ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MIFTA HULJANNAH, NIM 1630401109 judul skripsi “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MASYARAKAT KAMPUNG RELIGI UNTUK BERTRANSAKSI PADA LEMBAGA KEUNGAN SYARAIAH (Studi pada Masyarakat Jorong Koto Gadih Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum)”, Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Batusangkar. Pokok permasalahan pada skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimana minat masyarakat kampung religiuntuk bertransaksi pada Lembaga Keuangan Syariah. Jenis penelitian yang di gunakan adalah field research atau penelitian lapangan. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dengan cara menyebar kuisioner online yang dilakukan pada bulan Juni. Pengambilan sampel 86 responeden dari 612masyarakat Jorong Koto Gadih yang menjadi populasi, dengan menggunakan rumus slovin. Tekhnik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Tekhnik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh religiusitas, pengetahuan, pendapatan masyarakat kampung religi terhadap minat bertransaksi pada Lembaga Keuangan Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel religiusitas masyarakat di Jorong Koto Gadih tidak terlalu berpengeruh terhadap minat bertransaksi pada Lembaga Keuangan Syariah, kemudian variabel pengetahuan masyarakat Jorong Koto Gadih berpengaruh terhadap minat bertranskasi pada Lembaga Keuangan Syariah, dan selanjutnya veriabel yang terakhir adalah pendapatan, yang mana pendapatan masyarakat berpengeruh terhadap minat bertransaksi pada Lembaga Keuangan Syariah. Hasil analisis linear berganda, diperoleh persamaan Y = 1,973 + 0,055 X1 + 0,327 X2 + 0,519 X3 dari penelitian ini diperoleh nilai R square sebesar 0, 57 yang artinya seluruh variabel bebas yakni variabel religiusitas, pengetahuan, dan pendapatan mempunyai kontribusi secara bersama sama yaitu sebesar 57,% terhadap variabel terkait yaitu minat bertransaksi sedangkan 43% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RAHAYU OKTAVIA, NIM 1530 0400 077, dengan judul skripsi “The Effectiveness of Using Kamusku Apps in Teaching English Pronunciation (A study of the First Semester of English Teaching Department at State Institute For Islamic Studies (IAIN) Batusangkar in 2019/2020 Academic Year)”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun 2020. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya keakuratan pronunciation mahasiswa dan pembelajaran pronunciation yang belum menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan Kamusku Apps terhadap pengajaran pronunciation pada mahasiswa jurusan bahasa inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan One Group Pre-test and Post Test Design. Populasi dari penelitian adalah mahasiswa semester ke 1 Jurusan Tadris Bahasa Inggris yang berjumlah 75 orang yang terdiri dari kelas A, B dan C. Adapun sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa kelas TBI 1 A yang berjumlah 25 orang. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan Cluster Sampling. Instrumen dari penelitian ini adalah pronunciation test yang disesuaikan dengan materi pembelajaran mahasiswa yang terdiri dari 20 words vowel pada pre-test dan 20 words consonant pada post-test. Koefisien validitas tes pronunciation adalah 0.87 yang dinyatakan ―valid‖. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan setelah menggunakan Kamusku Apps. Teknik dalam menganalisis data menggunakan statistic deskriptive, requirement analysis yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji linearitas, sedangkan inferential statistic yaitu paired sample t-test dan N-Gain score. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Kamusku Apps efektif dalam pengajaran pronunciation pada mahasiswa jurusan tadris bahasa inggris di IAIN Batusangkar. Keefektifan tersebut dapat dilihat dari N-gain score minimal 35% dan maksimal 100%. Berdasarkan kriteria penilaian N-gain score jika nilai >76 (besar dari 76) maka metode yang diterapkan efektif dalam mengajar English pronunciation.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Melati Agia Ningsi, NIM. 15301100073, dengan judul skripsi “Pendistribusian Zakat Produktif Ternak Kambing di Kecamatan Padang Ganting (Studi Kasus terhadap Penyebab Tidak Berkembang Ternak Kambing)”, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pendistribusian zakat produktif ternak kambing di Kecamatan Padang Ganting tidak mengalami perkembangan yang bagus sehingga terjadinya penurunan pendistribusian zakat produktif ternak kambing pada tahun 2017 dan 2018 di Kecamatan Padang Ganting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja yang menyebabkan zakat produktif ternak kambing di Kecamatan Padang Ganting tidak mengalami perkembangan yang bagus. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field search) dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk mengetahui bagaimana cara BAZNAS Kabupaten Tanah Datar menetapkan mustahik penerima bantuan zakat produktif ternak kambing diawali dengan pengusulan mustahik dan penetapan bantuan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh BAZNAS Kabupaten Tanah Datar. Kualitas kambing yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Tanah Datar sangat bagus, jenis kambing yang diberikan mulai tahun 2017 yaitu jenis kambing ettawa berbeda dengan tahun sebelumnya yaitu jenis kambing kampung. Cara pengelolaan kambing oleh mustahik yaitu menggembalakan kambing, mengandangkan kambing, mengikatkan kambing dan mengobati kambing ketika sakit. Lingkungan di sekitar peternakan kambing yang menyebabkan kambing tidak berkembang yaitu lahan yang terbatas, kandang yang jauh dari rumah, dan kandang yang tidak representatif. Peran BAZNAS Kabupaten Tanah Datar setelah pendistribusian ternak kambing yaitu adanya monitoring dan evaluasi ke masing-masing mustahik baik itu secara formal ataupun informal.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kartika Putri, NIM 2230101062. Analisis Konsep Pendidikan Islam Berdasarkan Fase Perkembangan Manusia Menurut Al-Qur'an. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah masih adanya kecenderungan praktik pendidikan yang menggunakan pendekatan, metode, dan materi secara seragam tanpa memperhatikan perbedaan karakteristik perkembangan manusia pada setiap fase kehidupan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan pendidikan kurang mampu mengembangkan potensi manusia secara menyeluruh, terutama pada aspek intelektual, emosional, sosial, moral, dan spiritual. Permasalahan tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap konsep pendidikan Islam yang mampu mengintegrasikan fase perkembangan manusia dengan komponen pendidikan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep fase perkembangan manusia menurut Al-Qur’an, menganalisis konsep pendidikan Islam berdasarkan fase tersebut, serta mengetahui implikasinya terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir maudhu'i (tematik). Sumber data primer berupa ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan fase perkembangan manusia beserta kitab-kitab tafsir, sedangkan sumber data sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, skripsi, tesis, dan literatur lain yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode tafsir maudhu'i melalui tahapan menghimpun ayat-ayat yang sesuai dengan tema, mengkaji penafsiran para mufasir, membandingkan pendapat para ahli tafsir, kemudian melakukan sintesis untuk merumuskan konsep pendidikan Islam berdasarkan fase perkembangan manusia menurut Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fase perkembangan manusia menurut Al-Qur'an terdiri atas fase qobla wiladah dan ba'da wiladah. Fase qobla wiladah meliputi proses penciptaan manusia di dalam rahim, sedangkan fase ba'da wiladah meliputi masa bayi, kanak-kanak, remaja, dewasa, dan lanjut usia yang masing-masing memiliki karakteristik perkembangan fisik, kognitif, emosional, sosial, dan spiritual yang berbeda. Karakteristik tersebut menjadi dasar dalam penyusunan tujuan pendidikan, materi, metode, pendidik, lingkungan pendidikan, serta pendidikan sepanjang hayat. Penelitian ini menghasilkan model integrasi pendidikan Islam berdasarkan fase perkembangan manusia menurut Al-Qur'an yang menempatkan fase perkembangan sebagai landasan dalam penyusunan seluruh komponen pendidikan Islam untuk mewujudkan insan kamil.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan teknik sinematografi dalam film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, menganalisis peran teknik kamera dalam membingkai nilai dramatik berdasarkan perspektif David Bordwell, serta menjelaskan kontribusi kesinambungan teknik kamera terhadap pembentukan makna naratif. Film sebagai media audiovisual tidak hanya menyampaikan cerita melalui dialog dan alur, tetapi juga melalui bahasa visual yang mampu membangun emosi dan pengalaman penonton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data diperoleh melalui observasi berulang terhadap film, dokumentasi berupa tangkapan gambar pada adegan-adegan penting, serta pencatatan unsur-unsur sinematografi yang meliputi ukuran shot, sudut kamera, pergerakan kamera, komposisi visual, dan pencahayaan. Data kemudian dianalisis menggunakan konsep sinematografi David Bordwell untuk melihat hubungan antara teknik kamera dan pembentukan nilai dramatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sinematografi berperan penting dalam membangun intensitas emosi, memperjelas konflik, serta mengarahkan perhatian penonton terhadap peristiwa yang memiliki makna dramatik. Penggunaan variasi shot, sudut kamera, dan pergerakan kamera mampu memperkuat ekspresi tokoh, sedangkan komposisi visual dan pencahayaan menciptakan suasana yang mendukung perkembangan cerita. Kesinambungan teknik kamera antaradegan juga memperkuat koherensi naratif sehingga alur cerita dapat dipahami secara utuh. Dengan demikian, teknik sinematografi tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetis, tetapi juga sebagai strategi naratif yang membentuk makna dramatik dan pengalaman emosional penonton. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kajian sinematografi, khususnya pada film Indonesia.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Rahman Habib, NIM 2230203051. “Tinjauan Atas Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 125-01-08-29/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Legislatif Provinsi Gorontalo Dapil 6”. Skripsi, Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2026. Keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh Pasal 28H ayat (2) UUD 1945 dan diwujudkan melalui kebijakan afirmatif berupa kuota minimal 30% sebagaimana diatur dalam Pasal 245 Undang-Undang Pemilu. Namun dalam praktiknya, masih ditemukan partai politik yang tidak memenuhi ketentuan kuota tersebut namun tetap diloloskan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagaimana terjadi dalam Pemilu Legislatif Daerah Pemilihan Gorontalo 6 yang menjadi objek sengketa dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 125-01-08-29/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif, yaitu menelaah bahan-bahan kepustakaan yang terdiri dari bahan hukum primer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan (library research) dan dianalisis secara deskriptif. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, bahwa pertimbangan Mahkamah Konstitusi didasarkan pada keadilan, kepastian hukum, kemanfaatan, serta kewajiban memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30%. Hakim melalui teori ratio decidendi dan affirmative action hakim mempertimbangkan bahwa ketentuan tersebut tidak dipandang sebagai persyaratan administratif semata, tetapi sebagai aturan yang bertujuan mewujudkan keadilan substantif dan kesetaraan dalam politik. setelah PSU dilaksanakan, terjadi perubahan yang signifikan terhadap perolehan suara dan pembagian kursi. Mikson Yapanto dari Partai Nasdem memperoleh suara terbanyak dan berhasil memperoleh kursi, sedangkan calon petahana dari PPP yang sebelumnya memperoleh kursi tidak lagi memperoleh kursi setelah PSU. Hal ini menunjukkan bahwa PSU tidak hanya memperbaiki proses pemilu, tetapi juga memiliki akibat nyata terhadap hasil akhir pemilu, perubahan komposisi kursi, dan peta politik di Dapil Gorontalo 6. Di sisi lain, pelaksanaan PSU juga menimbulkan konsekuensi berupa perubahan perolehan suara, berkurangnya partisipasi masyarakat dibandingkan pemilihan sebelumnya, serta ketidakpastian bagi calon yang sebelumnya telah memperoleh kursi. Kedua, dalam perspektif Siyasah Dusturiyah, pengaturan keterwakilan perempuan 30% sejalan dengan prinsip keadilan, dan kemaslahatan (al-maslahah). Sejarah Islam juga menunjukkan bahwa perempuan telah memiliki peran dalam kehidupan sosial dan urusan politik. Dengan demikian, Pasal 245 dalam Undang-undang Permilu dapat dipandang sebagai bentuk kebijakan afirmatif atau ijtihad politik negara untuk mewujudkan kemaslahatan, keadilan, dan keseimbangan keterwakilan dalam lembaga legislatif.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah bagaimana bentuk ketidakindependensian hakim Pengadilan Pajak karena adanya dualisme kewenangan, dan bagaimana implikasi dari dualisme aturan payung hukum Pengadilan Pajak terhadap kewenangan Mahkamah Agung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk ketidakaindependensian hakim Pengadilan Pajak karena adanya dualisme kewenangan dan mendeskripsikan implikasi dari adanya dualisme aturan payung hukum Pengadilan Pajak terhadap Kewenangan Mahkamah Agung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Untuk mendapatkan bahan-bahan dari permasalahan yang diteliti, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan literature review: mengumpulkan dan membaca berbagai sumber terkait serta menganalisis sumber-sumber yang berkenaan dengan kajian penelitian. Untuk memastikan validasi data, penelitian ini menerapkan triangulasi sumber dengan menggali sumber data melalui peraturan-peraturan, buku-buku, jurnal-jurnal dan skripsi yang berkaitan dengan objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, bahwa independensi hakim Pengadilan Pajak sebagai peradilan khusus hanya memiliki fungsi memeriksa dan memutus sengketa perpajakan, namun sistem dua atap di bawah Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan menimbulkan ketergantungan kelembagaan terhadap eksekutif dan potensi konflik kepentingan sehingga menghasilkan bentuk ketidakindependensian secara menyeluruh terhadap kedudukan hakim Pengadilan Pajak. Kedua, bahwa dualisme kewenangan dalam Pengadilan Pajak dengan pengawasan administratif dan keuangan berada di bawah Kementerian Keuangan, sementara aspek yudisial di bawah Mahkamah Agung menimbulkan konflik kepentingan, melemahkan independensi hakim, dan membatasi efektivitas kontrol yudisial. Sistem dualisme kewenangan dan pembinaan Pengadilan Pajak bertentangan dengan prinsip fiqh siyasah qadha’iyyah yang menekankan independensi hakim dan kesatuan kewenangan peradilan dalam satu sistem kehakiman yang utuh.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Faira Oktavia, NIM. 2030203025, Judul Skripsi “Netralitas Presiden dalam Kampanye Pilpres Tahun 2024: Studi Pasal 282-283 Undang-Undang Pemilihan Umum” Program Studi Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2026. Pokok pembahasan dalam skripsi ini adalah Netralitas Presiden Dalam Kampanye Pilpres Tahun 2024 Dengan Penafsiran Frasa Pejabat Negara Pada Pasal 282-283 Undang-Undang Pemilihan Umum Sekaligus Politik Hukum Formulasi Pasal 282-283 Undang-Undang Pemilihan Umum. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis Penafsiran Frasa Pejabat Negara Pada Pasal 282-283 Undang-Undang Pemilihan Umum Dan Politik Hukum Formulasi Pasal 282-283 Undang-Undang Pemilihan Umum Terhadap Netralitas Presiden Dalam Kampanye Pilpres Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif menggunakan Tipologi Kualitatif dengan Sumber Data Sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Penafsiran Frasa Pejabat Negara Dalam Pasal 282–283 UU Pemilu Serta Mengkaji Politik Hukum Dalam Formulasi Norma Tersebut, Serta Dianalisis Melalui Interpretasi Original Intent Dan Interpretasi Sistematis. Pendekatan Original Intent digunakan untuk menelusuri maksud Pembentuk Undang-Undang ketika merumuskan larangan bagi Pejabat Negara, sedangkan Interpretasi Sistematis dilakukan dengan menempatkan ketentuan tersebut dalam Keseluruhan Sistem Hukum Pemilu Dan Prinsip Konstitusional mengenai Kedudukan Presiden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara Original Intent, larangan dalam Pasal 282–283 ditujukan untuk menjamin netralitas aparatur dan pejabat publik agar tidak menyalahgunakan jabatan maupun fasilitas negara demi kepentingan elektoral. Secara sistematis, Presiden termasuk dalam kategori pejabat negara, namun terdapat kekhususan kedudukan presiden sebagai pejabat politik yang memiliki hak konstitusional untuk menyatakan dukungan politik sepanjang tidak menggunakan fasilitas negara dan tidak melanggar prinsip keadilan pemilu. Politik hukum pembentukan norma ini berorientasi pada pencegahan abuse of power dan perlindungan integritas pemilu, namun masih menyisakan ruang multitafsir yang berimplikasi pada perdebatan Praktik Netralitas Presiden Dalam Pilpres 2024.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTAN KARTIKA, NIM 21302003040 Judul Skripsi “KAJIAN
YURIDIS PENGANGKATAN DOSEN PEGAWAI NEGERI SIPIL
MENJADI ADVOKAT PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI
NOMOR 150/PUU-XXII/2024” Skripsi Program Studi Hukum Tata Negara
(Siyasah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus
Batusangkar Tahun 2026.
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah kajian yuridis pengangkatan dosen pegawai negeri sipil menjadi advokat pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 150/PUUXXII/2024, khususnya mengenai pemberian pemaknaan bersyarat terhadap Pasal 3 ayat (1) huruf c dan Pasal 20 ayat (2) Undang-undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, yang membuka ruang bagi dosen berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk menjalankan profesi advokat secara terbatas dalam rangka pengabdian kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Nomor 150/PUU-XXII/2024 dari perspektif tata beracara pengujian Undang-undang, serta menilai kesesuaian antara pertimbangan hukum dan amar putusan yang dihasilkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normative atau yuridis normative dengan menggunakan tipologi kualitatif yaitu hasil penelusuran dari bahan kepustakaan dengan membaca sumber data yang berkaitan dengan penelitian yang penulis lakukan dan deskripsikan secara komprehensif. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder yaitu memakai bahan hukum primer berupa Undang-undang Dasar 1945, Undang-undang No. 18 Tahun 2003 Tentang Advokat, Undang-undang No. 20 Tahun 2023 Tentang ASN, Undang-undang No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen, PMK No. 2 Tahun 2021, Peraturan Pemeritah No. 94 Tahun 2021 tentang Disiplin ASN, Putusan Mahkamah Konstitusi No. 150/PUU-XXII/2024, Kode Etik Advokat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi menerapkan pemaknaan bersyarat terhadap Pasal 3 ayat (1) huruf c dan Pasal 20 ayat (2) Undang-undang No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat dengan dasar perlindungan hak konstitusional dosen PNS dan penerapan asas proporsionalitas. Namun demikian, pembatasan ruang lingkup pelaksanaan profesi advokat hanya pada bantuan hukum probono berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan disharmonisasi norma dalam sistem hukum advokat. Yang mana maksud dari kata layanan probono adalah bantuan cuma-cuma dari advokat untuk masyarakat tidak mampu, sedangkan prodeo adalah layanan pembebasan biaya perkara di pengadilan yang disediakan oleh negara. Untuk amar putusan Mahkamah Konstitusi No. 150/PUU-XXII/2024 telah sesuai dengan pertimbangan hukumnya, dan amar putusan Mahkamah Konstitusi ini merupakan konsekuensi logis dari pertimbangan hukum yang telah dirumuskan sebelumnya sepenjang kegiatannya hanya untuk bantuan hukum (probono) dalam rangka pengabdian kepada masyarakat. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji implikasi implementatif putusan ini dalam praktik advokat dan tata kelola profesi hukum di perguruan tinggi
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
QAMARUDDIN, NIM. 232061014, judul Tesis “PENUNJUKAN HAKAMAIN SEPIHAK DALAM PENYELESAIAN KONFLIK KELUARGA DI KABUPATEN PAMEKASAN” Prodi Hukum Keluarga, Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam tesis ini adalah Proses penunjukan Hakamain dalam penyelesaian konflik keluarga di kabupaten pamekasan serta fakto-faktor pendukung dan penghambat terhadap tingkat keberhasilan Hakamain dalam penyelesaian konflik keluarga. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisis proses penunjukan Hakamain dalam penyelesaian konflik keluarga di Kabupaten Pamekasan serta mendiskripsikan fakto-faktor pendukung dan penghambat terhadap tingkat keberhasilan Hakamain dalam penyelesaian konflik keluarga di Kabupaten Pamekasan Fokus utama dalam penelitian ini tentang Tinjauan Hukum Islam Terhadap penunjukan Hakamain dalam penyelesaian konflik keluarga di kabupaten pamekasan. Penelitian ini membahas tentang proses penunjukan Hakamain dan peranannya dalam penyelesaian konflik keluarga di Desa Bajur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan Madura, serta meninjau praktik tersebut dalam perspektif hukum Islam. Hakamain merupakan tokoh adat yang dipercaya oleh masyarakat untuk menengahi dan menyelesaikan perselisihan dalam rumah tangga melalui pendekatan kekeluargaan dan musyawarah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, sedangkan analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, simpulan dan verivikasi Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penunjukan Hakamain dilakukan melalui musyawarah adat yang melibatkan tokoh masyarakat dan keluarga besar, tanpa prosedur formal negara. Kriteria yang digunakan dalam penunjukan meliputi integritas, kearifan, serta kemampuan menyelesaikan masalah secara adil dan netral. Dalam banyak kasus, keberadaan Hakamain berhasil mendorong rujuk dan memperkuat ikatan keluarga, meskipun terdapat pula hambatan seperti kurangnya komitmen pasangan, intervensi eksternal, dan pengaruh budaya modern yang melemahkan peran adat. Dari sudut pandang hukum Islam, praktik penunjukan Hakamain ini sejalan dengan prinsip ishlah sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an surah An-Nisa ayat 35, serta didukung oleh berbagai hadits yang menekankan pentingnya mendamaikan pihak yang berselisih.. Dengan demikian, Hakamain di Pamekasan dapat dianggap sebagai bentuk kearifan lokal yang Islami, yang berkontribusi positif dalam penyelesaian konflik rumah tangga secara damai. Penulis menyimpulkan bahwa penunjukan Hakamain di Pamekasan adalah praktik lokal yang sejalan dengan hukum Islam dan memberikan kontribusi positif dalam meredam konflik keluarga. Namun, efektivitasnya akan lebih optimal jika diintegrasikan dengan pendekatan hukum formal dan profesionalisme mediasi modern. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan, pelatihan, serta sinergi antara tokoh adat, ulama, dan lembaga hukum agar Hakamain dapat menjalankan perannya secara lebih strategis, kontekstual, dan sesuai dengan tantangan zaman.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Salsabillla, NIM 2130203079. Judul Skripsi :“ Implementasi Pasal 103 Uu No 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu ( Studi Kewenangan Bawaslu Dalam Penanganan Pelanggaran Kampanye Pada Pemilihan Bupati Tanah Datar Tahun 2024 )”. Skripsi Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah mengkaji implementasi Pasal 103 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, khususnya mengenai kewenangan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam penanganan pelanggaran kampanye pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar tahun 2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran Bawaslu sebagai lembaga pengawas dalam memastikan jalannya tahapan Pilkada yang jujur, adil, dan berintegritas. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis Empiris dan normatif, yaitu penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif yang didasarkan pada objek yang diteliti melalui wawancara dengan yaitu ketua dan Sekretaris dan Anggota Bawaslu Kabupaten Tanah Datar, dan dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach), melalui analisis terhadap peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, serta dokumen resmi yang relevan.Sumber data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu ketua dan Sekretaris Bawaslu Kabupaten Tanah Datar. Sumber data sekunder yaitu dari buku-buku terkait dengan Pelanggaran Kampanye, buku-buku tentang hukum, artikel, peraturan perundang-undangan, jurnal-jurnal. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan bahwa Bawaslu dalam menjalankan kewenangannya berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, Peraturan Bawaslu (Perbawaslu), serta peraturan teknis yang mengatur tata cara penanganan pelanggaran kampanye. Regulasi tersebut memberikan landasan formal bagi Bawaslu untuk melakukan pengawasan, menerima laporan, memeriksa, serta meneruskan temuan pelanggaran kepada pihak yang berwenang, baik kepolisian, kejaksaan, maupun pengadilan. Namun demikian, implikasi hukum dari kewenangan tersebut memperlihatkan adanya keterbatasan, sebab Bawaslu tidak memiliki kewenangan eksekutorial penuh dalam menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran kampanye. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keterbatasan kewenangan tersebut berpotensi menimbulkan hambatan dalam menciptakan penyelesaian pelanggaran yang cepat, tegas, dan berkeadilan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi maupun kelembagaan Bawaslu, baik dari aspek kewenangan maupun dukungan instrumen hukum, agar peran Bawaslu lebih optimal dalam menjamin terselenggaranya Pilkada yang demokratis, transparan, dan berintegritas. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan wacana hukum pemilu sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi perbaikan sistem pengawasan dan penegakan hukum pemilu di Indonesia.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Gilang alfodio. NIM 2130202018 (2025), Judul Skripsi: “Implementasi Al-’Adatu Muhakkamah Pada Praktik Jual Beli Sapi Di Nagari Parambahan”. Program hukum ekonomi syariah, Fakultas syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Permasalahan dalam skripsi ini adalah ketidaktahuan masyarakat Nagari Paramabahan mengenai sah atau tidaknya praktik jual beli sapi ini dengan sistem patuik, serta kurang adanya kejalasan dalam penentuan berat seekor sapi dan adanya potensi penipuan. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahuai Implementasi Al-’Adatu Muhakkamah Pada Praktik Jual Beli Sapi di Nagari Parambahan dan apa saja faktor yang mempengaruhi praktik jual beli sapi Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui obeservasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa para penjual, pembeli, dan alim ulama untuk Implementasi Al-’Adatu Muhakkamah Pada Praktik Jual Beli Sapi di Nagari Parambahan sudah diterapkan sejak dahulu kala, namum para penjual dan pembeli tidak mengetahui tentang Al-’Adatu Muhakkamah dalam praktik jual beli sapi yang mereka lakukan hanya mengetahui transaksi ini dilakukan menurut adat sah dan tidak mengetahui hukum menurut agama. Serta faktor yang mempengaruhi Al-’Adatu Muhakkamah diantaranya, Pertama sulitnya menemukan alat untuk menghitung berat dari seekor sapi, Kedua sulitnya objek ditimbang pada masa itu. Ketiga adat dan tradisi ini sudah lama dilakukan secara turun temurun sehingga masyarakat menjadikan pedoman untuk melakukan praktik jual beli sapi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yori Rahmatul Akbar, NIM: 2130203097, Judul Skripsi ”Efektivitas Bantuan Hukum Posbakum Dalam Penyelesaian Masalah Hukum Masyarakat Kurang Mampu Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2014 (Studi Pengadilan Agama Batusangkar Kelas IB)”, Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangakar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah menganalisis kewenangan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemberian bantuan hukum bagi Masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan implementasi PERMA Nomor 1 tahun 2014 tentang Bantuan Hukum bagi masyarakat kurang mampu. Untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa efektif posbakum dalam membantu masyarakat kurang mampu menyelesaikan permasalahan hukum dan Untuk mengetahui dan menjelaskan strategi optimalisasi layanan posbakum agar lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yaitu Panitera Pengadilan Agama Batusangkar, Anggota Pos Bantuan Hukum dan Klien Bantuan Hukum. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Sedangkan teknik analisis data menggunakan tiga cara yaitu, redukasi data, penyajian data dan simpulan atau verifikasi. Dalam penelitian ini teknik penjaminan keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber. Hasil penelitian yang penulis temukan adalah bahwasanya Posbakum Pengadilan Agama Batusangkar telah mengimplementasikan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2014 . Akan tetapi dalam mengimplementasikannya ada hambatan yang menjadikan tujuan dari layanan hukum bagi masyarakat tidak mampu di Pengadilan belum tercapai dengan hasil yang diinginkan yaitu terdapat dalam pasal 3 (d) Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2014, yaitu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang hukum melalui penghargaan, pemenuhan dan perlindungan terhadap hak dan kewajibannya. hambatan Posbakum dalam melayani masyarakat yaitu kurangnya pemahaman masyarakat sehingga posbakum harus memberikan informasi yang lebih detail tentang Posbakum.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi atas nama Zakiati Nurjannah, NIM: 2130203100 dengan Judul Skrispi “PENGAWASAN BAWASLU TERHADAP DINAMIKA KAMPANYE DIGITAL DI MEDIA SOSIAL PILKADA TANAH DATAR 2024” Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pengawasan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terhadap kampanye digital di media sosial dalam Pilkada Tanah Datar tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kampanye digital yang terjadi di media sosial, bagaimana pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu terhadap dinamika kampanye tersebut, serta kendala-kendala yang dihadapi Bawaslu dalam menjalankan fungsi pengawasan kampanye digital di era informasi yang serba cepat dan terbuka ini. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, dokumentasi, serta observasi terhadap akun-akun media sosial lokal yang aktif selama masa kampanye. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif, dengan pendekatan teori pengawasan, teori kampanye, teori kelembagaan Bawaslu, dan teori siyasah tanfidziah. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa kampanye digital selama Pilkada Tanah Datar 2024 berlangsung dalam berbagai bentuk, seperti kampanye informasional, persuasif, mobilisasi, kritik negatif, humor, edukasi pemilih, dan interaksi publik. Mekanisme pengawasan yang dilakukan Bawaslu meliputi pengawasan langsung di lapangan dan daring, patroli siber, edukasi preventif, pengawasan internal melalui Tim Patroli Siber, serta keterlibatan masyarakat dan lembaga terkait. Namun, Bawaslu menghadapi kendala teknis berupa keterbatasan alat dan sistem pemantauan, regulasi yang belum spesifik mengatur kampanye digital, rendahnya partisipasi masyarakat dalam pelaporan pelanggaran, keterbatasan koordinasi dengan platform media sosial, dan dinamika pola kampanye yang cepat berubah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas teknologi, pembaruan regulasi, serta penguatan partisipasi publik sangat dibutuhkan untuk memperkuat pengawasan dan mewujudkan Pilkada yang jujur, adil, dan bermartabat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Divya Putri, NIM 2130201025, Judul: “Analisis Kewajiban dan Tanggung Jawab Laki-Laki Terhadap Orang Tua dan Istri Di Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang” Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyyah) Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2025 Permasalahan pokok dalam penelitian ini ialah masih banyak ditemukan suami di Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang yang lebih mengutamakan pemberian nafkah kepada orang tua, khususnya ibu, dibandingkan kepada istri dan anak-anaknya. Ketidakseimbangan tersebut diukur dari perbandingan prioritas dan proporsi nafkah yang diberikan suami, baik dalam jumlah, frekuensi, maupun pemenuhan kebutuhan pokok keluarga inti yang sering terabaikan, serta ditandai dengan munculnya ketidakpuasan dan konflik dalam rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan dan menjelaskan bagaimana suami menjalankan kewajiban dan tanggung jawab nafkah terhadap istri dan orang tua, mengidentifikasi faktor penyebab ketidakseimbangan pemberian nafkah tersebut, serta dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris menggunakan metode kualitatif. Sumber data primer berasal dari wawancara dengan suami, istri, orang tua, niniak mamak, dan tokoh agama di Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang. Sumber data sekunder berupa literatur hukum Islam, Undang-Undang, dan dokumentasi terkait. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui proses menghimpun, menelaah, mengkaji, membahas data yang diperoleh, dan menarik kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, di Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang, kewajiban nafkah suami terhadap istri dan orang tua tidak dijalankan secara seimbang. Meskipun suami memahami bahwa istri adalah prioritas, dalam praktiknya banyak yang tetap mendahulukan orang tua, terutama karena pengaruh budaya yang menempatkan anak laki-laki sebagai penanggung jawab keluarga besar. Faktor utamanya meliputi rasa tanggung jawab terhadap orang tua, komunikasi yang tertutup dalam rumah tangga, dominasi suami, dan tekanan dari orang tua. Akibat dari ketimpangan ini, istri merasa tidak dihargai, muncul konflik dalam rumah tangga, dan dalam banyak kasus berujung pada perceraian. Banyak istri juga terpaksa bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarga, yang semakin memperburuk keharmonisan rumah tangga. Sedangkan menurut pandangan hukum Islam, kewajiban nafkah menjadi tanggung jawab penuh suami terhadap istri dan anak-anaknya sebagai prioritas utama dan untuk orang tua wajib dihormati dan dibantu, tetapi bantuan tersebut dilakukan setelah kebutuhan anak dan istri terpenuhi. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih baik dari para suami mengenai skala prioritas nafkah menurut hukum Islam dan upaya membangun komunikasi yang sehat dalam rumah tangga agar tercipta keseimbangan dan keharmonisan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MATH KOTRI, NIM: 222061017 dengan judul Tesis: Perceraian masyarakataa Muslim Kamboja dampaknya menurut Hukum Islam dan Undang-Undang diprovinsi Tbong Khmum. Program Studi Hukum keluarga islam Pascasarjana Universitas islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Pokok permasalahan yang di bahas pada tesisi ini adalah prosedur perceraian yang dikalukan masuarajkat islam kamboja, factor penghambat dan pendukung akan proses perceraian bagi masyarakat islam Kamboja serta dampak yang ditimbulkan dari perceraian masyarakat islam Kamboja. Dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan serta menganalisis prosedur perceraian yang dikalukan masuarajkat islam kamboja, factor penghambat dan pendukung akan proses perceraian bagi masyarakat islam Kamboja serta dampak yang ditimbulkan dari perceraian masyarakat islam Kamboja. Metode Penelitian yang digunakan dalam tesisi ini melalui penelitian lapangan dengan pendekatan empiris dan normative, sebagai sumber data primer adalah Imam Mesjid, Distrik ,Mufti pegawai dan pejabat dalam lingkungan pengadilan serta peserta yang telah melakukan proses perceraian yang di lakukan di provinsi Tbong Khumum. Tekhnik pengumpulan data digunakan melalui wawancara dan dokumentasi. Tekhnik analisa data melalui reduksi data, pengambilan kesimpulan, tekhni keabsahan data dengan menggunakan trianggulasi sumber, dan waktu. Hasil dan pembahasan yang dapat di olah adalah Proses penyelesaian perceraian bagi masyarakat Muslim di Kamboja melibatkan serangkaian prosedur yang mengacu pada hukum Islam, serta peraturan yang diatur oleh pemerintah setempat. Kamboja memiliki populasi Muslim yang cukup signifikan, meskipun mayoritas penduduknya beragama Buddha.Oleh karena itu, penyelesaian perceraian dalam masyarakat Muslim di Kamboja tidak hanya dipengaruhi oleh hukum nasional, tetapi juga oleh prinsip-prinsip syariah Islam yang berlaku melalui imam masjid, Distrik dan mufti pada tingkat yang lebih tingggi di dalam hukum islam Ishlah. Merupakan prinsip dasar yang harus yang harus dipatuhioleh para pihak yang beragama islam yang berselisih memperebutkan kepentingannya. Faktor penghambat dan keberhasilan proses penyelesaian sengketa perceraian di Kamboja sangat di pengaruhi oleh berbagai prosedur hokum,budaya, ekonomi,dan agama.Dampak yang terlihat adanya beberapa bentuk yang ditimbulkan dari perceraian pada masyarakat muslim Kamboja diantaranya, stigma social, ketidak tahuan hokum, ekonomi, pengaruh keluarga besar, proses hokum yang rumit bila menggunakan aturan dan undang-undang Negara, ketidak setaraan hak dan kewajiban, adanya perubahan struktur keluarga yang esmuanya memiliki pengaruh signifikan terhadap individu dan masyarakat secara keseluruhan. Dalam proses perceraian bagi masyarakat muslim Kamboja.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengelolaan rekam medis secara manual sering kali menghadirkan berbagai kendala, seperti efisiensi waktu yang rendah, risiko kehilangan data, dan kesulitan akses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi rekam medis berbasis web untuk Klinik Bidan Emma Jorong Darek guna menggantikan metode manual dengan digitalisasi yang lebih efisien dan aman. Sistem ini dirancang menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan teknologi PHP dan MySQL, serta memanfaatkan framework CodeIgniter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu mempermudah pencatatan data pasien, pengelolaan riwayat medis, dan pelaporan. Akses berbasis web, data dapat diakses secara cepat dan akurat oleh tenaga medis, mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Implementasi sistem ini memberikan dampak positif pada efisiensi operasional dan kualitas pelayanan kesehatan di Klinik Bidan Emma. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan dalam pengembangan sistem serupa di sektor kesehatan lainnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah penggunaan media dan metode dalam pembelajaran Tahsin Al-Quran mahasiswa di UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang masih klasik/konvensional. Oleh sebab itu peneliti ingin mengembangkan sebuah E Modul Pembelajaran Tahsin Al-Quran berbasis metode Al-Kamal sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) bagaimana validitas e-modul tahsin Al-Quran berbasis metode al-Kamal pada mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2) bagaimana praktikalitas e-modul tahsin Al-Quran berbasis metode al-Kamal pada mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (penelitian dan pengembangan) dengan menggunakan model ADDIE melalui empat tahapan analysis, design, development, implementation and evaluation. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah beberapa mahasiswa Fakultas Adab dan Dakwah yang berjumlah 15 orang. Instrumen untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yakni lembar validitas dan lembar praktikalitas. Teknik analisis data kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan Aiken V dengan skor validitas dan praktikalitas minimal 71. Teknik analisis data kualitatif menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul tahsin Al-Quran berbasis metode al-Kamal yang dikembangkan layak dan praktis untuk digunakan. Dimana skor validitas yang diperoleh adalah 87% (sangat valid). Aspek kelayakan materi sebesar 89,2%, kelayakan bahasa sebesar 85,3% kelayakan media sebesar 84% serta aspek penyajian sebesar 88%. Di samping itu hasil skor praktikalitas oleh dosen bahwa e-modul ini mencapai tingkat praktikalitas 90,6% . Dimana aspek kemudahan penggunaan (91,4%), kebermanfaatan (90%), dan efisiensi waktu (90%). Sementara itu, penilaian dari 15 mahasiswa menghasilkan skor total 87% yang mencakup sembilan aspek evaluasi, desain dan tata letak mendapat apresiasi tertinggi (89,3%), diikuti oleh kualitas konten, kebermanfaatan, dan kualitas pembelajaran yang masing-masing mencapai 88%. Aspek interaktivitas mendapat nilai terendah (77,3%), dan masih dalam kategori praktis.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NURSYANTI MARHAMAH. NIM. 2030105028 Judul Skripsi: “Analisis Alur Berpikir Pemecahan Masalah Siswa Ditinjau Dari Kemampuan Awal Matematis (Kam) Pada Materi Aljabar Kelas VIII Smp Islam Raudhatul Jannah”. Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Alur berpikir pemecahan masalah siswa yang beragam berdasarkan Kemampuan Awal Matematis (KAM) harus menjadi perhatian penting bagi guru di dalam kelas. Sehingga guru perlu menyusun kemungkinan alur berpikir siswa dalam memecahkan suatu masalah matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana alur berpikir pemecahan masalah siswa yang memiliki Kemampuan Awal Matematis (KAM) tinggi, sedang, dan rendah pada materi aljabar kelas VII SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh. Jenis penelitian yang digunakaan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah kelas VIII.7 SMP Islam Raudhatul Jannah yang berjumlah 30 orang. Teknik dalam pengambilan subjek penelitian yaitu menggunakan teknik purposice sampling. Instrumen pada penelitian ini terbagi dua yaitu instrumen utama dan instrumen pendukung. Instrumen utama yaitu peneliti dan instrumen pendukung terdiri dari tes dan wawancara. Tes diberikan kepada seluruh subjek penelitian sedangkan wawancara dilakukan untuk mengetahui alur berpikir pemecahan masalah siswa dan mendalami soal. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data adalah triangulasi teknis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa den gan Kemampuan Awal Matematis (KAM) tinggi memiliki alur berpikir konstruksi lengkap. Siswa dengan Kemampuan Awal Matematis (KAM) sedang memiliki alur berpikir konstruksi lengkap dan alur berpikir konstruksi tidak lengkap. Siswa dengan Kemampuan Awal Matematis (KAM) rendah memiliki alur berpikir konstruksi tidak lengkap.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Vani Wildia Sari, NIM 1930201074, Judul Skripsi Fungsi Mamak Terhadap Kamanakan Yang Ibunya Sudah Menjadi Single Parent Di Minangkabau Di Nagari Simabur, Jurusan Hukum Keluarga (Ahwal AlSyakhshiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah fungsi mamak terhadap kamanakan yang ibunya sudah menjadi single parent di Minangkabau di Nagari Simabur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fungsi mamak terhadap kamanakan yang ibunya sudah menjadi single parent di Minangkabau di Nagari Simabur, dengan mempunyai dua pertanyaan penulis yaitu, 1. Bagaimana bentuk fungsi mamak terhadap kamanakan yang ibunya sudah menjadi single parent di Minangkabau di Nagari Simabur. 2. Apa saja faktor penghambat yang dialami oleh seorang mamak ketika tidak menjalankan fungsinya terhadap kamanakan yang ibunya sudah menjadi single parent di Minangkabau di Nagari Simabur. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yang mana dilakukan di Nagari Simabur, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Adapun sumber data yang penulis gunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer di lakukan wawacara dengan lima orang ibu single parent yang ditinggal mati oleh suaminya di Nagari Simabur, tiga orang niniak mamak di Nagari Simabur, alim ulama di Nagari Simabur dan bundo kanduang di Nagari Simabur. Sedangkan sumber data sekunder diambil dari buku-buku yang menyangkut permasalahan peneliti serta jurnal-jurnal, dokumen-dokumen yang berkaitan dengan judul peneliti. Teknik analisis data yaitu pendekatan deksriptif kualitatif. Untuk menjamin keabsahan data digunakan uji kredibilitas data yang dilakukan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian yang penulis peroleh pertama, bentuk fungsi mamak terhadap kamanakan yang ibunya sudah menjadi single parent di Minangkabau di Nagari Simabur adalah memelihara, mengawasi, dan membimbing kamanakannya. Yang mana dari bentuk fungsi tersebut pelaksanaannya dapat dilihat dalam bidang ekonomi, dalam bidang pendidikan dan dalam bidang sosial. Namun yang terjadi di Nagari Simabur mamak sama sekali tidak menjalankan fungsinya sebagai seorang mamak di Minangkabau terhadap kamanakannya. Kedua, faktor penghambat yang dialami oleh seorang mamak ketika tidak menjalankan fungsinya di Minangkabau di Nagari Simabur yaitu tingkat perekonomian mamak rendah, minimnya pendidikan mamak, menguatnya peran keluarga inti.