Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Argumentative Writing
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Potential Drawbacks Experienced by Students When Integrating ChatGPT into Their Argumentative Writing Activities

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ISASMI RANDA PUTRA, NIM. 22 301 040 16, Judul Skripsi: “POTENTIAL DRAWBACKS EXPERIENCED BY STUDENTS WHEN INTEGRATING CHATGPT INTO THEIR ARGUMENTATIVE WRITING ACTIVITIES”. Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Integrasi yang cepat dari Kecerdasan Buatan (AI), khususnya ChatGPT, telah mengubah praktik penulisan akademis Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Meskipun ChatGPT diakui secara luas dalam membantu mahasiswa mengumpulkan ide dan meningkatkan akurasi bahasa, ketergantungan yang berlebihan pada AI dapat menimbulkan batasan serius terhadap keterlibatan kritis dan penalaran mandiri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi dampak negatif (drawbacks) yang dialami oleh mahasiswa EFL saat mengintegrasikan ChatGPT ke dalam kegiatan penulisan teks argumentatif. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif untuk menggambarkan pengalaman nyata dan tantangan autentik mahasiswa dalam konteks akademis mereka. Partisipan penelitian adalah mahasiswa semester 4 Jurusan Tadris Bahasa Inggris di UIN Mahmud Yunus Batusangkar tahun akademik 2025/2026 yang telah menyelesaikan mata kuliah Argumentative Writing dan menggunakan ChatGPT dalam tugas-tugas mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interviews) dengan informan yang meemenuhi kriteria dan mencapai (data saturation) di informan ke 5. Data kualitatif dianalisis melalui tiga tahapan sistematis: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data (trustworthiness), teknik member checking melalui aplikasi WhatsApp dan audit trail diterapkan. Hasil penelitian mengungkapkan empat dampak negatif utama yang dialami mahasiswa selama proses integrasi. Pertama, Unreliable Data and Citation Flaws (U) terwujud melalui jawaban yang samar, klaim yang tidak terverifikasi, perbedaan dengan literatur akademis, serta data tanpa referensi sumber primer, yang menunjukkan ketidakandalan informasi AI secara keseluruhan. Kedua, Technical Prompting Challenges and Poor Output Quality (T) timbul dari kesulitan merumuskan petunjuk (prompt) yang jelas, sehingga menghasilkan argumen yang terlalu umum, jawaban tidak sesuai topik, dan penjelasan singkat yang membutuhkan revisi manual secara mendalam. Ketiga, Cognitive Dependency and Writing Difficulties (C) berkembang karena mahasiswa bergantung pada AI sebelum berpikir, memicu kebingungan saat mulai menulis secara mandiri, dan memperlambat proses curah pendapat (brainstorming). Kesimpulannya, meskipun ChatGPT berfungsi sebagai alat bantu menulis yang mudah diakses, integrasinya membawa kelemahan signifikan dari segi kognitif, kredibilitas, teknis, dan orisinalitas dalam penulisan argumentatif. Oleh karena itu, mahasiswa diimbau untuk menggunakan alat AI secara kritis dan bertanggung jawab sebagai pendukung sekunder, bukan sebagai pengganti utama penalaran mandiri. Para dosen juga disarankan untuk memberikan panduan pedagogis yang eksplisit mengenai literasi AI dan integrasi yang etis guna menjaga integritas akademis serta keterampilan berpikir kritis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

The Correlation between Students' Use of ChatGPT and Their Argumentative Writing Ability

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The development of artificial intelligence, particularly ChatGPT, has changed the way students complete academic writing tasks, including argumentative writing. ChatGPT assists students in generating ideas, improving grammar, and organizing their writing more effectively. However, the increasing use of this technology has raised questions about whether it is related to students' argumentative writing ability. Therefore, this study was conducted to examine the correlation between students' use of ChatGPT and their argumentative writing ability. This study aimed to investigate the correlation between students' use of ChatGPT and their argumentative writing ability among sixth-semester students of the English Education Study Program at UIN Mahmud Yunus Batusangkar. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The population consisted of 31 sixth-semester students who had completed the Argumentative Writing course, and all of them were selected as the sample using the total sampling technique. Data were collected through a questionnaire to measure students' use of ChatGPT and an argumentative writing test to measure their argumentative writing ability. The data were analyzed using descriptive statistics and the Spearman Rank correlation test with SPSS version 22. The findings revealed that there was no significant correlation between students' use of ChatGPT and their argumentative writing ability. The Spearman Rank correlation analysis produced a correlation coefficient of -0.088 with a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.638, which was higher than 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) was rejected. These findings indicate that students' use of ChatGPT did not have a significant relationship with their argumentative writing ability. Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, telah mengubah cara mahasiswa menyelesaikan tugas menulis akademik, termasuk penulisan argumentatif. ChatGPT membantu mahasiswa menghasilkan ide, memperbaiki tata bahasa, dan menyusun tulisan dengan lebih efektif. Namun, meningkatnya penggunaan teknologi ini menimbulkan pertanyaan mengenai apakah penggunaannya berhubungan dengan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji korelasi antara penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dan kemampuan menulis argumentatif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa semester enam Program Studi Tadris Bahasa Inggris UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian terdiri atas 31 mahasiswa semester enam yang telah menempuh mata kuliah Argumentative Writing, dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa serta tes menulis argumentatif untuk mengukur kemampuan menulis argumentatif mahasiswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi yang signifikan antara penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dan kemampuan menulis argumentatif mereka. Hasil analisis korelasi Spearman Rank menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,088 dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,638, yang lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu, hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDENTS' ENJOYMENT LEVEL IN LEARNING ARGUMENTATIVE WRITING AT ENGLISH DEPERTMENT OF UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NABILA AUFA AMALINA, NIM 1830104043, Judul Skripsi “Students' Enjoyment Level in Learning Argumentative Writing at English Depertment of UIN Mahmud Yunus Batusangkar”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum terungkapnya tingkatan kesenagan mahasiswa dalam belajar dikelas Argumentative Writing. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapakan tingkatan kesenangan mahasiswa terhadap pembelajaran dikelas Argumentative Writing mahasiswa semester empat jurusan Tadris Bahasa Inggris Tahun Ajaran 2022/ 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. dengan. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa semester ke-empat Tadris Bahasa pada tahun akademik 2022/ 2023 yang berjumlah 42 orang. Peneliti menggunakan teknik sample total sampling, sehingga jumlah 42 orang. Total pertanyaannya adalah 42 item yang dibuat berdasarkarkan. Kuesioner tersebut disebearkan menggunakan google form. Validitas kuesioner diuji menggunakan SPSS ver 29. Peneliti menguji reliabilitas kuesioner dengan menggunakan Chronbach Alpha dengan menggunakan aplikasi SPSS ver. 29. Hasil dari reliabilitas adalah 0,729 (tinggi). Selanjutnya untuk teknik analisi data menggunakan Analisa deskriptif oleh Arikunto. Hasil penelitiian menunjukkkan bahwa dari beberapa teori, dapat diketahui bahwa ada beberapa level kenenangan dalam belajar. Dtemukan level sangat tinggi 17%), level tinggi (33%), level sedang (21%), level rendah (12%), level sangat rendah (17%). Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa tingkatan kesenagan siswa terhadap pembelajaran dikelas Argumentative Writing adalah tinggi.

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

An Analysis of Argumentative Components Found in Students' Argumentative Essay (Study of Fourth Semester Students of English Department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar)".

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ISRAINI MUKHTAR, NIM. 1930104028Judul skripsi: “AN ANALYSIS OF ARGUMENTATIVE COMPONENTS FOUND IN STUDENTS’ ARGUMENTATIVE ESSAY (STUDY OF FOURTH SEMESTER STUDENTS OF ENGLISH DEPARTMENT AT UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum terungkapnya beberapa komponen argumentative writing padatulisan yang dibuat oleh mahasiswa Tadris Bahasa Inggris semester empat UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana mahasiswa Tadris Bahasa Inggris semester empat menerapkan komponen argumentative writing dalam tulisan mereka. Penelitian ini menggunakan metode analisis dokumen. Objek penelitian ini adalah komponen-komponen argumentative writing yang terdapat di dalam tulisan yang dibuat oleh mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris semester IV UIN Mahmud Yunus Batusangkar Tahun Akademik 2022/2023. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci dan dokumen ujian mid semester IV dalam mata kuliah argumentative writing sebagai instrumen pendukung. Peneliti mengambil data 45 dokumen dari ujian mid semester mahasiswa yang kemudian di analisis oleh peneliti komponen apa saja yang diterapkan. Untuk menguji keabsahan data,peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber. Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber. Selanjutnya, dalam menganalisis data meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang merupakan teori dari Miles dan Huberman(1994:10-11). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masih ada beberapa komponen yang belum diterapkan oleh mahasiswa dalam tulisan mereka. Seperti dalam komponen counter argument paragraph dan rebuttal masih banyak mahasiswa yang belum menerapkan kedua komponen tersebut. Tidak hanya itu, peneliti juga mengkaji secara umum sub-komponen dari masing masing komponen utama argumentative writing. Sub-komponen argumentative writing diantaranya dalam membuat introduction paragraph ada 2 komponen, attention getter dan thesis statement. Terdapat juga sub-komponen yaitu grabber(G), position(P), issue (I), reason(R). Kemudian dalam body terdapat komponen pro argumen paragraph. Sub-komponen pro argument paragraph adalah reason(R), fact(F),explanation (E), transition(T), dan counter argument paragraph terdapat sub-komponen yaitu opposing claim(OC), support(S), transition support(TS), support(S). Terakhir adalah komponen conclusion yang terdiri dari sub-komponen yaitu issue(I), position(P), reason(R) dan alternative solution(AS).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail