Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NURUL AISYAH

2 karya publik ditemukan.

2026: 12022: 1

Analisis Perbandingan Metode Tradisional dan Activity Based Costing (ABC) pada Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurul Aisyah, NIM 2230403084. Judul Skripsi “Analisis Perbandingan Metode Tradisional dan Activity Based Costing (ABC) pada Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun Akademik 2026. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto belum melakukan perhitungan biaya produksi secara sistematis sehingga pembebanan biaya overhead pabrik masih menggunakan satu dasar pembebanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan biaya produksi menggunakan metode tradisional dan metode Activity Based Costing (ABC), serta membandingkan hasil perhitungan kedua metode tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sumber data penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Data dianalisis dengan menghitung biaya produksi menggunakan metode tradisional dan metode Activity Based Costing (ABC), kemudian membandingkan hasil perhitungan kedua metode. Berdasarkan hasil penelitian, biaya produksi menggunakan metode tradisional sebesar Rp15.379/kg untuk seluruh ukuran produk. Sementara itu, metode Activity Based Costing (ABC) menghasilkan biaya produksi sebesar Rp15.415/kg untuk kerupuk ubi ukuran jumbo, Rp15.340/kg untuk ukuran medium, dan Rp15.392/kg untuk ukuran kecil. Perbedaan tersebut disebabkan oleh metode ABC yang mengalokasikan biaya overhead berdasarkan konsumsi aktivitas pada masing-masing ukuran produk, sedangkan metode tradisional menggunakan satu dasar pembebanan biaya overhead. Meskipun selisih biaya produksi yang dihasilkan relatif kecil, metode Activity Based Costing (ABC) mampu memberikan informasi biaya yang lebih rinci dan akurat sehingga dapat menjadi alternatif dalam menentukan biaya produksi serta mendukung pengambilan keputusan pada Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto.

Perbandingan Pembentukan Qanun Aceh dengan Qanun dalam Fiqh Siyasah Dusturiyah

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurul Aisyah NIM 1730203054, Judul Skripsi : “Perbandingan Pembentukan Qanun Aceh dengan Qanun dalam Fiqh Siyasah Dusturiyah” Jurusan Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun Akademik 2022. Pokok permasalahan dari penelitian ini yaitu mengkaji perbandingan pembentukan qanun Aceh dengan qanun dalam fiqh siyasah dusturiyah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan perbandingan antara pembentukan qanun Aceh dengan qanun dalam fiqh siyasah dusturiyah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder yang berupa bahan hukum primer yaitu: Al-Qur’an, Undang-Undang Dasar 1945, Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan Qanun, Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Sedangkan bahan hukum sekunder adalah buku-buku, jurnal yang terkait dengan pembahasan. Teknik pengumpulan data adalah dengan pengumpulan buku-buku, undang-undang, meneliti dan mempelajari dokumen seperti jurnal, skripsi dan referensi-referensi yang relevan terkait dengan perbandingan pembentukan qanun Aceh dengan qanun dalam fiqh siyasah dusturiyah. Sedangkan teknik analisis data adalah secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian penulis dalam penelitian ini adalah yang pertama, tahapan pembentukan qanun menurut Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2007 yang tata caranya adalah tahapan perencanaan pembentukan qanun, tahapan penyiapan pembentukan qanun, tahapan penyampaian rancangan qanun, tahapan pembahasan dan pengesahan rancangan qanun, teknik penyusunan dan bentuk rancangan qanun, serta tahapan pengundangan dan penyebarluasan Qanun. Kedua, dalam fiqh siyasah dusturiyah tahapan pembentukan qanun belum ada dikaji secara khusus. Qanun menjadi produk negara ditemukan pada masa Turki Usmani yang menjadikan Majallah al-Ahkam al-‘Adliyah sebagai Qanun di bidang keperdataan. Metode penyusunannya adalah menggunakan Al-Quran dan Sunnah dan juga metode-metode dalam ilmu ushul fiqh, melakukan tarjih dari hasil ijtihad yang sudah ada, melakukan pengkajian ulang dari pendapat-pendapat fiqh yang sudah ada, memakai salah satu pendapat fiqh pada mazhab tertentu untuk diikuti serta menjadikannya sebagai dasar dalam memberi fatwa.