ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ella Febra Melany. NIM 1630106005 (2020). Judul Skripsi: “Pengembangan LKPD Biologi Berbasis Model Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) pada Materi Biologi Kelas X di SMA”, Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya variasi penggunaan media pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk meningkatkan keaktifan peserta didik, meningkatkan berfikir kritis peserta didik, dan peserta didik kurang tertarik atau kurang termotivasi dalam belajar serta kurang memahami materi yang diajarkan oleh guru. Berdasarkan latar belakang diatas penulis melakukan suatu penelitian untuk mencari penyelesaian masalah tersebut, yaitu dengan melakukan Pengembangan LKPD Biologi Berbasis Model Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) pada materi biologi kelas X SMA yaitu materi ekosistem. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan menggunakan model 4-D memiliki empat tahapyaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Namun pada model ini penulisan dilakukan sampai tahap pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar uji validitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa LKPD Biologi Berbasis Model Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending). Hasil validasi LKPD diperoleh nilai rata-rata 91,38% yang dikategorikan sangat valid dari aspek syarat didaktik, syarat kontruksi, syarat teknis dan model CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dita Rahmadani, NIM: 2030105012, Judul Skripsi “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, Extention) Di MAN 1 Kota Padang Panjang” Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika, hal ini disebabkan keterbatasan sumber belajar yang mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik sehingga peserta didik cenderung pasif dalam belajar. Di sisi lain, pembelajaran yang menekankan pada penanaman konsep dan kegiatan mengaplikasikan pengetahuan peserta didik dapat memperkuat pemahaman peserta didik dalam belajar matematika, sehingga penelitian ini bertujuan menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, Extention) di MAN 1 Kota Padang Panjang yang Valid dan Praktis. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Penelitian ini menggunakan 3-D, meliputi tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (development). Hal ini dikarenakan beberapa keterbatasan peneliti dalam pengembangan LKPD ini seperti waktu dan biaya pelaksanaan. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XI F3 di MAN 1 Kota Padang Panjang tahun ajaran 2025/2026. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi LKPD dan angket respon peserta didik. Data dianalisis menggunakan persentase validitas dan persentase praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) LKPD Berbasis ICARE yang dirancang sangat valid dengan hasil validasi 84,09% dan (2) LKPD Berbasis ICARE sangat praktis dengan persentase 85,05%
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
AULIA EKA PRANANDA, NIM: 2130105007, Judul Skripsi “Pengembangan LKPD Berbasis CORE pada Materi Bilangan Rasional dan Desimal dalam Melatih Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMPN 3 Batusangkar”, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas VII SMPN 3 Batusangkar. Permasalahan ini dipicu oleh keterbatasan sumber belajar yang belum mampu mengarahkan peserta didik untuk membangun kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya bahan ajar yang inovatif dan sistematis agar proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan mampu melatih kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik. Untuk mengatasinya, perlu adanya pengembangan LKPD Berbasis Model Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) dalam melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan LKPD Berbasis Model Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) dalam Melatih Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik yang valid dan Praktis. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, design, development, dan disseminate. Tahap define dilakukan melalui analisis awal, analisis bahan ajar dan media, analisis tujuan pembelajaran, analisis karakteristik peserta didik, serta analisis literatur. Tahap design dilakukan dengan merancang LKPD sesuai dengan sintaks model CORE yang terdiri atas tahapan connecting, organizing, reflecting, dan extending. Tahap development meliputi proses validasi oleh tiga orang validator dan uji praktikalitas kepada 28 peserta didik kelas VII.5 SMPN 3 Batusangkar. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi LKPD dan angket praktikalitas peserta didik, dengan teknik analisis data menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis model CORE yang dikembangkan memperoleh persentase kevalidan sebesar 88,22% dengan kategori sangat valid ditinjau dari aspek kelayakan isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikan. Selanjutnya, hasil uji praktikalitas menunjukkan persentase sebesar 87,86 % dengan kategori sangat praktis, yang menunjukkan bahwa LKPD mudah digunakan, memiliki tampilan menarik, bahasa yang mudah dipahami, serta membantu peserta didik memahami materi dan memotivasi peserta didik dalam proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK HAZIZAH (NIM: 1830105023), Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Matematika Berbasis ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, Extension) Untuk Meningkatkan Kemampuann Pemecahan Masalah di Kelas VIII SMPN 2 Sungayang”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Pokok permasalahan pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 2 Sungayang memiliki kemampuan pemecahan masalah yang rendah. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik disebabkan karena proses pembelajaran yang berpusat pada guru, guru kurang menuntun peserta didikuntuk untuk bernalar atau berpikir, pembelajaran jarang menggunakan kelompok, dan rendahnya keinginan peserta didik untuk belajar mandiri. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan menggunakan model pembelajaran ICARE(Introduction, Connection, Application, Reflection, Extension) lebih baik dari pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMPN 2 Sungayang tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian adalah semua peserta didik kelas VIII SMPN 2 Sungayang. Pengambilan sampel adalah probability sampling dengan teknik simple random sampling. Pengambilan dilakukan secara voting dan terpilih kelas VIII.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kemampuan pemecahan masalah matematis dalam bentuk uraian, teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji-t. Hasil dari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas eksperimen adalah 27,17 dan rata-rata kelas kontrol 17,83 dengan uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel atau 14,01851 > 1,995, sehingga H0 ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VIII SMPN 2 Sungayang yang menggunakan model pembelajaran berbasis ICARE lebih baik dari pada pembelajaran kemampuan pemecahan masalah matematis dengan pembelajaran konvensional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Maulana Helviza NIM. 1830106033 (2023). Judul Skripsi: “Pengembangan LKPD Biologi Berbasis Model Pembelajaran Introduction, Connection, Aplication, Reflection, Extention (ICARE) Pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X Di MAS PSA Sulit Air”, Jurusan Program Studi Biologi, Fakultas Tarbiyah dan ILmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta yang ditemukan dilapangan bahwa bahan belajar yang digunakan guru dan peserta didik belum bervariasi yang menyebabkan rendahnya penguasaan materi pembelajaran Biologi. Bahan ajar yang biasa digunakan berupa buku paket dan LKS yang belum dapat meningkatkan daya berfikir kritis dan minat belajar peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Bahan ajar yang digunakan belum memiliki tahapan-tahapan Introduction, Connection, Aplication, Reflection, Extention di dalamnya. Selain itu proses pembelajaran masih lebih dominan satu arah. Adapun tujuan penelitian ini untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk LKPD berbasis model pembelajaran ICARE pada materi Keanekaragamana Hayati kelas X di MAS PSA Sulit Air yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Diseminate). Namun pada penelitian ini peneliti hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Produk LKPD divalidasi oleh validator ahli media, validator ahli bahasa dan desain, dan satu guru biologi sebagai validator ahli materi pembelajaran yang menilai dari ketepatan materi LKPD dengan kurikulum. Uji coba praktikalitas dilakukan oleh 20 orang peserta didik kelas X di MAS PSA Sulit Air. Instrumen yang digunakan adalah instrument validitas dan instrumen praktikalitas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa LKPD berbasis model pembelajaran ICARE pada materi Keanekaragaman Hayati. Hasil validasi LKPD diperoleh nilai rata-rata 82,5% dikategorikan sangat valid dari aspek syarat didaktik, syarat konstruk, syarat teknis, dan syarat kebahasaan. Hasil praktikalitas LKPD oleh siswa kelas X di MAS PSA Sulit Air diperoleh nilai rata-rata 90% pada kategori sangat praktis. Hal ini menunjukan bahwa LKPD yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran Biologi kelas X di MAS PSA Sulit Air.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nurhalimah, NIM. 1830106039, Judul Skripsi: “Pengaruh Kombinasi Model Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) Dan Reading Questioning Answering (RQA) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran IPA Kelas VIII di MTsN 12 Tanah Datar”. Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2023. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu pembelajaran yang dilakukan oleh guru cenderung menggunakan model pembelajaran yang kurang bervariasi, sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar kognitif peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan kombinasi model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) dan Reading Questioning Answering (RQA) Terhadap Hasil Belajar Peserta didik Pada Pembelajaran IPA Kelas VIII di MTsN 12 Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental dengan rancangan penelitian Pretest-Postest Control Group Design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes soal essay untuk hasil belajar kognitif peserta didik. Berdasarkan rata-rata hasil belajar kognitif peserta didik setelah diberikan perlakuan pada kelas eksperimen memiliki rata-rata yaitu 83,71 sedangkan pada kelas kontrol rata-rata nilai peserta didik yaitu 77,28. Hipotesis diuji dengan menggunakan metode independent sample t test berbantuan program SPSS versi 22. Berdasarkan uji hipotesis didapatkan nilai Thitung yaitu 3.730 sedangkan nilai Ttabel yaitu 1,667. Jadi Thitung > Ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dimana H1 adalah terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) Dan Reading Questioning Answering (RQA) dalam meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan kombinasi model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) Dan Reading Questioning Answering (RQA) dalam meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ERA AMELIA, NIM 1830106015, Judul Skripsi “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Biologi Berbasis Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) Pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Di Kelas VIII MTsN 8 Tanah Datar”. Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini di latar belakangi permasalahan yang ditemukan di lapangan bahwa peserta didik kekurangan bahan belajar untuk dipelajarinya di sekolah, selain itu peserta didik sulit memahami materi seperti dalam pemecahan soal-soal yang diberikan oleh guru, hal ini bisa menyebabkan proses pembelajaran menjadi kurang efektif sehingga mempengaruhi hasil pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa LKPD berbasis Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan kelas VIII MTsN 8 Tanah Datar yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan model 4D yang terdiri dari tahap define, design, develop, disseminate. Namun yang dikembangkan hanya sampai pada tahap develop. Produk LKPD divalidasi oleh 2 orang dosen ahli dan 1 guru IPA dan di uji coba praktikalitas oleh 31 orang peserta didik MTsN 8 Tanah Datar dengan menggunakan instrument validasi, instrument praktikalitas. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu LKPD berbasis Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) memiliki karakteristik yang terdiri dari komponen meliputi: judul, identitas, petunjuk penggunaan, kegiatan pembelajaran berbasis CORE, KI & KD, indikator dan tujuan pembelajaran, kegiatan awal, ringkasan materi, evaluasi, kegiatan praktikum, kunci jawaban evaluasi, penilaian, daftar pustaka. Validitas yang diperoleh LKPD ini diukur dari rata-rata kevalidan dengan hasil 84,25% kategori sangat valid. dan rata-rata kepraktisan guru yang diperoleh adalah 81,66% dengan kategori sangat praktis dan rata-rata kepraktisan peserta didik yang diperoleh adalah 81,83% dengan kategori sangat praktis, sehingga LKPD berbasis Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) sudah dapat digunakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fakta yang ditemukan dilapangan bahwa rendahnya pengoptimalan penggunaan bahan ajar yang digunakan oleh peserta didik, yang menyebabkan rendahnya penguasaan materi pembelajaran IPA di MTsN 1 Tanah Datar. Bahan ajar yang digunakan berupa buku paket sebagai pegangan guru dalam proses pembelajaran. Kelemahan materi yang dijabarkan tidak lengkap, gambar yang disajikan tidak jelas, memiliki warna yang tidak menarik serta kurang kreatif belajar dan siswa kurang afektif dalam pembelajran. Pada akhirnya peserta didik tidak dapat mengembangkan keterampilan secara mandiri, yang nantinya akan berpengaruh pada hasil belajar peserta didik. Untuk menyikapi masalah ini, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk Modul Berbasis Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) pada pembelajaran IPA yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang diterapkan melalui kegiatan ini adalah penelitian pengembangan (Research And Development) menggunakan model 4-D yang terdiri dari tahap Define, Design, Develop dan Disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) yang diperoleh yaitu, modul yang dihasilkan sangat valid dengan nilai kevalidan 85,3% dan rata-rata kepraktisan dengan hasil 90% berdasarkan respon angket guru dan 90% berdasarkan respon angket peserta didik pada kategori sangat praktis, sehingga modul berbasis Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) sudah bisa digunakan.
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan