ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK RATIH PERMATA SARI, NIM. 15 300 400 078, judul skripsi “AN ANALYSIS OF ACADEMIC STRESS AND COPING STRATEGY USED BY ENGLISH STUDENTS ENROLLED IN CURRICULUM AND MATERIAL DEVELOPMENT COURSE”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah ditemukannya gejala stress akademik mahasiswa pada matakuliah Curriculum and Material Development jurusan Tadris Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase gejala stress akademik yang dirasakan dan cara mengatasi stress akademik oleh mahasiswa semester 5 yang telah mengikuti matakuliah Curriculum and Material Development jurusan Tadris Bahasa Inggris di IAIN Batusangkar. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional survey. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester 5 Tadris Bahasa Inggris yang terdaftar pada matakuliah Curriculum and Material Development tahun akademik 2019/2020 yang berjumlah 76 orang dengan sampel berjumlah 30 orang mahasiswa yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. 46 orang mahasiswa terpilih sebagai Sample Tried-Out (TO). Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket tertutup dengan 54 pernyataan yang dibuat berdasarkan teori gejala-gejala stres akademik. Hasil dari validitas instrumen menunjukkan 6 pernyataan revised dan 48 pernyataan valid. Sehingga didapat 54 pernyataan valid. Hasil dari reliabilitas instrumen adalah 0,743 (reliable). Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Arikunto dan Sudijono yang meliputi kriteria stres akademik dan tingkatan stres akademik Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 faktor gejala stres akademik yang dialami oleh mahasiswa yang telah mengikuti matakuliah Curriculum and Material Development. Gejala stress akademik itu meliputi : 1) Emotional symptoms (gejala emosi) dengan persentase 13,5% dan; 2) Physical symptoms (gejala fisik) dengan persentase 9%; 3) Behavior symptoms (gejala prilaku) dengan persentase 17,4%. Mayoritas mahasiswa mengatasi stress akademik menggunakan emotion focused coping dari pada problem focused coping. Mahasiswa mengatasi stress dengan cara emotion focused coping yaitu nonton film, refreshing, istirahat, bercerita kepada orang tua atau sahabat, berdoa dan berfikir positif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya penyebab stres akademik pada mahasiswa jurusan Tadris Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab stres akademik pada tiap tingkatan mahasiswa Tadris Bahasa Inggris di IAIN Batusangkar. Penelitian ini menggunakan cross-sectional pada deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Tadris Bahasa Inggris yang terdaftar pada tahun akademik 2019/2020 yang berjumlah 283 orang dengan sampel berjumlah 226 orang mahasiswa yang dipilih menggunakan metode stratified random sampling. 57 orang mahasiswa terpilih sebagai Tried-Out (TO). Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket tertutup dengan 104 pernyataan yang dibuat berdasarkan teori faktor-faktor penyebab stres akademik. Hasil dari validitas instrumen menunjukkan 17 pernyataan revised, 5 pernyataan discarded, dan 82 pernyataan valid. Sehingga didapat 99 pernyataan valid. Hasil dari reliabilitas instrumen adalah 0,927 (sangat tinggi). Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Arikunto dan Sudijono yang meliputi kriteria stres akademik dan tingkatan stres akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 4 faktor penyebab stres akademik yang dihadapi mahasiswa. Faktor-faktor itu meliputi : 1) mahasiswa semester 2 adalah Family Causal Factors (faktor penyebab keluarga) dengan persentase 31,7%; 2) mahasiswa semester 4 dan 6 yaitu Family Causal Factors (faktor penyebab keluarga), Academic Causal Factors (faktor penyebab akademik), Personal Causal Factors (faktor penyebab pribadi), dan Other Factors (faktor lainnya) dengan persentase 43,5% dan 40,3%; 3) mahasiswa semester 8 adalah other factors (faktor lainnya) yaitu peer pressure (tekanan teman sebaya) dengan persentase 43,1%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
*ABSTRACT*
This study aims to examine the use of Grammarly in academic writing through a thematic literature review of scholarly studies published between 2021 and 2026. The study focuses on identifying the key themes emerging from previous research, examining the benefits and limitations of Grammarly in academic writing, and analyzing the research methodologies employed in the existing literature. This study employed a qualitative thematic literature review approach. Relevant scholarly articles were collected and analyzed thematically to identify recurring patterns, relationships, and findings regarding the use of Grammarly in academic writing. The findings revealed four major themes: (1) the effectiveness of Grammarly in improving academic writing quality, (2) students’ perceptions toward the use of Grammarly, (3) the role of Grammarly within the writing process, and (4) the limitations and challenges associated with its use. The reviewed studies indicate that Grammarly is generally perceived as an accessible, efficient, and useful tool for detecting and correcting surface-level writing errors. It also contributes to students’ writing confidence, grammatical awareness, and efficiency during the proofreading and revision processes. However, Grammarly has limitations in addressing macro-level aspects of writing, such as idea development, argumentation, organization, and coherence. In addition, the tool may occasionally provide inaccurate feedback, including in its premium version, and excessive reliance on automated suggestions may hinder the development of students’ independent editing skills. The review also found that most previous studies employed descriptive qualitative and mixed-methods approaches, primarily using questionnaires, interviews, and perception-based surveys, while relatively few employed experimental or quasi-experimental designs. Therefore, the existing evidence tends to reflect users’ perceptions rather than objectively measured improvements in writing quality. Overall, Grammarly functions effectively as a supplementary automated writing support tool at the mechanical level, but it should not replace instructor or peer feedback. Its effective use requires pedagogical guidance and integration with explicit instruction in higher-order writing skills.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indah Selfia, NIM 2230108024. Judul skripsi “Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Cognitive Restructuring Terhadap Peningkatan Academic Self-Efficacy Siswa Kelas XI MAN 2 Tanah Datar”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya academic self-efficacy siswa kelas XI di MAN 2 Tanah Datar yang dipengaruhi oleh keyakinan yang tidak rasional dan pola pikir yang keliru. Hal ini terlihat dari kurangnya keyakinan diri, kecenderungan memprediksi kegagalan, serta rasa tidak mampu dalam menghadapi tugas akademik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa permasalahan yang dialami siswa berakar dari keyakinan dan pola pikir yang negatif terhadap kemampuan diri, sehingga berdampak pada rendahnya academic self-efficacy. Oleh karena itu, diperlukan intervensi melalui konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring untuk membantu mengubah pola pikir yang negatif tersebut menjadi lebih realistis dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok teknik cognitive restructuring terhadap peningkatan academic self-efficacy siswa kelas XI di MAN 2 Tanah Datar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen menggunakan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN 2 Tanah Datar, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala academic self-efficacy model Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji paired sample t-test (uji t berpasangan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring berpengaruh signifikan terhadap peningkatan academic self-efficacy. Hal ini dibuktikan dengan nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 (55,860) > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 (2,262) pada taraf signifikansi 5% serta nilai Sig. = 0,000 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, konseling kelompok teknik cognitive restructuring berpengaruh signifikan terhadap peningkatan academic self-efficacy siswa kelas XI MAN 2 Tanah Datar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Riva Hultafa, NIM.2230108053, “Pengaruh Konseling Kelompok Pendekatan Realitas untuk Meningkatkan Academic Hardiness Siswa SMAN 1 Pariangan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah rendahnya academic hardiness yang ditandai oleh: siswa mudah panik ketika mendapat banyak tugas sekolah dalam waktu bersamaan, hal ini menunjukkan rendahnya Control of Affect. Siswa sering merasa kewalahan ketika menghadapi tugas sekaligus atau materi sulit, serta cenderung menunda-nunda belajar, sehingga belajar malam menjadi tidak efektif, hal ini menunjukkan rendahnya Control of Effort. Selanjutnya, siswa mudah kehilangan semangat, sulit mempertahankan konsistensi belajar terutama pada mata pelajaran yang tidak disukai, ini mencerminkan rendahnya Commitment. Terakhir, siswa memandang tantangan akademik sebagai beban yang menakutkan dan langsung menghindar ketika menghadapi kesulitan, yang mengindikasikan rendahnya Challenge. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok pendekatan realitas untuk meningkatakan academic hardiness siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif adalah pre- eksperimental design dengan tipe one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 1 Pariangan yang berjumlah 30 orang siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan sampel penelitian berjumlah 10 orang. Instrumen yang digunakan adalah skala academic hardiness model Likert. Analisis statistik paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 ( 0,05) yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan konseling kelompok pendekatan realitas dalam meningkatkan academic hardiness. Selanjutnya, hasil uji N-Gain menunjukkan nilai 0,59 masuk dalam kategori sedang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima artinya terdapat pengaruh konseling kelompok pendekatan realitas terhadap academic hardiness. Selanjutnya, hasil uji N-Gain masuk dalam kategori sedang, ini menunjukan bahwa adanya peningkatan yang cukup signifikan dengan intervesi yang dilakukan yaitu konseling kelompok pendekatan realitas untuk meningkatkan academic hardiness siswa SMAN 1 Pariangan. Konseling kelompok pendekatan realitas terbukti berpengaruh dalam meningkatkan academic hardiness siswa SMAN 1 Pariangan. Hal ini dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti topik serupa agar hasilnya lebih komprehensif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RONI FERDIAN, Reg. No. 22 301 040 33, thesis title: “ADVANTAGES AND CHALLENGES IN THE USE OF CHATGPT BY STUDENTS IN WRITING ENGLISH ACADEMIC ESSAY”. English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training. State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. This research was motivated by the rapid emergence of ChatGPT as a supportive tool for EFL learners at UIN Mahmud Yunus Batusangkar. While earlier studies have explored general perceptions of AI, there is still a lack of deeper exploration regarding the specific, process-oriented utilization of ChatGPT in academic writing. This research offers novelty by exploring the real, personal, and process-oriented experiences of students, specifically focusing on the advantages and challenges in the use of ChatGPT in writing english academic essay This research applied a phenomenological qualitative design, This study involved fifth-semester English students at UIN Mahmud Yunus Batusangkar who had completed the Argumentative Text Writing course. Informants were selected using purposive snowball sampling based on their active use of ChatGPT to support their writing process. The researcher served as the primary instrument, supported by an interview guide, notebook, and smartphone for recording. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using Miles and Huberman’s (1984) model, which includes data reduction, data display, and drawing and verifying conclusions. Based on the data analysis, the results showed two main categories of experiences faced by students. First, the advantages of using ChatGPT include: 1) technical and efficiency support, such as time efficiency, improving vocabulary and grammar quality, and academic research tools collaboration; 2) pre-writing and brainstorming support, including idea generation, structural and outlining support, and finding information, references and content; and 3) content development and revision support, specifically in argument development, thesis statement development, and language level adjustment. Second, the challenges faced by students include: 1) accuracy and technical limitations, such as Generation of false information, reliability and validity check requirements, Logical inconsistency, and failure to follow instruction; 2) language and style barriers, namely vocabulary difficulties, writing style adjustment, and need for refinement; and 3) academic and behavioral risks, including verification burden, over-reliance on AI, weakening of critical thinking, and delaying work (procrastination)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Muhammad Alif Akbar, Student ID 2130104042. Thesis entitled “The Correlation Between Students Academic Self-Concept and Reading for Expository Text Outcome”. Department of English Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. This study aimed to investigate the correlation between academic self-concept and students‘ achievement in the Reading for Expository Text course among third-semester students of the English Education Study Program at UIN Mahmud Yunus Batusangkar in the 2024/2025 academic year. Academic self-concept refers to students‘ perceptions and beliefs about their academic abilities, while reading for expository text outcome relates to students‘ ability to comprehend academic and informative texts. This study used a correlational quantitative design. The research population consisted of 38 third-semester students who took the Reading for Expository Text course, with a total sampling technique. Data were collected through the Academic Self-Concept Questionnaire (ASCQ) distributed via Gform (https://forms.gle/ow9aTSvJ8YSi7zdT6 ) and the final exam scores for the Reading for Expository Text course. The ASCQ instrument used has undergone validation and reliability testing, with a Cronbach's Alpha value above 0.70, thus deemed reliable. Data analysis was performed using descriptive statistics and Spearman's correlation because the data were not normally distributed. The results showed a weak negative correlation between academic self-concept and expository text reading scores (r = –0.269; p > 0.05). These findings indicate that there is no correlation between the two variables. Thus, academic self-concept is not correlated with students' expository text reading scores. Other factors such as vocabulary mastery, reading strategies, prior knowledge, and English language proficiency are thought to have a greater influence on reading scores.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to identify the factors influencing post-proposal thesis writing procrastination among students of the English Education Department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar. The background of this research was motivated by the phenomenon thatseveral students delayed continuing their thesis writing after completing the proposal seminar. This study employed a quantitative approach with a descriptive design. The respondents consisted of 45 English Education students who had completed their proposal seminar. The sampling technique used was total sampling since the population was fewer than 100 (Sugiyono, 2019). The data were collected through a closed-ended questionnaire using a five-point Likert scale. The instrument was adapted from Hayu (2022), which consisted of 50 items. The instrument had been validated by two validators with a percentage of 100%, indicating a very high level of validity, in line with McHugh (2012) who stated that validity can be measured through percentage agreement among raters. The reliability test using Cronbach’s Alpha resulted in a coefficient of 0.969, categorized as very high reliability, consistent with Nunnally (1978), who asserted that a reliability coefficient above 0.70 is considered acceptable.The questionnaire was distributed through Google Form and filled out by the respondents. The collected data were analyzed using descriptive quantitative methods with the assistance of Microsoft Excel and SPSS software. The findings revealed that the physical condition factor obtained a mean score of 16.6 and was categorized as high, the psychological condition factor obtained a mean score of 54.02 and was categorized as low, and the environmental condition factor obtained a mean score of 33.49 and was categorized as low. Therefore, it can be concluded that physical condition was the most influential factor in students’ post-proposal thesis writing procrastination.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT Muhammad Reza Pahlevi, Reg No. 2130104043, entitled: Factors Contributing Students’ Academic Procrastination in Completing Assignment in Speaking for Academic Purposes Subject”. English Teaching Department Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Islamic State University of Mahmud Yunus Batusangkar. This research investigates the factors contribute to students’ academic procrastination in completing assignments in the Speaking for Academic Purposes subject at UIN Mahmud Yunus. Using a qualitative case study approach, the researcher conducted semi-structured interviews with six purposively selected students in Speaking for Academic Purposes Class, who exhibited procrastination behavior during the 2024/2025 academic year. The data were analyzed through Miles and Huberman’s model, involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that seven internal factors contribute to procrastination, including low motivation, low self-efficacy, low self-regulation, perfectionism, academic anxiety, impulsivity, and sensation seeking. In addition, external factors such as social environments, uninteresting or overwhelming tasks, and tight deadlines also influence students’ procrastination behavior.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Intan Maharani, Nim 2130306033, Judul Skripsi "Hubungan antara Academic Stress dengan Smartphone Addiction pada Siswa SMAN 1 Kecamatan Guguak". Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena smartphone addiction, yaitu kondisi ketergantungan berlebihan terhadap smartphone yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk dalam proses belajar, bersosialisasi, maupun mengatur waktu. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap munculnya kecanduan ini adalah academic stress, yaitu tekanan yang dialami siswa dalam menghadapi beban belajar, ujian, serta tuntutan dan ekspektasi akademik dari lingkungan sekitar. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara academic stress dengan smartphone addiction pada siswa SMAN 1 Kecamatan Guguak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini berjumlah 580 siswa, dengan sampel sebanyak 86 siswa menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10%, yang dipilih dengan menggunakan teknik Stratified random sampling. Teknik pengumpulkan data menggunakan dua skala psikologis yaitu skala academic stress dan skala smartphone addiction yang disusun berdasarkan skala likert dengan lima alternatif jawaban. Instrument telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa skala academic stress memiliki nilai Cronbach‟s Alpha sebesar 0,878 dan skala smartphone addiction sebesar 0,918. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment diperoleh nilai signifikansi 0,000 (p0,01) dengan nilai korelasi r=0,496. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara academic stress dengan smartphone addiction pada siswa SMAN 1 Kecamatan Guguak. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi academic stress yang dialami siswa, maka semakin tinggi pula tingkat smartphone addiction yang mereka alami, sebaliknya semakin rendah academic stress, maka semakin rendah pula kecenderungan mengalami smartphone addiction. Kata Kunci: Academic Stress, Smartphone Addiction, Siswa SMA.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The problem in this research is that the translation strategies used by students in translating academic texts. The purpose of this research is to identify translation strategies used by sixth-semester students of the English Teaching Department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar in the 2024/2025 academic year. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. This research applied a qualitative approach with a descriptive design. The informants were ten sixth-semester students who had taken translation courses, selected through purposive sampling. The researcher was the main instrument, supported by interview guidelines and a voice recorder. Data were collected through interviews, the checking of data trustworthiness using time triangulation, and analyzed through three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the study show that students used six translation strategies, namely literal translation, omission, paraphrasing using related words, machine translation, modulation, and transposition.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
LIVIA SITI RHOSYADA, NIM 21 301 040 36, Judul skripsi: “STUDENTS’ STRATEGIES TO OVERCOME LOW SELF-EFFICACY IN SPEAKING FOR ACADEMIC PURPOSES SUBJECT”. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya self-efficacy yang dialami oleh mahasiswa dalam mata kuliah Speaking for Academic Purposes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi-strategi yang digunakan oleh mahasiswa semester lima dalam mengatasi rendahnya self-efficacy mereka dalam konteks berbicara akademik di lingkungan perkuliahan. Penelitian ini merupakan penelitian fenomenologi kualitatif yang dilakukan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan mahasiswa dalam mengatasi low self-efficacy pada mata kuliah Speaking for Academic Purposes. Informan dalam penelitian ini adalah enam orang mahasiswa semester lima jurusan Pendidikan Bahasa Inggris yang telah menempuh mata kuliah tersebut pada tahun akademik 2024/2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria bahwa informan telah menyelesaikan mata kuliah dan menunjukkan indikator low self-efficacy. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner dan wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner untuk mengidentifikasi mahasiswa dengan low self-efficacy, dilanjutkan dengan wawancara mendalam. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan time triangulation and source triangulation. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (1994) yang meliputi tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Temuan tersebut selanjutnya dikelompokkan ke dalam empat kategori kognitif, metakognitif, sosial, dan afektif berdasarkan teori strategi pembelajaran bahasa Oxford (1990). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan empat jenis strategi untuk mengatasi low self-efficacy dalam mata kuliah Speaking for Academic Purposes, yaitu strategi kognitif, metakognitif, sosial, dan afektif. Strategi kognitif yang digunakan meliputi melakukan latihan dan pengulangan sebelum kelas serta merangkum materi sebelum melakukan presentasi. Strategi metakognitif meliputi pengamatan terhadap penampilan teman yang berbicara dengan baik, kemudian menerapkan hasil pengamatan tersebut dalam penampilan mereka sendiri. Strategi sosial meliputi berlatih berbicara bahasa Inggris bersama teman setiap hari dan melakukan latihan sambil diamati oleh teman. Sementara itu, strategi afektif meliputi dengan memperoleh motivasi melalui pengamatan terhadap teman yang tampil percaya diri dan baik saat berbicara. Strategi-strategi tersebut terbukti efektif dalam membantu mahasiswa meningkatkan keyakinan diri mereka dalam berbicara di konteks akademik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jumiati Putri, Nim 2130306036 judul skripsi: “Gambaran Academic Buoyancy Mahasiswa Yang Bekerja Di Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar (Jurusan Psikologi Islam Dan Manajemen Bisnis Syari’ah)”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Mahasiswa yang bekerja memiliki beban ganda, sehingga penting untuk memahami sejauh mana mereka mampu bertahan secara akademik.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran academic buoyancy pada mahasiswa yang bekerja di Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Academic buoyancy merupakan kemampuan individu dalam menghadapi tantangan akademik sehari-hari, seperti kegagalan nilai, tekanan tugas, dan keterbatasan waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada tiga orang mahasiswa yang bekerja (data primer) dan empat orang informan pendukung (data sekunder). Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang bekerja memiliki academic buoyancy yang cukup baik. Hal ini tercermin dari lima dimensi utama: (1) self-efficacy, yakni keyakinan mereka terhadap kemampuan diri dalam menyelesaikan peran ganda; (2) coordination, yaitu kemampuan dalam menyusun perencanaan dan strategi waktu; (3) commitment, berupa ketekunan untuk menyelesaikan kuliah walaupun mengalami tekanan; (4) composure, yaitu kemampuan mengelola kecemasan secara spiritual dan sosial; serta (5) control, yaitu sikap tanggung jawab terhadap hasil akademik tanpa menyalahkan kondisi eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa daya tahan akademik mahasiswa pekerja terbentuk dari kombinasi faktor internal seperti motivasi, religiusitas, dan manajemen diri, serta faktor eksternal seperti dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan sekitar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YULI AFNI, Reg. No 1930104075 entitled: “STUDENTS’ SELF REGULATED LEARNING IN WRITING RESEARCH PROPOSAL A STUDY OF ENGLISH STUDENTS OF UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR REGISTERED IN 2024/2025 ACADEMIC YEAR”, English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The problem of this research was students’ self-regulated learning in writing research proposals a study of English Students of UIN Mahmud Yunus Batusangkar Registered in 2024/2025 had been not yet revealed. The purpose of this research was to describe students’ self-regulated learning in writing research proposals, specifically focused on English students of UIN Mahmud Yunus Batusangkar. The method used in this research was quantitative with a descriptive design. The research population consisted of English students of UIN Mahmud Yunus Batusangkar had obtained approval for their research proposal titles registered in the 2024/2025 academic year, had taken the writing proposal and had not yet taken the research proposal seminar. Using total sampling, a total of 34 students filled out the questionnaire. But 3 of them did not the criteria. Therefore, the total of sample of this research was 31 students from two academic levels. The determination of the sample was carried out through coordination with the staff of AKAMA. Data were collected using closed-ended questionnaires with five Likert scale based on a framework regarding the characteristics of students’ selfregulated learning in writing research proposals from several experts (Zimmerman in Namira, 2021; Bernard et al in Alam, 2024, Zimmerman & Risemberg in Utami, 2023), which totals 84 items was validated by three expert (Validity score 0,71, High validity), and later tested using Construct Validity leaving 69 valid items (Validity score 0,75 High validity) for analysis. Data were analyzed descriptively using SPSS 25. The research results showed that, in general, the students’ self-regulated learning in writing research proposals (a study of English students of UIN Mahmud Yunus Batusangkar) registered in 2024/2025 academic year fell into the middle level of category. This was evident from the findings in each category, namely goal setting, environmental structuring, self evaluation, task strategy, help seeking, time management, comprehension, strategic planning, self judgment, self reaction, self motivation, self control, and self consequences, all of which were classified in the middle level category.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MIFTAHUL JANNAH, Reg No. 2030104038, entitled: “Students’ Strategies to Overcome Their Difficulties in Writing Thesis (A Study at English Teaching Department Registered in 2023/2024 Academic Year)”. English Teaching Department Faculty of Tarbiyah and Teacher Training State Islamic University Mahmud Yunus Batusangkar. The problem addressed in this study was that students' strategies to overcome their difficulties in writing a thesis had not yet been revealed. Therefore, the purpose of this study was to describe the strategies students used to overcome these difficulties. This study employed a qualitative approach with a descriptive design. The informants were students from the English Teaching Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar in the 2023/2024 academic year. A total of eight students were selected through purposive sampling with a convenience sampling technique. These students were chosen based on specific criteria: they had successfully passed their thesis proposal seminar and had firsthand experience with the challenges and strategies involved in writing a thesis. The researcher served as the key instrument, with an interview guide as a supporting instrument. Data were collected through in-depth interviews with the selected informants. To carry out data analysis, the three stages were followed: data reduction, data display, and data verification (Miles & Huberman, 1994). To ensure the trustworthiness of the data, prolonged engagement was employed to enhance credibility by clarifying and confirming any ambiguous information from the initial interviews. The results of the study indicate that students in the English Teaching Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar in the 2023/2024 academic year employed five key strategies to overcome difficulties in writing their thesis: 1) Using various applications; 2) Recording and noting feedback from advisors; 3) Asking help from friends; 4) Searching for references (journals or books); and 5) Managing Time.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fauziah Nabilla, NIM : 2030306019, Judul skripsi : ‘Hubungan antara Academic Burnout dengan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Politeknik Akademi Teknologi Industri (ATI) Padang. Program studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Politeknik yang menghadapi tekanan akademik, seperti jadwal perkuliahan yang padat, tuntutan tugas yang menumpuk, ekspektasi untuk mencapai prestasi akademik tertentu, dan pelaksanaan praktek di lapangan dengan frekuensi yang hampir setiap hari dilakukan. Tekanan ini sering kali menyebabkan kelelahan emosional, penurunan motivasi, dan sikap sinis terhadap kegiatan akademik (burnout), hingga kemudian sebagian mahasiswa akhirnya cenderung menunda-nunda pengerjaan tugas atau kegiatan akademik lainnya (prokrastinasi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara academic burnout dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Politeknik Akademi Teknologi Industri (ATI) Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa Politeknik ATI Padang, terkhususnya mahasiswa dari prodi analisis kimia, dengan populasi sebanyak 200 orang mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik convenience sampling yang mana teknik pengambilan sampel yang dipilih dari kelompok yang mudah dijangkau oleh peneliti, dengan mempertimbangkan keterjangkauan waktu, lokasi, atau sumber daya. Berdasarkan perhitungan Slovin dengan margin of error 10%, jumlah sampel minimum yang dihasilkan adalah 67 responden. Kemudian untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan skala academic burnout dan skala prokrastinasi akademik. Skala academic burnout memiliki nilai reliabilitas 0,910 dan skala prokrastinasi akademik memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,961 dengan bantuan aplikasi SPSS 2.0. untuk hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara academic burnout dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Politeknik ATI Padang. Hasil dari penelitian ini adalah hipotesi penelitian diterima, karena dua variabel memiliki nilai signifikansi sebesar p(s) = 0,001 0,05, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,401 sehingga dapat dikatakan kedua variabel menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara academic burnout dengan prokrastinasi akademik, menunjukkan bahwa academic burnout mahasiswa Politeknik sebanding dengan prokrastinasi akademik. Kesimpulannya, semakin tinggi tingkat academic burnout, maka akan semakin tinggi pula tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa Politeknik Akademi Teknologi Industri (ATI) Padang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ALI AFDHAL, NIM 1930104006. Judul skripsi : “Students’ Problems in Speaking for Academic Purposes Subject and Their Learning Strategies to Overcome Them (A Case Study of the Sixth Semester Students of English Education Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar)”. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah dalam penelitian ini adalah masalah mahasiswa dalam mata kuliah Speaking for Academic Purposes dan strategi pembelajaran mereka untuk mengatasinya belum diselidiki di Program Studi Bahasa Inggris di UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan masalah mahasiswa dalam mata pelajaran Speaking for Academic Purposes dan strategi pembelajaran mereka untuk mengatasinya. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dan metodologi fenomenologi. Informan penelitian ini adalah mahasiswa Tadris Bahasa Inggris UIN Mahmud Yunus Batusangkar tahun ajaran 2023/2024 berjumlah 6 mahasiswa yang memiliki masalah dan strategi belajar untuk mengatasinya dalam mata kuliah Speaking for Academic Purposes yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini, peneliti berfungsi sebagai instrumen kunci dalam pengumpulan data, dibantu dengan instrumen pendukung berupa pedoman wawancara, perekam suara dan kamera untuk dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data, digunakan triangulasi data untuk mengkonfirmasi ulang jawaban dan menemukan informasi yang jelas. Selanjutnya, dalam menganalisis data, peneliti menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat masalah yang dialami oleh mahasiswa ketika berbicara dalam mata kuliah Speaking for Academic Purposes, yaitu masalah psikologis. Masalah-masalah tersebut adalah: 1) gugup, 2) kurang percaya diri, 3) takut melakukan kesalahan, dan 4) lupa naskah. Strategi pembelajaran yang digunakan oleh mahasiswa untuk mengatasi masalah-masalah dalam berbicara adalah: 1) menuliskan garis besar pidato, 2) berlatih pidato, 3) koreksi teman sebaya, 4) memahami topik, dan 5) menggunakan video
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sasty Mutiara Sari, Reg.No 1930104062, title of thesis: “Types of Grammatical Errors Made by Students in Using Tenses in Writing Methodology Chapter of Thesis at UIN Mahmud Yunus Batusangkar” English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The issue in this study is the discovery of various types of grammatical errors made by students in using tenses in writing the methodology chapter of thesis. This study aims to investigate and analyze the grammatical errors made by students in using tenses in writing methodology chapter of thesis at UIN Mahmud Yunus Batusangkar who graduated in March and September of the 2022/2023 academic year. In this study, a qualitative method with a content analysis design were used. The data in this research were taken from the document of methodology chapter of thesis written by students who graduated in March and September of the 2022/2023 academic year. The researcher obtained these documents from the library at UIN Mahmud Yunus Batusangkar. To determine the data sources, the researcher used purposive sampling. The main instrument of this research was the researcher. In this study, the researcher conducted a documentary study as the documents were the only objects analyzed. The research findings indicate that there are four types of grammatical errors made by students in using tenses in writing methodology chapter of thesis identified in this study: First, omission errors. Omission of suffix –ed in the regular verb, the omission of to be was/were. Second, addition errors. Addition of will, addition of would, addition of to be was, and addition of have/has. Third, misformation errors. Misformation of using present tense (V1) instead of past tense (V2), misformation of to be :was/were, misformation of using the wrong form of irregular verbs, misformation of using had, misformation of using present participle (v-ing) instead of the past tense (V2), and misformation of using noun instead of past tense (V2).Fourth, misordering. Misordering in sentences. The most common type of grammatical error made by students in using tenses in writing methodology chapter of thesis was the misformation of to be:was/were.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT FITRA MURNI AR, NIM. 212012014. Thesis title: "Strategy of the Principal of SMAN 1 Sumatera Barat in Building Students Academic Achievement". Islamic Education Management Program, Mahmud Yunus Batusangkar State Islamic University (UIN) Postgraduate Program. The phenomenon in this research at SMAN 1 Sumatera Barat was that the students could build academic achievements. It was extraordinary that these achievements have been achieved from regional to international level, even though this school has only been established for 13 years. The type of the research used was qualitative research with a case study design. This research was conducted at SMAN 1 Sumatera Barat located at Jalan Syekh Ibrahim Musa, Sigando, Padang Panjang Timur, Padang Panjang, Sumatera Barat. This research was carried out for two months from May to June 2024. The research subjects was school principal. Then, the data sources in this research consisted of the vice principal for student affairs, vice principal for curriculum, subject teachers, and students. The research instruments used consist of main instruments and supporting instruments. The main instrument was the researcher himself, while the supporting instruments were interview guides, recording equipment, and field notes. The data collection technique used was purposive sampling technique, by participating in observation, in-depth interviews and documentation. The data analysis technique in this research used the Miles and Huberman model which consisted of data collection, data presentation, as well as drawing conclusions and data verification. The techniques used to ensure the validity of the data are source triangulation and method triangulation. Data management was carried out qualitatively, then described based on phenomena that occur in the field using effective sentences. The results of the research showed that the strategy of the Principal of SMAN 1 Sumatera Barat in building academic achievement was carried out through 1) The principal's planning strategy for building academic achievement, such as holding meetings, forming teams, carrying out comparative study, collaborating; 2) The principal's implementation strategy in building academic achievement, such as recruiting the students for the Olympic class, selecting the students, coaching the students, providing motivation to the students, and giving appreciation to the students; 3) The principal's evaluation strategy in building academic achievement by holding monthly meetings regarding student progress in the Olympic class and conducting evaluations the students every time after finishing participating in the Olympic competition. Key words: Strategy, Students’ Academic achievment.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Revi Annisa Putri, NIM 2030306053, Judul skripsi “Hubungan Self Efficacy Dengan Academic Dishonesty Pada Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar”. Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Permasalahan dalam penelitian ini adanya kecenderungan pada mahasiswa yang tidak memiliki keyakinan dalam dirinya seperti tidak yakin dengan kemampuannya untuk mengerjakan tugas akademiknya, sehingga melakukan tindakan tidak jujur , tidak etis dan curang dengan menggunakan alat atau metode yang dilarang dalam proses pendidikannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Self Efficacy Dengan Academic Dishonesty Pada Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan berupa korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang masih aktif berjumlah 9.012 subjek mahasiswa, dengan sampel penelitian berjumlah 132 subjek pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini skala self efficacy dan skala academic dishonesty yang peneliti buat sendiri berdasarkan aspek-aspek teori dari Bandura dan Lambert dkk. Uji korelasi yang digunakan menggunakan korelasi product moment dengan bantuan IBM SPSS 22. Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai hubungan self efficacy dengan academic dishonesty pada mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar, maka kesimpulan yang didapatkan bahwa koefisien korelasi sebesar -0,545 yang menunjukkan adanya korelasi. Kemudian Ha diterima apabila p(sig) 0,05. Hasil perhitungan melalui program SPSS diperoleh sebesar p(sig)=0,000, menunjukkan adanya hubungan antara kedua variabel. Tanda minus di depan angka koefisien korelasi menunjukkan bahwa hubungan tersebut bersifat negatif. Kesimpulannya ada hubungan signifikan yang negatif antara self efficacy dengan academic dishonesty pada mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi self efficacy mahasiswa maka academic dishonesty akan semakin rendah.