Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

32 hasil
Subjek: Scientific
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Media Pembelajaran Powerpoint Menggunakan Prezi Berbasis Socio-Scientific Issue (SSI) pada Materi Perubahan Lingkungan Kelas X SMAN 1 Salimpaung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi penggunaan media pembelajaran di SMAN 1 Salimpaung masih belum menarik dan kurang efektif. Sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi, oleh karena itu diperlukan adanya pengembangan media pembelajaran yang menarik dan praktis untuk menunjang proses pembelajaran yang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas Pengembangan Media Pembelajaran Powerpoint Menggunakan Prezi Berbasis socio-scientific issue pada Materi Perubahan Lingkungan Kelas X SMAN 1 Salimpaung. Jenis penelitian yang diterapkan melalui kegiatan ini adalah penelitian dan pengembangan (Research & Development), menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri dari Define, Design, Develop and Disseminate. Pada penelitian ini tahap disseminate tidak dilakukan, karena keterbatasan waktu dan biaya dalam penelitian. Produk media pembelajaran divalidasi oleh dua orang dosen ahli media juga materi dan satu guru pengampu mata pelajaran biologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar praktikalitas. Lembar validasi dan lembar praktikalitas dianalisis dengan menggunakan rumus persentase validasi dan praktikalitas. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan, hasil yang peneliti dapatkan adalah Pengembangan Media Pembelajaran Powerpoint Menggunakan Prezi Berbasis socio-scientific issue (SSI) yang dikembangkan dikategorikan sangat valid dengan persentase 94%. Dan hasil angket praktikalitas mendapatkan persentase 87% dari respon siswa dan dikategorikan sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan valid dan praktis.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES (SSI) UNTUK MEMPROMOSIKAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI EKOSISTEM DI SMP NEGERI 1 BATUSANGKAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adella Fitri, NIM. 2230106001 (2026), Judul Skripsi “Pengembangan E-Modul Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) Untuk Mengukur Literasi Sains Siswa Pada Materi Ekosistem di SMP Negeri 1 Batusangkar”. Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran IPA (Biologi) yaitu proses pembelajaran yang masih monoton dan belum dikaitkan dengan isu-isu sosial pada fenomena nyata baik lokal maupun global. Dalam proses pembelajaran guru belum mengaitkan pembelajaran dengan Socio-Scientific Issues (SSI). Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan E-Modul Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) Untuk Mengukur Literasi Sains Siswa Pada Materi Ekosistem di Kelas VII SMP Negeri 1 Batusangkar yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) menggunakan model 4D yang terdiri dari dari tahap define, design, develop, and disseminate. Berdasarkan rancangan 4D maka prosedur pengembangan yang dilakukan oleh peneliti hanya terdiri dari tahap tahap define, design, and develop. Pada penelitian ini disseminate (penyebaran) tidak dilakukan karena keterbatasan waktu yang peneliti miliki. Instrumen yang digunakan untuk peserta didik berupa angket respon. Data dianalisis berdasarkan validasi produk oleh validator, praktikalitas dari skor angket respon siswa, serta hasil tes Literasi Sains. Analisis validasi bertujuan menilai kevalidan produk melalui skor angket siswa. Data tes Literasi Sains diperoleh dari jawaban siswa untuk setiap soal tes. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan valid, praktis, dan reliabel berdasarkan validasi validator, respon siswa, serta skor tes Literasi Sains. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu E-Modul yang dihasilkan sangat valid dengan skor validasi 93% dan sudah sangat praktis dengan skor persentase dari siswa 88% sedangkan skor persentase dari guru 83%, serta hasil analisis soal tes yaitu 0,783 yang berkriteia tinggi dan reliabel. Berdasarkan hasil analisis angket respon siswa termasuk kategori sangat praktis dan sudah dapat digunakan di dalam proses belajar mengajar.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hasil Belajar IPAS dengan Pendekatan Socio-Scientific Issue pada Siswa Kelas V SDN 14 Selayo

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Annisa Alfaridzi, NIM. 2230111020 (2026), Judul Skripsi : “Hasil Belajar IPAS dengan Pendekatan Socio-Scientific Issue pada Siswa Kelas V SDN 14 Selayo”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini di latarbelakangi oleh temuan tentang hasil belajar siswa yang belum optimal karena pembelajaran yang dilaksanakan kurang mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah Socio-Scientific Issue (SSI), yaitu pendekatan yang mengaitkan konsep sains dengan isu-isu sosial yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas V pada pembelajaran IPAS melalui penerapan pendekatan Socio-Scientific Issue (SSI) di SDN 14 Selayo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 17 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa soal pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan persentase untuk mengetahui tingkat ketuntasan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mencapai ketuntasan belajar dengan nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Dari 17 siswa, sebanyak 14 siswa (82,35%) dinyatakan tuntas dan 3 siswa (17,65%) belum tuntas. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan SocioScientific Issue (SSI) memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Pendekatan ini membantu siswa memahami materi dengan lebih baik melalui keterlibatan aktif dalam pembelajaran yang mengaitkan konsep dengan permasalahan nyata.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Socio Scientific Issues Untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Materi Pemanasan Global Kelas X SMA/MA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan berpikir kritis peserta didik di Indonesia yang masih belum berkembang optimal. Hasil tes awal di SMA Negeri 2 Batusangkar menunjukkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas X berada pada kategori cukup, dengan kelemahan utama pada aspek analisis. Kondisi ini diperburuk oleh bahan ajar yang digunakan guru belum sepenuhnya memfasilitasi peningkatan keterampilan berpikir kritis, sehingga pembelajaran cenderung berpusat pada pendidik dan keterlibatan aktif peserta didik terbatas. Padahal, keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu tuntutan utama abad ke-21 yang harus dimiliki peserta didik. Oleh sebab itu, peneliti mengembangkan modul pembelajaran berbasis Socio Scientific Issues (SSI) untuk melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi pemanasan global kelas X SMA/MA. Pengembangan modul ini dipilih karena pembelajaran berbasis SSI memungkinkan peserta didik mengaitkan konsep kimia dengan isu-isu sosial nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan keterampilan analisis, evaluasi, dan pengambilan keputusan. Dengan modul ini, peserta didik diharapkan lebih siap menghadapi tantangan abad ke-21 melalui keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), dibatasi sampai tahap Develop. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi dan angket praktikalitas, dengan teknik analisis data menggunakan skala Likert. Validator terdiri dari ahli materi, ahli konstruk/kegrafikan, ahli bahasa, serta validator instrumen tes berpikir kritis. Subjek penelitian adalah 35 peserta didik kelas X.E1 SMA Negeri 2 Batusangkar dan satu orang pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran berbasis SSI memenuhi kriteria sangat valid, dengan skor validasi ahli materi sebesar 88%, ahli konstruk 100%, ahli bahasa 95%, dan validitas soal tes berpikir kritis sebesar 75%. Modul juga memenuhi kriteria sangat praktis, dengan persentase praktikalitas 86% dari pendidik dan 93% dari peserta didik. Selain itu, keterampilan berpikir kritis peserta didik meningkat dari 55% (kategori cukup) menjadi 86% (kategori sangat baik) setelah menggunakan modul. Dengan demikian, modul pembelajaran berbasis SSI ini terbukti valid dan praktis dalam melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi pemanasan global.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas V SDN 24 Limo Kaum Dengan Pendekatan Socio Scientific Issue

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Uswatun Nisa, NIM. 2230111161, judul skripsi “Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas V SDN 24 Limo Kaum Dengan Pendekatan Socio Scientific Issue”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Tahun akademik 2026. Literasi sains merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki siswa sekolah dasar agar mampu memahami konsep IPAS serta mengaitkannya dengan permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Rendahnya keterkaitan antara pembelajaran sains dan konteks sosial sering menyebabkan siswa kurang mampu berpikir kritis dan ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna, salah satunya melalui pendekatan Socio-Scientific Issue (SSI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi literasi sains siswa kelas V SD Negeri 24 Limo Kaum dalam pembelajaran IPAS dengan menerapkan pendekatan SSI. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 24 Limo Kaum. Pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi sains yang mencakup tiga aspek, yaitu penjelasan ilmiah, penalaran ilmiah, dan interpretasi ilmiah. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase capaian tiap aspek literasi sains, kemudian dikategorikan ke dalam kriteria rendah, sedang, dan tinggi untuk menggambarkan tingkat literasi sains siswa secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains siswa kelas V SD Negeri 24 Limo Kaum berada pada kategori tinggi dengan nilai rerata sebesar 77,23%. Aspek penjelasan ilmiah mencapai persentase 80,36% dan penalaran ilmiah sebesar 76,76%, yang keduanya termasuk kategori tinggi, sedangkan aspek interpretasi ilmiah berada pada kategori sedang dengan persentase 75%. Secara klasikal, seluruh siswa berada pada kategori sedang dan tinggi tanpa adanya kategori rendah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Socio-Scientific Issue dalam pembelajaran IPAS mampu meningkatkan literasi sains siswa kelas V SD Negeri 24 Limo Kaum hingga mencapai kategori tinggi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Argumentasi Ilmiah Siswa Kelas V Sekolah Dasar Dengan Pendekatan Socio-Scientific Issue Pada Pembelajaran IPAS SDIT Qurrata A'yun 3 Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rafita Sari, NIM. 2230111002 (2026), Judul Skripsi : “ Argumentasi Ilmiah Siswa Kelas V Sekolah Dasar dengan Pendekatan Socio-Scientific Issue pada Pembelajaran IPAS SDIT Qurrata A’yun 3 Batusangkar” Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan di lapangan yang menunjukkan bahwa kurangnya kemampuan argumentasi ilmiah siswa terhadap materi yang diujikan, hal ini mengindikasikan bahwa rendahnya kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan argumentasi ilmiah siswa dengan pendekatan Socio Scientific Issue pada mata pelajaran IPAS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel pada penelitian yaitu sebanyak 29 orang siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes essai yang mencakup tiga indikator, yaitu pendapat (claim), bukti (evidence), dan penalaran ilmiah (reasoning) . Pembelajaran dilaksanakan selama tiga hari menggunakan pendekatan SSI dengan mengintegrasikan isu-isu sosial saintifik yang relevan dengan kehidupan siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa teknik persentase dan norma kategorisasi yang diinterpretasikan berdasarkan kriteria kemampuan argumentasi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan argumentasi ilmiah siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun 3 Batusangkar secara umum berada pada kategori sedang. Pada indikator claim, sebagian besar siswa sudah mampu menyampaikan pendapat dengan cukup jelas. Namun, pada indikator evidence dan reasoning, masih ditemukan siswa yang kesulitan dalam memberikan bukti yang relevan serta mengaitkan bukti dengan klaim secara logis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Socio-Scientific Issue (SSI) mampu memberikan gambaran kemampuan argumentasi ilmiah siswa, namun masih diperlukan penguatan dan pembiasaan pembelajaran berbasis diskusi dan penalaran ilmiah agar kemampuan argumentasi siswa berkembang secara lebih optimal.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kemampuan Pemecahan Masalah IPAS Dengan Pendekatan Socio Scientific Issue Pada Siswa Kelas V SDN 01 Simabur

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Deswita Maharani, NIM : 2230111041 dengan judul “KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DENGAN PENDEKATAN SOCIO SCIENTIFIC ISSUE KELAS V SDN 01 SIMABUR”. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2026. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan pemecahan masalah siswa di sekolah, sebagian besar siswa cenderung pasif, enggan bertanya, dan kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan aktivitas siswa selama menggunakan pendekatan SSI di kelas V SDN 01 Simabur. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian ini menggambarkan bagaimana tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa dengan menggunakan pendekatan SSI. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 01 Simabur sebanyak 16 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pendekatan SSI pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN 01 Simabur memiliki kemampuan pemecahan masalah dengan indikator baik. Berdasarkan 5 indikator kemampuan pemecahan masalah siswa berada pada kategori baik dengan rata-rata keseluruhan. Dari kelima indikator kemampuan pemecahan masalah tersebut ditemukan bahwa indikator kemampuan pemecahan masalah yang memilki persentase terbanyak pada indikator membaca dan memahami pasalah pada indikator pertama.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Socio-Scientific Issues untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Nanoteknologi Kelas X SMA/MA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MIFTAHUL JANNAH, NIM 2230110015 “Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Socio-Scientific Issues untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Nanoteknologi Kelas X SMA/MA” Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini didasarkan pada keterampilan berpikir kreatif dan kemampuan literasi sains siswa di Indonesia masih di bawah rata-rata OECD, yaitu 396 dari skor rata-rata 489. Rendahnya performa Indonesia bukan hanya soal skor numerik, tetapi ketidaksiapkan dalam menghadapi tuntutan abad ke-21 yaitu kreativitas. Pembelajaran abad ke-21 menekankan pendekatan berpusat pada siswa yang bersifat integratif dan berbasis teknologi dalam mengembangkan kompetensi. Ini sangat tidak sesuai dengan model tradisional (guru-sentris) ke pembelajaran aktif dan kontekstual. Pada pembelajaran kimia yang selalu di anggap sulit oleh siswa karena bersifat abstrak sangat dibutuhkan kemampuan pemikiran kreatif untuk memahami konsep kimia, sehingga diperlukan strategi pembelajaran kimia yang mampu mengintegrasikan prinsip pembelajaran abad ke-21, seperti pembelajaran melalui masalah nyata dan isu-isu sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Di samping itu, bahan ajar yang digunakan guru belum sepenuhnya memfasilitasi terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa. Hal ini menyebabkan masih rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa. Oleh sebab itu, peneliti mengembangkan modul pembelajaran berbasis pembelajaran berbasis socio-scientific issues untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi nanoteknologi kelas X SMA/MA. Pengembangan modul pembelajaran ini dipilih karena dengan modul pembelajaran berbasis socio-scientific issues dapat melatih kemampuan berpikir siswa pada materi nanoteknologi sehingga siswa lebih memahami materi kimia berdasarkan isu-isu sosial yang ada di kehidupan sehari-harinya. Dengan modul pembelajaran ini dapat menghadapi tuntutan abad ke-21 yaitu berpikir kreatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development dengan model 4-D (define, design, develop, dan disseminate). Hasil dari modul pembelajaran berbasis berbasis socio-scientific issues untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa yang dirancang dilanjutkan pada uji validitas dan praktikalitas. Penyebar luasan produk dibatasi di sekolah tempat peneliti melakukan penelitian. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi dan angket responden praktikalitas, teknil analisis data menggunakan skala Linket. Validator terdiri dari validator instrumen validasi dan praktikalitas, validator materi dan validator bahasa. Subjek pada penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas X E4 SMAN 2 Batusangkar. Modul pembelajaran berbasis berbasis socio-scientific issues untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi nanoteknologi sudah memenuhi kriteria sangat valid, yang terdiri dari kelayakan materi sebesar 87% dan kelayakan Bahasa sebesar 81%. Modul pembelajaran berbasis berbasis socio-scientific issues untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi nanoteknologi juga telah memenuhi kriteria sangat praktis dengan hasil angket responden siswa sebesar 95%. Kemampuan berpikir kreatif siswa setelah menggunakan modul pembelajaran berbasis socio-scientific issues sebesar 84%. Kata Kunci: Modul Pembelajaran, Socio-Scientific Issues, Berpikir Kreatif, Validasi, Praktikalitas.  

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Keterampilan Proses Sains Siswa Dengan Pendekatan Socio-Scientific Issu Pada Pembelajaran IPAS Siswa Kelas V SDI Al Azhar Muhammadiyah Simabur

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Al Imran Ahmad, dengan NIM 2230111008, 2026, menyusun skripsi berjudul “Keterampilan Proses Sains Siswa dengan Pendekatan Socio-Scientific Issu pada Pembelajaran IPAS Siswa Kelas V SDI Al Azhar Muhammadiyah Simabur”. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan proses ilmiah siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), se-bagaimana ditunjukkan oleh observasi awal di mana 80% siswa berada dalam kat-egori sangat kurang. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih konvensional dan berpusat pada guru, sehingga siswa kurang aktif terlibat dalam kegiatan ilmiah. Untuk mengatasi masalah ini, pendekatan Isu Sosial-Ilmiah (SSI) diterapkan yang menghubungkan konsep ilmiah dengan isu-isu sosial yang rele-van dengan kehidupan sehari-hari, untuk meningkatkan keterampilan proses ilmi-ah siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan seluruh 30 siswa kelas lima SDI Al Azhar Muhammadiyah Simabur pada tahun ajaran 2025/2026 sebagai subjek. Alat pengumpulan data menggunakan tes unjuk kerja yang disusun oleh peneliti sendiri. Skala pengukuran yang digunakan dalam angket adalah skala rating,yang memiliki tipe jawaban sangat baik, baik, cukup, kurang. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase dan norma kate-gorisasi berdasarkan hasil pada tiga kali pertemuan Pembelajaran Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa dengan pendekatan Socio Scientific Issu terindetifikasi dalam kategori cukup hingga sangat baik. Dari 30 siswa, sebanyak 15 siswa dengan persentase 50% be-rada pada kategori baik, kemudian 12 siswa dengan persentase 40% siswa berada pada kategori cukup dan hanya 3 siswa dengan persentase 10 % berada pada kate-gori sangat baik. Hal ini menunjukan bahwa pembelajaran IPAS dengan pendeka-tan Socio Scientific Issu memberikan gambaran terhadap keterampilan proses sains siswa SDI Al Azhar Muhammadiyah Simabur.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pemahaman Konsep IPAS dengan Pendekatan Socio Scientific Issue Pada Siswa Kelas V MIN 1 Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Alya Fanesa NIM. 2230111014, menyusun skripsi berjudul “Pemahaman Konsep IPAS dengan Pendekatan Socio Scientific Issue Pada Siswa Kelas V MIN 1 Tanah Datar”. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan peneliti saat melakukan observasi pendahuluan yang menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman siswa terhadap materi yang diujikan, hal ini mengindikasikan bahwa rendahnya pemahaman konsep siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep IPAS siswa dengan pendekatan Socio Scientific Issue pada mata pelajaran IPAS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel pada penelitian yaitu sebanyak 25 orang siswa kelas VA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep IPAS yang mencakup tujuh indikator, yaitu menafsirkan, memberikan contoh, mengklasifikasikan, merangkum, menyimpulkan, membandingkan, dan menjelaskan. Pembelajaran dilaksanakan selama tiga hari menggunakan pendekatan SSI dengan mengintegrasikan isu-isu sosial saintifik yang relevan dengan kehidupan siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa perhitungan rata-rata, median, modus, standar deviasi, dan persentase yang diinterpretasikan berdasarkan kriteria pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep IPAS siswa berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 83. Distribusi pemahaman konsep menunjukkan 56% siswa berada pada kategori sangat baik, 24% pada kategori baik, dan 20% pada kategori cukup. Berdasarkan indikator, capaian tertinggi terdapat pada indikator merangkum (94%), diikuti dengan indikator memberikan contoh (90%), menyimpulkan (90%), menjelaskan (90%), membandingkan (88%), dan mengklasifikasikan (76%). Namun, indikator menafsirkan menunjukkan capaian terendah (54%), mengindikasikan mayoritas siswa masih mengalami kesulitan dalam menginterpretasi informasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan SSI efektif untuk mengoptimalkan pemahaman konsep IPAS siswa melalui kontektualisasi pembelajaran dengan isu-isu nyata dan struktur pembelajaran yang sistematis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Video Pembelajaran Interaktif Berbasis Pendekatan Socio Scientific Issue Pada Materi Bumiku Sayang Bumiku Malang Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Aqnessa Aqilla F. NIM 2130111014 (2025). Judul Skripsi: “Pengembangan Video Pembelajaran Interaktif Berbasis Pendekatan Socio Scientific Issue Pada Materi Bumiku Sayang Bumiku Malang Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran interaktif berbasis pendekatan Socio Scientific Issue pada materi Bumiku Sayang, Bumiku Malang untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Urgensi penelitian ini muncul karena media pembelajaran di sekolah dasar masih bersifat konvensional dan belum mengaitkan konsep sains dengan isu lingkungan nyata. Pendekatan Socio Scientific Issue dipilih karena mampu menumbuhkan kesadaran kritis, keterampilan berpikir ilmiah, serta kepedulian siswa terhadap permasalahan sosial dan lingkungan. Pengembangan media dilakukan dengan model 4D (Define, Design, Develop) menggunakan aplikasi Canva yang terintegrasi dengan Wordwall. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan bahwa video pembelajaran ini berada pada kategori sangat valid dengan nilai Aiken’s V keseluruhan sebesar 0,885. Seluruh aspek yang divalidasi materi, penyajian, bahasa, dan kegrafikan memperoleh penilaian sangat valid, menandakan kesesuaian isi, keterpaduan penyajian, kejelasan bahasa, dan daya tarik visual yang tinggi. Hasil praktikalitas media memperlihatkan bahwa tanggapan siswa memperoleh skor rata-rata 86,78%, sedangkan guru memberikan skor 88,33%. Keduanya berada pada kategori sangat praktis, dengan penilaian positif terkait kemudahan penggunaan, efektivitas penyampaian materi, dan kebermanfaatannya dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, video pembelajaran interaktif yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPAS bab 8 Bumiku Sayang, Bumiku Malang. Produk digital ini tidak hanya memenuhi kriteria sangat valid dan sangat praktis, tetapi juga mendukung pembelajaran kontekstual yang relevan, menarik, dan bermakna bagi siswa, sehingga dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif di sekolah dasar.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas Penggunaan LKPD IPAS Bebasis Pendekatan Socio Scientific Issue Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hana Fauziah, NIM: 2130111049 dengan judul: “Efektivitas Penggunaan LKPD IPAS Berbasis Pendekatan Socio Scientific Isssue Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas LKPD berbasis socio scientific issue terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V sekolah dasar. Latar belakangnya adalah rendahnya keterampilan ilmiah dan terbatasnya bahan ajar kontekstual yang relevan dengan kehidupan nyata. Pembelajaran IPA yang dominan kognitif dan berbasis hafalan kurang mengembangkan sikap serta keterampilan ilmiah siswa. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mendorong berpikir kritis, analisis masalah, dan penyampaian gagasan secara ilmiah. Pendekatan socio scientific issue dinilai efektif karena mengintegrasikan sains dengan isu sosial nyata, sehingga menstimulasi keterampilan berpikir tingkat tinggi dan proses sains siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain posstes only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling dari populasi kelas V yang berjumlah 94 siswa, dengan total sampel akhir sebanyak 48 siswa yang terbagi rata ke dalam dua kelompok. Teknik pengolahan dan analisis data yang peneliti gunakan yaitu uji normalitas, homogenitas dan uji independents sample t-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rat-rata skor keterampilan proses sains sebesar 3,23 sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 2,91. Uji normalitas dengan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa kedua kelompok memiliki distribusi data yang normal (p > 0,005). Uji homogenitas menggunakan Levene’s Test juga menunjukkan bahwa varians data antar kelompok homogen (p= 0,100). Uji hipotesis yang menggunakan uji independent sample t-tes menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara dua kelompok (t(46) = 3,044; p = 0,004). Dengan demikian H0 di tolak dan Ha di terima artinya penggunaan LKPD IPAS berbasis socio scientific issue berpengaruh signifikan terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V sekolah dasar.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan LKPD IPAS Berbasis Pendekatan Socio Scientific Issues Pada Materi Bumiku Sayang Bumiku Malang Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NURHIDAYAH TRIANA, NIM 2130111091. Judul skripsi: “PENGEMBANGAN LKPD IPAS BERBASIS PENDEKATAN SOCIO SCIENTIFIC ISSUES PADA MATERI BUMIKU SAYANG BUMIKU MALANG UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR” Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru dan peserta didik kelas V sekolah dasar yang mana pada saat pembelajaran guru hanya mengandalkan buku paket dan LKPD dari internet karena guru tidak memiliki waktu yang cukup untuk membuat LKPD sendiri. Selain itu, LKPD yang digunakan oleh guru masih menggunakan LKPD cetakan penerbit yang berfokus pada kegiatan berbasis pertanyaan tanpa ada memberikan panduan bagaimana cara mendapatkan jawaban terhadap LKPD tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti, peneliti tertarik untuk mengembangkan LKPD IPAS berbasis pendekatan Socio Scientific Issues pada materi Bumiku Sayang Bumiku Malang untuk siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D), dengan menggunakan model 4-D. Prosedur penelitian yaitu terdiri dari 4 tahap, (1) tahap define, untuk mengetahui kebutuhan yang ada dilapangan, (2) tahap design, untuk merancang produk dan instrumen penelitian, (3) tahap develop, untuk mengukur tingkat validitas produk LKPD IPAS berbasis pendekatan Socio Scientific Issues, (4) Disseminate, pada tahap ini peneliti tidak melakukan karena keterbatasan waktu dan biaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini terdiri dari lembar angket validasi LKPD, angket respon peserta didik, dan angket respon guru. Teknik analis data untuk mengetahui hasil penelitian yaitu dengan analisis validitas dan angket praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa validasi LKPD IPAS berbasis pendekatan Socio Scientific Issues memperoleh rata-rata sebesar 0,9555 dengan lategori sangat valid. Hasil Praktikalitas LKPD IPAS berbasis pendekatan Socio Scientific Issues yang diperoleh dari angket respon guru dengan rata-rata sebesar 99,04% dengan kategori sangat praktis dan dari angket respon siswa diperoleh hasil dengan rata-rata sebesar 91,4% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa LKPD IPAS berbasis pendekatan Socio Scientific Issues pada materi Bumiku Sayang Bumiku Malang untuk siswa kelas V sekolah dasar sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS di kelas V sekolah dasar.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Socio Scientific Issue (SSI) Untuk Mempromosikan Keterampilan Critical Thinking dan Science literacy pada Materi Sistem Sirkulasi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bismi Safmita, NIM. 2130106009 (2025), Judul Skripsi “Modul Pembelajaran Berbasis Socio Scientific Issue (SSI) Untuk Mempromosikan Keterampilan Critical Thinking dan Science Literacy Siswa Pada Materi Sistem Sirkulasi”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2025 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran biologi yaitu proses pembelajaran yang masih monoton dan belum dikaitkan dengan isuisu sosial pada fenomena nyata baik lokal maupun global. Dalam proses pembelajaran guru belum mengaitkan pembelajaran dengan socio scientific issue (SSI). Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan Modul Pembelajaran Berbasis Socio Scientific Issue (SSI) Untuk Mempromosikan Keterampilan Critical Thinking dan Science Literacy Siswa Pada Materi Sistem Sirkulasi di Kelas XI Man 2 Tanah Datar yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) menggunakan model 4-D yang terdiri dari tahap define, design, develop, and desseminate. Berdasarkan rancangan 4- D maka prosedur pengembangan yang dilakukan oleh peneliti hanya terdiri dari tahap define, design, and develop. Pada penelitian ini tahap desseminate (penyebaran) tidak dilakukan karena keterbatasan waktu yang peneliti miliki. Instrumen yang digunakan untuk peserta didik berupa angket respon. Data dianalisis berdasarkan validasi produk oleh validator, praktikalitas dari skor angket respon siswa, serta hasil tes critical thinking dan science literacy. Analisis validasi bertujuan menilai kevalidan produk berdasarkan penilaian validator, sedangkan analisis praktikalitas menilai kepraktisan produk melalui skor angket siswa. Data tes critical thinking dan science literacy diperoleh dari jawaban siswa untuk setiap soal tes. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif berdasarkan validasi validator, respon siswa, serta skor tes critical thinking dan science literacy. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu modul yang dihasilkan sangat valid dengan skor validasi 81% dan sudah sangat praktis dengan skor persentase dari siswa 92%. Berdasarkan hasil analisis angket respon sisw termasuk kategori sangat praktis dan sudah dapat digunakan di dalam proses belajar mengajar

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Video Pembelajaran Berbantuan Aplikasi Kinemaster Berbasis Socio-Scientific Issue Untuk Mempromosikan Keterampilan Critical Thinking dan Science Literacy Siswa Pada Materi Bakteri

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adilla Miftahul Jannah, NIM. 2130106002 (2025), Judul Skripsi : "Pengembangan Video Pembelajaran Berbantuan Aplikasi Kinemaster Berbasis Socio-Scientific Issue Untuk Mempromosikan Keterampilan Critical thinking dan Science literacy Siswa Pada Materi Bakteri ". Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan media belajar yang digunakan oleh peserta didik dan belum maksimalnya penggunaan sarana dan fasilitas yang dapat menunjang proses pembelajaran serta masih minimnya pengetahuan guru dalam membuat media pembelajaran berbasis elektronik yang diperlukan dalam pembelajaran di era digital saat ini. selain itu, model pembelajaran yang digunakan masih berupa ceramah dengan proses pembelajaran satu arah yang mana belum dikaitkan dengan socio scientific issue (SSI) sehingga peserta didik kurang aktif dalam pembelajaran. Kurangnya minat literasi sains dan berpikir kritis siswa dalam menjawab soal juga menjadi permasalahan di dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas video pembelajaran berbantuan aplikasi Kinemaster berbasis socio scientific issue untuk mempromosikan keterampilan critical thinking dan science literacy siswa pada materi Bakteri. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) menggunakan model 4-D yang terdiri dari tahap define, design, develop, and desseminate. Berdasarkan rancangan 4-D maka prosedur pengembangan yang dilakukan oleh peneliti hanya terdiri dari tahap define, design, and develop. Pada penelitian ini tahap desseminate (penyebaran) tidak dilakukan karena keterbatasan waktu yang peneliti miliki. Instrumen yang digunakan untuk peserta didik berupa angket respon. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu media yang dihasilkan valid dengan skor validasi 79% dan sudah praktis dengan skor persentase dari siswa 91%. Berdasarkan hasil analisis angket respon siswa termasuk kategori sangat praktis dan sudah dapat digunakan di dalam proses belajar mengajar.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Vidio Pembelajaran Interaktif Berbasis Pendekatan Socioscientific Issues terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diva Mawaddah, dengan NIM 2130111033, menyusun skripsi berjudul “Pengaruh Video Pembelajaran Interaktif Berbasis Pendekatan Socioscientific Issues Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep IPAS Kelas V Sekolah Dasar”. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan di lapangan yang menunjukkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi, serta hasil nilai ujian yang masih di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), yang mengindikasikan rendahnya pemahaman konsep. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh video pembelajaran interaktif berbasis pendekatan Socioscientific Issues terhadap peningkatan pemahaman konsep Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas V sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan Pre-Experimental. Desain penelitian yang diterapkan adalah one group pretest-posttest design, yang melibatkan satu kelas sebagai kelompok eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 11 Tanjung barulak yang berjumlah 22 orang dengan teknik pengambilan sampling jenuh, Teknik sampling jenuh yaitu pengambilan sampling bila semua anngota populasi dijadikan sampel. Hal ini sering dilakukan apabila jumlah populasi relative kecil, kurang dari 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pretest dan posttest. Analisis data yang dilakukan yaitu Uji Prasyarat (Normalitas dan Homogenitas), Uji Hipotesis dan Uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep IPAS siswa, yang terlihat dari perbandingan hasil pretest dan posttest. Rata-rata nilai pretest adalah 43,45, sedangkan rata-rata nilai posttest mencapai 83,91. Hasil uji N-gain menunjukkan peningkatan pemahaman konsep IPAS siswa dengan nilai 0,722 > 0,7, menandakan bahwa pemahaman konsep IPAS siswa meningkat melalui penggunaan video pembelajaran interaktif berbasis pendekatan socioscientific issues. Selain itu, hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti bahwa penggunaan video pembelajaran interaktif berbasis pendekatan socioscientific issues berpengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman konsep IPAS siswa kelas V SDN 11 Tanjung Barulak.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan E-Modul Fisika Kelas X SMA/MA Menggunakan Smart Apps Creator Berbasis Sosioscientific Issue

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ari Irawan, NIM 1930107003, Judul Skripsi: “Pengembangan E-Modul Fisika Kelas X SMA/MA Menggunakan Smart Apps Creator Berbasis Sosioscientific Issue”. Prodi Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bahan ajar yang digunakan masih sederhana dan terbatas. Karakteristik peserta didik lebih cenderung menghabiskan waktu dengan smartphone daripada belajar, sehingga diperlukan bahan ajar yang dapat digunakan dengan smartphone seperti e-modul. Smart Apps Creator merupakan salah satu aplikasi yang mudah digunakan untuk membuat e-modul karena penggunaanya tanpa coding. Tuntutan kuikulum saat ini peserta didik harus sadar akan lingkungan sekitar, model sosioscientific issue perlu ditambahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran, karena SSI menambahkan isu-isu hangat di lingkungan sekitar maupun global. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan e-modul fisika kelas X SMA/MA menggunakan smart apps creator berbasis sosioscientific issue Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan model pengembangan 4-D. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi e-modul, validasi angket respon praktikalitas dan lembar angket respon praktikalitas. E-modul divalidasi oleh 5 orang ahli media dan fisika. Pada proses praktikalitas e-modul diuji cobakan secara terbatas pada 33 orang peserta didik kelas X.9 dan 2 orang guru fisika. Hasil dari penelitian ini berupa e-modul, dengan hasil validasi 89,1% materi dan 90% media dengan kategori sangat valid, layak untuk digunakan. Hasil angket respon pendidik terhadap praktikalitas e-modul fisika pada kategori sangat praktis dengan persentase 87,5%. Hasil uji coba terbatas diuji cobakan pada 33 orang peserta didik kelas X.9 dengan hasil angket respon praktikalitas pada kategori sangat praktis, persentase 87% dengan kriteria praktis untuk digunakan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Praktikum Alat Optik Berbasis SSI (Sosioscientific Issues) Terhadap Keterampilan Proses Sains pada Siswa SMA/MA Kelas XI

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INDAH MAIMUNAH, NIM 1930107010, Judul Skripsi: “ANALISIS PRAKTIKUM ALAT OPTIK BERBASIS SSI (SOSIOSCIENTIFIC ISSUES) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA SMA/MA KELAS XI’’. Program Studi Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2023. Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa permasalahan pembelajaran fisika disekolah dimana siswa sulit memahami konsep fisika yang diajarkan secara teoritis. Sebagian besar dari siswa enggan bertanya pada pendidik tentang kesulitan yang dialami sehingga pada saat pembelajaran siswa tidak bersemangat dan menimbulkan kurangnya minat siswa pada pelajaran fisika. Salah satu solusi yang disarankan oleh guru fisika di sekolah yaitu mengarahkan pembelajaran fisika di laboratorium fisika agar menarik minat siswa dan melatih keterampilan proses sains siswa. Jenis Penelitian yang dipakai yaitu penelitian deskriptif bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis minat belajar fisika pada kegiatan praktikum berbasis SSI (Sosioscientific Issues) dan terhadap keterampilan proses sains peserta didik. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode yang digunakan adalah Survey Research dalam penelitian ini kejadian-kejadian dilapangan diungkapkan secara objektif. Instrumen yang digunakan yaitu Angket minat belajar, wawancara, lembar observasi dan dokumentasi. Dari hasil Angket Minat Belajar siswa setelah praktikum diperoleh persentase rata-rata 54,6% kategori cukup, namun setelah pembelajaran dengan kegiatan praktikum berbasis SSI (Sosioscientific Issues) minat belajar peserta didik meningkat dengan persentase rata-rata 84,5% dengan kategori Sangat Baik. Selanjutnya pada keterampilan proses sains siswa untuk indikator mengamati dan mengklasifikasikan merupakan indikator yang meperoleh skor tertinggi yaitu dengan persentase rata-rata untuk indikator mengamati 84,5 % dan indikator mengklasifikasikan 92,6% dengan kategori Baik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDENT’S PERCEPTION TOWARD SCIENTIFIC APPROACH USED BY THE ENGLISH TEACHER AT ISLAMIC BOARDING SCHOOL OF AL HARBI

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MUHAMMAD ATTHOORIQ, NIM 1730104042. Thesis entitled "STUDENT’S PERCEPTION TOWARD SCIENTIFIC APPROACH USED BY THE ENGLISH TEACHER AT ISLAMIC BOARDING SCHOOL OF AL HARBI". English Teaching Department Faculty of Tarbiyah and Teacher Training State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The problem in this study is the students perception toward scientific approach used by english teacher at islamic boarding school of alharbi.The scientific Approach is a learning model that requires students to be active as a science expert. In practice, students are required to carry out a series of activities like the steps of applying the scientific method (Caspari, 2007). The series of activities in question include (1) formulating problems, (2) proposing hypotheses, (3) collecting data, (4) processing and analyzing data, and (5) making conclusions. Therefore, the researcher conducted the research whic contains. What are Students’ Perception Toward Scientific approach Used by The English Teacher at Islamic Boarding School Al Harbi, What are studnets’ perception To describe Students’ Perception Toward Scientific Approach Used by The English Teacher at Islamic Boarding School Al Harbi of cognitive component.What are Students’ Perception Toward Scientific Approach Used by The English Teacher at Islamic Boarding School Al Harbi of cognitive,affective,conative component. This research was qualitative research, a case study one. The informant of this research was six informant. The informant were the students grade VIII of Islamic boardin school of Al Harbi. This data of this research collected by using interview. The results of this study indicate that: Cognitive component through observing phase on scientific approach : 1) The explain the learning material in detail through interest media. Affective Component through questioning, experimenting and associating on scientific approach: 1) The students are motivated by the teacher’s way to encourage the students to learn actively; 2) The students enjoy in learning process; 3) The students unmotivated to learn actively ; 4) the students feel unconfortable in learning process. Conative componen through communiacating phase on scientific approach : 1) The student have opportunities to perform infront of class. MUHAMMAD ATTHOORIQ, NIM 1730104042. Skripsi berjudul "PERSEPSI SISWA TERHADAP PENDEKATAN ILMIAH YANG DIGUNAKAN OLEH GURU BAHASA INGGRIS DI PONDOK PESANTREN AL HARBI". Jurusan Pengajaran Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah persepsi siswa terhadap pendekatan saintifik yang digunakan oleh guru bahasa Inggris di pondok pesantren alharbi. Pendekatan ilmiah merupakan model pembelajaran yang menuntut peserta didik untuk aktif sebagai ahli IPA. Dalam praktiknya, mahasiswa dituntut untuk melakukan serangkaian kegiatan seperti langkah-langkah penerapan metode ilmiah (Caspari, 2007). Rangkaian kegiatan yang dimaksud meliputi (1) merumuskan masalah, (2) mengajukan hipotesis, (3) mengumpulkan data, (4) mengolah dan menganalisis data, dan (5) membuat kesimpulan. komponen. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian yang mengandung. Apa Persepsi Siswa Terhadap Pendekatan Keilmuan Yang Digunakan oleh Guru Bahasa Inggris di Pondok Pesantren Al Harbi, Apa persepsi studnet Untuk menggambarkan Persepsi Siswa Terhadap Pendekatan Ilmiah yang Digunakan oleh Guru Bahasa Inggris di Pondok Pesantren Al Harbi dari komponen kognitif. Bagaimana Persepsi Siswa Terhadap Pendekatan Ilmiah yang Digunakan oleh Guru Bahasa Inggris di Pondok Pesantren Al Harbi terhadap komponen kognitif,afektif,konatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, studi kasus. Informan penelitian ini berjumlah enam informan. Informan itu adalah siswa kelas VIII pesantren Al Harbi. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Komponen kognitif melalui fase observasi pada pendekatan saintifik : 1) Menjelaskan materi pembelajaran secara rinci melalui media minat. Komponen Afektif melalui pertanyaan, eksperimen dan asosiasi pada pendekatan ilmiah: 1) Siswa termotivasi oleh cara guru untuk mendorong siswa untuk belajar secara aktif; 2) Siswa menikmati proses pembelajaran; 3) Siswa tidak termotivasi untuk belajar secara aktif ; 4) siswa merasa tidak dapat dikonsumtifkan dalam proses pembelajaran. Contive componen melalui fase komunikatif pada pendekatan ilmiah : 1) Siswa memiliki kesempatan untuk tampil di depan kelas.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pelaksanaan Pembelajaran Dengan Pendekatan Scientific Menggunakan Video Interaktif Pada Kelas VI Mata Pelajaran IPS SDN 02 Tanjung Bonai Lintau Buo Utara

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RAHMA DANI, NIM. 1930111066 (2023). Judul Skirpsi: “Pelaksanaan Pembelajaran dengan Pendekatan Scientific Menggunakan Video Interaktif pada Kelas VI Mata Pelajaran IPS SDN 02 Tanjung Bonai Lintau Buo Utara”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan penggunaan media video interaktif dalam menyampaikan materi pembelajaran yang dilakukan oleh guru kelas VI SDN 02 Tanjung Bonai. Penggunaan media video interaktif ini memberikan dampak positif berupa siswa menjadi termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi pembelajaran dengan pendekatan scientific menggunakan video interaktif pada kelas VI mata pelajaran IPS SDN 02 Tanjung Bonai Lintau Buo Utara. Kegunaan penelitian ini yaitu bisa dijadikan referensi bagi guru untuk menyampaikan materi pembelajaran. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ada 2 yaitu data utama guru kelas VI, kepala sekolah, siswa dan sumber data pendukung perangkat pembelajaran. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Data yang telah didapatkan akan dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan penjamin keabasahan data penelitian menggunakan triangulasi sumber. Hasil temuan penelitian mengenai pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan scientific menggunakan video interaktif pada kelas VI mata pelajaran IPS SDN 02 Tanjung Bonai Lintau Buo Utara menunjukkan bahwa perencanaan sudah dilaksanakan dengan baik dengan mempersiapkan perangkat pembelajaran yang mengacu kepada kurikulum yang digunakan. Pelaksanaan dilaksankan dengan mengacu kepada Permendikbud RI No. 81 a tahun 2013 yang menjabarkan bahwa ada lima langkah langkah pendekatan scientific yang disingkat dengan 5M serta aplikasi yang digunakan dalam membuat video interaktif yaitu Inshot. Evaluasi yang dilakuakan dengan mengacu kepada 3 aspek yaitu afektif, kognitif dan psikomotor.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail