Abstrak
ZULHIKMAH, NIM. 1802032025, Judul Tesis : “Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Value Clarification Technique (VCT) Berbantuan Google Classroom untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis (Critical Thinking Skills) Siswa pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMA Negeri 1 Payakumbuh”. Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Tesis ini adalah belum diketahui mana yang lebih efektif pembelajaran PAI dan Budi Pekerti dengan menggunakan model pembelajaran berbasis Value Clarification Technique (VCT) berbantuan google classroom dibandingkan pembelajaran PAI dan Budi Pekerti dengan menggunakan metode diskusi dan tanya jawab dengan Whatsapp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran berbasis Value Clarification Technique (VCT) berbantuan google classroom dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis (Critical Thinking Skills) siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMA Negeri 1 Payakumbuh. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Quasi Experimental dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Payakumbuh yang terdiri dari 384 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu 70 orang siswa yang terdiri dari 2 kelas, instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal test Critical Thinking. Adapun hasil validitas soal dalam penelitian ini adalah validitas sedang, dan hasil reliabilitas soal adalah reliabilitas tinggi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan test Critical Thinking Skills. Teknik analisis data yang digunakan adalah statatistik deskriptif untuk data awal dan statistik inferensial untuk melihat efektif atau tidaknya model pembelajaran berbasis Value Clarification Technique (VCT) berbantuan google classroom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan test Critical Thinking Skills dengan uji-t maka pretest dan posttest critical thinking skills kelas eksperimen terdapat perubahan yang signifikan yang mana diperoleh sig.0,000 0,05 dan hasil perhitungan dengan uji-t pretest dan posttest critical thinking skills kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu dengan menggunakan metode diskusi dan tanya jawab dengan Whatsapp terdapat perubahan yang tidak signifikan yang mana diperoleh sig.0,057 >0,05. Maka dapat dikemukakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis Value Clarification Technique (VCT) berbantuan Google Classroom efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis (Critical Thinking Skills) siswa pada mata pelaiajaran PAI dan Budi Pekerti di SMAN 1 Payakumbuh