Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

26 hasil
Subjek: Question
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

An analysis of questions used in the book of pathway to engish for twelfth grade students of senior high school

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya tipe-tipe pertanyaan dan level pertanyaan di dalam buku bahasa inggris kelompok peminatan kelas XII Sekolah Menengah Atas semester 1 di MAN 2 Batusangkar. Penelitian ini bertujuan menemukan serta menggambarkan tipe tipe pertanyaan dan level pertanyaan yang terdapat didalam buku bahasa inggris kelompok peminatan kelas XII Sekolah Menengah atas semester 1 di MAN 2 Batusangkar . Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Data penelitian adalah soal-soal latihan dalam bentuk short answer dan essayyang terdapat di dalam dokumen buku Bahasa Inggris peminatan kelas XII semester 1 di MAN 2 Batusangkar, untuk mengetahui tipe-tipe dan level pertanyaan. Sumber data adalah buku Bahasa Inggris peminatan kelas XII semester 1 di MAN 2 Batusangkar.Instrumen dari penelitian ini adalah peneliti dan tabel data. Teknik pengambilan data adalah content analysis. Prosedurmenganalisis data adalah pertama, peneliti mengelompokkan pertanyaan sesuai dengan teori. Kedua, peneliti menganalisis pertanyaan satu persatu berdasarkan teori. Peneliti memberi kode pada setiap pertanyaan. Peneliti menghitung dan menjumlahkan setiap tipe-tipe pertanyaan dan level pertanyan dalam bentuk persen %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 7 tipe-tipe pertanyaan yaitu 7 tipe pertanyaan yaitu convergent 58 pertanyaan (30,10%), divergent 76 pertanyaan (39.30%), open 42 pertanyaan (21,80%), closed 5 pertanyaan (2,60%), referential 10 pertanyaan (5,20%), rhetorical 1 pertanyaan (0,50%), managerial 1 pertanyaan (0,50%) . level pertanyaan meliputi remembering 135 pertanyaan (0,69%), understanding 23pertanyaan (0, 12%), applying 7 pertanyaan (0.04%), analyzing 13 pertanyaan (0,07%), evaluating 13 pertanyaan (0.07%), creating 2 pertanyaan (0,01%). Maka dapat disimpulkan jenis pertanyaan yang paling banyak ditemukan adalah pertanyaan divergen (divergent) dan level pertanyaan yang paling banyak digunakan adalah level mengingat ( remembering)

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE GUIDED NOTE TAKING DENGAN QUESTION STUDENT HAVE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 SUNGAI TARAB

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FRANSISKA YOLANDA PUTRI, NIM 15300600022, Judul Skripsi: “PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE GUIDED NOTE TAKING DENGAN QUESTION STUDENT HAVE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 SUNGAI TARAB”. Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Penggunaan strategi pembelajaran oleh guru yang kurang bervariasi menyebabkan proses pembelajaran di kelas menjadi kurang menarik, siswa juga kurang berani mengeluarkan ide atau pendapatnya sehingga mengakibatkan suasana kelas cenderung pasif. Hal tersebut akan berdampak pada aktivitas dan hasil belajar siswa yang masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran dengan menerapkan strategi Guided Note Taking dengan Question Student Have. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Sungai Tarab tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 4 lokal. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dengan menerapkan strategi Guided Note Taking dengan Question Student Have setiap kali pertemuan meningkat. Hal ini terlihat dari hasil observasi, dimana adanya peningkatan persentase aktivitas yang diperoleh siswa selama tiga kali pertemuan. Rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada pertemuan I adalah 73.06% dengan kriteria banyak, pertemuan II dengan rata-rata persentase 83.42% dengan kriteria banyak sekali, dan pertemuan III dengan rata-rata persentase 91.65% dengan kriteria banyak sekali. Hasil belajar biologi siswa kelas eksperimen dengan menerapkan strategi Guided Note Taking dengan Question Student Have juga lebih baik dari hasil belajar biologi siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional dengan rata-rata hasil belajar dari kelas eksperimen 76.07 dan kelas kontrol 66.11.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Strategi Pembelajaran Reading, Question and Answering (RQA) dipadu Think Pair Share (TPS) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa MAN 2 Tanah Datar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Renita Setia Ningsih Nim. 15 300 600 059, Judul Skripsi “Pengaruh Strategi Pembelajaran Reading, Question, And Answering (RQA) Dipadu Think Pair Share (TPS) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa MAN 2 Tanah Datar”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Dalam proses pembelajaran siswa belum dilibatkan secara aktif untuk mencari konsepnya sendiri dan kurangnya pengetahuan awal siswa kelas XI MIA MAN 2 Tanah Datar. Hal ini dikarenakan kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh guru (teacher centered) melalui metode ceramah dan masih banyak siswa yang belum mampu untuk berpikir kritis seperti menjawab pertanyaan disertai dengan alasan serta mengemukakan argumen mengenai suatu masalah. Akibatnya terlihat pada hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa masih banyak yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh strategi pembelajaran Reading, Question, And Answering (RQA) Dipadu Think Pair Share (TPS) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa MAN 2 Tanah Datar pada materi struktur dan fungsi sel penyusun jaringan tumbuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Posttest Control Only Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang berjumlah 102 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian dapat dilihat dari skor rata-rata siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari pada skor rata-rata kelas kontrol, yaitu 69,38 untuk kelas eksperimen dan 48,44 untuk kelas kontrol. Begitu juga dengan skor tertinggi juga berada pada kelas eksperimen yaitu 90, sedangkan untuk kelas kontrol tertingginya 88. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan uji-t didapat harga thitung = 5,07 sedangkan ttabel = 1,66 pada taraf nyata α = 0,05. Berarti t hitung > t tabel yaitu 5,07 > 1,66 maka dapat dikemukakan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi kelas XI materi struktur dan penyusun sel jaringan tumbuhan dengan menggunakan strategi pembelajaran reading, question, and answering (RQA) dipadu think pair share (TPS) lebih baik dari pada keterampilan berpikir kritis siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Question Student Have Terhadap Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas XII IPA di SMAN 1 Hiliran Gumanti

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MULDI AKMAL, NIM: 15300500039, Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Question Student Have Terhadap Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas XII IPA di SMAN 1 Hiliran Gumanti”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Batusangkar 2019. Pokok permasalah yang ditemukan ini adalah rendahnya aktivitas belajar dan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Terlihat pada saat proses pembelajaran siswa kurang berpartisipasi, cendrung melakukan kegiatannya sendiri. Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dapat dilihat ketika guru memberikan soal tes kemampuan pemaaman konsep matematis dimana siswa belum mampu menyelesaikan soal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe Question Student Have dan untuk mengetahui bagaimanakah peningkatan pemahamankonse matematis siswa dengan menggunakan srtategi pembelajaran aktif tipe Question Student Have. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pra Eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian one group pretest postest design yang mana pada awal penelitian dilakukan pretest dan melakukan tes akhir atau postest. Dalam penelitian ini hanya menggunakan satu kelas sampel yang terpilih yaitu kelas XII IPA 1. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes pemahaman konse matematis berupa pretest dan postest. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Gain Ternormalisasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kelas sampel berdistribusi normal dan homogen. Dari hasil analisis data diperoleh aktivitas belajar siswa meningkat pada setiap pertemuan, yang mana rata-rata pertemuan I, II, III,dan IV berturut-turut adalah 26%, 49%, 42%, 65% dan 83,65%. Rata-rata N-Gain adalah 0,68 dengan kategori sedang. Pada setiap hasil prestest dan postest dari masing-masing siswa mengalami peningkatan. Maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar dan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran aktif tipe Question Student Have mengalami peningkatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Strategi Pembelajaran Active Learning tipe Learning Start with A Question dengan Bermain Jawaban Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Kota Solok

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FAHDRATUL WAHYU ILLAHI, NIM: 14 105 015, Judul Skripsi “Pengaruh Penggunaan Strategi Pembelajaran Active Learning tipe Learning Start with A Question dengan Bermain Jawaban Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Kota Solok”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang peneliti temukan di SMAN 3 Kota Solok yaitu rendahnya aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Hal ini disebabkan oleh strategi yang digunakan guru cenderung masih menggunakan pembelajaran konvensional, kemudian masih banyak terdapat siswa yang tidak memperhatikan guru dalam mengajar, sering sibuk sendirian di belakang, sehingga pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh guru jarang sekali dapat respon dari siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas belajar matematika siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran active lerning tipe learning start with a question dengan bermain jawaban dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran active lerning tipe learning start with a question dengan bermain jawaban. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA SMAN 3 Kota Solok tahun ajaran 2019/2020. Pengambilan sampel dalam penelitian ini diambil secara acak, kemudian terpilih kelas X IPA 4 sebagai kelas eksperimen dan X IPA 5 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas belajar matematika siswa dan tes hasil belajar matematika siswa. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t. Setelah melakukan pengamatan pada kelas eksperimen, persentase aktivitas belajar matematika siswa sebesar 68,82%, dengan kriteria keaktifan siswa tinggi. Jadi aktivitas belajar matematika siswa yang menggunakan strategi pembelajaran active learning tipe learning start with a questions dengan bermain jawaban mampu meningkatkan aktivitas elajar matematika siswa. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen adalah 78,15, sedangkan rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 66,48. Dengan menggunkan α = 0,05 diperoleh thitung (3,437) > ttabel (0,169), sehingga H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas X IPA SMAN 3 Kota Solok yang menggunakan strategi pembelajaran active learning tipe learning start with a questions dengan bermain jawaban berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa, dan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan strategi pembelajaran active learning tipe learning start with a questions dengan bermain jawaban lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa dengan pembelajaran konvensional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Metode Survey Question Read Recite dan Review (SQ3R) Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Tentang Materi Bangun Datar Kelas V SDIT Madani Payakumbuh

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nadya Dwi Okta Putri Chaniago, NIM: 1930111054 (2024), Judul skripsi “Pengaruh Metode Survey, Question, Read, Recite Dan Review (SQ3R) Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Tentang Materi Bangun Datar Kelas V SDIT Madani Payakumbuh”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini didasari pada permasalahan rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik. Kemampuan pemahaman konsep matematis merupakan tujuan utama dalam pembelajaran matematika yang harus dicapai oleh siswa di sekolah dasar. Untuk menyikapi hal tersebut metode Survey, Question, Read, Recite Dan Review (SQ3R) diasumsi mampu meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V dengan menerapkan metode Survey, Question, Read, Recite Dan Review (SQ3R) lebih baik dari pada pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini quasi eksperiment atau eksperimen semu, dengan desain penelitian true experimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDIT Madani Payakumbuh tahun pelajaran 2023/2024 yang terdiri atas 4 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Sampel yang terambil sebagai kelas eksperimen adalah kelas V.1 dan kelas V.2 sebagai kelas kontrol. Data kemampuan pemahaman konsep matematis diperoleh dari hasil pemberian soal tes berupa soal kemampuan pemahaman konsep matematis yang diberikan diakhir pembelajaran. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata kelas eksperimen adalah sebesar 81.91 lebih tinggi dari kelas kontrol sebesar 58.00. Berdasarkan pengujian hipotesis t hitung > t tabel yaitu 6.837 > 2.069. Sehingga dapat disimpulkan kemampuan pemahaman konsep matematis dengan menerapkan metode Suvey, Question, Read, Recite, dan Review (SQ3R) lebih baik dari pada pembelajaran konvensional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Video Animasi Berbasis Question Student Have Menggunakan Aplikasi Canva pada Mata Pelajaran PAI di SMP N 03 Batusangkar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NUR ALISSA, 2030101137, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI BERBASIS QUESTION STUDENT HAVE MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMP N 03 BATUSANGKAR” Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik yang tidak aktif dalam bertanya pada saat pembelajaran berlangsung, antusias peserta didik dalam bertanya sangat sulit, kurangnya semangat siswa untuk belajar PAI pada materi SKI. Dalam penggunaan media yang digunakan guru saat pembelajaran PAI pada materi SKI, jarang menggunakan media video karena guru lebih sering menggunakan media video untuk materi yang bersifat praktek saja sehingga pada pelajaran yang bersifat sejarah juga sangat penting dalam menggunakan media video agar peserta didik tidak merasa jenuh dan bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana validitas dan praktikalitas media pembelajaran berupa video animasi berbasis question student have menggunakan aplikasi Canva pada mata pelajaran PAI di SMP N 03 Batusangkar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D), dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Prosedur penelitian dan pengembangan terdiri dari 5 tahap yaitu: (1) tahap analysis, dilakukan untuk mengetahui gambaran analisis kebutuhan di lapangan, (2) tahap design, merancang produk serta isntrumen penelitian, (3) tahap development, melihat validitas video pembelajaran serta validitas instrumen penelitian, (4) tahap implementation, dan (5) tahap evaluate. Melakukan uji coba serta mengetahui praktikalitas video animasi berbasis question student have menggunakan aplikasi Canva pada mata pelajaran PAI materi SKI. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah angket berupa lembar validasi dan respon siswa. Teknik analisis data untuk mengetahui hasil penelitian yaitu analisis validitas dan analisis praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa validitas video animasi berbasis question student have menggunakan aplikasi Canva pada mata pelajaran PAI materi SKI sebesar 91,81%, dengan kategori sangat valid. Hasil praktikalitas video animasi berbasis question student have menggunakan aplikasi Canva pada mata pelajaran PAI materi SKI yang diperoleh dari angket repon siswa sebesar 81,36%, dengan kategori praktis. Dengan kesimpulan video animasi berbasis question student have menggunakan aplikasi Canva pada mata pelajaran PAI materi SKI sangat praktis dan dapat digunakan dalam pembelajaran PAI materi SKI di kelas VII SMP.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) pada Materi Sistem Ekskresi Kelas Xl MAN 2 Tanah Datar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research was motivated by the low biology learning outcomes of class XI students at MAN 2 Tanah Datar. To overcome this, a new learning model is needed, one of which is using the Giving Question and Getting Answer (GQGA) learning model. The aim of this research is to find out whether student learning outcomes using the Giving Question and Getting Answer (GQGA) learning model are better than biology learning outcomes using the conventional learning model at MAN 2 Tanah Datar. The type of research used by researchers is Quasi Experiment with a Randomized Control Group Only Design. The population in this study were all students in class XI MIPA MAN 2 Tanah Datar for the 2022/2023 academic year. Class sampling was carried out using a simple random sampling technique, those taken as experimental classes were class XI MIPA 3 as the experimental class and class XI IPA 1 as the control class. The instrument used in this research was an objective test question. Data was obtained from the results of students' objective test questions. The data analysis that researchers used was the t-test. The results of this research show that students' biology learning outcomes using the Giving Question and Getting Answer (GQGA) learning model are better than biology learning outcomes using conventional learning models. This is proven based on hypothesis testing using the t test, the value obtained is ttable = 1.645 and tcount = 9.093 at a real level of 0.5 so that tcount > ttable, namely 9.093 > 1.645. When viewed from the average value, the experimental class has a higher average value, namely 84.75, compared to the control class average, namely 59.28.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS OF TEACHER’S QUESTIONS IN CLASSROOM INTERACTION AT MTsN 6 TANAH DATAR

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

REZI IRVIANA. NIM 16 301 04 058. Judul skripsi: “AN ANALYSIS OF TEACHER’S QUESTIONS IN CLASSROOM INTERACTION AT MTsN 6 TANAH DATAR”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Mahmud Yunus (UIN) Batusangkar. Permasalahan penelitian ini adalah belum terungkapnya jenis-jenis pertanyaan yang digunakan oleh guru dalam interaksi di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis- jenis pertanyaan yang digunakan dalam proses belajar selama interaksi di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data adalah rekaman video dan hasil wawancara. Data yang diambil adalah jenis-jenis pertanyaan yang digunakan oleh guru selama interaksi di dalam kelas. Instrument yang digunakan untuk memperoleh data adalah transkripsi video dan transkripsi wawancara. Selanjutnya dalam melakukan analisis data, peneliti melakukan reduksi data, data display lalu menarik kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tujuh jenis pertanyaan yang digunakan oleh guru selama interaksi di dalam kelas yaitu: 1) pertanyaan procedural (procedural question), 2) pertanyaan konvergen (convergent question), 3) pertanyaan tampilan (display question), 4) pertanyaan referensial (referential question), 5) pertanyaan probing (probing question), 6) pertanyaan berulang (repeating question) dan 7) pertanyaan divergen (divergent question).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Strategi Pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran PPKn di SDN 22 Baringin

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi yang berjudul “Pengaruh Strategi Pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran PPKn di SDN 22 Baringin”. disusun oleh Wafiq Azizah NIM. 1930111089, Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SDN 22 Baringin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada mata pelajaran PPKn di SDN 22 Baringin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan metode Pre-eksperimental. Desain yang digunakan yaitu one group pretest-postest design karena hanya menggunakan satu kelas dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa pemberian pretest dan posttest, lembar observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini yaitu menggunakan lembar tes soal. Teknik analisis data yang digunakan yaitu validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, uji-t, dan uji N-Gain. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 22 Baringin yang berjumlah 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa dilihat dari nilai pretest dan postest. Nilai rata-rata pretest diperoleh sebesar 51,48 sedangkan rata-rata postest yang diperoleh yaitu sebesar 82,22. Berdasarkan analisis data uji t diperoleh t_0 > t_t yaitu t_0 yang diperoleh sebesar 10,045 dan t_t yaitu sebesar 2,144 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa H_0 ditolak dan H_a diterima. Artinya yaitu penggunaan strategi pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada mata pelajaran PPKn di SDN 22 Baringin.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kombinasi Model Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) dan Reading Questioning Answering (RQA) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran IPA Kelas VIII di MTsN 12 Tanah Datar

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurhalimah, NIM. 1830106039, Judul Skripsi: “Pengaruh Kombinasi Model Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) Dan Reading Questioning Answering (RQA) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran IPA Kelas VIII di MTsN 12 Tanah Datar”. Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2023. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu pembelajaran yang dilakukan oleh guru cenderung menggunakan model pembelajaran yang kurang bervariasi, sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar kognitif peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan kombinasi model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) dan Reading Questioning Answering (RQA) Terhadap Hasil Belajar Peserta didik Pada Pembelajaran IPA Kelas VIII di MTsN 12 Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental dengan rancangan penelitian Pretest-Postest Control Group Design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes soal essay untuk hasil belajar kognitif peserta didik. Berdasarkan rata-rata hasil belajar kognitif peserta didik setelah diberikan perlakuan pada kelas eksperimen memiliki rata-rata yaitu 83,71 sedangkan pada kelas kontrol rata-rata nilai peserta didik yaitu 77,28. Hipotesis diuji dengan menggunakan metode independent sample t test berbantuan program SPSS versi 22. Berdasarkan uji hipotesis didapatkan nilai Thitung yaitu 3.730 sedangkan nilai Ttabel yaitu 1,667. Jadi Thitung > Ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dimana H1 adalah terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) Dan Reading Questioning Answering (RQA) dalam meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan kombinasi model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) Dan Reading Questioning Answering (RQA) dalam meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An Analysis of Level of English Pre-Service Teachers' Questions Based on Taxonomy Bloom

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rina Rialdi Hesti, NIM. 15300400080. Judul skripsi: “AN ANALYSIS OF LEVELS OF QUESTIONS ASKED BY PRE-SERVICE TEACHERS BASED ON TAXONOMY BLOOM.” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya tingkat pertanyaan bahasa Inggris mahasiswa PPL berdasarkan Taxonomy Bloom selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan pertanyaan yang diajukan mahasiswa PPL berdasarkan Taxonomy Bloom pada saat proses pembelajaran Bahasa Inggris pada tingkatan SMA di SMAN X Kota Diatas, SMAN 2 Payakumbuh, SMAN 1 X Koto Singkarak, dan SMAN 1 Bukit Tinggi tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.dengan pendekatan analisis dokumen. Populasi penelitian ini adalah 5 transkrip video ujian mahasiswa PPL angkatan 2017/2018 Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan tahun akademik 2012/2022 yang mengikuti program Praktek Pengalaman Lapangan yang berjumlah 5 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 4 transkrip video yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling, dimana kemudian ditemukannya 140 pertanyaan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan analisis isi. Instrument dalam penelitian ini adalah dokument. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 140 pertanyaan yang ditanyakan mahasiswa PPL, peneliti menemukan 127 pertanyaan termasuk kategori pertanyaan pada tingkatan Knowledge question dan 13 pertanyaan termasuk pada tingkatan Comprehension question. Ini menunjukkan bahwa tingkatan pertanyaan mahasiswa PPL didominasi oleh tingkat Knowledge question yang artinya tingkatan pertanyaan yang ditanyankan mahasiswa PPL berada pada pertanyaan tingkat rendah berdasarkan sistem klasifikasi Bloom.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangam Modul Pembelajaran IPA Berbasis SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup di Kelas VII MTsN 8 Tanah Datar

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nola Prameswari, NIM 1730106031 (2021). Judul Skripsi : “Pengembangan Modul Pembelajran IPA Berbasis SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup di Kelas VII MTsN 8 Tanah Datar”. Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterbatasan sumber belajar yang digunakan oleh peserta didik yang menyebabkan rendahnya penguasaan materi pembelajaran IPA di MTsN 8 Tanah Datar. Bahan ajar yang digunakan berupa buku paket sebagai pegangan guru dalam proses pembelajaran. Kelemahan materi yang dijabarkan tidak lengkap, gambar yang disajikan tidak jelas yang mengakibatkan siswa kurang kreatif belajar dan siswa kurang afektif dalam pembelajaran. Untuk menyikapi masalah ini, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk Modul Berbasis Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) pada pembelajaran IPA yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang diterapkan melalui kegiatan ini adalah penelitian pengembangan (Research And Development) menggunakan model 4-D yang terdiri dari tahap Define, Design, Develop dan Disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) yang diperoleh yaitu, modul yang dihasilkan sangat valid dengan nilai kevalidan 92 % dan rata-rata kepraktisan dengan hasil 90% berdasarkan respon angket guru dan 92% berdasarkan respon angket peserta didik pada kategori sangat praktis, sehingga modul berbasis Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ3R) sudah bisa digunakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS SURVEY, QUESTION, READ,REFLECT, RECITE, REVIEW (SQ4R) PADA PEMBELAJARAN IPA DI MTSN 1 TANAH DATAR TANJUNG EMAS

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fakta yang ditemukan dilapangan bahwa rendahnya pengoptimalan penggunaan bahan ajar yang digunakan oleh peserta didik, yang menyebabkan rendahnya penguasaan materi pembelajaran IPA di MTsN 1 Tanah Datar. Bahan ajar yang digunakan berupa buku paket sebagai pegangan guru dalam proses pembelajaran. Kelemahan materi yang dijabarkan tidak lengkap, gambar yang disajikan tidak jelas, memiliki warna yang tidak menarik serta kurang kreatif belajar dan siswa kurang afektif dalam pembelajran. Pada akhirnya peserta didik tidak dapat mengembangkan keterampilan secara mandiri, yang nantinya akan berpengaruh pada hasil belajar peserta didik. Untuk menyikapi masalah ini, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk Modul Berbasis Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) pada pembelajaran IPA yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang diterapkan melalui kegiatan ini adalah penelitian pengembangan (Research And Development) menggunakan model 4-D yang terdiri dari tahap Define, Design, Develop dan Disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) yang diperoleh yaitu, modul yang dihasilkan sangat valid dengan nilai kevalidan 85,3% dan rata-rata kepraktisan dengan hasil 90% berdasarkan respon angket guru dan 90% berdasarkan respon angket peserta didik pada kategori sangat praktis, sehingga modul berbasis Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) sudah bisa digunakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN QUESTION BOX TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN AKTIVITAS SISWA DI MTSN 3 TANAH DATAR

2020•Koleksi Perpustakaan

MERI FATMAWATI, NIM : 15300500034, Judul Skripsi “Pengaruh Model Teams Games Tournament Berbantuan Question Box terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis dan Aktivitas Siswa Kelas VIII MTsN 3 Tanah Datar”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Batusangkar 2020. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan komunikasi matematis dan aktivitas belajar siswa yang peneliti temukan dikelas VIII MTsN 3 Tanah Datar. Selama proses pembelajaran matematika berlangsung siswa tidak terlibat aktif dalam pembelajaran, siswa kurang memperhatikan guru pada saat menjelaskan pelajaran bahkan siswa sibuk dengan hal-hal diluar kegiatan pembelajaran. Pada saat siswa menyelesaikan soal matematika, siswa belum mampu menyampaikan, menyatakan serta mengeksresikan ide-ide matematika secara tulisan. Selain kemampuan komunikasi matematis terlihat aktivitas belajar siswa juga rendah, selama proses pembelajaran berlangsung siswa tidak mau bertanya terhadap materi yang tidak dipahami sehingga saat pembelajaran siswa terlihat pasif. Guru tidak mengajak siswa dalam menyelesaikan masalah secara bersama-sama, guru cenderung langsung menjawab permasalahan tersebut tanpa meminta pendapat serta ide-ide dari siswa. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi masalah ini adalah model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) media Question Box. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran TGT berbantuan Question Box lebih baik baik dari kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional dan untuk melihat aktivitas belajar siswa selama mendapatkan TGT berbantuan media Question Box. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 3 Tanah Datar Tahun ajaran 2019/2020 terdiri dari lima kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara Probability Sampling dengan teknik Simple Random Sampling. Kelas yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen dan VIII.3 sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil uji hipotesis yaitu Tolak H0 karena = 1,645 atau maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Question Box lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Selanjutnya dari hasil analisis data aktivitas belajar siswa kategori sangat tinggi dengan angka persentasi 87,5 dan dapat disimpulkan aktivitas siswa selama mendapatkan pembelajaran TGT berbantuan Question Box meningkat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN READING, QUESTION, AND ANSWERING (RQA) DIPADU THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MAN 2 TANAH DATAR

2020•Koleksi Perpustakaan

Renita Setia Ningsih Nim. 15 300 600 059, Judul Skripsi “Pengaruh Strategi Pembelajaran Reading, Question, And Answering (RQA) Dipadu Think Pair Share (TPS) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa MAN 2 Tanah Datar”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Dalam proses pembelajaran siswa belum dilibatkan secara aktif untuk mencari konsepnya sendiri dan kurangnya pengetahuan awal siswa kelas XI MIA MAN 2 Tanah Datar. Hal ini dikarenakan kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh guru (teacher centered) melalui metode ceramah dan masih banyak siswa yang belum mampu untuk berpikir kritis seperti menjawab pertanyaan disertai dengan alasan serta mengemukakan argumen mengenai suatu masalah. Akibatnya terlihat pada hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa masih banyak yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh strategi pembelajaran Reading, Question, And Answering (RQA) Dipadu Think Pair Share (TPS) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa MAN 2 Tanah Datar pada materi struktur dan fungsi sel penyusun jaringan tumbuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Posttest Control Only Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang berjumlah 102 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian dapat dilihat dari skor rata-rata siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari pada skor rata-rata kelas kontrol, yaitu 69,38 untuk kelas eksperimen dan 48,44 untuk kelas kontrol. Begitu juga dengan skor tertinggi juga berada pada kelas eksperimen yaitu 90, sedangkan untuk kelas kontrol tertingginya 88. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan uji-t didapat harga thitung = 5,07 sedangkan ttabel = 1,66 pada taraf nyata α = 0,05. Berarti t hitung > t tabel yaitu 5,07 > 1,66 maka dapat dikemukakan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi kelas XI materi struktur dan penyusun sel jaringan tumbuhan dengan menggunakan strategi pembelajaran reading, question, and answering (RQA) dipadu think pair share (TPS) lebih baik dari pada keterampilan berpikir kritis siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING TIPE LEARNING START WITH A QUESTIONS DENGAN BERMAIN JAWABAN TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 KOTA SOLOK

2020•Koleksi Perpustakaan

FAHDRATUL WAHYU ILLAHI, NIM: 14 105 015, Judul Skripsi “Pengaruh Penggunaan Strategi Pembelajaran Active Learning tipe Learning Start with A Question dengan Bermain Jawaban Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Kota Solok”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang peneliti temukan di SMAN 3 Kota Solok yaitu rendahnya aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Hal ini disebabkan oleh strategi yang digunakan guru cenderung masih menggunakan pembelajaran konvensional, kemudian masih banyak terdapat siswa yang tidak memperhatikan guru dalam mengajar, sering sibuk sendirian di belakang, sehingga pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh guru jarang sekali dapat respon dari siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas belajar matematika siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran active lerning tipe learning start with a question dengan bermain jawaban dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran active lerning tipe learning start with a question dengan bermain jawaban. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA SMAN 3 Kota Solok tahun ajaran 2019/2020. Pengambilan sampel dalam penelitian ini diambil secara acak, kemudian terpilih kelas X IPA 4 sebagai kelas eksperimen dan X IPA 5 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas belajar matematika siswa dan tes hasil belajar matematika siswa. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t. Setelah melakukan pengamatan pada kelas eksperimen, persentase aktivitas belajar matematika siswa sebesar 68,82%, dengan kriteria keaktifan siswa tinggi. Jadi aktivitas belajar matematika siswa yang menggunakan strategi pembelajaran active learning tipe learning start with a questions dengan bermain jawaban mampu meningkatkan aktivitas elajar matematika siswa. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen adalah 78,15, sedangkan rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 66,48. Dengan menggunkan α = 0,05 diperoleh thitung (3,437) > ttabel (1,67), sehingga H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar matematika siswa kelas X IPA SMA Negeri 3 Kota Solok dengan menggunakan strategi active learning tipe learning start with a question dengan bermain jawaban. Hasil belajar matematika siswa yang menggunakan strategi pembelajaran active learning tipe learning start with a questions dengan bermain jawaban lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa dengan pembelajaran konvensional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS XII IPA DI SMAN 1 HILIRAN GUMANTI

2020•Koleksi Perpustakaan

MULDI AKMAL, NIM: 15300500039, Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Question Student Have Terhadap Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas XII IPA di SMAN 1 Hiliran Gumanti”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Batusangkar 2019. Pokok permasalah yang ditemukan ini adalah rendahnya aktivitas belajar dan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Terlihat pada saat proses pembelajaran siswa kurang berpartisipasi, cendrung melakukan kegiatannya sendiri. Rendahnya pemahaman konsep matematis siswa dapat dilihat ketika guru memberikan soal tes pemahaman konsep matematis dimana siswa belum mampu menyelesaikan soal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe Question Student Have? dan untuk mengetahui bagaimanakah peningkatan pemahaman konsep matematis siswa dengan menggunakan srtategi pembelajaran aktif tipe Question Student Have?. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pra Eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian one group pretest postest design yang mana pada awal penelitian dilakukan pretest dan melakukan tes akhir atau postest. Dalam penelitian ini hanya menggunakan satu kelas sampel yang terpilih yaitu kelas XII IPA 1. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes pemahaman konsep matematis berupa pretest dan postest. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Gain Ternormalisasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kelas sampel berdistribusi normal dan homogen. Dari hasil analisis data diperoleh aktivitas belajar siswa meningkat pada setiap pertemuan, yang mana rata-rata pertemuan I, II, III,dan IV berturut-turut adalah 29,69%; 49,74%; 65,51%; dan 86,86%. Rata-rata keseluruhan adalah 57,95% dengan kriteria aktivitas siswa tergolong banyak. Pada setiap hasil prestest dan postest dari masing-masing siswa mengalami peningkatan. Diperoleh rata-rata N-Gain adalah 0,6832131 dengan kategori sedang. Maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran aktif tipe Question Student Have mengalami peningkatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN METODE SURVEY, QUESTION, READ, RECITE AND REVIEW(SQ3R) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DAN MOTIVASI SISWA KELAS VII SMPN 3 SUNGAYANG

2018•Koleksi Perpustakaan

IRA OKAFITRI, NIM : 14 105 029, Judul Skripsi “Penerapan Metode Survey, Questian, Read, Recite and Review (SQ3R) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dan Motivasi Siswa di SMPN 3 Sungayang”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang peneliti temukan di kelas VII SMPN 3 Sungayang, yaitu kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih rendah. Hal ini dapat dilihat siswa yang terbiasa menghafal suatu konsep tanpa tahu bagaimana pembentukan konsep itu berlangsung. Ketika siswa diberikan soal, siswa tidak bisa mengerjakannya, karena tidak mampunya siswa menyatakan kembali konsep yang telah diajarkan oleh guru dengan tepat pada soal yang diberikan, begitu pula prosedur penyelesaiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode SQ3R terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dan untuk mengetahui bagaimana motivasi siswa yang menggunakan metode SQ3R di SMPN 3 Sungayang. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental design, dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 3 Sungayang tahun ajaran 2017/2018. Pengambilan sampel dalam penelitian ini diambil secara simple random sampling terpilih kelas VII.2 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan lembar angket. Analisis yang peneliti lakukan dalam penelitian ini adalah analisis tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dan analisis angket motivasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode SQ3R dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa di SMPN 3 Sungayang dengan n-gain berada pada kategori tinggi. Motivasi siswa yang menggunakan metode SQ3R tertinggi pada indikator adanya hasrat dan keinginan berhasil sedangkan kategori sedang pada indikator adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar, adanya penghargaan dan penghormatan atas diri, menunjukkan perhatian dan minat terhadap tugas-tugas yang diberikan di SMPN 3 Sungayang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE LEARNING STARTS WITH A QUESTIONS (LSQ) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP 2 MUNGKA

2018•Koleksi Perpustakaan

Annisa Fauziah, NIM. 13 105 007, Judul Skripsi “Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Learning Starts With a Question untuk Meningkatkan Kemampuan komunikasi Matematis Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Mungka”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2017. Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu yang harus dimiliki oleh siswa dalam belajar matematika yang ditetapkan Permendiknas. Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 2 Mungka mengakibatkan persentase ketuntasan hasil nilai semester siswa tergolong rendah. Salah satu solusi yang peneliti sarankan adalah pembelajaran dengan Strategi Active Learning Tipe Learning Starts With a Question (LSQ). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan komuniksai matematis siswa secara lisan yang menggunakan stratei pembelajaran aktif tipe learning starts with a question, untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan strategi LSQ dengan pembelajaran konvensional di SMP Negeri 2 Mungka. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment), dengan rancangan penelitian Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IX SMP Negeri 2 Mungka. Tahun Ajaran 2018/2019 yang terdiri dari tiga kelas. Sampel penelitian ini adalah ssiswa kelas IX2 sebagai kelas ekperimen dan IX1 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel pada penelitian ini menngunakan probability sampling dengan Sampel yaitu siswa kelas IX2 sebagai kelas eksperimen. Data untuk melihat peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa di kelas eksperimen diperoleh dari data pretest sebelum diberi perlakuan dan data posttest setelah penerapan strategi LSQ di kelas eksperimen. Dan pembelajaraan konvensional di kelas kontrol diuji menggunakan N-Gain. Hipotesis diuji menggunakan uji-t satu arah. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil penelitian bahwa: (1) terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan kategori sedang dengan rata-rata N-gain= 0,51 (2) kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan strategi pembelajaran learning starts with a question lebih baik dari pada siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional. Hal ini terdapat dari hasil uji hipotesis yang dilakukan di dapatkan thitung = 1,775 dan ttabel = 1,645, pada taraf∝=0,05. Berdasarkan kriteria thitung>ttabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, dapat diambil kesimpulan kemampuan komunikasi matematis siswa, berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa secara lisan mengalami peningkatan untuk setiap kali pertemuan, sedangkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan penggunaan strategi pembelajaran aktif tipe learning starts with a question dapat meningkatkan kemapuan komunikasi matematis IX SMP N 2 Mungka.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail