Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

HUBUNGAN SELF-EFFICACY, GENDER, DAN SUKU DENGAN PILIHAN KARIR SANTRI DI PONDOK PESANTREN MODERN DARUNNA’IM

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•BIMBINGAN DAN KONSELING PENDIDIKAN ISLAM (S2)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

SITI MAFTUHAH. 2026 NIM, BKPI 222052021, judul Tesis “Hubungan Self-efficacy, Gender dan Suku dengan Pilihan Karir Santri di Pondok Pesantren Modern Darunna’im”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Kurangnya self-efficacy pada seseorang menimbulkan berbagai permasalahan seperti gangguan akademik, dan psikologis. Bahkan seseorang akan lebih lama mempertimbangkan pilihan karirnya. Gangguan akademik di kalangan remaja sering terjadi dan dipicu oleh tekanan dalam memilih jurusan atau program studi lanjutan, tuntutan prestasi, self-efficacy, serta latar belakang sosial seperti gender dan suku. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antara self efficacy, gender, dan suku dengan pilihan karir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) dibantu SmartPLS. Sampel berjumlah 230 santri dari populasi 916 santri Pondok Pesantren Modern Darunna'im, dipilih melalui random sampling. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Path Coefficient Bootstrapping Direct Effect. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, self-efficacy terdapat hubungan yang signifikan dengan pilihan karir (P-value 0,000 0,05). Namun, gender dengan pilihan karir terdapat hubungan yang tidak signifikan (P-value 0,313 > 0,05), begitupun suku dengan pilihan karir terdapat hubungan yang tidak signifikan (P-value 0,257 > 0,05). Tetapi jika diuji secara bersamaan self-efficacy, gender dan suku dengan pilihan karir terdapat hubungan yang signifikan, dengan nilai R square 0,660 dengan kategori cukup kuat, temuan ini menunjukkan bahwa meskipun secara parsial atau tidak bersamaan gender dan suku terdapat hubungan yang tidak signifikan, kombinasi ketiga variabel independen secara simultan terdapat hubungan yang cukup kuat dengan pilihan karir. Hal ini konsisten dengan asumsi dasar Social Cognitive Career Theory (SCCT) bahwa faktor person input seperti gender dan latar belakang suku tidak berdiri sendiri terkait hubungan dengan pilihan karir, melainkan bekerja bersama dengan variabel kognitif seperti self-efficacy melalui proses interaksi yang kompleks.

Kata kunci

Self-efficacy, Gender, Suku, Pilihan Karir

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1HUBUNGAN SELF-EFFICACY, GENDER, DAN SUKU DENGAN PILIHAN KARIR SANTRI DI PONDOK PESANTREN MODERN DARUNNA’IM2026 · oai:ais:skripsi:13621

Publikasi terkait