Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

223 hasil
Subjek: Student
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Preferensi Mahasiswa dalam Penggunaan Aplikasi-aplikasi Pembelajaran Online dalam Pandemi Covid 19

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ADITYA RAHMADANI DRAJAT, NIM 14 104 001 judul skripsi “STUDENTS' PREFERENCES IN USING ONLINE LEARNING APPLICATIONS DURING COVID 19 PANDEMIC”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini bertujuan menemukan aplikasi pembelajaran online yang potential menjadi aplikasi representative atau utama/ tunggal untuk digunakan dalam pembelajaran online berdasarkan preferensi mahasiswa jurusan tadris Bahasa inggris. Jenis penelitian ini adalah penelitian qualitative, Instrument yang digunakan ialah kuesioner yang dibagikan melalui perwakilan masing-masing angkatan mahasiswa tadris Bahasa inggris pada tahun akademik 2020/2021 yang berjumlah 4 angkatan. Perwakilan dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menujukan bahwa whatsapp dan google serta messenger menjadi aplikasi preferensi mahasiswa tadris Bahasa inggris pada tahun akademik 2020/2021 dan direkomendasikan sebagai aplikasi representative atau utama/ tunggal untuk digunakan dalam pembelajaran online.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDENTS' PROBLEMS IN DOING MICROTEACHING DURING COVID-19 PANDEMIC

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ovalia, 1730104051, judul skripsi “Students’ Problems In Doing Micro Teaching During Covid-19 Pandemic”. Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya mahasiswa yang mengalami masalah dalam pembelajaran Micro Teaching secara online pada masa Covid-19. Pembelajaran Micro Teaching online menggunakan media WhatsApp group, E-mail dan google classroom untuk menggantikan pembelajaran tatap muka dikelas. Dalam pembelajaran Micro Teaching mahasiswa membuat vidio pembelajaran dan mengirimkan vidio tersebut ke dosen. Namun banyak permasalahan yang dirasakan oleh mahasiswa saat pembelajaran Micro Teaching online. Penelitian ini bertujuan untuk melihat permasalahan apa saja yang dialami oleh mahasiswa semester enam selama belajar Micro Teaching online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian case study dan yang menjadi main instrument dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Informan dalam penelitian ini adalah 21 mahasiswa semester enam Tadris Bahasa Inggris yang mengalami masalah pada mata kuliah Micro Teaching online. Informan di pilih menggunakan teknik purposive sampling. Dalam pengumpulan data, penulis menyebarkan angket dengan menggunakan google form. Teknik yang digunakan dalam mengolah data adalah transcribing the data, checking the data, coding the data, tabling and summarizing. Dari hasil penelitian, ada enam jenis permasalahan dalam Micro Teaching pada masa Covid-19. Enam permasalahan itu adalah: 1) kegagalan siswa pada pembelajaran jarak jauh 2) masalah atmosfer belajar dalam sistem pembelajaran online 3) masalah kesiapan dosen untuk pembelajaran online 4) terbatasnya paket internet 5) tidak merasakan bagaimana mengajar 6) gerak yang terbatas ketika mengaja

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

"Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) dengan Metode Student Facilitator And Explaining (SFE) terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Di SMPN 3 Pariangan"

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK GUSNIWATI, NIM 15300600024, Judul Skripsi: “Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Dengan Metode Student Facilitator And Explaining (SFE) terhadap Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA DI SMPN 3 Pariangan”. Skripsi, Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Penggunaan model pembelajaran oleh guru yang kurang bervariasi menyebabkan proses pembelajaran di kelas menjadi kurang menarik, siswa juga kurang berani mengeluarkan ide atau pendapatnya sehingga mengakibatkan suasana kelas cenderung pasif. Hal tersebut akan berdampak pada aktivitas dan hasil belajar siswa yang masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran dengan model problem based learning (PBL) dengan metode student facilitator and explaining (SFE) . Jenis penelitian ini adalah jenis quasi experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 3 Pariangan tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 2 lokal. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.1 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dengan model problem based learning (PBL) dengan metode student facilitator and explaining (SFE) pada setiap kali pertemuan meningkat. Hal ini terlihat dari hasil observasi, dimana adanya peningkatan persentase aktivitas yang diperoleh siswa selama dua kali pertemuan. Rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada pertemuan I adalah 83,70% dengan kriteria banyak sekali dan pertemuan II dengan rata-rata persentase 92,39% dengan kriteria banyak sekali. Model problem based learning (PBL) dengan metode student facilitator and explaining (SFE) berpengaruh terhadap hasil belajar biologi siswa pada kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar dari kelas eksperimen 83,57 dan kelas kontrol 76,86.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN PENAMPILAN PUBLIC SPEAKING (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris Semester 4 Tahun ajaran 2019/2020)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak: “STRATEGIES APPLIED BY STUDENTS IN IMPROVING THEIR PUBLIC SPEAKING PERFORMANCE” Fenomena dalam penelitian ini adalah kegugupan dan pengalaman mahasiswa yang kurang berhasil dalam penampilan pertama public speaking pada matakuliah English for Simple Speech Presentation. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripkan strategi mahasiswa dalam meningkatkan penampilan public speaking mereka dalam matakuliah English for Simple Speech Presentation. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Informan penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang mengambil mata kuliah English for Simple Speech Presentation tahun akademik 2019/2020. Mereka terpilih sebagai informan berdasarkan gejala peningkatan yang mereka tunjukan pada saat penampilan public speaking dikelas English for Simple Speech Presentation. Teknik pengambilan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci dan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara serta dibantu menggunakan pedoman wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan waktu dengan mencek hasil wawancara pertama dengan hasil wawancara kedua. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan Triangulation. Selanjutnya untuk menganalisis data, peneliti menggunakan analisis dengan cara mereduksi data, menampilkan data, menyimpulkan dan memverifikasi data. Berdasarkan analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 26 strategi yang diterapkan oleh mahasiswa dalam meningkatkan penampilan public speaking mereka dalam matakuliah English for Simple Speech Presentation. Strategi tersebut adalah (1) mencari topik yang menarik dan mudah untuk mengatakan, (2) lebih berlatih, (3) menggunakan gerakan, (4) mengendalikan situasi, (6) mengevaluasi diri dengan kinerja yang dicatat, (7) mencatat sesi latihan dan melakukan evaluasi, (8) mengatur nafas, (9) menerima umpan balik, (10) membuat konsep berdasarkan fenomena, (11) menghubungkan topik dengan fakta di sekitar hadirin, (12) meningkatkan frase dari titik topik, (13) mempelajari umpan balik kuliah mengenai kinerja sahabat, (14) menguasai konsepnya, (15) menjadi percaya diri, (17) mengingat konsep, (18) menonton video youtube, (20) mengikuti bimbingan kuliah, (21) berbagi dengan teman-teman, (22) mempelajari naskah dari sumber lain, (23) menguasai tempo dan volume, (25) menguasai panggung, (25) menggunakan imitasi dan ekspresi, dan (26) menggunakan media.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' opinion on word list technique applied by teacher in improving their English vocabulary

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NAILUL FAUZIA, NIM. 14 104 049, judul skripsi “STUDENTS’ OPINION ON WORD LIST TECHNIQUE APPLIED BY TEACHER IN IMPROVING THEIR ENGLISH VOCABULARY” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar. Permasalah dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya pendapat siswa terhadap word list technique yang diterapkan oleh guru bahasa Inggris untuk meningkatkan kosakata bahasa Inggris mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendapatsiswa terhadap word list technique yang diterapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 5 orang siswa yang telah duduk dikelas VIII pada MTs. Muhammadiyah Pondok Pesantren Ma’alip Muhammadiyah Sei Jernih Talu tahun 2019/2020. Informan dipilih menggunakan purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci dan dibantu dengan pedoman wawancara sebagai instrument pendukung. Teknik pengambilan data yang dilakukan yaitu wawancara. Untuk alat pendukung lainnya seperti handphone yang digunakan untuk merekam. Selanjutnya, dalam menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles dan Huberman (1994) yaitu melakukan reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat lima pendapat siswa terhadap word list technique yang diterapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Inggris mereka di kelas VIII dari MTs. Muhammadiyah Pondok Pesantren Ma’alip Si Jernih Talu tahun 2019/2020. Pendapat siswa tersebut yaitu: 1) being interesting when using word list technique; 2) being easy to memorize word list; 3) can improvestudents English vocabulary; 4) being easy to finishing the task by the teacher; 5) be able to communicate using English; and 6) being easy to understand English subject.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tantangan Guru Praktek Dalam Mengajar Bahasa Inggris di Thailand

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NOVITA SARI, NIM. 1630104044, Judul Skripsi : “CHALLANGES FACED BY STUDENT-TEACHERS DURING TEACHING PRACTICE ENGLISH IN SOUTHERN THAILAND”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Masalah penelitian ini adalah munculnya tantangan-tantangan yang ditemui mahasiswa ketika melaksanakan praktek belajar mengajar bahasa Inggris di negara Thailand Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendeskripsikan tantangan-tantangan yang di alami mahasiswa ketika melaksanakan praktek belajar mengajar di Thailand Selatan serta strategi untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 2 orang mahasiswa Bahasa Inggris yang mengikuti program PPL International di Thailand dimana informant ini menemukan tantangan dalam proses prakter belajar mengajar di Thailand selatan. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara serta dibantu menggunakan pedoman wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan waktu dengan mencek hasil wawancara pertama dengan hasil wawancara kedua. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan Triangulation. Selanjutnya untuk menganalisis data, peneliti menggunakan analisis dengan cara mereduksi data, menampilkan data, menyimpulkan dan memverifikasi data. Hasil penelitian menunujukan bahwa tantangan yang dialami mahasiswa bahasa Inggris ketika praktek belajar mengajar di Thailand Selatan ada 4, yaitu : 1) tantangan dalam berbahasa Thailand, 2) merancang RPP, 3) Durasi dalam proses belajar, 4) kurangnya pengetahuan dalam memilih metode, strategi dan pendekatan yang cocok. Selanjutnya hasil penelitian ini juga menunjukkan strategi yang dilakukan mahasiswa dalam mengatasi tantangan ketika praktek belajar mengajar di Thailand Selatan ada 5, yaitu: 1) Belajar bahasa Thailand, 2) bertanya kepada Tutor, 3) melakukan observasi tentang sistem pendidikan di Thailand, dan 4) menggunaka interaktif media, metod, strategi, dan pendekatan. Selanjutnya perbandingan ekspetasi dan realita yang ditemukan oleh mahasiswa ketika di Thailand ada 3, yaitu; 1) mahasiswa berfikir bahwa masyarakat di lingkungan sekolah bisa berbahasa Melayu dan Inggris, 2) pihak sekolah tidak memberikan penjelasan dan pemahaman dalam membuat rancangan pembelajaran, 3) beranggapan bahwa mahasiswa hanya akan mengajar di SMP atau SMA.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Influence of Student’s Motivation in Joining ‘Minggu Inggris’ toward Students’ Speaking Performance (A Study of the Tenth Grade Students of Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nabila Swestika Ulya. NIM 15 3004 00062. Judul skripsi: “The Influence of Student’s Motivation in Joining ‘Minggu Inggris’ toward Students’ Speaking Performance (A Study of the Tenth Grade Students of Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia)”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah rata-rata siswa Pondok Pesantren Diniyyah Pasia memiliki nilai tes lisan bahasa Inggris yang tinggi. Siswa juga kaya dengan vocabuary dan pernah memenangi kompitisi pidato bahasa Inggris. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh program sekolah bernama Minggu Inggris yang mengharuskan siswa untuk berbicara Bahasa Inggris dalam waktu seminggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan Minggu Inggris terhadap speaking performance siswa. Penelitian ini menggunakan metode quantitatif yang berbentuk expost facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 10 Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia yang berjumlah 114 orang. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan untuk kedua variabel adalah angket motivasi siswa dan dokumen nilai tes speaking siswa. Hasil validitas untuk instrumen angket dihitung dengan SPSS 21 program setelah dilakukan Tried-Out dan pengecekan oleh tiga orang validator. Angket dapat digunakan setelah dilakukan beberapa kali revisi. Kemudian baru dapat dilakukan Tried-Out terhadap angket. Hasil dari Tried-Out angket adalah 26 item valid, 7 item direvisi, dan 5 item ditolak dari 38 item yang ada. Hasil dari reliability adalah 0,925 yang berada pada tingkat rebilitas yang baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi adalah 0,627, yang didapatkan melalui program SPSS 21. Dengan hal ini dapat disimpulkan bahwa 0,627 > 0,05 yang berarti tidak ada pengaruh motivasi siswa terhadap speaking performance siswa . Sedangkan hasil dari analisis regresi linear didapatkan formulasi Y= 73,906 + 0.035x. Karena nilai koefisien regresi menunjukkan nilai positif, maka dapat disimpulkan bahwa motivasi siswa (X) memiliki efek positif terhadap speaking performance siswa. Untuk melihat berapa besar pengaruh dari kedua variable tersebut, dapat dilihat dari nilai R Square yang didapat memalui SPSS 21 sebesar 0,004 yang mana memiliki arti bahwa pengaruh motivasi siswa terhadap speaking performance siswa adalah sebesar 0,4%, sedangkan 99,6% dipengaruhi oleh variable lain, sehingga dapat disimpulkan bahwa motivasi siswa memiliki pengaruh yang sangat rendah terhadap speaking performance siswa yang berarti Ho diterima dalam penelitian ini.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Perception toward the use of British Council Application in Listening Subject at IAIN Batusangkar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SYERLIN MANDASARI, NIM, 1630104067, judul skripsi: “Students’ Perception toward the use of BRITISH COUNCIL Application in Listening Subject”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terdeskripsinya pandangan mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi british council di mata kuliah listening for monologue academic life. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan mahasiswa terhadap penggunaan british council dalam mata kuliah listening for monologue academic life. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasinya adalah seluruh mahasiswa semester dua yang mengambil mata kuliah listening for monologue academic life tahun akademik 2019/2020 yang berjumlah 72 orang. Sampel dari penelitian ini di ambil menggunakan teknik simple random sampling, dimana 58 orang menjadi sampel penelitian dan 14 orang untuk uji coba. Dalam pengumpulan data, instrumen yang di gunakan adalah angket. Dari angket yang di ujicobakan di dapat 35 item valid dan 3 item dibuang. Selanjutnya, angket di revisi dan kemudian di bagikan kepada 58 sampel penelitian untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi british council dalam mata kuliah listening. Persepsi mahasiswa pada category sangat positif 39.6%. Jika dilihat dari masing-masing aspek persepsi, persepsi mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi british council dalam mata kuliah listening sebagai berikut: pada aspek kognitif persepsi mahasiswa terletak pada kategori sangat positif 39.6%, pada aspek afektif persepsi mahasiswa terletak pada kategori sangat positif 36.2% dan pada aspek konatif persepsi mahasiswa pada kategori sangat positif 37.9%. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi british council di kelas listening tahun akademik 2019/2010 adalah sangat positif SYERLIN MANDASARI, NIM, 1630104067, judul skripsi: “Students’ Perception toward the use of BRITISH COUNCIL Application in Listening Subject”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terdeskripsinya pandangan mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi british council di mata kuliah listening for monologue academic life. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan mahasiswa terhadap penggunaan british council dalam mata kuliah listening for monologue academic life. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasinya adalah seluruh mahasiswa semester dua yang mengambil mata kuliah listening for monologue academic life tahun akademik 2019/2020 yang berjumlah 72 orang. Sampel dari penelitian ini di ambil menggunakan teknik simple random sampling, dimana 58 orang menjadi sampel penelitian dan 14 orang untuk uji coba. Dalam pengumpulan data, instrumen yang di gunakan adalah angket. Dari angket yang di ujicobakan di dapat 35 item valid dan 3 item dibuang. Selanjutnya, angket di revisi dan kemudian di bagikan kepada 58 sampel penelitian untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi british council dalam mata kuliah listening. Persepsi mahasiswa pada category sangat positif 39.6%. Jika dilihat dari masing-masing aspek persepsi, persepsi mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi british council dalam mata kuliah listening sebagai berikut: pada aspek kognitif persepsi mahasiswa terletak pada kategori sangat positif 39.6%, pada aspek afektif persepsi mahasiswa terletak pada kategori sangat positif 36.2% dan pada aspek konatif persepsi mahasiswa pada kategori sangat positif 37.9%. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi british council di kelas listening tahun akademik 2019/2010 adalah sangat positif

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Ability in Using Passive Voice

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NOVITA AMELIA. NIM 13 104 045, (2020) judul skripsi “STUDENTS’ ABILITY IN USING PASSIVE VOICE” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan mahasiswa dalam menggunakan passive voice pada mata kuliah grammar tiga Bahasa Inggris semester ketiga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendirkripsikan bagaimana kemampuan mahasiswa Bahasa Inggris semester tiga dalam menggunakan materi passive voice pada mata kuliah grammar tiga semester ketiga Tadris Bahasa Inggris IAIN Batusangkar tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester tiga Tadris Bahasa Inggris IAIN Batusangkar yang berjumlah 75 orang. Sampel penelitian ini sebanyak 25 orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar latihan mahasiswa tentang passive voice. Kemudian peneliti menganalisis jawaban latihan yang dibuat oleh mahasiswa lalu menganalisis kemampuan mahasiswa dalam menggunakan passive voice. Latihan ini dinyatakan valid karena dosen memberikan soal latihan berdasarkan materi yang ada disilabus. Untuk mengetahui reliabilitas, dilakukan intra-rater scoring sehingga didapatkan hasil 0,81 yang menyatakan tes tersebut reliable Berdasarkan analisis data, didapatkan bahwa ada 1 orang mahasiswa yang mendapatkan nilai baik dalam menggunakan passive voice pada presentase (4%), 3 orang mahasiswa yang mendapatkan nilai cukup dalam menggunakan passive voice pada presentase (12%), 12 orang mahasiswa yang mendapatkan nilai rendah dalam menggunakan passive voice pada presentase (48%). Dan 9 orang mahasiswa yang mendapatkan nilai rendah dalam menggunakan passive voice pada presentase (36%). Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan mahasiswa semester 3 Tadris Bahasa Inggris di IAIN Batusangkar dalam menggunakan passive voice adalah rendah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Student Teachers' Difficulties in Teaching Listening

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TisaAngelina. NIM 16 3010 4069. Judul skripsi: “STUDENT TEACHERS’ DIFFICULTIES IN TEACHING LISTENING”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya kesulitan saat mengajar listening yang dialamioleh mahasiswa PPL (Program Praktek Lapangan) Tadris Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor kesulitan saat mengajar listening yang dialami oleh mahasiswa PPL yang berperan sebagai responden.Peneliti menggunakan teori tentang teachers difficulties in teaching listening dari Aldama, Yuliana & Apsari dan Ur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti praktek lapangan yang berjumlah 72 orang. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik total sampling. Dalam tahap pengumpulan data, instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalahangket. Hasil validitas instrumen ini secara umum dari tiga validator adalah 0,91 (valid) untuk aspek keterkaitan indikator dan tujuan, 0,90 (valid) untuk aspek kesesuaian pernyataan/pertanyaan dengan indikator yang di ukur, 0,89 (valid) untuk aspek kesesuaian antara pernyataan/ pertanyaan dengan tujuan, dan 0,89 (valid) untuk aspekbahasa yang digunakan baik dan benar. Hasil reliability instrument adalah 0,66. Setelah itu peneliti menyebar angket via Goggle form. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 12 faktor kesulitan saat mengajarkan listening yang dialami oleh mahasiswa Program Praktek Lapangan (PPL). Adapun kedelapan factor tersebut adalah sebagai berikut:kesulitah saat mengajar diruangan kelas yang besar yaitu sebesar 74,26%, kurangnya kosa-kata bahasa Inggris yang dimiliki oleh siswa yaitu sebesar 79,39%, kurangnya minat siswa dalam belajar listening yaitu sebesar 75,22%, kesulitan saat memilih (startegi, teknik dan metode) pengajaran yaitu sebesar 67,55%, kesulitan saat mengajar listening yaitu sebanyak 66,45%, kesulitan saat menyiapkan materi pembelajaran yaitu sebanyak 67,77%, adanya gangguan suara dari lingkungan sekitar yaitu sebesar 72,37%, modul pembelajaran yang tidak memadai yaitu sebesar 76,32%, adanya masalah pada peralatan listening yaitu sebanyak 72,37%, kendala dengan listrik yang mati yaitu sebesar 61,84%, adanya perbedaan materi yang ada pada silabus kurikulum 2013 dengan materi ujian nasional yaitu sebanyak 62,28%, permasalahan yang berhubungan dengan teks listening yaitu sebesar 73,69%, permasalahan mengenai tugas-tugas yang diberikan yaitu sebesar 67,11% dan permasalahan ketika listening audio diputar yaitu sebesar 71,27%.Dari 57 mahasiswa yang mengisi kuisioner diketahui bahwakurangnya kosa-kata (vocabulary) siswa dalam bahasa inggris(student lack of vocabulary)merupakan faktor kesulitan saat mengajarkan listeningyang paling tinggi yaitu sebanyak 79,39% dari keseluruhan faktor kesulitan saat mengajarkan listening.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

English Teacher’s Strategies in Teaching Students with Disability at Raudhatul Jannah Payakumbuh

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Marliza Ariani. NIM 16 301 04 035. Judul skripsi: “ENGLISH TEACHER’S STRATEGIES IN TEACHING STUDENTS WITH DISABILITY AT RAUDHATUL JANNAH PAYAKUMBUH”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum tergambarnya strategi guru dalam mengajarkan anak disabilitas di Raudhatul Jannah Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajarkan siswa disabilitas di kelas yang sama dengan siswa reguler. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan cross sectional design. Data dalam penelitian ini adalah strategi dalam mengajarkan bahasa Inggris untuk siswa disabilitas. Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil observasi, wawancara dan dokumen sekolah yang berkaitan dengan anak disabilitas. Penelitian ini dilakukan di SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh. Informant dalam penelitian ini adalah guru yang mengajarkan bahasa Inggris untuk anak disabilitas di kelas VIII.5, di pilih menggunakan purposive sampling. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa teori untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajarkan anak disabilitas. Teori dari Dornyei in El-Koumy (2016) digunakan sebagai teori utama, sedangkan teori dari Miller (2013) digunakan sebagai teori pendukung. Untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini, peneliti mengelaborasikan hasil observasi dan dokumen dengan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajarkan siswa yang dikategorikan disabilitas. Dari hasil wawancara terdapat beberapa strategi; menyampaikan materi yang pokok-pokok saja (Focused on subject matter from the lesson), memberikan kosa kata penting (The basic vocabulary strategy), memberikan media khusus untuk berkomunikasi kepada siswa (Effective communication), memberikan jam tambahan ke siswa (Additional time strategy), memberikan kesempatan untuk siswa belajar sendiri terlebih dahulu (Decision-making model strategy).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Correlation Between Students' Interest in Learning English and Their English Learning Achievement (A Study of the Eight Grade Students of SMPN 3 Batusangkar)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RELI ANGGRAINI. NIM 16 301 04 055. Judul skripsi: “The Correlation Between Students' Interest in Learning English and Their English Learning Achievement (A Study of the Eight Grade Students of SMPN 3 Batusangkar)”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa yang mempunyai nilai yang tinggi mereka senang belajar bahasa inggris, tertarik dan selalu memperhatikan guru dalam pembelajaran.Sedangkan siswa yang memperoleh nilai yang jelek mereka tidak tertarik, tidur dan malas mengerjakan tugas dalam belajar bahasa inggris.Berdasarkan fenomena yang diamati di SMPN 3 Batusangkar, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada korelasi yang signifikan antara minat belajar siswa dan prestasi belajar siswa dalam belajar bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan design korelasi. Variable penelitian ini adalah minat siswa dalam belajar bahasa Inggris sebagai variable bebas (X) dan prestasi belajar siswa dalam belajar bahasa Inggris sebagai variable terikat (Y). Populasinya adalah 57 orang siswa kelas VIII SMPN 3 Batusangkar pada tahun ajaran 2019/2020. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik stratified proportional random sampling, kemudian dipilihlah 30 orang siswa sebagai sampel. Instrument yang digunakan adalah angket dan tes.Angket untuk mengetahui deskripsi minat siswa dalam belajar bahasa Inggris dan tes yang dibuat oleh guru bahasa inggrisuntuk mengetahui prestasi belajar bahasa Inggris siswa.Hasil dari validitas konten yang diperoleh dari validator adalah 0.8 (sangat tinggi).Sedangkan reliabilitas dari instrument penelitiannya adalah 0.74 (tinggi).Dalam menganalisis data penulis menggunakan SPSS version 22 didalamnya terdapat descriptive statistics, requirement analysis, inferential statistics. Hasil analisis membuktikan bahwa rxy 0.437 dengan kategori sedang atau cukup berkorelasi. Apabila dibandingkan dengan r tabel diperoleh hasil rxy (0.437) lebih besar dari r-tabel (0.374) dengan derajat kebebasan 28 pada tingkat signifikasnsi 5% maka didapat kesimpulan bahwa ada korelasi yang signifikan antara minat belajar siswa dalam bahasa Inggris dengan prestasi belajar dalam bahasa Inggris.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Errors in Constructing Degrees of Comparison (A Study of the First Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar Registered in 2018/2019 Academic Year)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK AGUSTI KARDINI, NIM.15300400006, judul skripsi: “STUDENTS’ ERRORS IN CONSTRUCTING DEGREES OF COMPARISON”, Jurusan Tadris Bahasa inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih belum terungkapnya kesalahan mahasiswa dalam menggunakan Degrees of Comparison pada mata kuliah Intensive Grammar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsik kesalahan mahasiswa dalam menggunakan Degrees of Comparison. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa pendidikan bahasa Inggris semester satu IAIN Batusangkar tahun akademik 2018/2019. Dokumen yang digunakan adalah lembaran ujian akhir semester pada mata kuliah Intensive Grammar yang berjumlah 84 dokumen. Desain penelitian ini adalah cross sectional survey. Peneliti menggunakan total sampling technique. Berdasarkan hasil penelitian, penulis meneliti lima buah kalimat dalam mengkonstruksi Degrees of Comparison. Pada soal nomor satu total kesalahan sebanyak 35 buah, soal nomor dua sebanyak 34 buah, soal nomor tiga sebanyak 27 buah, soal nomor empat sebanyak 37 buah, dan soal nomor lima sebanyak 51 buah. Peneliti juga menemukan empat jenis kesalahan, dan tiga sumber kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam mengkonstruksi degrees of comparison . Pertama, pada jenis kesalahan (kesalahan omission sebanyak 79 atau 42,93%, kedua kesalahan addition sebanyak 26 atau 14,13%, ketiga kesalahan misformation sebanyak 76 atau 41,30%, dan pada misordering sebanyak 3 atau 1,63%). Kedua, pada sumber kesalahan (interlingual transfer sebanyak 43 atau 23,37%, intralingual sebanyak 48 atau 26,09%, dan pada context of learning sebanyak 93 atau 50,54%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Correlation between Students’ Perception on Video Used By The Teacher As Instructional Media and Students’ Motivation in Learning English (A Study of The Eighth Grade Students of MTsN 6 Tanah Datar in 2019/2020 Academic Year)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RESI KHOTHORI, NIM 1630104056, judul skripsi “The Correlation between Students’ Perception on Video Used By the Teacher As Instructional Media and Students’ Motivation in Learning English (A Study of the Eighth Grade Students of MTsN 6 Tanah Datar in 2019/2020 Academic Year)” Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah adanya penggunaan video sebagai media pembelajaran dalam mengajar oleh guru Bahasa Inggris, yang membuat siswa berambisi dalam belajar dan terciptanya lingkungan belajar yang baik seperti karakteristik siswa termotivasi dari Ur (1991:275) dan Uno in Hidayati (2016:13). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan korelasi antara persepsi siswa tentang video yang digunakan guru sebagai media pembelajaran dan motivasi siswa dalam belajar Bahasa Inggris di MTsN 6 Tanah Datar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang berbentuk korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas delapan MTsN 6 Tanah Datar tahun akademik 2019/2020 yang berjumlah 132 orang. Sample yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang yang dipilih dengan menggunkan teknik Stratified Random Sampling Non-Propotional. Kedua Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dari kedua variabel tersebut adalah Angket, baik untuk variabel persepsi siswa dan motivasi siswa. Sebelum digunakan, angket di uji validitas terlebih dahulu oleh tiga orang validator kemudian di try out kan. Hasil validasi dari validator tersebut untuk angket Persepsi Siswa adalah 0,759 pada kategori valid dan hasil untuk angket Motivasi Siswa adalah 0,778 pada kategori valid. Kemudian, dari hasil try out didapatkan untuk angket persepsi siswa terdapat 26 item valid dan 12 item direvisi dari 38 item yang ada. Sedangkan untuk angket motivasi siswa didapatkan 27 item valid, 22 item direvisi dan 3 tidak valid dari 52 item yang ada. Untuk hasil realiability dari kedua variable tersebut adalah 0.964 dan 0.932 yang berada pada tingkat realibilitas yang baik. Hasil penelitian didapatkan bahwa r hitung pada penelitian ini adalah 0,332. Sedangkan r-table = 0,306 dimana dapat dilihat bahwa r hitung lebih besar dari r tabel. Dapat disimpulkan bahwa ada korelasi antara persepsi siswa terhadap video yang digunakan guru sebagai media pembelajaran dan motivasi siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Nilai signifikan berdasarkan SPSS versi 22 adalah 0.073 yang mana besar dari 0,05. Artinya korelasi antara kedua variabel lemah dan tidak signifikan sehingga H0 diterima dan Ha ditolak.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Voice on Interactive Multimedia as a task in Advanced English Subject

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MUHAMMAD ANDRE,NIM.15300400059, judul skripsi: STUDENTS’ VOICE ON INTERACTIVE MULTIMEDIA AS A TASK USED IN ADVANCED ENGLISH SUBJECT ( A study of the Fourth Semester of Islamic Teaching Department IAIN Batusangkar Registered in 2019/2020 Academic Year)”, Jurusan Tadris Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Masalah penelitian ini adalah belum terungkapnya perspesi mahasiswa mengenai penggunaan multimedia interaktif sebagai tugas di kelas Advanced English Subject. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana persepsi mahasiswa mengunakan multimedia interaktif di kelas Advanced English Subject Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester 4 Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar tahun akademik 2019/2020 yang telah mengambil mata kuliah pilihan Advanced English Subject yang berjumlah 53 orang. Responden penelitian ini berjumlah 42 orang yang dipilih mengunakan teknik Simple Random Sampling Intrumen penelitian ini adalah angket tertutup yang berjumlah 52 pertanyaan. Untuk melihat reliabilitas dari angket tersebut digunakan split half formula. Dengan menggunakan teknik simple random sampling didapatkan 11 responden untuk tried-out. Setelah dilakukan try-out, terdapat 14 pertanyaan valid,34 revisi dan 4 item dibuang.Sehingga 48 item itulah yang didistribusikan kepada responden penelitian. Setelah angket direvisi, angket tersebut diberikan kepada 42 responden untuk pengambilan data penelitian ini. Selanjutnya dilakukan analisis data akhir, peneliti mengiterpretasikan data dengan mengunakan SPSS 22. Hasil analisis data menunjukan bahwa percepsi mahasiswa mengunakan multimedia interaktif di kelas Advanced English Subject adalah moderate dengan rata rata 198.15.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An Analysis of Students Errors' in Elliptical Construction

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT AFRIYANDA, NIM 15 300 4000 05, Judul skripsi: “AN ANALYSIS OF STUDENTS’ ERRORS IN ELLIPTICAL CONSTRUCTION (A Study of Intermediate Grammar Subject Students of English Department of IAIN Batusangkar Registered in 2019/2020 Academic Year)”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih ditemukannya kesalahan dalam elliptical construction pada hasil tes oleh mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris semester IV IAIN Batusangkar Tahun Akademik 2019/2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan dalam elliptical construction pada sebuah test. Sumber data dalam penelitian ini adalah test yang dibuat oleh peneliti yang diberikan kepada mahasiswa semester IV yang telah mempelajari elliptical coinstruction pada semester III yang berjumlah 67 mahasiswa dari total 71 mahasiswa, 4 orang mahasiswa tidak dapat mengikuti test dikarenakan adanya suatu kendala. Analysis data merujuk kepada teori Dulay in Sembirirng (2017) yang terdiri dari 4 macam kesalahan yaitu omission, addition, misformation dan misordering. Dari hasil analysis data, peneliti menemukan 4 kesalahan umum pada elliptical construction dalam sebuah tes yang ditulis oleh mahasiswa program studi bahasa Inggris semester IV IAIN Batusangkar tahun akademik 2019/2020 yang dikelompokkan menjadi 6 kesalahan, yaitu: 1. Omission yang terdiri dari a) Omission of auxiliary verb, b) Omission of elliptical patterns, 2. Misformation yang terdiri dari a) misformation of be copula, b) misformation of auxiliary verb, 3. Addition of auxiliary tense, 4. Misordering of elliptical patterns. Kesalahan yang paling banyak ditemukan adalah misformation pada auxiliary verb.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE GUIDED NOTE TAKING DENGAN QUESTION STUDENT HAVE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 SUNGAI TARAB

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FRANSISKA YOLANDA PUTRI, NIM 15300600022, Judul Skripsi: “PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE GUIDED NOTE TAKING DENGAN QUESTION STUDENT HAVE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 SUNGAI TARAB”. Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Penggunaan strategi pembelajaran oleh guru yang kurang bervariasi menyebabkan proses pembelajaran di kelas menjadi kurang menarik, siswa juga kurang berani mengeluarkan ide atau pendapatnya sehingga mengakibatkan suasana kelas cenderung pasif. Hal tersebut akan berdampak pada aktivitas dan hasil belajar siswa yang masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran dengan menerapkan strategi Guided Note Taking dengan Question Student Have. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Sungai Tarab tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 4 lokal. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dengan menerapkan strategi Guided Note Taking dengan Question Student Have setiap kali pertemuan meningkat. Hal ini terlihat dari hasil observasi, dimana adanya peningkatan persentase aktivitas yang diperoleh siswa selama tiga kali pertemuan. Rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada pertemuan I adalah 73.06% dengan kriteria banyak, pertemuan II dengan rata-rata persentase 83.42% dengan kriteria banyak sekali, dan pertemuan III dengan rata-rata persentase 91.65% dengan kriteria banyak sekali. Hasil belajar biologi siswa kelas eksperimen dengan menerapkan strategi Guided Note Taking dengan Question Student Have juga lebih baik dari hasil belajar biologi siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional dengan rata-rata hasil belajar dari kelas eksperimen 76.07 dan kelas kontrol 66.11.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Factors Causing College Students’ Stress in Learning

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MITA PABIOLA PUTRI, NIM 14 104 046, judul skripsi: “FACTORS CAUSING COLLEGE STUDENTS’ STRESS IN LEARNING (A Study of the Sixth Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar Registered in 2019/2020 Academic Year)”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya mahasiswa yang mengalami stres ketika belajar (takut, gemetar, cemas, tertekan dan kehilangan motivasi) dimana faktor penyebabnya belum ditemukan dengan jelas pada mahasiswa jurusan pendidikan Bahasa Inggris semester Enam tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja faktor penyebab mahasiswa stres dalam belajar di IAIN Batusangkar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Yang menjadi instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Teknik pengambilan informan yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Informan dari penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa Tadris Bahasa Inggris tahun akademik 2019/2020. Mereka terpilih sebagai informan berdasarkan hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa mereka mengalami stres ketika belajar. Dalam pengambilan dan pengumpulan data peneliti melakukan wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi data dengan mewawancara ulang kemudian membandingkan hasil wawancara pertama dengan hasil wawancara kedua. Selanjutnya untuk menganalisis data, peneliti menggunakan analisis dengan cara mereduksi data, menampilkan data, serta memverifikasikan data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 8 faktor yang menyebabkan mahasiswa Tadris Bahasa Inggris mengalami stres saat belajar. Faktor tersebut yaitu 1) banyak nya tugas yang diberikan, 2) sistem acak dalam presentasi, 3) materi yang sulit, 4) adanya masalah dalam keluarga, 5) ujian, 6) menunda-nunda pekerjaan, 7) bermasalah dengan teman kelompok, 8) tekanan untuk memperoleh nilai tinggi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Factors Causing Students' Unwillingness to Speak English in English for C;assroom Discussion and Participation Subject

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IRA MONIKA, NIM. 14 104 035, judul skripsi: “Factors Causing Students’ Unwillingness to Speak English in English for Classroom Discussion and Participation Subject at IAIN Batusangkar”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah keengganan mahasiswa dalam berbicara bahasa Inggris di kelas English for Classroom Discussion and Participation. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor penyebab keengganan mahasiswa berbicara bahasa Inggris di kelas English for Discussion and Participant. Jenis penelitian ini adalah survei dengan disain penelitian cross - sectional design. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa semester dua Program Studi Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar tahun akademik 2018/2019 yang mengambil matakuliah English for Discussion and Participant yang berjumlah 76 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik ramdom sampling. Angket disebarkan dengan Google form dan didapat 55 orang yang merespon dari 76 orang populasi. Instrumen penelitian ini adalah angket tetutup yang berjumlah 56 pernyataan. Untuk melihat tingkat validitas isi angket tersebut peneliti menggunakan expert judgement dan mendapat tingkat validitas 0,87 dan tingkat reliabilitas 0,946. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa ada lima faktor yang menyebabkan mahasiswa di kelas English for Classroom Discussion and Participation enggan berbicara bahasa Inggris. 1) Terdapat 16,54% mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggris disebabkan oleh faktor lingkungan. 2) Terdapat 35,45% mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggris disebabkan oleh faktor kecemasan. 3) Terdapat 32,53% mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggris disebabkan oleh faktor psikologi. Dua teratas yang menyebabkan mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggis di kelas English for Classroom Discussion and Participation adalah faktor bahasa, terdapat 51,36% mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggris dan faktor individu, terdapat 52,27% mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggris

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An Analysis of Factors Causing Students' Academic Stress

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya penyebab stres akademik pada mahasiswa jurusan Tadris Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab stres akademik pada tiap tingkatan mahasiswa Tadris Bahasa Inggris di IAIN Batusangkar. Penelitian ini menggunakan cross-sectional pada deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang terdaftar pada tahun akademik 2019/2020 yang berjumlah 283 orang dengan sampel berjumlah 226 orang mahasiswa yang dipilih menggunakan metode stratified random sampling. 57 orang mahasiswa terpilih sebagai Tried-Out (TO). Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket tertutup dengan 104 pernyataan yang dibuat berdasarkan teori faktor-faktor penyebab stres akademik. Hasil dari validitas instrumen menunjukkan 17 pernyataan revised, 5 pernyataan discarded, dan 82 pernyataan valid. Sehingga didapat 99 pernyataan valid. Hasil dari reliabilitas instrumen adalah 0,927 (sangat tinggi). Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Arikunto dan Sudijono yang meliputi kriteria stres akademik dan tingkatan stres akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 4 faktor penyebab stres akademik yang dihadapi mahasiswa. Faktor-faktor itu meliputi : 1) mahasiswa semester 2 adalah Family Causal Factors (faktor penyebab keluarga) dengan persentase 31,7%; 2) mahasiswa semester 4 dan 6 yaitu Family Causal Factors (faktor penyebab keluarga), Academic Causal Factors (faktor penyebab akademik), Personal Causal Factors (faktor penyebab pribadi), dan Other Factors (faktor lainnya) dengan persentase 43,5% dan 40,3%; 3) mahasiswa semester 8 adalah other factors (faktor lainnya) yaitu peer pressure (tekanan teman sebaya) dengan persentase 43,1%.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail