Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

44 hasil
Subjek: PBL
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH KELAS XI DI SMAN 2 PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Resi Maimufi. NIM 1630106051. Judul Skripsi : “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model PBL (Problem Based Learning) pada Materi Sistem Peredaran Darah Kelas XI di SMAN 2 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya”, Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan masih kurangnya bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran, pada proses pembelajaran hanya menggunakan buku paket sebagai sumber belajar serta masih belum adanya sumber belajar yang dapat memecahkan masalah peserta didik. Berdasarkan latar belakang di atas penulis melakukan suatu penelitian untuk mencari penyelesaian masalah tersebut, yaitu dengan melakukan Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis model PBL (Problem Based Learning) pada materi sistem peredaran darah kelas XI di SMAN 2 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan menggunakan model 4-D memiliki empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap peny ebaran (disseminate). Namun pada model ini penulisan dilakukan sampai tahap pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar uji validitas dan lembar wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa LKPD berbasis model PBL (Problem Based Learning). Hasil dari lembar validasi LKPD menunjukkan kriteria sangat valid dengan presentase 91,90%. Hasil ini diperoleh dengan menganalisis lembar validasi yang telah di isi oleh validator yang mencakup aspek syarat didaktik, syarat kontruksi, syarat kebahasaan dan syarat teknis.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DAN READING QUESTION ANSWERING (PBLRQA) PADA MATERI SISTEM EKSKRESIKELAS VIII SMP/MTs

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Novi Indah Lestari. NIM 1630106035 (2021). Judul Skripsi: “Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) BerbasisProblem Based Learning dan Reading Question Answering (PBLRQA) pada Materi Sistem Ekskresi Kelas VIII SMP/MTs”, Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterbatasan bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran.Bahan ajar yang digunakan hanya berupa buku paket itupun hanya dipinjamkan saat pembelajaran di sekolah saja karena keterbatasan jumlah buku paket yang terdapat disekolah tersebut. Di lihat dari soal yang terdapat dalam buku paket, tidak mengandung contoh masalah dalam kehidupan sehari-hari yang akan di selesaikan oleh siswa, dan siswa juga tidak mampu mengembangkan kemampuan pemecahan masalah sehari-hari yang ditemukan siswa. Hal ini mengakibatkan tidak ada dorongan siswa untuk membaca dan memahami materi yang terdapat dalam buku paket tersebut.Sedangkan kurikulum 2013 menuntun siswa untuk belajar secara mandiri, meningkatkan kemampuan berfikir kritis, aktif dalam pembelajaran dan menerapkan metode pembelajaran yang berpusat pada siswa (student center). Berdasarkan latar belakang diatas penulis melakukan suatu penelitian untuk mencari penyelesaian masalah tersebut, yaitu dengan melakukan pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) BerbasisProblem Based Learning dan Reading Question Answering (PBLRQA)pada materi sistem ekskresi kelas VIII SMP/MTs. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan menggunakan model 4-D memiliki empattahapyaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahappengembangan (develop) dan tahap penyebaran(disseminate).Namun pada penelitian inipenulisan melakukansampaitahappengembangan (develop).Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar uji validitas.Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa LKSBerbasisPBLRQA.Hasil validasi LKS diperoleh nilai rata-rata 84,56% yang dikategorikan sangat valid dari aspek syarat didaktik, syarat konstrik, syarat teknis, dan syarat model pembelajaran PBLRQA. Dan LKS berbasis PBLRQA sudah bisa digunakan untuk pembelajaran.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik di MAN 3 Kota Payakumbuh

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Wafi Hidayatul Qudsi, NIM. 15300500076, Judul Skripsi: Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Aktivits dan Hasil Belajar Peserta Didik di MAN 3 Kota Payakumbuh, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas dan hasil belajar peserta didik di kelas XI IPK MAN 3 Kota Payakumbuh ditandai dengan proses pembelajaran masih pasif dan rendahnya hasil belajar peserta didik dalam menjawab soal matematika. Hal ini terjadi karena model pembelajaran yang digunakan guru kurang tepat, yaitu model yang tidak melibatkan seluruh peserta didik aktif dalam pembelajaran. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hal tersebut adalah menerapkan modelProblem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah modelProblem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik setelah mengikuti pembelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaranProblem Based Learning (PBL) di kelas XI MAN 3 Payakumbuh. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian Pra-Eksperimen, dengan rancangan penelitian one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian adalah peserta didik kelas XI MAN 3Payakumbuh tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari tiga kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan alasan pertimbangan tertentu. Kelas yang ditetapkan sebagai kelas sampel yaitu kelas XI IPK dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Instrumen penelitian adalah lembar observasi aktivitas belajar peserta didik dengan teknik analisis data menggunakan persentase aktivitas belajar peserta didik, dan soal tes hasil belajar peserta didik dengan teknik analisis data menggunakan perhitungan N-Gain ternormalisasi, uji normalitas, dan uji t. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata persentase seluruh indikator aktivitas belajar peserta didik pada instrumen lembar observasi diperoleh 77,3% termasuk kategori sedang sedangkan pada instrumen soal tes hasil belajar diperoleh rata-rata skor N-gain ≥ 0,7 yaitu 0,77berada pada kategori tinggi, dan berdasarkan uji normalitas diperoleh Lhitung Ltabelyaitu 0,1110,200yang berarti hasil tes berdistribusi normal, untuk uji t diperoleh thitung>ttabel yaitu 9,30> 1,734 sehingga H0 ditolak dengan taraf nyata α = 0,05 dengan demikian, maka dapat dikatakan terdapat peningkatan yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah pemberian perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jadi dapat disimpulkan aktivitas belajar peserta didik pada proses pembelajaran sedang dan terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Kata kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Aktivitas, dan Hasil Belajar

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan LKPD PAI BP Berbasis Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Aku Anak Sholeh Untuk Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dini Oktavia, NIM. 2230101028. Judul Skripsi “Pengembangan LKPD PAI BP Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Aku Anak Sholeh untuk Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah: 1) bahan ajar yang digunakan guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI BP) di SDN 12 III Koto masih didominasi oleh buku paket teks standar sehingga belum tersedia Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL); 2) strategi dan metode pembelajaran yang diterapkan guru belum mampu mengatasi kesulitan belajar peserta didik serta belum menumbuhkan kemampuan berpikir kritis; 3) kemandirian belajar peserta didik masih rendah karena belum tersedianya perangkat pembelajaran yang memandu proses penemuan mandiri, sehingga peserta didik sangat bergantung pada penjelasan guru sebagai satusatunya sumber belajar. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan LKPD PAI BP berbasis PBL pada materi Aku Anak Sholeh untuk siswa kelas IV di SDN 12 III Koto Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas LKPD yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model pengembangan 4-D, yang meliputi tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran); tahap disseminate tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu dan biaya. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN 12 III Koto yang berjumlah 11 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi produk dan pedoman wawancara yang disusun dengan skala Likert. Lembar validasi diberikan kepada tiga orang validator ahli, kemudian data hasil validasi dan praktikalitas dianalisis menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD PAI BP berbasis PBL pada materi Aku Anak Sholeh dinyatakan sangat valid dengan rata-rata persentase 86,90% berdasarkan penilaian tiga orang validator. Hasil uji praktikalitas oleh guru PAI BP memperoleh persentase 92,18% dengan kategori sangat praktis, dan hasil uji praktikalitas oleh 11 orang peserta didik kelas IV juga memperoleh persentase 86,64% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LKPD PAI BP berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Aku Anak Sholeh sangat valid dan sangat praktis digunakan sebagai bahan ajar pendamping dalam pembelajaran PAI BP kelas IV di SDN 12 III Koto Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Mendalam melalui Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 1 Salimpaung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rani Zahara, NIM. 2230105029, judul SKRIPSI “Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Mendalam melalui Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 1 Salimpaung”. Skripsi. Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik menjadi permasalahan yang masih ditemukan di berbagai sekolah, termasuk di SMP Negeri 1 Salimpaung. Pembelajaran yang cenderung konvensional dan berfokus pada hafalan prosedur diduga menjadi salah satu penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang belajar menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning) melalui model Problem Based Learning (PBL) lebih baik dibandingkan peserta didik yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Salimpaung tahun ajaran 2025/2026 yang terdiri dari dua kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Kelas VIII.2 ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam melalui model PBL, sedangkan kelas VIII.1 sebagai kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian kemampuan pemahaman konsep matematis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji-t (Independent Sample t-test) setelah uji prasyarat normalitas dan homogenitas terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelas eksperimen (46,53) lebih tinggi daripada kelas kontrol (23,44). Hasil uji hipotesis dengan uji-t diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 α = 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang belajar menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam melalui model PBL lebih baik secara signifikan dibandingkan dengan peserta didik yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP Negeri 1 Salimpaung. Penerapan pendekatan ini juga berdampak positif pada peningkatan keaktifan, kolaborasi, dan kemandirian belajar peserta didik.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

“Pengembangan Modul Problem Based Learning (PBL) Berbasis Deep Learning Untuk Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas II Sekolah Dasar”

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nofriza Rahma. NIM 2230111110. Judul Skripsi 2026. Pengembangan Modul Problem Based Learning (PBL) Berbasis Deep Learning untuk Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas II Sekolah Dasar. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penggunaan modul pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka dan mampu mendukung penerapan Problem Based Learning (PBL) berbasis Deep Learning pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas II sekolah dasar. Modul yang digunakan guru belum sepenuhnya mampu memfasilitasi peserta didik untuk belajar secara aktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan modul pembelajaran yang valid dan praktis sebagai salah satu bahan ajar yang dapat membantu guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul Problem Based Learning (PBL) berbasis Deep Learning yang memiliki tingkat validitas dan praktikalitas yang tinggi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas II di UPT SDN 20 Baringin. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Namun, penelitian ini hanya dilaksanakan sampai tahap Develop, yang meliputi validasi produk oleh validator ahli, revisi produk berdasarkan saran validator, serta uji praktikalitas oleh guru dan peserta didik. Tahap Disseminate tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu penelitian. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru kelas II, dan 35 peserta didik kelas II UPT SDN 20 Baringin. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi dan angket praktikalitas guru serta peserta didik. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memperoleh persentase validitas sebesar 86,1% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas guru memperoleh persentase sebesar 88,7% dengan kategori sangat praktis, sedangkan hasil uji praktikalitas peserta didik memperoleh persentase sebesar 90,3% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul Problem Based Learning (PBL) berbasis Deep Learning yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dan sangat praktis, sehingga layak digunakan sebagai salah satu bahan ajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas II di UPT SDN 20 Baringin.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Perubahan Lingkungan Kelas X SMAN 1 Rambatan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Zulia Maharani, NIM 2230106044, Judul Skripsi: Pengaruh Model Problem Based Learning Dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Perubahan Lingkungan Kelas X SMAN 1 Rambatan. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Identifikasi masalah dalam penelitian ini yaitu aktivitas belajar siswa masih rendah, hasil belajar siswa belum optimal, pembelajaran masih berpusat pada guru, pembelajaran belum memperhatikan latar belakang budaya siswa, serta belum diterapkannya model PBL dengan pendekatan CRT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model PBL dengan pendekatan CRT terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi perubahan lingkungan kelas X SMAN 1 Rambatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi experimental dengan desain posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri atas 30 siswa pada kelas eksperimen dan 29 siswa pada kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa analisis aktivitas belajar dan tes hasil belajar siswa menggunakan soal pilihan ganda berjumlah 25 soal yang telah memenuhi syarat analisis butir soal. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test dengan bantuan aplikasi SPSS. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen berada pada kategori lebih baik dengan rata-rata persentase aktivitas sebesar 82,5% yang termasuk kategori sangat aktif. Hasil belajar siswa yang menggunakan model PBL dengan pendekatan CRT memperoleh rata-rata nilai 80,13 lebih baik dibandingkan rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol yaitu 62,07. Persentase ketuntasan belajar siswa pada kelas eksperimen mencapai 80%, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 20,68%. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PBL dengan pendekatan CRT terdapat pengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi perubahan lingkungan kelas X SMAN 1 Rambatan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI BP DI KELAS VII SMP NEGERI 2 BATIPUH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurhaliza, NIM 2230101105, Judul Skripsi “Pengaruh Strategi Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI BP di Kelas VII SMP Negeri 2 Batipuh”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Permasalahan utama dalam skripsi ini adalah strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru belum mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Siswa cenderung merasa belum mampu memahami, dan menjelaskan kembali terkait materi yang telah disampaikan oleh guru, serta tugas-tugas yang diberikan belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP). Penyebab sebagian besar dari siswa hanya diam saat proses pembelajaran berlangsung adalah karena siswa tidak tertarik dengan materi yang disajikan oleh guru, siswa diarahkan untuk mendengarkan secara seksama tanpa adanya aktifitas lain yang dilakukan. Hal ini menimbulkan kejenuhan siswa, dan pembelajaran menjadi monoton, serta tidak memberi ruang kreatifitas kepada setiap siswa. Dengan penerapan strategi pembelajaran problem based learning (PBL) pada mata pelajaran PAI BP diharapkan akan menciptakan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan analisis kritis. Tujuan diterapkan strategi ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI BP di kelas VII SMP Negeri 2 Batipuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif bertujuan untuk memahami hubungan sebab akibat antara variabel X dan Y. Desain penelitian yang digunakan adalah one grup pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Batipuh yang berjumlah 25 orang siswa. Sampel diambil dari keseluruhan populasi yaitu 25 orang siswa kelas VII SMP Negeri 2 Batipuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan test di awal (pretest) sebelum di perlakukan, dan tes akhir (posttest) setelah diberi perlakuan. Selanjutnya analisis data terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis untuk memastikan bahwa data memenuhi asumsi uji parametrik, meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Kemudian dilanjutkan uji hipotesis menggunakan uji-t berpasangan (pair-matched sample t test) dengan IBM SPSS 26. Diperoleh hasil penelitian bahwa nilai pretest sebesar 1.620 dengan rata-rata 65, dan nilai posttest sebesar 1.981 dengan rata-rata 80. Maka dari hasil uji paired samples test diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) 0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (0,000 0,05), sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (Hₐ) diterima. Dengan demikian maka dapat simpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari strategi pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI BP di kelas VII SMP Negeri 2 Batipuh.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) Terintegrasi Ayat Al-Qur'an Pada Materi Perubahan Lingkungan Kelas X di MA Thawalib Gunung Padang Panjang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Helga Nurfadilla, NIM. 2130106021 (2025) dengan judul skripsi “Pengembangan Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) Terintegrasi Ayat Al-Qur’an pada Materi Perubahan Lingkungan Kelas X di MA Thawalib Gunung Padang Panjang”. Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Batusangkar, tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber belajar yang digunakan peserta didik, bahan ajar yang digunakan pun belum sepenuhnya dapat mencapai tujuan dari pembelajaran. Dalam proses pembelajaran peserta didik belum terlibat aktif, karena pendidik sering menggunakan metode ceramah dalam mengajar. Pembelajaran pun belum sepenuhnya diintegrasikan dengan ayat al-Qur’an. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan sebuah bahan ajar berupa modul berbasis problem based learning terintegrasi ayat al-Qur’an pada materi perubahan lingkungan kelas X di MA Thawalib Gunung Padang Panjang yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D) menggunakan model 4-D (define, design, develop, and deseminate). Instrument yang digunakan berupa lembar wawancara pendidik dan peserta didik, angket validitas dan angket praktikalitas. Data validitas dan praktikalitas yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan skala likert 1-4. Hasil validasi ditampilkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi semua aspek sebuah penelitian dan pengembangan sudah sesuai dengan karakteristik sebuah bahan ajar. Bahan ajar ini divalidasi oleh 3 orang validator dengan rata-rata persentase 86,4% dengan kategori sangat valid dan hasil praktikalitas oleh pendidik dengan persentase 88,6%, oleh peserta didik dengan persentase 93,3% dengan kategori sangat praktis. Sehingga dapat disimpulkan Modul berbasis problem based learning terintegrasi ayat al-Qur’an sudah dapat digunakan dalam proses pembelajaran.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Memfasilitasi Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Batusangkar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ahmad Reval. NIM 2130105003. Judul Skripsi “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Memfasilitasi Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Batusangkar” Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Modul ajar matematika adalah salah satu perangkat ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran matematika. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan dari hasil observasi di sekolah bahwa belum tersedia modul ajar matematika untuk memfasilitasi kemampuan representasi matematis peserta didik. Oleh sebab itu peneliti ingin memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada dengan melakukan pengembangan modul ajar yang mampu menunjang proses pembelajaran dan mampu menfasilitasi kemapuan representasi matematis peserta didik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa modul ajar berbasis PBL untuk memfasilitasi kemampuan representasi matematis peserta didik yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam bentuk observasi dan juga wawancara dengan guru, analisis awal, analisi karakteristik, analisis kebutuhan peserta didik dan pendidik, analisis kurikulum dan analis materi. (2) tahap design, yaitu merancang modul ajar. Hasil dari tahap design dilanjutkan dengan (3) tahap development, digunakan untuk melihat validitas, praktikalitas dan efektivitas dari modul ajar berbasis PBL. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon praktikalitas, dan tes kemampuan representasi matematis. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah rumus persentase untuk analisis validitas dan analisis praktikalitas, sedangkan untuk analisis efektivitas menggunakan rumus ketuntasan klasikal. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berbasis PBL dirancang valid, praktis dan efektif. Modul ajar yang dirancang terdiri dari cover, informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Hasil validitas modul ajar yaitu 80% dengan kategori valid. Sementara hasil praktikalitas modul ajar yang diperoleh dari hasil angket respon praktikalitas yaitu 91% dengan kategori sangat praktis. Kemudian hasil efektivitas modul ajar berbasis PBL terlihat pada ketuntasan klasikal yang diperoleh yaitu 85,15% yang dinyatakan efektif.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar dalam Pembelajaran IPAS Siswa Kelas IV di SDN 03 Rambatan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sindi Agustia, NIM 2130111121. Judul skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Terhadap Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Ipas Siswa Kelas IV Di SDN 03 Rambatan”. Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pembelajaran IPAS, kurangnya minat peserta didik dalam menjawab pertanyaan dan rendahnya nilai pengetahuan siswa pada mata pelajaran IPAS sehingga berdampak kepada belum tercapainya tujuan pembelajaran secara maksimal pada siswa kelas IV di SDN 03 Rambatan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (Pbl) dalam pembelajaran. tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: “apakah berpengaruh penggunaan model pembelajaran Problem based learning (Pbl) terhadap hasil belajar dalam pembelajaran siswa kelas IV di SDN 03 Rambatan setelah diberikannya perlakuaan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan menggunakan desain Post-test only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV. Teknik pengambian sampel pada penelitian ini adalah dengan menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan SPSS 25.0. Hasil penelitian adalah terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar dalam siswa kelas IV di SDN 03 Rambatan. Hasil analisis data terdapat peningkatan hasil uji post-test kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan uji t dengan bantuan SPSS Versi 25.0 yang peneliti lakukan dapat dilihat dari perbandingan post-test, dimana hasil hipotesis uji signifikansi untuk uji t diperoleh nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,004 maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan jika sig 0,05 (0,004 0,05 ) maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya bahwa ada secara signifikan terdapat pengaruh model pembelajaran Problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar dalam pembelajaran IPAS siswa kelas IV di SDN 03 Rambatan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perbandingan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik antara Model Problem Based Learning dengan Model Discovery Learning pada Kurikulum Merdeka di Kelas XI SMAN 1 Batusangkar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AYU AMANDA, NIM : 2130105008, Judul Skripsi “Perbandingan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik antara Model Problem Based Learning dengan Model Discovery Learning pada Kurikulum Merdeka di Kelas XI SMAN 1 Batusangkar” Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang dapat dilihat dari hasil penilaian harian peserta didik. Ini disebabkan karena peserta didik cenderung pasif, tidak banyak bertanya atau berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, peserta didik sering bergantung pada arahan guru serta kurang mandiri dalam menemukan jawaban, peserta didik juga sering melakukan kesalahan yang sama dalam menyelesaikan soal atau tugas karena tidak memahami konsep yang mendasari pembelajaran. Salah satu penyebabnya adalah penerapan pembelajaran yang kurang tepat. Untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik model pembelajaran yang dapat diterapkan diantaranya model pembelajaran Problem based Learning (PBL), Discovery Learning (DL). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem based Learning (PBL), Discovery Learning (DL) dan pembelajaran konvensional di kelas XI SMAN 1 Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen semu dengan rancangan penelitian pretes-postes control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMAN 1 Batusangkar tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan acak (simple random sampling), sehingga diperoleh kelas XI.F6 sebagai kelas eksperimen I dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), kelas XI.F9 sebagai kelas eksperimen II dengan Penerapan model pembelajaran Discovery Learning (DL) dan kelas XI.F3 sebagai kelas kontrol dengan penerapan model konvensional. Data yang dikumpulkan dengan pemberian tes pada materi lingkaran. N-gain digunakan untuk melihat peningkatan kamampuan peserta didik sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Teknik analisis datanya adalah uji anova satu arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan peningkatan rata-rata antara kelas eksperimen I dengan kelas eksperimen II dengan Sig.=0,041, dan terdapat perbedaan peningkatan rata-rata antara kelas eksperimen I dengan kelas kontrol dengan Sig.=0,000 , kemudian terdapat perbedaan peningkatan rata-rata antara kelas eksperimen II dengan kelas eksperimen I dengan Sig.=0,041, dan terdapat perbedaan peningkatan rata-rata antara kelas eksperimen II dengan kelas kontrol dengan Sig.=0,004, serta terdapat perbedaan peningkatan rata-rata antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen I dengan Sig.=0,000 dan nilai Mean Difference=-37,785 dan terdapat perbedaan peningkatan rata-rata antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen II dengan Sig.=0,004 000 dan nilai Mean Difference=-21,399 dengan nilai p value = 0,000. Penerapan model Problem Based Learning (PBL) terbukti lebih baik dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, demikian pula penerapan dengan model Discovery Learnig (DL). Namun, jika dibandingkan antara keduanya, model PBL lebih memberikan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik dibandingkan dengan model DL.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perbandingan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Student Teams Achievement Division (STAD)Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia di MTsN 1 Tanah Datar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Arifatul salsabilla, NIM : 2130106007 judul skripsi: Perbandingan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dan Student Team Achievement Division (STAD) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia Di MtsN 1 Tanah Datar. Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan UIN Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Penggunaan model pembelajaran perlu digunakan oleh pendidik sebagai bentuk inovasi dalam pembelajaran dan untuk membantu meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Penggunaan model yang menarik dan disukai siswa mampu membantu siswa agar dapat memahami materi dengan lebih mudah. Penelitia ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Student Team Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperimental dengan desain posstetst-only control design. Teknik penentuan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitiann yang digunakan adalah modul ajar dan soal essay yang berjumlah 10 butir soal divalidasi oleh 2 dosen dan 1 pendidik. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari pada model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD), dengan rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan model PBL 66,33 sedangkan rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan model STAD 51,56. Hal ini memperlihatkan bahwa hasil uji hipotesis memiliki sig-(2-tailed) 0.000 > 0,05 yang berarti model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari model Student Team Achievement Division (STAD).

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Penerapan Pembelajaran dengan Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII MTsN 4 Solok

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang penelitian ini adalah Hasil belajar peserta didik masih dibawah standar ketuntasan minimal (KKM), yang menunjukan bahwa proses pembelajaran belum berjalan secara efektif itu di karnakan masih seringnya model pembelajaran yang digunakan oleh pendidik yaitu model konvensional ceramah hal itu di karnakan Persiapan pendidik dalam mengimplentasikan kurikulum merdeka masih belum optimal, disebabkan oleh keterbatasan sarana, terutama media pembelajaran berbasis teknologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain grup kontrol pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII MTsN 4 Solok tahun pelajaran 2024/2025 dengan sampel sebanyak 40 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen (20 siswa) yang menerapkan model PBL dan kelas kontrol (20 siswa) yang menggunakan model konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 77,50 dengan standar deviasi 11,642, sedangkan kelas kontrol 67,75 dengan standar deviasi 14,279. Nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 0,05 menunjukkan bahwa penerapan model PBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Numbered Head Together (NHT) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik di Kelas X SMAN 1 Pariangan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lidia Fikri Ani, NIM 2130105026 Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Numbered Head Together (NHT) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik di Kelas X SMAN 1 Pariangan”. Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Pokok permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas X di SMAN 1 Pariangan dalam pembelajaran matematika. Hal ini dapat diketahui dari hasil ujian sumatif akhir semester ganjil, yang mana peserta didik di bawah KKTP sebanyak 98% dan analisis hasil penilaian harian ditemukan banyak peserta didik yang belum mampu menyatakan ulang konsep, mengaplikasikan konsep, menggunakan prosedur atau operasi tertentu serta mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifatnya dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Pada saat pembelajaran di kelas guru sudah mengarahkan peserta didik kepada masalah kontekstual di awal pembelajarannya tetapi peserta didik tidak diberi kesempatan untuk berpikir menemukan solusi dari permasalahan tersebut melalui eksplorasi, diskusi dan kolaborasi. Sehingga sebagian besar peserta didik lebih mengandalkan teman-temannya yang berkemampuan tinggi dalam penyelesaian masalah. Kondisi ini dapat diatasi dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Numbered Head Together (NHT). Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Numbered Head Together (NHT) lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas X SMAN 1 Pariangan. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Quasi Eksperiment dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh peserta didik kelas X SMAN 1 Pariangan tahun ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel kelas dilakukan dengan teknik simple random sampling, yang terambil sebagai kelas eksperimen yaitu kelas X.E.3 dan kelas kontrol yaitu X.E.4. Data diperoleh dari hasil pemberian soal tes kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik dan dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh t_hitung>t_tabel atau 2,78>2,014 sehingga H_0 ditolak. Dengan kata lain, rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Numbered Head Together (NHT) lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran konvensional.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pelaksanaan Strategi Problem Based Learning pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Tanjuang Baru

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Delfiah, NIM 2030101100, Judul Skripsi: “Pelaksanaan Strategi Problem Based Learning pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Tanjuang Baru”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Unuversitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan penelitian ini adalah terlihat bahwasanya pelaksanaan strategi Problem Based Learning (PBL) di SMPN 1 Tanjuang Baru sudah terlaksana dengan baik. Strategi Problem Based Learning (PBL) adalah strategi berbasis masalah, dan dengan adanya strategi ini dapat membentuk peserta didik yang bernalar kritis dan kreatif, sehingga dapat keaktifan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan strategi Problem Based Learning (PBL) pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMPN 1 Tanjuang Baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dan siswa kelas VIII di SMPN 1 Tanjuang Baru. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, Penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber dan pengamatan yang tekun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan guru membuat modul ajar dengan menentukan rumusan masalah yang akan membantu pendidik selama proses pembelajaran. Pelaksanaan strategi Problem Based Learning (PBL) bertujuan untuk membentuk peserta didik yang bernalar kritis, kreatif dan meningkatkan keaktifan peserta didik. Pada tahap pelaksanaan guru melakukan pembebagian kelompok dengan menganalisis permasalahan yang diberikan guru dalam bentuk tugas. Setelah itu setiap kelompok melakukam presentasi, dan guru mengoreksi hasil tugas yang diberikan. Evaluasi hasil belajar siswa pada pembelajaran dilakukan dengan tes formatif yang dilakukan oleh guru dengan menilai peserta didi selama proses diskusi kelompok, sedangkan tes sumatif dilakukan oleh pendidik dengan memberikan ulangan harian. Hal ini dilakukan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Guided Note Taking (GNT) Pada Hasil Belajar Siswa Kelas X MAN 1 Kota Padang Panjang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rahma Apridiati, NIM. 2130106044 (2025), Judul Skripsi “Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Guided Note Taking (GNT) Pada Hasil Belajar Siswa Kelas X MAN 1 Kota Padang Panjang” . Program studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu kurangnya pasrtisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran yang disebabkan oleh penerapan model pembelajaran yang berpusat pada pendidik,. Pendidik belum menerapkan model pembelajaran mengaitkan materi pembelajaran dengan masalah dalam kehidupan sehari-hari peserta didik sehingga belum bisa menimbulkan sikap peka terhadap lingkungannya. Hal ini dapat dilihat pada rendahnya nilai kognitif peserta didik pada Penilaian Harian (PH). Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Guided Note Taking (GNT) materi virus. Jenis penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian Quasy Experimental Design dalam bentuk pre-post control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MAN 1 Kota Padang Panjang Tahun Ajaran 2024/2025 yang berjumlah 230 orang. Sampel pada penelitian ini adalah kelas X. E3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X. E6 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dan instrument berupa pretest dan postest dalam bentuk essay. Teknik analisis data yaitu menggunakan uji N-Gain dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan Guided Note Taking (GNT) dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas X MAN 1 Kota Padang Panjang. Karena berdasarkan uji N-Gain diperoleh bahwa nilai N-Gain 67,18% (kategori cukup) dan pada kelas kontrol memperoleh nilai 39,20% (kategori rendah). Sedangkan berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai Sig. (-2 tailed) yaitu 0,003 0,05. Jadi H0 ditolak dan H1 diterima.

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Sintesis Fotolistrik Perovskite FAPbI3 Dengan Penambahan Garam Co-TFSI Organik

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fadhilah, NIM 2130107006, Judul Skripsi “Sintesis Fotolistrik Perovskite FAPbl3 dengan Penambahan Garam Co-TFSI Organik”. Program Studi Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian perovskite FAPbl3 merupakan topik yang sangat populer dikalangan peneliti tentang fotolistrik solar sel. Perovskite FAPbI3 memiliki potensi tinggi dalam aplikasi sel surya, namun masalah stabilitas kristal dan efisiensi konversi energi menjadi tantangan utama dalam pengembangannya. Penambahan garam Co-TFSI organik merupakan bahan yang ditawarkan dalam penelitian ini dimana diharapkan dapat meningkatkan stabilitas struktur kristal dan memperbaiki kinerja fotovoltaik. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian Eksperimen dengan metode spin-coating. Penelitian dilakukan di Laboratory Organic and Printed Electronic (OPEL) Institute Microengineering and Nanoelectronics (IMEN), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dalam kurun waktu 25 hari kerja (Juli-Agustus 2024). Sintesis perovskite FAPbl3 dengan penambahan garam organik Co-TFSI. Garam organik yang digunakan dengan variasi 0 mg, 2 mg, 3 mg, 4 mg, dan 5 mg. Film Perovskite yang dihasilkan seterusnya dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) Field Scanning Electron Microscopy (FESEM), UV-Vis Spectrophotometer, Steady Photoluminescence (PL) dan pengukuran efisiensi konversi energi sel surya perovskite FAPbI3. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa penambahan Co-TFSI memberikan dampak positif pada struktur dan kinerja perovskite. Karakterisasi XRD menunjukkan bahwa penambahan Co-TFSI pada variasi 5 mg memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan kristalinitas dan kualitas struktur perovskite FAPbI3. Selanjutnya karakterisasi FESEM menunjukkan penambahan Co-TFSI terdapat pada variasi 5 mg dimana butiran kristal menjadi lebih seragam, menghasilkan permukaan yang lebih rata dan homogen. Sementara karakterisasi sifat optik melalui Spektrum UV-Vis pada variasi 5 mg menunjukkan sifat optik terbaik dengan kurva absorbansi mencapai tingkat tertinggi di seluruh rentang panjang gelombang, yang mengindikasikan bahwa material telah mencapai saturasi doping. Terakhir, pada aspek karakterisasi J-V pada penambahan Co-TFSI sebanyak 5 mg menunjukkan hasil yang optimal dengan PCE 1,26 % (Voc ≈ 0,86 V, Jsc = 4,09 mA/cm², FF = 0,56).

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Penambahan Li-TFSI Terhadap Efisiensi Fotolistrik Perovskite FAPbl3

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dewi Sahara , NIM 2130107004, Judul Skripsi “Pengaruh Penambahan Li-TFSI Terhadap Efisiensi Fotolistrik Perovskite FAPbl3”. Program Studi Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Solar sel perovskite FAPbI3 merupakan jenis sel surya yang menggunakan Perovskite sebagai lapisan penyerap cahaya. Bahan ini memiliki potensi efesiensi tinggi dalam merubah cahaya matahari menjadi Listrik. Namun solar sel ini masih menghadapi tantangan kritis dalam hal stabilitas akibat faktor lingkungan (kelembaban, oksigen, sinar UV, dan panas). Li-TFSI telah terbukti dapat meningkatkan konduktivitas dan masa pakai pembawa muatan sel surya perovskite, serta meningkatkan stabilitas dalam kondisi lembab. Namun belum ada penelitian yang secara spesifik mengkaji sejauh mana Li-TFSI dapat meningkatkan efisiensi fotolistrik perovskite FAPbI₃. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti ialah penelitian Eksperimen dengan metode Spin-Coating. Hasil penelitian ditunjukkan melalui karakterisasi XRD dan FESEM tidak menyebabkan perubahan fase dari pada perovskite namun masih menyisakan puncak PbI2 dan menampilkan struktur morfologi permukaan yang lebih teratur. Pada sifat optik, penambahan Li-TFSI pada konsentrasi 3 mg menunjukkan tingkat absorbansi tertinggi 2,52 a.u, dan energy bandgap 1,51 eV, serta terjadinya peningkatan intensitas photoluminescence hingga 5.0 x 106 counts. Sementara itu, performa sel surya menunjukkan hasil terbaik pada penambahan 3 mg Li-TFSI dengan PCE 2,5% (Voc = 0,95 V, Jsc = 4,8 mA/cm², FF = 0,60). Pada karakterisasi J-V dalam gelap, menunjukkan penambahan Li-TFSI konsentrasi 3 mg efektif dalam meningkatkan mobilitas pembawa muatan dan konduktivitas material. Hal ini sejalan dengan Carrier Mobility dan Trap Density dengan nilai terendah secara berturut turut yaitu 1,56 x 10⁻⁹ dan 9,15 x 10²¹.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Materi Perbandingan Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 17 Sijunjung

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertolak dari permasalahan yaitu, kurangnya minat belajar peserta didik dalam belajar matematika karena sumber belajar yang kurang dalam proses pembelajaran. Hal tersebut mengakibatkan peserta didik malas dalam mengikuti pembelajaran matematika sehingga berdampak pada hasil belajar dari peserta didik. Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut dengan adanya suatu inovasi dalam pembelajaran matematika, sehingga dapat menambah minat dan semangat peserta didik dan hasil belajar pun meningkat, seperti penggunaan modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL), dengan diberikannya modul kepada peserta didik akan membuat pembelajaran yang dilakukan peserta didik lebih menyenangkan dan tidak membosankan, peserta didik memahami pesan yang disampaikan dan akan berusaha belajar dengan menggunakan modul baik ada guru ataupun tidak ada guru. Tujuan penelitian untuk mengembangkan modul materi perbandingan berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang terdiri dari 3 tahap yaitu: tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan) dan tahap develop (pengembangan). Instrumen penelitian pengembangan ini menggunakan lembar validasi dan angket. Modul divalidasi oleh 3 orang validator yaitu 2 orang dosen matematika dan 1 orang guru mata pelajaran matematika. Pada proses praktikalitas modul diuji cobakan pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 17 Sijunjung, untuk melihat praktikalitas dengan uji keterbacaan modul yang dikembangkan. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa modul materi perbandingan berbasis Problem Based Learning (PBL) yang dirancang telah valid dan praktis. Hasil persentase uji validitas 80,7% dengan kriteria sangat valid. Sementara hasil persentase uji praktikalitas yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 85% dengan kriteria sangat praktis.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail