Abstrak
Nurul Aisyah, NIM 2230403084. Judul Skripsi “Analisis Perbandingan Metode Tradisional dan Activity Based Costing (ABC) pada Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun Akademik 2026. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto belum melakukan perhitungan biaya produksi secara sistematis sehingga pembebanan biaya overhead pabrik masih menggunakan satu dasar pembebanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan biaya produksi menggunakan metode tradisional dan metode Activity Based Costing (ABC), serta membandingkan hasil perhitungan kedua metode tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sumber data penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Data dianalisis dengan menghitung biaya produksi menggunakan metode tradisional dan metode Activity Based Costing (ABC), kemudian membandingkan hasil perhitungan kedua metode. Berdasarkan hasil penelitian, biaya produksi menggunakan metode tradisional sebesar Rp15.379/kg untuk seluruh ukuran produk. Sementara itu, metode Activity Based Costing (ABC) menghasilkan biaya produksi sebesar Rp15.415/kg untuk kerupuk ubi ukuran jumbo, Rp15.340/kg untuk ukuran medium, dan Rp15.392/kg untuk ukuran kecil. Perbedaan tersebut disebabkan oleh metode ABC yang mengalokasikan biaya overhead berdasarkan konsumsi aktivitas pada masing-masing ukuran produk, sedangkan metode tradisional menggunakan satu dasar pembebanan biaya overhead. Meskipun selisih biaya produksi yang dihasilkan relatif kecil, metode Activity Based Costing (ABC) mampu memberikan informasi biaya yang lebih rinci dan akurat sehingga dapat menjadi alternatif dalam menentukan biaya produksi serta mendukung pengambilan keputusan pada Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto.