Abstrak
Sari Nurhayati, NIM 2230101142, judul skripsi “Pemikiran Fazlur Rahman tentang Pendidikan Islam Perspektif Kurikulum Modern”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini berangkat dari tantangan pendidikan Islam dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perubahan sosial, serta tuntutan pendidikan yang semakin kompleks. Pendidikan Islam masih menghadapi persoalan dikotomi ilmu, pembelajaran yang berorientasi hafalan, keterbatasan hubungan teori dan praktik, serta belum optimalnya kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Fazlur Rahman tentang pendidikan Islam perspektif kurikulum modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan studi tokoh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan mengkaji sumber primer berupa karya-karya Fazlur Rahman dan sumber sekunder yang relevan. Analisis data menggunakan analisis isi (content analysis), sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, kritik sumber yang meliputi kritik eksternal dan internal, serta ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fazlur Rahman memandang pendidikan Islam sebagai proses pembentukan manusia secara utuh melalui integrasi aspek intelektual, spiritual, moral, dan sosial. Kurikulum pendidikan Islam perlu mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum serta menerapkan pembelajaran kritis, dialogis, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Kesimpulannya, pemikiran Fazlur Rahman memiliki relevansi yang kuat dengan karakteristik kurikulum modern karena mendorong integrasi ilmu, kebebasan berpikir, keterkaitan teori dan praktik, serta pengembangan kemampuan kritis dan moral peserta didik.