Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Manajemen&kepemimpinan pendidikan islam
Isu-Isu Kontemporer Tentang Pendidikan Islam
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM Q.S AR-RAHMAN
ELLA SUSILA. PAI 18 0203 2009, judul Tesis “ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM Q.S AR-RAHMAN” Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri IAIN BATUSANGKAR Tahun 2021. Pokok ppermasalahan dalam tesis ini adalah menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam dari ayat-ayat Alquran yang merupakan pedoman bagi manusia untuk menjalani kehidupan dan dijadikan dasar untuk mendidik manusia ke jalan yang benar. Tujuan pembehasan ini untuk menjelaskan bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam Q.S Ar-Rahman. Jenis penelitian ini adalah Library research. Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan studi pustaka dengan mengumpulkan bahan-bahan yang berkaitan dengan analisis nilai-nilai pendidikan islam yang terdapat dalam Q.S Ar-Rahman yang diambil dari sumber-sumber kepustakaan. Dari penelitian Library research yang penulis lakukan mengenai analisis nilai-nilai pendidikan islam dalam Q.S Ar-Rahman dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat pada Q.S Ar-Rahman ayat 17-18 terdapat nilai pendidikan keimanan, ayat 19-21 terdapat nilai pendidikan keimanan dan akhlak, ayat 46-47 terdapat nilai pendidikan keimanan, ibadah dan akhlak, ayat 31-32 terdapat nilai pendidikan keimanan, ibadah dan akhlak, ayat 33-34 terdapat nilai pendidikan keimanan dan akhlak, dan ayat 35-36 terdapat nilai pendidikan keimanan, ibadah dan akhlak.
Metode Pendidikan Islam Yang Terkandung dalam Al-Qur'an surat Al-A'raf (Kajian Tafsir Maudhu'i )
ABSTRAK TITIN KURNIAWANTI, NIM 13 101 157, judul skripsi : “Metode Pendidikan Islam yang Terkandung dalam Al-Qur’an Surat Al-A’raf (Kajian Tafsir Maudhu’i)” Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018, yang terdiri dari 93 halaman. Al-Qur’an merupakan sumber ilmu pengetahuan, di dalamnya menjelaskan berbagai aspek-aspek kehidupan termasuk mengenai pendidikan. Al-Qur’an surat Al-A’raf merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang di dalamnya menjelaskan hal-hal mengenai metode pendidikan Islam. Jika kita mengamati fenomena yang ada dihadapan kita, sepertinya pendidikan Islam tampaknya terasa kurang terkait atau kurang memperhatikan terhadap persoalan bagaimana mengubah pengetahuan Islam yang bersifat kognitif menjadi makna dan nilai yang perlu dihayati dalam jiwa peserta didik sehingga dapat menjadi sumber motivasi bagi peserta didik untuk bergerak, berbuat dan berperilaku yang baik dalam kehidupan sehari-harinya. Dari sinilah peneliti tertarik untuk meneliti tentang metode pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apa saja metode pendidikan Islam yang terkandung dalam surat Al-A’raf, sehingga dapat diimplementasikan dalam proses pendidikan Islam. Adapun manfaat penelitian ini adalah untuk memperdalam pengetahuan penulis tentang apa saja metode pendidikan Islam yang terkandung dalam Al-Qur’an surat Al-A’raf, sebagai bahan tambahan, referensi bagi mahasiswa di perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar dan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara membaca buku-buku/majalah dan sumber data lainnya di perpustakaan. Dan metode penelitian yang penulis gunakan yaitu metode Tafsir Maudhu’i. Sumber data primer yaitu ayat-ayat Al-Qur’an yang terdapat dalam surat Al-A’raf, dan sumber data sekunder yaitu terjemahan ayat Al-Qur’an, kitab-kitab tafsir terjemahan dan buku Ilmu pendidikan Islam karangan Prof.DR.H. Ramayulis, buku Ilmu Pendidikan karangan Dr.Abdul Mujib,M.Ag dan Dr. Jusuf Mudzakkir, M.Si dan buku-buku ilmu pendidikan lain yang terkait dengan pembahasan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode pendidikan Islam yang terkandung dalam Al-Qur’an surat Al-A’raf adalah penulis memilih dua metode yaitu metode perumpamaan ayat 176-177, 40-41, dan metode tarhib ayat 2, 26, 62-63, 68-69, 164, 184, dan 188.
Analisis Konsep Pendidikan Islam Berdasarkan Fase Perkembangan Manusia Menurut Al-Qur’an
Kartika Putri, NIM 2230101062. Analisis Konsep Pendidikan Islam Berdasarkan Fase Perkembangan Manusia Menurut Al-Qur'an. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah masih adanya kecenderungan praktik pendidikan yang menggunakan pendekatan, metode, dan materi secara seragam tanpa memperhatikan perbedaan karakteristik perkembangan manusia pada setiap fase kehidupan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan pendidikan kurang mampu mengembangkan potensi manusia secara menyeluruh, terutama pada aspek intelektual, emosional, sosial, moral, dan spiritual. Permasalahan tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap konsep pendidikan Islam yang mampu mengintegrasikan fase perkembangan manusia dengan komponen pendidikan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep fase perkembangan manusia menurut Al-Qur’an, menganalisis konsep pendidikan Islam berdasarkan fase tersebut, serta mengetahui implikasinya terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir maudhu'i (tematik). Sumber data primer berupa ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan fase perkembangan manusia beserta kitab-kitab tafsir, sedangkan sumber data sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, skripsi, tesis, dan literatur lain yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode tafsir maudhu'i melalui tahapan menghimpun ayat-ayat yang sesuai dengan tema, mengkaji penafsiran para mufasir, membandingkan pendapat para ahli tafsir, kemudian melakukan sintesis untuk merumuskan konsep pendidikan Islam berdasarkan fase perkembangan manusia menurut Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fase perkembangan manusia menurut Al-Qur'an terdiri atas fase qobla wiladah dan ba'da wiladah. Fase qobla wiladah meliputi proses penciptaan manusia di dalam rahim, sedangkan fase ba'da wiladah meliputi masa bayi, kanak-kanak, remaja, dewasa, dan lanjut usia yang masing-masing memiliki karakteristik perkembangan fisik, kognitif, emosional, sosial, dan spiritual yang berbeda. Karakteristik tersebut menjadi dasar dalam penyusunan tujuan pendidikan, materi, metode, pendidik, lingkungan pendidikan, serta pendidikan sepanjang hayat. Penelitian ini menghasilkan model integrasi pendidikan Islam berdasarkan fase perkembangan manusia menurut Al-Qur'an yang menempatkan fase perkembangan sebagai landasan dalam penyusunan seluruh komponen pendidikan Islam untuk mewujudkan insan kamil.
Pemikiran Fazlur Rahman tentang Pendidikan Islam Perspektif Kurikulum Modern
Sari Nurhayati, NIM 2230101142, judul skripsi “Pemikiran Fazlur Rahman tentang Pendidikan Islam Perspektif Kurikulum Modern”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini berangkat dari tantangan pendidikan Islam dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perubahan sosial, serta tuntutan pendidikan yang semakin kompleks. Pendidikan Islam masih menghadapi persoalan dikotomi ilmu, pembelajaran yang berorientasi hafalan, keterbatasan hubungan teori dan praktik, serta belum optimalnya kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Fazlur Rahman tentang pendidikan Islam perspektif kurikulum modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan studi tokoh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan mengkaji sumber primer berupa karya-karya Fazlur Rahman dan sumber sekunder yang relevan. Analisis data menggunakan analisis isi (content analysis), sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, kritik sumber yang meliputi kritik eksternal dan internal, serta ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fazlur Rahman memandang pendidikan Islam sebagai proses pembentukan manusia secara utuh melalui integrasi aspek intelektual, spiritual, moral, dan sosial. Kurikulum pendidikan Islam perlu mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum serta menerapkan pembelajaran kritis, dialogis, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Kesimpulannya, pemikiran Fazlur Rahman memiliki relevansi yang kuat dengan karakteristik kurikulum modern karena mendorong integrasi ilmu, kebebasan berpikir, keterkaitan teori dan praktik, serta pengembangan kemampuan kritis dan moral peserta didik.
Manajemen Madrasah di MTs Surau Qur'an Boarding School
Elsa Julia, NIM 2230103026. Judul Skripsi: “Analisis Manajemen Madrasah di MTs Surau Qur’an Boarding School”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pendidikan merupakan bagian penting dalam membentuk sikap, kemampuan, dan keterampilan peserta didik. Pendidikan memiliki peran penting sebagai dasar utama dalam membentuk generasi bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan sosial yang baik, kestabilan emosional, dan kedalaman spiritual secara seimbang. Keberhasilan suatu lembaga pendidikan sangat dipengaruhi oleh penerapan manajemen yang efektif. MTs Surau Qur’an Boarding School merupakan lembaga pendidikan berbasis boarding school yang mengintegrasikan kurikulum formal dengan nilai-nilai surau dan pendidikan Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perenacanaan serta pelaksanaan manajemen madrasah di MTs Surau Qur’an Boarding School. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, wakil kepala bidang kesiswaan, administrasi keuangan madrasah, serta pihak terkait lainnya. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen madrasah MTs Surau Qur’an Boarding School dilaksanakan melalui tahapan perencanaan dan pelaksanaan yang terstruktur. Pada tahap perencanaan, madrasah melibatkan kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan pihak yayasan dalam merumuskan program kerja, visi, dan misi melalui musyawarah bersama. Perencanaan mencakup pengelolaan kurikulum terpadu, program tahsin dan tahfiz Al-Qur’an, pembinaan karakter, pengelolaan asrama, pengembangan sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana. Pada tahap pelaksanaan, seluruh program dijalankan secara terpadu melalui sistem boarding school yang menekankan pembinaan akademik, spiritual, kedisiplinan, dan kemandirian santri. Pelaksanaan manajemen juga didukung oleh administrasi berbasis digital, sistem keuangan non-tunai (cashless), serta kerja sama yang baik antara madrasah, yayasan, dan orang tua peserta didik. Dengan demikian, manajemen madrasah di MTs Surau Qur’an Boarding School mampu mengintegrasikan pendidikan formal dengan nilai-nilai tradisional surau dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, berkarakter.
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN KOMITMEN GURU TERHADAP MUTU GURU SD NEGERI KECAMATAN LUBUK TAROK KABUPATEN SIJUNJUNG.
ABSTRAK HASNI MUDARTI. NIM. 242012032. Judul Tesis “Pengaruh Efikasi Diri dan Komitmen Guru terhadap Mutu Guru di SD Negeri Kecamatan Lubuk Tarok Kabupaten Sijunjung” Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Muhamad Yunus Batusangkar, 2026. Mutu guru merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan dasar karena berperan langsung dalam proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Dalam perspektif Manajemen Pendidikan Islam, mutu guru tidak hanya ditentukan oleh kompetensi profesional, tetapi juga oleh efikasi diri dan komitmen guru dalam menjalankan amanah pendidikan secara bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri dan komitmen guru terhadap mutu guru SD Negeri di Kecamatan Lubuk Tarok Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode korelasional. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik proporsional random sampling. Populasi penelitian adalah guru SD Negeri yang ada di Kecamatan Lubuk Tarok berjumlah 146 orang guru dengan sampel 60 orang guru dan uji instrument angket sebanyak 30 orang guru diluar sampel. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis sederhana dan analisis regresi linier berganda setelah analisis prasyarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap mutu guru SD Negeri di Kecamatan Lubuk Tarok. (2) Komitmen guru berpengaruh signifikan terhadap mutu guru SD Negeri di Kecamatan Lubuk Tarok. (3) Efikasi diri dan komitmen guru secara simultan berpengaruh terhadap mutu guru SD Negeri di Kecamatan Lubuk Tarok. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan mutu guru perlu diarahkan pada penguatan efikasi diri dan komitmen profesional sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya manusia pendidikan yang berorientasi pada nilai profesionalisme dan tanggung jawab moral.
MANAJEMEN PROGRAM TAHFIDZUL QUR'AN DI SDN 09 PPA KOTA SOLOK
ABSTRAK FITRIA GUSNITA, NIM.242012005, Judul Tesis : “MANAJEMEN Program Qur’an di SDN 09 PPA Kota Solok. Program Pascasarjana, Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum optimalnya manajemen program Tahfidzul Qur’an di SDN 09 PPA Kota Solok yang ditandai dengan belum tercapainya target hafalan sebagian siswa, keterbatasan tenaga pengajar tahfidz, serta belum maksimalnya pengawasan dan evaluasi program. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program Tahfidzul Qur’an, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian adalah SDN 09 PPA Kota Solok. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru tahfidz, guru PAI, siswa, dan orang tua. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program Tahfidzul Qur’an di SDN 09 PPA Kota Solok telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, namun belum sepenuhnya optimal. Faktor pendukung meliputi komitmen pimpinan sekolah dan budaya Qur’ani, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan rendahnya konsistensi muraja’ah siswa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen program agar tujuan pembelajaran tahfidz dapat tercapai secara maksimal. Kata Kunci : Manajemen Program Tahfidzul Qur’an Sekolah Dasar, Pendidikan Islam
Analisis Pemikiran Azyumardi Azra tentang Kurikulum Pendidikan Islam di indonesia serta Relvansinya dengan Pendidikan Modern Abad-21
Ismet Rizal ,NIM 2130101056,judul skripsi“Analisis Pemikiran Azyumardi Azra tentang Kurikulum di Indonesia Serta Relevansinya dengan Pendidikan Modern Abad-21”, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan,Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Penelitian ini berangkat dari realitas tantangan pendidikan Islam di Indonesia dalam merespons arus globalisasi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tuntutan kompetensi pendidikan abad ke-21. Kurikulum pendidikan Islam masih cenderung berorientasi pada pendekatan konvensional dan belum sepenuhnya mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kebutuhan keterampilan modern. Atas dasar tersebut, pemikiran Azyumardi Azra dianggap relevan untuk dikaji karena menawarkan gagasan modernisasi dan integrasi kurikulum pendidikan Islam yang selaras dengan dinamika perkembangan zaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research).Penelitian ini mengggunakan pendekatan hermeneutik, dan teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data berupa teknik content analysis(analisis isi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Azyumardi Azra menekankan pentingnya modernisasi kurikulum pendidikan Islam melalui penghapusan sekat keilmuan, integrasi ilmu keagamaan dan ilmu pengetahuan modern, serta pergeseran paradigma pembelajaran dari berorientasi pada materi menuju berpusat pada peserta didik. Selain itu, Azra menegaskan perlunya kurikulum yang mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif sebagai kompetensi abad ke-21, tanpa mengesampingkan pembinaan akhlak dan nilai-nilai keislaman.
STRATEGI PEMASARAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MINAT MASYARAKAT MENYEKOLAHKAN ANAK DI MI AL KHAIR PADANG PANJANG
ABSTRAK MISRAWANI, NIM 242012037. Judul Tesis “Strategi Pemasaran Pendidikan untuk Mendorong Minat Masyarakat dalam Menyekolahkan Anak di MI Al Khair Padang Panjang.” Tesis, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Sumatera Barat, Tahun 2025. Tesis ini mencakup 145 halaman. Masalah penelitian mencakup elemen strategi pemasaran pendidikan yang diterapkan di MI Al Khair Padang Panjang, cara penerapan strategi tersebut untuk menarik minat masyarakat, serta pengaruh strategi pemasaran yang telah dijalankan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi elemen bauran strategi pemasaran pendidikan, penerapan strategi pemasaran pendidikan, dan dampaknya terhadap minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di MI Al Khair Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, di mana peneliti berperan sebagai instrumen utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan sumber data meliputi kepala madrasah, pengelola yayasan, guru, serta orang tua murid. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Madrasah Ibtidaiyah Al Khair Padang Panjang menggunakan elemen pendekatan pemasaran pendidikan dengan bauran 7P, di mana elemen produk, harga, dan promosi menjadi elemen utama yang paling berpengaruh dalam menarik minat masyarakat. Pendekatan ini diwujudkan melalui penyediaan pendidikan Islam yang fokus pada tahsin dan tahfiz Al-Qur'an, biaya sekolah yang terjangkau, serta kegiatan promosi melalui media sosial. Strategi pemasaran pendidikan di MI Al Khair Padang Panjang diterapkan dengan cara yang terorganisir, terstruktur, dan berkesinambungan, serta terkait erat dengan fungsi manajemen madrasah. Pelaksanaannya tidak hanya menekankan promosi ke luar, tetapi juga memperkuat kualitas internal lembaga dengan mengacu pada prinsip-prinsip Islam. Strategi pemasaran pendidikan di MI Al Khair Padang Panjang memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat masyarakat, yang ditandai dengan meningkatnya kepercayaan orang tua, persepsi positif terhadap kualitas layanan pendidikan, serta stabilitas jumlah peserta didik. Strategi yang terintegrasi dengan mutu layanan dan nilai-nilai keislaman juga memperkuat citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang religius, berkualitas, dan terjangkau.
MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS DIGITALISASI PEMBELAJARAN DALAM PENGUATAN MORAL GENERASI Z DI SMPIT AL-FATH PAYAKUMBUH
Bisronhadi. NIM. 212011008. Judul Tesis: “MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS DIGITALISASI PEMBELAJARAN DALAM PENGUATAN MORAL GENERASI Z DI SMPIT AL-FATH PAYAKUMBUH” Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Pascasarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan lembaga pendidikan Islam untuk mengoptimalkan penguatan moral siswa Generasi Z melalui manajemen pendidikan berbasis digitalisasi pembelajaran. Tujuannya adalah mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi digitalisasi pembelajaran dalam penguatan moral di SMPIT Al-Fath Payakumbuh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan enam informan (kepala sekolah, guru, dan siswa). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan digitalisasi pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah dan guru melalui forum formal dan informal, dengan fokus pada pengadaan perangkat teknologi, pengembangan media pembelajaran bernilai moral, serta pengintegrasian nilai Islam dalam materi pelajaran sesuai visi dan misi sekolah. Pengorganisasian dijalankan melalui pembagian tugas jelas dan pengelolaan infrastruktur digital oleh kepala sekolah dan tenaga pendidik, dengan supervisi yang memastikan penguatan moral siswa tetap menjadi fokus. Pelaksanaan pembelajaran digital memanfaatkan teknologi secara efektif dengan menyisipkan nilai-nilai moral seperti tanggung jawab, disiplin, dan kejujuran yang memotivasi siswa. Evaluasi dilakukan secara terpadu melalui penilaian akademik berbasis moral, pengamatan sikap oleh kepala sekolah, dan refleksi diri siswa. Kesimpulannya, manajemen pendidikan Islam berbasis digitalisasi pembelajaran di SMPIT Al-Fath Payakumbuh berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi positif dalam penguatan moral siswa generasi Z, namun perlu penyempurnaan perencanaan, peningkatan kapasitas SDM, dan evaluasi yang lebih komprehensif agar hasilnya optimal.
Konsep Kurikulum Pendidikan Islam Menurut Ahmad Tafsir
ZULRIANTO, NIM : 2030101173, Judul skripsi “KONSEP KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT AHMAD TAFSIR” . Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusamgkar, 2025 Skripsi ini akan mengkemukakan salah satu tokoh pemikiran pendidikan Islam yaitu Prof. Dr. H. Ahmad Tafsir, pada penelitian ini peneliti khusus membahas tentang bagaimana kurikulum pendidikan islam menurut pandangan Ahmad Tafsir. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah libray research atau penelitian kepustakaan yaitu permasalahan dan pengumpulan data penelitian ini bersumber dari data primer (pokok) dan data sekunder ( data pendukung) tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, serta metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah menganalisa isi dalam suatu data atau analisis isi (content analysis). Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan proses perbandingan pendidikan Islam dalam perspektif Ramayulis. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan datadata, menelaah, mengakaji serta mendalami pemikiran dari Ramayulis mengenai proses pendidikan Islam melalui karyakaryanya, seperti buku-buku atau sumber lain yang membahas proses pendidikan Islam dari Ramayulis. Hasil penelitian ini menunjukkan, proses pembelajaran dalam pendidikan Islam itu sama dengan pendidikan pada umumnya, namun yang membedakan adalah dalam pendidikan Islam proses maupun hasil belajar selalu inhern dengan keislaman, keislaman melandasi aktivitas belajar, menafsir perubahan yang terjadi serta menjiwai aktivitas berikutnya. Hasil penelitian, kesimpulan Ahmad Tafsir menawarkan konsep kurikulum yang berintikan keimanan dan akhlak sebagai intinya, yang dimana menjadikan ilmu, keterampilan dan seni dalam kurikulum yang di tawarkan yaitu kurikulum pendidikan islami mengandung nilai-nilai keimanan yang dimana dalam pengonsepan kerangka kurikulum dimulai dari tujuan pendidikan islam itu sendiriyaitu membentuk manusia menjadi muslim yang sebenarnya (kaffah), dan memiliki relevansi dengan kurikulum PAI di sekolah yaitu dalam ranah tujuannya, aspek proses pendidikannya haruslah berkesinambungan dan berurutan serta berjenjang dalam ranah keilmuannya.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Novel Bidadari Bermata Bening Karya Habiburrahman El-Shirazy
Muhammad Afdhol 2030101129/20. Judul Skripsi: Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Novel Bidadari Bermata Bening Karya Habiburrahman El Shirazy. Program Studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2024. Pendidikan Islam merupakan salah satu aspek yang paling penting dalam sebuah satuan pendidikan. Pendidikan Islam memiliki peran dan tujuan yang sangat penting dalam proses pembentukan individu yang tidak hanya cerdas, tapi juga berperilaku yang baik serta memiliki pemahaman beragama yang tidak hanya dipahami tapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun yang terjadi sekarang timbulnya kemerosotan akhlak dan nilai-nilai agama pada generasi muda membuat pentingnya penerapan strategi pendidikan yang tepat, salah satunya yaitu memanfaatkan karya sastra berupa novel. Isi yang terdapat dalam novel selain dapat menghibur juga dapat menjadi media pendidikan yang memuat nilai edukasi di dalamnya. Salah satunya novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy. Isi yang terkandung dalam novel tersebut banyak memuat nilai-nilai pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam yaitu pendidikan akidah, pendidikan ibadah, pendidikan akhlak dan pendidikan sosial yang terkadung dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El-Shirazy. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis pendekatan analisis isi (content analysis). Jenis penelitian yang digunakan adalah library research atau studi kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahan El Shirazy. Teknik analisis isi yang dilakukan terhadap informasi yang di dokumentasikan lewat tabel yang berisi kata-kata atau kalimat yang memiliki kriteria pendidikan Islam di dalam paragraf maupun percakapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Bidadari Bermata Bening terdapat nilai-nilai pendidikan Islam terbagi atas empat macam, meliputi 1. pendidikan akidah yakni Iman kepada Allah, Iman kepada Kitab Allah Swt, Iman kepada Nabi dan Rasul, Iman kepada Qadha dan Qadhar, 2. Pendidikan ibadah meliputi wudhu, sholat, membari hadiah, membaca dan mengahafal Al-Qur‟an, menuntut ilmu, melakukan perjalanan, bekerja keras, dan sedekah, 3. Pendidikan akhlak yaitu akhlak kepada Allah, akhlak kepada Nabi Saw, akhlak kepada orang tua, akhlak kepada diri sendiri, akhlak kepada sesama manusia, akhlak kepada tetangga, akhlak kepada guru dan akhlak kepada teman, 4. Pendidikan sosial yaitu kasih sayang, bertanggung jawab, peduli dan tolong menolong.
Studi Komparasi Kurikulum Pendidikan Islam Menurut Imam Al- Ghazali dan Ibnu Khaldun Serta relevansinya Dengan Kurikulum Merdeka
Husnul Insani Herlando, NIM 2030101115 (2024). Judul Skripsi “Studi Komparasi Kurikulum Pendidikan Islam menurut Imam Al-Ghazali dan Ibnu Khaldun serta Relevansinya dengan Kurikulum Merdeka’’, Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiayah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Dalam penelitian ini memiliki tiga pokok permasalahan yaitu mengetahui tentang pemikiran Imam Al-Ghazali dan Ibnu Khaldun tentang pendidikan Islam dan mengkomparasikan kedua pemikiran tersebut serta mengkaitkan relevansinya dengan kurikulum merdeka. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kurikulum pendidikan Islam menurut Imam Al-Ghazali dan Ibnu Khaldun secara mendalam dan mengkomparasikan pemikiran pendidikan Islam dari kedua tokoh tersebut, serta menemukan persamaan dan perbedaan kurikulum pendidikan Islam dari Imam Al-Ghazali dan Ibnu Khaldun, setelah itu mengkaitkan relevansinya dengan kurikulum merdeka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library research. Dalam penelitian library research ini yang dijadikan objek ialah literatur-literatur yang berkaitan dengan pemikiran pendidikan Imam Al-Ghazali dan Ibnu Khaldun serta konsep pendidikan Islam pada umumnya. Adapun sumber objek penelitian tersebut adalah dokumen tertulis, baik berupa buku primer dari kedua tokoh yakni terjemahan kitab Ihya Ulumuddin, terjemahan kitab ayyuhal walad dan terjemahan kitab Muqaddimah Ibnu Khaldun, buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan pendidikan kedua tokoh, kamus, internet dan lain-lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Imam Al-Ghazali dan Ibnu Khaldun memiliki pemikiran pendidikan Islam yang saling melengkapi dengan penekanan kurikulum Imam Al-Ghazali kepada hablu minallah sedangkan ibnu kaldun lebih kepada penekanan hablu minannas atau hubungan kemasyarakkatan, kedua tokoh ini secara umum memiliki kesamaan pemikiran yaitu sama-sama berpaham empiris serta tujuan pendidikan yang menciptakan manusia memiliki rasa kedekatan dengan Allah dan juga memiliki pemikiran yang kritis. tokoh ini juga memiliki perbedaan dalam penekanan pendidikan yaitu imam Al-Ghazali lebih menekankan ilmu yang bersifat habluminallah atau ilmu agama sedangkan ibnu kaldun lebih mengkaji ataupun merinci ilmu yang bersifat kemasyarakatan atau sosial, kedua tokoh ini memiliki keunggulan masing-masing, imam Al Ghazali unggul dalam tujuan dan materi dalam mendidik sedangkan Ibnu Khaldun unggul dalam metode dalam mendidik, pemikiran kedua tokoh ini secara umum sangat relevan dengan kurikulum merdeka baik dari segi tujuan kurikulum yang sama-sama mendekatkan diri kepada Allah, materi kurikulum yang secara umum membagi yang bersifat agama dan umum dan dari segi metode serta evaluasi pendidikan yang merupakan komponen kurikulum imam Al-Ghazali dan Ibnu Khaldun relevan dengan tutuntan kurikulum merdeka
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI SMA N 1 RAMBATAN
ANNISA KHAIRANI, NIM 1730103004. Judul Skripsi: Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Tenaga Kependidikaan di SMA N 1 Rambatan. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Tenaga Kependidikan di SMA N 1 Rambatan, dan memberi gambaran dan melihat bagaimana staregi yang diterapkan kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin kerja tenaga kependidikan di SMA N 1 Rambatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kerja Tenaga Kependidikan di SMA N 1 Rambatan. Jenis penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepala sekolah telah meningkatkan disiplin kerja tenaga kependidikan dan seluruh tanaga kependidikan serta guru telah disiplin dalam menjalankan pekerjaannya di SMA N 1 Rambatan. Kepala sekolah menggunakan strategi Preventif yang menjadi acuan agar dalam menjalankan disiplin kerja serta mematuhi tata teirtib seihingga bisa dijalankan sesuai aturan yang telah ditetapkan bersama, lalui meimbuiat strategi disiplin correctif oleh keipala seikolah agar para staf dan peigawai berlaku disiplin di lingkungan sekolah. Staf atau pegawai yang kurang disiplin dalam melakukan pekerjaannya maka kepala sekolah melakukan koreksi atau melakukan evaluasi kepada seluruh pegawai sekolah agar bisa mengoreksi kesalahan disiplin dalam bekerja sehingga dalam perencanannya yang telah ditentukan sebelumnya bisa mencapai hasil yang telah disepakati bersama. Kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam melakukan disiplin kerja tenaga kependidikan ialah dibagian kebersugan, kurangnya memberikan penegasan kepada petugas kebersihan untuk tetap menjalankan tugasnya meski bekerja dihari libur.
Persepsi Remaja Putri Terhadap Pendidikan Islam tentang Kewajiban Menutup Aurat di Jorong Padang Datar Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas
ABSTRAK REZI NOVITA SARI, NIM. 1630101078, Judul Skripsi “PERSEPSI REMAJA PUTRI TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM TENTANG KEWAJIBAN MENUTUP AURAT DI JORONG PADANG DATAR NAGARI TANJUNG BARULAK KECAMATAN TANJUNG EMAS ” Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus (UIN MY) Batusangkar 2023. Penelitian ini dilatar belakangi oleh menutup aurat belum merata bagi setiap muslimah apalagi dikalangan remaja putri yang masih awam tentang kaidah menutup aurat. Pada remaja putri di Jorong Padang Datar Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar, masih banyak remaja putri yang enggan untuk menutup auratnya. Hal ini ditandai dengan banyaknya remaja putri yang tidak memakai pakaian muslimah seperti memakai jilbab, pakaian longar ketika keluar rumah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi remaja putri terhadap pendidikan islam tentang kewajiban menutup aurat dan faktor apa saja yang mempengaruhi persepsi remaja putri terhadap pendidikan islam tentang kewajiban menutup aurat, sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk medeskripsikan persepsi remaja putri terhadap pendidikan islam tentang kewajiban menutup aurat dan mendeskripsikan faktor apa saja yang mempengaruhi persepsi remaja putri terhadap pendidikan islam tentang kewajiban menutup aurat di Jorong Padang Datar Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu memberikan gambaran tentang persepsi remaja putri terhadap pendidikan islam tentang kewajiban menutup aurat, instrument penelitian adalah wawancara, peneliti melakukan wawancara kepada 20 orang responden remaja putri dan 3 responden orang tua. Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah reduksi data, display data, vervifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan umumnya pandangan remaja putri mengenai menutup aurat sangat baik, sebagian mereka berpendapat bahwa menutup aurat adalah wajib, jadi sebagai umat muslim seorang perempuan keluar rumah harus menutup aurat secara sempurna dengan syarat mengenakan pakaian yang syar’i dan mengenakan kaus kaki. Namun pendapat sebagian remaja putri mengenai menutup aurat adalah wajib tetapi mereka tidak menutup aurat secara sempurna dengan pandangan tidak menutup aurat bagi mereka terlihat biasa saja. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepasi remaja putri terhadap kewajiban menutup aurat ada 3 yaitu 1) faktor keluarga, 2) faktor teman sebaya, dan 3) faktor lingkungan sekitar. Faktor dari luar yaitu keluarga, apabila orang tua tidak menanamkan kepada anaknya bahwa wajib menutup aurat dengan menasehati dan memberikan contoh, maka secara langsung persepsi anak terhadap kewajiban menutup aurat terlihat biasa saja bagi mereka jika tidak menutup aurat.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA PERGURUAN AUA SARUMPUN SILEK NAN TUO KOTO TUO KECAMATAN SUNGAI TARAB
Novia, NIM. 1930101108, Judul Skripsi “Nilai-nilai Pendidikan Islam Pada Perguruan Aua Sarumpun Silek Nan Tuo Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2023. Penelitian ini beranjak dari fonomena yang ada pada perguruan Aua Sarumpun Silek Nan Tuo Koto Tuo yaitu tidak hanya mengajarkan ilmu beladiri dan randai saja, namun juga diajarkan nilai pendidikan Islam pada gerakan silatnya serta bagi anggota baru harus manatiang sarek terlebih dahulu, syarat-syarat yang harus dibawah diantaranya cabe, sisir, garam, cermin, bawang merah dan pisau, syarat ini dibawa secukupnya saja, syarat-syarat ini juga mempunyai arti nilai pendidikan didalamya. Fokus penelitian ini adalah nilai pendidikan Islam (keimanan kepada Allah SWT, akhlak dan ibadah) pada perguruan Aua Sarumpun Silek Nan Tuo Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab. Penelitian ini tujuan untuk mendeskripsikan: Nilai pendidikan Islam (keimanan kepada Allah SWT, akhlak dan ibadah) pada perguruan Aua Sarumpun Silek Nan Tuo Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif yaitu suatu penelitian fenomena yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau fenomena yang bersumber baik dari kata-kata maupun dari lisan orang-orang yang menjadi subjek penelitian. Intrumen penelitian dengan pengumpulan data, pengecekan keabsahan data, dan analisis data. Sumber data pada penelitian ini adalah tuo silat, pelatih silat dan anggota perguruan Aua Sarumpun Silek Nan Tuo Koto Tuo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penjamin keabsahan data yang peneliti gunakan adalah triangulasi sumber dan triagulasi teknik. Analisis data yang dilakukan meliputi meredukasi data, menyajikan data, display data, menarik kesimpulan dan melaksanakan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai pendidikan Islam yang terdapat pada perguruan Aua Sarumpun Silek Nan Tuo Koto Tuo yaitu nilai keimanan kepada Allah yakni dengan cara berdoa sebelum dan sesudah latihan. Nilai akhlak kepada manusia yakni, kedisiplinan dengan cara datang teratur saat latihan dan latihan dengan konsisten, menjaga persaudaraan dengaan cara menjunjung tingi nilai-nilai solidaritas, saling menghormati dan menjaga kekompakkan, taat dan patuh pada orang tua, tuo silat, pelatih maupun pada aturan yang berlaku, saling menghormati dan menghargai kepada yang lebih tua maupun kepada yang lebih muda serta rasa cinta tanah air dan budaya. Nilai pendidikan ibadah yakni sebelum latihan silat shalat para anggota akan di kontrol jika ada anggota yang belum shalat maka akan disuruh shalat, kejujuran, menghormati antara anggota perguruan, selalu menjaga silaturrahmi dengan anggota baik saat latihan maupun diluar jam latihan, saling tolong menolong apabila ada anggota perguruan yang terkena musibah. Kata Kunci: Nilai Pendidikan Islam, Pencak Silat.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM BIOGRAFI ALI BIN ABI THALIB
IMELSI SILFIA DIANA, NIM 1830101017 Judul Skripsi "NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM BIOGRAFI ALI BIN ABI THALIB" Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah nilai-nilai pendidikan Islam dalam biografi Ali bin Abi Thalib. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai pendidikan aqidah yang terdapat dalam biografi Ali bin Abi Thalib, nilai pendidikan ibadah yang terdapat dalam biografi Ali bin Abi Thalib dan nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam biografi Ali bin Abi Thalib. Jenis penelitian ini termasuk kepada penelitian Studi Tokoh dengan pendekatan sejarah. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu, membaca dan memahami buku-buku yang dikarang oleh Ahli sejarah yang menceritakan tentang biografi Ali bin Abi Thalib. Data bahan primer dalam penelitian ini yaitu, buku yang berjudul biografi Ali bin Abi Thalib karangan Ash-Shallabi cet. Ke-5 tahun 2018, buku Ali bin Abi Thalib sampai kepada Hasan dan Husein karangan Audah cet. Ke-13 tahun 2016, buku Tarikh khulafa karangan al-Quraibi cet. Ke-1 tahun 2009 dan buku sahabat-sahabat Rasulullah karangan al-Mishri cet. Ke-1 tahun 2010. Data bahan sekunder dalam penelitian ini yaitu, jurnal dan artikel ataupun informasi lainnya yang berkaitan dengan judul penulisan untuk mencari variabel berupa buku, transkrip dan sebagainya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam biografi Ali bin Abi Thalib terdapat nilai-nilai pendidikan Islam, yaitu : Pertama, nilai pendidikan aqidah yaitu fitrah manusia untuk bertuhan tanpa harus melakukan perundingan dengan siapapun mengenai penyembahannya kepada Allah Swt dan meyakini apa yang dibawa oleh Rasul-Nya merupakan kalam atau firman-Nya yang menjadi pedoman dalam kehidupan manusia serta setiap yang terjadi maupun yang akan terjadi di dalam dunia ini semuanya merupakan takdir yang ditetapkan Allah kepada manusia yang terdapat dalam kitab Lauh Mahfudz. Dalam mengenal tuhannya manusia tidak hanya membutuhkan fitrah namun juga hidayah Islam (wahyu). Selain itu, juga menanamkan kalimat syahadat untuk memperoleh kemantapan aqidah. Kedua, nilai pendidikan ibadah yaitu seorang muslim mempunyai kewajiban dengan melaksanakan perintah Allah Swt dan menjauhi larangan-Nya dengan tidak menyimpang dari kaidah-kaidah agama seperti dalam hal ibadah mahdhah seperti shalat dan haji dan gairu mahdhah seperti jihad, memberi makan orang miskin, mencari ilmu, sedekah dan berdakwah. Ketiga, nilai pendidikan akhlak yaitu semua perbuatan dan tingkah laku manusia yang berhubungan dengan Allah Swt, sesama manusia dan alam sekitar seperti rendah hati, jujur, amanah, bersyukur, ikhlas, cinta dan ridha, berani, amar ma'ruf nahi munkar, musyawarah, dan adil.