Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: ICARE (Introduction
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, Extention) Di MAN 1 Kota Padang Panjang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dita Rahmadani, NIM: 2030105012, Judul Skripsi “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, Extention) Di MAN 1 Kota Padang Panjang” Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika, hal ini disebabkan keterbatasan sumber belajar yang mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik sehingga peserta didik cenderung pasif dalam belajar. Di sisi lain, pembelajaran yang menekankan pada penanaman konsep dan kegiatan mengaplikasikan pengetahuan peserta didik dapat memperkuat pemahaman peserta didik dalam belajar matematika, sehingga penelitian ini bertujuan menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, Extention) di MAN 1 Kota Padang Panjang yang Valid dan Praktis. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Penelitian ini menggunakan 3-D, meliputi tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (development). Hal ini dikarenakan beberapa keterbatasan peneliti dalam pengembangan LKPD ini seperti waktu dan biaya pelaksanaan. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XI F3 di MAN 1 Kota Padang Panjang tahun ajaran 2025/2026. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi LKPD dan angket respon peserta didik. Data dianalisis menggunakan persentase validitas dan persentase praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) LKPD Berbasis ICARE yang dirancang sangat valid dengan hasil validasi 84,09% dan (2) LKPD Berbasis ICARE sangat praktis dengan persentase 85,05%

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Matematika Berbasis ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, Extention) Lebih Baik Kemampuan Pemecahan Masalah di Kelas VIII SMPN 2 Sungayang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK HAZIZAH (NIM: 1830105023), Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Matematika Berbasis ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, Extension) Untuk Meningkatkan Kemampuann Pemecahan Masalah di Kelas VIII SMPN 2 Sungayang”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Pokok permasalahan pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 2 Sungayang memiliki kemampuan pemecahan masalah yang rendah. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik disebabkan karena proses pembelajaran yang berpusat pada guru, guru kurang menuntun peserta didikuntuk untuk bernalar atau berpikir, pembelajaran jarang menggunakan kelompok, dan rendahnya keinginan peserta didik untuk belajar mandiri. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan menggunakan model pembelajaran ICARE(Introduction, Connection, Application, Reflection, Extension) lebih baik dari pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMPN 2 Sungayang tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian adalah semua peserta didik kelas VIII SMPN 2 Sungayang. Pengambilan sampel adalah probability sampling dengan teknik simple random sampling. Pengambilan dilakukan secara voting dan terpilih kelas VIII.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kemampuan pemecahan masalah matematis dalam bentuk uraian, teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji-t. Hasil dari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas eksperimen adalah 27,17 dan rata-rata kelas kontrol 17,83 dengan uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel atau 14,01851 > 1,995, sehingga H0 ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VIII SMPN 2 Sungayang yang menggunakan model pembelajaran berbasis ICARE lebih baik dari pada pembelajaran kemampuan pemecahan masalah matematis dengan pembelajaran konvensional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan LKPD Biologi Berbasis Model Pembelajaran Introduction, Connection, Aplication, Reflection, Extention (ICARE) Pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X MAS PSA Sulit Air

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Maulana Helviza NIM. 1830106033 (2023). Judul Skripsi: “Pengembangan LKPD Biologi Berbasis Model Pembelajaran Introduction, Connection, Aplication, Reflection, Extention (ICARE) Pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X Di MAS PSA Sulit Air”, Jurusan Program Studi Biologi, Fakultas Tarbiyah dan ILmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta yang ditemukan dilapangan bahwa bahan belajar yang digunakan guru dan peserta didik belum bervariasi yang menyebabkan rendahnya penguasaan materi pembelajaran Biologi. Bahan ajar yang biasa digunakan berupa buku paket dan LKS yang belum dapat meningkatkan daya berfikir kritis dan minat belajar peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Bahan ajar yang digunakan belum memiliki tahapan-tahapan Introduction, Connection, Aplication, Reflection, Extention di dalamnya. Selain itu proses pembelajaran masih lebih dominan satu arah. Adapun tujuan penelitian ini untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk LKPD berbasis model pembelajaran ICARE pada materi Keanekaragamana Hayati kelas X di MAS PSA Sulit Air yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Diseminate). Namun pada penelitian ini peneliti hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Produk LKPD divalidasi oleh validator ahli media, validator ahli bahasa dan desain, dan satu guru biologi sebagai validator ahli materi pembelajaran yang menilai dari ketepatan materi LKPD dengan kurikulum. Uji coba praktikalitas dilakukan oleh 20 orang peserta didik kelas X di MAS PSA Sulit Air. Instrumen yang digunakan adalah instrument validitas dan instrumen praktikalitas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa LKPD berbasis model pembelajaran ICARE pada materi Keanekaragaman Hayati. Hasil validasi LKPD diperoleh nilai rata-rata 82,5% dikategorikan sangat valid dari aspek syarat didaktik, syarat konstruk, syarat teknis, dan syarat kebahasaan. Hasil praktikalitas LKPD oleh siswa kelas X di MAS PSA Sulit Air diperoleh nilai rata-rata 90% pada kategori sangat praktis. Hal ini menunjukan bahwa LKPD yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran Biologi kelas X di MAS PSA Sulit Air.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan video pembelajaran berbasis icare untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP N 2 Sungai Tarab

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertolak dari pembelajaran matematika peserta didik disekolah, yaitu kurangnya kesadaran peserta didik dalam mengikuti pembelajaran matematika dan kurangnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Begitu beragamnya karakteristik dari siswa sehingga banyak dari siswa yang tidak memahami materi dari pembelajaran matematika. Guru juga menyebutkan rendahnya hasil belajar peserta didik dari segi kognitif. Pada saat pembelajaran daring sekarang peserta didik hanya menerima pembelajaran melalui LKPD saja, tanpa penjelasan oleh guru. Peserta didik lebih menyukai jika materi dalam pembelajaran matematika dapat mereka lihat dan mereka dengarkan. Supaya mereka lebih memahami materi dalam pembelajaran matematika.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan sebuah video pembelajaran berbasis ICARE yang valid, praktis dan efektif. Karena melalui video pembelajaran berbasis ICARE peserta didik dapat melihat dan mendengarkan pembelajaran secara langsung dan dapat diputar beulang-ulang sampai peserta didik paham dengan materi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap pendefenisian (Define), tahap perancangan (Design) dan tahap pengembangan (develop). Tahap pendefenisian (define) Tahap pendefenisian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu analisis awal, analisis karakteristik peserta didik, analisis sumber belajar dan meninjau literatur tentang video pembelajaran. Selanjutnya tahap perancangan (design) bertujuan untuk merancang video pembelajaran. Terakhir tahap pengembangan (develop) bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran yang telah dirancang yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini dilakukan dikelas VIII. B SMP N 2 Sungai Tarab. Adapun instrumen yang digunakan adalah lembar validasi video pembelajaran, lembar validasi angket respon peserta didik (praktikalitas), angket respon peserta didik (praktikalitas), lembar validasi angket respon peserta didik (efektivitas), angket respon peserta didik (efektivitas), lembar validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), lembar validasi soal tes hasil belajar dan tes hasil belajar. Hasil penellitian menunjukkan bahwa video yang dirancang valid dengan hasil validitas 78,45%. Kemudian video pembelajaran matematika telah praktis digunakan dengan hasil kepraktisan dari 16 orang peserta didik kelas VIII SMP N 2 Sungai Tarab 64,175%. Selain itu video pembelajaran berbasis ICARE telah efektif digunakan terlihat pada angket respon peserta didik terhadap pembelajaran yakni peserta didik memberikan respon sangat positif dimana persentasenya 81,4% Hasil belajar peserta didik meningkat dengan kategori N-Gain sebesar 0,67% dengan kriteria cukup.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail