ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Yulia Safitri, NIM. 15301210130, dengan judul skripsi: “PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC) DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PERUSAHAAN KIPANG RAJA DAN PUTI”. Dibimbing oleh ibu Sri Amelia Rizki, SE., M.Si. Jurusan Ekonomi Syariah/Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi ini adalah perusahaan kipang raja dan puti masih menggunakan metode tradisional dalam menentukan harga pokok produksi dan bagaimana penetuan harga pokok produksi dengan menggunkan metode Activity Based Costing pada kipang raja dan puti. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui harga pokok produksi dengan metode Activity Based Costing dan perbandingan metode selama ini digunakan pada perusahaan kipang raja dan puti. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan dengan metode kuantitatif. Metodekuantitatifdigunakanuntuk sebuah penelitianberdasarkanpada data. Data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu berupa data harga pokok produksi yang dibuat dengan metode tradisional oleh perusahaan kipang raja dan puti dan kemudian dengan data yang ada penulis akan melakukan perhitungan dengan metode activity based costing (ABC). Berdasarkan penelitian yang dilakukan hasil yang diperoleh adalah dalam penentuan harga pokok produksi dengan metode activity based costing (ABC) terdapat perbedaan dengan metode tradisional yang diterapkan perusahaan. Perbedaan yang terjadi disebabkan karena pembebanan biaya overhead pada masing-masing produk. Pada metode tradisional biaya overhead pada masing-masing produk hanya dibebankan pada satu cost driver saja yaitu jumlah unit produksi. Sedangkan pada activity based costing mampu mengalokasikan biaya aktivitas ke setiap produk secara tepat berdasarkan konsumsi masing-masing aktivitas. Harga pokok produksi yang diterapkan pada kipang raja dan puti dengan metode tradisional untuk kipang jagung lebih rendah dari metode activity based costing, selisih adalah sebesar Rp.1.303 dan untuk kipang beras juga memiliki selisih yaitu sebesar Rp.1.303.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nurul Aisyah, NIM 2230403084. Judul Skripsi “Analisis Perbandingan Metode Tradisional dan Activity Based Costing (ABC) pada Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun Akademik 2026. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto belum melakukan perhitungan biaya produksi secara sistematis sehingga pembebanan biaya overhead pabrik masih menggunakan satu dasar pembebanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan biaya produksi menggunakan metode tradisional dan metode Activity Based Costing (ABC), serta membandingkan hasil perhitungan kedua metode tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sumber data penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Data dianalisis dengan menghitung biaya produksi menggunakan metode tradisional dan metode Activity Based Costing (ABC), kemudian membandingkan hasil perhitungan kedua metode. Berdasarkan hasil penelitian, biaya produksi menggunakan metode tradisional sebesar Rp15.379/kg untuk seluruh ukuran produk. Sementara itu, metode Activity Based Costing (ABC) menghasilkan biaya produksi sebesar Rp15.415/kg untuk kerupuk ubi ukuran jumbo, Rp15.340/kg untuk ukuran medium, dan Rp15.392/kg untuk ukuran kecil. Perbedaan tersebut disebabkan oleh metode ABC yang mengalokasikan biaya overhead berdasarkan konsumsi aktivitas pada masing-masing ukuran produk, sedangkan metode tradisional menggunakan satu dasar pembebanan biaya overhead. Meskipun selisih biaya produksi yang dihasilkan relatif kecil, metode Activity Based Costing (ABC) mampu memberikan informasi biaya yang lebih rinci dan akurat sehingga dapat menjadi alternatif dalam menentukan biaya produksi serta mendukung pengambilan keputusan pada Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Putri Indriani, NIM. 2130403078, Judul Skripsi: Analisis Penerapan Activity Based Costing (ABC) System Dalam Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada Tahu Bulat Sotong Melayu. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah perhitungan harga pokok produksi pada usaha tahu bulat sotong melayu ini masih menggunakan sistem tradisional, dimana dalam sistem ini pemebeban biaya overhead pabrik dikumpulkan kedalam satu pengelompokan biaya dengan pengalokasian pada satu objek biaya, oleh karena itu usaha ini membutuhkan activity based costing system untuk pembebanan biaya overhead pabrik, karena dalam sistem ini dapat memberikan pengalokasian biaya overhead pabrik yang tepat dan akurat, sistem ini berfokus pada identifikasi dan pengukuran biaya berdasarkan aktivitas yang menyebabkan terjadinya biaya. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui bagaimana penerapan activity based costing (ABC) dalam perhitungan harga pokok produksi tahu bulat sotong melayu. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan dengan metode kualitatif pendekatan deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan suatu fenomena atau proses secara mendalam berdasarkan data yang diperoleh langsung dari lapangan. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan dilapangan dapat disimpulkan bahwa perhitungan harga pokok produksi pada produk tahu bulat menggunakan sistem tradisional lebih besar dibandingkan menggunakan sistem activity based costing, sedangkan perhitungan harga pokok produksi untuk sotong menggunakan sistem tradisioanal lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan sistem activity based costing. Pada sistem tradisional, perhitungan harga pokok produksi untuk Tahu Bulat tercatat sebesar Rp 148/unit, sedangkan menggunakan activity based costing Harga pokok Produksi untuk Tahu Bulat sebesar Rp 146/unit dan untuk sotong perhitungan harga pokok produksi menggunakan sistem tardisional sebesar Rp 135/unit dengan menggunakan activity based costing harga pokok produksi untuk sotong sebesar Rp 138/unit.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
M. Iqbal, NIM 1830403052 (2018). Judul skripsi: “Penerapan Metode Activity Based Costing Dalam Menentukan Harga Pokok Produksi Untuk Penetapan Harga Jual Produk Pada Usaha Kopi Eni Nagari Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab”. Program studi akuntansi syariah fakultas ekonomi dan bisnis islam institut agama islam negeri batusangkar. Permasalahan pada skripsi ini terdapat pada perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh usaha Kopi Eni, dalam perhitungannya masih menjumlahkan semua biaya produksi dibagi dengan jumlah unit yang dihasilkan sehingga masing masing jenis produk mengkonsumsi biaya overhead pabrik dengan proporsi yang sama, Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan harga pokok produksi menggunakan metode activity based costing serta menentukan harga jual produk pada usaha Kopi Eni Nagari Koto Tuo Sungai Tarab. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Reasearch) untuk mendapatkan data data dari permasalahan, dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan hasil yang diperoleh adalah Selisih harga pokok produksi antara metode yang digunakan usaha Kopi Eni dengan metode Activity Based Costing adalah untuk kopi premium Rp.7.264, Kopi bubuk grade A Rp.4.108, Kopi bubuk grade B Rp.(2.656), dan Kopi roasting Rp.20.132.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam penelitian ini Usaha kue Tiga Putra menghitung harga pokok dengan menggunakan metode tradisional. Jenis penelitian ini adala penelitian lapangan dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasilnya adalah bahwa perhitungan dengan menggunakan metode ABC lebih akurat d banding dengan metode tradisional..dan biaya yang dikeluarkan untuk biaya BOPnya itu lebih sedikit jika menggunakan metode ABC
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam penelitian ini Hotel Yuriko menghitung harga pokok kamar dengan cara tradisional yang mana biaya overhead hanya dibebankan pada satu cost driver saja, sehingga akan menghasilkan harga pokok kamar yang tidak akurat atau terjadinya distorsi biaya per kamar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan harga pokok kamar yang dilakukan oleh pihak Hotel dan perhitungan menggunakan Metode activity based costing untuk menentukan harga pokok kamar pada Hotel Yuriko Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perhitungan dengan penerapan metode activity based costing dalam menentukan harga pokok kamar Hotel Yuriko memperoleh hasil yaitu harga pokok untuk kamar Standar sebesar Rp. 220.053, untuk kamar Superior sebesar Rp.314.228, untuk kamar Deluxe sebesar Rp. 306.290 dan untuk kamar Family sebesar Rp.530.311. Untuk kamar Standar dan kamar Superior memperoleh hasil lebih tinggi menggunakan metode activity based costing dengan selisih untuk kamar Standar Rp. 13.902 dan untuk kamar Superior Rp. 52.095. Sedangkan untuk kamar Deluxe dan kamar Family memperoleh hasil lebih rendah dengan selisih kamar Deluxe sebesar Rp.106.659 dan kamar Family sebesar Rp.33.595. Hal ini disebabkan karena Hotel Yuriko hanya membebankan biaya pada satu cost driver saja, sedangkan dengan metode activity based costing tiap-tiap produk dibebankan pada banyak pemicu biaya atau cost driver, sehingga dalam metode activity based costing mampu mengalokasikan activity cost ke tiap kamar secara tepat berdasar atas konsumsi dari masing-masing aktivitas.
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan
FENI YULIASARI, NIM. 14 231 030, dengan judul skripsi “Penerapan Activity Based Costing System Dalam Penentuan Tarif Jasa Rawat Inap Pada Rumah Sakit Islam Yarsi Ibnu Sina Simpang Ampek Pasaman Barat”. Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Batusangkar, tahun 2019.
Permasalahan dalam skripsi ini adalah dalam menentukan tarif jasa rawat inap Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Simpang Ampek Pasaman Barat masih menggunakan metode tradisional, sehingga berdampak pada penetapan tarif kamar yang kurang akurat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan Activity Based Costing System dalam menentukan tarif rawat inap RSI Ibnu Sina Simpang Ampek Pasaman Barat.
Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian Field Research (Penelitian Lapangan). Sumber data yang digunakan adalah data sekunder, teknik pengumpulan data berupa dokumentasi data-data yang berkaitan dengan tarif jasa rawat inap. Teknik analisis data yang penulis gunakan dalam skripsi ini yaitu dengan menggunakan metode Activity Based Costing System (ABC) dalam menentukan tariff jasa rawat inap RSI Ibnu Sina Simpang Ampek Pasaman Barat.
Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa perhitungan tarif jasa rawat inap menggunakan Activity Based Costing terhadap tarif jasa rawat inap kamar VIP, Kelas Utama, Kelas I, Kelas II dan Kelas II terdapat selisih penetapan pihak rumah sakit jika dibandingkan dengan motode activity based costing system untuk kelas Vip terdapat selisih Rp 156.798, Kelas Utama Rp 73.563, Kelas I Rp 91.620, Kelas II Rp 86.772, Kelas III Rp 42.154.
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan
DWIKA RAHMAWARI, NIM. 14 231 019, dengan judul skripsi “Analisis Penggunaan Activity Based Costing (ABC) dalam Menentukan Tarif Jasa Rawat Inap Pada Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Fadhila Batusangkar”. Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Batusangkar, tahun 2019.
Permasalahan dalam skripsi ini adalah dalam menentukan tarif jasa rawat inap Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Fadhila Batusangkar masih menggunakan metode tradisional. Perhitungan dengan biaya tradisional kurang efektif digunakan dalam penentuan harga pokok produk, karena hanya memfokuskan pada penyajian informasi keuangan berupa biaya yang terjadi pada tahap perawatan pasien. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan tarif jasa rawat inap dengan Activity Based Costing dan untuk mengetahui perbandingan tarif yang selama ini ditentukan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Fadhila Batusangkar dengan metode Activity Based Costing.
Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian Field Research (Penelitian Lapangan). Sumber data yang penulis lakukan diperoleh dari RSIA Fadhila Batusangkar, teknik pengumpulan data berupa dokumentasi data-data yang berkaitan dengan tarif jasa rawat inap. Teknik analisis data yang penulis gunakan dalam skripsi ini yaitu dengan menggunakan metode Activity Based Costing (ABC) dalam menentukan tarif jasa rawat inap RSIA Fadhila Batusangkar.
Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa perhitungan tarif jasa rawat inap menggunakan metode Activity Based Costing terhadap tarif jasa rawat inap kamar VIP, Kelas I, kelas II, dan kelas III (Azzahra I,Azzahra II,Annisa) mengalami overcost dan undercost, yang mana untuk tarif kamar Kelas III (Azzahra I) mengalami overcost sebesar Rp. 17.864,59, artinya dalam menentukan tarif jasa rawat inap pihak RSIA Fadhila Batusangkar menetapkan harga di atas perhitungan berdasarkan ABC, sedangkan untuk tarif kamar kelas VIP, I, II, dan III (Azzahra II dan Annisa) mengalami undercost masing-masing sebesar Rp. 8.781,05, Rp. 17.021,86, Rp. 38.018,95, Rp. 22.283,93 dan Rp. 15.746,84, yang mana dalam menentukan tarif jasa rawat inap pihak RSIA Fadhila Batusangkar menetapkan harga di bawah perhitungan berdasarkan Activity Based Costing (ABC).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINDI RAHIM, NIM. 13 231 083 dengan judul SKRIPSI “PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC) DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PERUSAHAAN KAMI SAIYO”. Jurusan Ekonomi Syariah / Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi ini adalah perusahaan Kami Saiyo masih menggunakan metode tradisional dalam menentukan harga pokok produksi dan bagaimana penentuan harga pokok produksi dengan menggunakan metode Activity Based Costing pada perusahaan Kami Saiyo. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui harga pokok produksi dengan metode Activity Based Costing dan perbandingan metode selama ini digunakan pada Kami Saiyo. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan dengan metode kuantitatif, dalam penelitian ini untuk melakukan analisis . Data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu berupa data harga pokok produksi yang dibuat dengan metode tradisional oleh perusahaan dan kemudian dengan data yang ada penulis akan melakukan perhitungan dengan metode activity based costing. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil yang diperoleh adalah dalam penentuan harga pokok produksi dengan metode activity based costing terdapat perbedaan dengan metode tradisional yang diterapkan perusahaan. Perbedaan yang terjadi disebabkan karena pembebanan biaya overhead pada masing-masing produk. Pada metode tradisional biaya overhead pada masing-masing produk hanya dibebankan pada satu cost driver saja yaitu jumlah unit produksi. Pada Activity Based Costing System biaya overhead pada masing-masing produk dibebankan pada beberapa cost driver. Sehingga Activity Based Costing System mampu mengalokasikan biaya aktivitas ke setiap produk secara tepat berdasarkan konsumsi masing- masing aktivitas. Harga pokok produksi yang diterapkan pada Kami Saiyo dengan metode tradisional untuk serundeng ubi jalar lebih tinggi dari metode activity based costing system, selisihnya adalah sebesar Rp. 1.103 per Kg. Sedangkan untuk keripik manis pedas harga pokok produksinya juga lebih tinggi menggunakan metode tradisional dibandingkan activity based costing selisihnya sebesar Rp. 460,94 per Kg.
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
SELA SARI NOVITA, NIM. 13 231 092 dengan judul SKRIPSI “ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING DALAM PENCAPAIAN LABA PADA PT. AMANAH INSANILLAHIA BATUSANGKAR”. Jurusan Ekonomi Syariah konsentrasi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana penentuan harga pokok produksi dengan metode Activity Based Costing dalam pencapaian laba pada PT. Amanah Insanillahia Batusangkar. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui harga pokok produksi dengan metode Activity Based Costing dalam pencapaian laba pada PT. Amanah Insanillahia.
Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan dengan metode kuantitatif, dalam penelitian ini untuk melakukan analisis, data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu berupa data harga pokok produksi yang dibuat dengan metode tradisional oleh perusahaan dan kemudian dengan data yang ada penulis akan melakukan perhitungan dengan metode activity based costing.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil yang diperoleh adalah dalam penentuan harga pokok produksi dengan metode activity based costing terdapat perbedaan dengan metode tradisional yang diterapkan perusahaan. Harga pokok produksi yang ditetapkan perusahaan untuk produk AMDK 240 ml 8 L dengan metode tradisional lebih tinggi daripada metode activity based costing, selisihnya adalah Rp 66,5 per box. Namun untuk produk lainnya pembebanan harga pokok produksi dengan metode tradisional oleh perusahaan lebih rendah daripada harga pokok produksi yang dihitung dengan metode activity based costing. Untuk produk AMDK gelas 240 ml 4 L terdapat selisih sebesar Rp 96,3 per box. AMDK botol 330 ml selisihnya sebesar Rp 290,77 per box. AMDK kemasan botol 600 ml, selisihnya adalah perhitungan dengan metode tradisional lebih rendah Rp 80,71 per box. Untuk produk AMDK botol 1500 ml juga lebih rendah dengan selisih sebesar Rp 221,16 per boxnya. Dan untuk produk AMDK gallon terdapat selisih sebesar Rp 51,41 per gallon.
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
MIFTAHUL JANNAH. NIM, 13 231 055 judul SKRIPSI “Penentuan Harga Pokok Produksi Berdasarkan Aktivitas (Activity Based Costing) Pada PT. Tri Multi Alami Di Kiambang Batusangkar”. Program Studi Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah untuk menentukan harga pokok produksi berdasarkan aktivitas pada PT. Tri Multi Alami di Kiambang Batusangkar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan Harga Pokok Produksi yang selama ini dilakukan oleh PT. Tri Multi Alami Kiambang Batusangkar dan untuk mengetahui perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Activity-Based Costing pada PT. Tri Multi Alami Kiambang Batusangkar.
Dalam penelitian ini jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research). Analisis ini dilakukan dengan menggunakan penyusunan angka-angka dalam menggunakan metode Activity Based Costing dan menganalisis dengan teori yang ada. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah teknik dokumentasi dan wawancara. Dokumentasi adalah hasil pencatatan terhadap data-data mengenai biaya produksi, hasil produksi, dan data lainnya yang berkaitan dengan penelitian di dalam perusahaan. Wawancara yaitu, teknik penelitian yang dilakukan dengan mengadakan wawancara atau tanya jawab dengan pihak perusahaan yang ada hubungannya dengan data-data proses produksi dan biaya produksi dalam proses penelitian ini.
Hasil evaluasi penentuan hpp pada PT Tri Multi Alami dengan metode activity based costing didapatkan bahwa terjadi penyimpangan pembebanan biaya overhead pada produk, sehingga tidak sesuai dengan konsumsi biaya aktualnya. Hasil penerapan perhitungan HPP produk lebih besar dibandingkan tradisional costing untuk produk kemasan gelas 240 ml, botol 330 ml, dan kemasan botol 1500 ml. Sedangkan untuk produk kemasan botol 600 ml dengan metode ABC menghasilkan perhitungan yang lebih rendah dibandingkan perhitungan tradisional. Perbedaan HPP antara kedua metode pada produk disebabkan oleh perhitungan HPP pada metode perusahaan masih sederhana dan biaya overhead tidak diperhitungkan secara rinci berdasarkan biaya aktual.
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
Permasalahan dalam penulisan skripsi adalah bagaimana penentuan tarif jasa rawat inap pada rumah sakit islam ibnu sina padang panjang dan bagaimana perbandingannya dengan penentuan tarif sebelumnya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar tarif yang dihasilkan dengan menggunakan activity based costing dan membandingkannya dengan tarif yang digunakan sebelumnya oleh pihak rumah sakit. Jenis data dalam penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder, sedangkan teknik analisa yang digunakan yaitu dengan melakukan analisa aktivitas menggunakan Activity Based Costing.
Hasil penelitian menggunakan metode activity based costing menunjukkan pada kelas Vip A dan kelas III lebih besar dibandingkan dengan metode tradisional, sedangkan Kelas I dan Kelas II lebih kecil dibandingkan dengan metode tradisional. Berdasarkan uraian di atas, maka saran dari peneliti sebaiknya Rumah Sakit perlu mempertimbangkan penerapan metode activity based costingsebagai cara bagi perusahaan untuk menetapkan tarif jasa rawat inap. Hal ini perlu dipertimbangkan untuk memperoleh hasil yang memadai.
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan
Latar belakang masalah adalah belum akuratnya perhitungan Perusahaan Tahu dan Tempe Mbak Sri dalam menentukan harga pokok produksi, karena perusahaan masih menggunakan cara perhitungan yang tradisional dalam menghitung harga pokok produksinya.
Penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan dalam membandingkan antara metode traditional costing dengan metode activity based costing dalam menghitung harga pokok produksi, agar perusahaan bisa memilih metode yang lebih tepat dan akurat. Metode traditional costing menggunakan perhitungan pembebanan BOP yang sederhana kemasing-masing produk, sedangkan metode activity based costing menghitung pembebanan BOP sesuai dengan konsumsi aktivitas dari masing-masing produk yang diproduksi. Activity based costing ini dapat membantu pemilik perusahaan mengidentifikasi dan mengendalikan biaya-biaya kapasitas yang tidak terpakai.
Metodologi yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, metode ini menggunakan analisa dalam menilai mana metode perhitungan harga pokok produksi yang lebih tepat dan akurat. Dengan hasil penelitian dapat diketahui bahwa dengan menggunakan metode activity based costing perusahaan akan mendapatkan dampak yang positif dalam penyusunan harga pokok produksi, yaitu dalam pembebanan BOP pada masing-masing produk dalam mengkonsumsi biaya aktivitas. Dari kalkulasi yang telah dilakukan juga dapat diketahui bahwa activity based costing merupakan metode alternatif yang baik untuk perusahaan agar bisa memaksimalkan laba perusahaan karena bisa menghitung harga pokok produksi yang lebih akurat dan tepat dalam pembebanan BOP perusahaan.
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan
Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi masalah pada Hotel Flaminggo Syariah Kota Padang Panjang yaitu dalam menentukan harga pokok sewa kamar hotel Hotel Flaminggo Syariah Kota Padang Panjang tidak menggunakan perhitungan angka-angka yang tepat, tetapi berdasarkan kebijakan yang diambil oleh hotel itu sendiri dan dalam perhitungan tarif kamar hotelnya tersebut adalah dengan perkiraannya saja dengan hanya mempertimbangkan penambahan pada tingkat unit yang dianggap penting. Tidak akuratnya dalam perhitungan harga pokok kamar tersebut dapat menyebabkan apabila harga jual kamar yang ditetapkan terlalu tinggi dapat mempengaruhi daya saing di pasaran dan jika terlalu rendah akan berdampak pada bisnis jangka panjang yang mempengaruhi penerimaan laba tidak sesuai dengan target yang ditetapkan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar tarif yang dihasilkan dengan menggunakan Activity Based Costing dan membandingkannya dengan tarif yang digunakan sebelumnya oleh pihak Hotel Flaminggo Syariah Kota Padang Panjang. Metode penelitian dalam penelitian ini yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder, sedangkan teknik analisa data yang digunakan yaitu dengan melakukan analisa aktivitas menggunakan Activity Based Costing.
Hasil penelitian menggunakan Activity Based Costing pada Hotel Flaminggo Syariah Kota Padang Panjang menunjukkan tarif kamar Standard AC lebih besar dibandingkan dengan metode tradisional, pada kamar Superior AC lebih kecil dibandingkan dengan metode tradisional, dan Deluxe lebih Kecil dibandingkan dengan metode tradisional Berdasarkan uraian di atas, maka saran dari peneliti sebaiknya Hotel Flaminggo Syariah Kota Padang Panjang segera melakukan perhitungan dengan Activity Based Costing sebagai cara bagi perusahaan untuk menentukan tarif kamar Hotel.