Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

157 hasil
Subjek: IMPLEMENTASI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

English’ Difficulties In Implementing Character Education in SMPN 2 SIJNJUNG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AVIVAH HUMAYRA, NIM. 14 104 013, judul skripsi “ENGLISH TEACHER DIFFICULTIES IN IMPLEMENTING CHARACTER EDUCATION IN SMPN 2 SIJUNJUNG” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar. Permasalah dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya kesulitan guru dalam membentuk karakter yang baik dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kesulitan guru membentuk karakter yang baik yang di alamioleh guru bahasa inggris. Jenis penelitian ini adalah penelitian pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 3 orang guru yang telah mengajar di SMPN 2 Sijunjung tahun ajaran 2019/2020. Informan dipilih menggunakan Purposive Sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci . Instrument yang digunakan untuk mengambil data yaitu pedoman wawancara sebagai instrument pendukung. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Untuk alat pendukung lainnya seperti handphone yang digunakan untuk merekam.Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi dengan menggunakan wawancara. Selanjutnya, dalam menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles dan Huberman (1994) yaitu melakukan reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa ada 4 kesulitan guru untuk membentuk karakter yang baik dan implementasinya dalam belajarnya di SMPN 2 Sijunjung tahun 2019/2020. Kesulitan guru tersebut yaitu: 1) Guru tidak mengerti indacator dan penilaian karakter ; 2) Guru tidak mengerti IPTEK; 3) Pengaruh keluarga; 4) Kurangnya seminar dan workshop; 5) Guru meanggap bukan role model yang baik untuk muridnya ; 6) Membutuhkan waktu untuk mengubah karakter

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Kerjasama Bagi Hasil Sawah Pagang Gadai di Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Didi Rahman, NIM. 1302172, Judul Skripsi: “Implementasi Kerjasama Bagi Hasil Pengelolaan Sawah Pagang Gadai di Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar (Analisis Efesiensi Keuangan)”, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2020. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah Bagaimana bentuk kesepakatan kerjasama bagi hasil dalam kerjasama bagi hasil sawah di Nagari Sungai Jambu, Bagaimana tingkat bagi hasil kotor yang diperoleh dari sawah pagang gadai di Nagari Sungai Jambu, Bagaimana tingkat bagi hasil bersih yang diperoleh dari sawah pagang gadai di Nagari Sungai Jambu dan Berapa tingkat laba hasil sawah pagang gadai di Nagari Sungai Jambu pertahun dibandingkan dengan tingkat deposito perbankan syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menjelaskan bentuk kesepakatan kerjasama bagi hasil dalam kerjasama bagi hasil sawah di Nagari Sungai Jambu, mengetahui dan menjelaskan tingkat bagi hasil kotor yang diperoleh dari sawah pagang gadai di Nagari Sungai Jambu, mengetahui dan menjelaskan tingkat bagi hasil bersih yang diperoleh dari sawah pagang gadai di Nagari Sungai Jambu dan mengetahui dan menjelaskan tingkat laba hasil sawah pagang gadai di Nagari Sungai Jambu pertahun dibandingkan dengan tingkat deposito perbankan syariah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research) melalui pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif. Sumber data primer adalah 10 orang pemberi modal dan 10 orang penggarap sawah data sekunder adalah dokumentasi dan LPJ Nagari Sungai Jambu serta karya ilmiah yang berhubungan dengan kerjasama mudharabah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teori Miles dan Hubermen. Hasil penelitian ini adalah Pertama, Bentuk kesepakatan kerjasama bagi hasil dalam kerjasama bagi hasil sawah di Nagari Sungai Jambu adalah pemilik sawah menyerahkan sawahnya kepada penggarap sawah untuk di garap dan di tanami. Segala bentuk modal di tanggung oleh pemilik sawah dan hasil panen dari sawah tersebut dibagi dua antara pemilik sawah dan penggarap sawah. Kedua, Tingkat bagi hasil kotor yang diperoleh dari kerjasama bagi hasil pengelolaan sawah di Nagari Sungai Jambu sebesar 31,4%. Ketiga, Tingkat bagi hasil bersih yang diperoleh dari kerjasama bagi hasil pengelolaan sawah di Nagari Sungai Jambu sebesar 11,36%. Keempat, Tingkat laba investasi bagi hasil pagang gadai di Nagari Sungai Jambu lebih besar dari pada investasi pada deposito perbankan syariah.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Manajemen dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan BMT ALMABRUK Batusangkar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MULTI AZHARI PUTRI,NIM.15 301 220 067, Judul Skripsi. “STRATEGI MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAM BMT ALMABRUK BATUSANGKAR” Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Manajemen Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah jumlah aset dan nasabah BMT ALMABRUK Batusangkar meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun, sedangkan diketahui hasil observasi awal menunjukan karyawan BMT ALMABRUK Batusangkar berjumlah 4 orang karyawan dengan hasil kinerja yang dicapai sangat luar biasa. Jadi penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi manajemen dalam meningkatkan kinerja karyawan BMT ALMABRUK Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah field research yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari direktur BMT ALMABRUK Batusangkar dan data sekunder diperoleh dari karyawan mengenai jumlah aset dan nasabah pada tahun 2014-2018. Strategi manajemen dalam meningkatkan kinerja karyawan BMT ALMABRUK Batusangkar yaitu mengadakan meeting, menerapkan kedisiplinan dan memberikan motivasi dalam bekerja. Implementasi strategi dalam meningkatkan kerja karyawan BMT ALMABRUK Batusangkar yaitu mengadakan meeting tiap pagi, menerapkan kedisiplinan waktu dalam bekerjaan dan memberikan motivasi berupa Reward dan Punishment. Evaluasi strategi dalam meningkatkan kinerja karyawan berjalan efektif dan efisien. Menurut Randall S.Schuler dan Susan E. Jackson yaitu a) Dorongan positif b) Lakukan audit kinerja, c) Penetapan standar dan tujuan kinerja, d) Memberikan umpan balik kepada karyawan mengenai kinerjanya, e) Memberikan karyawan pujian atau imbalan lain terkait dengan kinerja, f) Hubungan antar kelompok, g) Peran serikat sekerja, h) Sumbangan penilaian, i) Hubungan antar pengawas dan telaah waktu, j) Kerja yang tidak diukur jika hal ini dikaitkan dengan manajemen strategi tentang kinerja karyawan yang mengacu pada aturan-aturan tentang kedisiplinan, memberikan keteladanan semua karyawan, menciptakan suasana kerja yang kondusif penuh dengan kekeluargaan antar karyawan serta memberikan motivasi kepada karyawan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN PADANG PARIAMAN NOMOR 11 TAHUN 2018 TENTANG KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM PERSPEKTIF SIYASAH DUSTURYAH (Studi Kasus Orgen Tunggal di Nagari Kasang)”.

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SEPTIANA MURNI. NIM 1630203059. Judul Skripsi: ”IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN PADANG PARIAMAN NOMOR 11 TAHUN 2018 TENTANG KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM PERSPEKTIF SIYASAH DUSTURYAH (Studi Kasus Orgen Tunggal di Nagari Kasang)”. Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun akademik 2020. Penulisan skripsi ini menjelaskan Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Padang Pariaman Nomor 11 Tahun 2018 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum Studi kasus Nagari Kasang dalam penerapan peraturan ini di masyarakat nagari kasang masih melanggar peraturan tersebut dalam pasal 43 dan 42 yang mengatur batas waktu penayangan orgen tunggal. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dan penelitian kepustakaan (library research). Penelitian lapangan (field research) adalah pendekatan dengan melihat dan mengkaji bagaimana suatu aturan diimplementasikan dilapangan, Sedangkan penelitian kepustakaan (library research) adalah penelitian yang dilakukan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) baik dengan buku-buku, ataupun jurnal untuk mengetahui bagaimana sinkronisasi aturan hukum yang satu dengan yang lain. Penelitian yang penulis lakukan ditemukan bahwa, pertama faktor tidak Terlaksananya Peraturan Daerah Kabupaten Padang Pariman Nomor 11 Tahun 2018 tentang Ketenraman dan Ketertiban Umum terhadap batas waktu penayangan orgen tunggal di Nagari Kasang dikarenakan kurangnya kesadaran dari masyarakat, dan kurangnya kepedulian dari masyarakat untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban bersama, kedua pelanggaran Peraturan Daerah ini yang terjadi secara terus-menerus di Nagari Kasang menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat, apabila terjadi penayangan orgen tunggal melewati batas waktu memiliki pengaruh yang besar terhadap tingkah laku (moral) dan juga mendorong seseorang kearah terjadinya perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma susila yang dilakukan, ketiga Penerapan Peraturan Daerah Kabupaten Padang Pariaman Nomor 11 Tahun 2018 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum terhadap batas waktu penayangan orgen tunggal tidaklah sesuai kosep Fiqih Siyasah Dusturiyah dalam pembagaianya termasuk ke dalam Siyasah Tasyri’iyah yaitu kekuasaan pemerintah Islam dalam membuat dan menetapkan hukum untuk kemaslahatan, sebagaimana di jelaskan dalam Qs. Annisa’ ayat 59 perintah untuk menaati pemimpin artinya taat kepada aturan yang dibuat pemimpin atau pemerintah untuk menjaga ketentraman dan ketertiban bersama.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN DHARMASRAYA NOMOR 19 TAHUN 2007 TENTANG PENGOLAHAN DAN PENGUSAHAAN PERTAMBANGAN DAN ENERGI DALAM PERSPEKTIF SIYASAH DUSTURIYAH

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NADIA. NIM 1630203043. Judul Skripsi: IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN DHARMASRAYA NOMOR 19 TAHUN 2007 TENTANG PENGOLAHAN DAN PENGUSAHAAN PERTAMBANGAN DAN ENERGI”. Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun akademik 2020. Penulisan skripsi ini menjelaskan implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Dharmasraya nomor 19 tahun 2007 tentang pengolahan dan pengusahaan pertambangan dan energi Masih banyak para penambang liar melakukan usaha pertambangan yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan sekitar dan daerah aliran sungai. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang dilakukan di Nagari Siguntur Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Sumber data dari penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara yang dilakukan oleh penulis dengan Bapak Kepala Bagian Hukum Kantor Bupati Kabupaten Dharnasraya, Bapak Kepala Bidang Penataan dan Penegakan Hukum Lingkungan hidup Kabupaten Dharmasraya, dan unsur masyarakat di Nagari Siguntur dan dokumentasidisini adalah mengacu pada material (bahan) seperti, Perda Kabupaten Dharmasraya Nomor 19 tahun 2007. Sejumlah besar fakta dan data tersimpan dalam bahan yang berbentuk dokumentasi. Penelitian yang penulis lakukan ditemukan bahwa, Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Dharmasraya Nomor 19 Tahun 2007 tentang pengolahan dan pengusahaan pertambangan dan energi tidak terlaksana dengan baik. Kendala yang dihadapi pemerintah adalah ketika masyarakat mengetahui peraturan yang telah dibuat, dan mereka para penambang liar tidak mengindahkan sosialisasi yang disampaikan Pemerintah Daerah. Kedua pandangansiyasah dusturiyah terhadap implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Dharmasraya nomor 19 tahun 2007 dimana kinerja kepemimpinan yang belum memiliki sifat- sifat seorang pemimpin belum dimiliki secara keseluruhan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum 2019 di Kabupaten Dharmasraya dalam Perspektif Siyasah Dusturiyah

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nanda Dwi Susanti. NIM 1630203045. Judul Skripsi IMPLEMENTASI UU NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILIHAN UMUM 2019 DI KABUPATEN DHARMASRAYA DALAM PERSPEKTIF SIYASAH DUSTURIYAH”,Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimana implementasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) pada pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Dharmasraya, dandasar yuridis Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak menerapkan UU Nomor 7 tahun 2017 tersebut dalam perspektif Siyasah Dusturiyah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan implementasi UU Nomor 7 tahun 2017 terhadap pelaksanaan pemilu. Penelitian menggunakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan melakukan wawancara langsung dengan Bawaslu Kabupaten Dharmasraya, Devisi Hukum Penanganan Pelanggaran Dan Sengketa, Wali Nagari Koto Ranah, wali Nagari Koto Laweh, dan masyarakat dari masing-masing nagari yang menjadi sumber data primer dengan menggunakan alat bantu yaitu kamera dan perekam (recording), sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari dokumentasiyang didapat dari hasil penelitian. Teknik untuk menganalisis data menggunakan analisis kualitatif.Untuk menjamin keabsahan data menggunakan triangulasi. Dari penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa implementasi atau penerapan UU nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu belum diterapkan dengan baik.Hal tersebut dikarenakan wali nagari yang tidak mematuhi peraturan tersebut sehingga terjadi perbuatan melanggar oleh wali nagari dalam pemilu. Dasar yuridis bagi bawaslu tidak menerapkan UU Nomor 7 Tahun 2017 terhadap pelanggaran pemilu di Kabupaten Dharmasraya dikarenakan pada penetapan sanksi atas perbuatan wali nagari tersebut Bawalu menetapkan putusan tidak berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017. Hal tersebut dikarenakan hasil kajian daripada Gakkumdu tidak menyatakan pelanggaran pidana.Maka Bawaslu menetapkan sanksi yang mendasar kepada UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa pasal 30 yaitu sanksi administrasi.Berdasarkan tinjauan siyasah dusturiyah terhadap pelaksanaan pemilihan umum di Kabupaten Dharmasraya tidaklah sesuai dengan siyasah dusturiyah, yaitu tidak sesuai dengan siyasah tanfidziyyah dikarenakan tidak terimplementasikannya UU Nomor 7 tahun 2017 Tentang Pemilu dan juga tidak sesuai dengan siyasah qadla’iyyah dikarenakan penetapan sanksi tidak berdasarkan pasal 490 UU Nomor 7 Tahun 2017.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Pertukaran Valuta Asing (Al-Sharf) Pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Batusangkar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rahmat Hidayat, NIM 15301100109 dengan judul skripsi: ”Implementasi Pertukaran Valuta Asing (Al-Sharf) Pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Batusangkar”. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi Pertukaran Valuta Asing (Al-Sharf) pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Batusangkar dan bagaimana kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa DSN MUI No. 28/DSN-MUI/III/2002 tentang Jual Beli Mata Uang Asing (Al-Sharf). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi implementasi Pertukaran Valuta Asing (Al-Sharf) pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Batusangkar dan kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa DSN MUI No. 28/DSN-MUI/III/2002 tentang Jual Beli Mata Uang Asing (Al-Sharf). Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan suatu kesimpulan. Hasil penelitian yang penulis lakukan mengenai Implementasi Pertukaran Valuta Asing (Al-Sharf) yang ada pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Batusangkar adalah Pertama, dalam penerapan pertukaran valuta asing yang digunakan oleh Kantor Cabang Batusangkar menggunakan akad Al-Sharf. Pelayanan jasa pertukaran valuta asing yang disediakan oleh PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Batusangkar diperuntukkan untuk perorangan maupun badan usaha. Transaksi dapat dilakukan secara tunai maupun melalui rekening. Kurs yang digunakan pun berdasarkan jenis transaksinya yaitu Spot. Nilai kurs yang berlaku di Bank Syariah Mandiri mengikuti ketentuan dari Bank Syariah Mandiri pusat. Mata uang asing yang paling dominan dalam transaksi valuta asing pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Batusangkar adalah mata uang Saudi Arabia Riyals (SAR). Kedua, Berdasarkan ketentuan dan jenis transaksi dalam Fatwa DSN MUI No. 28/DSN-MUI/III/2002, jenis transaksi yang diperbolehkan hanya transaksi spot saja. Adapun transaksi forward, swap, dan option tidak diperbolehkan. Jenis transaksi yang diterapkan oleh PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Batusangkar adalah spot. Transaksi ini terjadi antara bank dengan nasabah yang diselesaikan pada saat hari itu secara tunai berdasarkan nilai kurs hari itu. Dalam pelaksanaan pertukaran valuta asing (Al-Sharf) yang dilakukan oleh PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Batusangkar sudah sesuai menurut Fatwa DSN MUI No. 28/DSN-MUI/III/2002 tentang Jual Beli Mata Uang Asing (Al-Sharf) dalam hal: (a). Sistem Penetapan Kurs, (b). Tujuan transaksi valuta asing dan (c). Mekanisme Pelaksanaan transaksi valuta asing.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI SURAT EDARAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 3 TAHUN 2015 ATAS PENAMBAHAN NAFKAH ANAK PADA PENGADILAN AGAMA SAWAHLUNTO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MUHAMMAD FARHAN. NIM 1630201037, Judul Skripsi: “Implementasi Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2015 Atas Penambahan Nafkah Anak Pada Pengadilan Agama Sawahlunto”. Jurusan Ahwal Al-Syakshiyyah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Lahirnya SEMA No. 3 tahun 2015 pada Pengadilan Agama Sawahlunto memberikan bentuk kepastian hukum, sehingga dengan adanya SEMA ini akan terjaminnya hak-hak anak yang ditinggalkan dalam aspek kebutuhan berupa sandang, pangan, dan papan. Namun demikian, semenjak ditetapkan SEMA ini, pada tahun 2018 di Pengadilan Agama Sawahlunto terdapat 7 putusan yang berkaitan dengan nafkah anak, 3 putusan yang menambahkan dan 4 putusan yang tidak menambahkan nafkah anak. Inilah pokok permasalahan dalam skirpsi ini, untuk meneliti dasar filosofis lahirnya SEMA No. 3 tahun 2015, pertimbangan majelis hakim dalam impelementasi SEMA pada Pengadilan Agama Sawahlunto, serta analisis hukum Islam terhadap SEMA No. 3 tahun 2015. Dalam menggali objek kajian, jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian sosiologis/empiris yaitu penulis melakukan penelitian di Pengadilan Agama Sawahlunto. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Ketua, Hakim, Sekretaris dan Panitera pada Pengadilan Agama Sawahlunto sedangkan data sekunder adalah bahan pustakaan yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan studi dokumen. Adapun teknik analisis data mengunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, serta teknik penjamin keabsahan data mengunakan triangulasi sumber melakukan wawancara dengan beberapa orang yang dijadikan sumber data dengan pertanyaan yang sama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara filosofis lahirnya SEMA No. 3 tahun 2015 adalah untuk menjamin hak-hak anak agar anak tidak terlantar atau terabaikan dalam aspek kebutuhan nafkah dalam bentuk sandang, pangan dan papan sesuai dengan peningkatan kebutuhan terhadap nafkah anak. Selanjutnya, pertimbangan majelis hakim Pengadilan Agama Sawahlunto dalam mengimplementasikan SEMA tersebut adalah untuk menjamin terpenuhinya nafkah anak yang berupa sadang, pangan dan papan selain pendidikan dan kesehatan di tengah kebutuhan ekonomi yang terus meningkat, sementara mejelis hakim yang tidak mengimplentasikan SEMA ini didasarkan kepada ketidakmampuan dan keterbatasan ayah. Adapun analisis hukum Islam terhadap penambahan nafkah anak sebagaimana ditetapkan dalam SEMA No. 3 telah sejalan dan sesuai dengan hukum Islam dalam rangka mewujudkan kemaslahatan dalam bentuk menjaga dan memelihara eksistensi keturunan agar anak terlindungi dan tidak terabaikan dalam kebutuhan nafkanya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Kewajiban Panitera Pengadilan Mengirimkan Salinan Putusan Perceraian Kepada Pegawai Pencatat Pernikahan (Studi Kasus Pengadilan Agama Batusangkar)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NOFRIZAL. NIM 1630201041, Judul Skripsi: “Implementasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Kewajiban Panitera Pengadilan Mengirimkan Salinan Putusan Perceraian Kepada Pegawai Pencatat Pernikahan (Studi Kasus Pengadilan Agama Batusangkar)”. Jurusan Ahwal Al-Syakshiyyah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah factor-faktor penyebab dan dampak tidak terlaksananya Pasal 84 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Kewajiban Panitera Pengadilan Mengirimkan Salinan Putusan Perceraian Kepada Pegawai Pencatat Pernikahan di Pengadilan Agama Batusangkar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan apafaktor penyebab dan dampak tidak terlaksananya Pasal 84 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Kewajiban Panitera Pengadilan Mengirimkan Salinan Putusan Perceraian Kepada Pegawai Pencatat Pernikahan di Pengadilan Agama Batusangkar. Metodologi yang penulis gunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research), yang penulis lakukan di Pengadilan Agama Batusangkar.Adapun sumber data yang penulis gunakan adalah data primer dan data sekunder. Sumber data primer melakukan wawancara dengan Panitera Pengadilan Agama Batusangkar, pegawai Kantor Urusan Agama Sungai Tarab, Kepala Kantor Agama Lima Kaum dan Kepala Kantor Urusan Agama Pariangan. Data sekunder diambil dan diperoleh dari bahan pustaka dengan mencari data atau informasi berupa benda-benda tertulis seperti buku-buku, dokumen peraturan-peraturan yang terkait dengan penelitian. Hasil penelitian yang penulis peroleh adalah terdapat beberapa factor tidak terlaksananya pengiriman salinan/petikan putusan perceraian kepada pegawai pencatat pernikahan. Pertama, tidak ada biaya operasional.Kedua,tidak adanya system online yang diberlakukan.Ketiga, kurang efektifnya koordinasi antara pihak pengadilan dengan pegawai pencatat pernikahan.Keempat, tidak adanya kontrol dari pengadilan.Selain factor penyebab juga terdapat akibat yang ditimbulkan tidak dikirimkannya salinan/petikan putusan perceraian.Pertama, tidak terlaksananya Peraturan Menteri Agama Nomor 19 Tahun 2018.Kedua, terhalangnya BP4 membuat program.Ketiga, KUA tidak dapat memantau perceraian yang terjadi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI INSTRUKSI DIRJEN BIMAS ISLAM NOMOR: Kep/D/101/1978 TENTANG TUNTUNAN PENGERAS SUARA DI MASJID, LANGGAR, DAN MUSHOLA DALAM KONTEKS PLURALISME DAN PERSPEKTIF HUKUM TATA NEGARA ISLAM (STUDI KASUS MASYARAKAT KOTA MEDAN)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Zikri Abdillah, NIM. 1630203041 Judul Skripsi “Implementasi Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor: Kep/D/101/1978 tentang Tuntunan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Mushola dalam Konteks Pluralisme dan Perspektif Hukum Tata Negara Islam (Studi Kasus Masyarakat Kota Medan)” Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syariah, Institut Agama Islam negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2020. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana kondisi umat beragama setelah di edarkannya Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor: Kep/D/101/1978 tentang Tuntunan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Mushola dan bagaimana pelaksanaannya dalam konteks pluralisme kemudian melihat kebijakan tersebut ditinjau dari perspektif hukum tata negara Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan bagaimana kondisi beribadah umat beragama sebelum dan setelah diedarkannya surat edaran tersebut serta mengetahui bagaimana pelaksanaan dari surat edaran Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor: Kep/D/101/1978 tentang Tuntunan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Mushola untuk mewujudkan apa yang diinstruksikan dalam surat edaran tersebut. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan atau empiris (empirical research) dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini terdiri dari hasil wawancara dengan kepala Bimas Islam dan kepala kantor Kementerian Agama kota Medan dan narasumber serta responden yang ada di kota Medan khususnya pada kelurahan kota Matsum II yang terdiri dari 8 orang masyarakat Muslim yang merupakan 3 orang pengurus masjid dan 5 orang umat Muslim serta 6 orang masyarakat Kristiani yang terdiri dari 1 orang pendeta dan 5 orang umat Kristiani. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa Pertama, tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan dengan kondisi ibadah umat beragama memakai pengeras suara sebelum dan sesudah diedarkannya Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor: Kep/D/101/1978 tentang Tuntunan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Mushola di kota Medan dan tetap berjalan sebagaimana biasanya. Mereka menanggapi bahwa surat edaran tersebut tidak pantas diedarkan kembali karena mengandung unsur dikriminasi dan mereka merasa aturan penggunan pengeras suara tersebut perlu ditinjau kembali karena aturan tersebut dikeluarkan pada tahun 1978. Kedua, tidak berjalannya surat edaran Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor: Kep/D/101/1978 tentang Tuntunan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Mushola sesuai apa yang diharapkan. Padahal melalui kantor wilayah, pihak Kementerian Agama telah menyebarkan dan mensosialisasikan surat edaran tersebut pada saat rapat kelurahan dan tidak ada upaya lanjutan dari Kementerian Agama kota Medan agar terlaksananya surat edaran tersebut.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Manajemen Terhadap Perubahan Budaya Madrasah Dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di MTsN 1 Tanah Datar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK OVIKA RAFNI. NIM, 1630103065 Judul SKRIPSI “Implementasi Manajemen Terhadap Perubahan Budaya Madrasah Dalam Meningkatkan Prestasi Siswa Di MTsN 1 Tanah Datar. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah Implementasi Manajemen Terhadap Perubahan Budaya Madrasah Dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di MTsN 1 Tanah Datar Kecamatan Tanjng Emas. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah : 1) Bagaimana cara Kepala Madrasah dan guru meningkatkan Implementasi Manajemen terhadap perubahan budaya sekolah dalam meningkatkan prestasi siswa di MTsN 1 Tanah Datar, 2) Bagaimana dampak perubahan budaya dalam meningkatkan prestasi siswa di MTsN 1 Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menjelaskan strategi kepala Madrasah dalam manajemen terhadap perubahan budaya sekolah dalam meningkatkan prestasi siswa di MTsN 1 Tanah Datar, 2) untuk menjelaskan dampak manajemen terhadap perubahan budaya madrasah dalam meningkatkan prestasi siswa di MTsN 1 Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif dan mengambil lokasi di MTsN 1 Tanah Datar Kecamatan Tanjung Emas. Instrumen penelitian pada penelitian ini adalah berupa hand phone, buku catatan, pena dan pensil. Hand phone digunakan sebagai alat perekam suara dari informan dan pengumpulan data apabila tidak dicatat semuanya oleh peneliti. Sedangkan buku catatan, pena dan pensil digunakan untuk mencatat informasi yang di dapatkan dari informan. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Madrasah, dan Wakil Kurikulum yang juga merupakan guru di MTsN 1 Tanah Datar Kecamatan Tanjung Emas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik mengecek keabsahan data, peneliti menggunakan Triangulasi Sumber. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah trianggulasi dan menggunakan bahan referensi. iii Dari hasil wawancara dan observasi yang peneliti lakukan, bahwasanya kepala madrasah belum maksimal seperti yag diharapkan walau saat sekarang sudah dipandang terbaik bagi masyarakat, hal tersebut berdampak positif dan sudah berjalan sedikit demi sedikit untuk mencapai memuaskan kalangan madrasah di MTsN 1 Tanah Datar Kecamatan Tanjung Emas. Implementasi Manajemen adalah tata kelola dan kepemimpinan yang bertindak dengan, rencana, metode, desain, prinsip, etika dan motivasi untuk melakukan dalam upaya mewujudkan tujuan. Proses Implementasi membutuhkan motivasi, koordinasi dan kolaborasi yang sangat kuat dan solid. Begitu juga di MTsN 1 Tanah Datar telah melasanakan dan mempergunakan Implementasi Manajemen sebaik mungkin dan memanfaatkan dengan rencana yang matang, metode pelaksanaan yang baik, desain budaya yang amat berguna, prinsip-prinsip yang dilaksanakan dan etia budaya dan pencapaian prestasi yang baik di dalam kalangan madrasah Tsyanawiah negeri 1 Tanah Datar. Perubahan ditentukan oleh seberapa budaya warga madrasah dalam melakuan perubahan dan mengelola perubahan. Perubahan itu dapat terjadi ddalam dan diluar madrasah yang berimplikasi pada terjadi perubahan didalam madrasah. Perubahan yang terjadi didalam madrasah tidak sera merta berunah namun ada proses perubahan budaya madrasah. Keberhasilan perubahan budaya madrasah tergantung pada manajemen perubahan. Dan budaya yang elah dilakukan tersebut sudah dilaksanakan sesuai keiginan, seperti budaya menerapkan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun), kebiasaan atau budaya lainnya juga sudah diterapkan seperti sholat 5 waktu, membiasakan kebaikan didalam kalangan madrasah, tolong menolong dan ramah tamah didalam kalangan dan diluar kalangan madrasah. Meningkatkan Prestasi Siswa adalah cara belajar yang menarik dan untuk meningkatkan mood belajar dari seseorang anak akan epat sekali berunah, jika diperlukan kreatifitas dari orang tua atau guru. Berikut ini ulasan mengenai cara MTsN 1 Tanah Datar meningkatkan prestasi belajar anak yang dapat diterapkan sehari-hari: Menjadikan anak aktif Cara belajar yang beragam Memberikan hadiah atas prestasi anak Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Peran Sosial (Baitul Maal) BMT Di Kabupaten Tanah Datar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ilva Hasnah Yanda, NIM 1630401085, Judul Skripsi: “Implementasi Peran Sosial (Baitul Maal) BMT Di Kabupaten Tanah Datar”. Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2020 dengan jumlah halaman sebanyak 96 halaman. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pelaksanaan peran sosial (baitul maal) BMT di BMT se-Tanah Datar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan baitul maal dan juga untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaan peran sosial (baitul maal) pada tiga BMT di Tanah Datar yang penulis teliti serta kendala yang di hadapi oleh setiap BMT dalam menjalankan fungsi sosial setiap BMT yang penulis teliti. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (Field Research). Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu melalui wawancara dan dokumentasi yang berkaitan dengan pelaksanaan peran sosial (baitul maal) pada BMT Al Makmur Cubadak, BMT Al Mabruk IAIN Batusangkar, dan BMT Ampek Jurai Mesjid Raya Lantai Batu. Teknik penjamin keabsahan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode triangulasi, kemudian dilakukan penarikan kesimpulan untuk menyimpulkan semua informasi yang telah didapat. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa, pelaksanaan peran sosial (baitul maal) BMT pada tiga BMT di Tanah Datar yaitu Pertama, BMT Al Makmur Cubadak dalam pelaksanaannya, sumber dana berasal dari SHU dan denda keterlambatan pembiayaan serta zakat gaji karyawan, di alokasikan berupa zakat produktif. Kedua, BMT Al Mabruk IAIN Batusangkar, dalam pelaksanaannya dengan mengoptimalkan zakat konsumtif, dana bersumber dari zakat pendapatan. Ketiga BMT Ampek Jurai Mesjid Raya Lantai Batu, dalam pelaksanaannya sumber dana berasal dari dana PEMDAKER, SHU, dan zakat pendapatan usaha, di alokasikan dalam bentuk ZISWAF. Kelebihan dan kekurangan dalam melaksanakan peran sosialnya yaitu, pertama BMT Al Makmur Cubadak, sumber pendanaan yang masih bergantung pada internal BMT, belum adanya titipan dana dari luar seperti dari masyarakat maupun dari pemerintahan daerah. Kedua BMT Al Mabruk IAIN Batusangkar, pendapatan BMT pada setiap tahunnya, semakin tinggi pendapatan maka semakin banyak zakat yang dikeluarkan. Ketiga BMT Ampek Jurai Mesjid Raya Lantai Batu, pencadangan dana yang ada pada kas BMT, semakin banyak cadangan dana untuk dana sosial, semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu. Kendala yang dihadapi dalam penjalankan fungsi sosial pada BMT Tanah Datar yang penulis teliti adalah pertama, BMT Al Makmur Cubadak, kurangnya dana yang terhimpun untuk di salurkan kepada mustahiq. Kedua BMT Al Mabruk IAIN Batusangkar, kecurangan pemberian informasi oleh calon mustahiq. Ketiga BMT Ampek Jurai Mesjid Raya Lantai Batu, sampai saat ini tidak ada kendala dalam menjalankan kewajiban baitul maalnya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Pembiayaan Kepemilikan Rumah (KPR) pada BPR Syariah Al-Makmur Pokan Komih Limbanang Kabupaten Limapuluh Kota

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RAHMI FITRI, NIM 1630401139 (2016), Judul Skripsi “Implementasi Pembiayaan Produk Kepemilikan Rumah(KPR) pada BPR Syariah Al-Makmur Pokan Komih Limbanang Kabupaten Limapuluh Kota”. Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Batusangkar, 2020. Fokus penelitian ini adalah implementasi produk KPR yang dilakukan oleh BPR Syariah Al-Makmur Pokan Komih Limbanang Kabupaten Limapuluh Kota. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pembiayaan produk KPR oleh BPR Syariah Al-Makmur Pokan Komih Limbanang Kabupaten Limapuluh Kota jika ditinjau dari pembelian rumah, pembangunan rumah dan renovasi rumah dan apa saja kendala yang dihadapi BPR Syariah Al-Makmur dalam pelaksanaan produk KPR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembiayaan produk KPR oleh BPR Syariah Al-Makmur jika ditinjau dari pembelian rumah, pembangunan rumah dan renovasi rumah, dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi BPR Syariah Al-Makmur dalam pelaksanaan produk KPR. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penulisan skripsi ini adalah wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah Manejer Sumber Daya Insani (SDI), Acount Officer (AO) dan dokumentasi-dokumentasi yang mendukung penelitian penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembiayaan produk KPR pada BPR Syariah Al-Makmur dapat dilihat dari pembelian rumah, pembangunan rumah dan renovasi rumah. Pembelian rumah BPRS Al-Makmur dilakukan dengan cara kerjasama dengan developer dan jaminan yang dijaminkan nasabah adalah Sertifikat Hak Milik (SHM) rumah yang dibeli. Pembangunan rumah BPRS Al-Makmur dilakukan dengan cara bekerjasama dengan toko bangunan, jaminan yang dijaminkan nasabah adalah sertifikat tanah yang akan dibangun rumah, dan pencairan dana dilakukan secara bertahap. Renovasi rumah dilakukan BPRS Al-Makmur dengan cara bekerjasama dengan toko bangunan, jaminan yang dijaminkan yaitu sertifikat tanah atau BPKB mobil, dan pencairan dana bertahap jika nasabah melakukan pembiayaan lebih dari Rp 20.000.000. Kendala yang dihadapi BPR Syariah Al-Makmur dalam pelaksanaan pembiayaan KPR dilihat dari faktor internal adalah minimnya sumber daya insani yang berlatar belakang pendidikan lembaga keuangan syariah, kurangnya promosi produk KPR BPR Syariah Al-Makmur kepada masyarakat dan hal ini mengakibatkan belum banyak produk KPR dikenal oleh masyarakat, tingginya margin yang ditetapkan oleh BPR Syariah Al-Makmur, ada beberapa nasabah yang mengajukan permohonan pembiayaan kekurangan DP (Dont Payment) atau uang muka dari nasabah. Faktor eksternal adalah Persaingan antar bank dan terjadinya musibah pada jaminan nasabah

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Layanan Account Officer (AO) Dalam Meningkatkan Loyalitas Nasabah Pada Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT Ampek Jurai Lantai Batu Batusangkar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DESI SUSMETA, NIM. 1630401044, Judul Skripsi: “Implementasi Layanan Account Officer (AO) Dalam Meningkatkan Loyalitas Nasabah Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT Ampek Jurai Lantai Batu Batusangkar”. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun Akademik 2020. Tujuan pembahasan skripsi ini adalah untuk mengetahui strategi Account Officer (AO) dalam meningkakan loyalitas nasabah dan untuk mengetahui implementasi layanan Account Officer (AO) dalam meningkatkan loyalitas nasabah pada KJKS BMT Ampek Jurai Lantai Batu Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Teknik Pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi, sedangkan Sumber Data yang penulis gunakan pertama sumber data primer yaitu Manager dan Account Officer (AO), kedua sumber data sekunder yaitu jumlah data nasabah dan dokumen-dokumen terkait dengan penelitian penulis. Berdasarkan hasil dari penelitian yang penulis lakukan tentang implementasi layanan Account Officer (AO) dalam meningkatkan loyalitas nasabah pada KJKS BMT Ampek Jurai Lantai Batu Batusangkar, strategi yang dilakukan oleh KJKS BMT Ampek Jurai yaitu dengan mempromosikan margin yang digunakan lebih kecil dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya, sehingga nasabah KJKS BMT Ampek Jurai dari tahun ketahun semakin meningkat, hal itu dilakukan agar nasabah semakin loyal (percaya) terhadap KJKS BMT Ampek Jurai. Adapun implementasi atau tindakan yang dilakukan Account Officer (AO) dalam meningkatkan loyalitas nasabah adalah melakukan penguasaan produk, mampu menjadi salesmanship yang baik, melakukan pengelolaan pembiayaan (realisasi, monitoring dan penyelesaian pembiayaan), melakukan pembinaan nasabah, mampu memberikan keuntungan kepada BMT, dan tugas Account Officer (AO) pada KJKS BMT Ampek Jurai sudah banyak mengetahui prinsip 5C.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada PT. BPRS Gajatongga Kotopiliang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sa’idil Haqiqi. NIM 13 202 134 (2020). Judul Skripsi: “Implementasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada PT. BPRS Gajahtongga Kotopiliang”. Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah sumber daya manusia yang ada di PT. BPRS Gajahtongga Kotopiliang didominasi dari latar belakang pendidikan yang bukan dari perbankan syariah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses rekrutmen sumber daya manusia pada PT. BPRS Gajahtongga Kotopiliang, bagaimana proses seleksi sumber daya manusia pada PT. BPRS Gajahtongga Kotopiliang, bagaimana proses penempatan sumber daya manusia pada PT. BPRS Gajahtongga Kotopiliang, bagaimana proses pengembangan sumber daya manusia pada PT. BPRS Gajahtongga Kotopiliang, bagaimana proses penilaian kinerja sumber daya manusia pada PT. BPRS Gajahtongga Kotopiliang. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan yang dilakukan pada PT. BPRS Gajahtongga Kotopiliang. Hasil penelitian lapangan yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa proses implementasi manajemen sumber daya manusia pada PT. BPRS Gajahtongga Kotopiliang dalam mengimplementasikan sumber daya manusia melalui beberapa proses diantaranya. Dalam proses rekrutmen sumber daya manusia PT. BPRS Gajahtongga Kotopiliang memberikan pengumuman rekrutmen. Dalam proses seleksi dimulai dari pemeriksaan berkas lamaran, apabila berkas lamaran telah memenuhi syarat maka dilanjutkan dengan melakukan tes ujian tulis dan wawancara. Dalam proses penempatan dilakukan dengan memperhatikan kemampuan dan keahlian yang dimiliki sumber daya manusia dan memperhatikan pendidikan atau prestasi akademik, pengalaman kerja, dan usia sumber daya manusia. Dalam proses pengembangan sumber daya manusia dilakukan pelatihan-pelatihan yang ada sesuatu dengan bidang pekerjaan masing-masing. Dalam proses penilaian sumber daya manusia dilakukan setelah sumber daya manusia telah bekerja, penilaian dilakukan di akhir periode tertentu. Pada PT BPRS Gajahtongga Kotopiliang menerapkan sistem reward dan punishment, reward diberikan kepada sumber daya manusia yang berprestasi atau kinerjanya baik, dan punishment diberikan kepada sumber daya manusia yang melanggar peraturan atau tidak disiplin.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Manajemen Konflik dalam Penyelesaian Masalah Siswa di MTsN 13 Tanah Datar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK GILANG ANDRA BUSHIDO, NIM 1630103033, Judul “Implementasi Manajemen Konflik dalam Penyelesaian Masalah di MTsN 13 Tanah Datar, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar” jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar tahun 2020. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah kurang efektifnya dalam pengimplementasian manajemen konflik yang dilakukan guru madrasah, wakil kesiswaan, guru Bk, dan wali kelas. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah 1) Bagaimana perencanaan manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah siswa dinMTsN 13 Tanah Datar, 2) Bagaimana Implementasi manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah siswa di MTsN 13 Tanah Datar, 3) Bagaimana Evaluasi manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah siswa di MTsN 13 Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan perencanan manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah siswa di MTsN 13 Tanah Datar, 2) Mendeskripsikan Implementasi manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah siswa di MTsN 13 Tanah Datar, 3) Mendeskripsikan Evaluasi manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah di MTsN 13 Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif dengan analisis kualitatif dan mengambil lokasi di MTsN 13 Tanah Datar Kecamatan Padang Ganting. Sumber data dari penelitian ini adalah wakil kesiswaan, guru bk, dan wali kela. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penguji keabsahan data yang digunakan adalah ketekunan pengamat, triangulasi, dan menggunakan bahan referensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi manajemen konflik yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah siswa diantara lain Dalam menyusun perencanaan ini tidak langsung membawa kepala sekolah dan hanya ada perencanaan secara umum saja, tidak ada yang lebih spesifik dengan membuat program jangka pendek dan program jangka panjang untuk manajemen konflik di MTsN 13 Tanah datar ini.Dalam pemgimplementasian manajemen konflik ini cukup bagus, tapi disayangkan masi ada guru yang memakai cara kekerasan dan tidak sesuai dengan teori yang berlaku da nada pada manajemen koflik dalam penyelesaian masalah siswa ini.Bahwa dalam evaluasi tidak ada sama sekali dilakukan peninjauan ulang dari awal hingga akhir yang bertujuan untuk menilai baik buruknya atau berjalan tidaknya manajemen konflik yang direncanakan pada tahap awal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan (studi kasus wisata Pantai Sasak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK M. ALFATH RIDHO PUTRA, NIM 15301500033, Judul SKRIPSI “Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan (Studi Kasus Wisata Pantai Sasak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie)”, Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah Institut, Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Tahun 2020. Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi pokok permasalahan skripsi ini adalah Pelaksanaan Pasal 30 dan 42 Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan, tentang pengelolaan wisata Pantai Sasak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang diamati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field reaserch) dan penelitian kepustakaan (library reaserch). Penelitian lapangan (field reaserch) adalah pendekatan dengan melihat dan mengkaji bagaimana suatu aturan diimplementasikan dilapangan, dalam penelitian lapangan teknik pengumpulan data yang digunakan melaui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan penelitian penelitian kepustakaan (library reaserch), adalah penelitian yang digunakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) baik dengan buku-buku, ataupun jurnal untuk mengetahui bagaimana singkronasi antara aturan hukum yang satu dengan yang lain. Dari penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa Pertama rumusan Pasal 30 ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan, mengenai pengelolaan wisata khusunya wisata Pantai Sasak yang ada di Kabupaten Pasaman Barat. Hal ini dapat dilihat dari pengelolaan wisata pantai sasak yang ada di Nagari Sasak Ranah Pasisie, yang selama ini dikelolala oleh masyarakat Nagari Sasak tidak mempunya Tanda Daftar Usaha pariwisata (TDUP). Dalam Pasal 42 huruf (d) Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan, Pemerintah Daerah berkewajiban mengawasi dan mengendalikan kegiataan kepariwisataan dalam rangka mencegah dan menanggulangi berbagai dampak negatif bagi masyarakat luas. Pemerintah Daerah seharusnya memberikan sanksi administratif kepada pengelola wisata yang tidak mempunyai Tanda Daftar Usaha Pariwisata sebagaimana Pasal 68 ayat (2) Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan berupa sanksi teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, pemberlakuan sementara kegiatan usaha pariwisata, dan penutupan kegiatan usaha. Kedua pandangan Hukum Islam terhadap Pelaksana Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan tidak sesuai dengan Hukum Tata Negara Islam. Hal itu dikarenakan dalam Hukum Tata Negara Islam telah dijelaskan bagaimana konsep penerapan Syari’ah Islam al-sultah al-atnfiziyah peraturan yang dilaksanakan oleh lembaga eksekutif (pemerintah daerah), untuk taat kepada aturan dan menjalankan amanah yang telah diberikan oleh al-sutah at-tasyri’iyah. Namun Pemerintah Daerah dan masyarakat Nagari Sasak tidak taat terhadap Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Manajemen Strategi Dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan di MAN 2 Tanah Datar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

BABUR RIZKI. NIM. 1630103010. Judul Skripsi : “Implementasi Manajemen Strategi Dalam Upaya Peningkatan mutu Pendidikan Di MAN 2 Tanah Datar”. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah meningkatnya prestasi sekolah dari implementasi manajemen strategi. Strategi yang digunakan oleh sekolah menghasilkan berbagai macam prestasi atau penghargaan yang diraih oleh tenaga pendidik, kependidikan serta siswa. Fokus penelitian ini untuk mengetahui strategi yang dilaksanakan sekolah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di MAN 2 Tanah Datar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi manajemen strategi dan faktor pendukung dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di MAN 2 Tanah Datar. Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai sarana perbandingan ilmu dan sebagai bahan pertimbangan dan informasi bagi lembaga pendidikan dalam peningkatan mutu atau bagi MAN 2 Tanah Datar. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Dari penelitian yang penulis laksanakan dilapangan dapat disimpulkan bahwa implementasi manajemen strategi yang dilaksanakan MAN 2 Tanah Datar yaitu telah dirumuskan dan terangkum dalam rencana strategis dan operasional sekolah, dari implementasi manajemen strategi tersebut maka dari itu kepala sekolah mengambil intinya dan dirumuskanlah strategi yang tepat diantaranya: Kepala sekolah melakukan strategi dalam penerimaan peserta didik baru melalui jalur prestasi dan jalur umum, melaksanakan MBS/M, melaksanakan supervisi pendidikan, mengatur strategi dengan memanfaatkan segala sumber daya di MAN 2 Tanah Datar, melakukan strategi secara bersama dengan pendidik, tenaga kependidikan, komite dan orang tua. Sedangkan dari faktor pendukung dalam peningkatan mutu pendidikan MAN 2 Tanah Datar yaitu: jumlah guru yang telah memadai, 100% guru telah berkualifikasi S1 dan 99% telah mendapat sertifikat pendidikan, tenaga Administrasi, Laboran, Pustakawan, dan penjaga sekolah yang memadai, adanya hubungan yang baik antara warga madrasah dan stakeholder madrasah, ruang belajar yang representatif dan memenuhi jumlah rombel, tersedianya akses komunikasi, telepon, internet serta infokus, memiliki labor (Bahasa, IPA, Komputer), tersedianya ruangan untuk kegiatan ektrakurikuler bagi siswa, ketersedian perpustakaan dengan referensi yang lengkap, meubiler sekolah yang masih baik dan layak pakai, lingkungan madrasah yang nyaman, serta lokasi Madrasah yang strategis dan mudah dijangkau.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Datar Nomor 4 Tahun 2010 Tentang Ketentraman Dan Ketertiban Umum Terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) Di Pasar Batusangkar Dalam Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Tata Negara Islam

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Randes Noviarman. NIM 15301500046. Judul Skripsi: “Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Datar Nomor 4 Tahun 2010 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Batusangkar dalam Perspektif Hukum Positif dan Hukum Tata Negara Islam”. Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi fokus penelitian adalah implementasi atau penerapan pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Datar Nomor 4 Tahun 2010 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum di tengah-tengah masyarakat tepatnya di Pasar Batusangkar. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dan penelitian kepustakaan (library research). Penelitian lapangan (field research) adalah pendekatan dengan melihat dan mengkaji bagaimana suatu aturan diimplementasikan dilapangan, Sedangkan penelitian kepustakaan (library research) adalah penelitian yang dilakukan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) baik dengan buku-buku, ataupun jurnal untuk mengetahui bagaimana sinkronisasi aturan hukum yang satu dengan yang lain. Dari penelitian yang penulis lakukan ditemukan bahwa Pertama Rumusan Pasal 9, Pasal 23, dan Pasal 25 Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Datar Nomor 4 Tahun 2010 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum tidak sesuai atau tidaklah sinkron dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan yaitu dalam hal pembuatan materi muatan, sanksi administrasi dan ketentuan pidana. Kedua Implementasi atau Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Datar Nomor 4 Tahun 2010 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum tidak terlaksana dengan baik dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap bentuk peraturan yang telah ditetapkan pemerintah, hal tersebut dapat dilihat dari pelanggaran yang mereka lakukan secara terus menerus walaupun diantara mereka sudah ada yang mendapatkan teguran namun teguran tersebut tidak diindahkan, serta petugas yang memiliki wewenang untuk melakukan penertiban tidak secara tegas melaksanakan wewenang yang dimilikinya. Ketiga Penerapan Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Datar Nomor 4 Tahun 2010 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum terhadap Pedagang Kaki Lima tidaklah sesuai dengan Hukum Tata Negara Islam. Hal itu dikarenakan dalam Hukum Tata Negara Islam telah dijelaskan bagaimana konsep penerapan Syari’ah Islam untuk kita taat kepada aturan yang telah dibuat oleh para penguasa atau pemerintah. Namun pada kenyataanya masyarakat tidak taat pada Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Datar Nomor 4 Tahun 2010 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Manajemen Berbasis Madrsah di MTsN 6 Tanah Datar

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SUCI ANDRIANI, 2019. Judul Tesis “IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS MADRASAH DI MTsN 6 TANAH DATAR”. Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam IAIN Batusangkar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup tentang implementasi manajemen berbasis madrasah di MTsN 6 Tanah Datar, Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dan dokumentasi dan untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian dari implementasi manajemen berbasis madrasah di MTsN 6 Tanah Datar mencakup 2 hal yaitu manajemen kurikulum dan manajemen kesiswaan. Dalam implementasi manajemen berbasis madrasah melalaui manajemen kurikulum ada beberapa tahap yaitu (1) Perencanaan kurikulum di MTsN 6 Tanah Datar dengan cara melakukan kegiatan merencanakan segala aspek yang berhubungan dengan kurikulum. (2) Pengorganisasian kurikulum di MTsN 6 Tanah Datar dengan cara menyusun kurikulum yang meliputi: menyusun kelompok mata pelajaran, menyusun beban belajar di MTsN 6 Tanah Datar, menyusun jadwal pelajaran, menyusun kegiatan pengembangan diri, membagi tugas mengajar bagi guru sesuai dengan bidang keahlian masing-masing dan menentukan hari mengajar. (3) Pelaksanaan kurikulum di MTsN 6 Tanah Datar dibagi menjadi 2 tingkat, kurikukulm tingkat sekolah dan tingkat kelas. (4) Evaluasi kurikulum di MTsN 6 Tanah Datar melakukan analisis kurikulum selama 1 tahun. Dalam implementasi manajemen berbasis madrasah melalaui manajemen kesiswaan ada beberapa komponen yang perlu dijalankan yaitu (1) Penerimaan peserta didik baru di MTsN 6 Tanah Datar meliputi: perencanaan penerimaan peserta didik dengan membentuk panitia PPDB, menetukan daya tampung sekolah, membuat syarat-syarat penerimaan siswa baru, menetukan kriteria penerimaan siswa baru, melakukan promosi terkait penerimaan siswa baru, dan sistem pelaksanaan siswa baru melalui jalur seleksi, dan mengadakan orientasi siswa baru. (2) pelaporan kemajuan belajar murid di MTsN 6 Tanah Datar meliputi: buku pribadi anak, buku penilain harian, dan rapor siswa, (3) bimbingan dan pembinaan disiplin murid di MTsN 6 Tanah Datar diantaranya: siswa dapat mengupayakan dan berusaha untuk melakukan hal-hal berikut, hadir di sekolah 10 menit sebelum pelajaran dimulai, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang dipilihnya, mematuhi tata tertib sekolah, tidak meninggalkan sekolah tanpa izin, dan memngikuti kegiatan bimbingan konseling, dan lain-lain yang dapat meningkatkan disiplin siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail