PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE LEARNING STARTS WITH A QUESTIONS (LSQ) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP 2 MUNGKA
Annisa Fauziah, NIM. 13 105 007, Judul Skripsi “Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Learning Starts With a Question untuk Meningkatkan Kemampuan komunikasi Matematis Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Mungka”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2017. Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu yang harus dimiliki oleh siswa dalam belajar matematika yang ditetapkan Permendiknas. Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 2 Mungka mengakibatkan persentase ketuntasan hasil nilai semester siswa tergolong rendah. Salah satu solusi yang peneliti sarankan adalah pembelajaran dengan Strategi Active Learning Tipe Learning Starts With a Question (LSQ). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan komuniksai matematis siswa secara lisan yang menggunakan stratei pembelajaran aktif tipe learning starts with a question, untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan strategi LSQ dengan pembelajaran konvensional di SMP Negeri 2 Mungka. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment), dengan rancangan penelitian Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IX SMP Negeri 2 Mungka. Tahun Ajaran 2018/2019 yang terdiri dari tiga kelas. Sampel penelitian ini adalah ssiswa kelas IX2 sebagai kelas ekperimen dan IX1 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel pada penelitian ini menngunakan probability sampling dengan Sampel yaitu siswa kelas IX2 sebagai kelas eksperimen. Data untuk melihat peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa di kelas eksperimen diperoleh dari data pretest sebelum diberi perlakuan dan data posttest setelah penerapan strategi LSQ di kelas eksperimen. Dan pembelajaraan konvensional di kelas kontrol diuji menggunakan N-Gain. Hipotesis diuji menggunakan uji-t satu arah. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil penelitian bahwa: (1) terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan kategori sedang dengan rata-rata N-gain= 0,51 (2) kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan strategi pembelajaran learning starts with a question lebih baik dari pada siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional. Hal ini terdapat dari hasil uji hipotesis yang dilakukan di dapatkan thitung = 1,775 dan ttabel = 1,645, pada taraf∝=0,05. Berdasarkan kriteria thitung>ttabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, dapat diambil kesimpulan kemampuan komunikasi matematis siswa, berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa secara lisan mengalami peningkatan untuk setiap kali pertemuan, sedangkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan penggunaan strategi pembelajaran aktif tipe learning starts with a question dapat meningkatkan kemapuan komunikasi matematis IX SMP N 2 Mungka.