ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Amalia Reza Putri, 13.104.003 THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ CLASSROOM PARTICIPATION AND THEIR SELF-EFFICACY IN METHODS OF TEACHING SUBJECT. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Batusangkar. Self-Efficacy merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi partisipasi mahasiswa dalam belajar, maka peneliti ingin meneliti hubungan antara partisipasi mahasiswa dengan self-Efficacy mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan apakah ada hubungan yang signifikan antara partisipasi mahasiswa semester kelima Jurusan Tadris Bahasa Inggris IAIN Batusangkar tahun akademik 2017/2018 dengan self-efficacy mereka pada kelas Methods of Teaching. Jenis penelitian ini adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 71 orang mahasiswa semester kelima yang mengambil mata kuliah Methods of Teaching pada tahun akademik 2017/2018 di IAIN Batusangkar. Sampel penelitian ini adalah 56 orang yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup tentang self-efficacy dan lembar penilaian partisipasi (Professor Mayer:2011) mahasiswa pada mata kuliah Methods of Teaching. Angket self-efficacy yang digunakan sebanyak 36 item. Untuk menguji keabsahan data angket self-efficacy peneliti melakukan uji coba angket kepada 15 orang sampel dan dari hasil tersebut terdapat 18 item valid, 7 item direvisi dan 10 item dibuang. Untuk lembar penilaian partisipasi semua item valid. Pengujian keabsahan data yaitu yang pertama dengan descriptive statistic dan yang langkah kedua dengan inferential statistics yaitu tes normalitas dan homogenitas dilakukan dengan menggunakan program komputer SPSS versi 22. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan rumus product moment, dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi mahasiswa dengan self-efficacy mereka pada mata kuliah methods of teching. Ini dibuktikan dengan diterimanya hipotesis alternatifl (Ha) dan ditolaknya hipotesis nihil (Ho) yang terlihat dari hasil perhitungan rxy lebih besar dari rtabel pada taraf signifikan 5% dimana rxy sebesar 0,448 dan rtabel 0.263. Jadi dapat disimpulkan antara self-efficacy dengan partisipasi mahasiswa pada kelas methods of teaching terdapat hubungan yang signifikan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Muhammad Al Halim (NIM 2230302036). Judul skripsi “Implementasi Kepercayaan Diri Mahasiswa KPI UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam Berbicara di Depan Publik”. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kepercayaan diri mahasiswa KPI UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam berbicara di depan publik serta mengetahui faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teori yang digunakan adalah self-efficacy Albert Bandura yang meliputi dimensi magnitude, strength, dan generality, serta empat sumber pembentuk self-efficacy, yaitu mastery experience, vicarious experience, verbal persuasion, dan physiological and emotional states. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap enam mahasiswa KPI yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, dengan keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa KPI telah mampu mengimplementasikan kepercayaan diri dalam berbagai aktivitas berbicara di depan publik, seperti presentasi, diskusi, praktik penyiaran, menjadi moderator, pembawa acara, dan kegiatan organisasi. Kepercayaan diri mahasiswa cenderung lebih kuat pada situasi yang familiar, tetapi dapat menurun ketika menghadapi audiens yang lebih besar atau belum dikenal. Faktor yang paling dominan adalah pengalaman keberhasilan (mastery experience) dan kondisi fisiologis serta emosional. Dukungan sosial dan pengalaman mengamati keberhasilan orang lain juga turut memperkuat kepercayaan diri mahasiswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indah Selfia, NIM 2230108024. Judul skripsi “Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Cognitive Restructuring Terhadap Peningkatan Academic Self-Efficacy Siswa Kelas XI MAN 2 Tanah Datar”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya academic self-efficacy siswa kelas XI di MAN 2 Tanah Datar yang dipengaruhi oleh keyakinan yang tidak rasional dan pola pikir yang keliru. Hal ini terlihat dari kurangnya keyakinan diri, kecenderungan memprediksi kegagalan, serta rasa tidak mampu dalam menghadapi tugas akademik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa permasalahan yang dialami siswa berakar dari keyakinan dan pola pikir yang negatif terhadap kemampuan diri, sehingga berdampak pada rendahnya academic self-efficacy. Oleh karena itu, diperlukan intervensi melalui konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring untuk membantu mengubah pola pikir yang negatif tersebut menjadi lebih realistis dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok teknik cognitive restructuring terhadap peningkatan academic self-efficacy siswa kelas XI di MAN 2 Tanah Datar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen menggunakan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN 2 Tanah Datar, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala academic self-efficacy model Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji paired sample t-test (uji t berpasangan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring berpengaruh signifikan terhadap peningkatan academic self-efficacy. Hal ini dibuktikan dengan nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 (55,860) > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 (2,262) pada taraf signifikansi 5% serta nilai Sig. = 0,000 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, konseling kelompok teknik cognitive restructuring berpengaruh signifikan terhadap peningkatan academic self-efficacy siswa kelas XI MAN 2 Tanah Datar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hafizil Fikri, Nim 2030306023, judul skripsi "Hubungan antara self efficacy dengan burnout pada guru yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri Panyakalan". Program studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Permasalahan tuntutan profesi yang tinggi dalam dunia pendidikan sering kali memicu munculnya fenomena burnout atau kejenuhan kerja pada pendidik, termasuk guru-guru di tingkat sekolah dasar. Beban kerja yang administratif, pengelolaan kelas yang menantang, serta tanggung jawab moral terhadap perkembangan siswa berpotensi menurunkan performa mengajar jika tidak diimbangi dengan keyakinan diri yang kuat terhadap kemampuan yang dimiliki (self-efficacy). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara selfefficacy dan burnout pada guru yang mengajar di Sekolah Dasar (SD) Negeri Panyakalan, Kabupaten Solok. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru yang mengajar di sekolah dasar (SD) Negeri di Pangkalan Kabupaten Solok sebanyak 37 orang yang berasal dari 10 guru dari SD Negeri 06 Panyakalan, 11 guru dari SD Negeri 17 Panyakalan, 9 guru dari SD Negeri 26 Panyakalan, dan 7 keang dari SD Negeri 37 Panyakalan. Dengan sampel sebanyak 37 orang guru yang dipilih melalui teknik total sampling, sehingga semua populasi dalam penelitian merupakan subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua instrumen utama yaitu skala self efficacy dan skala burnout yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Skala self efficacy mempunyai nilai reliabilitas sebesar 0,932 dan burnout memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,894 yang dianalisis dengan bantuan aplikasi SPSS 20. Hasil Hipotesis dalam penelitian ini, terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dan burnout pada guru yang mengajar di Sekolah Dasar (SD) Negeri Panyakalan Kabupaten Solok. Hasil penelitian ini adalah hipotesis dalam penelitian diterima, karena kedua variabel memiliki nilai signifikansi sebesar p(s) = 0,000 0,05, dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,806 sehingga dapat dikatakan bahwa kedua variabel memiliki hubungan negatif yang signifikan. Kesimpulannya adalah semakin tinggi tingkat self efficacy seorang guru maka semakin rendah tingkat burnout yang dirasakannya, begitupun sebaliknya semakin rendah tingkat self efficacy seorang guru maka semakin tinggi tingkat burnout yang dirasakannya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SITI MAFTUHAH. 2026 NIM, BKPI 222052021, judul Tesis “Hubungan Self-efficacy, Gender dan Suku dengan Pilihan Karir Santri di Pondok Pesantren Modern Darunna’im”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Kurangnya self-efficacy pada seseorang menimbulkan berbagai permasalahan seperti gangguan akademik, dan psikologis. Bahkan seseorang akan lebih lama mempertimbangkan pilihan karirnya. Gangguan akademik di kalangan remaja sering terjadi dan dipicu oleh tekanan dalam memilih jurusan atau program studi lanjutan, tuntutan prestasi, self-efficacy, serta latar belakang sosial seperti gender dan suku. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antara self efficacy, gender, dan suku dengan pilihan karir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) dibantu SmartPLS. Sampel berjumlah 230 santri dari populasi 916 santri Pondok Pesantren Modern Darunna'im, dipilih melalui random sampling. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Path Coefficient Bootstrapping Direct Effect. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, self-efficacy terdapat hubungan yang signifikan dengan pilihan karir (P-value 0,000 0,05). Namun, gender dengan pilihan karir terdapat hubungan yang tidak signifikan (P-value 0,313 > 0,05), begitupun suku dengan pilihan karir terdapat hubungan yang tidak signifikan (P-value 0,257 > 0,05). Tetapi jika diuji secara bersamaan self-efficacy, gender dan suku dengan pilihan karir terdapat hubungan yang signifikan, dengan nilai R square 0,660 dengan kategori cukup kuat, temuan ini menunjukkan bahwa meskipun secara parsial atau tidak bersamaan gender dan suku terdapat hubungan yang tidak signifikan, kombinasi ketiga variabel independen secara simultan terdapat hubungan yang cukup kuat dengan pilihan karir. Hal ini konsisten dengan asumsi dasar Social Cognitive Career Theory (SCCT) bahwa faktor person input seperti gender dan latar belakang suku tidak berdiri sendiri terkait hubungan dengan pilihan karir, melainkan bekerja bersama dengan variabel kognitif seperti self-efficacy melalui proses interaksi yang kompleks.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Shumit Saeti Urmila, NIM. 2130108090 “Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Menggunakan Cinema Therapy Terhadap Self Efficacy Mahasiswa Uin Mahmud Yunus Batusangkar (mahasiswa prodi Bk Angkatan 2023)”. Program Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya self efficacy pada mahasiswa. Hal ini terlihat pada banyaknya mahasiswa yang cenderung tidak yakin akn terhadap dirinya, tidak yakin akan kelebihan pada dirinya, tidak percaya diri, dan tidak yakin akan kemampuan dirinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Bimbinga Kelompok Dengan Menggunakan Cinema Therapy Terhadap Self Efficacy Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar prodi Bk Angkatan 2023 Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Pendekatan yang digunakan adalah PreExperimental Design tipe One Group Pre test Posttest Design. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa skala self efficacy dengan 38 butir pernyataan. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Prodi BK angkatan 2023 yang berjumlah 61 orang, dan 8 orang yang menjadi sampel. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t test melalui aplikasi SPSS versi 16. Analisis data dilakukan secara kuantitatif untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan bimbingan kelompok dengan menggunakan cinema therapy terhadap meningkatkan self efficacy pada mahasiswa BK angkatan 2023 UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung (23,939) lebih besar dari pada ttabel (2,131) yang berarti hipotesis null (Ho) ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima, yang menyatakan bimbingan kelompok dengan menggunakan cinema therapy berpengaruh signifikan dalam meningkatkan self efficacy mahasiswa BK ngkatan 23 UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya self-efficacy matematis dalam pembelajaran matematika, dimana keyakinan peserta didik terhadap kemampuan matematika mereka sangat mempengaruhi proses dan hasil belajar. Observasi awal di SMPN 3 Sungai Tarab menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran Problem-based learning (PBL) telah diterapkan dan dituangkan dalam modul ajar, namun belum ada kajian mendalam tentang bagaimana self- efficacy matematis peserta didik termanifestasi dalam konteks pembelajaran berbasis masalah tersebut. Peserta didik sering kali kurang percaya diri dalam menyelesaikan masalah matematika yang kompleks dan cenderung bergantung pada bantuan guru atau teman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis self-efficacy matematis peserta didik dalam pembelajaran Problem-based learning di SMPN 3 Sungai Tarab, yang mencakup identifikasi tingkat self-efficacy matematis berdasarkan empat dimensi (sikap positif dan konstruktif, stabilitas emosional, kemampuan aplikatif, dan motivasi intrinsik). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMPN 3 Sungai Tarab yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi metode dan sumber yang meliputi angket self-efficacy matematis, observasi partisipatif terhadap proses pembelajaran, dan wawancara mendalam dengan peserta didik. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif untuk data angket, data observasi dan data wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy matematis peserta didik dalam pembelajaran PBL di SMPN 3 Sungai Tarab berada dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata 68,5% dari hasil angket dan 66,3% dari hasil observasi. Analisis per dimensi menunjukkan dimensi sikap positif dan konstruktif memiliki skor tertinggi (69,4%), diikuti dimensi stabilitas emosional (67,4%), kemampuan aplikatif (67,4%), dan motivasi intrinsik (66,9%). Hasil wawancara mengungkap pengalaman positif peserta didik yang merasa lebih percaya diri, mampu mengelola emosi ketika menghadapi masalah sulit, dan termotivasi untuk belajar matematika melalui pembelajaran PBL. Faktor-faktor yang mendukung tingginya self-efficacy meliputi: pemilihan masalah yang kontekstual dan sesuai dengan kemampuan peserta didik, kemampuan guru dalam memotivasi terutama di awal pembelajaran, pembelajaran kolaboratif yang memberikan pengalaman, serta pemberian bimbingan yang tepat ketika peserta didik mengalami kesulitan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Aisyah Rodhiyah, NIM 2230306005, menyusun skripsi yang berjudul "Hubungan antara Self-Efficacy dengan Kecemasan Berbicara di Depan Umum pada Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar". Penelitian ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana pada Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang dalam penelitian ini adalah fenomena banyaknya mahasiswa yang mengalami gejala kecemasan seperti gugup, tremor, hingga gangguan kognitif saat berbicara di depan umum. Kondisi ini sering kali dipicu oleh rendahnya keyakinan akan kemampuan diri atau self-efficacy dalam menghadapi tantangan komunikasi publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi hubungan antara self-efficacy dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik accidental sampling. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa aktif yang terdaftar di Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua instrumen utama, yaitu skala self-efficacy yang dikembangkan berdasarkan aspek-aspek dari Bandura dan skala kecemasan berbicara di depan umum yang disusun berdasarkan teori Beck, Emery, dan Greenberg. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara self-efficacy dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,754 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p 0,01). Nilai koefisien korelasi tersebut berada pada kategori kuat, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat self-efficacy yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah tingkat kecemasan berbicara di depan umum yang mereka rasakan. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) yang menyatakan adanya hubungan antara self-efficacy dan kecemasan berbicara di depan umum diterima, sedangkan hipotesis nol (Ho) ditolak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
LIVIA SITI RHOSYADA, NIM 21 301 040 36, Judul skripsi: “STUDENTS’ STRATEGIES TO OVERCOME LOW SELF-EFFICACY IN SPEAKING FOR ACADEMIC PURPOSES SUBJECT”. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya self-efficacy yang dialami oleh mahasiswa dalam mata kuliah Speaking for Academic Purposes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi-strategi yang digunakan oleh mahasiswa semester lima dalam mengatasi rendahnya self-efficacy mereka dalam konteks berbicara akademik di lingkungan perkuliahan. Penelitian ini merupakan penelitian fenomenologi kualitatif yang dilakukan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan mahasiswa dalam mengatasi low self-efficacy pada mata kuliah Speaking for Academic Purposes. Informan dalam penelitian ini adalah enam orang mahasiswa semester lima jurusan Pendidikan Bahasa Inggris yang telah menempuh mata kuliah tersebut pada tahun akademik 2024/2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria bahwa informan telah menyelesaikan mata kuliah dan menunjukkan indikator low self-efficacy. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner dan wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner untuk mengidentifikasi mahasiswa dengan low self-efficacy, dilanjutkan dengan wawancara mendalam. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan time triangulation and source triangulation. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (1994) yang meliputi tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Temuan tersebut selanjutnya dikelompokkan ke dalam empat kategori kognitif, metakognitif, sosial, dan afektif berdasarkan teori strategi pembelajaran bahasa Oxford (1990). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan empat jenis strategi untuk mengatasi low self-efficacy dalam mata kuliah Speaking for Academic Purposes, yaitu strategi kognitif, metakognitif, sosial, dan afektif. Strategi kognitif yang digunakan meliputi melakukan latihan dan pengulangan sebelum kelas serta merangkum materi sebelum melakukan presentasi. Strategi metakognitif meliputi pengamatan terhadap penampilan teman yang berbicara dengan baik, kemudian menerapkan hasil pengamatan tersebut dalam penampilan mereka sendiri. Strategi sosial meliputi berlatih berbicara bahasa Inggris bersama teman setiap hari dan melakukan latihan sambil diamati oleh teman. Sementara itu, strategi afektif meliputi dengan memperoleh motivasi melalui pengamatan terhadap teman yang tampil percaya diri dan baik saat berbicara. Strategi-strategi tersebut terbukti efektif dalam membantu mahasiswa meningkatkan keyakinan diri mereka dalam berbicara di konteks akademik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jumiati Putri, Nim 2130306036 judul skripsi: “Gambaran Academic Buoyancy Mahasiswa Yang Bekerja Di Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar (Jurusan Psikologi Islam Dan Manajemen Bisnis Syari’ah)”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Mahasiswa yang bekerja memiliki beban ganda, sehingga penting untuk memahami sejauh mana mereka mampu bertahan secara akademik.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran academic buoyancy pada mahasiswa yang bekerja di Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Academic buoyancy merupakan kemampuan individu dalam menghadapi tantangan akademik sehari-hari, seperti kegagalan nilai, tekanan tugas, dan keterbatasan waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada tiga orang mahasiswa yang bekerja (data primer) dan empat orang informan pendukung (data sekunder). Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang bekerja memiliki academic buoyancy yang cukup baik. Hal ini tercermin dari lima dimensi utama: (1) self-efficacy, yakni keyakinan mereka terhadap kemampuan diri dalam menyelesaikan peran ganda; (2) coordination, yaitu kemampuan dalam menyusun perencanaan dan strategi waktu; (3) commitment, berupa ketekunan untuk menyelesaikan kuliah walaupun mengalami tekanan; (4) composure, yaitu kemampuan mengelola kecemasan secara spiritual dan sosial; serta (5) control, yaitu sikap tanggung jawab terhadap hasil akademik tanpa menyalahkan kondisi eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa daya tahan akademik mahasiswa pekerja terbentuk dari kombinasi faktor internal seperti motivasi, religiusitas, dan manajemen diri, serta faktor eksternal seperti dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan sekitar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mega Dharma Ningrum. NIM. 2030101064. Judul Skripsi: “Upaya Guru dalam Menanamkan Self Efficacy Siswa Pada Pembelajaran PAI di UPT SDN 11 Rao-Rao”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya self-efficacy dalam proses pembelajaran, dimana self-efficacy yang tinggi berperan penting dalam meningkatkan prestasi akademik, motivasi, serta pengembangan diri siswa. Namun, tidak semua siswa memiliki self-efficacy yang tinggi, sehingga dapat berdampak negatif terhadap pen-capaian akademis dan kesehatan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana upaya guru dalam menanamkan self-efficacy siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dari upaya guru dalam menanamkan self-efficacy siswa dalam pembelajaran PAI di UPT SDN 11 Rao-Rao. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui sumber primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan analisis doku-men. Teknik analisis data ada tiga yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kredibilitas penelitian dilakukan melalui triangulasi sum-ber, waktu, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru berupaya menanamkan self-efficacy pada siswa dalam pembelajaran PAI dengan membangun hubungan yang pos-itif, memberikan tantangan yang realistis, umpan balik konstruktif, mengaitkan materi dengan kehidupan nyata, serta memberikan peluang partisipasi aktif dalam pembelaja-ran. 2) Faktor penghambat guru dalam menanamkan self-efficacy siswa dalam pembelajaran PAI meliputi faktor internal dan eksternal. Faktor internal seperti ku-rangnya motivasi siswa, perbandingan sosial, persepsi diri negatif, dan riwayat kega-galan, sedangkan faktor eksternal berasal dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan, guru berhasil menanamkan self-efficacy pada siswa dengan cara yang efektif, yang dapat menjadi landasan bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih baik di masa depan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Andri Mulia, NIM 1930306005, Judul Skripsi “Hubungan Self-Regulated Learning Dengan Self-Efficacy Pada Siswa MAS-TI Pariangan”. Jurusan Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalah dalam skripsi ini adalah terdapat siswa yang tidak dapat memanajemen atau mengatur waktunya dalam belajar untuk mendapatkan prestasi sesuai yang diharapkan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara self-regulated learning dengan self-efficacy pada siswa MAS-TI Pariangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 63 orang siswa MAS-TI Pariangan dari kelas 10 sampai 12. Sampel penelitian berjumlah 67 orang siswa yang sedang menuntut ilmu di MAS-TI Pariangan yang dapat memanejemen waktu belajarnya untuk mendapatkan prestasi sesuai yang diharapkan. Penulis menggunakan skala Likert untuk memperoleh data yang dibutuhkan tentang self-regulated learning dengan self-efficacy. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa (rxy = - 0,455, dan dengan signifikasi 0,000 (p 0,05) hal ini berarti hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara Self-efficacy dengan Self-regulated learning pada siswa MAS-TI Pariangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Self-efficacy dengan Self-regulated learning pada siswa MAS-TI Pariangan, maksudnya hubungan korelasi antara self-regulated learning dan self-efficacy mengarah pada korelasi negatif yang berarti terdapat perubahan yang terjadi apabila self-regulated learning tinggi maka self-efficacy akan mengalami penurunan. Hal ini berarti, terdapat Korelasi yang signifikan antara Self-efficacy dengan Self-regulated learning pada siswa MAS-TI Pariangan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Silvia. M, NIM 2030306060 (2020). Judul skripsi “PENGARUH PELATIHAN TANGGA KEBERHASILAN SELF EFFICACY TERHADAP ACHIEVEMENT GOAL ORIENTATION ACADEMIC PADA MAHASISWA”. Program sarjana Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah banyaknya mahasiswa yang tidak paham dan mengenali tujuan yang jelas dalam perkuliahannya. Mahasiswa tidak memiliki kemampuan untuk meningkatkan achievement goal orientation akademik sehingga tantangan dan kesulitan akademiknya tidak dapat diselesaikan dengan baik, salah satu hal yang dapat mempengaruhinya ialah self efficacy yang rendah. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pelatihan tangga keberhasilan self-efficacy terhadap achievement goal orientation pada mahasiswa psikologi islam. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik quasi eksperimen “The Untreated Control Group Design With Pretest and Posttest”. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan skala model Likert dengan menggunakan instrumen penelitian skala achievement goal orientation kepada mahasiswa psikologi islam. Pengolahan data dilakukan secara statistik dengan bantuan software IBM SPSS Statistics 20, dengan teknik statistik non-parametrik menggunakan uji wilcoxon dan Mann Whitney U. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 87 orang dengan sampel 30 mahasiswa psikologi islam dengan rincian 15 orang kelompok eksperimen (KE) dan 15 orang kelompok kontrol (KK). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu sampel dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pelatihan tangga keberhasilan self-efficacy terhadap achievement goal orientation pada mahasiswa psikologi islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Hal ini terlihat dari hasil yang didapatkan yaitu p=0,002. Kemudian Ha diterima dengan p(sig) 0,01. Hasil perhitungan melalui program SPSS dengan taraf 1% diperoleh sebesar p(sig) = 0,002. Menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wahyu Milsa Mursyida. NIM 2030104066. Judul Skripsi: “Reading Self-Efficacy of English Teaching Department Students at UIN Mahmud Yunus Batusangkar”. Program Studi Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Faktor membaca dengan pemahaman dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti self-efficacy. Pemahaman dalam membaca telah menjadi suatu kemampuan yang wajib dikuasai oleh mahasiswa guna mendukung proses pembelajaran mereka. Oleh karena itu, dalam penelitian ini mengungkapkan bagaimana reading self-efficacy mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris di Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan seberapa besar reading self-efficacy mahasiswa dalam konteks pemahaman dalam membaca. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cross-sectional design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris yan terdaftar di semester ganjil tahun 2023/2024 dan telah menyelesaikan perkuliahan Reading sebanyak 219 orang. Sample dalam penelitian ini berjumlah 69 orang. Peneliti menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket Reading Self-Efficacy Scale yang dirancang oleh Kosar dkk., (2022). Instrumen ini telah teruji validitas dan reliabilitasnya, sehingga memungkinkan pengukuran yang tepat untuk mengukur reading self-efficacy mahasiswa. Peneliti menggunakan angket untuk memperoleh data dan menganalisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan reading self-efficacy mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris berada dalam high category dengan persentase 64% mahasiswa memiliki keyakinan yang tinggi bahwa mereka dapat memahami teks bacaan bahasa Inggris pada saat perkuliahan reading. Mayoritas mahasiswa dari kedua gender berada dalam kategori high self-efficacy, dengan persentase mahasiswa perempuan (66,0%) sedikit lebih tinggi dibandingkan mahasiswa laki-laki (59,1%). Dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam kategori self-efficacy dalam membaca antara mahasiswa perempuan dan laki-laki.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DELI MAIRAWITA, NIM: 1930105012, Judul Skripsi “Pengaruh Model Reciprocal Teaching terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis ditinjau dari Self-Efficacy Siswa di SMPN 1 Batusangkar”. Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dilihat dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang diberikan, sebanyak 74% siswa belum mampu menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Permasalahan yang dihadapi adalah penerapan model pembelajaran yang kurang tepat, siswa kurang memperhatikan guru saat mengajar, dan tidak sedikit siswa yang lebih menghafal tipe soal yang diberikan, sehingga saat siswa diberikan soal dengan modifikasi lain, siswa masih kesulitan dalam menyelesaikannya. Selain itu yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa adalah self-efficacy, kebanyakan dari siswa tidak yakin dengan kemampuan yang mereka miliki dan memilih untuk mencontek saat mengerjakan latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran reciprocal teaching lebih baik dari pada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional untuk siswa yang memiliki selfefficacy tinggi, sedang dan rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Batusangkar tahun pelajaran 2023/2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling), sehingga diperoleh kelas VIII.7 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.6 sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan pemberian tes pada materi fungsi dan angket self-efficacy. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji-t karena data berdistribusi normal dan mempunyai variansi yang homogen. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: 1) untuk siswa yang memiliki self-efficacy tinggi, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran reciprocal teaching lebih rendah atau sama dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, yang diperoleh = 0,655 dan = 1,83 atau ≤ . 2) untuk siswa yang memiliki self-efficacy sedang, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran reciprocal teaching lebih rendah atau sama dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, yang diperoleh = 1,561 dan = 1,68 atau ≤ . 3) untuk siswa yang memiliki self-efficacy rendah, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran reciprocal teaching lebih rendah atau sama dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, diperoleh = 1,814 dan = 1,83 atau ≤ .
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
CICI HANDAYANI, NIM : 1930105009, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematis dan Self-Efficacy Siswa di MTsN 7 Agam” Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi matematis siswa yang dilihat dari hasil sumatif I matematika dan self-efficacy siswa yang diketahui dari wawancara dengan salah seorang guru matematika kelas VII di MTsN 7 Agam. Siswa kurang mampu memahami dan memanfaatkan dasar matematika dalam pemecahan masalah matematis di kehidupan sehari-hari. Begitu juga dengan self-efficacy, kebanyakan dari siswa tidak percaya diri dengan kemampuan yang mereka miliki dan memilih untuk mencotek saat mengerjakan latihan. Hal ini salah satunya disebabkan oleh penerapan pembelajaran yang kurang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi matematis dan self-efficacy siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen semu dengan rancangan penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTsN 7 Agam tahun pelajaran 2022/2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling), sehingga diperoleh kelas VII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.3 sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan pemberian tes pada materi pemusatan data dan angket self-efficacy. N-gain digunakan untuk melihat peningkatan kemampuan siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Teknik analisis datanya adalah uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan literasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based instruction (PBI) lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional di MTsN 7 Agam, dengan t_hitung>t_tabel atau 3,502>1,673. Selanjutnya self-efficacy siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) lebih rendah atau sama dengan yang menggunakan model pembelajaran konvensional, dapat diketahui dari nilai gain ternormalisasi yaitu t_hitung1,673.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Eliza Febriyani, NIM 1830109011 judul skripsi “Hubungan Self-Efficacy dalam Mengintegrasikan Teknologi Terhadap Kesiapan Guru dalam Pembelajaran Online dimasa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Tanah Datar”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2022. Masalah pada penelitian ini adalah pembelajaran yang dilaksanakan secara daring karena terjadinya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, sehingga beberapa orang guru mengalami kendala dalam perencanaan pembelajaran secara online karena berbagai aspek. Salah satu aspek yang mempengaruhi kesiapan guru dalam pembelajaran online adalah Self-Efficacy dalam mengintegrasikan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan Self-Efficacy dalam mengintegrasikan teknologi terhadap kesiapan guru dalam pembelajaran online dimasa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasi. Pada penelitian ini penulis menggunakan pupolasi seluruh guru TK/RA yang ada di Kabupaten Tanah Datar, dan dipatkan sampel sebanyak 105 orang guru TK/RA. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dan hasil olahan data penelitian, penulis dapat melihat bahwasanya benar adanya Self-Efficacy dalam mengintegrasikan teknologi mempengaruhi kesiapan guru dalam pembelajaran online terutama di Kabupaten Tanah Datar, dengan hasil uji korelasi menggunakan SPSS 22 mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0,564 yang artinya korelasi kedua variabel tersebut kuat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pokok permasalahan dalam tesis ini adalah bagaimana pengaruh bimbingan kelompok pendekatan muhasabah terhadap peningkatan academic self-efficacy siswa pada masa pandemi di MAN 2 Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh bimbingan kelompok pendekatan muhasabah terhadap peningkatan academic self-efficacy siswa pada masa pandemi di MAN 2 Tanah Datar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimental design dengan tipe one group pre-test dan post-test design yaitu dengan mengukur academic self-efficacy siswa dengan menggunakan instrumen yang sama pada pengukuran pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 12 siswa yang mempunyai academic self-efficacy rendah. Instrument yang digunakan adalah instrumen dalam bentuk skala academic self efficacy model likert. Adapun teknik yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok pendekatan muhasabah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan academic self-efficacy siswa pada masa pandemi di MAN 2 Tanah Datar. Hal ini dapat dibuktikan dengan 1) terjadi peningkatan keyakinan diri siswa dalam menyelesaikan tugas tertentu secara individu, 2) terjadi peningkatan keyakinan diri siswa dalam menetapkan target tugas apa yang harus lengkap, 3) terjadi peningkatan keyakinan diri siswa dalam memotivasi diri sendiri untuk mengambil tindakan menyelesaikan tugas, 4) terjadi peningkatan keyakinan diri mampu menyelesaikan tugas-tugas yang memiliki jangkauan luas atau sempit (spesifik, 5) terjadi peningkatan keyakinan diri akan mampu berusaha keras, gigih dan tekun belajar, 6) terjadi peningkatan keyakinan diri siswa dalam bertahan menghadapi rintangan dan kesulitan.
BookOpen AccessPDF tersedia
2021•Koleksi Perpustakaan
ULFA HANOM. 2020. NIM, BKPI 18 02 05 2015 entitled Thesis "The Relationship of Resilience and Learning Motivation with Academic Self-Efficacy of BK Batusangkar Students". Islamic Education Guidance and Counseling Postgraduate Program, State Islamic Institute (IAIN) Batusangkar.
The main problem of the Thesis is the relationship between resilience and learning motivation with the academic self-efficacy of BK students at IAIN Batusangkar. The purpose of this discussion is to determine the relationship between resilience and motivation to learn with the academic self-efficacy of BK students at IAIN Batusangkar.
The type of the research used is quantitative research with correlational research methods. The population was 80 students with a sample of 67 BK students class 2018. The instruments used were resilience scale, learning motivation scale and acadmic self-efficacy scale.
From the research that the author has done, it can be concluded that the results of the data analysis were carried out with a product moment and multiple correlations. The results of the first hypothesis test showed that there was a significant relationship between resilience and academic self-efficacy. Based on the calculation of the correlation, it is known that 〖r_x〗_(1y_ )= 0,741 is included in the very strong category, with a significance of = 0.000. The results of the second hypothesis test show that there is a significant relationship between learning motivation and academic self-efficacy. Based on the value 〖〖 r〗_x〗_(2y_ )= 0,740 it is included in the very strong category, with a significance of = 0.000. Based on the third hypothesis test, it is known that the value of 〖r_x〗_(1〖x_2 y〗^ )= 0,810 with a significance of = 0.000, it can be concluded that resilience and learning motivation have a significant relationship with the academic self-efficacy of BK students at IAIN Batusangkar .
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir