Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

154 hasil
Subjek: Teaching
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI SISWA TERHADAP PENERAPAN STRATEGI RUNNING DICTATION OLEH GURU BAHASA INGGRIS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to determine students' perceptions of the Running Dictation strategy applied by teachers in teaching at SMP IT Darul Hikmah Pasaman Barat for the 2020/2021 academic year. This research is a quantitative descriptive study, using a cross sectional design. The population in this study were students of class VII SMP IT Darul Hikmah, amounting to 65 people. In this study, researchers used a total sampling technique. In data collection, the instrument used was a questionnaire about students' perceptions of the implementation of the running dictation strategy by the English teacher. The results of the validation of this instrument in general are in the range of 61.0% - 80.9%, from the results of the validation of this instrument it is feasible to use and make slight revisions. After that, the researcher distributed the instruments to the research sample to be filled. The results showed that the students' perception of the Running Dictation strategy applied by the teacher in teaching was strongly positive (very positive) with a percentage of 89.23% and an average of 211.05. When viewed from each aspect, students' perceptions of the Running Dictation strategy applied by the teacher in teaching, on the cognitive aspect lies in the category of strongly positive (very positive) with a percentage of 84.61% and an average of 127.43, on the affective aspect lies in the category of strongly positive (very positive) with a percentage of 84.61% and an average of 41.9, in the conative aspect it lies in the category of strongly positive (very positive) with a percentage of 87.69% and an average of 41.71. Of the three aspects of perception, it is more dominant to strongly positive. Based on the results of this study, the Running Dictation strategy is recommended to be used at SMPIT Darul Hikmah West Pasaman

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Teachers' Strategies in Increasing Students' Motivation in Online English Learning at MTsN 6 Tanah Datar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The problem in this research is that most of the students at MTsN 6 Tanah Datar are more interested and enthusiastic in learning English online. This study aims to describe the strategies used by English teachers in increasing students’ motivation in learning English online. This study used descriptive qualitative with the method of case study.. The data in this study were teachers’ strategies in increasing students’ motivation in online English learning. Sources of data in this study were the results of observations and interviews with several students at MTsN 6 Tanah Datar. This research was conducted at MTsN 6 Tanah Datar. The informants in this study were three English teachers at MTsN 6 Tanah Datar. The informants were selected using purposive sampling. In this study, the researcher used several theories to analyze the strategies used by English teachers in increasing student motivation in learning English online. El-Seoud et al (2015: 5) are used as the main theory. To test the validity of the research data, the researcher triangulated the results of the observations with the results of the interviews. The results showed that there were several strategies used by English teachers in increasing student motivation in learning English online. The strategies include: giving video material, accepting students’ assignment anytime, giving concise and dense material, using learning games, giving praise/ reward, and evaluating learning process.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS RECIPROCAL TEACHING (RT) PADA MATERI HIMPUNAN DI KELAS VII MTs.S TI PASIR IV ANGKEK

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Maya Utami, NIM: 1630105030, Judul Skripsi “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Reciprocal Teaching pada Materi Himpunan di Kelas VII MTs.S TI Pasir”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2021. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah belum teroptimalkannya penggunaan sumber belajar. Terutama dalam pembelajaran daring, sumber belajar memiliki peranan penting sebagai wadah pengganti guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Karena pada pembelajaran daring menuntut peserta didik untuk belajar mandiri. Dari permasalahan yang ada tersebut peneliti memberikan solusi dengan membuatkan LKPD berbasis reciprocal teaching untuk membantu peserta didik belajar mandiri, karena dalam reciprocal teaching ini memuat langkah langkah membuat yang menjadikan peserta didik mudah untuk belajar secara mandiri Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. penelitian ini hanya mengembangkan 3-D, karena keterbatasan waktu dan biaya serta penelitian dilakukan ditengah pandemi Covid 19 , yaitu tahap pendefisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (development). Sampel dari penelitian ini adalah kelas VII di MTs.S TI Pasir. . Instrumen penelitian ini terdiri: lembar validasi LKPD berbasis Reciprocal Teaching, lembar angket respon peserta didik. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis validitas dan analisis praktikalitas.. Berdasarkan analisis hasil penelitian dihasilkan bahwa LKPD Berbasis Reciprocal Teaching pada peserta didik kelas VII MTs.S TI Pasir telah valid dan praktis. Hasil Validitas LKPD adalah 77,8% dengan kategori valid. Sementara hasil praktikalitas LKPD yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 88,87% dengan kategori sangat praktis.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TEACHERS’ PROBLEMS IN CONDUCTING ONLINE TEACHING (A Case Study of English Teachers at SMPN 1 Batipuh, Tanah Datar Regency)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SEPTIA HARDIMAN FAUZIAH, 14 104 071, judul skripsi: “TEACHERS’ PROBLEMS IN CONDUCTING ONLINE TEACHING (A Study of English Teachers at SMPN 1 Batipuh, Tanah Datar Regency)”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah terdapatnya berbagai persoalan dalam pelaksanaan pembelajaran online sebagai dampak dari pandemic Covid 19 yang dirasakan oleh guru bahasa Inggris di SMPN 1 Batipuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan yang dialami oleh guru dalam pembelajaran online di SMPN 1 Batipuh Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini intrumen kunci adalah peneliti sendiri. Data dalam penelitian ini adalah permasalahan guru dan sumber data wawancara dari guru bahasa Inggris SMPN 1 Batipuh yang berjumlah 2 orang. Mereka terpilih sebagai informan berdasarkan permasalahan yang dialami oleh guru saat pelaksanaan pembelajaran online. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara serta dibantu pedoman wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi waktu dengan membandingkan hasil wawancara pertama dengan hasil wawancara kedua. Berdasarkan analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 6 permasalahan guru dalam pembelajaran online di SMPN 1 Batipuh. Masalah tersebut adalah (a) Masalah pada jaringan internet, (b) Persepsi guru terhadap siswa yang bolos dalam pembelajaran, (c) Keterbatasan guru dalam menyiapkan materi pembelajaran, (d) Kurangnya minat belajar siswa, (e) Guru kurang percaya dengan hasil belajar siswa, (f) Kurangnya interaksi antara guru dan siswa.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tantangan Guru Praktek Dalam Mengajar Bahasa Inggris di Thailand

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NOVITA SARI, NIM. 1630104044, Judul Skripsi : “CHALLANGES FACED BY STUDENT-TEACHERS DURING TEACHING PRACTICE ENGLISH IN SOUTHERN THAILAND”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Masalah penelitian ini adalah munculnya tantangan-tantangan yang ditemui mahasiswa ketika melaksanakan praktek belajar mengajar bahasa Inggris di negara Thailand Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendeskripsikan tantangan-tantangan yang di alami mahasiswa ketika melaksanakan praktek belajar mengajar di Thailand Selatan serta strategi untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 2 orang mahasiswa Bahasa Inggris yang mengikuti program PPL International di Thailand dimana informant ini menemukan tantangan dalam proses prakter belajar mengajar di Thailand selatan. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara serta dibantu menggunakan pedoman wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan waktu dengan mencek hasil wawancara pertama dengan hasil wawancara kedua. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan Triangulation. Selanjutnya untuk menganalisis data, peneliti menggunakan analisis dengan cara mereduksi data, menampilkan data, menyimpulkan dan memverifikasi data. Hasil penelitian menunujukan bahwa tantangan yang dialami mahasiswa bahasa Inggris ketika praktek belajar mengajar di Thailand Selatan ada 4, yaitu : 1) tantangan dalam berbahasa Thailand, 2) merancang RPP, 3) Durasi dalam proses belajar, 4) kurangnya pengetahuan dalam memilih metode, strategi dan pendekatan yang cocok. Selanjutnya hasil penelitian ini juga menunjukkan strategi yang dilakukan mahasiswa dalam mengatasi tantangan ketika praktek belajar mengajar di Thailand Selatan ada 5, yaitu: 1) Belajar bahasa Thailand, 2) bertanya kepada Tutor, 3) melakukan observasi tentang sistem pendidikan di Thailand, dan 4) menggunaka interaktif media, metod, strategi, dan pendekatan. Selanjutnya perbandingan ekspetasi dan realita yang ditemukan oleh mahasiswa ketika di Thailand ada 3, yaitu; 1) mahasiswa berfikir bahwa masyarakat di lingkungan sekolah bisa berbahasa Melayu dan Inggris, 2) pihak sekolah tidak memberikan penjelasan dan pemahaman dalam membuat rancangan pembelajaran, 3) beranggapan bahwa mahasiswa hanya akan mengajar di SMP atau SMA.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Emerging Trend of Micro Teaching Research ( Based on Published Articles from 2011 to 2020)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RIKI JUNI SAPUTRA, NIM 13 104 075, judul skripsi: “THE EMERGING TREND OF MICRO TEACHING RESEARCH based on published articles from 2011 to 2020” Permasalahan dalam penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui kecendrungan yang muncul dalam penelitian micro teaching dalam sepuluh tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripkan kecendrungan yang timbul dalam penelitian micro teaching dalam sepuluh tahun terakhir. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode yang digunakan adalah penelitian pustaka. Data analisis penelitian ini adalah 20 artikel yang di ambil dari sumber internet. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci dan 20 artikel sebagai instrumen pendukung. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik penelitian pustaka. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan Triangulation. Selanjutnya untuk menganalisis data, peneliti menggunakan analisis dengan cara mereduksi data, menampilkan data, menyimpulkan dan memverifikasi data. Berdasarkan analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 11 temuan dari 3 indikator yaitu, 1) quantitative research, the percentages 45%. 2) qualitative research, the percentages 40%. 3) mix both beetwen quantitative and qualitative, the percentages 15%. 4) Simple random sampling, the percentages 50%. 5) Total sampling technique, the percentages 35%. 6) volunteer sampling tehnique, the percentages 10%. 7) purposive sampling tehnique, the percentages 5%. 8) questionare, the percentages 40%. 9) Documents, the percentages 15%. 10) pre-test and post- test, the percentages 10%. 11) interview, the percentages 10%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Problems Faced By Students In Writing Analytical Exposition Text (A Case Study of the Eleventh Grade Students of MAN Balai-Balai Padang Panjang Registered in 2018/2019 Academic Year)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TIKA APRILIANA, NIM 15 300 4000 91, Judul skripsi: “PROBLEMS FACED BY STUDENTS IN WRITING ANALYTICAL EXPOSITION TEXT(A Case Study of the Eleventh Grade Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar Registered in 2018/2019 Academic Year)”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahandalam penelitian ini adalah belum terungkapnya masalahyang dihadapioleh siswa MAN Balai-Balai Padang Panjangdalammenulisteksanalytical expositionpada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas XI.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan masalah yang dihadapi oleh siswa kelas XI di MAN Balai￾Balai Padang Panjang dalam menulis teks analytical exposition pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas XItahun akademik 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian ini sebanyak 7 orang dari 79 siswa kelas XI yang belajar bahasa inggris pada tahun akademik 2018/2019 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Angketdidistribusikan untuk menentukan informan penelitian. Sementara data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan mempedomani pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara mendalam (in depth interview). Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan time trianggulation. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, display data, verifikasi data dan mengambil kesimpulan.Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles And Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 5 masalah yang dihadapi oleh siswa MAN Balai-Balai Padang Panjang dalammenulisteksanalytical expositionpada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas XI, yaitu:1)MemberikanArgumen,2) keterbatasan kosakata, 3) membuatkesimpulan (reiteration), 4) tata bahasa, and 5) Keterbatasan waktu yang diberikan

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Student Teachers' Difficulties in Teaching Listening

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TisaAngelina. NIM 16 3010 4069. Judul skripsi: “STUDENT TEACHERS’ DIFFICULTIES IN TEACHING LISTENING”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya kesulitan saat mengajar listening yang dialamioleh mahasiswa PPL (Program Praktek Lapangan) Tadris Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor kesulitan saat mengajar listening yang dialami oleh mahasiswa PPL yang berperan sebagai responden.Peneliti menggunakan teori tentang teachers difficulties in teaching listening dari Aldama, Yuliana & Apsari dan Ur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti praktek lapangan yang berjumlah 72 orang. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik total sampling. Dalam tahap pengumpulan data, instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalahangket. Hasil validitas instrumen ini secara umum dari tiga validator adalah 0,91 (valid) untuk aspek keterkaitan indikator dan tujuan, 0,90 (valid) untuk aspek kesesuaian pernyataan/pertanyaan dengan indikator yang di ukur, 0,89 (valid) untuk aspek kesesuaian antara pernyataan/ pertanyaan dengan tujuan, dan 0,89 (valid) untuk aspekbahasa yang digunakan baik dan benar. Hasil reliability instrument adalah 0,66. Setelah itu peneliti menyebar angket via Goggle form. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 12 faktor kesulitan saat mengajarkan listening yang dialami oleh mahasiswa Program Praktek Lapangan (PPL). Adapun kedelapan factor tersebut adalah sebagai berikut:kesulitah saat mengajar diruangan kelas yang besar yaitu sebesar 74,26%, kurangnya kosa-kata bahasa Inggris yang dimiliki oleh siswa yaitu sebesar 79,39%, kurangnya minat siswa dalam belajar listening yaitu sebesar 75,22%, kesulitan saat memilih (startegi, teknik dan metode) pengajaran yaitu sebesar 67,55%, kesulitan saat mengajar listening yaitu sebanyak 66,45%, kesulitan saat menyiapkan materi pembelajaran yaitu sebanyak 67,77%, adanya gangguan suara dari lingkungan sekitar yaitu sebesar 72,37%, modul pembelajaran yang tidak memadai yaitu sebesar 76,32%, adanya masalah pada peralatan listening yaitu sebanyak 72,37%, kendala dengan listrik yang mati yaitu sebesar 61,84%, adanya perbedaan materi yang ada pada silabus kurikulum 2013 dengan materi ujian nasional yaitu sebanyak 62,28%, permasalahan yang berhubungan dengan teks listening yaitu sebesar 73,69%, permasalahan mengenai tugas-tugas yang diberikan yaitu sebesar 67,11% dan permasalahan ketika listening audio diputar yaitu sebesar 71,27%.Dari 57 mahasiswa yang mengisi kuisioner diketahui bahwakurangnya kosa-kata (vocabulary) siswa dalam bahasa inggris(student lack of vocabulary)merupakan faktor kesulitan saat mengajarkan listeningyang paling tinggi yaitu sebanyak 79,39% dari keseluruhan faktor kesulitan saat mengajarkan listening.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

English Teacher’s Strategies in Teaching Students with Disability at Raudhatul Jannah Payakumbuh

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Marliza Ariani. NIM 16 301 04 035. Judul skripsi: “ENGLISH TEACHER’S STRATEGIES IN TEACHING STUDENTS WITH DISABILITY AT RAUDHATUL JANNAH PAYAKUMBUH”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum tergambarnya strategi guru dalam mengajarkan anak disabilitas di Raudhatul Jannah Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajarkan siswa disabilitas di kelas yang sama dengan siswa reguler. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan cross sectional design. Data dalam penelitian ini adalah strategi dalam mengajarkan bahasa Inggris untuk siswa disabilitas. Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil observasi, wawancara dan dokumen sekolah yang berkaitan dengan anak disabilitas. Penelitian ini dilakukan di SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh. Informant dalam penelitian ini adalah guru yang mengajarkan bahasa Inggris untuk anak disabilitas di kelas VIII.5, di pilih menggunakan purposive sampling. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa teori untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajarkan anak disabilitas. Teori dari Dornyei in El-Koumy (2016) digunakan sebagai teori utama, sedangkan teori dari Miller (2013) digunakan sebagai teori pendukung. Untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini, peneliti mengelaborasikan hasil observasi dan dokumen dengan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajarkan siswa yang dikategorikan disabilitas. Dari hasil wawancara terdapat beberapa strategi; menyampaikan materi yang pokok-pokok saja (Focused on subject matter from the lesson), memberikan kosa kata penting (The basic vocabulary strategy), memberikan media khusus untuk berkomunikasi kepada siswa (Effective communication), memberikan jam tambahan ke siswa (Additional time strategy), memberikan kesempatan untuk siswa belajar sendiri terlebih dahulu (Decision-making model strategy).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Use of Debate in Improving Students’ English in EFL Context

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sendy Afriyanli. NIM 16 30104 062. Judul skripsi: “THE USE OF DEBATE IN IMPROVING STUDENTS’ ENGLISH IN EFL CONTEXT”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Peneliatian ini dilatar belakangi oleh semakin meningkatnya penggunaan debat dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa dalam konteks EFL. Penelitian ini bertujuan untuk menumpulkan informasi penggunaan debate dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa dalam konteks EFL. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Penelitian pustaka adalah penelitian yang mengumpulkan data informasi dari perpustakaan dan internet berupa buku-buku dan journal, data penelitian ini adalah penggunaan debat dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dalam konteks EFL, sedangkan sumber data adalah jurnal-jurnal yang membahas tentang penggunaan debat dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa dalam konteks EFL yang diperoleh melalui penelusuran Google Scholar. Dalam penelitian ini kunci penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan menggunakan teknik content analysis yang dikemukakan oleh Chelimsky (1989). Terdapat enam langkah yang dilakukan untuk menganalisis data: deciding to use content analysis, determining what material should be included in content analysis, selecting units of analysis, developing coding categories, coding the materials, and analyzing and interpreting the results. Metode ini digunakan untuk menggali informasi dan memperbanyak hasil dari pengunaan debate dalam pengajaran Bahasa inggris untuk mendapatkan kesimpulan yang valid dari suatu data dengan tetap memperhatikan konteksnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan analisis data, peneliti menemukan penggunaan debate dalam pengajaran Bahasa inggris bisa meninggkatkan dua keterampilan dalam aspek keterampilan skill berbahasa dan non ligustik yaitu softskill Bahasa inggris dalam konteks EFL; (1) Dalam konteks teaching debate berguna untuk meningkatkan keterampilan Bahasa inggris dalam EFL, yang mana debate debate membantu meningkatkan ketampilan dari segi listening, speaking, reading dan writting. (2) Dalam konteks non linguistic debate juga membantu meninggkatkan kemampuan dari segi softskill yang mana bisa membantu mengembangkan kemapuan kerjasama Tim, keterampilan berfikir kritis, keterampilan berkomunikasi, keterampilan dalam pemecahan masalah, keterampilan untuk belajar seumur hidup, keterampilan informasi dan manajemen dan keterampilan dalam menganalisis.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Factors Pre-Service Teachers' Anxiety during Teaching Practice Program

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RIZKI PRATAMA, NIM 16 301 04 059. Judul Skripsi “Factors Causing Pre-Service Teachers’ Anxiety during Teaching Practice”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya kecemasan mahasiswa yang melaksankan program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah yang ditempati. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja penyebab kecemasan mahasiswa selama melaksanakan program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Informan penelitian ini adalah semua mahasiswa Tadris Bahasa Inggris tahun akademik 2019/2020 yang telah melaksanakan program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Mereka berjumlah 6 orang. Teknik pengambilan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu angket dan wawancara. Angket wawancara disebarkan via google form, dan data triangulasi dilakukan dengan melakukan wawancara melalui telepon kepada informan berdasarkan angket yang disebar. Selanjutnya, dalam menganalisis data peneliti menggunakan teori Miles dan Huberman (1994) yaitu dengan cara mereduksi data menyajikan data, memverivikasi data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 10 faktor penyebab kecemasan yang dihadapi mahasiswa selama program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) berlangsung. Faktor kecemasan tersebut mencakup: 1) siswa cemas saat pertama kali mengajar; 2) siswa takut mengajar di sekolah favorit; 3) siswa takut membuat kesalahan kepada guru-guru; 4) siswa kurang percaya diri; 5) siswa sulit untuk menjelaskan materi dengan baik; 6) siswa kurang persiapan; 7) siswa sulit untuk menjawab pertanyaan; 8) siswa sulit untuk mengatur ruang kelas; 9) siswa takut diamati oleh guru pamong; dan 10) masalah teknikal siswa.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDENT TEACHERS’ REASONS FOR NOT TEACHING SONG IN MICRO TEACHING CLASS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IVANA MANJULA SWEETLY, NIM 1630104029, Judul Skripsi: “STUDENT TEACHERS’ REASONS FOR NOT TEACHING SONG IN MICRO TEACHING CLASS”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah banyaknya mahasiswa yang tidak mengajarkan kompetensi dasar tentang Song di kelas micro teaching. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan alasan mahasiswa untuk tidak mengajarkan kompetensi dasar tentang Song ketika mengajar di kelas micro teacing. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan penelitian ini adalah 20 orang mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang telah mengambil mata kuliah Micro Teaching tahun akademik 2018/2019. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan alat pendukung lainnya seperti; questionnaire, interview guideline, tape recorder dan documentation. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan waktu untuk menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunujukan bahwa alasan mahasiswa untuk tidak mengajarkan Song ketika mengajar di kelas micro teacing adalah sebagai berikut: 1) Sulit dipahami dan tidak mengerti cara menyajikan materi tentang lagu. 2) Mahasiswa menganggap materi lagu tidak penting. 3) Beranggapan bahwa materi tentang lagu membutuhkan banyak waktu. 4) Tidak mengetahui bahwa materi tentang song terdapat di setiap tingkat SMP/SMA. 5) Tidak tertarik dengan materi lagu. 6) Sulit untuk menemukan lagu yang sesuai dengan kondisi siswa. 7) Tidak menjadikan materi lagu sebagai materi, tetapi sebagai media pembelajaran. 8) Tidak mendapat kesempatan untuk menyajikan materi tentang lagu. 9) Karena media yang rumit. 10) Tidak percaya diri untuk menyajikan materi tentang lagu.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Student-Teachers Opinion On Teaching Listening In Pre-Service Teaching (A Study of the Eighth Semester Students of English Teaching Department Registered in 2018/2019 Academic Year)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DEFI EFRI CHANIA, NIM 1530 0400 023 , judul skripsi “STUDENT-TEACHERS OPINION ON TEACHING LISTENING IN PRE-SERVICE TEACHING AT IAIN BATUSANGKAR”,Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pendapat mahasiswa tentang pembelajaran menyimak ketika PPL (Praktek Pengalaman Lapangan), jadipermasalahan dalam penelitian ini adalahpendapat mahasiswa ketika PPL baik dari segi media, strategi maupun materi dari pembelajaran menyimak ketika PPL. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapat mahasiswa tentang pembelajaran menyimak, media, strategi maupun materi yang digunakn ketika PPL. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dari penelitian ini adalah 8 orang mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang sudah mengambil mata kuliah PPL.Tahun Akademik 2018/2029. Informan penelitian ini dipilih dengan mengunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini ada dua instrumen, peneliti berperan sebagai instrumen kunci dan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara mendalam (in depth interview). Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan Triangulation. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, display data, verifikasi data dan mengambil kesimpulan.Berdasarkan analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapat dari mahasiswa tentang pembelajaran listening ketika PPL di IAIN Batusangkarterbagi ke dalam empatkelompok yaitu (1) Pendapat secara umum mahasiswa ketika PPL : Pertama, pembelajaran menyimak ini sangat menarik untuk diajarkan. Kedua, pembelajaran menyimak ini sangat menyenangkan. Ketiga, pembelajaran menyimak ini sangat penting untuk diterapkan. Keempat, Pembelajaran menyimak ini sangat bagus untuk diterapkan. (2) Penggunaan media oleh mahasiswa PPL, dalam pembelajaran menyimak, dimana media ini adalah media yang sangat efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran menyimak. (3) Strategi yang digunakan mahasiswa PPL ketika pembelajaran menyimak adalah : Pertama, pengunaan group discussion. Kedua, learning in pair. Ketiga, take a note, dan Keempat give a clue, keempat strategy ini adalah strategy yang cukup baik untuk diterapkan ketika proses pembelajaran menyimak. (4) Selanjutnya materi yang digunakan mahasiswa ketika PPL adalah : Pertama materi song, selanjutnya materi recount text, materi kedua ini adalah materi yang sangat disukai oleh kebanyakan murid, jadi materi ini bisa membuat siswa senang ketika pembelajaran menyimak.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategies Applied By English Teacher in Teaching English for Young Learners in SDIT Brilliant Batusangkar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan dalam penelitian ini adalah strategi apa yang digunakan guru dalam mengajarkan bahasa Inggris kepada anak anak untuk dapat mengembangkan kemampuan berbahasa bahasa Inggris di SDIT Brilliant Batusangkar. Metode penelitian ini adalah kualitatif, informan dari penelitian ini adalah 12 orang yaitu, dua orang guru bahasa Inggris dan10 orang siswa siswi SDIT Brilliant Batusangkar. Teknik pengambilan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling.Pada penelitian ini ada dua instrumen yaitu peneliti yang berperan sebagai instrumen kunci dan pedoman wawancara sebagai instrument pendukung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara mendalam (in depth interview).Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan wawancara dengan 10 orang siswa dan siswi. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, display data, verifikasi data dan mengambil kesimpulan. Berdasarkan analisis data hasil penelitian didapatkan bahwa strategi yang digunakan guru dalam mengajarkan bahasa Inggris kepada anak anak adalah: 1) using games strategies,2)using song strategies, 3)using method of memorization and 4) focus on pronunciation.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Effectiveness of Using Kamusku Apps in Teaching English Pronunciation of the First Semester Students of English Teaching Department at IAIN Batusangkar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RAHAYU OKTAVIA, NIM 1530 0400 077, dengan judul skripsi “The Effectiveness of Using Kamusku Apps in Teaching English Pronunciation (A study of the First Semester of English Teaching Department at State Institute For Islamic Studies (IAIN) Batusangkar in 2019/2020 Academic Year)”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun 2020. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya keakuratan pronunciation mahasiswa dan pembelajaran pronunciation yang belum menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan Kamusku Apps terhadap pengajaran pronunciation pada mahasiswa jurusan bahasa inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan One Group Pre-test and Post Test Design. Populasi dari penelitian adalah mahasiswa semester ke 1 Jurusan Tadris Bahasa Inggris yang berjumlah 75 orang yang terdiri dari kelas A, B dan C. Adapun sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa kelas TBI 1 A yang berjumlah 25 orang. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan Cluster Sampling. Instrumen dari penelitian ini adalah pronunciation test yang disesuaikan dengan materi pembelajaran mahasiswa yang terdiri dari 20 words vowel pada pre-test dan 20 words consonant pada post-test. Koefisien validitas tes pronunciation adalah 0.87 yang dinyatakan ―valid‖. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan setelah menggunakan Kamusku Apps. Teknik dalam menganalisis data menggunakan statistic deskriptive, requirement analysis yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji linearitas, sedangkan inferential statistic yaitu paired sample t-test dan N-Gain score. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Kamusku Apps efektif dalam pengajaran pronunciation pada mahasiswa jurusan tadris bahasa inggris di IAIN Batusangkar. Keefektifan tersebut dapat dilihat dari N-gain score minimal 35% dan maksimal 100%. Berdasarkan kriteria penilaian N-gain score jika nilai >76 (besar dari 76) maka metode yang diterapkan efektif dalam mengajar English pronunciation.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Opinion Toward Their Readiness to Teach English for Young Learners

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This paper aims to describe the students' opinions on their readiness in teaching English for young learners. This research uses a descriptive study using a qualitative approach. The informants of this study were 9 English Teaching Department students who took English for Young Learners Academic Year 2018/2019. Informants were selected using a purposive sampling technique. In this study, researcher as key instruments. Data collection techniques in this study using interview technique and using other supporting tool, such as; interview guide, tape recorder and documentation. To test the validity of the data, the researcher uses prolonged engagement and member-checking to explore more detailed information related to the problem under study. Then, to analyze the data, researcher used the theory of Miles and Hubberman (1994), which included data reduction, data display, data verification and drawing conclusions. The result of this study confirmed that there are 10 positive opinions and 3 negative opinions toward the students’ readiness to teach English for young learners. These findings can be valuable information and reflections for the students, the lecturer and readers.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Factors Causing Students' Disfluency in Micro-teaching Class

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RAFIKA,NIM, 14 104 055, judul skripsi: “FACTORS CAUSING STUDENTS’ DISFLUENCY IN MICRO-TEACHING CLASS”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah tidak lancarnya mahasiswa ketika berbicara bahasa Inggris pada saat praktek mengajar dalam mata kuliah Micro-teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja faktor-faktor penyebab mahasiswa tidak fasih atau tidak lancar berbicara bahasa Inggris ketika praktek mengajar dikelas Micro-teaching. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti sendiridan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Informan dari penelitian ini adalah delapan orang mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang mengambil mata kuliah Micro-teaching tahun akademik 2018/2019. Mereka terpilih sebagai informan berdasarkan video penampilan mereka pada saat comprehensive dan final examination, yang menunjukkan bahwa mereka terlihat ragu-ragu, gugup, banyak jeda, kemudian menggunakan filler ketika berbicara dikelasMicro-teaching. Teknik pengambilan informan yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam pengambilan dan pengumpulan data peneliti melakukan wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi data dengan mewawancara ulang kemudian membandingkan hasil wawancara pertama dengan hasil wawancara kedua. Selanjutnya, dalam menganalisis data, peneliti menganalisis dengan cara mereduksi data, menampilkan data, serta memverifikasikan data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa ada sembilan faktor yang menyebabkan mahasiswa tadris bahasa Inggris tidak fasih atau tidak lancar ketika berbicarasaat praktek mengajar dalam mata kuliah Micro-teaching. Faktor tersebutyaitu 1) lupa akan materi, 2) takut melakukan kesalahan, 3) gugup, 4) kurang pengalaman berbicara didalam kelas, 5) tidak menguasai materi, 6) kurang latihan, 7) kehilangan ide, 8) ragu-ragu, 9) kurang persiapan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

"Pengembangan Modul Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Materi Penyelenggaraan Jenazah di SMK Negeri 1 Batipuh"

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NICHA ANDRI YANI, NIM. 1602032012 Judul "Pengembangan Modul Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Materi Penyelenggaraan Jenazah di SMK Negeri 1 Batipuh" Program Studi Pendidikan Agama Islam program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan keterbatasan sumber belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Dalam proses pembelajaran guru hanya memiliki buku paket Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti tanpa adanya bahan ajar lain berupa modul, handout, LKS dan lainnya. Materi yang tersaji dalam buku tersebut sangat sangat sulit siswa untuk memahaminya, dan guru juga sulit mengembangkan bahan ajar berupa modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Sedangkan tujuan khususnya adalah untuk menghasilkan modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) yang valid dan praktis sehingga dapat digunakan oleh guru dan siswa di sekolah, sebagai pedoman dalam proses pembelajaran. Jenis Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model yang digunakan adalah model 4-D yaitu tahap define, design, develop dan disseminate. Teknik analisis data dengan menggunakan rumus yang dimodifikasi dari Riduwan untuk validitas dan praktikalitas. Data validitas diperoleh melalui lembar validasi modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning. Sedangkan data praktikalitas diperoleh melalui lembar angket respon siswa untuk melihat keterlaksanaan modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah. Hasil penelitian menunjukkan validitas modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah diperoleh rata-rata 86 % dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas dari keterlaksanaan modul modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah diperoleh rata-rata 90 % dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan jabaran di atas dapat disimpulkan modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah yang dikembangkan dapat dinyatakan sangat valid dan sangat praktis sehingga layak untuk digunakan oleh semua guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di sekolah.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Kemampuan PemecahanMasalah Matematis dan Aktivitas Belajar Siswa SMP Negeri se-Kecamatan Pariangan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Pariangan masih tergolong rendah. Hal ini ditandai dengan siswa belum mampu untuk mengidentifikasikan unsur-unsur yang ditanya, diketahui, merumuskan model matematika, menyelesaikan berbagai masalah dan menginterpretasikan hasil permasalahan menggunakan matematika. Selain kemampuan pemecahan masalah siswa yang masih rendah, aktivitas belajar siswa juga masih rendah, seperti kurangnya aktivitas memperhatikan proses pembelajaran, mengeluarkan pendapat, menyimak, mencatat, memecahkan masalah, dan semangat belajar siswa. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya siswa menggunakan waktu diskusi belajar untuk bermain dan siswa tidak memperhatikan guru saat menerangkan pelajaran, agar kemampuan pemecahan masalah dan aktivitas tidak rendah maka diperlukan adanya sebuah pembelajaran yang memiliki konstribusi besar dan mampu mengatasi permasalah ini adalah pembelajaran Quantum Teaching. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching ini lebih baik dari pada yang menggunakan pembelajaran konvensional dan untuk mengetahui aktivitas siswa selama belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Pariangan Tahun Ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 7 kelas. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.1 SMP N 3 Pariangan sebagai kelas eksperimen dan VIII.2 SMP N 1 Pariangan sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan lembar observasi aktivitas siswa. Data tes kemampuan pemecahan masalah dianalisis menggunakan Uji-t, sedangkan data aktivitas siswa menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas eksperimen adalah 80,16 sedangkan pada kelas kontrol adalah 66,32. Diperoleh t=2,49 >t_a=1,64, maka H_0 ditolak. Hal ini berarti kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada penerapan model pembelajaran Quantum Teaching lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada pembelajaran konvensional. Adapun rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen pertemuan pertama 58,11% dengan kategori sedang, pertemuan kedua 77,78% dengan kategori tinggi, pertemuan ketiga 94,44% dengan kategori sangat tinggi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Difficulties in Using English Only in Micro Teaching Class

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASRIL, NIM. 15300400015, Judul Skripsi : “STUDENTS’ DIFFICULTIES IN USING ENGLISH ONLY IN MICRO TEACHING CLASS” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Masalah dari penelitian ini adalah masih adanya mahasiswa yang menggabungkan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia ketika melakukan praktek mengajar di kelas micro teaching, padahal dosen menyuruh mereka untuk menggunakan bahasa Inggris saja ketika tampil praktek mengajar. Sebagian dari mereka juga tampak ragu ragu dan bingung ketika menyampaikan materi hanya menggunakan bahasa Inggris saja di kelas micro teaching.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kesulitan kesulitan yang di alami mahasiswa ketika menggunakan bahasa Inggris saja ketika mengajar di kelas micro teacing. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa Bahasa Inggris yang mengalami kesulitan dalam menggunakan bahasa Inggris saja ketika melakukan praktek mengajar di kelas micro teaching dan di kelas itu dosen menginstruksikan untuk menggunakan bahasa Inggris saja untuk tampil mengajar. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan alat pendukung lainnya seperti interview guideline, tape recorder dan documentation. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan waktu untuk menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunujukan bahwa kesulitan yang dialami mahasiswa ketika tampil praktek mengajar dalam menggunakan bahasa Inggris saja di kelas micro teachnig ada 8, yaitu : 1) kesulitan dalam memilih kosa kata yang akan digunakan, 2) ragu dan tidak mengerti dalam penggunaan grammar, 3) merasa tidak percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris saja ketika tampil, 4) kesulitan dalam menyampaikan ide dalam bahasa Inggris, 5) keterbatasam kosa kata dalam berbicara bahasa Inggris, 6) merasa cemas berlebihan ketika menggunakan bahasa Inggris secara penuh, 7) ketika mengucapakan kata per kata nya mahasiswa mendapat kesulitan bagaimana cara mengucapkan kata dalam bahasa Inggris secara benar dan 8) mereka takut melakukan kesalahan ketika menggunkan bahasa Inggris saja ketika mengajar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail