Abstrak
IRA MONIKA, NIM. 14 104 035, judul skripsi: “Factors Causing Students’ Unwillingness to Speak English in English for Classroom Discussion and Participation Subject at IAIN Batusangkar”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah keengganan mahasiswa dalam berbicara bahasa Inggris di kelas English for Classroom Discussion and Participation. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor penyebab keengganan mahasiswa berbicara bahasa Inggris di kelas English for Discussion and Participant. Jenis penelitian ini adalah survei dengan disain penelitian cross - sectional design. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa semester dua Program Studi Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar tahun akademik 2018/2019 yang mengambil matakuliah English for Discussion and Participant yang berjumlah 76 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik ramdom sampling. Angket disebarkan dengan Google form dan didapat 55 orang yang merespon dari 76 orang populasi. Instrumen penelitian ini adalah angket tetutup yang berjumlah 56 pernyataan. Untuk melihat tingkat validitas isi angket tersebut peneliti menggunakan expert judgement dan mendapat tingkat validitas 0,87 dan tingkat reliabilitas 0,946. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa ada lima faktor yang menyebabkan mahasiswa di kelas English for Classroom Discussion and Participation enggan berbicara bahasa Inggris. 1) Terdapat 16,54% mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggris disebabkan oleh faktor lingkungan. 2) Terdapat 35,45% mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggris disebabkan oleh faktor kecemasan. 3) Terdapat 32,53% mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggris disebabkan oleh faktor psikologi. Dua teratas yang menyebabkan mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggis di kelas English for Classroom Discussion and Participation adalah faktor bahasa, terdapat 51,36% mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggris dan faktor individu, terdapat 52,27% mahasiswa enggan berbicara bahasa Inggris