Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik di MAN 3 Kota Payakumbuh

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Wafi Hidayatul Qudsi, NIM. 15300500076, Judul Skripsi: Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Aktivits dan Hasil Belajar Peserta Didik di MAN 3 Kota Payakumbuh, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas dan hasil belajar peserta didik di kelas XI IPK MAN 3 Kota Payakumbuh ditandai dengan proses pembelajaran masih pasif dan rendahnya hasil belajar peserta didik dalam menjawab soal matematika. Hal ini terjadi karena model pembelajaran yang digunakan guru kurang tepat, yaitu model yang tidak melibatkan seluruh peserta didik aktif dalam pembelajaran. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hal tersebut adalah menerapkan modelProblem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah modelProblem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik setelah mengikuti pembelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaranProblem Based Learning (PBL) di kelas XI MAN 3 Payakumbuh. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian Pra-Eksperimen, dengan rancangan penelitian one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian adalah peserta didik kelas XI MAN 3Payakumbuh tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari tiga kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan alasan pertimbangan tertentu. Kelas yang ditetapkan sebagai kelas sampel yaitu kelas XI IPK dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Instrumen penelitian adalah lembar observasi aktivitas belajar peserta didik dengan teknik analisis data menggunakan persentase aktivitas belajar peserta didik, dan soal tes hasil belajar peserta didik dengan teknik analisis data menggunakan perhitungan N-Gain ternormalisasi, uji normalitas, dan uji t. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata persentase seluruh indikator aktivitas belajar peserta didik pada instrumen lembar observasi diperoleh 77,3% termasuk kategori sedang sedangkan pada instrumen soal tes hasil belajar diperoleh rata-rata skor N-gain ≥ 0,7 yaitu 0,77berada pada kategori tinggi, dan berdasarkan uji normalitas diperoleh Lhitung Ltabelyaitu 0,1110,200yang berarti hasil tes berdistribusi normal, untuk uji t diperoleh thitung>ttabel yaitu 9,30> 1,734 sehingga H0 ditolak dengan taraf nyata α = 0,05 dengan demikian, maka dapat dikatakan terdapat peningkatan yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah pemberian perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jadi dapat disimpulkan aktivitas belajar peserta didik pada proses pembelajaran sedang dan terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Kata kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Aktivitas, dan Hasil Belajar

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Numbered Head Together (NHT) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik di Kelas X SMAN 1 Pariangan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lidia Fikri Ani, NIM 2130105026 Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Numbered Head Together (NHT) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik di Kelas X SMAN 1 Pariangan”. Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Pokok permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas X di SMAN 1 Pariangan dalam pembelajaran matematika. Hal ini dapat diketahui dari hasil ujian sumatif akhir semester ganjil, yang mana peserta didik di bawah KKTP sebanyak 98% dan analisis hasil penilaian harian ditemukan banyak peserta didik yang belum mampu menyatakan ulang konsep, mengaplikasikan konsep, menggunakan prosedur atau operasi tertentu serta mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifatnya dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Pada saat pembelajaran di kelas guru sudah mengarahkan peserta didik kepada masalah kontekstual di awal pembelajarannya tetapi peserta didik tidak diberi kesempatan untuk berpikir menemukan solusi dari permasalahan tersebut melalui eksplorasi, diskusi dan kolaborasi. Sehingga sebagian besar peserta didik lebih mengandalkan teman-temannya yang berkemampuan tinggi dalam penyelesaian masalah. Kondisi ini dapat diatasi dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Numbered Head Together (NHT). Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Numbered Head Together (NHT) lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas X SMAN 1 Pariangan. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Quasi Eksperiment dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh peserta didik kelas X SMAN 1 Pariangan tahun ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel kelas dilakukan dengan teknik simple random sampling, yang terambil sebagai kelas eksperimen yaitu kelas X.E.3 dan kelas kontrol yaitu X.E.4. Data diperoleh dari hasil pemberian soal tes kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik dan dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh t_hitung>t_tabel atau 2,78>2,014 sehingga H_0 ditolak. Dengan kata lain, rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Numbered Head Together (NHT) lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran konvensional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail