ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK TIKA APRILIANA, NIM 15 300 4000 91, Judul skripsi: “PROBLEMS FACED BY STUDENTS IN WRITING ANALYTICAL EXPOSITION TEXT(A Case Study of the Eleventh Grade Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar Registered in 2018/2019 Academic Year)”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahandalam penelitian ini adalah belum terungkapnya masalahyang dihadapioleh siswa MAN Balai-Balai Padang Panjangdalammenulisteksanalytical expositionpada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas XI.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan masalah yang dihadapi oleh siswa kelas XI di MAN BalaiBalai Padang Panjang dalam menulis teks analytical exposition pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas XItahun akademik 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian ini sebanyak 7 orang dari 79 siswa kelas XI yang belajar bahasa inggris pada tahun akademik 2018/2019 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Angketdidistribusikan untuk menentukan informan penelitian. Sementara data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan mempedomani pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara mendalam (in depth interview). Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan time trianggulation. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, display data, verifikasi data dan mengambil kesimpulan.Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles And Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 5 masalah yang dihadapi oleh siswa MAN Balai-Balai Padang Panjang dalammenulisteksanalytical expositionpada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas XI, yaitu:1)MemberikanArgumen,2) keterbatasan kosakata, 3) membuatkesimpulan (reiteration), 4) tata bahasa, and 5) Keterbatasan waktu yang diberikan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK EGA GUSTI M, NIM 16 301 04012, judul skripsi “STUDENTS’ ABILITY IN USING PAST TENSE IN THEIR WRITING NARRATIVE TEXT IN IAIN BATUSANGKAR“. Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar. Masalah pada penelitian ini adalah belum terdeskripsinya kemampuan mahasiswa Tadris Bahasa Inggris semester dua IAIN Batusangkar dalam menggunakan Past Tense dalam menulis teks Narrative . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa Tadris Bahasa Inggris semester dua IAIN Batusangkar dalam menggunakan Past Tense dalam menulis teks Narrative. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa Tadris Bahasa Inggris semester dua IAIN Batusangkar tahun akademik 2019/2020 yang berjumlah 44 orang. Sampel penelitian ini adalah 44 mahasiswa karena populasi dari penelitian ini kurang dari 100 orang. Instrumen yang digunakan adalah hasil tes menulis berupa dokumen teks Narratve yang ditulis oleh mahasiswa Tadris Bahasa Inggris semester dua IAIN Batusangkar tahun akademik 2019/2020 pada materi Narrative Text. Tes ini dinyatakan valid karena dosen memberikan tes berdasarakan materi yang diajarkan berdasarkan silabus. Untuk mengetahui reliabilitas, dilakukan Intra-rater scoring sehingga di dapatkan hasil 0.90 yang menyatakan tes tersebut reliable. Berdasarkan analisis data, didapatkan bahwa ada 22 mahasiswa mendapatkan nilai sangat baik dalam menggunakan past tense dalam menulis teks narrative pada presentase (50%), 13 mahasiswa yang mendapatakan nilai baik dalam menggunakan past tense dalam menulis teks narrative pada presentase(29.54%), 5 mahasiswa mendapatkan nilai cukup dalam menggunakan past tense dalam menulis teks narrative pada presentase (11,36%), 2 mahasiswa mendapatkan nilai buruk dalam menggunakan past tense di dalam menulis teks narrative pada presentse (4,54%), 2 mahasiswa mendapatkan nilai sangat buruk dalam menggunakan past tense dalam menulis teks narrative pada presentase (4,54%). Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan mahasiswa Tadris Bahasa Inggris semester dua IAIN Batusangkar dalam menggunakan Past Tense adalah good dengan nilai Rata-rata 75.61.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ALIA TURAHMA, NIM 16 301 04007, judul skripsi “STUDENTS’ ABILITY IN USING PAST TENSE IN THEIR WRITING RECOUNT TEXT IN SMKN 1 PADANG PANJANG“. Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar.
Masalah pada penelitian ini adalah belum terdeskripsinya kemampuan siswa kelas sepuluh SMKN 1 Padang Panjang dalam menggunakan Past Tense dalam menulis teks Recount. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas sepuluh SMKN 1 Padang Panjang dalam menggunakan Past Tense dalam menulis teks Recount.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas sepuluh SMKN 1 Padang Panjang tahun akademik 2019/2020 yang berjumlah 48 orang. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa karena populasi dari penelitian ini kurang dari 100 orang. Instrumen yang digunakan adalah hasil tes menulis berupa dokumen teks Recount yang ditulis oleh siswa kelas sepuluh SMKN 1 Padang Panjang tahun akademik 2019/2020 pada pelajaran Bahasa Inggris pada materi Recount Text. Tes ini dinyatakan valid karena guru memberikan tes berdasarakan materi yang diajarkan berdasarkan silabus. Untuk mengetahui reliabilitas, dilakukan Intra-rater scoring sehingga di dapatkan hasil 0.86 yang menyatakan tes tersebut reliable.
Berdasarkan analisis data, didapatkan bahwa ada 26 siswa mendapatkan nilai sangat baik dalam menggunakan past tense dalam menulis teks recount pada presentase (54.16%), 10 siswa yang mendapatakan nilai baik dalam menggunakan past tense dalam menulis teks recount pada presentase(20.83%), 2 siswa mendapatkan nilai cukup dalam menggunakan past tense dalam menulis teks recount pada presentase (4.16%), 4 siswa mendapatkan nilai rendah dalam menggunakan past tense di dalam menulis teks recount pada presentse (8.33%), 6 siswa mendapatkan nilai sangat buruk dalam menggunakan past tense dalam menulis teks recount pada presentase (12.5%). Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas sepuluh SMKN 1 Padang Panjang dalam menggunakan Past Tense adalah good dengan nilai Rata-rata 73.44.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fadila Turrahmi. NIM 16 301 04 016. Judul skripsi: “AN ANALYSIS OF MORAL VALUES MADE BY STUDENTS IN WRITING FAIRY TALES”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terdeskripsikannya nilai-nilai moral yang terdapat dalam fairy tales yang dibuat oleh mahasiswa Tadris Bahasa Inggris pada semester 5 sebagai ujian akhir semester dari mata kuliah Introduction to Literature for ELT. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam fairy tales yang dibuat oleh mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik content analysis. Data dalam penelitian ini adalah nilai-nilai moral yeng terdapat dalam fairy tales. Sumber data dalam penelitian ini adalah dokumen tertulis dari ujian akhir semester mata kuliah Introduction to Literature for ELT pada semester 5 Jurusan Tadris Bahasa Inggris yang berjumlah 7 dokumen. Dalam menganalisis dokumen tersebut, peneliti fokus pada kalimat-kalimat yang mengandung nilai moral dalam fairy tales. Dalam penelitian ini, terdapat enam langkah yang dilakukan untuk menganalisis data berdasarkan teori analisis ini dari Chelimsky (1989); deciding to use content analysis, determining what material should be included in content analysis, selecting units of analysis, developing coding categories, coding the materials, and analyzing and interpreting the results. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa teori untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terdapat dalam fairy tales. Teori dari Nurgiyantoro (2002) digunakan sebagai teori utama, sedangkan teori dari Rosyanti (2017), Kamariah and Sari (2019), and Novriany, Purnomo and Nurhayati (2017) digunakan sebagai teori pendukung. Untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini, peneliti membaca dokumen beberapa kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 52 kalimat yang mengandung nilai moral dalam fairy tales yang dibuat oleh mahasiswa diantaranya nilai moral yang berkaitan dengan diri sendiri (self-existence, self-esteem, self-confidence, fear, death, loneliness, responsibility, realistic life, strong determination, lazy and spoiled, greedy and stingy, envy, honesty, clever, optimistic, selfishness and cunning), nilai moral yang berkaitan dengan sosial (friendship, kinship, love or affection, have a sense of empathy to others, helpful and discussion) dan nilai moral yang berkaitan dengan Tuhan (pray).
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
LAILATUL RAHMI, 14 104 037, judul skripsi AN ANALYSIS OF PUNCTUATION ERRORS IN STUDENTS’ RESEARCH PROPOSALS” Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini adalah ditemukannya berbagai kesalahan penggunaan punctuation pada proposal penelitian yang telah diseminarkan mahasiswa Tadris Bahasa Inggris angkatan 2014 tahun ajaran 2018/2019. Kesalahan-kesalahan dan ketidak tepatan penggunaan tanda baca (punctuation) dapat mengurangi kualitas dari proposal itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kesalahan-kesalahan (errors) dalam menggunakan tanda baca quotation marks bedasarkan aturan penggunaan quotation marks dari Oshima dan Hogue. Kesalahan-kesalahan dalam penggunaan quotation marks tersebut ditemukan dalam proposal penelitian mahasiswa yang telah diseminarkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan content analysis design. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri kemudian untuk pengumpulan data peneliti menggunakan proposal skripsi yang telah diseminarkan oleh mahasiswa pada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019. Jumlah dokumen dalam penelitian ini adalah 13 dokumen yang terdiri dari dokumen mahasiswa/i TBI A, TBI B, TBI C, yang berada di semester sembilan Tadris Bahasa Inggris yang diwisuda pada bulan April 2019 di IAIN Batusangkar tahun akademik 2018/2019. Selanjutnya dalam menganalisis data, peneliti menggunakan teori aturan penggunaan quotation marks yang dikemukakan oleh Oshima dan Hogue. Dari data analisis, ditemukan bahwa mahasiswa semester sembilan jurusan Tadris Bahasa Inggris membuat beberapa kesalahan dalam menggunakan quotation marks. Kesalahan pertama yaitu mahasiswa tidak memberikan tanda koma setelah reporting phrase atau sebelum tanda kutip pembuka. Untuk kesalahan ini terdapat enam belas errors dalam proposal penelitian mahasiswa. Kesalahan kedua yaitu mahasiswa meletakkan tanda koma dan tanda titik diluar tanda kutip. Untuk kesalahan ini terdapat enam puluh lima errors dalam proposal penelitian mahasiswa. Kesalahan ketiga yaitu mahasiswa tidak memulai kalimat kutipan dengan huruf besar. Untuk kesalahan ini terdapat tiga puluh lima errors dalam proposal penelitian mahasiswa. Kesalahan terakhir yang dilakukan adalah kesalahan dalam menulis kutipan dalam satu kutipan. Untuk kesalahan ini terdapat dua errors dalam proposal penelitian mahasiswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
MAGHFIRA DALIANA, NIM, 13 104 042, judul skripsi “AN ANALYSIS OF NOUN PHRASE ERRORS MADE BY STUDENTS IN WRITING DESCRIPTIVE TEXTS AT SMPN 1 SAWAHLUNTO”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya kesalahan-kesalahan dalam penggunaan noun phrase. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan-keasalahan dalam penggunaan noun phrase tersebut.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Yang mendeskripsikan kesalahan dalam pengunaan noun phrase yang dibuat oleh siswa kelas tujuh semester dua tahun akademik 2017/2018. Data dalam penelitian ini adalah Noun Phrase Errors yang terdapat dalam 57 dokumen teks deskriptif. Sumber data adalah dokumen latihan siswa dalam menulis teks deskriptif. Data dianalisis dengan menggunakan teori yang dikemukakan oleh Dulay in Margharet (2012) yaitu: omission error, addition error, misformation error, and misordering error.
Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa kesalahan dalam penggunaan Noun Phrase yang dibuat oleh siswa kelas tujuh semsester dua SMPN 1 Sawahlunto tahun akademik 2017/2018. Jenis-jenis kesalahan itu berupa omission error of article a, omission error of article an, omission error of article the, omission error of apostrophe, omission error of plural marker s, addition error of indefinite pronoun. addition errors of article a, addition errors of article the, addition errors of plural marker s, addition errors of apostrophe, addition errors of possessive adjective, misformation error of subject pronoun, misformation error of demonstrative pronoun, misformation error of confusion between subject pronoun and possessive adjective, misformation errors of possessive adjective, and misordering errors of incorrect placement of article.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MUTIA PAJRI NENCI, NIM. 13 104 056 judul skripsi: AN ANALYSIS OF MECHANICAL ERRORS MADE BY STUDENTS IN WRITING NARRATIVE TEXT (A Study of the Third Semester Students of English Department of IAIN Batusangkar Registered in 2017/2018 Academic Year), Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya kesalahan-kesalahan dalam penggunaan Writing Mechanics (Punctuation, Spelling, and Capitalization) pada teks naratif yang dibuat oleh mahasiswa semester ketiga Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun akademik 2017/2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kesalahan dalam penggunaan Writing Mechanics (Punctuation, Spelling, and Capitalization) tersebut. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggambarkan kesalahan dalam pengunaan Writing Mechanics (Punctuation, Spelling, and Capitalization) yang dibuat oleh mahasiswa semester ketiga Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun akademik 2017/2018. Data dalam penelitian ini adalah Mechanical Errors yang terdapat dalam 40 dokumen teks naratif. Sumber data adalah dokumen ujian tengah semester mahasiswa dalam menulis teks naratif. Data dianalisis dengan menggunakan teori oleh Oshima and Hogue (2006), Straus (2008), Meyers (2005), and Al-Zuoud (2013). Hasil penelitian menunjukkan beberapa kesalahan dalam penggunaan Writing Mechanics yang dibuat oleh mahasiswa semester ketiga Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun akademik 2017/2018. Jenis-jenis kesalahan itu berupa punctuation errors, spelling errors, and capitalization errors. Untuk kesalahan yg ditemukan dalam penggunaa punctuation errors, jenis-jenis kesalahnya berupa punctuation errors of comma, punctuation errors of period, punctuation errors of quotation mark, punctuation errors question mark, punctuation errors of exclamation point, and punctuation errors of apostrophe. Kesalahan yg ditemukan dalam penggunaan spelling, berupa kesalahan dalam speeling errors of substitution, spelling errors of omission, speeling errors of insertion, and spelling errors of transportation. Dan terakhir, kesalahan dalam capitalization errors�berupa kesalahan dalam capitalization errors of first word, capitalization errors of name of people, and capitalization errors of area/country.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
*ABSTRACT*
This study aims to examine the use of Grammarly in academic writing through a thematic literature review of scholarly studies published between 2021 and 2026. The study focuses on identifying the key themes emerging from previous research, examining the benefits and limitations of Grammarly in academic writing, and analyzing the research methodologies employed in the existing literature. This study employed a qualitative thematic literature review approach. Relevant scholarly articles were collected and analyzed thematically to identify recurring patterns, relationships, and findings regarding the use of Grammarly in academic writing. The findings revealed four major themes: (1) the effectiveness of Grammarly in improving academic writing quality, (2) students’ perceptions toward the use of Grammarly, (3) the role of Grammarly within the writing process, and (4) the limitations and challenges associated with its use. The reviewed studies indicate that Grammarly is generally perceived as an accessible, efficient, and useful tool for detecting and correcting surface-level writing errors. It also contributes to students’ writing confidence, grammatical awareness, and efficiency during the proofreading and revision processes. However, Grammarly has limitations in addressing macro-level aspects of writing, such as idea development, argumentation, organization, and coherence. In addition, the tool may occasionally provide inaccurate feedback, including in its premium version, and excessive reliance on automated suggestions may hinder the development of students’ independent editing skills. The review also found that most previous studies employed descriptive qualitative and mixed-methods approaches, primarily using questionnaires, interviews, and perception-based surveys, while relatively few employed experimental or quasi-experimental designs. Therefore, the existing evidence tends to reflect users’ perceptions rather than objectively measured improvements in writing quality. Overall, Grammarly functions effectively as a supplementary automated writing support tool at the mechanical level, but it should not replace instructor or peer feedback. Its effective use requires pedagogical guidance and integration with explicit instruction in higher-order writing skills.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ISASMI RANDA PUTRA, NIM. 22 301 040 16, Judul Skripsi: “POTENTIAL DRAWBACKS EXPERIENCED BY STUDENTS WHEN INTEGRATING CHATGPT INTO THEIR ARGUMENTATIVE WRITING ACTIVITIES”. Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Integrasi yang cepat dari Kecerdasan Buatan (AI), khususnya ChatGPT, telah mengubah praktik penulisan akademis Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Meskipun ChatGPT diakui secara luas dalam membantu mahasiswa mengumpulkan ide dan meningkatkan akurasi bahasa, ketergantungan yang berlebihan pada AI dapat menimbulkan batasan serius terhadap keterlibatan kritis dan penalaran mandiri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi dampak negatif (drawbacks) yang dialami oleh mahasiswa EFL saat mengintegrasikan ChatGPT ke dalam kegiatan penulisan teks argumentatif. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif untuk menggambarkan pengalaman nyata dan tantangan autentik mahasiswa dalam konteks akademis mereka. Partisipan penelitian adalah mahasiswa semester 4 Jurusan Tadris Bahasa Inggris di UIN Mahmud Yunus Batusangkar tahun akademik 2025/2026 yang telah menyelesaikan mata kuliah Argumentative Writing dan menggunakan ChatGPT dalam tugas-tugas mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interviews) dengan informan yang meemenuhi kriteria dan mencapai (data saturation) di informan ke 5. Data kualitatif dianalisis melalui tiga tahapan sistematis: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data (trustworthiness), teknik member checking melalui aplikasi WhatsApp dan audit trail diterapkan. Hasil penelitian mengungkapkan empat dampak negatif utama yang dialami mahasiswa selama proses integrasi. Pertama, Unreliable Data and Citation Flaws (U) terwujud melalui jawaban yang samar, klaim yang tidak terverifikasi, perbedaan dengan literatur akademis, serta data tanpa referensi sumber primer, yang menunjukkan ketidakandalan informasi AI secara keseluruhan. Kedua, Technical Prompting Challenges and Poor Output Quality (T) timbul dari kesulitan merumuskan petunjuk (prompt) yang jelas, sehingga menghasilkan argumen yang terlalu umum, jawaban tidak sesuai topik, dan penjelasan singkat yang membutuhkan revisi manual secara mendalam. Ketiga, Cognitive Dependency and Writing Difficulties (C) berkembang karena mahasiswa bergantung pada AI sebelum berpikir, memicu kebingungan saat mulai menulis secara mandiri, dan memperlambat proses curah pendapat (brainstorming). Kesimpulannya, meskipun ChatGPT berfungsi sebagai alat bantu menulis yang mudah diakses, integrasinya membawa kelemahan signifikan dari segi kognitif, kredibilitas, teknis, dan orisinalitas dalam penulisan argumentatif. Oleh karena itu, mahasiswa diimbau untuk menggunakan alat AI secara kritis dan bertanggung jawab sebagai pendukung sekunder, bukan sebagai pengganti utama penalaran mandiri. Para dosen juga disarankan untuk memberikan panduan pedagogis yang eksplisit mengenai literasi AI dan integrasi yang etis guna menjaga integritas akademis serta keterampilan berpikir kritis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
AMRINA ROSYADA, Reg. No. 22 301 040 33, thesis title: “STUDENTS’ STRATEGIES IN COPING WITH ANXIETY IN WRITING EXPOSITORY TEXT(A Study of Third Semester Students of the English Teaching Department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar Registered in 2025/2026 Academic Year)”. English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training. State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar.
The problem of this research is that students frequently experience anxiety when writing expository texts, particularly in generating and organizing ideas, using appropriate grammar and vocabulary, and maintaining confidence throughout the writing process. However, the students’ strategies in coping with anxiety during writing expository text had not been reveal yet. Therefore, this research aimed to describe the the students’ strategies in coping with anxiety during writing expository text.
This study employed a descriptive qualitative research design. The participants were five students of third-semester English Teaching Department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar who experienced writing anxiety in expository text writing. Data were collected through semi-structured interviews and supported by an interview guide and a mobile phone for recording. The data were analyzed using the interactive model proposed by Miles and Huberman (2014), consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The trustworthiness of the data was ensured through source triangulation and member checking.
The findings revealed that students used six main strategies to cope with writing anxiety, namely taking a break, regulated breathing, discussing with friends, self-motivation, refreshing, and using digital tools. These strategies helped students regulate emotional pressure, increase confidence, obtain support, and overcome difficulties related to writing. Overall, the findings showed that students used various strategies to manage their anxiety and remain engaged in completing expository writing tasks.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The development of artificial intelligence, particularly ChatGPT, has changed the way students complete academic writing tasks, including argumentative writing. ChatGPT assists students in generating ideas, improving grammar, and organizing their writing more effectively. However, the increasing use of this technology has raised questions about whether it is related to students' argumentative writing ability. Therefore, this study was conducted to examine the correlation between students' use of ChatGPT and their argumentative writing ability. This study aimed to investigate the correlation between students' use of ChatGPT and their argumentative writing ability among sixth-semester students of the English Education Study Program at UIN Mahmud Yunus Batusangkar. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The population consisted of 31 sixth-semester students who had completed the Argumentative Writing course, and all of them were selected as the sample using the total sampling technique. Data were collected through a questionnaire to measure students' use of ChatGPT and an argumentative writing test to measure their argumentative writing ability. The data were analyzed using descriptive statistics and the Spearman Rank correlation test with SPSS version 22. The findings revealed that there was no significant correlation between students' use of ChatGPT and their argumentative writing ability. The Spearman Rank correlation analysis produced a correlation coefficient of -0.088 with a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.638, which was higher than 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) was rejected. These findings indicate that students' use of ChatGPT did not have a significant relationship with their argumentative writing ability. Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, telah mengubah cara mahasiswa menyelesaikan tugas menulis akademik, termasuk penulisan argumentatif. ChatGPT membantu mahasiswa menghasilkan ide, memperbaiki tata bahasa, dan menyusun tulisan dengan lebih efektif. Namun, meningkatnya penggunaan teknologi ini menimbulkan pertanyaan mengenai apakah penggunaannya berhubungan dengan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji korelasi antara penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dan kemampuan menulis argumentatif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa semester enam Program Studi Tadris Bahasa Inggris UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian terdiri atas 31 mahasiswa semester enam yang telah menempuh mata kuliah Argumentative Writing, dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa serta tes menulis argumentatif untuk mengukur kemampuan menulis argumentatif mahasiswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi yang signifikan antara penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dan kemampuan menulis argumentatif mereka. Hasil analisis korelasi Spearman Rank menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,088 dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,638, yang lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu, hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASYIFA NURUL AMELIA, Student ID 22 301 040 04, entitled: “STUDENTS’ CHALLENGES IN WRITING EXPOSITORY TEXT: A STUDY OF THE THIRD-SEMESTER OF ENGLISH TEACHING DEPARTMENT AT UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR.” English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Writing is one of the most important skills in English language learning. Among various types of writing, expository writing is often considered challenging because it requires students to present ideas logically, support arguments with factual evidence, and maintain coherence throughout the text. This study aimed to explore the challenges experienced by third-semester students of the English Teaching Department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar in writing expository texts. This study employed a qualitative research design with a phenomenological approach to understand the lived experiences of students in writing expository texts. The participants consisted of eight third-semester students selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using Miles and Huberman to identify recurring patterns and themes related to students’ writing challenges. The findings revealed seven major challenges encountered by the participants in writing expository texts. These challenges included the complexity of expository writing, logical organization, grammatical challenges, challenges in maintaining objectivity, spelling challenges, challenges in idea development and challenges in organizing text structure. The findings indicated that students struggled not only with linguistic aspects such as grammar and vocabulary but also with higher-order writing skills, including critical thinking, idea organization, and argument development. These challenges often affected students’ confidence and ability to produce effective expository texts.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RONI FERDIAN, Reg. No. 22 301 040 33, thesis title: “ADVANTAGES AND CHALLENGES IN THE USE OF CHATGPT BY STUDENTS IN WRITING ENGLISH ACADEMIC ESSAY”. English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training. State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. This research was motivated by the rapid emergence of ChatGPT as a supportive tool for EFL learners at UIN Mahmud Yunus Batusangkar. While earlier studies have explored general perceptions of AI, there is still a lack of deeper exploration regarding the specific, process-oriented utilization of ChatGPT in academic writing. This research offers novelty by exploring the real, personal, and process-oriented experiences of students, specifically focusing on the advantages and challenges in the use of ChatGPT in writing english academic essay This research applied a phenomenological qualitative design, This study involved fifth-semester English students at UIN Mahmud Yunus Batusangkar who had completed the Argumentative Text Writing course. Informants were selected using purposive snowball sampling based on their active use of ChatGPT to support their writing process. The researcher served as the primary instrument, supported by an interview guide, notebook, and smartphone for recording. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using Miles and Huberman’s (1984) model, which includes data reduction, data display, and drawing and verifying conclusions. Based on the data analysis, the results showed two main categories of experiences faced by students. First, the advantages of using ChatGPT include: 1) technical and efficiency support, such as time efficiency, improving vocabulary and grammar quality, and academic research tools collaboration; 2) pre-writing and brainstorming support, including idea generation, structural and outlining support, and finding information, references and content; and 3) content development and revision support, specifically in argument development, thesis statement development, and language level adjustment. Second, the challenges faced by students include: 1) accuracy and technical limitations, such as Generation of false information, reliability and validity check requirements, Logical inconsistency, and failure to follow instruction; 2) language and style barriers, namely vocabulary difficulties, writing style adjustment, and need for refinement; and 3) academic and behavioral risks, including verification burden, over-reliance on AI, weakening of critical thinking, and delaying work (procrastination)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK RAHMAT FAUZI, NIM 2230104030, Judul Skripsi : “STUDENTS’ PERCEPTION ON THE USE OF AI CHATGPT IN WRITING ARGUMENTATIVE TEXTS”. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya pemahaman lebih lanjut mengenai persepsi mahasiswa terkait dengan penggunaan AI ChatCPT dalam menulis teks argumentatif karena banyaknya manfaat dari AI tersebut dalam membantu siswa khususnya dalam menulis sebuah teks. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk untuk memahami bagaimana mahasiswa memandang ChatGPT sebagai alat bantu dalam proses penulisan teks argumentatif mereka, termasuk manfaat yang dirasakan, tantangan yang dihadapi, dan pengaruhnya terhadap penulisan mereka. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Informan dalam penelitian ini adalah 9 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang menggunakan AI ChatGPT sebagai alat dalam membantu mereka menulis teks argumentative. Informan dipilih menggunakan purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan alat pendukung lainnya seperti Interview guide, recorder (Smartphone), and documentation. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik time triangulation. Selanjutnya, peneliti menganalisis data, yakni dengan melakukan melakukan reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 persepsi, yakni persepsi positif. dan persepsi negatif. Untuk persepsi positif mahasiswa dalam terkait dengan penggunaan AI ChatCPT dalam menulis teks argumentatif, yakni : (1) mengembangkan ide dan argument, (2) mengembangkan ide dalam teks argumen tertulis, 3) meningkatkan koherensi dan kohesi, 4) meningkatkan penguasaan kosakata dan tata Bahasa, 5) meningkatkan kemampuan menulis dan 6) memfasilitasi akses ke sumber dan artikel. Untuk persepsi negative mahasiswa dalam terkait dengan penggunaan AI ChatCPT dalam menulis teks argumentative yakni : 1) AI ChatGPT memberikan informasi umum, 2) Sumber akademik yang tidak akurat, 3) Membatasi keterampilan menulis mandiri yang terbatas, 4) Penurunan keterampilan berpikir kritis dan 5) AI ChatGPT menggunakan kosakata tingkat lanjut
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT SRI WAHYUNI, No. Reg. 2030104060, entitled: “The Effect of Using 3D Visual Media on Students’ Ability to Write Descriptive Texts (A Study at Eighth Grade Students of SMP Negeri 3 Batusangkar)”, English Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The problem in this study was whether the use of 3D visual media had a significant effect on students’ ability to write descriptive texts. The purpose of this study was to find out the effect of using 3D visual media on students’ ability to write descriptive texts at the eighth grade of SMP Negeri 3 Batusangkar. This study was quantitative research using a quasi-experimental design, specifically a post-test only control group design. The population of this study was all eighth-grade students of SMP Negeri 3 Batusangkar. The samples consisted of two classes: an experimental class with 29 students and a control class with 28 students. The experimental class was taught using 3D visual media, while the control class was taught using conventional teaching methods. The data were collected through a writing test in the form of descriptive text. The data were analyzed using descriptive statistics and an independent samples t-test. The results of this research showed that the mean score of the experimental class was 74.86, while the mean score of the control class was 54.00. The result of the t-test showed that the t-value was 8.197 with a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000, which was lower than the significance level of 0.05. It indicated that there was a significant difference between students who were taught using 3D visual media and those who were taught using conventional methods. Based on the findings, it can be concluded that the use of 3D visual media had a significant positive effect on students’ ability to write descriptive texts. Therefore, it is recommended that English teachers apply 3D visual media as an alternative teaching medium to enhance students’ writing skills, particularly in teaching descriptive texts.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Weza Deftalia, NIM: 2230111162 dengan Judul: “Pengaruh Pendekatan Whole Language tipe Guided Writing terhadap Keterampilan Menulis Siswa Kelas III UPT SDN 09 Baringin “ Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi keterampilan menulis siswa kelas III UPT SDN 09 Baringin yang belum sepenuhnya sesuai dengan indikator keterampilan menulis, seperti kejelasan bentuk huruf, ketepatan penggunaan huruf kapital dan tanda baca, keterpaduan antar kalimat, serta kerapian tulisan. Kondisi tersebut berkaitan dengan pendekatan pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan belum memberikan bimbingan yang optimal dalam proses menulis. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan Whole Language tipe Guided Writing terhadap keterampilan menulis siswa kelas III UPT SDN 09 Baringin. Penelitian ini mengunakan Meetode penelitian Kuantitatif dengan Jenis pre-eksperimental. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest–posttest design dengan sampel berjumlah 37 siswa kelas III UPT SDN 09 Baringin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan menulis, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji prasyarat analisis dan uji hipotesis dengan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan pendekatan Whole Language tipe Guided Writing terhadap keterampilan menulis siswa kelas III UPT SDN 09 Baringin. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Whole Language tipe Guided Writing berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan menulis siswa kelas III UPT SDN 09 Baringin. Oleh karena itu, dalam penelitian ini H₀ ditolak dan Hₐ diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara pendekatan Whole Language tipe Guided Writing terhadap keterampilan menulis siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya penelitian terkait dengan Genre Based Approach (GBA) atau yang disebut juga dengan Pendekatan Berbasis Genre dalam pembelajaran menulis. Menulis merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran bahasa, namun siswa sering kali menghadapi tantangan dalam pembelajaran menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa penemuan – penemuan mengenai GBA dalam pembelajaran menulis pada berbagai jenjang pendidikan.
Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif jenis library research, penelitian ini akan menganalisa jurnal nasional selama lima tahun terakhir. Data dalam penelitian ini akan di analsis secara deskritif dengan mengkatgorikan jenis permasalahan yang dikaji menjadi; latar belakang mengapa penelitian dilakukan, jenis penelitian yang digunakan, teknik pengumpulan data, teknik analisis data, serta hasil yang menentukan apakah GBA bisa meningkatkan kompetensi menulis siswa.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah GBA merupakan pendekatan pembelajaran yang bermanfaat untuk pembelajaran menulis disemua jenjang pendidikan. Pendekatan ini memberikan arahan yang jelas secara terperinci dengan langkah – langkah yang memudahkan guru dalam mengajarkan teks tertentu kepada siswa.
keterampilan menulis siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indah Putri Az Zahra, NIM, DEVELOPING CONSTRUCT 2-BASED APPLICATION TO FACILITATE STUDENTS IN WIRITING DESCRIPTIVE TEXTS FOR GRADE VII JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS", English Teaching Department, faculty of Tarbiyah and Teacher Training State Islamic University (UIN) talimud Yunus Batusangkar. The used of learning media im teaching is already common, but the use of Construct 2 applications in teaching and learning process is still not widely perceived. This research aims to develop of Construct 2-based applications for writing descriptive text in VII grade junior high school This research was used a research and development (R&D) method approach. The development model used is the 4D model which is divided into 3 steps, namely (1) the define stage, carried out to obtain an overview of conditan m the field, in this stage observations and interviews with teachers, analysis of students characteristics, concept analysis, task analysis, and setting instructional objectives, (2) the design stage, used to design media Construct 2 based on the applications, and the results of the design stage are continued with (3) the develop stage, used to see the validity and practicality of the media Constract 2 based on the applications that was developed. The data was collected used a total sampling technique on the entire population of 28 people. The instruments used in data collection were interview guidelines, documentation, validation questionnaire and practicality. Furthermore, the technique in analyzing data was using the Likert Scale formula to analyze the level of validity and practicality of the developed product data The result of this research indicate that the validation criteria in tenn of 3 tonterial experts by two English lectures at LIIN Malmud Yunus Batusangkar, and one of English teacher at MTsN 10 Tanah Datar showed a score of 78%, with the category "valid", based on a score of 186 out of maximum score of 240 In term 3 media experts were validitated by Educational Technology. Lecturer at Padang State University, English lecturer at UIN Mahmud Yunus Batusangkar, and one of English teacher at MTsN 10 Tanah Datar showed an 83% result, with a very valid category, based on a score of 198 out of a maximum score of 240 The avarage percentage of both was 81% which falls into the "very valid" category Meanwhile, the practicality criteria based on the teacher's response, howed an 82% result, with a very practical category, for Construct 2 lcaming media. Similarly, the data taken from student responses showed an 82% result. with a "very practical category for Construct 2 learning midis The avarage percentage of both was 82% which falls into the "very practical" category.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YULI AFNI, Reg. No 1930104075 entitled: “STUDENTS’ SELF REGULATED LEARNING IN WRITING RESEARCH PROPOSAL A STUDY OF ENGLISH STUDENTS OF UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR REGISTERED IN 2024/2025 ACADEMIC YEAR”, English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The problem of this research was students’ self-regulated learning in writing research proposals a study of English Students of UIN Mahmud Yunus Batusangkar Registered in 2024/2025 had been not yet revealed. The purpose of this research was to describe students’ self-regulated learning in writing research proposals, specifically focused on English students of UIN Mahmud Yunus Batusangkar. The method used in this research was quantitative with a descriptive design. The research population consisted of English students of UIN Mahmud Yunus Batusangkar had obtained approval for their research proposal titles registered in the 2024/2025 academic year, had taken the writing proposal and had not yet taken the research proposal seminar. Using total sampling, a total of 34 students filled out the questionnaire. But 3 of them did not the criteria. Therefore, the total of sample of this research was 31 students from two academic levels. The determination of the sample was carried out through coordination with the staff of AKAMA. Data were collected using closed-ended questionnaires with five Likert scale based on a framework regarding the characteristics of students’ selfregulated learning in writing research proposals from several experts (Zimmerman in Namira, 2021; Bernard et al in Alam, 2024, Zimmerman & Risemberg in Utami, 2023), which totals 84 items was validated by three expert (Validity score 0,71, High validity), and later tested using Construct Validity leaving 69 valid items (Validity score 0,75 High validity) for analysis. Data were analyzed descriptively using SPSS 25. The research results showed that, in general, the students’ self-regulated learning in writing research proposals (a study of English students of UIN Mahmud Yunus Batusangkar) registered in 2024/2025 academic year fell into the middle level of category. This was evident from the findings in each category, namely goal setting, environmental structuring, self evaluation, task strategy, help seeking, time management, comprehension, strategic planning, self judgment, self reaction, self motivation, self control, and self consequences, all of which were classified in the middle level category.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MIFTAHUL JANNAH, Reg No. 2030104038, entitled: “Students’ Strategies to Overcome Their Difficulties in Writing Thesis (A Study at English Teaching Department Registered in 2023/2024 Academic Year)”. English Teaching Department Faculty of Tarbiyah and Teacher Training State Islamic University Mahmud Yunus Batusangkar. The problem addressed in this study was that students' strategies to overcome their difficulties in writing a thesis had not yet been revealed. Therefore, the purpose of this study was to describe the strategies students used to overcome these difficulties. This study employed a qualitative approach with a descriptive design. The informants were students from the English Teaching Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar in the 2023/2024 academic year. A total of eight students were selected through purposive sampling with a convenience sampling technique. These students were chosen based on specific criteria: they had successfully passed their thesis proposal seminar and had firsthand experience with the challenges and strategies involved in writing a thesis. The researcher served as the key instrument, with an interview guide as a supporting instrument. Data were collected through in-depth interviews with the selected informants. To carry out data analysis, the three stages were followed: data reduction, data display, and data verification (Miles & Huberman, 1994). To ensure the trustworthiness of the data, prolonged engagement was employed to enhance credibility by clarifying and confirming any ambiguous information from the initial interviews. The results of the study indicate that students in the English Teaching Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar in the 2023/2024 academic year employed five key strategies to overcome difficulties in writing their thesis: 1) Using various applications; 2) Recording and noting feedback from advisors; 3) Asking help from friends; 4) Searching for references (journals or books); and 5) Managing Time.