Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DELFIAH

1 karya publik ditemukan.

2025: 1

Pelaksanaan Strategi Problem Based Learning pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Tanjuang Baru

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Delfiah, NIM 2030101100, Judul Skripsi: “Pelaksanaan Strategi Problem Based Learning pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Tanjuang Baru”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Unuversitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan penelitian ini adalah terlihat bahwasanya pelaksanaan strategi Problem Based Learning (PBL) di SMPN 1 Tanjuang Baru sudah terlaksana dengan baik. Strategi Problem Based Learning (PBL) adalah strategi berbasis masalah, dan dengan adanya strategi ini dapat membentuk peserta didik yang bernalar kritis dan kreatif, sehingga dapat keaktifan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan strategi Problem Based Learning (PBL) pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMPN 1 Tanjuang Baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dan siswa kelas VIII di SMPN 1 Tanjuang Baru. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, Penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber dan pengamatan yang tekun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan guru membuat modul ajar dengan menentukan rumusan masalah yang akan membantu pendidik selama proses pembelajaran. Pelaksanaan strategi Problem Based Learning (PBL) bertujuan untuk membentuk peserta didik yang bernalar kritis, kreatif dan meningkatkan keaktifan peserta didik. Pada tahap pelaksanaan guru melakukan pembebagian kelompok dengan menganalisis permasalahan yang diberikan guru dalam bentuk tugas. Setelah itu setiap kelompok melakukam presentasi, dan guru mengoreksi hasil tugas yang diberikan. Evaluasi hasil belajar siswa pada pembelajaran dilakukan dengan tes formatif yang dilakukan oleh guru dengan menilai peserta didi selama proses diskusi kelompok, sedangkan tes sumatif dilakukan oleh pendidik dengan memberikan ulangan harian. Hal ini dilakukan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran.