Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

IKHSAN MAULANA

2 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 1

WILĀYAT AL-FAQĪH DALAM KONSTITUSI REPUBLIK ISLAM IRAN MENURUT TEORI CONSTITUTIONAL THEOCRACY RAN HIRSCHL

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikhsan Maulana (2230203030). Wilāyat al-Faqīh dalam konstitusi Republik Islam Iran menurut teori Constitutional Theocracy Ran Hirschl. Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini membahas Wilāyat al-Faqīh dalam Konstitusi Republik Islam Iran dengan menggunakan Teori Constitutional Theocracy Ran Hirschl. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kedudukan Pemimpin Tertinggi atau Rahbar yang memiliki legitimasi keagamaan sekaligus kewenangan konstitusional dalam sistem ketatanegaraan Iran. Permasalahan penelitian meliputi kedudukan Wilāyat al-Faqīh, otoritasnya dalam Konstitusi Republik Islam Iran, dan Konsep Keagamaan yang melandasinya berdasarkan Teori Constitutional Theocracy Ran Hirschl. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum primer yang digunakan adalah Konstitusi Republik Islam Iran Tahun 1979 beserta perubahan Tahun 1989. Bahan hukum sekunder berupa buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan Wilāyat al-Faqīh, Syiah Imamiyah, konstitusionalisme, sistem ketatanegaraan Iran, dan Teori Constitutional Theocracy. Bahan hukum dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, Wilāyat al-Faqīh berkedudukan sebagai institusi konstitusional tertinggi dalam sistem ketatanegaraan Republik Islam Iran. Kedudukan tersebut ditegaskan dalam pembukaan konstitusi serta Pasal 5, Pasal 57, Pasal 107, Pasal 109, Pasal 110, dan Pasal 111. Kedua, Rahbar memiliki otoritas yang luas dalam penetapan kebijakan umum negara, pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pengangkatan pejabat tinggi, militer, kekuasaan kehakiman, serta hubungan dengan lembaga legislatif dan eksekutif. Ketiga, Konsep Keagamaan Wilāyat al-Faqīh berakar pada doktrin Imamah Syiah Imamiyah, prinsip Wilāyat al-Faqīh, dan kesinambungan Imamah pada masa kegaiban Imam Mahdi. Berdasarkan Teori Constitutional Theocracy Ran Hirschl, sistem Iran menunjukkan pelembagaan otoritas agama ke dalam konstitusi dan lembaga negara modern. Dengan demikian, Republik Islam Iran mencerminkan sistem ketatanegaraan yang memadukan legitimasi keagamaan dengan mekanisme konstitusional.

Pengaruh Penerapan Pembelajaran dengan Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII MTsN 4 Solok

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang penelitian ini adalah Hasil belajar peserta didik masih dibawah standar ketuntasan minimal (KKM), yang menunjukan bahwa proses pembelajaran belum berjalan secara efektif itu di karnakan masih seringnya model pembelajaran yang digunakan oleh pendidik yaitu model konvensional ceramah hal itu di karnakan Persiapan pendidik dalam mengimplentasikan kurikulum merdeka masih belum optimal, disebabkan oleh keterbatasan sarana, terutama media pembelajaran berbasis teknologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain grup kontrol pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII MTsN 4 Solok tahun pelajaran 2024/2025 dengan sampel sebanyak 40 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen (20 siswa) yang menerapkan model PBL dan kelas kontrol (20 siswa) yang menggunakan model konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 77,50 dengan standar deviasi 11,642, sedangkan kelas kontrol 67,75 dengan standar deviasi 14,279. Nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 0,05 menunjukkan bahwa penerapan model PBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.