuk uji praktikalitas. Uji praktikalitas yang dilakukan mahasiswa memperoleh nilai 0.9841 dan uji praktikalitas yang dilakukan dosen 0,9062 terkategori “sangat praktis”. Hasil rata-rata presentase validasi e-book interaktif adalah 0,9396 dengan kategori “sangat valid”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa e-book interaktif berbasis experiential learning ini layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT FEBI GINA AULIA, Reg.Num. 22 301 040 13 entitled: "STUDENTS" REASONS FOR USING CHATGPT IN PREPARING LESSON PLANS IN MICROTEACHING CLASS", English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training. State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2026. The phenomenon observed in the Microteaching class shows that almost all students (44 out of 45 students, or 97.8%) used ChatGPT when preparing their lesson plans, while only one student (2.2%) neither took the Microteaching course nor used ChatGPT. This situation raises questions about the underlying reasons for students' reliance on ChatGPT in instructional planning. Therefore, the purpose of this study is to describe students' reasons for using ChatGPT in preparing lesson plans in the Microteaching class. This study employed a qualitative descriptive research design. The participants were selected purposively from sixth-semester students who had taken the Microteaching course and used ChatGPT in lesson plan preparation. Data were collected through semi-structured interviews. The data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman (1994), as elaborated and updated in later editions by Miles, Huberman, and Saldana (2014), which includes data reduction, data display, and conclusion drawing and verification data. The findings reveal five main reasons for using ChatGPT: to be efficient, to save time, to generate teaching ideas, to be easy to use, and to be helpful in organizing lesson plan structure. Students perceive ChatGPT as a supportive tool that enhances lesson plan organization and teaching readiness rather than replacing their pedagogical reasoning. These findings highlight the emerging role of generative Al as a facilitative support system in teacher education contexts. Keyword: ChatGPT, Lesson Plan, Microteaching
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PUTU ALBIANSYAH WIJAYA, NIM 232031016 judul Tesis “Pengembangan Instrumen Evaluasi Microteaching Menggunakan Aplikasi Spreadsheet Pada Mata Kuliah Microteaching”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Masalah pada penelitian ini adalah instrumen evaluasi microteaching yang dibuat oleh dosen dalam perkuliahan microteaching masih terbatas. Belum tersedianya instrumen evaluasi microteaching pada mata kuliah microteaching yang bisa mengukur secara keseluruhan komponen keterampilan dasar mengajar mahasiswa dan instrumen evaluasi belum bisa diubah rubrik penilaian dan format penilaian sesuai dengan kebutuhan dosen serta disesuaikan dengan kurikulum terbaru. Dosen membutuhkan instrumen evaluasi microteaching yang menyediakan semua itu. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menghasilkan instrumen evaluasi microteaching yang mampu mengukur seluruh komponen keterampilan dasar mengajar dan bisa menyesuaikan dengan rubrik serta format penilaian dosen. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas instrumen evaluasi microteaching menggunakan aplikasi Spreadsheet bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan atau R&D (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Model pengembangan berbentuk ADDIE. Model pengembangan ADDIE ini memiliki langkah-langkah tahapan, yaitu: (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Subjek uji coba ialah Dosen dan Mahasiswa FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Teknik pengumpulan data adalah dengan angket validitas dan praktikalitas. Instrumen evaluasi microteaching yang dikembangkan divalidasi oleh dosen microteaching, kepala labor dan ahli media, dan dianalisis menggunakan validitas butir Aiken’s V dan derajat pencapaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rata-rata instrumen evaluasi microteaching menggunakan aplikasi Spreadsheet bagi Dosen dan mahasiswa keguruan pada aspek kelayakan isi adalah 82%, aspek kelayakan bahasa adalah 84%, aspek kelayakan penyajian adalah 81%, dan aspek kegrafikan adalah 84%. Secara umum hasil rata-rata instrumen evaluasi microteaching menggunakan aplikasi Spreadsheet pada mata kuliah microteaching adalah 82% dan termasuk dalam kategori sangat valid dan dapat digunakan. Hasil pratikalitas dapat diketahui bahwa persentase penilaian mahasiswa terhadap instrumen evaluasi microteaching menggunakan aplikasi spreadsheet pada mata kuliah microteaching adalah 83% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan kategori diatas instrumen evaluasi microteaching menggunakan aplikasi spreadsheet adalah sangat valid dan sangat praktis dan telah dapat digunakan sebagai instrumen evaluasi oleh dosen terhadap mahasiswa keguruan pada perkuliahan microteaching.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dinda Guswari, NIM 2030104014, thesis title "Students' Strategies in Classroom Management During Microteaching Practice" Department of Tadris Language, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The problem of this study is that the level and percentage of classroom management strategies used by students during micro teaching practice have not been revealed. This study aims to reveal the level and percentage of classroom management strategies used by students during micro teaching practice. This study used a descriptive quantitative method with a survey design, data were collected through a questionnaire consisting of 52 closed-ended statements distributed through Google Form. The study population included 65 students of micro teaching classes at UIN Mahmud Yunus Batusangkar, with a sample size of 40 participants. The findings of this study indicate that microteaching students of the English Education Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar have a high level of using classroom management strategies. It can be seen that 96% of the statements of classroom management strategies tested by researchers to students get a high level, or in the sense that these strategies are often used. And there is one strategy that is rarely used by students, namely changing students' seats. Furthermore, the percentage of the use of classroom management strategies, based on the results that have been presented, it can be seen that the strategy that has the highest percentage used by students is designing learning activities that are appropriate and allow students to present themselves.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RISKA ROZA, NIM 1830104069, thesis title: "STUDENTS' OPINION TOWARD THE USE OF VIDEO RECORDING IN MICROTEACHING CLASS". English Tadris study program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Micro teaching lectures carried out using video recordingbring up the different opinions from students who followed the microteaching lectures. Video recording in micro teaching lectures means students record their performance in teaching practice. The problem discussed in this study is that students' opinion about the use of video recording have not been described. The purpose of this study was to find out students' opinions about the use of video recording in the Micro Teaching class. This research method is a qualitative research method designs phenomenology. The informants of this research were 6 students who had taken Micro Teaching courses in the sixth semester of the 2021/2022 academic year using purposive sampling technique. In this research there were two instruments, the researcher as the main instrument and the interview guide as a supporting instrument. The data collection technique used is an in-depth interview technique. To test the validity of the data, the researchers conducted time triangulation and source triangulation to confirm and explore more detailed data related to the problem under study. Furthermore, to analyze the data, the researcher used the theory of Miles and Hubberman (1994), which includes data reduction, data presentation, drawing conclusion and verification. The results showed that there were several student opinions about video recording in Micro Teaching class. Student opinions were: 1) positive opinion, they were: video recording in more flexible in time, video recording make students not nerveous, video recording make student much time to preparation, video recording make students knowing the weaknesses, video recording in feedback can improve the next performance and video recording in feedback can help students to revise the mistakes. 2) negative opinion, they were: students must take the video more than once, students have difficulty to gather the audience, students have difficulty to conditioning the place, student feel limited in displaying learning media, student not focus when taking videos, student have difficulty in making lesson plans and video recording makes phone memory full
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT TANIA RAHMIZA PUTRI, NIM 1830104074, thesis title: "STUDENTS’ OPINION TOWARD THE USE OF MEDIA IN MICRO TEACHING CLASS". English Tadris study program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Islamic State Universty (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The problem discussed in this study is that the students' opinions on the use of media in the Microteaching class that have not yet been described. The purpose of this study was to reveal students' opinions on the use of media in the Microteaching class. This type of research is descriptive qualitative. The informants of this research were 8 students who had taken Microteaching courses in the sixth semester of the 2021/2022 academic year using purposive sampling technique. In this study there were two instruments, the researcher acted as the key instrument and the interview guide as a supporting instrument. The data collection technique is an in-depth interview technique. To test the validity of the data, the researcher conducted time triangulation to confirm and explore more detailed data related to the problem under study. Furthermore, to analyze the data, the researcher used the theory of Miles and Huberman in Sugiyono (2010:337), which includes data reduction, data presentation, data verification and drawing conclusions. Based on data analysis, the results show that there were several students’ opinions on the use of media in the Microteaching class. The results of this study were divided into five groups (1) General opinions on the use of media in the microteaching class. The media is very helpful in explaining the material, the media attracts the attention of students so they don't get bored. (2) Opinions about whether there are certain criteria in the selection of media in the microteaching class. The media must be in accordance with the material to be taught to students, the media must be in accordance with the creativity of the teacher. (3) Opinions about the difficulties of using media in the microteaching class. Difficulty finding the right media with teaching materials and difficulties in the process of making it, there are many media that can be used and we can choose media, the media has been mastered also how to use it and choose media. (4) Opinions about the advantages of using media in the microteaching class. Media make it easier to explain a material and students are easier to understand, this media help in learning and make students more creative in learning, attracts students' attention because these students must be provoked in learning. (5) Opinions on how effective the use of media in the microteaching class is. The use of media is very effective in the learning process
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FEBRI AFOSMA, NIM 1730104022, entitled “Advantages and Disadvantages of using Google Classroom in Microteaching Class during Covid-19 Pandemics: Students’ Perspective” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya suasana baru yang dihadapi oleh mahasiswa semester ke-6 jurusan Tadris Bahasa Inggris di IAIN Batusangkar dalam mata kuliah Microteaching yang biasanya dilakukan secara tatap muka kemudian dialihkan dengan menggunakan media google classroom karena dampak dari Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pendapat mahasiswa menggunakan google classroom di kelas Microteaching di masa pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif research, dengan desain studi kasus. Informan penelitian ini adalah mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang telah mengambil mata kuliah Microteaching tahun akademik 2019/2020 yang berjumlah 8 orang. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan alat pendukung seperti: tape recorder dan camera. Selanjutnya untuk menganalisis data peneliti menggunakan teori Miles, Hubberman, and Saldana (2014) yang meliputi data condensation, data display, conclusion drawing and verifying. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara umum informan menyukai penggunaan aplikasi google classroom pada perkuliahan Microteaching di masa Covid-19. Terdapat lima fitur yang sering digunakan; forum, tugas kelas turn-in, anggota, dan kolom komentar. Dan adapun dua temuan utama dari skripsi ini yaitu kelebihan dan kelemahan penggunaan google classroom dalam perkuliahan Microteaching dimasa pandemi Covid-19.Terdapat enam kelebihan penggunaan google classroom yaitu: 1) mobile friendly; 2) hemat biaya; 3) hemat waktu, efektif dan efisien; 4) kemudian dari segi keamanan, data aman bisa diakses kapanpun dan penyimpannanya juga besar; 5) mudah digunakan dimasa pandemi dan 6) dari segi manajemen kelas ada batas waktu pengumpulan tugas serta ada forum untuk diskusi. Adapun kelemahan dari google classroom yaitu: 1) google classroom harus diakses dengan kecepatan internet yang bagus agar kita mendapatkan notifikasi; 2) fiturnya tidak lengkap; 3) kendala jaringan dan 4) Notifikasi tidak akan muncul jika surel yang digunakan untuk login google classroom berbeda dengan surel yang ada di smartphone yang digunakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The purpose of the present study is to explore the implementation of microteaching class during the Covid19 pandemic. Researchers are interested in researching since many students and lecturers how the implementation in microteaching class. The design of this research is a qualitative use a case study. This research involved 9 informant. The instrument of this research was a interview. The results showed that there were 3 implementations of Microteaching during the Covid 19 pandemic, they were: 1) Preparing to enter class, 2) Implementing teaching practices, 3) Feedback on teaching practices given by lecturers. The sections are as follows: preparing lesson plans, mentally preparing, preparing materials, and preparing signals. After that, apply teaching practices, namely making teaching practice videos and teaching practice using the zoom video conference application. Finally, the feedback given by the lecturer included feedback given after a week of video collection, feedback was rarely given, feedback was given through the zoom video conference application, not all students received feedback and were immediately given feedback. Keywords: Microteaching, Covid 19 pandemics
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT GEBI YUSI ASWARI, NIM 15 300 400 043, judul skripsi: “STUDENTS’ OPINION ON ONLINE MICROTEACHING CLASS CARRIED OUT DURING PANDEMIC COVID 19 (A Study of Microteaching Students of English Teaching Department in State Institute for Islamic Studies (IAIN) Batusangkar Registered in 2020/2021 Academic Year). Program studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Perkuliahan Microteaching secara daring memberikan opini yang berbeda bagi mahasiswa yang mengikuti matakuliah tersebut. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah belum terdeskripsikannya opini mahasiswa tentang pembelajaran microteaching secara daring selama pandemic covid 19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan opini mahasiswa tentang kelas microteaching secara daring selama pandemic covid 19. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini berjumlah 7 orang, yang terpilih dari sejumlah mahasiswa yang sudah mengambil mata kuliah microteaching daring pada semester enam tahun akademik 2020/2021 dengan mengunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini ada dua instrumen, peneliti berperan sebagai instrumen kunci dan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Teknik pengumpulan data adalah teknik wawancara mendalam. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi waktu untuk mengkonfirmasi dan menggali data lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Hubberman (1994), yang meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa opini mahasiswa tentang kelas microteaching secara daring selama pandemic covid 19. Hasil penelitian ini dibagi menjadi enam kelompok: (1) Kelas microteaching secara daring selama pandemic covid 19 tidak efektif (2) Tahap orientasi kelas microteaching yaitu bagus, siswa kesulitan karena tidak memiliki silabus untuk dipelajari, dan pertemuan selama orientasi tidak optimal (3) Tahap perencanaan berjalan lancar dan sangat membantu dalam praktik mengajar, dan mahasiswa kesulitan dalam menyesuaikan media dengan pembelajaran daring (4) Tahap praktik mengajar memberikan wawasan yang bagus kepada mahasiswa, praktek mengajar saat pandemic covid 19 tidak efektif, mahasiswa mengalami kesulitan dalam mencari siswa, mahasiswa kurang leluasa dalam praktek mengajar, dan mahasiswa mengalami kesulitan pada kapasita memori handphone (5) Tahap diskusi efektif dan memberikan dampak baik kepada mahasiswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANNISA JERIANTI, NIM 17 301 040 06, judul skripsi: “AN ANALYSIS OF STUDENTS’ TEACHING STRATEGIES IN MICROTEACHING CLASS (A Study at English Teaching Department 2020/2021 Academic Year in State Istitute for Islamic Studies (IAIN) Batusangkar)”. Program studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Latar belakang dalam penelitian ini adalah mengungkapkan strategi mengajar apa yang digunakan oleh mahasiswa Bahasa Inggris semester enam di IAIN Batusangkar tahun ajaran 2020/2021 pada saat praktek kuliah microteaching. Mahasiswa yang mengikuti mata kuliah microteaching pada tahun ajaran 2020/2021 semuanya dinyatakan lulus dan sebagian besar dari mahasiswa tersebut memiliki nilai yang bagus. Oleh kerena itu peneliti tertarik meneliti strategi mengajar apa yang digunakan oleh mahasiswa saat praktek mengajar didalam kelas. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan penelitian ini adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah microteaching pada semester enam tahun ajaran 2020/2021 yang memiliki nilai A dan A-. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pertama peneliti menganalisis vidio ujian akhir mahasiswa kedua untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan wawancara untuk menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada enam strategi mahasiswa dalam mengajar saat belajar mata kuliah microteaching yaitu : 1) Presentation, 2) questioning method, 3) Case-based small-group , 4) Brainstorming, 5) Problem solving strategy and 6) Discussion.
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
LUSI OKTAVIENI. NIM, T.BIO 13 106 037 judul SKRIPSI “Analisis Keterampilan Dasar Mengajar Mahasiswa Tadris Biologi dalam Pembelajaran Mikro (Microteaching) IAIN Batusangkar”.
Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimana keterampilan dasar mengajar mahasiswa Tadris Biologi dalam pembelajaran mikro (microteaching) IAIN Batusangkar pada semester VII Tahun Akademik 2016/2017. Permasalahan ini meliputi delapan aspek keterampilan dasar mengajar mahasiswa dalam buku penilaian microteaching, yaitu: keterampilan membuka pelajaran, keterampilan menjelaskan, keterampilan bertanya, keterampilan memberikan penguatan, keterampilan melakukan variasi, keterampilan mengelola kelas, dan keterampilan menutup pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan dasar mengajar mahasiswa Tadris Biologi dalam pembelajaran mikro (microteaching) IAIN Batusangkar.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, metode deskriptif-kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah Buku penilaian microteaching, dengan sampel sebanyak 26 buku penilaian microteaching yang diisi oleh Dosen. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah dokumentasi, observasi dan wawancara semi terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian keterampilan dasar mengajar mahasiswa Tadris Biologi dalam microteaching, maka diperoleh kesimpulan bahwa keterampilan dasar mengajar mahasiswa Tadris Biologi adalah sangat baik dengan persentase penilaian 81,31%. Karena, berada pada rentang persentase penilaian 80% < PP ≤100%.
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan
SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA ADMINISTRASI PADA LABOR TARBIYAH IAIN BATUSANGKAR MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN PHP
Setelah dilakukan penelitian pada labor tarbiyah IAIN Batusangkar tentang pengolahan data administrasi microteaching, mikro konseling, mikro manajemen, PPL, PLKP-S belum terkomputerisasi, dengan kendala proses pengolahan data yang panjang, kurang efisien dalam segi waktu dan efektifitas kerja, serta belum menggunakan penyimpana database. Sehingga dapat mengakibatkan proses pengolahan data administrasi tersebut membutuhkan waktu yang lebih lama dalam pengolahannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan yaitu : wawancara dengan mengajukan beberapa pertanyaan melalui tanya jawab, penelitian perpustakaan dan penelitian di laboratorium. Sistem informasi ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan berbasis web dengan database MySql. Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk menghemat waktu dan informasi yang dihasilkan lebih tepat, dan juga ketepatan dalam pelaporan. Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini diharapkan akan mengatasi kendala-kendala yang terjadi dan juga memudahkan dalam pengerjaan dan menghemat waktu dalam Pengolahan Data Administrasi Pada Labor Tarbiyah IAIN Batusangkar.