Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Experiential Learning
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Potensi Museum PDRI sebagai Daya Tarik Wisata Edukasi Sejarah Berbasis Experiential Learning di Kabupaten Lima Puluh Kota

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi Museum Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) sebagai daya tarik wisata edukasi sejarah yang belum dimanfaatkan secara optimal melalui pendekatan Experiential Learning. Aktivitas pengunjung masih didominasi melihat koleksi dan berfoto sehingga pengalaman belajar belum berlangsung secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi Museum PDRI sebagai daya tarik wisata edukasi sejarah berbasis Experiential Learning di Kabupaten Lima Puluh Kota melalui tahapan experience, reflection, processing, generalization, dan application. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengelola, staf pelaksana, dan pengunjung yang telah melakukan interaksi langsung dengan lingkungan Museum PDRI. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum PDRI memiliki potensi sebagai daya tarik wisata edukasi sejarah melalui koleksi autentik, diorama, dan penyajian informasi yang mampu memberikan pengalaman belajar kepada pengunjung. Tahapan experience, reflection, dan generalization telah terlaksana dengan baik karena pengunjung memperoleh pengalaman langsung, merefleksikan makna perjuangan PDRI, serta mengambil nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air. Namun, tahapan processing dan application belum optimal akibat keterbatasan pemandu wisata, media edukasi yang kurang interaktif, serta minimnya aktivitas yang mendorong pengunjung menghubungkan dan menerapkan pengetahuan sejarah dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan penguatan layanan interpretasi, penyediaan pemandu, pengembangan media edukasi interaktif, serta peningkatan pengelolaan untuk mengoptimalkan Museum PDRI sebagai wisata edukasi sejarah berbasis Experiential Learning.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADIS BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING TERINTEGRASI SAINS UNTUK SISWA KELAS XI MAN 2 TANAH DATAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan oleh Nadya Rizki Amanda (NIM. 242032011) dengan judul “Pengembangan Modul Pembelajaran Al-Qur’an Hadis Berbasis Experiential Learning Terintegrasi Sains untuk Siswa Kelas XI Man 2 Tanah Datar.” Tesis ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026 M/1448 H. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya inovasi bahan ajar pada pembelajaran Al-Qur'an Hadis yang mengintegrasikan konsep sains melalui pendekatan experiential learning. Pembelajaran di MAN 2 Tanah Datar belum didukung modul yang dirancang secara sistematis sehingga keterlibatan peserta didik dan pemahaman kontekstual terhadap materi belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan peserta didik, mengembangkan desain, serta menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitas modul pembelajaran Al-Qur'an Hadis berbasis experiential learning terintegrasi sains. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI MAN 2 Tanah Datar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Validitas dinilai oleh dua dosen dan satu guru, kepraktisan oleh satu guru dan 35 peserta didik, sedangkan efektivitas diuji menggunakan desain pretest-posttest control group melalui uji Independent Sample t-Test dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan modul berbasis experiential learning terintegrasi sains. Modul yang dikembangkan memperoleh nilai validitas rata-rata sebesar 0,83 dengan kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli pada aspek isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikan. Tingkat kepraktisan mencapai 91,6% dengan kategori sangat praktis. Uji efektivitas menunjukkan perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (Sig. = 0,000 0,05), dengan rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 60,59% (cukup efektif) dan kelas kontrol 22,78% (tidak efektif). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan modul pembelajaran Al-Qur'an Hadis berbasis experiential learning terintegrasi sains dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Temuan ini mengimplikasikan bahwa modul pembelajaran Al-Qur'an Hadis berbasis experiential learning terintegrasi sains layak digunakan sebagai bahan ajar inovatif untuk mendukung pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Video Pembelajaran Animasi Berbasis Experiential Learning Menggunakan AI Animaker pada Mata Kuliah Microteaching

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mila Darti, NIM 2230101072 (2026), Judul Skripsi: “Pengembangan Video Pembelajaran Animasi Berbasis Experiential Learning Menggunakan AI Animaker pada Mata Kuliah Microteaching”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkuliahan microteaching mengalami keterbatasan waktu, jumlah mahasiswa yang banyak, keterbatasan dosen, sehingga kesempatan mahasiswa untuk mempraktikkan keterampilan mengajar menjadi kurang maksimal dan penjelasan dosen tidak dapat disampaikan secara mendalam. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu disediakan video pembelajaran sebagai bahan referensi tambahan yang dapat dipelajari mahasiswa secara mandiri sebelum masuk kelas, sehingga mahasiswa dapat mengulang materi dan mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam mengembangkan keterampilan mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana validitas dan praktikalitas media video pembelajaran animasi berbasis experiential learning dengan memanfaatkan AI animaker pada mata kuliah Microteaching. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D), dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Prosedur penelitian dan pengembangan terdiri dari 5 tahap yaitu: (1) tahap analysis, dilakukan untuk mengetahui gambaran analisis kebutuhan di lapangan, (2) tahap design, merancang produk serta instrumen penelitian, (3) tahap development, melihat validitas video pembelajaran serta validitas instrumen penelitian, (4) tahap implementation, dan (5) tahap evaluate. Uji coba dilakukan untuk mengetahui praktikalitas video pembelajaran pada mata kuliah Microteaching. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah angket berupa lembar validasi, angket respon dosen dan mahasiswa. Teknik analisis data untuk mengetahui hasil penelitian yaitu analisis validitas dan analisis praktikalitas dengan aiken V menggunakan rumus 𝑣=Σ𝑠/⌊(𝑐−1)⌋. Berdasarkan data kualitatif hasil wawancara dengan dosen dan mahasiswa perkuliahan microteaching menghadapi keterbatasan waktu, jumlah mahasiswa yang banyak dan keterbatasan dosen, sehingga dibutuhkan video pembelajaran untuk mendukung perkuliahan microteaching. Hasil praktikalitas video pembelajaran animasi berbasis experiential learning menggunakan AI animaker pada mata kuliah Microteaching yang diperoleh dari angket respon dosen sebesar 0,9167, dan angket respon mahasiswa sebesar 0,9841, dengan kategori sangat praktis. Hasil validitas video pembelajaran animasi berbasis experiential learning menggunakan AI animaker pada mata kuliah Microteaching sebesar 0,9339, dengan kategori sangat valid. Dengan demikian video pembelajaran animasi berbasis experiential learning menggunakan AI animaker pada mata kuliah Microteaching dinyatakan valid dan praktis digunakan setelah uji validitas dan praktikalitas di Kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan E-Book Interaktif Berbasis Experiential Learning pada Mata Kuliah Microteaching Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Mahmud Yunus Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Misa Dasmi, NIM 2230101075 (2026), Judul Skripsi: “Pengembangan E-Book Interaktif Berbasis Experiential Learning pada Mata Kuliah Microteaching Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Mahmud Yunus Batusangkar”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tidak adanya e-book yang mencakup delapan keterampilan mengajar, contoh modul deep learning dan kurikulum berbasis cinta (KBC). Keterbatasan waktu perkuliahan membuat mahasiswa tidak memperoleh kesempatan yang cukup untuk berlatih mengajar secara maksimal. Jumlah mahasiswa yang banyak dengan dosen yang terbatas juga menyebabkan pembagian kelompok menjadi besar, sehingga perhatian dan bimbingan yang diberikan kepada setiap mahasiswa kurang merata. Dengan demikian, perlunya dukungan media pembelajaran tambahan salah satunya e-book interaktif berbasis experiential learning yang dapat diakses secara mandiri untuk memperkuat pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari produk yang dikembangkan yaitu e-book interaktif berbasis experiential learning dikembangkan sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Microteaching. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode penelitian research & development (R&D) dan model 4D. Prosedur pelaksanaan model 4D dilaksanakan dalam 4 tahap yaitu : 1) define, 2) design, 3) development dan 4) disseminate. Uji coba bersifat terbatas dilakukan kepada mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam dengan pembelajaran menggunakan e-book interaktif berbasis experiential learning pada mata kuliah Microteaching. Selama pembelajaran berlangsung, peneliti mengamati keterlaksanaan penggunaan e-book interaktif melalui pengamatan langsung (observasi) serta menggunakan angket respon mahasiswa dan angket respon dosen. Teknik analisis data untuk mengetahui hasil penelitian yaitu analisis validitas dan analisis praktikalitas dengan Aiken V menggunakan rumus 𝑣=Σ𝑠/⌊(𝑐−1)⌋. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara dengan dosen pengampu mata kuliah Microteaching dan mahasiswa. Hasil wawancara menunjukkan bahwa e-book interaktif membantu mahasiswa memahami tahapan microteaching secara lebih konkret dan memudahkan dosen dalam menyampaikan materi. E-book diuji cobakan kepada lima orang perwakilan mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam pada mata kuliah Microteaching untuk uji praktikalitas. Uji praktikalitas yang dilakukan mahasiswa memperoleh nilai 0.9841 dan uji praktikalitas yang dilakukan dosen 0,9062 terkategori “sangat praktis”. Hasil rata-rata presentase validasi e-book interaktif adalah 0,9396 dengan kategori “sangat valid”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa e-book interaktif berbasis experiential learning ini layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Experiential Learning terhadap Pemahaman Konsep IPA pada Siswa Kelas V UPT SDN 04 Baringin

