Abstrak
Rafita Sari, NIM. 2230111002 (2026), Judul Skripsi : “ Argumentasi Ilmiah Siswa Kelas V Sekolah Dasar dengan Pendekatan Socio-Scientific Issue pada Pembelajaran IPAS SDIT Qurrata A’yun 3 Batusangkar” Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan di lapangan yang menunjukkan bahwa kurangnya kemampuan argumentasi ilmiah siswa terhadap materi yang diujikan, hal ini mengindikasikan bahwa rendahnya kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan argumentasi ilmiah siswa dengan pendekatan Socio Scientific Issue pada mata pelajaran IPAS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel pada penelitian yaitu sebanyak 29 orang siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes essai yang mencakup tiga indikator, yaitu pendapat (claim), bukti (evidence), dan penalaran ilmiah (reasoning) . Pembelajaran dilaksanakan selama tiga hari menggunakan pendekatan SSI dengan mengintegrasikan isu-isu sosial saintifik yang relevan dengan kehidupan siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa teknik persentase dan norma kategorisasi yang diinterpretasikan berdasarkan kriteria kemampuan argumentasi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan argumentasi ilmiah siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun 3 Batusangkar secara umum berada pada kategori sedang. Pada indikator claim, sebagian besar siswa sudah mampu menyampaikan pendapat dengan cukup jelas. Namun, pada indikator evidence dan reasoning, masih ditemukan siswa yang kesulitan dalam memberikan bukti yang relevan serta mengaitkan bukti dengan klaim secara logis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Socio-Scientific Issue (SSI) mampu memberikan gambaran kemampuan argumentasi ilmiah siswa, namun masih diperlukan penguatan dan pembiasaan pembelajaran berbasis diskusi dan penalaran ilmiah agar kemampuan argumentasi siswa berkembang secara lebih optimal.