Abstrak
ABSTRAK HAZIZAH (NIM: 1830105023), Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Matematika Berbasis ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, Extension) Untuk Meningkatkan Kemampuann Pemecahan Masalah di Kelas VIII SMPN 2 Sungayang”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Pokok permasalahan pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 2 Sungayang memiliki kemampuan pemecahan masalah yang rendah. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik disebabkan karena proses pembelajaran yang berpusat pada guru, guru kurang menuntun peserta didikuntuk untuk bernalar atau berpikir, pembelajaran jarang menggunakan kelompok, dan rendahnya keinginan peserta didik untuk belajar mandiri. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan menggunakan model pembelajaran ICARE(Introduction, Connection, Application, Reflection, Extension) lebih baik dari pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMPN 2 Sungayang tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian adalah semua peserta didik kelas VIII SMPN 2 Sungayang. Pengambilan sampel adalah probability sampling dengan teknik simple random sampling. Pengambilan dilakukan secara voting dan terpilih kelas VIII.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kemampuan pemecahan masalah matematis dalam bentuk uraian, teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji-t. Hasil dari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas eksperimen adalah 27,17 dan rata-rata kelas kontrol 17,83 dengan uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel atau 14,01851 > 1,995, sehingga H0 ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VIII SMPN 2 Sungayang yang menggunakan model pembelajaran berbasis ICARE lebih baik dari pada pembelajaran kemampuan pemecahan masalah matematis dengan pembelajaran konvensional.