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fhebyola, NIM. 2230111058 Judul Skripsi: ” Pengaruh Model Pembelajaran Exsperiential Learning Terhadap Pemahaman Konsep Pada Pembelajaran Ipa Siswa Kelas V Upt Sdn 04 Baringin ” Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep IPA siswa kelas V UPT SDN 04 Baringin. Rendahnya pemahaman konsep tersebut terlihat dari hasil belajar siswa yang masih berada pada kategori rendah serta pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran Experiential Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Experiential Learning terhadap peningkatan pemahaman konsep IPA siswa kelas V UPT SDN 04 Baringin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen menggunakan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V UPT SDN 04 Baringin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep IPA yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) penerapan model pembelajaran Experiential Learning. Nilai rata-rata pretest siswa diperoleh sebesar 27,41, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 85,51 setelah diberikan perlakuan selama empat kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji prasyarat yaitu uji normalitas, dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji-t dengan paired simple t-test dan uji N-Gain. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep IPA siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Experiential Learning. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Experiential Learning berpengaruh secara signifikan dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa kelas V UPT SDN 04 Baringin.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Experiential Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis pada Mata Pelajaran IPAS Siswa Kelas IV di UPT SDN 05 Baringin

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ZASHA CHAIRUNNISA, NIM 2130111149 (2025). Judul Skripsi: “Pengaruh Model Experiential Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Pada Mata Pelajaran IPAS siswa Kelas IV di UPT SDN 05 Baringin”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berfikir kritis siswa UPT SDN 05 Baringin sehingga siswa belum mampu memberikan penjelasan sederhana dari topik yang mereka pelajari dan diakhir pembelajaran siswa cenderung diam dan hampir tidak ada yang dapat menyimpulkan hasil pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih kaku dan tidak melibatkan siswa dengan cara yang aktif. Para guru lebih sering menggunkan metode ceramah tanpa memberikan kesempatan kepada siswa untuk meneliti konsep melalui pengalaman langsung. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunkan model experiential learning dalam pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: “Pengaruh model experiential learning terhadap peningkatan kemampuan berfikir kritis siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS”. Metode penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa pada kelas IV yang berjumlah 35 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling karena populasi kurang dari 100. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument tes. Teknik analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan SPSS 22 dan uji N-Gain. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh model experiential learning terhadap kemampuan berfikir kritis siswa kelas IV di UPT SDN 05 Baringin. Hasil analisis data terdapat nilai rata-rata yang berbeda antara pretest dan posttest,yaitu pretest 44,6 dan posttest 65,00. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji signifikan 0,000 0,05 yang berarti ada pengaruh atau terdapat pengaruh model experiential learning terhadap peningkatan kemampuan berfikir kritis pada mata pelajaran IPAS di UPT SDN 05 Baringin. Maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO PADA SISWA KELAS VIII MTsN 6 TANAH DATAR

2020•Koleksi Perpustakaan

TIA OKTARINA, NIM 15300600074, Judul Skripsi: “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO PADA SISWA KELAS VIII MTsN 6 TANAH DATAR”. Skripsi, Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penggunaan model pembelajaran oleh guru yang kurang bervariasi menyebabkan proses pembelajaran di kelas menjadi kurang menarik, siswa juga kurang berani mengeluarkan ide atau pendapatnya sehingga mengakibatkan suasana kelas cenderung pasif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa selama proses pembelajaran dengan model pembelajaran experiential learning berbantuan media video. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode true experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 6 Tanah Datar tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 9 lokal. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIII F sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Instrumen yang peneliti gunakan adalah tes bentuk objektif pilihan ganda pada ranah kognitif dan lembar observasi pada ranah afektif. Hasil belajar ranah kognitif dianalisis dengan menggunakan uji-t, sedangkan ranah afektif menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan dengan uji-t didapatkan bahwa nilai thitung yaitu 2,21 > 1.645 pada ttabel, sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar dari kelas eksperimen 82,57% dan kelas kontrol 77,73. Sedangkan hasil penelitian ranah afektif siswa pada setiap kali pertemuan meningkat. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kognitif dan hasil belajar afektif siswa dengan menerapkan model pembelajaran experiential learning berbantuan media video lebih baik dari pada hasil belajar siswa dengan model pembelajaran konvensional pada materi Zat Aditif dan Zat Adiktif pada Kelas VIII MTsN 6 Tanah Datar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail